cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENERAPAN MEDIA WALL SPRING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA (STUDI PADA SISWA KELAS  VIII SMP NEGERI 3 NGRAYUN) SUNU HUTOMO, HARKIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berhasil tidaknya suatu pembelajaran pendidikan jasmani sangat dipengaruhi oleh tingkat keterampilan dan kratifitas guru pendidikan jasmani. Apabila seorang guru pendidikan jasmani masih monoton dalam menggunakan model pembelajaran pada saat proses pembelajaran, maka siswa cenderung pasif dan kurang semangat yang tentunya akan mempengaruhi hasil belajar. Oleh karena itu seorang guru pendidikan jasmani harus memiliki keterampilan dan kreatifitas yang memadai dan dapat menggunakan dan mengembangkan berbagai model pembelajaran yang ada. Khususnya pada pembelajaran passing sepakbola. Berdasarkan hal tersebut peneliti merumuskan masalah apakah ada pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan media wall spring dengan menggunakan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar passing sepakbola pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ngrayun. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian eksperimen digunakan karena dalam penelitian ini akan ada perlakuan yang diberikan pada subjek penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian Randomized Control Group pretest-posttest design. Populasi yang digunakan peneliti adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ngrayun, terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 72 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIIC sebagai kelompok eksperimen berjumlah 24 siswa dan kelas VIIIA sebagai kelompok kontrol berjumlah 24 siswa diambil dengan cara cluster random sampling. Ditinjau dari hasil perhitungan statistic menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan media wall spring dengan menggunakan model pembelajaran langsung yang dibuktikan dari nilai t hitung 2,722 > t tabel 2,604 dengan taraf signifikan 0,05. Sedangkan besarnya pengaruh diketahui sebesar 36,31%,    Kata Kunci: Media wall spring dengan menggunakan model pembelajaran langsung, hasil belajar, passing sepakbola. Abstract Working or not in the physical education learning, hardly be effected physical education teacher’s skill and creativity. If a physical education teacher still in position to using learning model when they were learning, then students would be passive and spiritless which be able to effect student’s learning result. Therefore, a physical education must have a tremendous skill and creativity to use and develop any kind of learning model. Particularly, on the football passing learning. Based on those fact, researcher have formulated a problem, is there any effect and how big effect of wall spring media application using direct learning model on football passing learning result in students class VIII SMP Negeri 3 Ngrayun. The type of research is an experimental-approach research. The reason  using experimental research is, inside this research there would be a treatment that given to a research subject. Within this research, researcher was using Randomized Control Group pretest-posttest in research design. Student class VII SMP Negeri 3 Ngrayun as a population of research, consist of 3 classes with 72 students in grand total. Research sample was using students class VIII-C, take a role as experiment group, with 24 students. Class VIII-A as control group, with 2 students, taken from cluster random sampling.Reviewed from statistic count result, it can take conclusion that there is significant effect from wall spring media application using direct learning model. It can be proved by check value of t hitung 2,722 > t tabel 2,604 with significant extent 0,05. Whereas, value effect of this research is 36,31 %. Keywords: wall spring media application using direct learning model, learning result, football passing.
