cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PERBEDAAN AKTIVITAS FISIK ANTARA PESERTA DIDIK YANG MENEMPUH PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PESERTA DIDIK YANG MENEMPUH PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR SEKALIGUS MADRASAH IBTIDAIYAH (STUDI PADA PESERTA DIDIK KELAS 4, 5, DAN 6 SDN REJOSARI KECAMATAN DEKAT, KABUPATEN LAMONGAN) AFIFA KHUSNAH, GHURIYAH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang (1) perbedaan aktivitas fisik antara peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar dan peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar sekaligus Madrasah Ibtidaiyah pada peserta didik SDN Rejosari (2) besarnya perbedaan aktivitas fisik antara peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar dan peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar sekaligus Madrasah Ibtidaiyah pada peserta didik SDN Rejosari dan (3) frekuensi aktivitas fisik peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar dan peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar sekaligus Madrasah Ibtidaiyah pada peserta didik SDN Rejosari. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen dengan desain penelitian perbandingan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket aktivitas fisik harian yang diisi selama seminggu.Dari hasil perhitungan tidak ada perbedaan aktivitas fisik antara peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar dan peserta didik yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar sekaligus Madrasah Ibtidaiyah pada siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Rejosari Lamongan dikarenakan hasil uji T mempunyai nilai thitung  sebesar 1,594 < ttabel 1,617  dengan Sig = 0,112 > ? = 0,05. Kata Kunci : Aktivitas fisik, Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah. Abstract The purpose of this study is to obtain a description of (1) the difference of physical activity between students who take education of elementary school and students who take education of elementary school as well as Madrasah Ibtidaiyah at grade 4, 5, and 6 students of SDN Rejosari Lamongan (2) the amount of physical activity between students who take education of elementary school and students who take education of elementary school as well as Madrasah Ibtidaiyah at grade 4, 5, and 6 students of SDN Rejosari Lamongan and (3) the frequency of of physical activity between students who take education of elementary school and students who take education of elementary school as well as Madrasah Ibtidaiyah at grade 4, 5, and 6 students of SDN Rejosari LamonganThis research is a non-experimental research with comparative research design. Data were collected using an instrument in the questionnaire form of daily physical activity filled for a week.From calculation result there is no difference of physical activity between students who take education of elementary school and students who take education of elementary school as well as Madrasah Ibtidaiyah at grade 4, 5, and 6 students of SDN Rejosari Lamongan because result of T test have value T-count 1.594 < T-table 1.617 with Sig = 0.112> ? = 0.05. Keywords: Physical activity, Elementary School, Madrasah Ibtidaiyah
ANALISIS DAMPAK AKTIVITAS OLAHRAGA TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU ANDROGINI PADA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA RIFKI SODAQTA, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini aktivitas olahraga tidak hanya diminati oleh laki-laki saja  tetapi juga wanita. Tidak sedikit kaum wanita yang banyak mengukir prestasi dalam bidang olahraga karena tidak dapat dipungkiri pada saat ini kedudukan antara laki-laki dan wanita hampir setara apalagi semenjak munculnya julukan emansipasi pada kaum wanita, olahraga yang biasanya dilakukan oleh kaum laki-laki sekarang ini dapat juga dilakukan oleh kaum wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui dampak aktivitas olahraga terhadap kecenderungan perilaku androgini pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Sasaran dari penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya angkatan 2015-2016 dan sampel yang diambil sebanyak 20 mahasiswi. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket Bem Sex Role Inventory dan wawancara. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas olahraga memiliki dampak terhadap kecenderungan perilaku Androgini pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya, yang dapat dilihat dari kesimpulan data, 5 dari 6 informan menyatakan faktor yang mempengaruhi perilaku androgini adalah Olahraga. Kata Kunci: Aktivitas Olahraga, Androgini Abstract At this time sports activities are not only interested by men but also women. Not a few women who make a lot of achievements in the field of sports because it can not be denied at this time the position between men and women is almost equivalent especially since the emergence of emancipation in women, sports are usually done by men today can also be done by woman. Activity on the tendency of androgynous behavior in female students of Faculty of Sport Science. The target of this research is student of Faculty of Sport Science of state university of  Surabaya class of 2015-2016 and sample taken as many as 20 female students. The method used from  this research using  qualitative. While the data collection process is done by using questionnaire Bem Sex Role Inventory and  interview. Based on the results of research that has been implemented, it can be concluded that sports activities have an impact on the tendency of Androgyny behavior on the students of the Faculty of Sport Science Universitas Negeri Surabaya, which can be seen from the data analysis 5 of 6 informants stated the factors that affect is Sports. Keywords : Sports Activity, Androgyny.