cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SE-GUGUS 01 KECAMATAN PITU KABUPATEN NGAWI ARROHMAN, FAJAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian pendidikan keseluruhan, pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungan yang dikelola melalui aktivitas jasmani secara sistematik menuju pembentukan manusia seutuhnya. Aktivitas jasmani tersebut dapat diartikan sebagai kegiatan peserta didik untuk meningkatkan keterampilan motorik, fungsional dan kebugaran jasmani peserta didik. Tes kebugaran jasmani merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh guru untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Se-Gugus 01 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Se-Gugus 01 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi dengan jumlah 105 siswa. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan menggunakan instrumen TKJI untuk usia 10-12 tahun yaitu tes lari cepat 40 meter, tes gantung siku tekuk, tes baring duduk 30 detik, tes loncat tegak dan tes lari jarak sedang 600 meter.Perhitungan data yang diperoleh dianalisa menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Disimpulkan bahwa siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Se-Gugus 01 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi memiliki tingkat kebugaran jasmani yang kurang sekali, hal ini dibuktikan dari hasil analisis statistik yaitu dengan nilai persentase 57,14%. Kata kunci : Survei Tingkat Kebugaran Jasmani, Siswa Abstract Physical, Sports, and Health Education is a part of a education. It is essentially a process of interaction between students and evironment which is managed through systematic physical activities for whole person davelopment. Those physical activities can be interpreted as students activities that develop their motoric and functional skills and physical fitness. Physical fitness test is one of the means available to examine the students physical fitness level. The purpose of this study is to assess the physical fitness level of grade V students of Elementary Schools in the 01 Cluster, Pitu District, Ngawi Regency. The subjects of this study are students of grade V in Elementary Schools in the 01 Cluster, Pitu District, Ngawi Regency, with total of 105 students. This reseach is a non experiment research using TKJI instrument given to students ranging from 10 ? 12 years old. The test items 40 m sprint test, pull-up test, 30 secs sit-up test, vertical jump test, and 600 m run test. The data collected was then analyzed by using quantitative statistical approach. In conslusion, that grade V students in Elementary Schools in the 01 Cluster, Pitu District, Ngawi Regency have poor physical fitness level. It can be seen from the result of statistic analysis data with percentage of 57,14%. Keywords : Physical Fitness Level Survey, Students
HUBUNGAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KEAKTIFAN OLAHRAGA TERHADAP AKTIVITAS FISIK SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 SURABAYA ANGGRAENI PROY YANGE, NUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aktivitas fisik merupakan komponen penting bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari yang dapat menunjang kebugaran fisik. Aktivitas fisik yang kurang akan berdampak buruk terutama bagi siswa yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, siswa menjadi mudah lelah jika melakukan sedikit aktivitas, selain itu siswa rentan terhadap segala penyakit serta mengakibatkan resiko kegemukan (obesitas). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan mengetahui seberapa besar pengaruh teknologi informasi terhadap aktivitas fisik siswa di SMA Negeri 12 Surabaya. Total subjek penelitian ini menggunakan 620 siswa sebagai populasi dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 68 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket penggunaan teknologi informasi harian dan kartu aktivitas fisik. pengelolahan data menggunakan SPSS for windows release 21.0.Berdasarkan hasil perhitungan uji Regresi Logistik dapat diketahui bahwa semua nilai Siq > ? (0,05) untuk uji hubungan variabel penggunaan teknologi informasi dan keaktifan olahraga dengan aktivitas fisik, sehingga H0 diterima dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara teknologi informasi dan keaktifan olahraga dengan aktivitas fisik. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai R2 sebesar 0,167 sehingga variabel Teknologi Informasi dan Keaktifan Olahraga dapat menjelaskan variasi (mempengaruhi) Aktifitas Fisik sebesar 16,7%. Kata kunci: Teknologi Informasi, Keaktifan Olahraga, Aktivitas Fisik. Abstract Physical activity is an important component for humans in everyday life that can support physical fitness. Less physical activity will have a negative impact, especially for students that can interfere with their daily activities, students become easily tired when doing little activity, except that students are vulnerable to all diseases and lead to the risk of overweight (obesity).The purpose of this study to determine the effect and know how big influence on physical activity information technology students at SMAN 12 Surabaya. A total of 620 