cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PERBANDINGAN PARTISIPASI AKTIF DAN MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN ANTARA SISWA JAM KE 1 DAN 2 DENGAN JAM KE 9 DAN JAM 10 DANA KARTIKA, OKTAVIANA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani dan olahraga pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik (jasmani) dan olahraga untuk menghasilkan perubahan yang lebih berkualitas pada setiap individu, baik dalam hal fisik, mental serta emosional. Penjasor memperlakukan anak sebagai sebuah kesatuan utuh, daripada hanya menanggapnya sebagai seorang yang terpisah kualitas fisik dan mental. Peranan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan sangat penting agar kondidi fisik peserta didik selalu prima dan mampu melakukan aktivitas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan informasi dari permasalahan yang telah ada di rumusan masalah, yaitu: 1) Untuk medeskripsikan tingkat partisipasi aktif siswa dan tingkat motivasi siswa jam ke 1 dan 2 dengan jam ke 9 dan 10 dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SMKN 2 Surabaya. 2) Untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat partisipasi aktif siswa dan tingkat motivasi siswa jam ke 1 dan 2 dengan jam ke 9 dan 10 dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SMKN 2 Surabaya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada perbandingan partisipasi aktif siswa yang signifikan pada saat pembelajaran PJOK antara jam ke 1 dan 2 dengan jam ke 9 dan 10 di SMKN 2 Surabaya, terbukti dari hasil perhitungan uji beda dengan t-test for Equality of Means diketahui bahwa P-value sebesar 0.015 yang berarti memang benar ada perbandingan yang signifikan. 2) Ada perbandingan motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran PJOK antara jam ke 1 dan 2 dengan jam ke 9 dan 10 di SMKN 2 Surabaya, terbukti dari hasil perhitungan uji beda dengan t-test for Equality of Means di ketahui bahwa P-value sebesar 0,000 maka dinyatakan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan antara siswa jam ke 1 dan 2 dengan siswa jam ke 9 dan 10. Kata kunci: Perbandingan Partisipasi Aktif dan Motivasi Siswa Abstract Physical education and sports are essentially educational processes that utilize physical activity (physical) and sports to produce more qualified changes in each individual, both physically, mentally and emotionally. Physical education and sports treats the child as a whole, than only simply assume it as a separate physical and mental quality. The role of learning Physical Education, Sports and Health is very important for the physical condition of learners is always excellent and able to perform activities well without experiencing significant fatigue. The purpose of this research is to find information from problems that already exist in the formulation of the problem, namely: 1) To describe the level of active participation of students and the level of student motivation at hours 1 and 2 with the hours 9 and 10 in learning Physical Education, Sport and Health at SMKN 2 Surabaya. 2) To know the difference of active participation level of students and the level of student motivation at hours 1 and 2 with the 9 and 10 hours in learning of Physical Education, Sport and Health at SMKN 2 Surabaya. From the results of this study it can be concluded that: 1) There is a significant active students participation ratio at the time of Physical education and sports learning between the 1st and 2nd hours with the 9th and 10th hours at SMKN 2 Surabaya, as evidenced by the different test results with t-test for Equality of Means note that the P-value of 0.015 which means there is indeed a significant comparison. 2) There is a comparison of students learning motivation during PJOK learning between the hours 1 and 2 with the hours 9 and 10 in SMKN 2 Surabaya, as evidenced by the different test results with t-test for Equality of Means in P-value 0,000 it is stated that there is a significant comparison between the hours 1 and 2 students with the hours 9 and 10 students Keywords: Comparison of Active Participation and Student Motivation
