cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENERAPAN PERMAINAN KECIL TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA DI SMP NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO Ahmad, Fandi
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan proses untuk mempengaruhi peserta didik supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungan dan menimbulkan perubahan dalam kehidupan masyarakat. Permainan kecil adalah suatu media dalam pembelajaran PJOK yang mempunyai berbagai nilai sikap. Permainan kecil juga merupakan model pembelajaran yang belum pernah diajarkan di SMPN 2 Buduran Sidoarjo ketika materi sepak bola. Adapun hasil belajar siswa pada saat melakukan passing sepak bola masih banyak sekali nilai yang di bawah KKM, hal ini bisa diakibatkan siswa mengalami kebosanan untuk melaksanakan pembelajaran maupun siswa kurang bersungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh permainan kecil terhadap hasil belajar passing dalam permainan sepak bola di SMPN 2 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini berjenis penelitian eksperimen murni dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain randomized control group pre-test - post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah untuk kelompok eksperimen 36 siswa dan kelompok kontrol 30 siswa di SMP Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Dengan pengambilan data berupa tes pengetahuan dan tes keterampilan passing dalam permainan sepak bola. Berdasarkan hasil analisis Statistical Package For Social Science (SPSS) 25. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan permainan kecil terhadap hasil belajar passing dalam permainan sepak bola, dibuktikan dengan thitung 4.78 > dari ttabel 1.690. Sedangkan besar pengaruh dalam penelitian ini yaitu 10.18 %. Kata Kunci : Hasil belajar, Sepakbola, Passing. Abstract Physical education prepares students to have a good motoric ability which may beneficial in the environment and society. However, there are many students could not perform passing in soccer well. Small side games offer several basic movements which can support student in the soccer passing learning. Furthermore, it could attract student motivation in soccer passing learning. The purpose of this study was to determine the magnitude of the influence of small games on the results of soccer passing at junior high school 2 Buduran, Sidoarjo. This study used pure experimental research with a quantitative approach and a randomized control group design pre-test - post-test design. The sample in this research were 36 students for experimental group and 30 students for control group. The data were collected by he form of knowledge tests and passing skills tests in soccer games. Based on the results of Statistical Package For Social Science (SPSS) analysis 25, it can be concluded that there is a significant effect of the application of small games on the results of learning passing in soccer games. The increasement of passing skill up to 10.18 %. Keywords: Learning Outcomes, Football, Passing.
PENGARUH PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN SOFTBALL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA INKLUSI RIFAI ABDZAR GHIFARI, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara umum, pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Salah satu dari mata pelajaran tersebut adalah pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Dalam aktivitas pembelajaran diperlukan interaksi antara peserta didik dan pendidik sehingga pembelajaran lebih aktif. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan aktif dan tidak membosankan diperlukan pelaksanaan inovasi baru yang diberikan oleh guru agar siswa dapat meningkatkan motivasi belajar untuk mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Salah satunya dengan penerapan modifikasi permainan softball yang disesuaikan dengan kurikulum di satuan pendidikan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah. Mengetahui pengaruh modifikasi permainan softball terhadap motivasi belajar siswa inklusi dalam pembelajaran PJOK pada kelas VII SMP Negeri 29 Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif, dan desain one group pre-test post-test design. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik analisis melalui angket motivasi. Sasaran penelitian ini adalah siswa inklusi kelas VII SMP Negeri 29 Surabaya dan jumlah sampel yang diambil yaitu 19 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan dianalisis menggunakan SPSS (Statistic Product and Service Solution) versi 25 membuktikan bahwa hasil dari hipotesis tidak adanya pengaruh yang signifikan dengan taraf 0,191 > 0,05 diperkuat dengan nilai Thitung 1,359 Kata kunci: Modifikasi Permainan, Motivasi Belajar Siswa Inklusi Abstract Education has an important role to develop the students? ability and character. Physical education is one of education components which aims to achive the education goals. In the learning section, the interaction among of teacher and student is important to be conciderate. Furthermore, the innovation is necessary to be developed by the teacher. In softball game, the innovation need to be adjusted along curriculum in education unit. The purpose of this research is detecting the influence of innovation in softball game toward student motivation of inklusive students at State Junior High School 29 Surabaya. This research method was quasi experiment by quantitative approach and one group pre-test post-test design. The data were collected by using motivation questionnare. There were 19 students involved in this study. Based on the result of this research, there is no significant effect on softball game modification toward student motivation. It is proven by the significant score is 0.191 or larger than 0.05 And T score is 1.359. Keywords: Game Modification, Learning Motivation of Inclusion Student
