cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENERAPAN MODIFIKASI MEDIA BOLA SPON PADA HASIL BELAJAR SERVICE BAWAH BOLAVOLI KELAS VII SMPLB-B KARYA MULIA SURABAYA BAGUS A, PRAMUDYA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Modifikasi olahraga dalam pembelajaran merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam proses belajar mengajar guru harus lebih bervariasi dalam pembelajaranagar siswa tidak merasa jenuh.Peranan modifikasi olahraga dalam pembelajaran sangat dibutuhkan oleh semua guru. Dengan adanya modifikasi olahraga, diharapkan materi pelajaran bisa tersampaikan dengan baik dan pembelajaran bisa berjalan efektiv dan menyenangkan. Dalam penelitian ini peneliti lebih mengarah ke bolavoli terutama service bawah, karena service bawah merupakan teknik dasar yang paling mudah dilakukan oleh seorang pemula yang baru belajar bolavoli. Oleh karena itu peneliti ingin mencoba menerapkan pembelajaran menggunakan modifikasi bola spon untuk mempermudah siswa dalam belajar teknik dasar service bawah bolavoli.dengan modifikasi media bola spon ini diharapkan dapat merangsang anak didik agar lebih giat belajar, lebih  bertanggung jawab, meningkatkan hasil belajar dan menyadarkan siswa untuk selalu memanfaatkan waktu senggangnya untuk hal-hal yang menunjang belajar dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi media bola spon dalam pembelajaran pendidikan jasmani terhadap hasil belajar service bawah bolavoli.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPLB-BKarya Mulia Surabaya.. Dari hasil penghitungan statistik dapat menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan modifikasi media bola spon dalam pembelajaran pendidikan jasmani terhadap hasil belajar service bawah bolavoli yang dibuktikan dari nilai 4,855> 2,228dengan taraf signifikan 0,05. Sedangkan besar pengaruhnya diketahui sebesar 39,09%. Kata Kunci: Modifikasi media bola spon, hasil belajar, service bawah bolavoli   Abstract Modifications in the learning exercise is one of the keys to success in learning activities. In the learning process the teacher should be varied in learning so that students do not feel bored. The role of modifications in the learning exercise is needed by all teachers . With the modification of exercise , the subject matter is expected to be conveyed properly and can run equally effective learning and fun. In this research leads to lower service especially volleyball , because the service under a basic technique that is most easily done by a beginner just learning volleyball. Therefore, researchers want to try to apply the learning to use sponge balls modifications to facilitate students in learning the basic techniques down bolavoli.dengan modification service media sponge ball is expected to stimulate the students to be more active learning, more accountable, improve learning outcomes and sensitize students to always take advantage of his free time for the things that support learning by filling in positive activities. This study aims to determine the effect of medium modifications sponge ball in physical education lessons on learning outcomes of service under volleyball. This research is descriptive quantitative approach to experiment with. Subjects in this study were students of class VII SMPLB-B Kaya Mulia Surabaya.From the results of statistical calculation can be concluded that there is a significant effect modification sponge ball media in teaching physical education on learning outcomes of service under which proved of value volleyball t_count 4 ,855 > t_table 2,228 with significant level of 0.05 . While the greatest effect is found to be 39.09 % . Keywords : media Modification ball sponge , learning outcomes , under service volleyball
PROFIL TINGKAT KECUKUPAN ENERGI SISWA PADA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT DI SMA NEGERI 1 NGANJUK EDI CAHYONO, MUHAMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pencak silat adalah cabang olahraga berasal dari Indonesia, yang terus mengalami perkembangan, baik dari segi organisasi maupun dalam peraturan pertandingan. Organisasi pencak silat di Indonesia disebut dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Dalam upaya untuk mencapai prestasi yang optimal di pencak silat selain membutuhkan latihan yang teratur, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat juga membutuhkan gizi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecukupan energi, karbohidrat, lemak, protein pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dengan tekhnik metode survei dengan jumlah sampel 33 responden yaitu siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Pengumpulan data dengan menggunakan metode food recall. Data analisa menggunakan perhitungan manual untuk mengetahui persentase dan mean. Berdasarkan analisis tingkat kecukupan energi diketahui bahwa siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 1 Nganjuk yang masuk kategori kurang 21 siswa (63,64 %). Tingkat kecukupan karbohidrat siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 1 Nganjuk yang masuk kategori kurang 24 siswa (72,73 %). Tingkat kecukupan protein siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 1 Nganjuk yang masuk kategori kurang 15 siswa (45,45 %). Tingkat kecukupan lemak siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 1 Nganjuk yang masuk kategori kurang 14 siswa (42,42 %). Hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat kecukupan energi siswa masuk kategori kurang. Implikasi dari penelitian ini adalah kecukupan energi dibutuhkan para atlet untuk meraih prestasi yang optimal. Sehingga, pelatih, orang tua, dan siswa memperhatikan nutrisi dalam makanannya. Kata kunci : Kecukupan Energi, Pencak Silat Abstract Pencak Silat is branche of sport wich come from Indonesia. Pencak Silat always improves its maturity from the organitation srtucture and rule of match. The organitation of Pencak Silat in Indonesia called Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). To get optimal achievement in Pencak Silat beside needs continued excercise, the student who follow Pencak Silat extracuricular also need good nutrition in their body. The purpose of this research was to found out the description of energy sufficiency, carbohydrate, fat, protein on student who following pencak silat extracurricular. Research design applying descriptive with quantitative approach. Data collecting by survey method technique with the amount of sample of 33 responden namely student who following pencak silat extracuriculare. Data collecting apllying food recall method. Data analysis using manual calculation for hear frekuency and mean. From the analisys from energy needed its known that student who following Pencak Silat extracurricular at SMA Negeri 1 Nganjuk into category bad are 21 students (63,64. The needed of carbohydrate of the student who following Pencak Silat extracurricular at SMA Negeri 1 Nganjuk who into bad category are 24 students (72,73 %). The needed of  protein of the student who following Pencak Silat extracurricular at SMA Negeri 1 Nganjuk who into bad category are 15 students (45,45 %). The needed of fat are 14 students (42,42 %) into category poor. The research results above show that most of student’s energy sufficiency belong to enough category. The implication of this research is energy sufficiency required by students to reach optimal achievement. So that, instructor, parent, and student pay attention to nutrients on its food. Key words : Energy Sufficiency, Pencak Silat
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (DI) DAN PROBLEM BASE INSTRUCTION (PBI) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING MELAMBUNG SEPAKBOLA KELAS IX SMPN 1 SUGIO LAMONGAN DANAR BAGASTYA, AGIEL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Passing adalah cara memindahkan bola dengan waktu yang cepat dan sasaran yang tepat dari satu teman ke teman lainnya. Passing sering dilakukan menggunakan kaki dan dengan cara passing atas dan passing bawah. Jika dalam permainan sepakbola tidak bisa passing dengan tepat sasaran maka permainan pun akan terhambat bahkan kerjasama tim dalam penguasaan bola tidak dapat berjalan. Banyak model pembelajaran yang digunakan agar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai gerak dasar passing. Akan tetapi kenyataaannya saat praktik di lapangan masih banyak siswa yang belum mampu menguasainya dengan model pembelajaran yang telah diterapkan oleh guru. Untuk itu diperlukan model pembelajaran lain yang mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengusai materi gerak dasar passing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara model pembelajaran Direct Instruction dan Problem Base Instruction, serta untuk mengetahui model pembelajaran  mana yang cocok untuk diterapkan kepada siswa. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction memberikan dampak yang lebih baik yaitu sebesar 29,29%, sedangkan model pembelajaran Problem Base Instruction memberikan dampak sebesar 16,23% terhadap hasil belajar passing melambung sepakbola. Kata Kunci: Gerak dasar passing melambung sepakbola, model pembelajaran direct instruction, model pembelajaran problem base instruction, hasil belajar. Abstract Passing is the way to move a ball quickly to appropriate target from one to another. Passing is often done by using leg and with up and down passing. If the player cannot do passing rightly so the game is obstructed and even the ball possession doesn’t work. .There are many models of study that has been used to improve the ability of students in having a command of the based movement of passing. But a matter of fact, there are still many students who have not had a command of the models that have been implied by the teachers. Therefore it is needed another model to improve the ability of students in having a command of based passing movement material. The purpose of this research is to know about the comparison between Direct Instruction and Problem Base Instruction model as well as to know which models of study that is appropriate to be implied to the students. Based on the research can be concluded that Direct Instruction and Problem Base Instruction model gives a better result as big as 29,29%, whereas problem base instruction model gives 16,23% only to the result of bouncing football passing. Keywords: Base movement of bouncing football passing, direct instruction study model, problem base instruction study model, study result.
