cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG BERTEMPAT TINGGAL DI DAERAH PESISIR DAN PERKOTAAN SUMENEP HARI HIDAYATULLAH, SYAWAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MODELING, PENGUATAN, DAN PEMBIASAAN TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN HADI WAHYU DARYONO, UMAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Mengingat pentingnya pendidikan karakter dalam kurikulum pendidikan, maka diharapkan siswa mampu mengimplementasikan pendidikan karakter tersebut melalui mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Untuk itu diperlukan metode pembelajaran yang efektif dalam proses pendidikan karakter. Metode pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran modelling, penguatan, dan pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran modelling, penguatan dan pembiasaan terhadap pembelajaran pendidikan karakter peduli lingkungan dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Untuk mengetahui pengaruh metode tersebut digunakan metode penelitian kuantitatif true experiment dengan menggunakan dua instrumen penelitian yaitu angket skala sikap dan observasi perilaku. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV-a dan IV-b SDN. Pepe Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran modelling, penguatan dan pembiasaan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil pembelajaran pendidikan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas IV di SDN PEPE 497 Sedati Sidoarjo, yaitu sebesar 63,70%. Kata Kunci   :  Karakter, Modelling, Penguatan, Pembiasaan, Lingkungan. Abstract  In accordance with the importance of character education in the curriculum of education, so it is hopeful of students to be able to implement the character education into health and physical education. That’s why, it is needed the effective learning method in the character education process. The method of learning in this research was modelling learning method, reinforcement and habituation. The purpose of study was obtaining knowledge about the effect of conducted method to the learning of environmental awareness character education in the physical and health education. To gain the effect of method, it used true experiment quantitative research. This research used two research instruments that was attitude scale questionnaire and attitude observation. And the sample of research was the students of fourth grade (A & B Class) at Pepe Elementary School, Sedati Sidoarjo. The result of research showed that the method of modeling learning, reinforcement and custom gave the effect to the learning improvement of environmental awareness character education significantly. And the improvement reached 63, 70%. Keywords             :               Character, Modelling, Reinforcement Habituation, Environment.
SURVEI TINGKAT PEMAHAMAN GURU PJOK TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN LAMONGAN HIDAYAT, WAHYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik serta memiliki integritas dan kreatifitas yang luas. Sebagai guru dalam bidang studi pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan pada kurikulum 2013 dituntut untuk mampu mengaplikasikan materi ke dalam bentuk tematik integrative yaitu model pembelajaran yang diarahkan pada pendidikan yang berkarakter serta mengintegrasikan isi pembelajaran dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahamn guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 di SMP Negeri se-Kabupaten Lamongan. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, serta kuesioner sebagai alat pengumulan data, yaitu monitoring dan evaluasi proses pembelajaran kurikulum 2013 yang bersumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian disebarkan pada guru kelas VII (tujuh) dan kelas VIII (delapan) pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di 6 SMP Negeri se-Kabupaten Lamongan dengan jumlah guru 11 orang. Kemudian hasil penelitian dirata-rata (mean) dan dianalisis data persentase dan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman guru PJOK terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 di SMP Negeri se-Kabupaten Lamongan dengan nilai rata-rata 75,05% yang kemudian dikonversi ke dalam nilai kategori “paham”. Kata Kunci : Kurikulum 2013. Abstract Teachers have an important role in improving the quality of learners as well as having extensive integrity and creativity. As a teacher in the field of study Physical Education Sports and Health in curriculum 2013 required to apply the material in the form of thematic integrative teaching model that was aimed at integrating character education and learning content in order to determine the extent to which teachers understanding level Physical Education, Sports, and Health on the implementation of the in curriculum 2013 in all of junior high school in Lamongan