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI SISWA (STUDI PADA SISWA KELAS BAWAH SDN LOWAYU KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK) FAUZIYAH MARUF, DESSY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXPLICIT INSTRUCTION TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SURABAYA RACHMANSYAH PUTRA, YOGI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                 Hasil penelitian ini dapat dimengerti adanya pengaruh yang signifikan penerapan model penerapan model pembelajaran kooperatif tipe explicit instruction terhadap hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa kelas X TTL SMK Negeri 2 Surabaya berdasarkan pada hasil yang menunjukan bahwa nilai t-hitung sebesar 11,575 dengan nilai signifikan. Nilai t-tabel dengan signifikasi  = 0,05 dan nilai sebesar 2.0369. Artinya apabila nilai t-hitung lebih >  dari nilai t-tabel maka dapat dikatakan hipotesis yang diajukan diterima atau terdapat pengaruh yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif tipe Explicit Instruction memberikan peningkatan sebesar 23.28 % terhadap hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.  Kata kunci : Ketuntasan Hasil Belajar, Explicit Instruction dan Passing Sepakbola.    Abstract                     The results of this study can be known there is a significant effect of applying the cooperative learning model type  explicit instruction instruction towards the learning outcomes of the passing basic technique of football on first grade students of  TTL SMK Negeri 2 Surabaya. It is based on the result which is the t-hit value of 11.575 with significant value. T-table value with significance α = 0.05 and value of 2.0369. This means that if the value of t-count is bigger than the value of t-table, it can be said that the hypothesis is accepted or there is a significant influence. Cooperative learning model type Explicit Instruction gives an increase of 23.28% to the learning result of passing basic technique of football.  Keywords : Completed learning Outcomes, Explicit Instruction, and Football Passing.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TOLAK PELURU KELAS VII MENGGUNAKAN MEDIA BOLA PLASTIK (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 24 SURABAYA) WISNU P, RESTU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas pembelajaran memiliki banyak kriteria yang harus dipenuhi salah satunya adalah sarana dan prasarana. Sarana merupakan salah satu penunjang untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Banyak sekolah yang masih memiliki keterbatasan sarana. Pengunaaan media yang ada disekitar adalah salah satu jalan keluar pengganti sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian yang dilakukan ini mengetahui keefektivan pembelajaran menggunakan media bola plastik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kefektivitan penggunaan media bola plastik sebagai pengganti media pada siswa kelas VII I yang dapat diukur dengan (1) pendapat siswa (FCE), (2) observasi, (3) penilaian tes tolak peluru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen One Group  Pre-test Post-test Desain. Sampel yang digunakan adalah kelas VII I yang berjumlah 34 siswa. Hasil penelitian diperoleh keefektivan dengaan menggunakan media bola plastik pada pembelajaran tolak peluru cukup efektif. Hal ini dibuktikan dari tiga instrumen yang digunakan sebagai berikut: (1) efektivitas pembelajaran tolak peluru berdasarkan pendapat siswa (FCE), menunjukkan hasil dengan kategori baik. (2) efektivitas pembelajaran tolak peluru berdasarkan observasi (lembar dikjasor), menunjukkan hasil dengan kategori baik (3) efektivitas pembelajaran tolak peluru berdasarkan ketuntasan belajar meliputi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan menunjukkan hasil yang cukup. Ketuntasan hasil belajar pembelajaran tolak peluru menggunakan media bola plastik memberikan peningkatan sebesar 13,4%. Hasil uji beda rata-rata untuk sampel nilai t hitung mutu gerakan tolak peluru sebesar 19,486 > nilai t tabel 1,695, sedangkan t hitung prestasi lemparan  sebesar 3,81 > nilai t tabel 1.695 dan untuk nilai t hitung pengetahuan sebesar 2,698 > 1,699. Kata Kunci: Efektivitas Pembelajaran, Media Bola Plastik Abstract The quality of learning has many criteria must be completed, one of which is facilities and infrastructure. Facilities means one of support to improve the quality of the learning process. Meny schools are still