cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 21 SURABAYA DAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 36 SURABAYA REZA RAMADHANA, ADITYA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengenai kesegaran jasmani siswa SMPN 21 Surabaya dan SMPN 36 Surabaya dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan dan besarnya tingkat kebugaran jasmani siswa SMPN 21 Surabaya dan SMPN 36 Surabaya melalui hasil VO2Max. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 382 siswa kelas VII SMP Negeri 21 Surabaya dan 356 siswa kelas VII SMP Negeri 36 Surabaya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 21 Surabaya terdiri 13 siswa laki-laki dan 15 siswi perempuan, SMPN 36 Surabaya terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswi perempuan dengan jumlah keseluruhan 56 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode “Cluster Random Sampling”. Metode dalam analisa ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunkan MFT (Multistage Fitness Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO2Max siswa SMPN 21 Surabaya adalah 25,61 ml/kg/min masuk dalam kategori kurang sekali. Hasil VO2Max terkecil pada siswa SMPN 21 Surabaya adalah 19,60 ml/kg/min dan hasil VO2Max terbesar pada siswa SMPN 21 Surabaya adalah 36,40 ml/kg/min. Pada siswa SMPN 36 Surabaya mempunyai rata-rata VO2Max 26,01 ml/kg/min. Dengan hasil VO2Max terkecil 18,40 ml/kg/min dan VO2Max terbesar 37,50 ml/kg/min. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini bahwa kesegaran jasmani antara siswa SMPN 21 Surabaya dan siswa SMPN 36 Surabaya tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan p.value 0,756 lebih besar dari nilai batas 0,05. Kata kunci: tingkat kebugaran jasmani, siswa SMP, MFT (Multistage Fitness Test)              Abstract This research was talking about physical fitness of students of 21 junior high school Surabaya and 36 junior high school Surabaya and has aimed to know the difference and level of physical fitness of students of 21 junior high school Surabaya and 36 junior high school Surabaya is that including VO2Max result. The population in this research were 382 students of VII grade of 21 junior high school Surabaya and 356 students of VII grade of 36 junior high school Surabaya. Its subjects were students of VII grade of 21 junior high school Surabaya consisting of 13 male students and 15 female students,36 junior high school Surabaya consisting of 13 male students and 15 female students with a total of 56 students. Sampling using “Random Cluster Sampling” method. This analysis used a descriptive quantitative statistic method, and data collecting technique used MFT (Mutistage Fitness test). The result showed that the average VO2Max of students 21 junior high school Surabaya is 25,61 ml/kg/min in the category less so. Lowest VO2Max result is 19,60 ml/kg/min and highest VO2max result is 36,40 ml/kg/min. At 36 junior high school Surabaya has an average VO2Max 26,01 ml/kg/min. With the lowest VO2Max result is 18,40 ml/kg/min dan the highest VO2Max 37,50 ml/kg/min. The conclution of this research told that physical fitness among of 21 junior high school Surabaya and 36 junior high school Surabaya there are no significant differences, with p.value 0,756 greater than the limit value of 0,05. Keywords: physical fitness, students of junior high school, MFT (Multistage Fitness Test).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA DANANG SETIAWAN, RIO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang masuk dalam kurikulum pendidikan di sekolah dasar. Materi sepakbola sendiri terdapat beberapa keterampilan dasar sepakbola, salah satunya adalah keterampilan dribbling atau menggiring. Oleh karena itu, memahami dan menguasai keterampilan dasar dribbling dirasa sangat penting bagi siswa. Dalam pembelajaran penjasorkes terdapat beberapa pendekatan yang dapat diterapkan diantaranya adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Setiap pendekatan pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, seorang guru harus mampu menguasai materi dan memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga proses pembelajaran lebih efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang lebih baik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari hasil pretest dan posttest keterampilan dribbling sepakbola menggunakan tes slalom dribble Bobby Charlton dan tes pengetahuan melalui ujian tulis. Dalam penelitian ini menggunakan metode statistik T-Test Dependent dalam SPSS yang memiliki istilah lain yaitu paired