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X DAN XI SMK PELAYARAN BHAKTI SAMUDERA SURABAYA ULFAH SEPTADI NIAR, MARIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian dari pendidikan keseluruhan yang berfungsi dalam mencapai pendidikan nasional. Pada hakekatnya pendidikan jasmani adalah pendidikan yang memenfaatkan aktivitas fisik siswa untuk membentuk karakter siswa secara fisik, emosional serta mencapai hidup yang lebih bugar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X dan XI SMK Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya dengan jumlah populasi 95 siswa. Jenis penelitian yang digunakan non eksperimen dengan menggunakan instrumen TKJI untuk usi 16-19 tahun yaitu lari 60 meter, tes gantung siku tekuk, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari 1000 meter 1200 meter. Perhitungan data yang diperoleh, dianalisa menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Berdasarkan hasil tes kebugaran jasmani siswa kelas X dan XI SMK Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya memiliki tingkat kebugaran jasmani siswa dengan jumlah peserta tes 95 siswa dengan rincian sebagi berikut, 6 siswa masuk dalam kategori sedang dengan persentase 6,31%, 59 siswa masuk dalam kategori kurang dengan persentase 62,10% dan 30 siswa masuk dalam kategori kurang sekali dengan persentase 31,57%. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X dan XI SMK Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya memiliki tingkat kebugaran jasmani masuk dalam kategori kurang dengan persentase 62,10% . Kata Kunci: Survei Tingkat Kebugaran Jasmani, Siswa ABSTRACT Physical education is a part of a global education which contribute the national education goal. Essentially, physical education which utilizes students? physical activities to create their characteristics, physical, emotional and achieve a more fit life. The purpose of this study is to discover the physical health level of 10th grade and 11th grade students in Vocational High School Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya. There were 95 research samples which were involved in this study. This is non-experimental study by using TKJI instrument for 16 through 19 years-old students in 60-meters run, pull-up test, sit-up test, vertical jump and 1000-1200 meters run as research instruments. Based on the result, 6 students are categorized as moderate with the percentage 6,31%, 59 students are categorized as low-moderate with the percentage 62,10% and 30 students are belongs to very-low-moderate with the percentage 31,57%. Therefore, it can be concluded that 10th grade and 11th grade students of Vocational High School Pelayaran Bhakti Samudera Surabaya has physical fitness level which categorized as low-moderate with the percentage 62,10%. Keyword: Physical fitness survey, Students
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJARPASSING BAWAH BOLAVOLI FITRIA SRI PURNAMAWATI, UKE
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan usaha untuk meningkatkan keterampilan melalui aktivitas jasmani dan membentuk kepribadian sosial yang berintelektual, mempunyai peranan penting bagi siswa sebagai proses pembinaan. Pada proses pembelajaran guru harus mempunyai kreatifitas dalam mengajar seperti menggunakan model pengarahan yang bervariasi. Contoh diberikan bentuk model kooperatif tipe NHT dan terdapat permainan di dalam setiap materi agar mempunyai rasa senang, aktif sehingga siswa tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan pengamatan, di SMP Negeri 2 Menganti Gresik banyak siswa mempunyai sifat individualis dalam belajar dan kurangnya guru dalam menguasai model pembelajaran serta kurangnya pengawasan. Berdasarkan Penelitian yang sudah dilaksanakan bahwa peneliti meneliti untuk mengetahui adanya pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Menganti Gresik. Pembelajaran ini mengenalkan dan menerapkan bentuk kerjasama, bertanggung jawab, menelaah materi dan mempengaruhi pola interaksi siswa. Bedasarkan hasil perhitungan analisis statistic menggunakan SPSS product and service solution version 21 membuktikan bahwa hasil dari hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan diperkuat dari perhitungan manual 4.27 lebih besar 1.706 maka ditolak dan diterima dan terdapat peningkatan sebesar 74.46 %. Kata kunci: Kooperatif, NHT, passing bawah, bolavoli. Abstract Physical education is an effort to improve skills through physical activity and create intellectual social personality. It plays an important role for students as a coaching process. In the learning process, teachers must have creativity in teaching such as using a varied briefing model. For examples is cooperative model of NHT type. It involves games in each material to have a sense of delight. Furthermore, students are interested in following the learning actively. Based on observations in Junior High School 2 Menganti Gresik, many students could not participate in the learning activity and the teachers have limited learning resource. This research aims to investigate the influence of the Cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) implementation on the results of under hand passing volley ball learning result on Grade VII Students, Junior High School 2 Menganti Gresik. Furthermore, There are several values which were observed in this study. Based on the results of statistic analysis using SPSS 21, there is a significant value of T count (4.27). It is larger than T table (1,706). It can be concluded that H0 rejected and Ha received. Furthermore, the implementation of Cooperative learning model type Numbered Heads Together (NHT) contributes the under hand passing volley ball learning result up to 74.46%. Keywords: Cooperative, NHT, forehand, volleyball.