regency. This type of research is non experiment using survey design ad questionnaire as a data collection tool. The monitoring and evaluation of the learning process of curriculum 2013 are sourced from the Ministry of Education and Culture, then spread to teachers VII (seven) and VIII (eight) Physical Eduacation, Sports, and Health in six all of junior high school in Lamongan regency, amounting to eleven teachers. Then percentage of encode analysis and mean use descriptive quantitative. The results showed that the teachers understanding of the implementation of the Physical Education, Sports, and Health curriculum 2013 in all of junior high scool in Lamongan Regency with an average percentage of 75,05% which then convented into the value category with the value of the category “understanding” Keywords : Curriculum 2013.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA HIDAYAT, ANDI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi harus dikontrol agar seseorang tidak mengalami kegemukan. Status gizi bisa dikontrol dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang teratur diperlukan untuk memelihara kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani yang terpelihara dapat membuat siswa mengikuti semua aktivitas belajar di sekolah tanpa mengalami kelelahan yang berarti sehingga siswa diharapkan selalu dalam kondisi prima saat menerima materi ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani siswa. Desain penelitian yang dipakai adalah korelasional. Subjek yang terlibat sebagai populasi adalah seluruh siswa kelas X TKJ di SMK Dharma Bahari Surabaya sebanyak 6 kelas terdiri atas 167 siswa putra dan 108 putri. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Didapatkan kelas X TKJ 5 terdiri atas 30 siswa putra dan 16 putri sebagai sampel. Status gizi diukur menggunakan rumus IMT/ U, aktivitas fisik diukur menggunakan Kartu DPA, dan kebugaran jasmani diukur menggunakan MFT. Analisis data menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil hitung korelasi antara status gizi dan aktivitas fisik memiliki p-value 0,422>0,05, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya. Korelasi status gizi dan kebugaran jasmani memiliki p-value 0,524>0,05, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya. Korelasi aktivitas fisik dan kebugaran jasmani memiliki p-value 0,012<0,05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya. Korelasi status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani memiliki p-value 0,43<0,05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara ketiganya. Kesimpulannya kebugaran jasmani lebih dipengaruhi oleh aktivitas fisik daripada status gizi. Kata Kunci: status gizi, aktivitas fisik, kebugaran. Abstract The nutrient status should be controlled so that a person is not gaining  overweight. The nutrient status can be controlled with physical activity. Regular physical exercise is required to maintain physical fitness . Maintain physical fitness can make students follow all the lesson or activities in schools without experiencing fatigue, which means that students are expected to always be in good condition when receiving materials. The purpose of this study was to determine the correlation of nutrient status and physical activity with physical fitness level of students. The study design used is correlational. Subjects involved as the entire population of students of X TKJ in  SMK Dharma Bahari Surabaya as much as 6 class consists of 167 boys and 108 girls. The  Samples were taken using cluster random sampling technique. Obtained  X grade  TKJ 5 consisted of 30 boys and 16 daughters in the sample. Nutrient status was measured using the IMT / U formula, physical activity was measured using the Card DPA, and physical fitness was measured using MFT. Analysis of the data using the formula product moment correlation and multiple correlation. The result calculated the correlation between nutrient status and physical activity has a p-value 0,422>0,05, it meant that there was no significant relation between them. The correlation between nutrient status and physical fitness has a p-value 0,524>0,05, it meant that there was no significant relation between them. The correlation between physical activity and physical fitness has a p-value 0,012<0,05, it meant that there was  significant relation between them. The correlation between nutrient status and physical activity by the level of physical fitness has a p-value 0,043<0,05, it meant that there was significan relation between nutritient status and physical activity with physical fitness. Conclusion physical fitness are more effected by physical activity rather than nutrient status. Keywords: nutrient status, physical activity, physical fitnes.