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN HASIL BELAJAR SHOOTING BOLA BASKET CHAFID WAHDANI, MOCHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSelf efficacy adalah kepercayaan yang dimiliki seseorang untuk melakukan hal yang diperlukan sesuai kemampuannya dalam mengerjakan sesuatu yang mempengaruhi kehidupan mereka. Tiap orang memiliki tingkat self efficacy yang berbeda, perasaan self efficacy ini juga yang mempengaruhi hasil belajar dari tiap orang. Dalam penelitian ini mengambil materi shooting bola basket karena dinilai memiliki pengaruh yang penting dalam mencetak angka dalam permainan bola basket. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk Mengetahui apakah ada hubungan antara self efficacy dengan hasil belajar shooting bola basket pada siswa kelas XI MAN Sidoarjo. 2) Untuk Mengetahui seberapa besar hubungan antara self efficacy dengan hasil belajar shooting bola basket pada siswa kelas XI MAN Sidoarjo. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS-2 MAN Sidoarjo dengan jumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala self efficacy, dan tes pengetahuan dan keteampilan shooting bola basket. Analisis data menggunakan korelasi Pearson product moment. Disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara self efficacy dengan hasil belajar shooting pada ranah pengetahuan dengan signifikansi sebesar 0.049. Dengan nilai koefisien determinan sebesar 0,1314. Sedangkan tidak terdapat korelasi antara self efficacy dengan hasil belajar shooting pada ranah keterampilan. Kata Kunci: Self Efficacy, Shooting Bola Basket, Hasil Belajar. Abstract Self efficacy is people?s beliefs about their capabilities to produce designated performance over events that affect their lives. Each people has different level of self efficacy, this self efficacy is one of the factor that influence learning result. In this research takes basketball shooting because this technique has big effect in scoring of basketball game. The purpose of this study are 1) To know is there any relationship between self efficacy and basketball shooting learning result on eleventh grade students of the state islamic senior high school of Sidoarjo. 2) To know how big the relationship between self efficacy and basketball shooting learning result of eleventh grade students of the state islamic senior high school of Sidoarjo. Sample of this study are 30 students of eleveth grade social 2 of the state islamic senior high school. Data collection using self efficacy scale, knowledge test, and basketball shooting skill test. Data is analyzed by Pearson?s Product Moment. It is concluded that there is a relationship between self efficacy and learning result in the field of knowledge with 0,049 significance. The determinant coefficient of 0,131. While there is no relationship between self efficacy and basketball learning result in the field of skill. Keyword(s): Self Efficacy, Basketball Shooting, Learning Result
SURVEY TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SMP NEGERI 1 SAMPANG (STUDI PADA SISWA KELAS VII) WAHYU SETYAWAN, ANGGA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani adalah sesuatu dimana tubuh masih bisa untuk melakukan kegiatan apapun yang bersifat rekreasi atau permainan, dalam hal itu seseorang harus memiliki daya tahan, kelenturan dan kekuatan dalam melakukan aktifitas. Kebugaran jasmani penting bagi seseorang yang ingin mempunyai hidup sehat karena dengan demikian orang tersebut selalu bergerak/ beraktifitas dalam hal apapun. Seperti halnya siswa yang berangkat sekolah selalu berjalan kaki dengan siswa yang berangkat sekolah dengan naik sepeda motor tentu berbeda tingkat kebugarannya. Berdasarkan latar belakang penulis hanya mau mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa pada kelas VII SMP Negeri 1 Sampang, Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani yang dimiliki siswa di SMP Negeri 1 Sampang Jenis penelitian ini non- eksperimen. Tehnik sampling dalam penelitian ini yaitu sampel cluster random yang tiap kelasnya diwakilkan satu kelas saja, yaitu terdiri dari 9 kelas untuk kelas VII SMP Negeri ! Sampang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan TKJI untuk dapat mengetahui tingkat kebugaran jasmani setiap siswa harus melakukan tes yang sudah ada/ dicantumkan secara berurutan. Hasil penelitian yang di dapat dari tes TKJI pada kelas VII secara keseluruhan rata- rata 12,8 nilai SD (standart daviasi)1,15 nilai paling rendah 10 dan nilai paling tinggi15. Kata Kunci : Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Indonesia. Abstract Physical fitness was a condition when the body still had the remaining energy to perform light acts of orcess or entertainment after a physical activity or activity that requires strength, endurance and flexibility. was perform activities within the so that students could perform these activities well and full of spirit. Based on thebackground above the author just wanted to know how much the level of physical fitness students of SMP Negeri 1 Sampang TKJI grade VII. Of this study was (1) To determine the level of physical fitness of students in SMP Negeri 1 Sampang, of. This type of research was non-experimental with a cross-sectional approach or cross-approach model, since this study was conducted at one time to several groups, in which more-age groups were seen as a substitute for the smallest age group in later times. The sampling technique used in this research was cluster random sampling sampling which each class only represented one class only, that was consist of 9 class VII of SMP Negeri 1 Sampang. Instruments were used in this study using TKJI to be able to determine the level of physical fitness of a child must perform the five grains of tests in a row in accordance with the TKJI.The results obtained from the TKJI test of grade VII students had an average value of 12,8 standard deviation score 1,15 with the lowest value of 10 and the highest value of 15. Keywords : Survey level of physical fitness of Indonesia.