PENERAPAN PERMAINAN BOLA BASKET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 NGANJUK TAHUN AJARAN 2013/2014) REZA PUTRA, TAUFAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam pelaksanaan permainan bola basket oleh siswa sekolah menengah pertama tentu akan mengalami kesulitan sehubungan dengan kemampuan serta tingkat usia yang masih rendah, banyaknya aturan peraturan bola basket yang sangat kompleks dan belum sesuai untuk melakukan permainan bola basket dengan ukuran yang standart,  hal ini akan menimbulkan keengganan bermain serta akan memperbesar resiko cedera pada diri anak. Sehingga diperlukan teknik modifikasi dalam permainan ini. Dalam permainan bola basket terdapat berbagai teknik dasar, diantaranya adalah menggiring bola, mengoper, menangkap dan menembak. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan belajar salah satunya melalui materi dribble bola basket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh kegiatan peningkatan hasil belajar siswa dalam materi pembelajaran dribble bola basket pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Nganjuk tahun ajaran 2013/2014 melalui permainan bola basket. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design, dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Nganjuk yang berjumlah 342 siswa dan menggunakan sampel siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Nganjuk yang berjumlah 38 yang diambil dengan cara menggunakan teknik Cluster Sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan selama 3 kali pertemuan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penerapan permainan dribble bola basket , yaitu permainan estafet bola, tom and jerry dan run and chase game, ternyata memberikan peningkatan yang signifikan sebesar 14,07%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan permainan dribble bola basket , yaitu permainan estafet bola, tom and jerry dan run and chase game dapat meningkatkan hasil belajar dribble bola basket pada siswa kelas VII-A SMP Negeri 2 Nganjuk.  Kata Kunci : permainan bola basket, hasil belajar, dribble,  bola basket.                Abstract In the implementation of a basketball game by studens of junior high school will certainly have difficulty with respect to skill and the level of age who is still low, many rules a basketball very complex and not according to do a basketball game with a measure standart, this will cause a reluctance to play and will enlarge the risk of injury to a child. So necessary modification techniques in this game. In a basketball base, there are a variety of techniques, including dribble, pass, catch and shoot. Therefore, to achieve the goal of learning one of them through the material dribble basketball. The purpose of this research is to get a picture of the overall activity improved student learning outcomes in learning materials dribble a basketball in grade VII SMP Negeri 2 Nganjuk year 2013/2014 through the game of basketball. This research using one group pretest-postest design, with a population grade VII SMP Negeri 2 Nganjuk wich totaled 342 students, and samples use grade VII-A SMP Negeri 2 Nganjuk wich totaled 38 students, taken with cluster sampling technique. Based on the results of research that is already done for third times, researchers were able to conclude that the implementation of the game of dribble, namely estafet game ball, tom and jerry, and run and chase game, in fact provides a significant increase of 14,07%. This proved that the implementation of the game of ball dribble, namely estafet game ball, tom and jerry and run and chase game can increase learning result of the dribble a basketball in a Seven A grade SMP Negeri 2 Nganjuk. Keywords : the game of basketball, learning result, dribble, basketball
PENGARUH MODEL PERMAINAN BERKOMPETISI TERHADAP KEMAMPUAN BERMAIN TENIS MEJA (STUDI PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER TENIS MEJA SMAN 1 GRESIK) ELGA RISTA, DIVA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bentuk meningkatkan penyelenggaran pendidikan sebagai suatu proses pembinaan memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani. Sekolah merupakan suatu wadah untuk mendidik dan mengembangkan potensi yang ada pada siswa, baik kegiatan didalam jam pelajaran sekolah (intrakurikuler) maupun kegiatan di luar jam sekolah (ekstrakurikuler).Penjasorkes dapat dilakukan dalam bentuk pendidikan non formal misalnya melalui kegiatan ekstrakurikuler.Kegiatan ekstrakurikuler merupakan program sekolah, berupa kegiatan siswa di luar jam pelajaran yang bertujuan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan siswa, optimasi untuk pelajaran terkait, menyalurkan bakat dan minat, pengayaan serta lebih memantapkan kepribadian siswa. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang diselenggarakan di luar jam pelajaran yang tercantum dalam susunan program sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah. Ektrakurikuler yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler tenis meja. Rumusan masalah daripenelitian ini adalah: 1) Apakah ada pengaruh model permainan berkompetisi terhadap kemampuan bermain tenis meja siswa ekstrakurikuler tenis meja SMAN 1 Gresik. 