PENGARUH KOMBINASI GERAK DASAR LARI, LOMPAT DAN LEMPAR MENGGUNAKAN MEDIA KARDUS TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK SISWA ADABIYAH, NURUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) merupakan mata pelajaran wajib yang ada di sekolah dan salah satu pengajaran yang berorientasi pada karakteristik perkembangan dan pertumbuhan anak yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Untuk mengoptimalkan kemampuan gerak perlu didukung dengan pembelajaran gerak dasar dalam pendidikan jasmani. Dengan memberikan kombinasi gerak dasar lari, lompat dan lempar menggunakan media kardus diharapkan siswa lebih aktif bergerak dan meningkatkan keterampilan motorik.Tujuan penelitian ini adalah: (1)untuk mengetahui pengaruh kombinasi gerak dasar lari, lompat dan lempar terhadap keterampilan motorik siswa Sekolah Dasar, (2)untuk mengetahui besarnya pengaruh kombinasi gerak dasar lari, lompat dan lempar menggunakan media kardus terhadap keterampilan motorik siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian randomized control group pre-test post-test desaign. Sampel dalam penelitian ini adalah untuk kelompok eksperimen 20 siswa dan kelompok kontrol 21 siswa pada kelas V SD Menganti Permai. Instrumen tes yang digunakan adalah tes keterampilan motorik yang terdiri atas 4 butir tes yaitu: (1) tes shuttle run 4x10 meter, (2) tes koordinasi lempar tangkap bola (3) tes strok stand positional balance (4) tes lari cepat 30 meter. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh kombinasi gerak dasar lari, lompat dan lempar menggunakan media kardus terhadap keterampilan motorik siswa kelas V SD Menganti Permai. Dibuktikan dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Thitung < Ttabel yaitu 0,165 < 2,031. Sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci : Gerak Dasar, Keterampilan Motorik ABSTRACT Physical education is one of the compulsory subjects in school. It is also one of a subjects which is oriented toward the characteristics of children?s? growth and development which include cognitive, affective, and psychomotor domain. It is important to optimize students motion ability by fundamental skill learning in physical education. Basic running, jumping and throwing combination by using cardboard as the media can make students will be more active and improve their motor skill effectively. The objectives of this research were (1) to find out the effect of basic running, jumping, and throwing movement combination by using cardboard as the media to students? motoric skill, (2) to find out the effect size of basic running, jumping, and throwing movement combination using cardboard as the media to students? motoric skil. The design of this research was experimental research by using quantitative approach and randomized control group pre-test post-test design The sample of this research were 20 students in experimental group and 21 students in control group. They were the fifth graders in Menganti Permai Elementary School. The instruments that were used in this research were motoric skill test which consists of four tests: (1) shuttle run 4x10 meter, (2)coordination test (throw and catch the ball between 1 meter at the wall), (3) strok stand positional balance test, and (4) speed test 30 meter. The results of this research showed that there was no effect of basic running, jumping, and throwing movement combination by using cardboard on motoric skills of the fifth graders in Menganti Permai Elementary School. It is proven from hypothesis testing which shows that Tcount< Ttabel is 0,165 < 2,031. So that Ho accepted and Ha rejected. Keywords : Fundamental Skill, Motoric skill
PENGARUH PENERAPAN PERMAINAN KECIL TERHADAP KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN OLAHRAGA LAZUARDI AKBAR, SANDIAH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan kecil merupakan salah satu media dalam pembelajaran Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), dalam permainan kecil terdapat nilai sikap kerjasama. Kerjasama merupakan sikap yang dibutuhkan dalam berbagai materi dalam pembelajaran PJOK, dengan bekerjasama siswa siswa akan belajar menyelesaikan masalah secara bersama-sama, rasa toleransi, pertemanan, dan kekeluargaan siswa juga akan bertambah, dengan tumbuhnya kerjasama maka diharapkan dapat menekan berbagai sikap negatif. PJOK merupakan pembelajaran berbasis gerak yang berarti siswa belajar berbagai pengetahuan, keterampilan gerak dan pembentukan karakter melalui berbagai aktivitas fisik dan olahraga. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara, dalam pembelajaran PJOK siswa kelas X MIPA 6 SMAN 1 Taman merupakan siswa yang pandai dan aktif, tetapi kurang dalam bekerjasama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan permainan kecil terhadap kerjasama siswa dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X MIPA 6 SMAN 1 Taman. Jika ada, seberapa besar pengaruh penerapan permainan kecil terhadap kerjasama siswa dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas X MIPA 6 SMAN 1 Taman Sidoarjo. Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan permainan kecil terhadap kerjasama siswa pada pembelajaran PJOK siswa kelas X MIPA 6 SMAN 1 Taman Sidoarjo, dibuktikan dengan nilai Thitung 10,19 lebih besar dari Ttabel 1,6905 dengan persentase pengaruh sebesar 10,23%. Kata Kunci: Permainan Kecil, Kerjasama Siswa. Abstract Small games are one of the media in the learning of physical education (PE). There is a value of cooperation and attitude in small games. Cooperation is a necessary attitude in various materials in PE learning. It could be reflected by working together, solve problems, a sense of tolerance, friendship, and togetherness. PE is a motion-based learning. It means students learn a variety of knowledge, motion skills and character building through various physical activities and sports. Based on the results of observation and interviews, in PE learning of grade X students MIPA 6 State Senior High School 1 Taman are good and active student, but lack of cooperation. This research was conducted to find out if there is any influence on the application of small game to students cooperation in PE learning. Furthermore, Based on the results of the data analysis, it can be concluded that there is influence of the application of small games to students cooperation. The evidence is the significant value of Tcount is 10.19 or greater than Ttable 1.6905 with a percentage influence is 10.23%.. Keywords: Small Games, Student Cooperation.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMAN 2 PONOROGO DENGAN SMKN 1 JENANGAN YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL MANGGALA MUKTA, PITRA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani adalah salah satu komponen penting yang harus dimiliki oleh seorang siswa. Pendidikan jasmani adalah suatu wadah ataupun sarana pendidikan serta pengembangan potensi yang ada di dalam siswa, pada saat jam pelajaran maupun di luar jam pelajaran sekolah (ekstrakurikuler). Kebugaran jasmani perlu dimiliki oleh setiap siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal. Futsal merupakan olahraga yang sangat kompleks, sehingga olahraga tersebut memerlukan tingkat kebugaran jasmani yang cukup untuk dapat melakukannya. Maka dari itu harus diadakan pengukuran dengan menggunakan test cooper lari lapangan 12 menit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 2 Ponorogo dengan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMKN 1 jenangan dan seberapa besar perbedaannya, dengan menggunakan sampel yang berjumlah 30 siswa putra. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Stadion Darussalam Gontor Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Berdasarkan perhitungan menggunakan IBM SPSS Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows v21.0 uji beda dua rata-rata antara siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 2 Ponorogo dan siswa ekstrakurikuler futsal SMKN 1 Jenangan diperoleh hasil nilai sig 0,048< alpha 0,05 dengan menggunakan taraf signifikan 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan ada perbedaan kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 2 Ponorogo dengan SMKN 1 Jenangan, sedangkan besar perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal sebesar 4,8% lebih besar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 2 Ponorogo di banding siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMKN 1 Jenangan. Kata kunci: kebugaran jasmani, ekstrakurikuler futsalAbstract Every student needs to possess physical fitness. Physical education is a course that aims on developing the students physical knowledge and potentials which can not only be done within, but also outside the school hours (extracurricular). All the students registered in futsal extracurricular need to have a good physical fitness, because futsal is considered as a complex sport. Cooper test is a test that requires the students to do a 12-minute run. It can predict the students? physical fitness. The purpose of this study was to find out whether there is any difference between the level of physical fitness possessed by the members of futsal extracurricular in State Senior High School 2 Ponorogo and State Vocational High School 1 Jenangan. There were 30 male students as the sample of the study. This study was conducted in Darussalam Gontor Stadium which is located in Mlarak, Ponorogo, East Java. Based on the calculation, it was found a sig value 0,048< alpha 0,05 with a significant level of 0.05. Thus, Ha is accepted and Ho is rejected. In conclusion, it can be said that there is a difference in the physical fitness level possessed by the members of the futsal extracurricular in State Senior High School 2 Ponorogo and State Vocational High School 1 Jenangan. The students in State Senior High School 2 Ponorogo have 4.8% higher than State Vocational High School 1 Jenangan. Keywords: physical fitness, futsal extracurricular
