cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN SEPAK BOLA TERHADAP MINAT SISWA PUTRI PADA PEMBELAJARAN SEPAK BOLA (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 MOJOKERTO) EKA PRASETYA, YUDA; FERIANTO TJAHYO KUNTJORO, BAMBANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam suatu proses pembelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi terdapat materi sepak bola yang diajarkan kepada siswa di sekolah, saat pembelajaran terlihat siswa putra mendominasi suatu proses pembelajaran yang harusnya siswa putra dan putri sama-sama aktif dan fokus pada materi. Materi yang diajarkan yaitu sepak bola secara umum, sehingga siswa putri kurang tertarik dan terlihat kesulitan untuk belajar materi sepak bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modifikasi sepak bola terhadap minat siswa putri pada pembelajaran sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan menggunakan randomized control pretest-posttest design. Populasi yang dipakai adalah siswa putri kelas VII di SMP Negeri 1 Mojokerto yang terdiri dari 146 siswa putri. Sampel yang dipakai adalah siswa putri kelas VII-I sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-C sebagai kelas kontrol, yang masing-masing terdiri dari 18 siswa putri yang mana penentuan sampel dengan cara cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket minat siswa yang mana nanti akan diisi oleh siswa, angket ini terdisi dari 37 pernyataan. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan mendapatkan hasil rata-rata pretest sebesar 138,44 dan rata-rata posttest sebesar 150,11. Berdasarkan hasil data penelitian penerapan modifikasi permainan sepak bola terhadap minat siswa putri pada pembelajaran sepak bola studi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mojokerto terdapat peningkatan minat belajar sebesar 8,43%. Kata Kunci: modifikasi, sepak bola, minat siswa Abstract In physical education teaching and learning, football is one of the learning material that is taught by the teacher. During the teaching-learning process, male students look more dominating than female students in which both of them should be active and focus during the lesson. The learning material used by the teacher is a general material that makes female students are not interested and hardly understands the topic. The purpose of this study is to know the effect of football modification on female students interest during the process of teaching-learning football. This study is a quasi-experimental study that uses a randomized control pretest-posttest design. The population of this study is the female students of first graders in junior high school 1 Mojokerto. There are 146 female students of first graders. The sample that is used in this study is female students in VII-I and VII-C. The samples are chosen by using cluster random sampling. Each class consists of 18 female students. VII-I is chosen as the experimental group while VII-C is chosen as the control group. The instrument of this study is a questionnaire that is used to know the students interest. The questionnaire consists of 37 questions. From the results of research that has been done to get the average pretest results of 138.44 and an average posttest of 150.11. Based on the results, there is an improvement in female students interest in the amount of 8,43% after the implementation of football modification in Junior High School 1 Mojokerto. Keywords: modification, soccer, student interest
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN (PAKEM) DALAM PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, KESEHATAN TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK SISWA KELAS IV DI SDN 1 SERUT TULUNGAGUNG Wakhid, Abdul
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik dalam kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Dalam proses pembelajaran terdapat model pembelajaran yang digunakan untuk merancang materi belajar. Salah satunya adalah model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran PAKEM dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan terhadap keterampilan motorik pada siswa kelas IV di SDN 1 Serut Tulungagung, 2) Untuk mengetahui besar persentase pengaruh model pembelajaran PAKEM dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan terhadap keterampilan motorik pada siswa kelas IV di SDN 1 Serut Tulungagung. Berdasarkan pada uji hipotesis pre-testdan post-test dari kelompok eksperimen jika thitung>ttabel maka "Ha diterima" sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan. Pada tes kelincahan memperoleh nilai 4,319 >1,708, tes koordinasi memperoleh nilai 2,775 >1,708, tes keseimbangan memperoleh nilai 1,315 >1,708, tes kecepatan memperoleh nilai 2,665 >1,708. