cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR SE-GUGUS SELATAN KECAMATAN PLUMPANG KABUPATEN TUBAN FAQIH, ASHADI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP HASIL KETEPATAN SHOOTING OLAHRAGA PETANQUE PADA PESERTA UNESA PETANQUE CLUB TYAS AGUSTINA, AYUK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROFIL KESEHATAN PRIBADI DAN STATUS GIZI SISWA KELAS ATAS SD NEGERI SE-GUGUS III KECAMATAN SOOKO, KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN AJARAN 2016/2017 RAHMA, BELLA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesehatan pribadi dan status gizi, adalah hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Pentingnya kesehatan pribadi dan status gizi untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan anak usia sekolah dasar. Kesehatan pribadi mencakup pemeliharaan kulit, mata, pakaian, dan semua yang berhubungan tubuh pribadi agar terhindar dari segala penyakit. Sedangkan status gizi mencakup status gizi buruk, status gizi kurang, status gizi baik, dan status gizi lebih atau bisa disebut dengan gemuk dan obesitas. Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui gambaran kesehatan pribadi dan status gizi siswa SD Negeri kelas atas se-gugus III kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas atas SDN Wringinrejo 1, SDN Wringinrejo 2, SDN Blimbingsari, SDN Kedungmaling dan SDN Gemekan yang berjumlah 298 siswa. Instrumen penelitian ini adalah angket kesehatan pribadi dan IMT/U. Berdasarkan analisis data dapat dipaparkan bahwa gambaran kondisi kesehatan pribadi siswa kelas atas di SD Negeri se-Gugus III, kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kondisi baik. Karena dari 298 siswa yang memiliki kategori sangat baik sejumlah 162 siswa (54%), kategori baik sejumlah 128 siswa (43%), dan kategori cukup 8 siswa (3%). Sedangkan gambaran kondisi status gizi siswa di SD Negeri kelas atas se-Gugus III, kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kategori normal. Karena dari 298 siswa yang berkategori sangat kurus sebanyak 47 siswa (16%), berkategori kurus sebanyak 20 siswa (7%), berkategori normal sebanyak 164 siswa (55%), berkategori gemuk sebanyak 38 siswa (13%), dan berkategori obesitas sebanyak 29 siswa (10%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua kondisi kesehatan pribadi dan status gizi siswa kelas atas SD Negeri se-gugus III kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto dalam kondisi baik. Kata Kunci : Kesehatan Pribadi, Status Gizi Abstract Personal health and nutritional status, is a things that cannot be separated from human life. The importance of personal health and nutritional status is about to support the development and growth of elementary school age children. Personal health includes the maintenance of the skin, eyes, clothing, and all that is related to the personal body to avoid all diseases. While the nutritional status includes malnutrition status, lack of nutritional status, good nutritional status, and more nutritional status or can be called with obese and obesity. The purpose of this study was to find out the description of personal health and nutritional status of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency. This research type is descriptive research. The subjects of this study were all the students of SDN Wringinrejo 1, SDN Wringinrejo 2, SDN Blimbingsari, SDN Kedungmaling and SDN Gemekan, amounting to 298 students. The instrument of this research is a personal health questionnaire and IMT / U. Based on the data analysis, it  can be explained that the description of personal health of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency in good condition. Because of 298 students who have very good category of 162 students (54%), good category of 128 students (43%), and enough category 8 students (3%). While the picture of the nutritional status of upper class elementary school students in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency in the normal category. Because of 298 students who are categorized very thin as many as 47 students (16%), categorized as thin as 20 students (7%), normal category as many as 164 students (55%), categorized as many as 38 students (13%), and categorized as obesitas 29 students (10%). Thus it can be concluded that all personal health conditions and nutritional status of upper class students of State Elementary School in cluster III of Sooko district, Mojokerto regency are in good condition. Keywords: Personal Health, Nutritional Status
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU DISIPLIN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN  KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS XI-5 DAN XI-9 SMA NEGERI 7 SURABAYA  TAHUN 2016/2017) RISAL ARYWIBOWO, BREKLEN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECUKUPAN GIZI DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA ANGKATAN 2014 MARTA PRANTIKA, DEA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Konsumsi pangan sangat mempengaruhi status gizi seseorang, dimana status gizi baik apabila tubuh memperoleh asupan zat gizi yang cukup, sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan gizi dengan status gizi. Dan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan tingkat kecukupan gizi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dan desain yang digunakan adalah korelasional, dimana yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2014 dan diambil sampel melalui simple random sampling sebanyak 31 