cover
Contact Name
Ahmad Faizun
Contact Email
faizunkjj@gmail.com
Phone
+6285173029655
Journal Mail Official
info@das-institute.com
Editorial Address
Jl. Ambarbinangun Tempuran No.RT 08, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, 55184.
Location
Kab. purbalingga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Published by CV. DAS Mitra Edukasi
ISSN : 29882796     EISSN : 29882796     DOI : https://doi.org/10.53866/spesifik.v4i3
Core Subject :
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (SPESIFIK) adalah jurnal akademik yang berfokus pada publikasi penelitian dan tinjauan literatur dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, praktisi pendidikan, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan temuan terbaru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
MODEL DIGITAL STORYTELLING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MELALUI YOUTUBE 'BELAJAR BAHASA ARAB DARI NOL Akmal Varras Amrulloh Akmal Varras; Alfina Arofatul B Alfina; Denmas Azkal Basyari Arsyad Denmas
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i1.1309

Abstract

This study examines the application of the Digital Storytelling (DST) model in Arabic language learning, focusing on the video "Belajar Bahasa Arab dari Nol" (Learning Arabic from Scratch) by Mustaqiem Alkierinjiyy on the YouTube platform. The DST model combines narration, visualization, and interactive methods to enhance understanding of basic Arabic, including letter recognition, word formation, and grammar (nahwu and sharaf). The main aim of this study is to evaluate the effectiveness of DST in helping beginner learners. The results of the study indicate that the implementation of DST enhances student engagement, particularly through interactive activities such as repetition of pronunciation and writing Arabic letters. Additionally, the flexibility of YouTube access makes it easier for learners to follow the material anytime and anywhere. However, the study also notes that the primary challenge is the limitation of internet infrastructure, which affects video accessibility, especially in areas with unstable internet connections. This study concludes that YouTube-based DST can be an effective and enjoyable method for Arabic language learning, especially for beginners, due to the combination of interactivity and media flexibility.
INOVASI PEMBELAJARAN ILMU NAHWU DENGAN KITAB NAHWU MUYASSAR DI BADAR ARABIC ENGLISH CLUB PONDOK PESANTREN BAITUL ABIDIN DARUSSALAM WONOSOBO Muhammad Wafiq Mudzakir; Ahmad Shoolihan Burhanuddin; Muhammad Anwar Taroqqi
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i2.1315

Abstract

Pembelajaran tata bahasa Arab (Ilmu Nahwu) bagi santri pemula kerap dihadapkan pada kendala demotivasi akibat literatur yang tebal dan alokasi waktu yang sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan inovasi pembelajaran Ilmu Nahwu menggunakan Kitab Nahwu Muyassar karya K.H. Muhammad Syafi’ Muslih di program Badar Arabic English Club (BAEC) Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi lapangan, data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara mendalam dengan pengajar dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kitab Nahwu Muyassar dipilih karena kepraktisan dan simplifikasi materinya sangat adaptif terhadap keterbatasan waktu BAEC yang hanya dua jam per minggu; (2) Implementasi pembelajaran berlangsung interaktif melalui kombinasi game-based learning, evaluasi formatif rutin, dan lingkungan belajar yang suportif; (3) Inovasi ini secara empiris berhasil meningkatkan motivasi belajar dan akselerasi kemampuan kognitif santri dalam mengidentifikasi kedudukan kata (I'rab) dasar; dan (4) Kendala heterogenitas daya tangkap santri dan benturan jadwal kepesantrenan dapat diatasi melalui variasi media pembelajaran serta relokasi waktu belajar (make-up class). Secara keseluruhan, inovasi BAEC membuktikan bahwa simplifikasi literatur kepesantrenan sangat efektif diintegrasikan ke dalam komunitas bahasa hibrida untuk mengoptimalkan literasi sintaksis Arab.
PENGUATAN LITERASI BAHASA ARAB SANTRI MELALUI TRADISI LALARAN KITAB DI PESANTREN NADROTUL ULUM Ahmad Tarikul Majid; Akmal Varras Amrulloh; Luthfiyatuz Zuhriyah
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i2.1329

Abstract

This study aims to examine the strengthening of students’ Arabic literacy through the tradition of lalaran kitab at Pesantren Nadrotul Ulum. The background of this research is based on the importance of Arabic literacy as a fundamental skill in understanding classical Islamic texts (kitab kuning), as well as the challenges of learning in the modern era which demand more effective and contextual methods. This study employs a descriptive qualitative method with a field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the pesantren leader, teachers, and students as research subjects. Data analysis was conducted using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the lalaran kitab tradition plays a significant role in enhancing students’ Arabic literacy, particularly in improving reading fluency, understanding of linguistic structures, and gradual comprehension of textual meaning. This tradition also contributes to fostering discipline and a strong learning culture among students. However, the effectiveness of lalaran is influenced by its implementation methods, the role of teachers, and the variation of instructional approaches used. Therefore, it is necessary to optimize the lalaran kitab tradition through more systematic and innovative methods to address the challenges of learning in the modern era..
TRANSFORMASI SIKAP INKLUSIF PENDIDIK BERBASIS PARADIGMA QUR’ANI: STUDI GURU DIFABEL DI SLB BANJARNEGARA Rendi Setiyawan; Umar Said; Abiyyu Zakly
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1340