study subjects using students as the population and number of samples taken as many as 68 students. This type of research is descriptive research with quantitative approach. Data retrieval is done by giving questionnaires use of information technology and card daily physical activity. pengelolahan data using SPSS for windows release 21.0.Based on the results of logistic regression test calculation can be seen that all value Siq> ? (0.05) to test variable correlation liveliness use of information technology and sports with physical activity, so H0 is accepted and can be concluded that there is no significant relationship between information technology and liveliness sports with physical activity. Calculation resulting from the Rvalue2 of 0.167 so that the variables of Information Technology and Sports activeness can explain variation (influence) Physical activity of 16.7%. Keywords: Information Technology, activeness Sports, Physical Activity.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI(STUDI PADA SISWA SMP DWI DHARMA MOJOWARNO) TRI RAHMAWATI, VIVI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kondisi tubuh setiap anak berbeda-beda yang menyebabkan perbedaan pada kebutuhan gizinya. Banyak faktor yang berperan dalam menentukan status gizi anak baik faktor langsung maupun tidak langsung, seperti faktor pendidikan dan pendapatan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan orang tua dengan status gizi siswa yang diteliti di SMP Dwi Dharma Mojowarno.Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang menghubungkan dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII, VIII dan IX yang berjumlah 57 siswa. Pengambilan data status gizi dilakukan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan dan sebagian anak diberikan butir pertanyaan mengenai makanan yang dikonsumsi dalam kesehariannya, untuk data umur siswa, pendidikan dan pendapatan orang tua diperoleh dari administrasi sekolah melalui TU. Uji statistik yang digunakan yaitu, presentase, mean, median, standar deviasi, chi ? square, dan regresi logistik.Berdasarkan hasil perhitungan regresi logistik pada variabel pendidikan dan pendapatan orang tua terhadap status gizi siswa diperoleh nilai R Square 0,136 dengan siq 0,063 dan 0,065 serta Odd Ratio 0,255 dan 3,957 secara berturut-turut dari dua variabel bebas tersebut. Nilai siq dari kedua variable (0,063 dan 0,065) > ?(0,05) maka H0 gagal ditolak (diterima) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dan pendapatan orang tua dengan status gizi siswa. Kontribusi antara ketiga variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 13,6%. Kata kunci : Pendidikan, pendapatan, status gizi. Abstract The condition of each childs body is different which causes differences in his nutritional needs. Many factors play a role in determining the nutritional status of children, either directly or indirectly, such as education and parent income. This study aims to determine the coreelation between the level of education and income of parents with nutritional status of students who studied in Dwi Dharma Mojowarno Junior High School.This type of research is nonexperimental with a quantitative approach that connects two independent variables and one dependent variable. The sample in this research is class VII, VIII and IX which amounted to 57 students. Data collection of nutritional status was done by measuring height, weight, and some children were given questions about food consumed in their daily life, for data of student age, education and income of parents obtained from school administration through TU. Statistical tests used were percentage, mean, median, standard deviation, chi-square, and logistic regression.Based on the results of logistic regression calculation on the variables of education and income of parents on the nutritional status of students obtained R Square value of 0.136 with P-value 0.063 and 0.065 and Odd Ratio 0.255 and 3.957 respectively of the two independent variables. The P-value of both variables (0.063 and 0.065)> ? (0.05) then H0 failed to be rejected (accepted) so it can be concluded that there is no significant relationship between education and income of parents with nutritional status in students. Contributions between three independent variables on the dependent variable are 13.6% Keywords: Education, income, nutritional status.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL DAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA PADA SISWA KELAS X MULTIMEDIA 3 DAN X MULTIMEDIA 2 SMK YAPALIS KRIAN ARY ANANDA, DIMAS