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan terhadap keterampilan motorik Kata Kunci: aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, PAKEM, keterampilan motorik   Abstract Physical Education is essentially an educational process that utilizes physical activity to produce holistic changes in the quality of individuals, in term sof physical,  mental, and emotional. In the learning process there is a learning model that is used to design learning material. One of the misan Active, Creative, Effective, and Fun learning model (PAKEM) which a ims to improve students' motor skills. The purpose of this study were 1) To determine the influence of the PAKEM learning model in physical education, sports, and health on motor skills in fourth grade students at Elementary School 1 Serut Tulungagung, 2) To find out the percentage effect of the PAKEM learning model in physical education, sports and health of motor skills in fourth grade students at Elementary School 1 Serut Tulungagung. Base dont he hypothesistest, there sult of pre-test and post-test on the experimental group if tcount>ttable then "Ha is accepted" so that it can becon cluded that there is a significant effect. The agility test obtained a value of 4.319> 1.708, the coordination test obtained a value of 2.775> 1.708, the balance test obtained a value of 1.315> 1.708, and the speed test obtained a value of 2.665 > 1.708. It can becon cluded that there is a significant influenceon active, creative, effective, and fun learning models in physical education, sports, and health to wards motor skills. Keywords: active, creative, effective, fun, PAKEM, motor skills
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP KEGEMBIRAAN BELAJAR SISWA SHOWAB, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil modifikasi permainan bolavoli terhadap kegembiraan belajar siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Penelitian dilakukan di SD Negeri Pagesangan dengan siswa kelas V sebagai subjeknya. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa modifikasi permainan bolavoli dapat meningkatkan kegembiraan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sebesar 67,63%. Peningkatan kegembiraan belajar siswa ditunjukkan dari hasil uji-t sampel sejenis yakni didapatkan nilai signifikansi (2-tailed) adalah sebesar 0,000<0,05, sehingga data disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dan post-test yang artinya ada pengaruh dari modifikasi permainan bolavoli. Berdasarkan hasil-hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa modifikasi permainan bolavoli dapat meningkatkan kegembiraan belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan rekreasi. Kata kunci: Modifikasi, Permainan Bolavoli, dan Kegembiraan belajar. Abstract This study aims to describe the results of the volleyball game modification to the student excitement physical education. This was an experimental study with the design of One Group Pretest-Postest Design. The study was conducted at Pagesangan State Elementary School with fifth grade students as subjects. Based on the results of the study, it is known that the modification of volleyball game can increase the joy of student learning in participating in Physical Education learning by 67.63%. Furthermore, It can increase student learning excitement. It is shown from the results of the t-test of similar samples that obtained significance value (2-tailed) amounted to 0,000 <0.05. So based on data, It can be concluded that there was an average difference between the pre-test and post-test results which means there is the effects of the modified game of volleyball. Based on the above results, it can be concluded that the modification of volleyball game can increase the joy of student learning in physical education, sports and recreation subjects. Key words: Mods, Volley Ball games, and Joy of learning.
PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLAVOLI TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING ATAS BOLAVOLI DI SMKN 1 SURABAYA ADITYA WIDYANTO, PANDHU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil belajar adalah menerima rangsangan dari luar yang datang pada siswa, baik dalam bentuk masalah situasi gejala dan lain-lain yang termasuk kesadaran keinginan untuk menerima stimulus control dan gejala atau rangsangan dari luar. Tujuan dari penelitian ini Tujuan penelitian adalah pernyataan "mengapa" penelitian dilakukan, atau tujuan penelitian. Pengertian metode penelitihan adalah Menurut McMillan dan Schumacher (2001: 9), metodologi penelitian mengacu pada desain yang menurutnya peneliti memilih pengumpulan data dan prosedur analisis untuk menyelidiki masalah penelitian tertentu. Epistemologi kualitatif didasarkan pada metode interpretatif penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif desain penelitian one group pretest ? post test design. Hasil penelitian yang diperoleh dari hasil perhitungan uji Kolmogorov-Smirnov test dijelaskan bahwa terdapat pengaruh penerapan pembelajaran permainan bolavoli terhadap hasil belajar teknik dasar over hand pass bola voli. peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 Surabaya. Jumlah Uji T signifikan lebih kecil dari alpha (0,005 < 0,05) dengan demikian sesuai dengan ketentuan jika signifikan < ? dengan taraf