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI (STUDI PADA SISWI KELAS X DAN XI DI SMA NEGERI 1 LUMAJANG) PUTRI BINTARI, MAYLANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Status gizi merupakan keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan zat-zat gizi yang dibedakan antara status gizi buruk, kurang, baik, dan lebih. Status gizi dapat mempengaruhi menstruasi pada perempuan pengaruhnya terhadap kadar hormon perempuan. menstruasi merupakan proses pelepasan dinding rahim yang disertai dengan pendarahan dan terjadi secara berulang-ulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut pada akhirnya akan membentuk siklus menstruasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi dan seberapa besar sumbangan antara status gizi dengan siklus menstruasi siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Lumajang. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Lumajang. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 328 siswa 9 kelas X dan 9 kelas XI. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas X IPS-2, X IPS-4, XI IPS-3, XI IPA-5 SMA Negeri 1 Lumajang terpilih menjadi sampel penelitian sebanyak 57 siswa. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket dan IMT/U. Adapun hasil penelitian ini yaitu pada uji chi-square memiliki nilai sig 0.036 < ?value (sig) 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan terdapat hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi di SMA Negeri 1 Lumajang. Jadi terdapat hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi dengan besarnya sumbangan 44,35%. yaitu status gizi kategori normal memiliki siklus menstruasi yang normal, status gizi kategori gemuk memiliki siklus menstruasi yang normal dan tidak normal, status gizi kategori obesitas memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Kata kunci: Status Gizi, Siklus Menstruasi ABSTRACT Nutritional status is as a result of consuming food and nutrients distinguished between bad nutritional status, less good, and more. Nutritional status can affect menstruation in women its influence on female hormone levels. menstruation is a pelvis process The lining of the uterine wall is connected to bleeding and occurs repeatedly every month during pregnancy. Repeated menstruation each month will eventually form the menstrual cycle. The purpose of this study was to know the korelation between nutritional status with menstrual cycle and how big contribution between nutritional status with menstrual cycle of students of class X and XI SMA Negeri 1 Lumajang. The type of research used is non-experimental with quantitative approach. Population in this research is all student of class X and XI SMA Negeri 1 Lumajang. The population in this study were 328 students 9 class X and 9 class XI. The sample was taken using simple random sampling technique and class X IPS-2, X IPS-4, XI IPS-3, XI IPA-5 SMA Negeri 1 Lumajang was selected as a sample of 57 students. Data collection in this research using questionnaire and IMT / U. The result of this research is chi-square test has sig value 0,036 <?value (sig) 0.05, so Ho is rejected and Ha accepted and there is korelation between nutritional status with menstrual cycle at SMA Negeri 1 Lumajang. So there is korelation between nutritional status with menstrual cycle with donation 44,35%. ie the normal category nutrition status has a normal menstrual cycle, nutritional status of the obese category has normal and abnormal menstrual cycles, nutritional status of obesity category has abnormal menstrual cycle.Keywords: Nutritional Status, Menstrual Cycle
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS SEDENTARI DENGAN PREVALENSI OVEREIGHT (PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 11 SURABAYA) LESTARI, MEGA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gaya hidup sedentari telah menyebabkan anak-anak dan remaja mengalami kelebihan berat badan dan overweight di usia muda. Seperti halnya pada siswa kelas XI IPS di SMAN 11 Surabaya cenderung malas bergerak dan banyak yang memiliki postur tubuh gemuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan prevalensi overweight pada siswa kelas XI IPS di SMAN 11 Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel penelitian ini 83 siswa. Teknik pengumpulan data aktivitas sedentari dengan pengisian angket ASAQ dan pengukuran