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK SISWA (STUDI PADA SISWA KELAS IV SDN SUKOSARI 03 KECAMATAN KASEMBON KABUPATEN MALANG) TIYAS APRILIAWATI, ANDIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) merupakan salah satu pendidikan di sekolah dasar yangbertujuan untuk mengembangkan keterampilan gerak siswa. Perkembangan motorik merupakan salah satu faktor terpenting dalam perkembangan setiap individu karena gerak dasar anak akan sangat berpengaruh bagi kemampuan motorik anak usia selanjutnya. Faktor lingkungan dan kebiasaan dalam bermain seperti permainan tradisional juga dapat berpengaruh terhadap kemampuan motorik siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terhadap kemampuan motorik siswa, (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terhadap kemampuan motorik siswa kelas IV SDN Sukosari 03 Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif desain penelitian one group pretest-post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa dari kelas IV SDN Sukosari 03. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan motorik yang terdiri dari 4 butir tes yaitu: tes kelincahan (Shuttle Run 4 x 10 meter), tes koordinasi (lempar tangkap bola jarak 1 meter ke tembok), tes keseimbangan (stork stand positional balance) dan tes kecepatan (lari cepat 30 meter). Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terhadap kemampuan motorik siswa kelas IV SDN Sukosari 03. Hal ini berdasarkan dari perhitungan uji-t paired samples test yaitu thitung > ttabel dengan nilai 3,891 > 1,701 dengan taraf signifikan 0,05. Besar pengaruh penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terhadap kemampuan motorik sebesar 28,67%. Kata Kunci : Permainan tradisional, kemampuan motorik. Abstract Physical education, sport and health is one of the subjects in elementary school which aim is to develop student’s motoric skills. Developing motoric skills is one of the important factor for individual growth because child basic movements will influence the child’s motoric skills in the future. Environmental factors and playing habits such traditional games also influence student’s motoric skills. The aim of this study is (1) to understand the influence of the aplication of traditional games in physical education, sport and health learning process to the student’s motoric skills, (2) to understand the influence of the aplication of traditional games in physical education, sport and health learning process to the motoric skills for grade IV students at SDN Sukosari 03 Kasembon Malang. The research types used in this study is the quasi experiment method, with quantitative approach research design, one group pretest-post test design. The sample of this study is 29 students from grade IV at SDN Sukosari 03. The instrument used in this study is the motoric skils test consisting 4 test types: agility test (shuttle run 4 x 10 meter), coordination test (throw and catch the ball between 1 meter at the wall), balance test (stork stand position balance) and speed test (30 meters sprint).From the result of this study it can be concluded that there is a significant influence of the aplication of traditional games in PJOK learning process to the student’s motoric skills for grade IV students at SDN Sukosari. The result of the research was calculated based on t-test paired samples test which is tarithmetic > ttable with score 3,891 > 1,701 with significant level of 0,05. The magnitude of the effect influence of the aplication of traditional games in PJOK learning process to the student’s motoric skills is 28,67%. Keywords: Traditional game, motoric skill.
PERBANDINGAN STATUS GIZI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DENGAN SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER NON-OLAHRAGA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KRIAN KABUPATEN SIDOARJO NIDHOM, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Dibedakan antara status gizi baik, buruk, dan lebih. Anak dengan gizi baik akan terlihat gesit, aktif dan selalu bersemangat dalam mengikuti berbagai aktivitas. Sedangkan anak dengan status gizi buruk dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan mengakibatkan kualitas fisik yang rendah. Hal tersebut mempengaruhi tingkat keaktifan siswa saat mengikuti kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler adalah kegiatan siswa diluar jam belajar intrakurikuler yang dapat dibedakan menjadi ekstrakurikuler olahraga dan ekstrakurikuler non-olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non -olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan desain komparatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah IMT/U. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Krian Sidoarjo yang mengikuti ekstrakurikuler dengan jumlah 36 siswa. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan persentase dan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan status gizi normal memiliki persentase sebesar 76,5 % dari 17 siswa, sedangkan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non-olahraga dengan gizi normal memiliki persentase sebesar 78,9 % dari 19 siswa. Berdasarkan hasil analisa menggunakan uji chi-square yaitu diperoleh nilai asymp sig. sebesar 0,858. Karena nilai asymp sig. (0,858) > alpha (0,05), maka H0 diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan status gizi antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler non-olahraga. Kata Kunci: Status gizi, ekstrakurikuler. Abstract Nutritional status is body condition as effect of food consumption and nutrient essence using. It is distinguished among good nutrition, bad nutrition, and less nutrition. Children that have good nutrition status look skillful, active and always enthusiastic joining all activities. Meanwhile bad nutrition status on the children can intrude on their growing and effect low physical quality. That affected the level of students activity while attending intracurricular and extracurricular activities. Extracurricular is students activities outside intracurricular activities which can be divided into extracurricular sports and non-sports. The purpose of this study was to know nutritional status difference between the students who take extracurricular sports and the students who take extracurricular non-sports. This study is a non- experimental study with a comparative design. The instrument in this study used IMT/U. The population in this study was the eight grade students SMP Negeri 3 Krian who take extracurricular amounts 36 students. Data analysis techniques in this study used percentages and chi-square test. Based on the results of the study that, students who take extracurricular sports with normal nutritional status have the percentage amounts 76,5 % of 17 students, meanwhile students who take extracurricular non-sports with normal nutritional status have the percentage amounts 78,9 % of 19 students. According to the result of analysis using chi-square test, it is obtained score of asymp sig. amounts 0,858. Because of the score of asymp sig. (0,858) > alpha (0,05), so H0 is accepted and Ha is regected. Thus it can be concluded that there is no difference of nutrional status between the students who take extracurricular sports and students who take extracurricular non-sports. Keywords : nutritional status, extracurricular
PENERAPAN PEMBERIAN REWARD TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI (STUDI PADA SISWA KELAS III SDN MARGOREJO I/403 SURABAYA) VIANTO SUPRAPTO, OKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2016): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam mengintensifkan penyelenggaraan pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain, dan berolahraga yang dilakukan secara sistematis, terarah dan terencana. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina, sekaligus membentuk gaya hidup sehat dan aktif sepanjang hayat ( Suherman, 2000:56). Pemberian penghargaan atau reward merupakan salah satu aspek yang diberikan oleh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan pemberian reward di SDN Margorejorejo I/403 Surabaya. Untuk mengetahui tentang besarnya peningkatan penerapan pemberian reward terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SDN Margorejo I/403 Surabaya. Pada pengambilan sampel, teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling yang dipilh bukan individu, melainkan kelompok atau area yang kemudian disebut cluster. Jumlah kelas III berjumlah 3 kelas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Subjek penelitiannya adalah 40 siswa di SDN Margorejo I/403 Surabaya. Yang diambil dari 3 kelas a,b,c berjumlah 120 siswa dengan proses pengudian. Dari hasil penelitian secara umum dapat menyimpulkan bahwa ada perbedaan minat belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan reward. Terbukti dengan hasil hitung uji hipotesis dari instrumen angket yang digunakan yaitu sebesar 2,552 > 1,685. Kata Kunci: pendidikan jasmani, pemberian reward, minat belajar siswa. Abstract Physical, health, and sport education has very important role in intensifying education as a process of human development that last for a lifetime. Physical, health, and sport education can provide opportunities for students to be directly involved in a variety of learning experiences through physical activity, playing, and exercise that conducted in a systematic, planned and organized way. Debriefing of that learning experience is directed to foster and to establish a healthy and active lifestyle for a lifetime (Suherman, 2000:56). Granting reward is one aspect that is given by physical education teachers to increase students’ interest in the learning process. The purpose of this study was to determine the students’ participating