2) Seberapa besar pengaruh model permainan berkompetisi terhadap kemampuan bermain tenis meja siswa ekstrakurikuler tenis meja SMAN 1 Gresik. Sampel penelitian di ambil berdasarkan Cluster Random sampling merupakan teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi individu yang menjadi anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel yaitu siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Gresik sebanyak 24 siswa. Metodedalamanalisainimenggunakanmetodedeskriptifkuantitatifdanuji t (Independent Sample t-test), sedangkan proses pengambilan data dilakukandenganmenggunakan tes forehand dan backhand. Hasilpenelitiandapatdisimpulkanbahwa: 1) Ada pengaruh. 2) Model permainan berkompetisi memberikan rata-rata peningkatan kemampuan bermain tenis meja siswa sebesar 52,70%.  Kata Kunci: model permainan berkompetisi, kemampuan bermain tenis meja. Abstract The form of improvement on education implementation as a development process give opportunity to student to directly involved on various learning experiences through physical activity. School is a place to educate and develop student’s potential, either activity within school hour (intracurricular) or out of school hour (extracurricular). Physical education can be performed on non formal education such an extracurricular activity. Extracurricular activity is school program, in the form of student activity out of school hour that aim to deepening and extend student knowledge, optimize related subject, chanelling talent and interest, enrichment and to strengthening student’s personality. Extracurricular activity is an activity that performed out of school hour that enlisted in program arrangement based on school condition and requirement. Extracurricular that meant in this research is tabble tennis extracurricular. Problem ofrmulation of this research are : 1) is there any effect from the role of competition match to student of Senior Hight School 1 Gresik table tennis playing ability?, 2) how big is the effect of competition match role to student of Senior Hight School 1 Gresik table tennis playing ability?. Research sample intake based on cluster random sampling which is a sampling technique that give same chance to individual who become the population member to be choosen as a  population member namely extracurricular student of Senior Hight School 1 Gresik that amounted of 24 students. Method in this analisys apply descriptive quantitative method and t-test (independent sample t-test). While data intake process conducted through forehand and backhand tests. Research result can be conclude that : 1) there is an effect, 2) competition match model give improvement to student’s playing table tennis ability as big as 52.70%. Keywords: competition match model, playing table tennis ability
PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLAVOLI TERHADAP EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 16 SURABAYA) AFRIANTO, FARIS
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani harus diprogram dengan baik dan benar-benar tepat sesuai dengan kondisi dan karakteristik siswa dan sekolah, hal ini terkait dengan bentuk/model, lama, tingkat kesukaran pembelajaran yang diterapkan. Seperti halnya dengan pendekatan bermain dan drill, pendekatan ini merupakan salah satu cara belajar dimana pelaksanaannya dilakukan dalam bentuk modifikasi permainan. Melalui pendekatan ini siswa diberi kebebasan untuk mengekspresikan kemampuannya dan siswa dapat memliki kreativitas dan berinisiatif untuk memecahkan masalah yang muncul selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu pendekatan modifikasi permainan dikembangkan juga unsur kompetitif, sehingga siswa saling berlomba untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kondisi seperti ini diharapkan siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh penerapan pendekatan modifikasi permainan bolavoli terhadap efektivitas pembelajaran penjasorkes. (2) Besarnya pengaruh penerapan pendekatan modifikasi permainan bolavoli terhadap efektivitas pembelajaran penjasorkes. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 16 Surabaya dengan jumlah yang diambil sebanyak 33 siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan komparatif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket Formative Class Evaluation dan lembar observasi Dikjasor. Hasil Penelitian: rata-rata skor FCE siswa pertemuan I sebesar 2,39 (kategori sedang), sedangkan pada pertemuan II sebesar 2,75 (kategori baik). Hal ini dapat dikatakan bahwa pembelajaran penjasorkes pada pertemuan I dan II terjadi peningkatan yaitu sebesar 14,96%. Perhitungan uji t menunjukan nilai thitung 5,195 > nilai ttabel 2,040. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa penerapan pendekatan modifikasi permainan bolavoli berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas XI SMAN 16 Surabaya. Kesimpulan: (1) Terdapat pengaruh signifikan penerapan modifikasi permainan bolavoli terhadap efektifitas pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas XI SMAN 16 Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan hasil análisis bahwa thitung > ttabel sebesar 5,195 > 2,040, dengan taraf signifikansi 0,05. (2) Besarnya pengaruh penerapan modifikasi permainan bolavoli terhadap efektifitas pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas XI SMAN 16 Surabaya adalah sebesar 14,96%. Kata Kunci: Efektivitas, Modifikasi, Permainan, Bolavoli, Penjasorkes. Abstract The activities of sport education learning should be well programmed and corrected suitable in the condition and characteristic of student and school, this is related to the form / model, time, stage of difficulty of learning which is applied. Such as with the way of playing and drill, this is one of the way of learning which the application into