have limited facilities. Use of media around is one way out  substitute facilities to improve the quality learning. The research was conducted to determine the effectiveness of learning shot put by using plastic ball media. The purpose of this research is to know about the effectiveness of learning shot put by using plastic ball as substitute media of class VII I students that can measured by (1) student’s opiion  (FCE), (2) observation, (3) assement test discus. This research is quantitative research wih One Group Pre-test Post-test experiment design. There are sample by using student of class VII I which amounted 37 students. The result of the research was obtained by using plastic ball media on bullet-resistant learning quite effectively. This is evidenced by the three instruments used as follows: (1) the effectiveness of the learning of bullets based on student opinions (FCE), showing results with good category. (2) the effectiveness of the learning of shot-balled by observation (sheet dikjasor), showing the result with good category (3) the effectiveness of learning to hit the bullet based on learning completeness including attitude, knowledge, and skill showed enough result. Complete learning outcomes of learning hit ball beats using plastic ball media provides an increase of 13.4%. The result of average difference test for t value sample is 19,486> t table value t value 1,695, while t count achievement of 3.81> t value of table 1,695 and for t value of knowledge count 2,698> 1,699. Keywods: Efektivines of Learning, Plastic Ball Media
PERBANDINGAN ANTROPOMETRI GIZI BERDASARKAN BB/U, TB/U, DAN IMT/U SISWA SD KELAS BAWAH ANTARA DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH DI KABUPATEN PROBOLINGGO ( STUDI PADA SDN NEGOROREJO 1 KECAMATAN LUMBANG DAN SDN TONGAS WETAN 1 KECAMATAN TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO ) NURRIZKY, AHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perbedaan antara struktur wilayah dan sistem perekonomian pada masyarakat dataran tinggi dan dataran rendah akan mempengaruhi pola hidup masyarakatnya, sehingga antropometri gizi antara masyarakat dataran tinggi dan dataran rendah kemungkinan berbeda antropometri gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Antropometri gizi antara siswa yang tinggal didataran tinggi dan dataran rendah . Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian perbandingan (comparative research). Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SD kelas bawah  di SDN Negororejo 1 dan SDN Tongas Wetan 1 yang berjumlah 101. Instrumen penelitian ini adalah BB/U, TB/U, dan IMT/U. Teknik analisis data menggunakan chi square dan persentase. Berdasarkan dari hasil analisa data status gizi berdasarkan BB/Umenggunakan perhitungan melalui SPSS V. 20.0 menunjukkan hasil value sebesar 0,717 dan sig 0,699. Hal ini menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Sedangkan data status gizi berdasarkan TB/U  menunjukkan hasil value sebesar 6,570 dan sig 0,037. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dan data status gizi berdasarkan IMT/U menunjukkan hasil value sebesar 3,893 dan sig 0,048, yang berarti  Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa antropometri gizi terdapat perbedaan antropometri gizi berdasarkan TB/U dan IMT/U pada siswa kelas bawah antara SDN Negororejo 1 dan SDN Tongas Wetan 1 di Kabupaten Probolinggo. Dan tidak terdapat perbedaan antropometri gizi berdasarkan BB/U U pada siswa kelas bawah antara SDN Negororejo 1 dan SDN Tongas Wetan 1 di Kabupaten Probolinggo. Hasil pengukuran antropometri gizi menunjukkan bahwa antropometri gizi paling baik adalah SDN Negororejo 1 yang terletak di dataran tinggi. Kata Kunci : Antropometri Gizi, Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Abstract The difference between geographical area and economical system on highlander and lowlander citizen will influence the lifestyle of its citizen, therefore, the nutrition anthropometry between those two categories of citizen might be different in the nutrition anthropometry case. The purpose of this study is to find out the comparison of nutrition anthropometry between students who live in highlands area and lowlands area. The type of this study is a comparative research. The research design of this study is using comparative research. The population in this study is all of the lower class students at SDN Negororejo 1 and SDN Tongas Wetan 1 which are 101 students in total. The instrument of this study is weight for age, height for age, and body mass index for age. The data analysis technique in this study is using chi square and percentage. Based on the data analysis of nutrition status based on weight for age using calculation with SPSS V. 20.0, it showed the result of value of 0.717 and sig 0.699. That result showed that Ho is accepted and Ha is rejected. While the nutrition data status based on height for age showed the result of value of 6.570 and sig 0.037. That result showed that Ha is accepted and Ho is rejected. And the nutrition data status based on body mass index for age showed the result of value of 3.893 and sig 0.048, which means, Ha is accepted and Ho is rejected. It can be concluded that nutrition anthropometry could have a difference of nutrition anthropometry based on TB/U and IMT/U on students of lower class between SDN Negororejo 1 and SDN Tongas Wetan in Probolinggo District. And there are no difference of nutrition anthropometry based on BB/U on lower class student between SDN Negororejo 1 and SDN Tongas Wetan in Probolinggo District. The result of calculation of nutrition anthropometry showed that the best nutrition anthropometry is at SDN Negororejo 1 which located on highlands area. Keywords : Nutrition Anthropometry, Lowlands Area and Highlands Area