Abstract

Kajian ini berangkat dari kegelisahan yang cukup spesifik: kebijakan pendidikan inklusif berkembang, tetapi sikap pendidik tidak selalu bergerak searah. Dalam konteks itu, paradigma Qur’ani khususnya melalui pembacaan Surat ‘Abasa digunakan bukan sekadar sebagai rujukan normatif, melainkan sebagai lensa untuk memahami perubahan sikap guru difabel di SLB Banjarnegara. Pendekatan fenomenologi dipilih karena penelitian ini tidak mengejar generalisasi cepat, melainkan ingin menelusuri pengalaman yang benar-benar dialami (lived experience). Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan kombinasi purposive serta snowball sampling agar narasi yang muncul tidak tunggal. Hasil penelitian menunjukkan lima pola yang saling berkelindan. Inklusivitas dimaknai sebagai pengakuan atas perbedaan, bukan sekadar penggabungan ruang belajar. Sikap pendidik mengalami pergeseran yang tidak instan dari ragu menuju empati yang lebih reflektif. Nilai-nilai dalam Surat ‘Abasa berfungsi sebagai pijakan etik yang memengaruhi cara guru memandang difabel. Pengalaman hidup guru difabel sendiri ternyata berperan besar dalam membentuk kepekaan sosial. Namun, di saat yang sama, keterbatasan fasilitas dan lemahnya dukungan sistem masih menjadi penghambat yang nyata. Temuan ini mengarah pada satu hal yang agak jarang ditegaskan: pembentukan sikap inklusif tidak cukup dijelaskan oleh aspek pedagogis saja. Ada dimensi spiritual dan pengalaman personal yang bekerja diam-diam tetapi menentukan. Karena itu, penguatan pendidikan inklusif sebaiknya tidak hanya berfokus pada teknik mengajar, melainkan juga pada proses internalisasi nilai yang lebih reflektif.
OUTING CLASS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MODERN: KAJIAN LITERATUR TENTANG EFEKTIVITASNYA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Dendi Nur Ahmad; Alfan Nurngain
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i2.1343

Abstract

Modern 21stcentury education requires innovative learning approaches that go beyond the mere transfer of knowledge and emphasize the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills. One relevant strategy is the outing class, a learning activity conducted outside the classroom that utilizes the environment as a learning resource. This article aims to examine the effectiveness of outing class in enhancing motivation, learning outcomes, and socioemotional skills of elementary school students through a literature review. The study employs a qualitative descriptive method by analyzing seven articles published between 2024 and 2025, sourced from academic databases such as Scopus, Science Direct, Springer, Google Scholar, DOAJ, and Garuda. The analysis was carried out through theme identification, categorization of key issues, and inductive conclusions to reveal patterns and research gaps. Findings indicate that outing class increases student engagement, strengthens contextual understanding, and bridges theory with realworld practice. Empirical evidence highlights its effectiveness in supporting the implementation of the Kurikulum Merdeka, improving learning motivation, and fostering creativity and writing skills. Moreover, outing class plays a crucial role in cultivating 21stcentury competencies by providing direct experiences that encourage students to think critically, collaborate, and communicate actively. Nevertheless, its implementation faces challenges such as limited funding, unpredictable weather, large class sizes, and the need for risk management. Recommended strategies include careful planning, small group division, intensive supervision, and involvement of parents and the community. Overall, outing class proves to be a relevant contextual learning method that supports modern education while contributing significantly to student motivation, achievement, and social skills in elementary schools.
PENERAPAN METODE TES DALAM MENDORONG SEMANGAT MENGHAFAL AL-QUR'AN SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN AN NUR NGRUKEM BANTUL YOGYAKARTA Tefani; Ngarifin Shidiq; Ahmad Robihan
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i2.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tes dalam mendorong semangat santri dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren An-Nur. Metode tes diterapkan tidak hanya sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai strategi untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi belajar dalam proses menghafal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis yang dikembangkan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode tes diterapkan secara sistematis melalui kegiatan setoran hafalan, muroja’ah, sima’an, Persiapan Tes (PT), dan tes kenaikan juz, (2) penerapan metode tes membantu santri menjadi lebih terorganisir, disiplin, dan konsisten dalam menghafal Al-Qur’an, (3) faktor pendukung pelaksanaan metode tes meliputi motivasi santri, bimbingan ustadzah, serta lingkungan pesantren yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi kejenuhan, tekanan psikologis, dan perbedaan kemampuan hafalan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa metode tes efektif dalam meningkatkan semangat dan konsistensi santri dalam menghafal Al-Qur’an.  
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SANTRI MELALUI PEMBACAAN SURAT AL-MULK DAN AYAT DUA PULUH BAGI SANTRI PPTQ BAITUL ABIDIN DARUSSALAM Isqi Faidla Rahmatika; Ngarifin Shidiq; Ahmad Robihan
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i2.1347