the form of playing modification. Through this way, student is given free to express his or her capability and student has creativity and inisiative to solve the problem may appear during process of learning. Beside that, the way of playing modification also develop the competitive point, so student can competitive to show the best skill. Through the condition hopefully student can more active to follow the learning and to increase effectivity of learning. The goal of research is to know : (1) The imfluence of application of volley ball playing modification towards effectivity of sport education learning, sport and health. (2) The great of influence of volley ball modification application towards effectivity of sport education learning, sport and health. This research target is student in class XI, Surabaya 16 state senior high school with the amaunt of 33 students. The type of research is experiment research with comparative quantitative way. Technicque of data collection is clone by questionaire of formative class evaluation and form of sport education learning, sport and health. The result of research : score average of FCE student in first meeting is 2,39 (medium catagory), and in secondly meeting is 2,75 (good catagory), this is explained the sport education learning in the first and second meeting has been increased 14,96%. The test t shows score of t count 5,195 > score t table 2,040 this can be interprated that application of volleyball playing modification give significant  imfluence towards the sport education learnings to the student of class XI, Surabaya 16 state senior high school conclution : (1) there is an significant imfluence into application of volleyball playing modication towards efectivity of sport education learning to the student of class XI, Surabaya 16 senior high school. It is shown as 5,195 > 2,040, with significanses 0,05. (2) The great imflvence of volleyball playing modification toward effectivity of sport education learning to the stundent of class XI, Surabaya 16 senior high school is a mount of 14,96%. Keywords: Effectivity, Modification, Playing, Volleyball, The sport education learning, sport and health.
PERBANDINGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER HOCKEY DENGAN SISWA YANG MENGIKUTI EKTRAKURIKULER FUTSAL (STUDI PADA SMP MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA) QOMARUZ ZAMAN, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penjasorkes adalah salah satu pelajaran yang wajib diikuti oleh semua siswa di sekolah. Selain itu siswa juga diwajibkan untuk memilih dan mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan oleh sekolah. Ekstrakurikuler dalam suatu kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan bakat siswa yang tercantum dalam susunan program yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah. Banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di sekolah diharapkan mampu mencapai tujuan pendidikan, yaitu aktivitas olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mengembangkan prestasi dan membentuk karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kesegaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler hockey dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan MFT menunjukkan ada perbedaan tingkat kesegaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler hockey dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan mengetahui hasil dari penelitian ini, maka dapat memberikan data dan informasi bagi guru Penjasorkes dan guru ekstrakurikuler untuk mengetahui seberapa baik tingkat kesegaran jasmani yang dimiliki oleh siswa yang mengikuti ekstarkurikuler hockey dan ekstrakurikuler futsal di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya. Kata Kunci: Tingkat Kesegaran Jasmani, Ekstrakurikuler Abstract Penjasorkes is one of lessons that have to followed by all of students in the school. Furthermore the student also required to choose and follow oneof extracurricular activity that are provided by school. In an extracurricular learning activities conducted outside of school hours which aims to improve skill and talent of student that listed in the program composition appropriate to the needs and conditions of school. Many activities at school are expected to achieve educational goals, which is sports activities that are beneficial to health, develop and shape the character of student achievement. Purpose of this researches is for knowing comparison of physichal fitness level between students that followed hockey extracurricular with students that followed futsal extracurricular at Muhammadiyah 2 Surabaya Junior High School. Based to result of conducted research by using MFT show there is a difference physichal fitness level between student that followed hockey extracurricular with students that followed futsal extracurricular there are influence significantly. Given the result of this research, it is can give information and data to penjasorkes teacher and extracurricular teacher for knowing how good physichal fitness level that student had followed hockey extracurricular and futsal extracurricular at Muhammadiyah 2 Surabaya Junior High School. Keywords: Physichal Fitness Level, Extracurricular