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media pembelajaran merupakan suatu alat dan teknik yang digunakan oleh guru sebagai perantara dalam berkomunikasi untuk memudahkan menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran kepada siswa. Dalam pembelajaran PJOK khususnya materi dribbling sepakbola, agar materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan maksimal oleh siswa, maka guru harus dapat memanfaatkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peneliti menerapkan media audio visual dan powerpoint agar dapat meningkatkan hasil belajar dribbling dalam sepakbola. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian esperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Yapalis Krian. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster sampling dan kelas X Multimedia 3 dengan jumlah 36 siswa dan X Multimedia 2 dengan jumlah 39 siswa terpilih menjadi sampel dalam penelitian. Adapun hasil penelitian yaitu pada uji t nilai signifikan pada t hitung (0,00) < t tabel (0,05) berarti Ha dapat diterima dan terdapat pengaruh yang bermakna terhadap penggunaan media audio visual dan powerpoint terhadap hasil belajar dribbling sepakbola di SMK Yapalis Krian. Besarnya presentase peningkatan pada hasil belajar dribbling sepakbola kelas X Multimedia 3 sebesar 19,9 % dan pada kelas X Multimedia 2 sebesar 14 %. Dari hasil perhitungan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan media audio visual dan powerpoint terhadap hasil belajar dribbling sepakbola pada siswa kelas X Multimedia 3 dan X Multimedia 2 di SMK Yapalis Krian. Kata Kunci : Audio visual, powerpoint, dribbling sepakbola. Abstract Learning media is a tool and technique used by the teacher as an intermediary in communicating to facilitate convey information in the learning process to students. In learning Sports Physical Education and Health especially dribbling football topic presented can be received well and maximally by students, then the teacher must can take advantage of learning media that can improve student learning outcomes. Researchers apply audio visual and powerpoint media in order to improve learning outcomes dribbling in football.The type of research used is quasi-experimental research with quantitative approach. The population in this study is all students of class X SMK Yapalis Krian. Sample in this study was taken using cluster sampling technique and class X Multimedia 3 with number 36 students and X Multimedia 2 with number 39 students were selected to be sampled in the study.The result of the research is the t-test significant value on t count (0,00) < t table (0,05) means Ha is acceptable and there is significant effect to the use of audio visual media and powerpoint to learning result dribbling football at SMK Yapalis Krian. The magnitude increase percentage of learning outcomes dribbling football class X Multimedia 3 of 19,9 % and in class X Multimedia 2 of 14 %. From the above calculation results can be concluded that there is effect the use of audio visual media and powerpoint against the results learning dribbling football on class X students Multimedia 3 and X Multimedia 2 in SMK Yapalis Krian. Keywords : Audio visual, powerpoint, dribbling of football.
SURVEI KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH SMP SE-KECAMATAN KEBOMAS KAB.GRESIK ANGGRIAWAN SAPUTRA, FAJAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMata pelajaran PJOK sangat penting. Untuk pencapaian pada pembelajaran memerlukan sarana dan prasarana olahraga yang memadahi dan tersedia. Apabila tidak adanya sarana dan prasarana akan menjadi kendala yang berarti bagi guru dan siswa, karena menghambat proses pembelajaran. Kurangnya sarana dan prasarana akan menghambat gerak pada siswa, sehingga siswa akan mengantri dalam menggunakan peralatan. Sehingga siswa akan bosan mengikuti pelajaran PJOK. Maka sarana dan prasarana harus di sesuaikan dengan jumlah siswa dan mengkondisikannya dengan baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana di SMP se-Kecamatan Kebomas Kab. Gresik, khususnya di SMP Negeri 1 Kebomas, SMP Negeri 2 Kebomas dan SMP Islam Manbaul Ulum, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan menggunakan instrumen PDPJOI. Dari hasil penelitian ketersediaan sarana dan prasarana ada 2 sekolah yang mendapatkan kategori ? C ? yaitu SMP Negeri 1 Kebomas dan SMP Negeri 2 Kebomas sedangkan ada 1 sekolah mendapatkan kategori ? B ? yaitu SMP Islam Manbaul Ulum. Jadi rata-rata ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di SMP se-Kecematan Kab. Gresik, sebesar 58 % mendapatkan kategori C ( cukup ).Kata Kunci : Sarana dan Prasarana, Instrumen PDPJOI ABSTRACTThe subject of physical education is very crusial. To reach the goal of education, it is needed to fulfill and complete the facilities. It will be difficult for the teachers if there are no good facilities that is supported. The lack of supported facilities will abstruct the student move. Asa result, the student will be in line to use the sport equipments, consequently, the student will get bored to join the lesson of physical education thus, the supported facilities have to be matched with the amount of the students and well conditioned. The purpose of the study is to reveal the availability of the sport facilities in junior high schools in Kebomas Subdistrict, Gresik District, especially in State Junior High School 1 Kebomas and State Junior High School 2 Kebomas, also Islamic Junior High School Of Manbaul Ulum by using Desriptive quantitative method and using the instrument of PDPJOI. From the study result, the avaibility of sport facilities in 2 scholl which get ? C ? category, that is State Junior High Schools 1 Kebomas and State Junior High Schools 2 Kebomas. Meanwhile, there is a school which get ? B ? category that is Islamic Junior High School of Manbaul Ulum. Thus, the availability of sport facilities in Junior High School in Gresik District is 58% , and get ? C ? category ( Enough ). Keyword : facilities and infrastructure, Instrument PDPJOI