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK SISWA KELAS IV SDN BIBIS 113 SURABAYA TAHUN AJARAN 2013-2014 RIZAL KURNIAWAN, MUHAMAT
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif tentunya guru harus mempunyai terobosan-terobosan baru seperti media. Penggunaan media pembelajaran merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang ditemui dalam pembelajaran sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani, guru diharapkan mengajarkan berbagai keterampilan gerak dasar dalam permainan dan olahraga, nilai-nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, dan lain-lain, serta pembiasaan pola hidup sehat. Penggunaan media audiovisual diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok serta memudahkan proses pembelajaran khususnya dalam bidang pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen berjenis pre experimental yang difokuskan pada One Group Pre-test Post-test design. Data yang digunakan adalah hasil/nilai belajar siswa saat pre-test dan post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan gerak (psikomotor). Instrumen yang digunakan berupa lembar evaluasi pre-test dan post-test. Dianalisis menggunakan rumus rerata dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media audio visual berjalan lancar dan dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok. Hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan juga mengalami peningkatan, dari jumlah rerata 6,3 menjadi 9,5. Hal ini juga terbukti berdasarkan penghitungan uji-t terlihat bahwa nilai ttabel pada uji t-test for Equality of Means dengan taraf signifikan kedua kelas tersebut 1,697. Untuk data pre-test dan post-test nilai kritis t untuk taraf nyata 0,05 dan df = 35 adalah 29,076 dan 39,346. Dimana 1,697 ≤ 29,076 dan 39,346 atau ttabel ≤ thitung, maka H0 ditolak sehingga H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil pre-test dan post-test siswa dalam penerapan media audio visual terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok di kelas IV. Kata Kunci: media, audiovisual, hasil belajar, lompat jauh, gaya jongkok Abstract Teacher certainly should have new innovation such as media to create innovative learning process. The use of instructional media is used to solve the obstacles found in the teaching and learning process so it can run effectively and efficiently. In physical learning education, teacher is expected to be able to deliver various basic movement skills. Sportsmanship values, honesty, team works, etc. as well as habituating healthy lifestyle. The use of audiovisual media is expected to be able to improve students’ learning achievement in long jump through squat styles materials and simplify the teaching and learning process especially in health and physical education fields. This research is a research experiment of pre experimental that focused at One Group Pre-test Post-test design. The data is used from the result/value of student’s learning on pre-test and post-test. The technique of using data is movement skill test (psikomotor). The instruments is used constitute of evaluation sheet pre-test and post –test. Analyzed using formula terata and significant test. The results of this study shows that the implementation of audio visual media run well and it is able to motivate students in learning long jump through squat styles materials. The students’ achievement before and after implementation get increased, from the average 6.3 to 9.5. it is also proved based on t-test calculation which shows that t table test of t-test for Equality of Means with significance level  of the two classes 1.697. The pre-test and post-test  data with t critical scores for real level 0.05 and df=35 is 29.076 and 39.346 in which 1.697 ≤ 29.076 and 39.346 or ttable≤ thitung, therefore H0 is rejected and H1 is accepted. So, it can be concluded that there are differences of students average scores of pre-test and post test in audio visual media implementation towards learning achievement of long jump through squat styles in the fourth grade. Keywords : media, audiovisual, learning outcomes, long jump, squat style
HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA SDN II TENGGONG REJOTANGAN TULUNGAGUNG MAKI A., MUHAMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keragaman latar belakang ekonomi orang tua berpengaruh pada kemampuan membiayai anak-anaknya sehingga keadaan ekonomi orang tua salah satu faktor yang menentukan gizi anak. Hal ini dikarenakan dalam pemenuhan status gizi anak tidak terlepas dari  dukungan makanan yang dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi pada siswa SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung dan seberapa besar sumbangan pendapatan orang tua dengan status gizi pada siswa SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung yang berjumlah 99 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah data dari sekolah untuk pendapatan orang tua dan IMT/U untuk status gizi. Analisis data yang digunakan adalah koefisien kontingensi. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa siswa yang mempunyai status gizi kurang berjumlah 4 anak (1 anak mempunyai orang tua dengan pendapatan orang tua sedang, 3 anak tinggi), sedangkan siswa yang mempunyai status gizi normal berjumlah 80 anak (23 anak mempunyai orang tua dengan pendapatan orang tua kurang, 38 anak sedang, 19 anak tinggi), status gizi gemuk berjumlah 12 anak (5 anak kategori kurang, 6 anak sedang, 1 anak tinggi). Kemudian untuk anak dengan status gizi obesitas berjumlah 3 anak (1 anak ategori kurang, 1 anak sedang, 1 anak tinggi). Hasil perhitungan data menggunakan SPSS 20.0 menunjukkan hasil value sebesar 0.273 dan sig 0.238. hal ini menunjukkan bahwa sig (0.238) > alpha 0.005, yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan orang tua dengan status gizi pada siswa SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung.  Kata Kunci : Pendapatan Orang Tua, Status Gizi Abstract The variety of economic background could influence the ability to support their children’s. So the economic parents is one of the factors which can effect their nutrients status of the children’s. This because we need money to fulfil every needs in nutrient status of the children’s not only from supported of the food which consumted. The aim of this research is to know correlations of economic parents and nutrient status to students of SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung. This is a non-experiment research with quantitative approach and correlational design. Population in this research is all student of SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung that amounted of 99 students. Instrument in this research is data from school for economic parents and IMT/U for nutrient status. Data analysis applied is contingency coefficient. Based on data analysis result it can be unknown that student who have poor nutrient status are amounted of 4 student ( 1 student have parents with average economic parents, 3 students have high), meanwhile student who have normal nutrient status are amounted of 80 students ( 23 students have parents with poor economic parents, 38 students have average, 19 students high), fat nutrient status are amounted of 12 students ( 5 students poor, 6 students average, 1 student high), then for student who have over weight nutrient status are amounted of 3 students ( 1 student poor, 1 student average, 1 student high). Data calculation result using SPSS 20.0 show value result as big as 0.273 and sig 0.238. It show that sig (0.238) > alpha 0.005, that mean H0 is accepted and H1 is rejected. Thus, it can be conclude that there is not significant correlation between economic of parents with nutrient status to students of SDN II Tenggong Rejotangan Tulungagung. Keywords             : Economic Parents, Nutrient Status
PENERAPAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS V SDN MANUKAN WETAN II-555 S TOMY, BAMBANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan di SDN Manukan Wetan II-555 Surabaya telah melaksanakan pembelajaran passing sepak bola namun belum mencapai hasil yang optimal. Pada pembelajaran sebelumnya guru menggunakan model pembelajaran lansung yang memiliki kelemahan, yaitu: guru mendominasi dalam pembelajaran, kurangnya hubungan timbal balik, siswa individualis dan kurang kerjasama. Di samping itu modifikasi yang seharusnya dilakukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani tidak nampak. Hal ini terlihat dari penilain yang sudah dilakukan pada kelas V SDN Manukan Wetan II-555 Surabaya, terdapat 28 siswa atau 77,78% mendapat kriteria kurang dan 8 siswa mendapat nilai 70 ke atas atau 22,22% mendapat kriteria baik. Maka penelitian ini yang menggunakan penerapan modifikasi bola dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing sepak bola dengan menggunakan pendekatan peneliti adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan dalam ruang lingkup kelas yakni penelitian tindak kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SDN Manukan Wetan II-555 Surabaya. Hal ini dikarenakan semua permasalahan yang muncul terdapat dikelas ini. Adapun jumlah seluruh siswa siswa berjumlah 36 orang dengan karakteristik jenis kelamin, laki-laki sebanyak 20 orang, sedangkan perempuan sebanyak 16. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: pada siklus 1, berhasil melampaui KKM sebanyak 20 siswa atau 55,55% dikatakan hasil penerapan metode pembelajaran belum tuntas. Pada siklus 2, berhasil meampaui KKM sebanyak 30 siswa atau 83.33%. karena persentase lebih besar 75,00% maka hal ini dapat dikatakan tuntas. Untk rata-rata ketuntasan passing sepak bola, studi awal hasilnya sebesar 22,22% dan studi akhir hasilnya 83,33%. Maka peningkatan hasil belajar passing sepak bola sebelum dan setelah menerima penerepan meodifikasi bola sebesar 28%. Kata Kunci: penelitian tindak kelas (PTK), Penerapan modifikasi bola dan passing sepak bola. Abstract In teaching physical education in the health exercise SDN Manukan Wetan II - 555 Surabaya has been implementing learning passing football but has yet to achieve optimal results. In the previous lesson the teacher uses direct learning model that has drawbacks, namely: teachers dominate in learning, lack of mutual relations, students individualistic and less cooperation. In addition to the modifications that should be made ??in teaching physical education does not appear. This is evident from the assessment that has been conducted on the class V SDN Manukan Wetan II - 555 Surabaya, there are 28 students or 77.78% got less criteria and 8 students scored above 70 or 22.22% got both criteria. So this study is to use a modified application of the ball can improve student learning outcomes. The purpose of this study was to determine the improvement of learning outcomes passing football using researcher approach is experimental study using action research approach within the scope of the study follow- grade class ( PTK ). Subjects of this study were fifth grade students of SDN Manukan Wetan II - 555 Surabaya. This is because all of the problems that arise are in this class. The total number of students for the 36 people with the characteristics of gender, males were 20 people, while as many as 16 women. The results of the study are as follows: 1 cycle, KKM surpassed many as 20 students or 55.55% said the results of the application of learning methods has not been completed. In cycle 2, KKM meampaui managed as many as 30 students or 83.33%. because a greater percentage of 75.00% then it can be said completely. Remedy average completeness passing football, the results of the initial study 22.22 % and 83.33% final study outcome. So the increase in learning outcomes passing football before and after receiving the ball meodifikasi application by 28 %. Keywords: research follow- grade ( PTK ) , Application of a modified ball and passing the football
PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN SOFTBALL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 24 SURABAYA) UTOMO, BUDI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana yang dilakukan guna mewujudkan suasana belajar yang nyaman sehingga peserta didik aktif dalam mengembangkan potensi dirinya. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah wahana untuk mendidik anak, yang mempunyai tujuan yang jelas yang bersifat menyeluruh, dan tujuan ini akan dicapai melalui penyediaan pengalaman langsung dan nyata berupa aktivitas jasmani. Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswi yang sedang belajar untuk melakukan perubahan tingkah laku yang lebih baik dan terarah. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan perlu adanya motivasi, baik motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri maupun motivasi yang berasal dari luar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan modifikasi permainan softball terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VII di SMP Negeri 24 Surabaya. Dengan jumlah sampel 63 siswa yang terdiri dari 31 siswa kelas VII A dan 32 siswa kelas VII C. Data pada penelitian ini adalah nilai angket motivasi belajar yang diperoleh dari siswa dengan mengisi angket motivasi belajar yang telah disiapkan peneliti. Pengisian angket dilakukan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh penerapan modifikasi permainan softball terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 24 Surabaya yang dibuktikan dari hasil uji t hitung 1,95 < nilai t tabel 1,99. Kata Kunci: Modifikasi permainan softball, motivasi belajar siswa dalam penjasorkes Abstract Education is a conscious and deliberate effort was made to create an atmosphere conducive learning so that learners are active in developing her potential. Physical education, sport andhealth is a vehicle for educating children, who have a clear purpose that is comprehensive, and this goal will be achieved through the provision of direct experience and a real form of physical activity. The nature