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa formulir food recall 24 jam untuk mengukur tingkat kecukupan gizi dan pengukuran antropometri untuk mengukur status gizi. Analisis data  yang digunakan adalah koefesien gamma. Berdasarkan hasil penelitian dengan sampel sebanyak 31 mahasiswa, rata-rata status gizi mahasiswa adalah normal sebanyak 26 mahasiwa (83,87%). Rata-rata tingkat kecukupan gizi mahasiswa yaitu, untuk kecukupan energi adalah cukup sebanyak 16 mahasiwa (51,61%),  kecukupan karbohidrat adalah cukup sebanyak 15 mahasiswa (48,39%), kecukupan lemak adalah cukup sebanyak 19 mahasiswa (61,29%) dan kecukupan protein adalah baik sebanyak 30 mahasiswa (96,77%). Berdasarkan hasil analisis koefesien gamma tingkat kecukupan energi dengan status gizi memiliki nilai sig. 0,163 > α 0,05, tingkat kecukupan karbohidrat dengan status gizi memiliki nilai sig 0,615 > α 0,05, tingkat kecukupan lemak dengan status gizi memiliki nilai sig 0,293 > α 0,05, dan tingkat kecukupan protein dengan status gizi memiliki nilai sig 0,931 > α 0,05 maka H0 diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan gizi dengan status gizi mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2014. Kata kunci: Tingkat Kecukupan Gizi, Status Gizi. Abstract Food consumption greatly affects the human nutritional status where good nutrition can be acquired from sufficient nutrients. Thereby, physical growth, brain development, employ ability and health work optimally. The purpose of this study was to determine the correlation between level of nutritional status. Moreover, the other aim is to determine the contribution of the level of nutritional adequacy and nutrional status. This research belongs non-experimental which uses correlational research design. The population of the study were all students in physical education major class of 2014 and sampled by simple random sampling as many as 31 students. The research instrument used in this study is in the form of a 24-hour food recall form to measure the adequacy of nutrition and anthropometric method to measure nutritional status. Analysis of the data is the coefficient gamma. Based on the results of the study, within a sample of 31 students, average students nutritional status is in normal status as many as 26 students (83.87%). The average level of nutritional adequacy of energy as well as 16 students is (51.61%), the adequacy of carbohydrates as well as 15 students is (46.39%), the adequacy of fat as well as 19 students is (61.29%) and protein adequacy as many as 30 students is (96.77%). Based on the analysis coefficient gamma energy sufficiency level and nutritional status sig. 0.163>α 0.05, the result shows; the adequacy of carbohydrates with nutritional status has sig. 0.615>α 0.05, fat suffiency level with nutritional status has sig. 0.293>α 0.05, and the adequacy of protein and nutritional status has sig. 0.931>α 0.05. therefore, the result shows that H0 is accepted while Ha is rejected. It can be concluded that there is no significant correlation between the level of nutritional adequacy and nutritional status of students majoring in physical education class of 2014. Keywords: Nutritional Adequacy, Nutritional Status.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KERJA SAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN. (PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BABAT, KAB. LAMONGAN) ALIFIA, ESTY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada dasarnya bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Namun banyak dijumpai guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang mengajar secara monoton dan kurang efektif  kepada siswa dalam pembelajaran karena terbatasnya variasi pembelajaran sehingga banyak didapatkan bahwa siswa kurang aktif dan kurang kerja sama sehingga pada pengajaran pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan cenderung menurun. Oleh karena itu, alternatif solusinya yaitu dengan memberikan suatu permainan yang pernah mereka mainkan, misalnya permainan tradisional yang sedemikian rupa agar kerja sama siswa dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan bisa meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh Penerapan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kerja Sama Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. 2) Mengetahui besarnya pengaruh Penerapan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kerja Sama Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 33 siswa. Hasil analisa statistik didapatkan nilai nilai thitung  -0,402<  ttabel 1,697 dengan Sig = 0,690> α = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh pada penerapan permainan tradisional untuk meningkatkan kerja sama siswa dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babat Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Kata Kunci: Permainan Tradisional, Kerja Sama Siswa Abstract Physical, sports and health education is an integral part of the education system as a whole  it is intended  to develop aspects of health, physical fitness, critical thinking skills, emotional stability, social skills, reasoning and moral action through physical activity and sport. But many student have found physical education teachers, and their to be teaching monotonous and inettective for the students in learning because of the limited variety of delivery method so many students are less active and less cooperating in when learning physical education, sports, and health tends to decline. Therefore, an alternative solution is to provide a game they have ever played, for example, traditional games in anattemet to increase the cooperation of students in physical education, sports, and health.The purpose of this study are 1) to determine the effect Application of Traditional Games to Enhance Cooperation Students in Learning Physical Education, Sport and Health on Students in class VII SMPN 1 Babat, Lamongan. 