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT SISWA (STUDI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 JENANGAN PONOROGO) PUTRA DARMAWAN, SIGIT
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya pendidikan yang berkaitan dengan kesehatan yang berlangsung di sekolah atau di luar sekolah. Upaya kesehatan mencakup 3 aspek yaitu pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif), dan rehabilitasi (rehabilitatif). Untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan ancaman kesehatan siswa, peran sekolah sangatlah dibutuhkan terutama pada pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan di sekolah dilakukan melalui pendidkan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk menngetahui hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan dengan perilaku hidup sehat siswa, penelitan ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah korelasional dan pemilihan sampel dengan metode multistage random sampling. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X SMKN 1 Jenangan Ponorogo sejumlah 255 siswa dari populasi yang digunkan adalah dengan jumlah 701 siswa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengetahuan tentang kesehatan siswa terbagi menjadi berberapa kategori diantaranya 8 siswa (3%) kategori baik sekali, 58 siswa (23%) kategori baik, 164 siswa (64%) kategori cukup, 21 siswa (8%) kategori kurang, 4 siswa (4%) kategori kurang sekali, dengan demikian rata-rayta pengetahuan tentang kesehatan siswa sudah cukup. Sedangkan perilaku hidup sehat siswa rata-rata sudah baik sekali diantaranya 173 siswa (68%) kategori baik sekali, 58 siswa (23%) kategori baik, 22 siswa (9%) kategori cukup, 1 siswa kategori kurang dan 1 siswa kategori kurang sekali. Analisis yang telah dilkukan dengan menggunakan korelasi sprmen diperoleh hasil 0,000 = bernilai signifikan dikarenakan nilai Sig < a (0,05) maka Ha diterima sehingga ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan dengan perilaku hidup sehat siswa. Dari hasil tersebut didapatkan besaran hubungan pengetahuan tentang kesehatan dengan perilaku hidup sehat siswa kelas X SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo yang di hitung dengan menggunakan kofesien determinasi (K) yaitu sebesar 6,3%. Sehingga pengetahuan tentang kesehatan berpengaruh sebesar 6,3% terhadap perilaku hidup sehat siswa. Kata kunci : pengetahuan tentang kesehatan, perilaku hidup sehat siswa. Abstract Health education is essentially a health-related educational effort that takes place in school or out of school. Health efforts include 3 aspects: preventif, kuratif and rehabilitatif. To address issues related to student health threats, the role of the school is especially needed in health education. Health education in schools is done through physical education, exercise and health. This research aims to know the relation between knowledge about health with healthy life behavior of students, this research using the type of quantitative approach with the design used is correlational and sample selection using multistage random sampling method. The sample used is a class student X SMKN 1 Jenangan Ponorogo of 255 students from the population used is 701 students. From the result of the research that has been done, the result of the knowledge about the health of the students is divided into several categories including 8 students (3%) excellent category, 58 students (23%) good category, 164 students (64%) enough category, 21 students (8%) less category, 4 students (4%) less category once, thus the average knowledge about student health is enough. While the behavior of healthy life of the average student has been very good among 173 students (68%) excellent category, 58 students (23%) good category, 22 students (9%) enough category, 1 student less category and 1 student less category once. The analysis that has been done by using sprend correlation obtained result 0,000 = significant value due to the value of Sig <a (0,05) then Ha is accepted so that there is relation between knowledge about health with student healthy life behavior. From these results obtained the amount of relation knowledge of health with healthy lifestyle of students of class X SMKN 1 Jenangan Ponorogo is calculated by using koefesien determination (K) that is 6,3% So that knowledge about health affects the amount is 6,3% on the students healthy life behavior. Keywords: Health education, Students healthy life behavior.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR CHEST PASS BOLA BASKET DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA KELAS X MULTIMEDIA 3 SMK NEGERI 12 SURABAYA MUNANDAR, ARIS