of motivation to learn is internal and external encouragement to students who are learning to change behavior and better targeted. In teaching physical education, sport and health need for motivation, whether motivation that comes from within themselves as well as the motivation that comes from outside. The purpose of this study was to determine whether there is the effect of applying a modified game of softball to learning motivation student in physical education, sport and health in students of class VII A as the experimental group and class VII C as a control group in SMP Negeri 24 Surabaya with a sample of 63 students consisting of 31 students of class VII A and 32 students of class VII C. The data in this study is the test scores obtained from the learning motivation of students by completing a learning motivation questionnaire that has been prepared by researchers. Completion of the questionnaire was conducted to determine learning motivation studentin physical education. Data retrieved by collecting all of the students sampled into a single class. All students completed a questionnaire together and the completed questionnaires were collected for analysis.From these results it can be concluded that there is no effect of applying a modified game of softball against the students' motivation in learning physical education, sport and health in SMP Negeri 24 Surabaya as evidenced from the results of the t test 1,95 < t table value of 1.99. Keywords: Modified softball game, learning motivation of Physical Education
PENGARUH MEDIA PRESENTASI (POWERPOINT) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLAVOLI (STUDI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI MOJOAGUNG) YONSA PERIKLES, EKNAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan menuntut guru harus berperan kreatif dan inovatif sehingga dimana sebuah tujuan pembelajaran tersebut tersampaikan secara benar dan tepat. Melihat dari masalah yang berada di SMK Negeri Mojoagung yaitu kesulitan yang dialami siswa ketika melakukan passing atas bolavoli. Maka peneliti ingin menerapkan suatu alat bantu pengajaran yang berbentuk media presentasi (powerpoint). Keberhasilan dalam pembelajaran passing atas bolavoli dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang didalamnya terdapat 3 aspek antara lain kognitif yang diukur menggunakan soal-soal essay, afektif yang diukur menggunakan skala sikap dan psikomotor yang diukur menggunakan AAHPER face wall volley test. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (True Experimental Design)  dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 3 sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 38 siswa dan X Akuntansi 4 sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 40 siswa. Dari hasil penelitian secara umum yang dapat disimpulkan bahwa selama 2 kali perlakuan, dengan menggunakan ketiga aspek hasil belajar yang digunakan pada saat pre-test dan post-test didapatkan hasil rata-rata hasil belajar passing atas kelompok eksperimen adalah 55,65 dan 62,22 dengan standar deviasi 7,93 dan 7,81, sedangkan untuk hasil belajar passing atas kelompok kontrol rata-rata adalah 53,77 dan 57,30 dengan standar deviasi 5,25 dan 6,29. Hasil uji statistik didapatkan nilai mean difference= 4,92 Sig.=0,003, berarti pada α (5%) atau 0,05 terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata Post Test hasil belajar passing atas antara kelompok eksperimen dan kontrol. Pada kelompok eksperimen meningkat sebesar 11,88%, sedangkan pada kelompok kontrol meningkat sebesar 8,81%. Jadi selisih peningkatan dari kedua kelompok tersebut adalah 3,07%. Sedangkan efek pengaruh yang diberikan oleh media presentasi itu sendiri dengan melihat uji-t independent pada hasil akhir pembelajaran atau posttest kedua kelompok dibagi dengan mean hasil pretest dari kelompok kontrol yang dimana kelompok tersebut adalah merupakan hasil dari kondisi yang bukan dari pengaruh perlakuan sebesar 8,58%. Kata Kunci: Media presentasi, PowerPoint, Hasil belajar passing atas bolavoli.   