signifikan 5% maka Ha diterima dan Ho ditolak sedangkan hasil dari perhitungan prosentase pengaruh antara hasil pretest dan posttest dengan skor 13,3%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh setelah diberikan treatment dengan menggunakan permainan modifikasi. Kata kunci : modifikasi permainan, hasil belajar, teknik dasar Abstract Learning outcomes are receiving external stimulation to the students, both in the form of symptom situation problems and others, which include awareness of the desire to receive stimulus control and symptoms or stimulation extenally.The research methods, according to McMillan and Schumacher (2001: 9), refers to the design according to which the researcher chooses data collection and analysis procedures to investigate specific research problems. Qualitative epistemology is based on the interpretive method of quasi-experimental research with a quantitative design approach to one group pretest - post test design.The results of the study obtained from the calculation of the Kolmogorov-Smirnov test test explained that there was an effect of applying the learning game of volleyball to the results of learning basic techniques over volleyball hand passes. volleyball extracurricular participants at SMK Negeri 1 Surabaya. The number of T Tests is significantly smaller than alpha (0.005 <0.05) thus according to the provisions if significant <? with a significant level of 5%, Ha is accepted and Ho is rejected while the results of the calculation of the percentage effect between the results of the pretest and posttest are 13, 3%. From these data it can be concluded that there is an effect after being given treatment using a modified game. Keywords: game modifications, learning outcomes, basic techniques
SURVEI KETERLAKSANAAN PBM SESUAI DENGAN PEMBAGIAN JUMLAH JAM MENGAJAR GURU PJOK MALIK DINAR ABDUS PUTRA, MOCH.
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan yang sukses tergantung pada kerjasama antara guru dan siswa. Guru yang profesional sangat penting untuk proses pendidikan di sekolah karena harus mendidik siswanya dengan apa yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan PBM yang sesuai dengan pembagian jumlah jam mengajar guru PJOK di sekolah. Beban kerja guru sudah diatur dalam PP no.19 tahun 2017. Dalam aturan tersebut guru harus memiliki RPP dan tugas tambahan. Guru harus mengajar tatap muka minimal 24 jam pelajaran sampai 40 jam pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah jam mengajar guru PJOK setiap minggunya, sudah terlaksana PBM apa tidak yang sesuai dengan jumlah jam mengajar, dan faktor-faktor apa saja yang membuat terlaksana dan tidaknya PBM sesuai jumlah jam mengajar guru PJOK. Metode penelitian dilakukan dengan cara wawancara dengan responden (Guru PJOK sebanyak 17 orang, Waka Kurikulum sebanyak 6 orang, dan Siswa sebanyak 51 orang) dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri se-Kecamatan Genteng Surabaya yang berjumlah 6 sekolah yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7, dan SMAN 9 Surabaya. Hasil penelitian keterlaksanaan PBM sesuai dengan pembagian jumlah jam mengajar guru PJOK di SMAN se-Kecamatan Genteng. Untuk jumlah jam mengajar 15 guru di 5 sekolah sudah sesuai, kecuali 2 guru di SMAN 5 yang kelebihan jumlah jam mengajar sebanyak 45 jam pelajaran karena pada semester genap 2018/2019 kekurangan guru PJOK. Guru selalu membuat RPP tahunan sebelum memasuki awal tahun pelajaran. Faktor yang membuat tidak terlaksananya PBM saat pelajaran PJOK terpotong jam mengajarnya pada jam pertama untuk mengganti seragam olahraga terlebih dahulu. Kemudian faktor lainnya adalah keterbatasan prasarana lapangan hanya ada lapangan outdoor dan belum ada lapangan indoor hanya ada di SMAN 7 yang emiliki lapangan indoor sehingga saat pelajaran di lapangan tidak terganggu dengan cuaca dan aktivitas fisik siswa. Kemudian guru honorer yang masih merasa kurang haknya dalam memperoleh jumlah jam mengajar, sehingga ada yang menambah di sekolah lain. Kata Kunci: pendidikan jasmani, keterlaksanaan PBM, guru PJOK, jumlah jam mengajar Abstract The success of learning depends on how well teachers implementing lesson for the students to get engage in every materials given during the teaching and learning activity. The aim of this study was to determine the implementation of teaching learning activity in accordance with the number of physical education (PE) teaching time allocation in schools. Teacher workload has been regulated in Government Regulation No. 19 of 2017. There stated that the teacher need to have lesson plans and additional assignments. In addition, the teachers must have at least 24 to 40-hours teaching per week. This study was conducted to find out the number of PE teacher teaching times each week, whether the teaching learning process in accordance with the teaching time or not, and find out the factors that make teaching learning activity comparable and not comparable with the PE teacher?s teaching time. The research method of