cover
Contact Name
Ahmad Faizun
Contact Email
faizunkjj@gmail.com
Phone
+6285173029655
Journal Mail Official
info@das-institute.com
Editorial Address
Jl. Ambarbinangun Tempuran No.RT 08, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, 55184.
Location
Kab. purbalingga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Published by CV. DAS Mitra Edukasi
ISSN : 29882796     EISSN : 29882796     DOI : https://doi.org/10.53866/spesifik.v4i3
Core Subject :
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (SPESIFIK) adalah jurnal akademik yang berfokus pada publikasi penelitian dan tinjauan literatur dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, praktisi pendidikan, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan temuan terbaru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
KONSEP AL-QUR’AN SURAT AT-TIN AYAT 4 DALAM RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK Shoimatus Safitri; Moh Sakir; Muhtar Sofwan Hidayat
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1376

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kemuliaan manusia dalam Al-Qur’an Surat At-Tin ayat 4 serta relevansinya dengan pendidikan akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer berupa Al-Qur’an Surat At-Tin ayat 4 dan berbagai kitab tafsir, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan metode tafsir tahlili dan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. At-Tin ayat 4 mengandung konsep ahsani taqwīm yang menegaskan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk terbaik serta memiliki potensi akal, spiritual, dan moral yang harus dikembangkan melalui pendidikan. Nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam ayat ini meliputi fitrah kebaikan, tanggung jawab moral, pengendalian diri, serta sikap kasih sayang dan saling menghormati. Relevansi ayat tersebut terhadap pendidikan akhlak terlihat pada perannya sebagai landasan dalam pengembangan potensi manusia, penjagaan fitrah, solusi terhadap krisis moral, serta pembentukan karakter Islami. Oleh karena itu, QS. At-Tin ayat 4 dapat dijadikan dasar filosofis dalam penguatan pendidikan akhlak guna membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab.
MENJEMBATANI COGNITIVE MISMATCH DI STUDIO ARSITEKTUR: SINTESIS INTEGRATIF ATAS GAYA KOGNITIF DAN KESENJANGAN PERSEPSI DOSEN–MAHASISWA A. M. Asri; Nurnaningsih Nico Abdul
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1484

Abstract

Pembelajaran studio arsitektur sering kali diwarnai oleh kesenjangan persepsi antara dosen dan mahasiswa terkait kriteria estetika serta penilaian karya desain, yang berpotensi memicu konflik pedagogis dan mengendalikan kreativitas. Kesenjangan ini diduga berkaitan dengan cognitive mismatch akibat perbedaan gaya kognitif dan tipologi berpikir yang belum terkonseptualisasi secara sistematis dalam pendidikan desain. Penelitian ini bertujuan memetakan secara eksploratif pola ketidakselarasan kognitif antara pengajar dan peserta didik serta merumuskan kerangka konseptual awal bagi pembelajaran studio adaptif. Menggunakan metode Systematic Integrative Literature Review (SILR) berpanduan kriteria PRISMA, riset ini melakukan sintesis integratif terhadap berbagai kerangka gaya kognitif (seperti HBDI, tipologi Jungian, Triune Brain MacLean, serta STIFIn) dan melakukan analisis tematik pada literatur bereputasi. Hasil penelitian merumuskan Matriks Proposisi Gaya Kognitif Arsitektur (memetakan kecenderungan gaya Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct) serta Peta Tematik Kesenjangan Kognitif. Temuan mengindikasikan bahwa bias evaluasi dapat dijelaskan secara konseptual ketika dosen mengevaluasi karya melalui kacamata kognitif pribadinya, terutama pada benturan orientasi Intuiting (konseptual-abstrak) dan Thinking/Sensing (struktural-pragmatis). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengenalan gaya kognitif ke dalam studio arsitektur sebagai hipotesis kerja esensial untuk merancang diferensiasi asistensi dan evaluasi yang berpotensi mengoptimalkan kreativitas mahasiswa.