PENGARUH PERMAINAN KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR GERAK DASAR DRIBBLE BOLA BASKET (STUDI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 1 JATIROGO-TUBAN) SRIWAHYUNI, AGDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Sekolah merupakan tempat untuk membina dan mengembangkan suatu pengetahuan dan bakat minat siswa. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan penting yaitu untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar. Pengalaman belajar tersebut akan diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik dan membentuk pola hidup sehat dan bugar. Proses belajar mengajar dalam pendidikan jasmani dan olahraga  sangat bervariasi, tak menutup kemungkinan dalam materi ajar bola basket. Permainan kecil merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh para guru agar proses pembelajaran dapat lebih bervariasi dan menyenangkan dalam  bentuk aktivitas belajar yang potensial sehingga dapat memperlancar siswa dalam belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan kecil terhadap hasil belajar gerak dasar dribble bola basket di SMP Negeri 1 Jatirogo Tuban. Jika ada, seberapa besar pengaruhnya. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil belajar gerak dasar dribble bola basket yang datanya sudah di olah melalui perhitungan SPSS 20.0 menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar gerak dasar dribble bola basket dengan memberikan perlakuan melalui permainan kecil. Hal ini di buktikan dengan nilai    17,899 >  1,684 dengan taraf signifikan 0,05. Adapun besarnya peningkatan dari sebelum (preetest) dan sesudah (posttets) diberikan perlakuan adalah sebesar 22,26%. Kata Kunci: Pengaruh permainan kecil, bola basket, dan hasil belajar gerak dasar dribble bola basket.   Abstract School is a platform to build and develop student’s knowledge and talent. Physical education, sport, and health that taught at school have important role which is giving students the opportunity to involve directly in various learning experience. Learning experiences will be directed to build the physical growth and psychological development better and shape a healthy and fit lifestyle. Process in teaching and learning physical education and sport is very vary, it is also possible in basketball teaching materials. Small game is one of effort that teacher does so the learning process will be more varies and fun in the form of potential learning activities so that able to facilitate student in the learning process. The aim of this study is to determine whether there was a small game effect on learning outcomes of basketball dribble basic movement in SMPN 1 Jatirogo Tuban. The result of this study based on the result  the basic movement of basketball dribble through the data in SPSS 20.0. Calculations shows that there is a significant influence on the outcome of learning basic movement of basketball dribble through small game treat. This is attested by the value of t table is greater than t count which is 17.899> t table 1,684 with degree of significance 0.05. the amount of improvement from pretest and posttest treatment was given at 22.26%. Keywords: small game effect, basketball and learning outcomes of basketball dribble basic movement.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM SUATU PERTANDINGAN DENGAN KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN BOLABASKET SMA NEGERI 1 TAMAN SIDOARJO PURNOMO, ARIF
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan ekstrakurikuler berarti kegiatan di luar program kurikulum dalam rangka peningkatan optimalisasi potensi diri siswa. Permainan bolabasket merupakan permainan 5 lawan 5 yang bertujuan untuk memasukan bola ke dalam ring atau keranjang lawan serta mencegah lawan memasukan bola ke dalam keranjang. Kecemasan adalah suatu perasaan subjektif terhadap sesuatu yang ditandai oleh kekhawatiran, ketakutan, ketegangan, dan meningkatnya kegairahan secara fisiologik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan tingkat kecemasan dalam suatu pertandingan dengan kemampuan shooting pemain bolabasket di SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non eksperimen dan sasaran penelitian ini adalah seluruh populasi siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo yaitu sebanyak 12 siswa. Setelah data terkumpul didapat rata-rata nilai hasil test kecemasan sebesar 55,08 dan nilai hasil kemampuan shooting bolabasket pada saat pertandingan sebesar 52,35. Setelah itu dihitung standart deviasi nilai hasil test kecemasan sebesar 7,80 dan nilai hasil  kemampuan shooting bolabasket pada saat petandingan sebesar 31,29. Secara keseluruhan hasil uji statistik penelitian ini, pada Independent Samples Test (hasil test angket kecemasan dan hasil kemampuan shooting bolabasket saat pertandingan) didapat rhitung 0,376 , rtabel 0,576 untuk semua item tes. Sehingga disimpulkan Ha ditolak, Ho diterima. Dengan kata lain bahwa tidak ada hubungan tingkat kecemasan dalam suatu pertandingan dengan kemampuan shooting pemain bolabasket siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai subyek penelitian ini. Kata Kunci:  Kecemasan, Kemampuan Shooting Bolabasket Saat Pertandingan, Ekstrakurikuler   Abstract Extracurricular activities means activities outside the program curriculum in order to increase the optimization potential students. Basketball game is a game of 5 against 5 that aims to incorporate the ball into the hoop or basket and prevent the opponent to incorporate the ball to the basket. Anxiety is a subjective feeling of something that is characterized by worry, fear, tension, and increasing the physiological excitement. The purpose of this study to determine the relationship of anxiety to the results of shooting basketball learning in Junior High School 