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGIRING SEPAK BOLA (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LAMONGAN) HADY FALAH PAMBUDI, NUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sesuai observasi dan wawancara di SMAN 1 Lamongan, guru pendidikan jasmani mengatakan bahwa siswanya kurang aspek kerjasama dan berdasarkan pengamatan peneliti saat guru pendidikan jasmani saat mengajar, peneliti melihat peserta didik kurang semangat dan aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbandingan model pembelajaran student teams achievement division (STAD) dengan pembelajaran langsung terhadap hasil belajar menggiring sepak bola. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen murni (true experiment) dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Dalam desain ini terdapat kelompok kontrol, adanya perlakuan, subjek ditempatkan secara acak dan adanya pre-test dan post-test untuk efektivitas perlakuan yang diberikan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lamongan. sedangkan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas XI IPS 2 yang berjumlah 35 siswa. Cara memperoleh data dengan cara melakukan pre-test, perlakuan dan post-test yang dilakukan 4 kali pertemuan. Berdasarkan perhitungan SPSS Statistic 22 test dengan ketentuan penguji jika nilai signifikansi dari nilai hitung, thitung lebih besar dari ttabel dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sedangkan jika nilai signifikansi dari nilai thitung < ttabel dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Dari hasil tersebut diperoleh nilai thitung > ttabel (4,805 > 2,034) dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05, maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam Uji T-Test Sampel Berbeda, maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya ada pengaruh yang signifikan dari hasil tes setelah pemberian treatment dengan nilai presentase sebesar 52,47%. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan treatment pembelajaran langsung memiliki nilai presentase sebesar 33,31%. Jika dibandingkan keduanya memiliki selisih nilai presentase sebesar 19,16%. Jadi, kelompok eksperimen dengan treatment Student Teams Achivement Division (STAD) perbandingan  presentase lebih besar daripada pembelajaran langsung  pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Lamongan. Kata Kunci : Kooperatif, Student Teams Achivement Division (STAD) dan Pembelajaran Langsung, Belajar, Menggiring Abstract Based on observation and interview at SMAN 1 Lamongan, physical education teacher said that his stridens are lack of teamwork aspect and based on the analysis of the researcher, when the physical education teacher is teaeching, the researcher saw that the students are lack of enthusiasm and active in learningthe physical education subject. The purpose of this study is to now the Comparison of Cooperative Learning Model with The Type of Student Teams Achievement Division (STAD) and Direct Learning towards the Learning result of dribbling in football. This type of this study is using true experiment with quantitative approach. The research design that being used in this study is a Randomized Control Group Pre-test – Post-test Design. In this design, there are control group, the existence of treatment, randomly placed subject, and the existence of pre-test for the effectiveness of the given treatment. The population in this study is all of the students of XI class of SMAN 1 Lamongan. While, the sample of this research is the IPS student of XI class that consist of 38 students. The researcher collects the data by giving treatment, pre-test, and also post-test along fourth meetings. Based on the SPSS Statistic 22 test with the requirement from examiner, if the significant score of tcount is more than ttable with the significant level 5% or 0.05, it can be seen that Ha is accepted and Ho is rejected. While if the significant score of tcount is less than ttable with the significant level 5% or 0.05, so Ho is accepted and Ha is rejected. Based on this result, it is obtained that the score of tcount >ttable (4.805>2.034) with the significant level 5% or 0.05. Based on the decision that is taken from t-test with different sample, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. It means there is significant influence from the result of the test by giving treatment for the experimental group. Its percentage is about 52.47%. While the control group is about 33.31%. If the both group are compared, they have different percentage around 19.16%. Thus, the experiment group with treatment of Student Teams Achievement Division (STAD) has a bigger percentage value rather than direct learning in the students of XI IPS 2 class of SMAN 1 Lamongan. Keywords: Cooperative, Student Teams Achivement Division (STAD) and Direct Learning, Learning, Dribble