Abstract The growing of knowledge in education asserts teacher to think creative and innovative, so the point of teaching materials can be precisely delivered. Considering the problem that comes up on the surface in SMK Negeri Mojoagung, the hardship which is enwuntered by the students while practicing overhead pass in volleyball. Theretone, the researcher wants to implement a tool that can help teacher in teaching process, the tool itself is taking form in presentation media (powerpoint). The successful of volleyball passing learning can be seen from the student’s learning result which contains three main aspects, such as cognitive, measured by essays, affective, measured by manner scale, and psychomotor, measured by using AAHPER face wall volley test. This research is pristine experiment (True Experimental Design) and also using descriptive-quantitative approach. Sampling technique which is used by the researcher was purposive random sampling. The subject of this study is X class students of Accountancy 3 and they become experiment group, consist 38 students then X Accountancy 4 standing as control group consists of 40 students. According to the result of the study in general, it can be concluded that from the two times of treatment by using the three aspects of learning result which had been done during pre-test and post-test, the study gains the average of overhead pass learning result for the experiment group is 55,65 and 62,22, with deviation standard 7,93 and 7,81, then the average of overhead pass learning result on control group is 53,77 and 57,30 with deviation standard 5,25 and 6,29. According to the result of statistic test, can be derived that the mean difference is= 4,92, Sig=0,003, it means that in α (5%) or 0,05 there are significant differences in the average of Post Test in the learning result of overhead pass between the experiment and control group. In experiment group, the percentage increases up to 11,88%,, meanwhile on control group, it advances 7,37%. So the gap between these two groups is 3,07%. In another hand, the effect of the presentation media itself can be viewed from independent T-test/T-test independent) in the final result of learning or the results on the posttest of the two groups divided by mean from the pretest of control group, in which group is the result of a condition that wasn’t coming from the treatment influence, the number is 8,58%. Keywords: Presentation media, PowerPoint, Learning result of Overhead pass in volleyball.
SURVEI PEMAHAMAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 BIDANG STUDI PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI  SE KECAMATAN LAMONGAN (STUDI PADA GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN KELAS X SMA NEGERI SE KECAMATAN LAMONGAN TAHUN 2014) ARUM LESTARI, SRI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik, serta memiliki integritas dan kreatifitas yang luas. Sebagai guru dalam bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada Kurikulum 2013 dituntut untuk mampu mengaplikasikan materi ke dalam bentuk Tematik Integratif, yaitu model pembelajaran yang diarahkan pada pendidikan karakter dan mengintegrasikan isi pembelajaran dengan mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru dan sejauh mana pemahaman guru terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 pada bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA Negeri se Kecamatan Lamongan, yaitu SMA Negeri 1 Lamongan, SMA Negeri 2 Lamongan dan SMA Negeri 3 Lamongan. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen menggunakan desain penelitian survei, serta kusioner sebagai alat pengumpulan data, yaitu Monitoring dan Implementasi Kurikulum 2013 yang bersumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian disebarkan pada guru kelas X (Sepuluh) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA Negeri se Kecamatan Lamongan. Analisis data persentase menggunakan Deskriptif Kuantitatif. Hasil persentase menunjukan SMA Negeri 1 Lamongan sebesar 77,89855072 % berada dalam kategori tinggi, SMA Negeri 2 Lamongan sebesar 82,69565217 % berada dalam kategori sangat tinggi, dan SMA Negeri 3 Lamongan sebesar 73,55072463 % berada dalam kategori tinggi. Simpulan dari hasil penelitian yang dilaksanakan di SMA Negeri se Kecamatan Lamongan, secara keseluruhan bahwa tingkat pemahaman guru terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 pada bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam kategori tinggi. Kata Kunci: Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Pelaksanaan Kurikulum 2013, Survei Pemahaman Guru. Abstract Teachers have an important role in improving the quality of the learners study, as well as having integrity and broad creativity. As Physical Education Sports and Health teacher in the Curriculum 2013 are required to apply the shape into material of Thematic Integrative, that is directed of  learning role at the character education and integrate of learning contents with other subjects. Therefore, this research was carried on as mean to know how the teacher understanding and how far the teachers understand about Curriculum Implementation 2013 in Physical Education Sports and Health at State Senior High School of Lamongan district, that is Senior High School 1 