3 Sidoarjo. This type of research used in this study was non experimental research and targeted research on student extracurricular participants SMP Negeri 3 basketball Sidoarjo by the number of 35 students. Having collected the data obtained the average value of the test anxiety of 91,60 and the value of test results for 1,86 shooting basketball. After that calculated the standard deviation of test anxiety scores of 10,63 and the value of basketball shooting test results for 1,264. Overall the results of statistical tests of this study, the Independent Samples Test (test results and the anxiety questionnaire basketball shooting test results) obtained rcount 0,344 = ttable 0,344 for all test items. So that concluded Ha rejected, Ho received. In other words that there is no relationship of anxiety to the results of learn shooting basketball student extracurricular participants SMP Negeri 3 Sidoarjo which has previously been defined as the subject of this study. Keywords: Anxiety, Learning results shooting basketball, , Extracurricular
PENGARUH DARI MODIFIKASI PERMAINAN BOLA BASKET TERHADAP PENINGKATAN GERAK ANAK TUNAGRAHITA RINGAN SYAFIUL ANAM, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani adaptif adalah suatu system pelayanan menyeluruh untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah – masalah, salah satunya dalam domain psikomotor sehingga diharapkan anak yang berkebutuhan khusus mendapatkan manfaat dari proses pendidikan tersebut. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang cocok dengan jenis kecacatan tunagrahita adalah salah satunya dengan permainan. Permainan merupakan salah satu bentuk aktivitas social utama pada masa anak – anak. Dalam hal ini adalah modifikasi permainan bola basket diharapkan dapat meningkatkan kemampuan biomotorik anak tugrahita kategori ringan dalam hal ini koordinasi dari mata dan tangan akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dengan modifikasi permainan bola basket dapat membantu masalah gerak dasar yang dialami oleh anak tunagrahita ringan di Sekolah Dasar Luar Biasa Alpa Kumara Wardana II Surabaya melalui pendekatan permainan lempar tangkap bola. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain penelitian one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Sekolah Dasar Luar Biasa Alpa Kumara Wardana II Surabaya, dan untuk sampel adalah seluruh siswa kelas 5 di Sekolah Dasar Luar Biasa Alpa Kumara Wardana II Surabaya yaitu sebanyak 9 anak. Untuk mendapatkan hasil aktifitas gerak melempar bola digunakan bentuk performance test  yaitu tes melempar bola. Berdasarkan perhitungan data diperoleh hasil sebagai berikut, ditinjau dari hasil pretest dan posttest melempar bola anak tuagrahita ringan di Sekolah Dasar Luar Biasa Alpa Kumara Wardana II Surabaya. Perbedaan hasil pretest dan posttest kecepatan reaksi tersebut adalah sebesar 1,155, karena t-hitung lebih kecil t-tabel (1,155 < 1,860) dengan taraf signifikasi 5% atau 0,05 pada df 8, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan permainan bola basket yang telah dimodifikasi terhadap peningkatan aktifitas gerak dasar anak tunagrahita ringan di Sekolah Dasar Luar Biasa Alpa Kumara Wardana II Surabaya setelah diberikan perlakuan permainan lempar tangkap bola. Kata Kunci : Modifikasi permainan bola basket, koordinasi, tunagrahita ringan. Abstract Adaptivephysical education is a comprehensive service system for identifying and repairing problems, one of them is in psychomotor domain, so hoped children who have special needed get the adventage from the education process. In learning adaptivephysical education that exact with the type of the disabilityretardation one of them is game. Game is one of the prior social activity form for children. In this case, modification of basket ball game is hoped can increase biomotoric skill of retardation children in mildmental category that will increase coordination of eyes and hands. Purpose of this research is to know that using basket ball game can help the basic of motion problem which is experienced by mild mental retardation children in at Outstanding Primary School Alpa Kumara Wardana II Surabaya by approached the throwing and catching ballgame. This research is experimental with research design one group pretest – posttest design.The population in this research is all the students at Outstanding Primary School Alpa Kumara Wardana II Surabaya, and for the sample is all the fifth grade students at Outstanding Primary School Alpa Kumara Wardana II Surabaya as many as 9 children. For getting the result of throwing ball motion activity is used performance test form, that is throwing ball test. Based on the calculation of the data is obtained the following results, reviewed from the result of pretest and posttest of throwing ball for mildmental retardation children at Outstanding Primary School Alpa Kumara Wardana II Surabaya. The difference result between pretest and posttest of the reaction rate is 1,115, because t-count is smaller than t-table (1,155 < 1,860) with a significance level 5% or 0,05 in df 8, so Ho is accepted and Ha is refused. So the conclusion that there is not any significant influence between learning using basket ball game which has been modified for increasing basic motion activity of mildmental retardationat Outstanding Primary School Alpa Kumara Wardana II Surabaya after given the throwing and catching ball game. Key words :modification of basket ball game, coordination, mildmental retardation.