samples T-Test. Selanjutnya dihitung T-Test Independent sebagai uji beda untuk mengetahui peningkatan siswa dalam keterampilan dribbling sepakbola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada hasil belajar dribbling sepakbola siswa kelas V SDN Tanjungan Driyorejo Gresik, dibuktikan berdasarkan pada hasil SPSS T-Test Dependent dengan p-value (0.000) < alpha (0.05). (2) model pembelajaran kooperatif tipe TGT memberikan peningkatan sebesar sebesar 37.7% pada aspek pengetahuan sedangkan pada aspek keterampilan sebesar 76.9 % terhadap hasil belajar dribbling sepakbola. Kata Kunci : Kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT), dribbling               Abstract Football learning is one of the sport branches that included to elementary school education curriculum.Football matter contained several football basic skill, one of them is dribbling. Therefore, understanding or mastering dribbling basic skill considered very important to student. On physical education learning consisted several approach that applied and one of the, is Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament (TGT). Every learning approach have advantageous and disadvantageous that can affect learning process and student learning process. Therefore, a teacher must be able to mastering matter and choose appropriate learning model with student characteristic, so learning process more effective and can improve better student learning results. This was a descriptive quantitative research method. Data collected from football dribbling skill pretest and posttest result by applying slalom dribble Bobby Charlton test. In this research applying t-test dependent statistical method in SPSS that have other term namely paired sample t-test. Later, it applied t-test independent as a differ test to found out student improvement on football dribbling learning result. Research result showed that: 1) there was significant effect of Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament (TGT) to football dribbling learning resulton fifth grade student of SDN TanjunganDriyorejoGresik, it proven based on SPSS T-test dependent value woth p-value (0.000) < alpha (0.05). 2) Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament (TGT) give an increase of 37.7% on the knowledge on the skills of 76.9 % of study results dribbling football Keywords: cooperative type Team Games Tournament (TGT), football dribbling
PENGARUH TINGKAT PERCAYA DIRI TERHADAP KINERJA WASIT BOLA BASKET (STUDI PADA WASIT UKM BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA) DIAH ROHMANA, VIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT KATEGORI TANDING DAN KATEGORI SENI PERGURUAN PENCAK SILAT TAPAK SUCI PIMPINAN DAERAH 06 SURABAYA THOMAS P P B, AXEL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SURVEI KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI TAHUN AJARAN 2014-2015 (STUDI PADA SISWA KELAS IV, V, VI SDN KUTOREJO II KERTOSONO) KAMAL SETIAWAN, DANANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemampuan motorik (motor ability) memegang peranan yang sangat penting dalam setiap kegiatan manusia. Dengan kemampuan motorik seseorang dapat melakukan semua kegiatan dengan baik. Melalui pendidikan jasmani peserta didik mempunyai kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui tingkat kemampuan motorik siswa kelas IV,V dan IV SDN Kutorejo II Kertosono. 2) Mengetahui hasil keseluruhan tingkat kemampuan motorik siswa kelas atas SDN Kutorejo II Kertosono. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas atas (IV,V,VI) SDN Kutorejo II Kertosono dengan jumlah siswa dari kelas IV sebanyak  45 siswa, kelas V sebanyak 38 siswa,kelas VI sebanyak 36 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik deskriptif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan beberapa tes yang meliputi tes kelincahan, tes koordinasi  mata dan tangan,keseimbangan dan kecepatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaHasil keseluruhan kemampuan motorik siswa kelas IV,V dan VI SDN Kutorejo II Kertosono dapat dikategorikan sedang dengan rata - rata 200, dengan presentase klasifikasi kriteria kemampuan motorik siswa yaitu: kategori sedang 73,95% Kata kunci: Kemampuan Motorik, Siswa Sekolah Dasar Abstract Motor ability hold very important role in every human activity. By motor ability someone able to executed all activities well. Through physical education students has opportunity to directly engage on various learning experiences. The purpose of this research were: 1) to determine 4,5,6th grade elementary school student’s motor ability of SDN Kutorejo II Kertosono. 