this study was using interview that has been conducted with 17 physical education teachers, 6 vice school headmaster in curriculum division, and 51 students with qualitative descriptive research. This research was carried in all state high schools throughout Genteng district of Surabaya. Total of 6 schools took part in this study, they were SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7, and SMAN 9 Surabaya. The results of teaching learning activity implementation studies were in accordance with the number of teaching time allocation for PE teachers of all high schools in Genteng district. Then, the number of teaching hours for 15 teachers in 5 schools were appropriate, except for 2 teachers in SMAN 5 who have an extra time teaching that is 45-hours in the even semester 2018/2019. The teacher always makes an annual lesson plan before entering new semester of school year. Factors that did not make teaching learning activity implemented based on the lesson plan were the cut off time that used by the students to change their uniform into sports one. Another factor found was the limited of indoor sport field facilities. The subject school mostly only have one outdoor sport field and indoor sport field only found in SMAN 7. As a result the activity PE lesson in the field usually depends on the condition of the weather. Lastly, honorary teachers still feel lack of rights in obtaining the amount of teaching time in school, so they tend to take additional hours to teach in other schools. Keywords: physical education, implementing teaching-learning activity, physical education teacher, number of teaching time.
PENGARUH PENGGUNAAN TALI ELASTIS DAN ALAS KAKI (KESET) TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PRASETYO, ARI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keberhasilan belajar siswa di sekolah dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu dari kesehatan jasmani dari seorang siswa, faktor eksternal dipengaruhi oleh kondisi dari luar diri siswa yaitu berupa keluarga, teman, dan peralatan yang digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar berlangsung, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan modifikasi alat terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Modifikasi dengan memakai tali elastis dan alas kaki sebagai pengganti balok tumpuan dan tali elastis sebagai perangsang untuk siswa melakukan lompatan yang lebih jauh yang lebih tepatnya sebagai rintangan bagi siswa, yang diterapkan pada siswa kelas X BDP3 SMK Negeri 2 Blitar dimana pada kelas tersebut belum mendapatkan pelajaran lompat jauh gaya jongkok sehingga diharapkan adanya peningkatan yang signifikan dari treatment yang diberikan pada kelas tersebut. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian semu dan menggunakan desain Randomized Control Group Pre-test and Pos-test Design. Sampel adalah kelas X BDP 3 sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 35 siswa dan kelas X BDP 2 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan saat pre-test sebesar 6.36 dan meningkat menjadi 7.11 dengan selisih 0.76 meningkat sebanyak 11.79%. Nilai rata-rata keterampilan saat preetest sebesar 6.07 meningkat menjadi 6.96 dengan selisih 0.79 meningkat sebanyak 14.66% Kata Kunci : Hasil Belajar, lompat jauh. Abstract Learners? learning success in school is influenced by internal and external factors. The internal factor is the learners? physical health, while the external factor is influenced by the learners? external condition which are family, friends, and the equipment used in the learning process. Based on that factors, the researcher conduct the research entitled The Influence of Modified Equipment to The Learners? Long Jump Squat Style Learning Result.The aim of this research was to figure out the influence and the amount of the modified equipment?s influence to the learners? long jump squat style learning result. The equipment was modified by using the elastic rope as the stimuli for the learners to make the further jump or as the obstacle for the learners and footwear as the alternate of support beam. This research was conducted to ten grader of BDP 3 in Senior Vocation High School 2 Blitar where the material of long jump squat style was not being taught yet, so it was expected that there were significant improvement from the treatment given to this class. The type of this research was quasi-research with Randomized Control Group Pre-test and Post-test Design. The samples of this research were 35 learners from ten grade of BDP 3 as the experimental group and 36 learners from ten grade of BDP 2 as the control group. The result of this research revealed that the average knowledge score at pre-test was 6.36 and it was increased to 7.11 with 0.76 difference, thus it was improved as much as 11.79%. The average skill score on pre-test was 6.07 and it was improved to 6.96 with 0.79 as the number of difference, thus it was increased as much as 14.66%. Keywords: Learning Outcomes, long jump.