IMT dengan tinggi badan dan berat badan. Hasil dari penelitian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil analisis data aktivitas sedentari siswa kelas XI IPS SMAN 11 Surabaya memiliki rata-rata (3681,34) dan standar deviasi (5021,88). Selain itu tinggi badan dan berat badan siswa kelas XI IPS SMAN 11 Surabaya memiliki rata-rata (237,60) dan standar deviasi (30,79). Berdasarkan hasil uji chi square aktivitas sedentari siswa dan prevalensi overweight siswa menunjukkan bahwa Ho1 diterima Ha1 ditolak, sig (0,481) lebih besar dari ? (0,05). Jadi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentari siswa dan prevalensi overweight, dengan besarnya sumbangan 23,1%. Kata kunci : aktivitas sedentari, prevalensi overweightAbstract The sedentary lifestyle has caused children and adolescents to become overwheight at young age. Like the student of social eleventh grade of the eleventh state senior high school of surabaya tend to be lazy to move and many who have a fat posture. The purpose of the research is to know the relationship between sedentary activity and overwheight prevalence on students of social eleventh grade at eleventh state senior high school of Surabaya. This research using non-experimental method, with quantitative approach. There are 83 research samples. Data is collected use ASAQ questionnaire and Body Mass Index measurement. Data analyzed by chi-square test. The analysis result show that sedentary activity has an average of 3681,34 and has a standard deviation of 5021,88. And the nutritional status of the students has an average of 237,60 and has a standard deviation of 30,79. Based on the chi-square test result show, that Ho1 is accepted, with 0,481>0,05 significance. The findings show that there is no significant relationship between sedentary activity and overwheight prevalence, with 23,1% contribution. Keywords : sedentary activity, overweight prevalence
PEMETAAN STATUS GIZI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN PEKERJAAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA PADA SISWA SMP SE-KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR HERIYONO, HAMDANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi juga dinyatakan sebagai keadaan tubuh yang merupakan akibat dari konsumsi makanan yang diklasifikasikan menjadi; status gizi buruk, kurang, normal dan lebih. Status gizi juga bisa dipengaruhi dari beberapa faktor antara lain pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan orang tua. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemetaan antara status gizi dengan tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua pada siswa SMP kelas VII se-Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1, 2 dan 3 Ponggok Kabupaten Blitar. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah kelas VII sebanyak 258 siswa dari 3 sekolah se-Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan IMT/U dan administrasi siswa melalui kartu keluarga dan pendapatan. Teknik analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian siswa yang memiliki status gizi sangat kurus sebanyak 6 siswa (2%), kurus sebanyak 17 siswa (7%), normal sebanyak 174 siswa (67%), gemuk sebanyak 38 siswa (15%), dan obesitas sebanyak 23 siswa (9%). Adapun hasil penelitian di tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan sebagai berikut. Tingkat pendidikan orang tua tertinggi terdapat pada pendidikan dasar (SD dan SMP) dengan rata-rata status gizi normal. Tingkat pekerjaan orang tua tertinggi terdapat pada pekerjaan swasta dengan rata-rata status gizi normal. Tingkat pendapatan orang tua tertinggi terdapat pada pendapatan Rp. 600.000 ? Rp. 1.000.000 dengan rata-rata status gizi normal. Kata Kunci : pendidikan, pekerjaan, pendapatan, status gizi Abstract Nutritional status is also expressed as a state of the body which is a result of the consumption of foods classified as; malnutrition status, less, normal and more. Nutritional status can also be affected by several factors including education, employment, and parent income. The purpose of this research is to know the mapping between nutritional status with the level of education, occupation and income of the parents in the students of junior high school at the 7th grade ditrict Ponggok-Blitar. The type of this research is quantitative descriptive research. The population in this research are students at the 7th grade of junior high school 1, 2, and 3 Ponggok-Blitar. In this study the samples used were as many as 258 7th grade students from 3 schools throughout the District Ponggok Blitar. The sample of this research is taken by using IMT / U and student administration through family card and income. Data analysis technique using percentage. Based on the result of the research, the students have very lean nutritional status of 6 students (2%), lean as many as 17 students (7%), normal as many as 174 students (67%), obese as many as 38 students (15%), and obese as many as 23 students (9%). The results of research at the level of education, employment, and income are as follows. The highest level of parental education is found in primary education (primary and junior high) with average normal nutritional status. The highest level of parental employment is in private employment with an average normal nutritional status. The highest level of parental income is in income Rp. 600.000 - Rp. 1,000,000 with an average normal nutritional status. Keywords: education, occupation, income, nutritional status