PENGARUH PERMAINAN KECIL TERHADAP PARTISIPASI AKTIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SIDOARJO , KRISTIANTO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara umum, pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa , berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Salah satu dari mata pelajaran tersebut adalah pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Dalam aktivitas pembelajaran diperlukan interaksi antara peserta didik dan pendidik sehingga pembelajaran lebih aktif. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan aktif dan tidak membosankan diperlukan pelaksanaan inovasi baru yang diberikan oleh guru agar siswa berpartisipasi aktif untuk mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan semakin meningkat. Salah satunya dengan penerapan permainan kecil yang disesuaikan dengan kurikulum di satuan pendidikan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pengaruh permainan kecil terhadap partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran PJOK pada kelas VIII SMPN 2 Sidoarjo. 2) Mengetahui besarnya pengaruh permainan kecil terhadap partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran PJOK pada kelas VIII SMPN 2 Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan jenis eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif, dan desain one group pre-test post-test design. data dikumpulkan dengan menggunakan analisis video melalui instrumen Analisa Proporsi Fokus (APF). Pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoarjo dan jumlah sampel yang diambil yaitu 33 siswa.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ada pengaruh permainan kecil terhadap partisipasi aktif dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sidoarjo yang dapat dibuktikan dengan Nilai Zhitung 1,96 > Ztabel 0,153 dengan persentase sebesar 5,168 %. Kata Kunci: Permainan Kecil, Partisipasi Aktif Siswa. Abstract Education aims to build and develop the character and intellectual life of a nation. Particularly, developing students? skill that believe in God, have a good character, healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, democratic and become a responsible citizen. One of the subject is physical education. To achieve an active and fun teaching-learning activity, the interaction between teacher and students is necessarily needed. Therefore, teacher must provide a new teaching method or innovation to make the students actively involved in physical education. One the method is small game, where the application must be adjusted based on the curriculum regulation. This study aimed to: (1) Understand the influence of small game application toward student?s active participation in process physicall education and sport in Eighth Grade of Junior High School 2 Sidoarjo. (2) Understand the significant influence of small game application toward student?s active participation in physicall education session in Eighth Grade of Junior High School 2 Sidoarjo. This study used a quasi-experimental method, with quantitative design and apply One Group Pretest-Posttest Design to thirty three selected students in Eighth Grade of Junior High School 2 Sidoarjo. The data was collected by using technique Analysis Proportion Focus (APF) video instrument. Based on the data analysis, there was significant effect towards the active participation of eight graders of Junior High School 2 Sidoarjo which can be proven by Z-score 1,96 > Z-table 0,153 with 5.168% improvement. Keywords: Small Game, Students Active Participation.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X DAN XI DI SMK PENERBANGAN DHARMA WIRAWAN SIDOARJO WAHYU TRIONO, LAJU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian dari pendidikan keseluruhan, proses interaksi antara siswa dengan lingkungan yang dikelola melalui aktivitas jasmani untuk menuju pembentukan manusia seutuhnya. Aktivitas jasmani tersebut dapat dijadikan sebagai kegiatan peserta didik untuk meningkatkan keterampilan motorik, fungsional dan kebugaran jasmani siswa, SMK Penerbangan Dharma Wirawan Sidoarjo yang dimana adalah sekolah semi militer yang diperuntukkan untuk umum hal tersebut menjadi berbeda dengan SMK yang lain. Tes kebugaran jasmani Indonesia adalah salah satu cara untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X dan XI SMK Penerbangan Dharma Wirawan Sidoarjo dengan jumlah 217 siswa. Perhitungan data yang dianalisis menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan menggunakan instrumen TKJI untuk usia 16-19 tahun yaitu tes lari cepat 60 meter, tes gantung siku tekuk, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari 1000/1200 meter. Perhitungan data yang diperoleh dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Pada hasil tes kebugaran jasmani siswa kelas X dan XI sekolah SMK Penerbangan Dharma Wirawan Sidoarjo memiliki tingkat kebugaran jasmani sebagai berikut, siswa yang mengikuti tes berjumlah 217 siswa dengan 3 siswa persentase (1,38%), masuk dalam kategori sedang. 