PENGARUH METODE LATIHAN PASSING PERMAINAN SEPAK BOLA TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM ALFI HIDAYAT, RISKI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode latihan passing permainan sepak bola merupakan desain dalam bentuk pembelajaran dimana peserta didik melakukan pembelajaran passing sepak bola dengan permainan yang telah ada dimetode latihan passing permainan sepak bola. Bisa juga diartikan metode latihan passing permainan sepak bola merupakan pembelajaran dimana peserta didik dihadapkan pada situasi belajar sambil bermain. Banyak jenis permainan metode latihan passing permainan sepak bola yang dapat diterapkan di pembelajaran PJOK, sehingga mudah untuk memberikan pembelajaran yang menyenangkan kepada peserta didik dan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran menjadi lebih maksimal dan lebih baik lagi. Dari distribusi data pretest kelas eksperimen dalam ranah pengetahuan memiliki rata-rata sebesar 25,0417 meningkat pada waktu posttest menjadi 73,1250 sehingga selisih pretest dan posttest adalah 192%. Dari ranah keterampilan pretest kelas eksperimen memiliki rata-rata sebesar 60 meningkat pada waktu posttest menjadi 70 sehingga selisih pretest dan posttest adalah 16,7%. Dikelas kontrol distribusi data pretest pengetahuan memiliki rata-rata sebesar 24,7826 meningkat pada waktu posttest sebesar 42,1739 sehingga selisih pretest dan posttest adalah 70,2%. Dari ranah keterampilan pretest kelas kontrol memiliki rata-rata sebesar 58,2609 meningkat pada waktu posttest menjadi 62,1739 sehingga selisih pretest dan posttest adalah 6,7%. Dari hasil uji hipotesis maka hasil dari penerapan metode latihan passing permainan sepak bola dalam ranah pengetahuan memiliki sig 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak dan ini juga membuktikan bahwa diranah pengetahuan penerapan metode latihan passing permainan sepak bola ada pengaruh yang signifikan antara hasil belajar sebelum penelitian dan sesudah penelitian. Pada ranah keterampilan memiliki sig 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak dan ini juga membuktikan bahwa diranah keterampilan penerapan metode latihan passing permainan sepak bola ada pengaruh yang signifikan antara hasil belajar sebelum penelitian dan sesudah penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan passing permainan sepak bola dikelas eksperimen yang diberikan treatment memiliki peningkatan yang lebih signifikan dari pada kelompok kontrol yang tidak diberikan treatment. Kata Kunci : latihan passing, permainan, sepak bola Abstract The soccer passing practice method is a design in the form of learning where students learn soccer passing training with existing games by the soccer passing practice method. It could also be interpreted as a method of passing in soccer where students are faced with the real learning situations while playing. Many types of soccer passing practice method can be applied in physical education learning. It makes it easy and fun in learning for students. As a result, students could follow and learn better. The experimental class pretest data distribution of knowledge average is 25.0417 and the posttest score is 73.1250. The difference between pretest and posttest is 192%. Furthermore, the skills pretest of the experimental class average is 60 and increases to be 70. So, the difference between pretest and posttest is 16.7%. In the control class, the knowledge pretest sig is 0,000 (<0.05). It means that Ha is accepted and Ho is rejected. It proves that there is a significant influence between the application of the practice method of passing the soccer game learning outcomes before research and after research. The skill significant is 0,000 (<0.05). Furthermore, Ha is accepted and Ho is rejected. It proves that applying the practice method of passing soccer games gives a significant influence between learning outcomes before research and after research. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the application of the passing method of the soccer game in the experimental class that was given the treatment had a more significant increase than the control group that was not given the treatment. Keyword: passing practice, game, soccer