PERBANDINGAN ANTARA ASUPAN GIZI DAN KEBIASAAN OLAHRAGA PADA SISWA DENGAN STATUS GIZI OVERWEIGHT DAN NON-OVERWEIGHT (STUDI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 JABON) AIMMAH, NUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setiap individu mempunyai karakteristik yang berbeda-beda sehingga memunculkan tujuan hidup yang berbeda pula. Hal ini dapat menggambarkan situasi dan kondisi siswa di SMK Negeri 1 Jabon yang memiliki hobi berolahraga secara sistematik sehingga menjadi suatu kebiasaan, seperti halnya dengan asupan gizi yang dikonsumsi oleh para siswa setiap harinya tentu berbeda pula, maka dapat mempengaruhi status gizi atau bentuk tubuh yang dikategorikan dalam status gizi overweight dan non-overweight. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan asupan gizi dan kebiasaan olahraga pada siswa dengan status gizi overweight dan non-overweight kelas XI Jurusan Tata Busana di SMK Negeri 1 Jabon. Jenis penelitian yang digunakan merupakan non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dimana peneliti sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk memberikan perlakuan atau manipulasi terhadap variabel yang mungkin berperan dalam munculnya suatu gejala, karena gejala yang diamati telah terjadi. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jabon yang berjumlah sebesar 205 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang hanya dilakukan pada siswa kelas XI jurusan Tata Busana di SMK Negeri 1 Jabon, karena mayoritas memiliki bentuk tubuh overweight.Dari hasil analisis data penelitian yang menggunakan uji chi square dapat diketahui bahwa asupan gizi memiliki nilai sig 0,353 > pvalue (sig) 0,05, maka Ho1 diterima dan Ha1 ditolak. Kebiasaan berolahraga memiliki nilai sig 0,155 > pvalue (sig) 0,05, maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. Jadi asupan gizi dan kebiasaan olahraga tidak memiliki perbedaan dengan status gizi overweight dan non-overweight pada siswa kelas XI Jurusan Tata Busana di SMK Negeri 1 Jabon. Kata Kunci : Asupan Gizi, Kebiasaan Berolahraga, Status gizi overweight dan non-overweight. ABSTRACT Every individual has a different characteristic which can also build a different goals of life. Concerning with this, it can be illustrated the condition and situation of SMK Negeri 1 Jabon students who has hobby of exercising. In this study, it systematically created a habit which is comparable with nutritional intake that is consumed by them. In addition, the variant consumptions of the students in everyday life are able to affect the nutritional status or body shape which is categorized into two kinds of nutritional status: overweight and non-overweight. The purpose of this study is to discover the differences of nutritional intake and exercise habits on students of class XI majoring in fashion SMK Negeri 2 Jabon with has overweight and non-overweight nutritional status. To finish this study, the researcher applied non-experimental method for this research through quantitative approaches which the researcher has not a chance to prove a treatment and manipulation toward the variable that has a tendency since the tendency itself which is analysed were occurred. The subjects of this anaysis were taken from 205 students of XI grade in SMKN 1 Jabon. This analysis uses porposive sampling as its data collection technique which was only applied to the students who are majoring fashion design in SMK N egeri 1 Jabon. This kind of technique was applied due to the majority of overweight case happen to them.The result of this study which applying Chi Square test shows that it can be seen that the nutritional intake has a value sig 0,2353 > pvalue (sig) 0,05, then Ho1 are accepted and Ha1 are rejected. The exercise habit has a value sig 0,155 > pvalue (sig) 0,05, then Ho2 are accepted and Ha2 are rejected. As a result, the conclusion of this study is nutritional intake and exercise habits are have no dissimilarities with the nutritional status of overweight and non-overweight on students of class XI majoring in fashion SMK Negeri 2 Jabon. Key Words: Nutritional Intake, Exercise Habit, Nutritional Status, Overweight and Non-overweight.