the physical education lessons through the reward system in SDN Margorejo I/403 Surabaya. In order to find out about the increase in the application of granting reward to the students’ interest in teaching learning activity of physical education at SDN Margorejo I/403 Surabaya. At sampling, the sampling technique is cluster sampling. In using cluster sampling, the observer did not choose individual sample, but group or areas that came to be called cluster then. There are 3 classes of third grade. Research subjects were 40 students from SDN Margorejo I/403 Surabaya. Taken from three classes of a,b,c its about 120 of students by using drawn method. From the results of the research, it can be concluded that there is a difference result in students ‘interest before and after granting reward. It was proved that the result is 2,552 > 1,685 from hypothesis test used questionnaire instrument. Keywords:  physical education, granting reward, student interest.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN MINAT SISWA MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT DI SMA NEGERI SE-KECAMATAN LAMONGAN ADITYA, FEBBRI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ekstrakurikuler merupakan kegiatan sekolah non-formal yang dilakukan oleh peserta didik dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimilikinya. Kegiatan ini dilakukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di sekolah terutama kegiatan yang berlatar olahraga. Dalam ekstrakurikuler pencak silat banyak menanamkan rasa kedisiplinan, tingkat kejujuran dan tanggung jawab siswa baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan orang tua dengan minat siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri Se-kecamatan Lamongan, jika ada hubungan seberapa besar hubungan antara dukungan orang tua dengan minat siswa mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri Se-kecamatan Lamongan.. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah dengan menggunakan desain non-eksperimen dan pendekatan korelasional (penelitian yang dilakukan untuk mencari dua hubungan atau lebih). Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Negeri Se-kecamatan Lamongan yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat yang terdiri dari dua sekolah yaitu : SMA Negeri 1 Lamongan dan SMA Negeri 2 Lamongan dengan jumlah total 25 siswa. Data pada penelitian ini  adalah berupa angket yaitu angket dukungan orang tua dan angket minat siswa mengikuti ekstrakurikuler pencak silat, angket tersebut telah disediakan oleh peneliti dan akan diisi oleh responden. Angket dukungan orang tua dibagi menjadi tiga indikator yaitu: indikator fasilitas, ucapan dan tindakan sedangkan untuk angket minat siswa dibagi menjadi empat indikator yaitu: indikator alasan, keinginan, perasaan dan tujuan.   Pengisisan angket dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan orang tua dengan minat siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Diketahui dari analisis dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 20 diperoleh nilai r sebesar 0,272 sehingga nilai r < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan orang tua dengan minat siswa mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Dengan demikian antara dukungan orang tua dengan minat siswa tidak memiliki hubungan yang signifikan. Kata Kunci : Dukungan orang tua, minat siswa, ekstrakurikuler pencak silat. Abstract An extracurricular school activities non-formal implementation effectiveness of the learns in developing interest and talents. The activity is done to support learning mainly sport activities. In extracurricular pencak silat instill a sense of discipline, honesty and responsibility level of student either in school or environment society. The purpose of study was to determine whether there is a relationship between the support of parents to students interest in  extracurricular pencak silat at sman in district lamongan. If there this a relationship between the support of parents to students interest in extracurricular pencak silat at sman in district Lamongan. Type of research is descriptive study, using a quantitative approach. The design of this study design non experimental and correlational (research being done to find two or more relationships). This population was students of SMA Negeri at district Lamongan which follow extracurricular pencak silat, consist of two school, namely : SMA Negeri 1 Lamongan and SMA Negeri 2 Lamongan.  The data of this research was the questionnaire to support of parents and student interest in extracurricular pencak silat that had been served by the research. Parental support questionnaire divided become three indicators that: indicator facilities, speech, and action. While student interest questionnaire is devided into four that: indicator reasons, feeling, desire and goals. The filling of the questionnaire was done for knowing the support of parents to students interest in extracurricular pencak silat. From this, knowed from the analysis with IBM SPSS Statistic 20  obtained by the r  value of  0,272 that r < 0,05 . it can be said no connection between the support of parents with students attending extracurricular interest in pencak silat. Thus the support of parents with the students interest does have’t a significant relationship. Keywords : support of parents, student interest, pencak silat.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA JURUSAN IPA DAN JURUSAN IPS (STUDI PADA SISWA KELAS X SMAN 12 SURABAYA) PASTRIAWAN C, ARIF