TIPE KEPRIBADIAN, GENDER, DAN PILIHAN EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA AYU VARINDA, GALUH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ekstrakurikuler merupakan wadah bagi siswa untuk menunjang kegiatan di luar intrakurikuler. Dari sekian ekstrakurikuler yang ada, olahraga merupakan salah satunya. Jika diamati, dari jenis ekstrakurikuler olahraga beregu dan perorangan memiliki karakteristik yang berbeda. Begitu pula dengan kepribadian siswa yang memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing. Pengelompokan kepribadian manusia dapat dibagi menjadi dua yaitu ekstrover dan introver. Perbedaan karakter tersebut juga dikarenakan oleh perbedaan gender yang memiliki karakteristik pada masing-masing individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian dan gender dengan pilihan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian ini bersifat non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 88 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang ada di MAN 2 Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket termasuk inventori ekstrover-introver untuk mengetahui tipe kepribadian siswa. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (65,9%) yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga memiliki tipe kepribadian introver dan memilih jenis ekstrakurikuler olahraga beregu (52,3%). Tidak ada hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian siswa dengan pilihan ekstrakurikuler olahraga. Ada hubungan yang signifikan antara gender dan pilihan ekstrakurikuler olahraga yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,27 pada signifikansi 0,01. Kata Kunci: introver, ekstrover, gender, ekstrakurikuler olahraga. Abstract Extracurricular activities provide many activities which can increase students? non-extracurricular activity achievement. Sport is one of many extracurriculars which has many types and characteristic. Students can chose the suitable activity which suits their personality, characteristics and customs. Personality could be divided into two, which are extrovert and introvert. The difference between characters may be caused by gender and different characters inside each individual. This research aims to know the relation between personality type and gender with the preferable sport extracurricular. It is a non-experimental research by quantitative approach. The subjects were 88 students who followed sport extracurricular at Islamic Senior High School 2 Mojokerto. The data were collected by a questionnaire which included extrovert-introvert inventory to know student?s personality type. The data were analyzed by using the Phi correlation. The result shows that most of the students (65,9%) who follow sport extracurricular have the introvert personality type and choose the group sport extracurricular type (52,3%). There is no significant relationship between student?s personality type with their sport extracurricular preference. There is a significant relationship between gender and sport extracurricular preference that shown with a 0,27 correlation coefficient amount to 0,01 signification. Keywords: introvert, extrovert, gender, sport extracurricular.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR TERHADAP KERJASAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SIDOARJO AFIF ARDIANSYAH, MOCHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang meliputi aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Pendidikan biasa diberikan melalui pengajaran, pelatihan ataupun penelitian. Pada dunia pendidikan dibagi menjadi beberapa tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan dilanjutkan pada perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional gobak sodor terhadap kerjasama siswa kelas X di SMA Negeri 4 Sidoarjo. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas X IPA 5 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 6 yang berjumlah 37 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian murni (true experiment) dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan prinsip randomized control group pre-test post-test design. Berdasarkan perhitungan analisis statistik menggunakan IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 24 mendapatkan nilai thitung sebesar 1,217 > ttabel 0,349. Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh penerapan permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan kerjasama siswa pada pembelajaran PJOK kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Kata Kunci: Permainan Tradisional, Kerjasama, Gobak Sodor Abstract Education has taken place in learning activity which covers cognitive, psychomotor, and affective aspect. Education often be delivered through teaching, coaching, or research. Furthermore, educational world is separated in several steps such as preschool, elementary school, junior high school, senior high school, and university. The purpose of this research is to find traditional gobak sodor game effects on state senior high school 4 Sidoarjo student?s teamworking. The subject in this research are 36 students of X5 science class as the experiment class and 37 students of X6 science class as the control class. This research is true experiment using quantitative approach and randomized control group pre-test post-test design principal. Based on statistic analysis counting by IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 24, the results of tcount is 1,217 > ttable is 0,349. It shows that H0 is accepted and Ha is denied. So, there is no significant effect of gobak sodor to students teamwork in physical education. Keywords: Traditional Games, Coorporation, Gobak Sodor