PENGARUH MEDIA PRESENTASI (POWERPOINT) TERHADAP SERVICE BAWAH DAN SERVICE ATAS BOLAVOLI (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MOJOSARI) ATLANTA, ESKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media pembelajaran merupakan suatu alat dan teknik yang digunakan oleh guru menyampaikan materi dan informasi dalam proses pembelajaran kepada siswa. Dalam pembelajaran PJOK khususnya materi service bawah dan service atas bolavoli, agar materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan maksimal oleh siswa, maka guru harus dapat memanfaatkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peneliti menerapkan media presentasi powerpoint agar dapat meningkatkan hasil belajar service bawah dan service atas bolavoli. Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui pengaruh penggunaan media presentasi (PowerPoint) terhadap hasil belajar service bawah dan service atas bolavoli pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Mojosari. Untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan media presentasi (PowerPoint) terhadap hasil belajar service bawah dan service atas bolavoli pada siswa kelas X di SMA 1 Mojosari. Hasil penelitian ini diperoleh adanya pengaruh yang signifikan dengan hasil uji t menunjukan nilai aspek pengetahuan adalah 4.277 > 2.042 dan nilai signifikan p sebesar 0.00 < 0.05, aspek keterampilan Service bawah 4.675 > 2.042 dan nilai signifikan p sebesar 0.00 < 0.05, dan aspek keterampilan Service atas 5.041 > 2.042 dan nilai signifikan p sebesar 0.00 < 0.05. Peningkatan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan sebesar 18%, aspek keterampilan service bawah sebesar 42% dan aspek keterampilan service atas sebesar 62%. Kata kunci: PowerPoint, service bawah, service atas, bolavoli. Abstract Learning media is something tool and techniques used by the teacher deliver material and information in the learning process to students. In learning Phisical Education Sport in particular material service under and service on volleyball, so that the material presented could be accepted with good and maximum by students, then the teacher must could utilizing learning media that can improve results learn students. Researcher apply presentation media PowerPoint to be able improve results learn service downstairs and service on volleyball. The purpose of this study was to: to know influence use of presentation media PowerPoint against results learn service under and service on volleyball on students class X in Senior High School 1 Mojosari . For knowing magnitude influence use of presentation media (PowerPoint) to results learn service under and service on volleyball on students class X in Senior High School 1 Mojosari. Results research this obtained existence a significant influence with results t test shows value aspect knowledge is 4,277 > 2,042 and value significant p of 0.00 <0.05 , aspect skills service under 4.675> 2.042 and value significant p of 0.00 <0.05 , and aspect skills service on 5.041> 2.042 and value significant p of 0.00 <0.05 . Enhancement results learn students on aspect knowledge by 18%, aspect skills service under by 42% and aspect skills service on by 62%. Keywords: PowerPoint, service under, service on, volleyball.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KECUKUPAN ASUPAN ENERGI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 BATU QUSNUL MANGGAR SARI, KARINA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebugaran fisik adalah keadaan tubuh dalam menghadapi aktivitas sehari tanpa kelelahan yang berlebihan. Sebuah rutinitas sekolah yang padat penduduk dengan berbagai jenis tugas dan kelompok kerja membuat siswa mengesampingkan olahraga. Kurangnya kesadaran akan kebutuhan energi gizi membuat kondisi kesehatan menjadi kurang. Sebab, salah satu faktor kondisi kesehatan adalah kecukupan energi, nutrisi yang cukup dan aktivitas fisik. Jadi keseimbangan antara kecukupan energi, nutrisi dan aktivitas fisik ini mampu mendukung kebugaran fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kecukupan energi, dan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMAN 1 Batu dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan total 52 siswa. Pengukuran status gizi dilakukan dengan mengukur berat dan tinggi badan siswa, kemudian untuk kecukupan energi menggunakan kuesioner recall makanan, dan untuk kegiatan fisik menggunakan kuesioner IPAQ dan tes TKJI. Analisis data menggunakan korelasi gamma dan regresi logistik. Dari data abalisis diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi, kecukupan energi dan aktivitas fisik dengan kebugaran fisik pada siswa XI di SMAN 1 Batu hasil sig 0,446 dengan kontribusi 19,7% dan untuk kegiatan fisik menggunakan kuesioner IPAQ dan tes TKJI. Analisis data menggunakan korelasi gamma dan regresi logistik. Dari data abalisis diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi, kecukupan energi dan aktivitas fisik dengan kebugaran fisik pada siswa XI di SMAN 1 Batu hasil sig 0,446 dengan kontribusi 19,7% dan untuk kegiatan fisik menggunakan kuesioner IPAQ dan tes TKJI. Analisis data menggunakan korelasi gamma dan regresi logistik. Dari data abalisis diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi, kecukupan energi dan aktivitas fisik dengan kebugaran fisik pada siswa XI di SMAN 1 Batu hasil sig 0,446 dengan kontribusi 19,7% Kata