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan mata pelajaran yang memiliki fungsi dan peranan dalam peningkatan kemampuan peserta didik baik dari kompetensi pengetahuan dan keterampilan. Pada pembelajaran Chest Pass bola basket seorang guru memberikan pembelajaran yang sulit diterima peserta didik, sehingga hasil belajar belum bisa tercapai. Penerapan penggunaan media pembelajaran dapat dijadikan salah satu cara efektif untuk meningkatkan hasil belajar Chest Pass bola basket. Dari hasil analisis perhitungan Kolmogorov-Smirnov -0,251b asymp sig kompetensi keterampilan untuk kompetensi pengetahuan tidak ada pengaruh dilihat dari hasil 0,802 > 0,05 maka dari itu dapat dikatakan Ha ditolak Ho diterima yang berarti bahwa tidak ada perbedaan atau pengaruh yang signifikan dan dari hasil perhitungan Wilcoxon Z adalah Pre-Test dan Post-Test kompetensi keterampilan -14,488b terdapat pengaruh dilihat dari hasil nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam Uji Sample T-Test, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Dan dengan Peresentase dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh penggunaan media bola voli terhadap Chest Pass bola basket dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X jurusan Multimedia 3 yaitu sebesar 2,271 untuk kompetensi pengetahuan dan sebesar 65,41 untuk kompetensi keterampilan. Kata Kunci : Penggunaan media bola voli terhadap Chest Pass. Abstract Physical Education, Sport and Health is a subject that has a function and a role in improving the ability of learners both knowledge and skill competencies. Chest Pass on learning basketball a teacher giving lessons difficult to accept learners, so that the study results can not be achieved. Application of the use of instructional media can be one effective way to improve learning outcomes Chest Pass basketball. From the analysis of the calculation of the Kolmogorov-Smirnov -0,251b asymp sig competency skills to competence knowledge there was no effect seen from the 0.802> 0.05 and therefore can be said Ha Ho accepted rejected, which means that there is no difference or a significant influence and results Wilcoxon calculation Z is a Pre-Test and Post-Test -14,488b skill competencies are seen from the influence of the Sig (2-tailed) 0.000 <0.05 then the appropriate basis for a decision in Test Sample T-Test, it can be concluded Ho rejected and Ha accepted, which means that there is a significant effect. And with Peresentase it is known that the effect of media usage Chest Pass volleyball to basketball in PJOK learning in class X 3 Multimedia department amounting 2.271 for knowledge and competence of 65.41 for competency skills. Keywords : The effect of media usage Chest Pass volleyball.
PENGARUH PERMAINAN MODIFIKASI BOLA BASKET TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS V MI NU TROPODO WARU SIDOARJO RAMADHANA, WAHYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) merupakan kelompok mata pelajaran yang diajarkan dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah atau kejuruan melalui aktifitas fisik. Penerapan pembelajaran yang kurang menarik akan menjadi kesalahan yang berlanjut apabila tidak dibetulkan dapat mempengaruhi minat siswa dalam mengikuti pembelajaran permainan bolabasket.Tujuan dari penelitian ini adalah, 1) Mengetahui pengaruh permainan modifikasi bola basket terhadap minat belajar siswa kelas V MI NU Tropodo Waru Sidoarjo dalam pembelajaran bola basket. 2) Mengetahui peningkatan minat belajar setelah diberikan permainan modifikasi bola basket siswa kelas V MI NU Tropodo Waru Sidoarjo. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB MI NU Tropodo Waru Sidoarjo sejumlah 29 Siswa.Metode penelitian ini adalah, menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan desain penelitian one grub pre-test,perlakuan dan post-test. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB MI NU Tropodo Waru Sidoarjo sejumlah 29 Siswa. penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 februari sampai 10 maret 2018 yang dilaksanakan selama 2 kali tatap muka.Analisis data dalam penelitian ini dapat di jelaskan sebagai berikut, Rata-rata= pre-test 54,24 dan post-test 58,13, Standar Deviasi= pre-test 6,271 dan post-test 4,845, Varian= pre-test 39,333 dan post-test 23,480, Nilai Minumum= pre-test 33 dan post-test 47, Nilai Maksimum= pre-test 63 dan post-test 67, dengan peningkatan sebesar -7,17%.Disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pada permainan modifikasi bola basket terhadap minat belajar siswa kelas V MI NU Tropodo Waru Sidoarjo hal ini dibuktikan dari hasil analisis statistik bahwanilai thitung -2,881 ? ttabel 1,699 dengan Sig = 0,009 ? ? = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci: Modifikasi, Bola Basket, Minat Belajar Abstract Physical educatioan, Sports and Health is subject group that teached from elementary education until senior education or vacational through physical activity. Application learning that uninterest will makes mistake and will continued and if not corrected will influences student interest in baskelball learning.The purpose of this reasearch is 1) To know the influences of game basketball modification of interest to learn student V grade MI NU Tropodo Waru Sidoarjo in basketball learning. 