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2017): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBANDINGAN KESEHATAN PRIBADI SISWA BERDASARKAN LETAK GEOGRAFIS DI PESISIR DAN KOTA (STUDI PADA SISWA KELAS IV SDN VII   BRONDONG DI KABUPATEN LAMONGAN DAN SISWA    KELAS IV SDN IV JETIS DI KABUPATEN LAMONGAN) ROFI DWI JUNIANTO, AINUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) adalah salah satu mata pelajaran yang memberi pelajaran tentang kesehatan yang diajarkan di sekolah kepada siswa, PJOK merupakan sarana yang tepat untuk menanamkan pola hidup sehat untuk diri pribadi sejak usia sekolah dasar, juga dalam  lingkungan sosial, Usia sekolah dasar merupakan saat paling efektif untuk diberikan penanaman dan pembentukan pribadi yang sehat karena mereka peka terhadap perubahan sehingga dapat terbentuk generasi yang sehat nantinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kesehatan pribadi siswa kelas IV SDN VII Brondong di pesisir dengan siswa kelas IV SDN IV Jetis di kota. Penelitian ini menggunakan penelitian non-eksperimen dengan metode eks-post-facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN VII Brondong dan siswa SDN IV jetis. Penelitian ini menggunakan teknik populasi, yang mengambil sampel kelas IV saja. Data diambil dengan menggunakan angket kesehatan pribadi. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah t-test. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata nilai kesehatan pribadi siswa kelas IV SDN VII Brondong sebesar (M) 76.7667 dengan standar deviasi (SD) 8.00833. Sedangkan pada SDN IV Jetis didapat nilai sebesar (M) 83.4667 dengan standar deviasi (SD) 7.15702. dengan perhitungan melalui statistical program for social science (SPSS) for windows evaluation 20.0. Berdasarkan hasil uji-t dari 2 kelompok berbeda yaitu diperoleh hasil keseluruhan dengan signifikan 0,001, dengan nilai t  -3,417 dan selisih mean antara SDN di pesisir dan SDN di kota adalah 6,799. Karena nilai signifikansi < α 0,05 maka Ha diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan yang bermakna antara kesehatan pribadi siswa SDN di pesisir dan SDN di kota. Kata Kunci : Kesehatan Pribadi, di pesisir, dan di kota Abstract Physical education sports and health is one subjects give the subject of health to be taught in schools to students, is a means of proper to infuse healthy lifestyle for his personal from the age of primary school, also in social environment, of primary school age is the moment most effective for granted planting and the formation of personal healthy because they sensitive to change so that it can be formed generation a healthy later on. The purpose of this research is to knows the difference health personal students class IV Primary schools VII Brondong on the coast of with students of class IV Primary schools IV Jetis in the city. This research using research non-eksperimen with the methods eks-post-facto. Population in this research is students of Primary schools VII Brondong and students of Primary schools IV Jetis. This research using a technique population, who takes sample just class IV. Data taken by using chief personal health. Technique an analyzer used in this research was t-test. Based on the research done, be seen that average score health personal students class IV Primary schools VII Brondong of (m) 76.7667 with standard deviations (sd) 8.00833. While in Primary schools IV jetis obtained value of (m) 83.4667 with standard deviations (sd) 7.15702. By calculation through statistical program for social science (spss) for windows evaluation 20.0. Based on the results of uji-t of 2 groups different that is obtained the result of the overall with significant 0,001, with the t mean -3,417 and the difference between state primary school in coastal and state primary school in cities are 6,799. Because the value of significance  < 0.05 so ha accepted. In conclusion there is a difference meaningful between health personal students of Primary schools on the coast of and Primary schools in the city. Keywords: personal health , on the coast of , and in the city

Page 55 of 109 | Total Record : 1082