SURVEI KELAYAKAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SE-KABUPATEN LAMONGAN LIAN PUTRA, FEBRI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sesuai observasi dan wawancara di SMA Negeri se-kabupaten Lamongan ditemukan kurangnya komitmen dalam membangun UKS secara optimal, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbandingan pelaksanaan program Usaha Kesehatan Sekolah di SMA Negeri Se-Kabupaten Lamongan. penelitian ini adalah penelitian non eksperimen dengan pendekatan kuntitatif. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket yang digunakan dalam penelitian untuk diberikan kepada pembina UKS di sekolah. Setelah itu mengkatagorikan keterangan tersebut dalam beberapa strata, setelah data terkumpul maka akan diolah menjadi persen sehingga diketahui persentase sekolah menengah atas se-kabupaten Lamongan sesuai strata-strata yang diketahui sebelumnya. Cara memperoleh data yaitu wawancara langsung. Berdasarkan perhitungan persentase dengan ketentuan terdapat 4 katagori strata, strata minimal, strata standar, strata optimal dan strata paripurna yang nanti dapat diketahui setelah menjadi persen Pelaksanaan usaha kesehatan sekolah di SMAN Se-Kabupaten Lamongan masih perlu ditingkatkan lagi, terbukti dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ada sekolahan yang belum melaksanakan kegiatan UKS yakni 1 sekolah, serta dari seluruh sekolah tidak ada yang memenuhi strata paling baik paripurna, ada 2 sekolah yang memenuhi strata standart dan 10 sekolah lainya menempati starata minimal. Dari hasil penelitian bisa disebutkan bahwa Pembina UKS disetiap sekolah diketahui banyak yang berprofesi diluar bidang kesehatan, dengan demikian kegiatan UKS di sekolah tersebut belum berjalan secara optimal Kata Kunci : Survei, Usaha Kesehatan Sekolah, SMA Negeri Se-Kabupaten Lamongan   Abstract Appropriate observation and interview in State Senior High School of Lamongan District found the lack of commitment in building the UKS optimally, The purpose of this study is to know the existence of Comparison Implementation of School Effort Program in State Senior High School of Lamongan District. In this research use non experimental research type with kuntitatif approach. Instruments in this study are questionnaires used in research to be given to UKS coaches in schools. After that categorize the information in several strata, after the data collected it will be processed into percent so it is known percentage of high school as regency of lamongan according to previously known strata.How to get data that is direct interview. Based on the calculation percentage with the provisions there are 4 categories strata, minimal strata, standard strata, optimal strata and strata plenary which later can be known after the percentage The implementation of school health effort in State Senior High School of Lamongan District Regency still need to be improved again, proved from result of research which have been done that there are schools that have not conducted the activity of UKS that is 1 school, and from all school no one fulfill the best strata plenary, there are 2 school which meets the standard strata and 10 other schools occupy a minimal starata. From the research results can be mentioned that UKS coaches in every school are known to many who work outside the field of health, thus the activities of UKS in schools have not run optimally Keywords: Survey, School Health Enterprises, State Senior High School of Lamongan District
PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG AKTIF BEROLAHRAGA DENGAN STATUS PEROKOK AKTIF DAN BUKAN PEROKOK (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SIDOARJO) Hediati, Eka Ayus
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga pada dasarnya merupakan bagian yang sangat penting untuk mencapai kehidupan yang sehat dan bugar. Di lingkungan sekolah, kebugaran jasmani siswa di terapkan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Rekreasi (PJOK). Kebugaran jasmani pada siswa sangat berpengaruh terhadap konsentrasi/hasil belajar siswa sedangkan aktivitas merokok dapat mempengaruhi kebugaran jasmani siswa maka dari itu peneliti ingin mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitin ini adalah seluruh kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sampel penelitian diambil menggunakan multistage random sampling, setelah itu masuk pada tahap proposive sampling dan quota random sampling yang terpilih menjadi sampel penelitian sebanyak 30 siswa perokok aktif yang aktif berolahraga dan 30 siswa bukan perokok yang aktif berolahraga.Dari hasil analisis data penelitian dengan menggunakan uji t didapatkan nilai P value (0,538) >? (0.05). Maka