2) to determine whole results of  advanced class student’s motor ability of SDN Kutorejo II Kertosono. Research population were advanced class students (4,5,6th graders) of SDN Kutorejo II Kertosono with the amount of fourth grade as many 45 student, fifth grade as many 38 students, sixth grade as many 36 students. Analysis method in this research applied descriptive quantitative statistical method, while data collecting technique conducted by performed several test which covered agility, hand and eye coordination tests, balance and speed tests.  Based on research results it can be conclude thatthe whole results of 4,5,6th grade elementary school student’s motor ability of SDN Kutorejo II Kertosono can be categorized moderate with mean of 200, withstudent’s motor ability criterion classification percentage namely: moderate category 73.95%. Keywords: motor ability, elementary school student 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SHOOTING BOLA BASKET ( STUDI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TULANGAN SIDOARJO) WASITO ADI PUTRA, DHANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap ketuntasan belajar shooting bola basket, serta seberapa besar pengaruh pengaruh pembelajaran terhadap ketuntasan belajar. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian One Group Pre-test and Post-test Design. Data yang diukur meliputi adanya pengaruh model pembelajaran yang diterapkan serta seberapa besar pengaruh model pembelajaran terhadap ketuntasan belajar siswa yang dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa melalui tes yang diberikan kepada siswa. Penentuan sasaran dilakukan dengan teknik cluster sampling pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tulangan yang berjumlah 34 siswa. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adanya pengaruh pembelajaran terhadap ketuntasan belajar yaitu dengan menggunakan uji normalitas dan uji T untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh pada pembelajaran yang dilakukan, sedangkan untuk melihat seberapa besar pengaruh pembelajaran terhadap hasil belajar dapat dianalisis dengan menghitung hasil pre-test dan pos-test siswa untuk melihat peningkatan yang diperoleh siswa sebelum dan sesudah mendapatkan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap ketuntasan belajar shooting bola basket dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tulangan. Hal ini terbukti dari hasil nilai thitung 22,803 ≥ ttabel 2,03452 dengan Sig = 0,000 ≤ α = 0,05  dan terdapat peningkatan 59,57%. Kata Kunci : Model Pembelajaran, TGT (Teams Games Tournament), Bola Basket. Abstract This study aims to describe the presence of the effect of cooperative learning model the type of tgt (teams game tournament) towards learning outcomes of shooting a basketball, and how much the effect of cooperative learning towards learning outcomes.This study was Apparent Experiment with the quantitative approach which used One Group Pre-test and Post-test Design.Data that are measured include the presence of the effect of cooperative learning model the type of tgt (teams game tournament) towards learning outcomes of shooting a basketball, and how much the effect of cooperative learning model the type of tgt (teams game tournament) towards learning outcomes of shooting a basketball which can be seen from the improvement of student learning outcomes obtained through tests are given to students. Goal setting is performed eith the cluster sampling technique on a grade VIII in SMPN 1 Tulangan Sidoarjo of 34 students. The methods used in analyzing data the presence of the effect of cooperative learning model the type of tgt (teams game tournament) towards learning outcomes That is by using test normality and the T test to see whether there were any effect the learning done, while to see how much the effect of learning towards a learning outcomes can be analyzed by calculating the results of pre-test and post-test students to see the improvement obtained by the students before and after getting learning. The result showed that there was a significant increase in the implementation of cooperative learning the type of tgt towards learning outcomes of shooting a basketball in PJOK learning on grade VIII SMPN 1 Tulangan Sidoarjo. This is evident from the results of the value tcalculate 2.03452 with ttable ≥ 22.803 Sig = 0.000 ≤ α = 0.05 and there is an increase in 59,57%. Keywords :Learning models, TGT (Teams Game Tournament), Basketball.