2) to know the enhancement of interest to learn of game basketball modification of interest to learn student V grade MI NU Tropodo Waru Sidoarjo. This research sample is 29 students V grade MI NU Tropodo Waru Sidoarjo.Medhod of this research used a kind pseudo-experiment reaearch, with research design one group Pre-test, treatment and post-test. The sampelof this research is student VB grade in MI NU Tropodo Waru Sidoarjo as much as 29 students. This research is taken on 24th februari until 10th march 2018 that held during two meetings.The data analize of this research can be explain, Mean= pre-tset 54,24 and post-test 58,13. Deviation standard+ pre-test 6,271 and post-test 4,845. Varian= pre-test 39,333 and post-test 23,480. Minimum value= pre-test 33 and post-test 47, maximum value+ pre-test 63 and post-test 67, with enhancement -7,17%.Coclusion of this research is there is no influences of game basketball modification of interest to learn student V grade MI NU Tropodo Waru Sidoarjo has been proved from statistical abalysis result that value Tcount -2,881 ? Ttable 1,699 with Sig = 0,009 ? ? = 0,05 it show that H0 accepted and Ha rejected. Keywords: Modofication, Basketball, Interest to learn.
SURVEY TINGKAT STATUS GIZI PADA SISWA KELAS I (SATU) MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) SE-KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK LAZUARDI ALIF WAHYUDI, ARIZAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gizi termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan sumber daya manusia. Dimana gizi erat kaitannya dengan perkembangan, kecerdasan, kesehatan, ketrampilan dan pertumbuhan anak. Status gizi merupakan suatu kondisi tubuh sebagai dampak dari makanan dan zat gizi yang dikonsumsi. Anak ? anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rawan mengalami gizi kurang diantara penyebabnya ialah tingkat ekonomi yang rendah dan asupan makanan yang kurang seimbang serta rendahnya pengetahuan orang tua. Penelitian ini terfokus untuk mengetahui gambaran tingkat status gizi siswa kelas I (satu) madrasah ibtidaiyah (MI) se ? Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas I madrasah ibtidaiyah (MI) se ? Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Dari analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut: 1). Gambaran tingkat status gizi siswa putra sekolah MI di kecamatan Cerme kabupaten Gresik dari 124 siswa putra yang berstatus gizi normal sebanyak 79 siswa (69%), gemuk sebanyak 15 siswa (12%), kurang sebanyak 9 siswa (7%), dan obesitas sebanyak 21 siswa (17%). 2). Gambaran tingkat status gizi siswa putri sekolah MI di kecamatan Cerme kabupaten Gresik dari 119 siswa putri yang berstatus gizi normal sebanyak 89 siswa (75%), gemuk sebanyak 15 siswa (16%), kurang sebanyak 5 siswa (4%), obesitas sebanyak 9 siswa (7%) dan sangat kurang sebanyak 1 siswa(1%). 3). Gambaran tingkat status gizi seluruh siswa sekolah MI di kecamatan Cerme kabupaten Gresik dari 243 siswa putra dan putri yang berstatus gizi sangat kurang sebanyak 1 siswa (0,4%), kurang sebanyak 14 siswa (6%) normal sebanyak 168 siswa (69%), gemuk sebanyak 30 siswa (12%) dan obesitas sebanyak 30 siswa (12%). Jadi kondisi status gizi siswa Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Cerme rata-rata normal. Kata kunci: Gizi, status gizi dan siswa madrasah ibtidaiyah. Abstract Nutrition is one of the factors affecting the increase in human resources where the nutritional benefits closely related to the development of intelligence, health, skills and growth of children. Nutritional status is a condition of the body as the impact of food and nutrients consumed. Elementary school children is one of the vulnerable groups suffering from undernourishment among the causes is the low economic level and less balanced food intake and lack of knowledge of parents. The study focused on knowing the level of nutritional status of both the male and female students, and knowing the description of the overall nutritional status of students in Madrasah ibtidaiyah in Cerme sub-district of Gresik regency. The method used is quantitative descriptive approach. From the data analysis has been done the results are as follows: 1). Description of the nutritional status of male MI students in Cerme Sub-district of Gresik District regency 79 of 124 male students with the status of normal nutrition (69%), 15 students considered as fat (12%), 9 students considered as less (7%), and 21 students considered as obesity (17%). 2). The description of the nutritional status of female MI student in the district Cerme Gresik 89 of 119 female students nutritional status is normal (75%), 15 students considered as fat (16%), 5 students considered as less (4%), 9 students considered as obesity (7%) and 1 students considered as much less (1%). 3). The description of nutritional status of all MI school students in Cerme sub-district of Gresik district of 243 nutritionally male and female students is less than 1 student (0.4%), 14 students considered as less (6%) 168 students considered as normal (69%), 30 students considered as fat (12%) and 30 students considered as obese (12%). So the condition of nutritional status of Madrasah Ibtidaiyah students of Cerme sub-district is normal. Keywords: nutrition, nutritional status, and madrasah students.