PENGARUH FAKTOR INTERNAL, ORANG LAIN, DAN NASIB TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK , AFRIANTO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keberhasilan belajar siswa di sekolah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dipengaruhi oleh faktor jasmani dan faktor psikologi. Faktor eksternal dipengaruhi oleh faktor keluarga dan lingkungan sekitar. Atas dasar tersebut peneliti melakukan penelitian dengan judul Hubungan antara Locus of Control dengan hasil belajar PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dan seberapa besar hubungan antara LoC dengan hasil belajar PJOK pada siswa kelas X MAN 1 Mojosari. Hasil belajar PJOK yaitu suatu alat ukur untuk menilai ketercapaian belajar siswa melalui matapelajaran PJOK. Variabel LoC diukur menggunakan instrumen IPC dari Levenson, Instrumen ini sudah tidak diragukan lagi keandalannya. Sedangkan variabel hasil belajar PJOK diambil dari nilai harian, UTS dan UAS siswa semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 66 siswa dari siswa kelas X MAN 1 Mojosari dengan Teknik sampling menggunakan Multistage Random Sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang dilakukan dengan bantuan Software IBM SPSS Statistic Version 20. Data dalam penelitian ini adalah normal (sig sebesar 0,978>0,05) dan linier (Sig. Sebesar 0,47>0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,85 dengan Sig sebesar 0,0<0,05. Setelah dilakukan analisis lebih dalam ditemukan bahwa variabel internality memiliki koefisien beta 0,86 dengan Sig. 0,00<0,05, Variabel powerfull others memiliki koefisien beta -0,027 dengan Sig. 0,71>0,05, Variabel chance memiliki koefisien beta -0,035 dengan Sig. Sebesar 0,63>0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan LOC memiliki hubungan dengan hasil belajar PJOK dan setelah dilakukan uji statistik lebih dalam hanya variabel internality yang memiliki hubungan dengan hasil belajar PJOK. Kata Kunci: locus of control, hasil belajar siswa, PJOK Abstract Student?s learning success in school is influenced by internal and external factors. Furthermore, Internal factors are influenced by physical factors and psychological factors. While, external factors are influenced by family factors and environment. Therefore, the researcher conducted a research entitled Relationship between Locus of Control (LoC) and physical education learning outcomes. This study aims to determine whether there is or not and how much the relationship between LoC and physical education learning outcomes of tenth graders students in MAN 1 Mojosari. Physical Education Learning Outcome is a measuring tool for assessing student learning achievement in Physical Education subjects. The LoC variable measured by using IPC instrument from Levenson, this instrument has no doubt on its reliability. Physical Education learning outcomes variables were taken from daily assessments, midterm test and final test score ??of students in the odd semester of 2018/2019 academic year. This is correlation study with a quantitative approach. The number of samples was 66 tenth graders students from MAN 1 Mojosari with a sampling technique using Multistage Random Sampling. The data was analyzed by using multiple linear regression that carried out with IBM SPSS Statistics Version 20 Software. Based on the analysis, the data was normal (sig of 0.978> 0.05) and linear (Sig of 0.47>0.05). The results showed that the regression coefficient value was 0.85 with Sig of 0.0<0.05. Further analysis found that the internality variable has a beta coefficient of 0.86 with Sig. 0.00 <0.05, others powerful variables have beta coefficients -0.027 with Sig. 0.71> 0.05, chance variables have beta coefficients -0.035 with Sig. 0.63> 0.05. Thus, it can be concluded that overall LOC has a relationship with the learning outcomes of Physical Education and deeper statistical tests showed that only internality variables have a relationship with the learning outcomes of Physical Education. Keywords: locus of control, student learning outcomes, physical education

Page 98 of 109 | Total Record : 1082