kunci: status gizi, kecukupan energi, aktivitas fisik, kebugaran jasmani. ABSTRAK Kebugaran jasmani adalah kondisi tubuh seseorang dalam kegiatan sehari-hari tanpa hari berlalu yang berlebih. Rutinitas yang padat di sekolah dengan berbagai macam tugas dan kerja kelompok membuat siswa mengesampingkan olahraga. Kurangnya kesadaran akan kebutuhan energi membuat jasmani menjadi kurang sehat. Karena, salah satu faktor jasmani adalah kecukupan energi, kecukupan gizi dan aktivitas fisik. Dengan begitu keseimbangan antara kecukupan energi, gizi dan aktivitas ini dapat menunjang kebugaran jasmani. Faktor yang mempengaruhi kebugaran adalah gizi yang cukup, kecukupan energi, dan aktivitas fisik sehari - hari. Selain itu, rutinitas yang padat di sekolah dengan berbagai macam tugas dan kerja kelompok membuat siswa mengesampingkan olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kecukupan energi dan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMAN 1 Batu dengan teknik sampling menggunakan cluster random sampling sebanyak 52 siswa . Pengukuran Status gizi DENGAN dilakukannya Pengukuran BB Dan TB Siswa, kemudian untuk review energi kecukupan using angket food recall Dan AKTIVITAS Fisik using kuesioner IPAQ Dan tes kebugaran DENGAN using TKJI.Teknik analisis data yang MENGGUNAKAN Korelasi gamma Dan regresi Logistik . Dari hasil analisis data dapat diketahu bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi, kecukupan energi dan aktivitas dengan jasmani pada siswa kelas XI di SMAN 1 hasil hasil sig 0,446 dengan besar Sumbangan 19,7%. Kata kunci: status gizi, kecukupan energi, aktivitas fisik, kebugaran jasmani
PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SERVICE BAWAH BOLAVOLI (PADA SISWA LAKI-LAKI KELAS VIII A MTSM 02 KARANGASEM PACIRAN LAMONGAN) ANVIYAN MAS ARIF WIBOWO, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi siswa akan menjadi hal yang sangat penting dalam setiap penyampaian materi. Kreatifitas dan inovasi pada setiap mata pelajaran yang diajarkan di sekolah akan menjadi kunci tercapainya suatu tujuan pendidikan. MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan merupakan sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran pesantren, dimana dalam proses pembelajaran siswa laki-laki dan siswa perempuan dibedakan, termasuk dalam pembelajaran PJOK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar service bawah bolavoli pada siswa laki-laki kelas VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan, dan (2) besarnya pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar service bawah bolavoli pada siswa laki-laki kelas VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan. Subjek penelitian dari penelitian ini adalah siswa laki-laki kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelompok kontrol di MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan dengan jumlah siswa sebanyak 31 orang untuk kelas VIII A dan 30 orang untuk kelas VIII B namun yang dapat mengikuti pengambilan data hanya berjumlah 26dan 24 siswa. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu pada uji t nilai signifikan pada t hitung (0,00) < t tabel (0,05) berarti Ha dapat diterima dan terdapat pengaruh yang bermakna penerapan media audiovisual terhadap hasil belajar service bawah bolavoli pada siswa laki-laki kelas VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan. Besarnya presentase peningkatan adalah pada hasil belajarservice bawah bolavolikelompok eksperimen sebesar 49,78% dan pada kelompok kontrol sebesar 47,86%. Kata kunci : Media audiovisual, hasil belajar service bawah bolavoli. Abstract Learning that can increase student motivation will be very important in every delivery of material. Creativity and innovation in every subject taught in school will be the key to achieving an educational goal. MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan is a school that implements pesantren learning system, where in the learning process of male students and female students are distinguished, including in learning sports education. This study aims to determine (1) the influence of audiovisual media on the learning outcomes of under hand service volleyball in male students of class VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan, and (2) the magnitude of audiovisual media effect on learning outcomes under hand service volleyball in male students - class VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan. The research subject of this research study were male students of class VIII A as experimental group and class VIII B as a control group in MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan with the number of students as many as 31 people for class VIII A and 30 people for class VIII B but who can follow data collection only amounted to 26 and 24 students. The type of research used is pre experimental research with quantitative approach. The result of this research is t test significant value on t arithmetic (0.00) <t table (0,05) means Ha is acceptable and there is significant influence of applying audiovisual media to learning result of service under volley at student of class VIII A MTsM 02 Karangasem Paciran Lamongan. The amount of percentage improvement is on the learning outcomes of the Keywords : Audiovisual media, learning under hand serve volleyball

Page 80 of 109 | Total Record : 1082