105 siswa persentase (48,39%), masuk dalam kategori kurang. 109 siswa persentase (50,23%), masuk dalam kategori kurang sekali. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan siswa kelas X dan XI SMK Penerbangan Dharma Wirawan Sidoarjo dengan kategori terbanyak adalah 109 persentase (50,23%), masuk dalam kriteria Kurang Sekali. Kata Kunci : Tingkat Kebugaran Jasmani, Siswa ABSTRACT Physical education is part of education which uses the interaction between students and the environment through physical activities. Physical activity is used to improve students physical performance, functional and physical fitness. Aviation Vocational High School of Dharma Wirawan Sidoarjo is a semi-military school which is opened for public. So, all students from any background knowledges could register themselves in this school. It makes this school become special because the mechanism is different from others aviation vocational high school. In doing so, the researcher interests to see the physical fitness level of Aviation Vocational High School of Dharma Wirawan Sidoarjo. Indonesian physical fitness tests are one way to determine the level of students physical fitness. The purpose of this research is to know the physical fitness level of 217 students in grade X and XI of Aviation Vocational High School of Dharma Wirawan Sidoarjo. The research data was analyzed by using quantitative statistical approaches. This research is a non-experimental research by using TKJI instrument for the age 16-19 years. They were tested by using sprint test in 60 meters, hang elbow bending test, sit up test in 60 sec, vertical jump test and run test in 1000/1200 meters. The data computation was analyzed by using a quantitative statistical approach. The results, there are 3 students (1.38%) in the average category,105 students (48.39%) in the below average category, and 109 students (50.23%) in the very poor category. From the explanation above, it can be concluded that students in grade X and XI of Aviation Vocational High School Dharma Wirawan Sidoarjo belongs to very poor category with 109 students in percentage (50.23%). Keywords: Physical Fitness Level, Student
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 SIDOARJO DALAM PEMBELAJARAN PJOK PRAMESWARA, WINDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan mata pelajaran yang unik, karena di dalamnya siswa diajarkan beberapa hal mulai dari kognitif, afektif dan psikomotor. Mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan menghasilkan hasil belajar dari apa yang telah diberikan kepada siswanya oleh guru. Setelah melalui proses belajar diharapkan siswa memiliki hasil belajar yang tinggi. Kegiatan belajar mengajar di sekolah disiplin merupakan syarat utama dalam mencapai keberhasilan dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah terdapat hubungan antara kedisiplinan dengan hasil belajar siswa SMAN 4 Sidoarjo dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan angket kedisiplinan dan hasil belajar siswa. Dari hasil belajar siswa diambil dari pengetahuan dan keterampilan. Untuk mengetahui nilai ranah pengetahuan dari nilai ulangan tengah semester dan ranah keterampilan dari nilai keterampilan bola voli dan lompat jauh. Hasil pengujian dari hipotesis menunjukkan bahwa rhitung (-0,034) dan rtabel (0,329) dengan taraf signifikan 0,05 yang bermakna bahwa nilai rhitung lebih kecil dari pada rtabel. Hasil tersebut disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kedisiplinan dengan hasil belajar siswa kelas XI IPS 3 di SMA Negeri 4 Sidoarjo dalam pembelajaran pendidikan, jasmani, olahraga, dan kesehatan. Kata kunci : Kedisiplinan, Hasil Belajar Siswa Abstract Physical education is a unique subject, because students are taught several things such as cognitive, affective and psychomotor. Physical education learning outcomes are designed by the teachers. Moreover, after going through the learning process students are expected to have high learning outcomes. Teaching and learning activities in disciplined schools are the main condition in achieving success in learning. The purpose of this study is to prove whether there is a relationship between discipline and students learning outcomes in physical education at State Senior High School 4 Sidoarjo. This is a correlational research with a quantitative descriptive approach. In the data collection methods, researchers used a disciplinary questionnaire and student learning outcomes i.e. knowledge and skills. Particularly, the knowledge and skill in the volleyball skills and long jump. The hypothesis testing result indicates that r counts is -0,034 and r table is 0,329. It means that the value of r count is smaller than the r table. These results concluded that there was no relationship between discipline and students learning outcomes in physical education at State Senior High School 4 Sidoarjo. Key words : Discipline, Learning Outcomes Students

Page 96 of 109 | Total Record : 1082