Ha ditolak dan Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penyebab tidak ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok adalah latihan fisik yang relatif sama. Kata kunci: Kebugaran jasmani, siswa perokok aktif yang aktif berolahraga, siswa bukan perokok yang aktif berolaharaga. Abstract Exercise is basically a very important part to achieve a healthy and fit life. In the school environment, students' physical fitness are applied in the subjects of Physical Education, Sport and Recreation (PJOK). Physical fitness in students is very influential on the concentration / learning outcomes of students while smoking activity can affect physical fitness of students therefore the researcher wants to know the difference in physical fitness levels between students who actively exercise with the status of active smokers and nonsmokers.The research design used was non experimental research with quantitative approach. The population in this research was all XI classes of SMK Negeri 1 Sidoarjo. The sample was taken using multistage random sampling, after entering the stage of proposive sampling and quota random sampling, the sample selected in this research were as many as 30 students active smokers who actively exercise and 30 non-smokers who actively exercise as well.From the research data analysis by using t test got value of P value (0,538)> ? (0.05). Thus, Ha is rejected and Ho is accepted, so it can be concluded that there is no significant difference in the level of physical fitness between students who actively exercise with the status of active smokers and non-smokers in XI grade students of SMK Negeri 1 Sidoarjo. The cause of no significant difference between students who actively exercise with the status of active smokers and non-smokers is a relatively equal physical exercise. Keywords: physical fitness, active-smoker students who actively exercise, non-smoker students who actively exercise.
PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG AKTIF BEROLAHRAGA DENGAN STATUS PEROKOK AKTIF DAN BUKAN PEROKOK Hasiati, Eka Ayus
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga pada dasarnya merupakan bagian yang sangat penting untuk mencapai kehidupan yang sehat dan bugar. Di lingkungan sekolah, kebugaran jasmani siswa di terapkan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Rekreasi (PJOK). Kebugaran jasmani pada siswa sangat berpengaruh terhadap konsentrasi/hasil belajar siswa sedangkan aktivitas merokok dapat mempengaruhi kebugaran jasmani siswa maka dari itu peneliti ingin mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitin ini adalah seluruh kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sampel penelitian diambil menggunakan multistage random sampling, setelah itu masuk pada tahap proposive sampling dan quota random sampling yang terpilih menjadi sampel penelitian sebanyak 30 siswa perokok aktif yang aktif berolahraga dan 30 siswa bukan perokok yang aktif berolahraga.Dari hasil analisis data penelitian dengan menggunakan uji t didapatkan nilai P value (0,538) >? (0.05). Maka Ha ditolak dan Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penyebab tidak ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang aktif berolahraga dengan status perokok aktif dan bukan perokok adalah latihan fisik yang relatif sama. Kata kunci: Kebugaran jasmani, siswa perokok aktif yang aktif berolahraga, siswa bukan perokok yang aktif berolaharaga. Abstract Exercise is basically a very important part to achieve a healthy and fit life. In the school environment, students' physical fitness are applied in the subjects of Physical Education, Sport and Recreation (PJOK). Physical fitness in students is very influential on the concentration / learning outcomes of students while smoking activity can affect physical fitness of students therefore the researcher wants to know the difference in physical fitness levels between students who actively exercise with the status of active smokers and nonsmokers.The research design used was non experimental research with quantitative approach. The population in this research was all XI classes of SMK Negeri 1 Sidoarjo. The sample was taken using multistage random sampling, after entering the stage of proposive sampling and quota random sampling, the sample selected in this research were as many as 30 students active smokers who actively exercise and 30 non-smokers who actively exercise as well.From the research data analysis by using t test got value of P value (0,538)> ? (0.05). Thus, Ha is rejected and Ho is accepted, so it can be concluded that there is no significant difference in the level of physical fitness between students who actively exercise with the status of active smokers and non-smokers in XI grade students of SMK Negeri 1 Sidoarjo. The cause of no significant difference between students who actively exercise with the status of active smokers and non-smokers is a relatively equal physical exercise. Keywords: physical fitness, active-smoker students who actively exercise, non-smoker students who actively exercise.

Page 76 of 109 | Total Record : 1082