PERBANDINGAN METODE MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED  PRACTICE TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK SILA (STUDI PADA SISWA KELAS V SDN SAMBIKEREP 2 SURABAYA) WAFIL, ABD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Kemampuan yang sangat penting dalam bermain sepak takraw adalah kemampuan melakukan sepak sila tanpa sepak sila seseorang tidak akan bisa bermain dan juga mengembangkan permainan sepak takraw. Sepak sila merupakan teknik dasar dari sepak takraw dan dirasa sulit untuk siswa. kesulitan yang dialami saat perkenan dan pada saat mengontrol bola. Kesulitan tersebut terjadi karena kegiatan pembelajaran berlangsung monoton. Seorang guru harus mempunyai keterampilan dan inovasi dalam memberikan materi pembelajaran sepak takraw sehingga siswa senang dalam melakukan proses pembelajaran, hal itu dapat diwujudkan dengan salah satu metode yang akan di bandingkan yaitu metode massed practice dan distributed practice. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan dan besarnya perbandingan antara metode massed practice dan distributed  practice terhadap hasil belajar Sepak sila. Sutdi pada siswa kelas V SD Negeri Sambikerep 2, Surabaya yang berjumlah 40 siswa dengan metode massed practice 20 siswa dan metode distributed  practice 20 siswa. Jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dengan tes hasil belajar sepak sila. Hasil penelitian adalah 1. Terdapat perbandingan antara metode distributed  practice dengan metode massed practice, dilihat dari kenaikan pre-test dan post-test yaitu metode distributed  practice kanan meningkat sebesar 18,64%, dan kiri meningkat sebesar 21,24% dan metode massed practice kanan meningkat sebesar 16,38%, dan kiri meningkat sebesar 16,1%. Hasil metode distributed  practice kanan untuk uji-t maka didapatkan 2,89 sedangkan ttabel 2,02 jadi thitung > ttabel (2,89 > 2,02) dan hasil metode distributed  practice kiri untuk uji-t maka didapatkan 4,64 sedangkan ttabel 2,02 jadi thitung > ttabel (4,64 > 2,02), maka dapat disimpulkan perbandingan metode distributed  practice dengan metode massed practice terhadap hasil belajar sepak sila, dengan demikian dapat dikatakan kelompok siswa yang diberikan metode distributed  practice mempunyai hasil belajar yang lebih baik. 2. Besarnya perbandingan antara metode distributed  practice dan metode massed practice hasil belajar sepak sila sebesar 18,64% yang  kanan dan yang kiri sebesar 21,24 terhadap hasil belajar sepak sila pada siswa kelas V SDN Sambikerep 2 Surabaya. Kata Kunci: metode massed practice, metode distributed  practice, sepak sila. Abstract The ability is very important in playing sepak takraw is the ability to kick a sepaksila without one will not be able to play and also to develop the game sepak takraw. Football precepts are the basic techniques of sepak takraw and it is difficult for students. difficulties experienced during the time of approval and control the ball. The difficulty occurs because the learning activities take place monotonous. A teacher must have the skills and innovation in providing learning materials sepak takraw so that students enjoy the learning process, it can be realized by one of the methods that will be compared to the method of massed practice and distributed practice. The purpose of this study was to compare the magnitude of the comparison between the method and massed practice and distributed practice on the learning outcomes sepak sila. Study on Elementary School 5 grade students Sambikerep 2 Surabaya consisting of 40 students to 20 students methods of massed practice and distributed practice methods 20 students. Types of experimental studies with quantitative descriptive approach. Data retrieval with the test results to learn sepak sila. The results of the study were 1. There is a comparison between the methods with methods massed practice, distributed practice. seen from the increase in the pre - test and post - test is a method of distributed practice increased by 18.64% right, and left increased by 21.24% and the method of massed practice right increased by 16.38%, and increased by 16.1% left. Distributed practice results right method for the t-test obtained while ttable 2.02 2.89 so tcount > ttable (2.89 > 2.02) and the results of the distributed practice methods left for the t-test of 4.64 obtained while ttable 2, 02 so tcount > ttable (4.64 > 2.02), it can be concluded comparison method with the method of massed practice, distributed practice on the learning outcomes of football precepts, thus it can be said that the student group is provided a method of distributed practice have better learning outcomes. 2. Magnitude comparison between the methods of distributed practice and massed practice method of learning outcomes soccer precepts of 18.64% which is right and which is left at 21.24 on learning outcomes of students grade football sila SDN Sambikerep 2 Surabaya. Keywords: Methods Of Massed Practice, Distributed Practice Methods, Sepak  Sila
KONTRIBUSI INTELEGENSI TERHADAP PEMBELAJARAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SHOOTING BOLABASKET PADA SISWA KELAS X SMAN 4 KEDIRI LUQMAN ZUHDI, MOCH.