2) to Determine the effect adoption of  Traditional Games to Enhance Cooperation Students in Learning Physical Education, Sport and Health on Students in class VII SMPN 1 Babat, Lamongan. Goal of this research is the students of class VII SMPN 1 Babat, Lamongan and the number of samples taken as many as 33 students. The method in this analysis is using quantitative descriptive statistical methods. While the process of data collection is done by using a Likert scale questionnaire. Statistical analysis values obtained tcount -0,402< t table 1.697 with Sig = 0,690> α = 0.05, indicating that H0 is accepted and Ha rejected, so there is no effect on the application of traditional games to enhance the cooperation of students in Physical Education, Sports and Health in the seventh grade students of SMPN 1 Tripe Distric of Babat, Lamongan. Keywords: Traditional Games, Cooperation Student
PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK BERDASARKAN KONDISI GEOGRAFIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 TAPANREJO KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI WARDIKA, FERDI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, anak-anak dimajakan oleh fasilitas dan kemudahan yang ada, sehingga menyebabkan kemampuan gerak pada anak sangat terbatas. Pola hidup anak menjadi berubah,  anak yang biasanya aktif bergerak kini menjadi pasif atau malas bergerak, hal ini berakibat pada menurunnya kemampuan motorik anak. Penelitian ini membahas tentang profil kemampuan motorik berdasarkan kondisi geografis di Sekolah Dasar Negeri 4 Tapanrejo. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan motorik siswa kelas atas Sekolah Dasar Negeri 4 Tapanrejo dengan kondisi geografis yang berbeda yaitu dataran rendah dan daerah pesisir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei dengan tes dan pengukuran sebagai teknik pengumpulan data. Instrumen penelitian ini mengacu pada penelitian Nurhasan, (2000: 104) yang terdiri dari shuttle run 4 x10, lempar tangkap bola dengan jarak 1 meter dengan tembok, stork positional balance dan lari cepat 30 meter. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas atas Sekolah Dasar Negeri 4 Tapanrejo. dengan jumlah 45 siswa. Tehnik analisis data pada penelitian adalah dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan motorik siswa kelas atas Sekolah Dasar Negeri 4 Tapanrejo berkategori sedang dengan persentase sebesar 42,23% (19 siswa), berkategori kurang dengan persentase 28,88% (13 siswa), berkategori baik dengan persentase 22,23% (10 siswa), berkategori baik sekali dengan persentase 4,44% (2 siswa) dan berkategori kurang sekali dengan persentase sebesar 2,22% (1siswa). Berdasarkan kondisi geografis keseluruhan siswa yang berasal dari dataran rendah adalah 22 siswa dengan rata-rata kelincahan 12,6 koordinasi 14,87 keseimbangan 18,02 dan kecepatan 5,79. Sedangkan siswa yang berasal dari daerah pesisir adalah 23 siswa dengan rata-rata kelincahan 12,62 koordinasi 15,96 keseimbangan 16,55 dan kecepatan 5,69. Dengan perhitungan norma relatif (skala lima) dapat diketahui bahwa baik siswa yang berasal dari dataran rendah dan daerah pesisir dalam kategori sedang. Kata kunci : Kemampuan Motorik, Sekolah Dasar, Kondisi Geografis. Abstract Nowdays, in the development of science and technology, student are facilitated by modern devices, as the result, the capability of student’s movement are limited. Their lifestyle is also change. Student who commonly active move, now, they become passive move. In this case, the changing contributes toward motoric system of the student. This study discuss about the the profil of motoric system based on geographic condition in SDN 4 Tapanrejo elementary school. The aim of this study is to know the differentiate of student’s motoric capability in SDN 4 Tapanrejo toward geographic condition where is level land area and coastal area. The type of this study is quantitative research which is use survey method by test and measurement as data collecting technique. Instrument of this study reference on Nurhasan’s research (2000: 14) which consist of shuttle run 4x10, throw and catch ball on wall in 1 meter distance, stork positional balance and 30 meters sprint. The sample of this study is student of SDN 4 Tapanrejo, 45 student. Data analysis technique of this study use percentage.  The result of this study reveals that motoric capability of student in SDN Tapanrejo 4 is: in average category with amount of percentage is 42,23% (19 student), in low category with amount of percentage is 28,88% (13 student), in high category with amount of percentage is 4,44% (2 student), and in very low category with amount of percentage is 2,22% (1 student). Based on geographic condition, all student that come from land level area is 22 student with average activity 12,62, coordination 15,96, balance 16,55, and speed 5,69. By using measurement of activa relative (5 scale) is known both from land level area and coastal area, the motoric capability profile is on average category. Keywords : Motoric Capability, Student, Elementary School, Geographic Condition.