ANALISIS TINGKAT KECUKUPAN ENERGI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMP NEGERI 12 SURABAYA FIRMANSYAH BS, MOCH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam setiap cabang olahraga seorang atlet membutuhkan asupan gizi yang baik untuk memenuhi kecukupan energinya, begitu juga dengan peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMPN 12 Surabaya agar bisa melaksanakan program latihan yang dijalaninya dengan baik serta dapat meraih prestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara jelas tingkat kecukupan energi pada peserta ekstrakurikuler bola voli di SMPN 12 Surabaya dengan komponen yang diteliti meliputi tingkat karbohidrat, lemak, protein, dan kalori. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi peserta ekstrakurikuler yang berjumlah 17 siswa putra dan putri dengan rentang usia 12-14 tahun. Pengambilan data menggunakan kuisioner food recall 24 jam, yang berisi informasi mengenai jumlah karbohidrat, protein, lemak dan kalori dari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh siswa-siswi SMP Negeri 12 Surabaya. Berdasarkan penelitian tersebut, pada 11 orang siswa putra menghasilkan jumlah karbohidrat dengan rata-rata 166,51 dan sebagian besar berkategori kurang (100%), lemak dengan rata-rata 38,69 dan sebagian besar berkategori kurang (100%), protein dengan rata-rata 63,31 dan sebagian besar berkategori lebih (54,55%), kalori dengan rata-rata 1385,65 dan sebagian besar berkategori kurang (100%). Sedangkan pada 6 orang siswa putri menghasilkan jumlah karbohidrat dengan rata-rata 243,55 dan sebagian besar berkategori kurang (66,67%), lemak dengan rata-rata 32,89 dan sebagian besar berkategori kurang (100%), protein dengan rata-rata 86,95 dan sebagian besar berkategori lebih (66,67%), kalori dengan rata-rata 1764,94 dan sebagian besar berkategori kurang (66,67%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kecukupan energi pada peserta ekstrakurikuler bola voli di SMPN 12 Surabaya dapat dikategorikan kurang. Kata Kunci : Tingkat kecukupan energi, peserta ekstrakurikuler bola voli Abstract The purpose of this research was, to know the excat level of the sufficient energy in the Volleyball extracurricular held in Public Junior High School 12, Surabaya with some components that has researched from carbohydrate, fat, protein, and calorie. This research was a quantitative survey with descriptive design. The subject of this research was all of the students from the Volleyball extracurricular participants which is 11 male students and 6 female students with ages between 12 until 14 years old. The data was collected by the questionnaire of food recall 24 hours, which contained informations the sum of carbohydrate, fat, protein and calorie from the food and the beverage that consumed by the students of Public Junior High School 12. Based from the research, 11 male students produced 166, 51 of carbohydrate in average and most of them was categorized less than (100%), with 38,69 fat in average also categorized less than (100%), with 63,31 protein in average which was categorized more than (54,55%), with 1385,65 in average also most of them categorized less than (100%). Whereas, for the 6 female students produced carbohydrate in range of 243,55 in average amount and most of them categorized less than (66,67%), fat was 32,89 which categorized less than (100%), with the average protein was 86,95 also categorized more than (66,67%), with the calories 1764,94 in average same in the categorized less than (66,67%). Therefore, this could be concluded that the level of the sufficiency of energy at the Volleyball Extracurricular Participants in Public Junior High School 12 is a minus. Keyword : Level of sufficiency energy, Volleyball extracurricular participants.

Page 78 of 109 | Total Record : 1082