SURVEY KEBUGARAN JASMANI MADRASAH IBTIDAIYAH LEBO SIDOARJO PAHLAWAN, EDO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani guru harus dapat mengajarkan berbagai keterampilan gerak dasar,teknik dan strategi olahraga, internlisasi nilai-nilai (sportifitas, jujur, kerja sama) dari pembiasaan pola hidup sehat. Pelaksanaannya bukan melalui pengajaran konvensional di dalam kelas yang bersifat kajian teoristis, namun melibatkan unsur fisik mental, intelektual, emosional dan sosial. Proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidayah sebenarnya sama saja dengan sekolah dasar, hanya yang membedakan di madrasah ibtidaiyah banyak kegiatan yang lebih dan biasanya proses pembelajaran bisa sampai sore hari atau ada jam pelajaran tambahan sehingga untuk para siswa cenderung akan lelah dan kebugaran jasmaninya akan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Madrasah Ibtidaiyah Lebo Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian survei. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling atau sampel bertujuan. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk anak umur 10 - 12 tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas V  Madrasah Ibtidaiyah Lebo Sidoarjo masuk dalam kategori kurang (11,58), dan pada kelas IV masuk dalam kategori kurang (12,43). Kata Kunci : Survei, Tingkat Kebugaran Jasmani (TKJI) Abstract In the process learning of physical education teachers should be able to teach various skills basic motion, techniques and strategy games/sports internalisasi values (sportifitas, honest, cooperative) of conditioning pattern of healthy living. It’s implementation rather than through conventional teaching in the classroom that is teoristis, but the studies involve an element of mental physical, intellectual, emotional and social. Madrasah Ibtidayah in teaching and learning is in fact tantamount to elementary school, only the difference in madrasah ibtidayah plenty more and usually the learning process can be up to the afternoon or are there additional hours of instruction so that students are likely to be tired and fitness physical will decrease. The purpose of this research is to know the level of physical fitness Madrasah Ibtidayah Lebo Sidoarjo. This study used a survey research design. Sampling in this research is carried out by the sampling of purposive sampling method aims. The instruments used are a Test of Physical Fitness Indonesian (TKJI) for children aged 10-12 years. Based on the results of research that has been presented, this research can be concluded that the physical fitness class of V grade students of Madrasah Ibtidayah Lebo Sidoarjo fall into the category of less (11,58), and class of IV grade students in the category of less too (12,43). Keywords: Survey, The Level Of Physical Fitness (TKJI)
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE MODELING THE WAY TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR DRIBBLE SEPAKBOLA (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BALONGPAGGANG) FANI AFRIANSYAH, EKO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dari hasil pengamatan dan wawancara guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan kurangnya efektifitas dalam proses pembelajaran terutama materi sepakbola karena selama ini siswa hanya melakukan permainan sepakbola saja. Guru tidak mengajarkan teknik dasar sepak bola seperti mengumpan bola, menendang bola, menghentikan bola, dan salah satunya menggiring bola. Dengan demikian dapat mempengaruhi hasil ketuntasan belajar dan suasana pembelajaran menjadi tidak kondusif sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses belajar.  Salah satu strategi pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian ini menerapkan strategi pembelajaran active learning tipe modeling the way karena dalam pelaksanaannya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati model pemain sepakbola dan menerapkan keterampilan yang telah diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penerapan active learnig tipe modeling the way terhadap ketuntasan belajar dribble sepakbola pada siswa kelas X-ISS 1  SMA Negeri 1 Balongpanggang. 2) besarnya pengaruh penelitian itu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain one group pre-test post-test. Subyek dalam penelitian ini kelas X-ISS 1  SMA Negeri 1 Balongpanggang yang berjumlah 27 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan strategi pembelajaran active learning tipe modeling the way terhadap ketuntasan hasil belajar passing sepakbola pada siswa kelas X-ISS 1  SMA Negeri 1 Balongpanggang dibuktikan dengan perhitungan uji T, thitung 15,413 > ttabel  2.056 dengan nilai signifikan 0,00 < taraf signifikan 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Adapun peningkatan dalam penelitian ini yaitu sebesar 69,36 %. Kata Kunci : Dribble Sepakbola, Active Learning, Modeling The Way Abstract From observations and physical education teacher interviews sports and health the lack of effectiveness in the learning process, especially because during the football material students just do football games only. Teachers do not teach the basic techniques of football like pass the ball, kick the ball, stop the ball, and one of them dribble. Therefore, it can affect the outcome of mastery learning and learning becomes conducive atmosphere so that students become less active in the learning process. One of the strategies that will be used in this study apply active learning instructional strategies type of modeling the way for the implementation of the teacher giving students the chance to observe soccer player models and apply the skills that have been observed. This study aims to determine 1) the effect of the application of active learnig type of modeling the way to the soccer dribble mastery learning in class X-ISS 1 SMA Negeri 1 Balongpanggang. 2) the effect of the study. The research is a quasi-experimental design with one group pre-test post-test. The subjects in this study X-ISS 1 SMA Negeri 1 Balongpanggang totaling 27 students. It can be concluded that there is significant influence implementation of the learning strategy of active learning type of modeling the way to mastery learning outcomes dribble football in class X-ISS 1 SMA Negeri 1 Balongpanggang evidenced by test calculations T, thitung 15.413> ttabel 2056 with significant value 0,00 <0.05 significance level then Ha Ho accepted and rejected. The increase in this research that is equal to 69.36% Keywords: Dribble Football, Active Learning, The Way Modeling