Abstract

Abstract One of the religious habituation programs at PPTQ Baitul Abidin Darussalam that supports character education in discipline is the activity of reciting Surah Al-Mulk and Ayat Dua Puluh. This study aims to analyze the process of building santri discipline through that activity. A qualitative descriptive approach was used, with data collected via observation, interviews, and documentation. Data analysis followed three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings show that reciting Surah Al-Mulk and Ayat Dua Puluh is conducted routinely every night before sleep, as well as congregationally at specific times. This routine forms an integral part of the santri's consistent and structured worship habits, fostering discipline reflected in obedience to rules, punctual attendance, active participation, and responsibility in maintaining order and reverence during the activity. Keywords: Discipline, Character Education, Surah Al-Mulk, Ayat Dua Puluh.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DIKTA DAN HUKUM SERTA RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hasna Abiyyu; Rifqi Muntaqo; Mukromin
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1369

Abstract

This study examines the values of character education in Dhia'an Farah's novel "Dikta Dan Hukum" and its relevance to Islamic religious education. This study, a qualitative literature study, aims to determine the values of character education contained in Dhia'an Farah's novel "Dikta dan Hukum" and their relevance to Islamic religious education teachings.The results indicate that the implied and explicitly stated characters in the novel are closely aligned with character education values, making them relevant for integration into Islamic religious education materials and providing a concrete depiction of behavior reflecting good character in everyday life. The relevance of Dhia'an Farah's novel "Dikta dan Hukum" emphasizes the value of character education, especially in everyday life. Through the depiction of characters who reflect moral and spiritual values, the novel serves not only as entertainment but also as a guideline for fostering noble character in society. The characters in the story demonstrate how character education can guide individuals to face life's challenges with integrity and faith.
ANALISIS BEGINNING OF REASONING TERHADAP POLA PIKIR USIA OPERASIONAL KONKRET DI SD N WRINGINANOM Amalinda Dinarrizana; Ahmat Miftahudin; Muhammad Zakka Hafiyyan
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beginning of reasoning (penalaran awal) terhadap pola pikir peserta didik pada tahap operasional konkret di SDN Wringinanom. Penelitian menggunakan metode studi literatur dan observasi dengan subjek penelitian peserta didik kelas V dan VI yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah serta observasi langsung pada kegiatan pembelajaran matematika berbasis permainan kartu UNO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran awal peserta didik berpengaruh terhadap pembentukan pola pikir dalam memahami konsep pembelajaran. Peserta didik pada tahap operasional konkret cenderung lebih mudah memahami materi melalui pengalaman langsung, media konkret, dan aktivitas pembelajaran yang kontekstual. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan kemampuan penalaran antar peserta didik yang memengaruhi strategi penyelesaian masalah dan perkembangan berpikir kritis. Penelitian beginning of reasoning dapat menjadi dasar penting dalam membangun pola pikir peserta didik serta meminimalisasi miskonsepsi dalam pembelajaran. Integrasi penalaran dengan nilai adab dan kesungguhan belajar sebagaimana pemikiran Hasyim Asy'ari menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan intelektual dan karakter peserta didik.
THE CORRELATION BETWEEN GRAMMAR ACHIEVEMENT AND WRITING ACHIEVEMENT AMONG ELEVENTH GRADE AT SMA BATIK 2 SURAKARTA IN THE ACADEMIC YEAR 2025/2026 Nadia Aulia Rahman; Sharfina Rahma Wati; Cinthya Dhea Permata; Afra Hana Shofiya; Jihan Nabiila; Naswa Aliya Hasifa
SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2026): SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/spesifik.v4i3.1373

Abstract

This study aimed to determine the correlation between grammar achievement and writing achievement among eleventh-grade students at SMA Batik 2 Surakarta in the 2025/2026 academic year. The research used a quantitative correlational design with purposive sampling involving 31 students. Data were collected through grammar tests and writing assignments assessing content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. The data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, Pearson Product Moment correlation, and simple linear regression through Microsoft Excel. The findings showed a weak positive correlation between grammar and writing achievement with a correlation coefficient (r) of 0.310. The coefficient of determination (R²) was 0.096, indicating that grammar achievement contributed only 9.6% to writing achievement, while 90.4% was influenced by other factors. In addition, the significance test revealed a p-value of 0.089, which was higher than 0.05, meaning the correlation was not statistically significant. The statistical outcome showed that the null hypothesis was upheld, while the alternative hypothesis was declined. The study concluded that grammar achievement is not the main factor affecting students’ writing ability because other aspects, such as vocabulary mastery, creativity, motivation, and writing experience, also play important roles.