ANALISIS MINAT SISWA TERHADAP PERMAINAN TEE BALL PADA SISWA KELAS V SD SE-GUGUS V KECAMATAN PONOROGO KABUPATEN PONOROGO FAHRIZAL HARDIANSYAH, FIQI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara umum pendidikan nasional berfungsi dalam mengembangkan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan memegang peranan penting dalam pembentukan manusia seutuhnya. Pada pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan terdapat berbagai macam permainan yang digunakan untuk mengembangan suatu potensi seorang siswa salah satunya permainan Tee Ball. Pada dasarnya permainan ini sangat menyenangkan. Permainan ini mengandung beberapa unsur gerak dasar, antara lain : memukul, melempar, berlari, dan menangkap. Selain unsur gerak dasar, permainan ini juga berkarakter. Nilai-nilai karakter dalam permainan ini antara lain : tanggung jawab, sportifitas, kejujuran dan kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat siswa terhadap permainan Tee Ball pada siswa kelas V SD Se-Gugus V Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SD Se-Gugus V Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo dengan jumlah populasi 173 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode stastitik kuantitatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket minat siswa dengan uji validitas 0,246-0,672 dan uji reabilitas 0,876. Hasil analisa statistik didapatkan nilai persentase minat siswa terhadap permainan Tee Ball  pada siswa kelas V Se-Gugus V Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo yang tergolong minat sangat tinggi sejumlah 99 siswa dengan persentase 57,23% sedangkan yang tergolong minat tinggi sejumlah 74 siswa dengan persentase 42,77% dan yang tergolong minat sedang, rendah dan sangat rendah tidak ada. Kata Kunci: Minat Siswa, Permainan Tee Ball Abstract In general, the function of national education is to improve and develop character along with civilization. Physical Education and Sport Science has the important role in shaping an ideal human. Physical education has various types of games that can be used to develop student potential, one which is Tee Ball games. Basically, this game is very enjoyable. This game contains several basic element of movement, such as: hitting, throwing, running, and catching. In addition, this game also embodies positive character development. Among the character values in this game are: responsibility, sportmanship, honesty, and leadership. The aim of this study is to find out the student’s interest toward Tee Ball games in 5th graders of elementary school in cluster 5 Ponorogo sub disctrict, Ponorogo regency. The subjects of this study are 5th graders of elementary school student in clusters 5 Ponorogo sub district Ponorogo regency of 173 students. Furthermore, this study uses statistic quantitative method. The data sampling process used student interest questionnaire instrument with validity tested in 0,246-0,672 and reliability tested in 0,876. Based on the statistic analysis in the research of student interest in tee ball, games in  5th graders elementary school in clusters 5 Ponorogo sub district Ponorogo regency is rated as very high interest are 99 students with percentage 57,23%, whereas high interest are 74 student with percentage 42,77% and there are not data for medium, low, and very low interest. Keywords: Student interest, Tee Ball Games
PENERAPAN PERMAINAN KECIL DALAM PEMANASAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING PADA PERMAINAN BOLA TANGAN PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI 1 DI SMK PRAPANCA 2 SURABAYA PURBO UTOMO, GALIH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) merupakan suatu proses interaksi sistematik antara anak didik dengan lingkungan yang dikelola melalui pengembangan jasmani secara efektif dan efisien menuju pembentukan manusia seutuhnya. Untuk mengetahui dan mengembangkan keterampilan siswa tidak harus pada ekstra ataupun keikutsertaan dalam club. Melainkan bisa dari permainan-permainan kecil yang cara permainannya menggunakan salah satu dari teknik permainan yang ada dalam kompetensi dasar. Saat mengajar materi permainan bola tangan banyak siswa yang kurang terampil dalam melakukan operan, maka dari itu penulis ingin melakukan sebuah penelitian yang berkaitan dengan operan pada permainan bola tangan dengan menggunakan salah satu permainan kecil berburu binatang dalam pemanasan. Penelitian ini menggunakan permainan kecil berburu binatang dan lempar kejar bola, karena permainan itu sangat diminati dan disukai oleh siswa, serta dalam permainan itu terdapat teknik melempar bola. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh permainan kecil dalam pemanasan untuk meningkatkan kemampuan passing pada permainan bola tangan pada siswa kelas XI Akuntansi 1 di SMK Prapanca 2 Surabaya, 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh permainan kecil dalam pemanasan untuk meningkatkan kemampuan passing pada permainan bola tangan pada siswa kelas XI Akuntansi 1 di SMK Prapanca 2 Surabaya. Hasil penelitian ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan passing pada permainan bola tangan dan Untuk membantu siswa mengembangkan bakat yang dimiliki dalam permainan bola tangan. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan permainan kecil dalam pemanasan untuk meningkatkan kemampuan passing pada permainan bola tangan pada siswa kelas XI Akuntansi 1 terbukti dengan nilai Thitung 5,527 > Ttabel 2,045 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berati bahwa H0 ditolak dan Ha diterima dan besarnya pengaruh penerapan permainan kecil dalam pemanasan untuk meningkatkan kemampuan passing pada permainan bola tangan pada siswa kelas XI Akuntansi 1 di SMK Prapanca 2 Surabaya adalah 80,15%. Kata kunci: Permainan kecil, Pemanasan, Passing, Bola tangan. Abstract Physical education, sport, and health is process of systematic interaction between students with the enviroment which is managed through effective and efficient physical development towards formation of a human to find out and develop students’ skill is not necessarily through clubs or extra curryculer activity. For instance, small games can be used as one of the methods that already exist in basic competence. When teaching the material about handball games most of students little skills to do passing. Therefore, the author conduct a research to investigate the relation of passing in handball games which is used in hunting animals small games. This study used hunting small games and throwing chase ball, because these games are enjoyable for students, and contains throwing ball method. The purpose of this study are 1) To know the influence of small games in the warming up to improve passing abilities in handball games to students of SMK Prapanca 2 Surabaya grade accounting 1, 2) To know the significance of the  influence of small games in the warm up to improve passing abilities in handball games to students of SMK Prapanca 2 Surabaya grade accounting 1. The result of this study can help student to improve and develop passing abilities on handball games. This study used experiments with quantitative descriptive approach. The result of this study showed that there were significant influence in the application small games the warm up to improve passing abilities on handball games to the students of SMK Prapanca 2 Surabaya grade accounting 1. They where proved with Tvalue 5,527 > Ttable 2,045 with significance value 0,000 < 0,05 which means H0 is rejected and Ha accepted and there is significance of the application of small games on handball games in warm up to improve passing abilities in handball games to students of SMK Prapanca 2 Surabaya grade accounting 1 is 80,15%. Keywords : Small games, Warm up, Passing, Handball.
PENGARUH MEDIA SHUTTLECOCK GANTUNG TERHADAP HASIL BELAJAR LOB FOREHAND BULUTANGKIS YULYA IRFANDY, AHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PJOK adalah suatu bidang kajian yang berkaitan dengan gerak manusia, perkembangan fisik dan psikis. Oleh karena itu, alternatif solusinya yaitu dengan memberikan media shuttlecock gantung yang belum pernah mereka gunakan, agar hasil belajar belajar siswa dalam materi lob forehand bulutangkis bisa meningkat. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan sebanyak 29 siswa sebagai kelas kontrol. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes lob forehand bulutangkis. Hasil analisa statistic Mann-Whitney, nilai Z sebesar -2,621 dengan p-value sebesar 0.009 lebih kecil dibandingkan nilai alpha 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima., sehingga ada pengaruh penggunaan media shuttlecock gantung terhadap hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK pada materi lob forehand bulutangkis pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wonoayu Sidoarjo berdasarkan prosentase peningkatan yaitu sebesar 35,74 %. Kata Kunci: Media Shuttlecock Gantung, Hasil Belajar Siswa  Abstract PE is a field of study related to human movement, physical and psychological development. It makes student learning outcomes in learning badminton’s lob forehand materials tend to be not maximum. Therefore, the alternative solution is through providing a hanging shuttlecock media that they never use, it is expected by using the media, the students’ learning outcomes of badminton’s lob forehand material can be increased. The subject of this research were eight grade students of SMP Negeri 1 Wonoayu, Sidoarjo and the number of samples taken were 33 students as an experimental class and 29 students as the control class. The method used in this analysis was descriptive quantitative statistical methods. While the process of data collection was done by using a badminton’s lob forehand test. The result of Statistical analysis Mann-Whitney of Z value was -2.621 with p-value of 0.009 smaller than the alpha value of 0.05, it indicated that H0 was rejected and Ha was accepted. It meant that there was influence of the use of hanging shuttlecock media towards students’ learning outcomes in the subject of PJOK on badminton’s lob forehand material in eight grade of SMP Negeri 1 Sidoarjo Wonoayu with the amount of percentage improvement was 35.74%. Keywords: Hanging Shuttlecock Media , Students’ learning outcomes

Page 56 of 109 | Total Record : 1082