PROFIL TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA MADRASAH ALIYAH DI PEDESAAN (SURVEI PADA SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH HIDAYATUL MUTAALLIMIN) ROZI, FAKHRUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki cadangan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan. Tidak mengalami kelelahan yang berarti maksudnya ialah setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X Madrasah Aliyah Hidayatul Mutaallimin Datinawong Babat Lamongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X Madrasah Aliyah Hidayatul Mutaallimin Datinawong Babat Lamongan yang berjumlah 30 orang. Data diperoleh menggunakan tes TKJI yang dilakukan 1 kali pertemuan. Hasil analisa menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 21 dan perhitungan manual diketahui bahwa kebugaran jasmani siswa kelas X adalah 18,07 dengan standart deviasi sebesar 1,660 nilai terendah 10 dan nilai tertinggi 22. Presentase hasil kebugaran jasmani hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan bantuan SPSS (Statistical Package for the Social Science) 21 berada dalam kategori Kurang sebanyak 1 orang atau  3,33%, siswa yang masuk dalam kategori Sedang sebanyak 6 atau 20%, siswa yang masuk dalam kategori Baik sebanyak 21 orang atau 70% dan Baik Sekali sebanyak 2 orang atau 6,67%. Kata Kunci : Profil, Tingkat Kebugaraan Jasmani, Siswa, Pedesaan Abstract Physical fitness is a person’s body’s ability to perform daily without causing significant fatigue, so that the body still has energy reserves to cope with the additional workload. Not experience fatigue with means the point is that once a person’s doing and activity or event, still have enough passion and energy to enjoy there spare time and for other sudden. The purpose of this study was to determine how the level of physical fitness of students of class X Madrasah Aliyah Hidayatul Mutaallimin Datinawong Babat Lamongan. This type of research is descriptive quantitative. The population in this study were students of class X Madrasah Aliyah Hidayatul Mutaallimin Datinawong Babat Lamongan totaling 30 people. Data obtained using tests conducted TKJI 1 meetings. Results of analysis using a computer application SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 21 and the manual calculation is known that the physical fitness of students of class X was 18.07 with a standard deviation of 1.660 the lowest value and the highest value 10 22. Percentage results of physical fitness calculations that have been carried out with SPSS (Statistical Package for the Social Science) 21 are in a category 1 or less as much as 3.33%, the students who entered in the Average category as much as 6 or 20%, of students who fall into Both categories were 21 people or 70% and Good Once as much as 2 or 6.67%. Keywords : Profile, Level of physically fitness, Student, Rural
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA CERDAS ISTIMEWA ANGKATAN TAHUN 2014 DAN ANGKATAN TAHUN 2015 SMA NEGERI 1 KRIAN FAID NAFIER RACHMAN, GEN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2017): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa cerdas istimewa angkatan 2014 SMA Negeri 1 Krian kabupaten Sidoarjo. 2. Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa cerdas istimewa angkatan 2015 SMA Negeri 1 Krian kabupaten Sidoarjo. Populasi penelitian ini adalah siswa, siswi cerdas istimewa angkatan tahun 2014 dan angkatan tahun 2015. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dengan menggunakan MFT (Multistage Fitness Test). Hasil Penelitian yang diperoleh dari tes MFT yaitu terdapat hasil tingkat kebugaran jasmani siswa kelas cerdas istimewa angkatan 2014 dan 2015 dengan jumlah siswa keseluruhan yaitu 53 siswa, ada 2 siswa kategori sedang 3,77%, ada 8 siswa kategori kurang 15,09%, ada 43 siswa kategori sangat kurang 81,13%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa kelas cerdas istimewa angkatan 2014 dan 2015 sangat kurang. Kata Kunci: Tingkat kebugaran jasmani, siswa cerdas istimewa. Abstract The purpose of this research are: 1. To find out fitness level in special intelligent student class of 2014 and 2015 in SMAN 1 Krian. 2. To find out whether the fitness physical level of special intelligent students fulfill fitness standard. The sample of this research is special intelligent student class of 2014 and 2015. This research use MFT (Multistage Fitness Test) as the instrument. As the result, The fitness physical level of 53 special intelligent student class of 2014 and 2015 show that 2 students are in medium category 3,77%, 16 students in low category 30,18% and 35 students are in very low category 66,03%. From research result, it can be concluded that the average of fitness physical level of special intelligent students class of 2014 and 2015 are very low. Keywords: fitness physical level, special intelligent students.

Page 62 of 109 | Total Record : 1082