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan potensi yang dimiliki siswa baik akademis maupun non akademis dapat dilakukan dengan berbagai upaya. Harus ada keseimbangan antara kegiatan akademis dan non akademis seperti halnya kinerja antara otak kiri dan kanan. Karakteristik siswa yang memiliki keberagaman intelegensi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan belajar mereka, terutama pada proses belajar yang bersifat teori namun bagaimanakah pengaruh intelegensi dalam proses belajar yang lebih menekankan pada kemampuan gerak? Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif non-eksperimen. Selanjutnya peneliti menggunakan desain korelasional yaitu berupa hubungan sebab akibat dimana satu variabel menjadi penyebab, dan satu variable menjadi akibat. Terdapat dua variable yaitu tingkat intelegensi  ( variabel bebas) dan tehnik shooting ( variabel terikat ). Subyek atau sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X-9 dan X-2 SMAN 4 Kediri dengan total jumlah 52 Siswa. Pengambilan data menggunakan Purposive sampling dimana karakteristik siswa sudah diketahui terlebih dahulu. Dari perhitungan data hasil tes antara intelegensi dan shooting diperoleh rhitung sebesar 0,363 dikonsultasikan dengan rtabel sebesar 0,273 dengan taraf signifikan 5% diperoleh 0,131769 dan koefisien determinasi sebesar 13,2%. Jadi, rhitung lebih besar dari rtabel ( 0,363>0,273 ). Dengan demikian dapat dinyatakan dalam penelitian ini terdapat hubungan atau korelasi yang signifikan antara intelegensi terhadap tehnik shooting bola basket pada siswa kelas X-2 dan X-9 SMAN 4 Kediri. Kata Kunci: intelegensi, teknik shooting, bolabasket Abstract The potential development which students have in academic and non-academic does by many aspect. It should balance between academic and non-academic activity like a thing between left and right brain. Students characteristic have many intelligence varieties which have the important part to support the success of  theirs learning especially on learning process theory characteristic. However, how the intelligence can influence in learning process which more emphasize of  movement ability? In this research used kind of corelation research with quantitative approach non-eksperiment. Then, the researcher used corelation design, it is a relationship of cause and effect form which the one of variable be an effect, and the other one be a cause. There are two variables that is intelegation level (free variable) and shooting technique (dependent variable). The subject or sample in this research are X-9 and X-2 grade students in SMAN 4 Kediri, the total of it are 52 students. The data interpretation used proposive sampling where the students characteristic was knowed before. From data consideration the test result between intelligence and shooting achievement in rhitung as big as 0,363 consulted by rtabel as big as 0,273 with significant standart taraf 5% obtainable 0,131769 and  coefficient determination in the amount of 13,2%. So, rhitung  more bigger than rtabel ( 0,363>0,273 ). In this research expressed there is a relationship or a significant correlation between intelegasi the basketball shooting technique in X-2 and X-9 grade students at SMAN 4 Kediri. Keywords: intelligence, shooting technique, basketball

Page 23 of 109 | Total Record : 1082