of Lamongan, Senior High School 2 of Lamongan then Senior High School 3 of Lamongan. This kind of research is non experiment, using survey research design, and questionnaire as a data tools, the questionnaire is a Monitoring of Curriculum Implementation 2013 based from the Ministry of Education and Culture, after then disseminated to Physical Education Sport and Health teacher ten class at State Senior High School of Lamongan district. Data percentage using the analysis of Descriptive Quantitative. Result of percentage at State Senior High School of Lamongan District showed Senior High School 1 of Lamongan as 77,53623188 % in high category, Senior High School 2 of Lamongan as 82,24637681 % in very high category, and Senior High School 3 of Lamongan as 73,1884058 % in high category. Research of conclusion for doing at State Senior High School of District Lamongan, totality of result has for teacher level understanding to implemented of Curriculum 2013 in Physical Education Sport and Health is high category. Keywords: Physical Education Sport and Health, Implementation Curriculum 2013, Survey of Teachers Understanding.
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 CANDI SIDOARJO) RIZKI WIJANARKO, DWI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Salah satu cara untuk menyampaikan pengajaran yang kreatif dan inovatif adalah dengan cara memodifikasi sebuah pembelajaran agar lebih menarik serta membuat siswa menjadi antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Dalam hubungan motivasi dengan kegiatan belajar yang terpenting adalah bagaimana menciptakan kondisi atau suatu proses yang mengarahkan siswa untuk melakukan aktivitas belajar dan bagaimana guru juga melakukan usaha-usaha untuk dapat menumbuhkan dan memberikan motivasi agar siswa melakukan aktivitas belajar yang baik, begitu juga dalam pembelajaran olahraga permainan sepakbola. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan sepakbola terhadap motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VII SMPNegeri 2 Candi Sidoarjo. (2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh modifikasi permainan sepakbola terhadap motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VII SMPNegeri 2 Candi Sidoarjo. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa modifikasi permainan sepakbola dapat meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan sebesar 6,06%. Untuk motivasi belajar ada peningkatan dari hasil pre-test dan post-test dengan hasil uji-t sampel berpasangan dengan t-hitung lebih besar dari t-tabel (5,51 > 1,69). Sehingga dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan melalui modifikasi permainan sepakbola untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikanjasmani, olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VII-F di SMP Negeri 2 Candi Sidoarjo. Kata Kunci: Modifikasi, Permainan Sepakbola, dan Motivasi Siswa Abstract One way to deliver creative and innovative teaching is a way to modify a lesson to make it more attractive as well as making students become enthusiastic and active in following the teaching of physical education, sport and health. In connection with the motivation to learn the most important activities is to create a condition or a process that directs students to perform learning activities and how teachers are also making efforts to be able to grow and provide motivation for students to do a good learning activities, as well as in learning the sport football game. The purposeofthis studyis(1) To determine the effect of modification of the game of football to motivate the students to follow the learning of physical education, sport and health in students of class VII Candi 2 Junior High School Sidoarjo. (2) To determine the influence of modification of the game of football to motivate the students to follow the learning of physical education, sport and health in students of class VII Candi 2 Junior High School Sidoarjo. Based on this research, it is known that the modification of the game of football can enhance students' motivation inparticipating in learning physical education, sport and health of 6.06%. For motivation to learn there was an increase from the pre-test and post-test with the results of paired samples t-test with t-count is greater than t-table (5.51>1.69). So in other wordsit can be concluded that no significant effect modification through the game of football to in crease students' motivation in learning physical education, sport and health in students of class VII-F in the Candi 2 Junior High School Sidoarjo. Keywords: Modification, Football Games, and Student Motivation

Page 26 of 109 | Total Record : 1082