cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR DROPSHOT BULUTANGKIS FEBBYASTRI ISWARDHANI, AYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari rumusan masalah, yaitu seberapa besar persentase pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar dropshot bulutangkis yang diterapkan pada kelas x ipa-3 (kelas eksperimen) dibandingkan kelas x ipa-4 (kelas kontrol), manakah yang lebih baik antara dua kelas tersebut. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan pendekatan dalam penelitian none equivalent (pretest snd posttest). Penelitian ini mengikutsertakan 72 siswa X SMA Negeri 16 Surabaya dan dibagi menjadi 2 kelompok dengan penggunaan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelompoknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelas eksperimen (x ipa-3) terdapat adanya peningkatan yang dapat dilihat pada persentase peningkatan 49,5% dan untuk kelas kontrol (x ipa-4) juga memiliki peningkatan 36,0%. Dari uji mann-whitney didapatkan nilai yang signifkansi ,005 yang artinya terdapat perbedaan pada kelas yang diberi treatment pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournaments (TGT) dan kelas yang tidak diberi treatment (kontrol). Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kelas yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournaments (TGT) lebih baik dibanding kelas yang tidak diberi perlakuan (kontrol) Kata kunci : Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournaments (TGT), hasil belajar dropshot bulutangkis. ABSTRACT This research aimed to find out the answer of the research question which is how is the effect of coopeatif learning Team Games Touraments (TGT) as learning model on students? badminton dropshot learning outcome. This learning model was implemented on X Science 3 class as experimental group and X Science 4 class ascontrol group). The research design was quantitative research by using quasi experimental method. The approach in this research was non-equivalent (pretest and post-test). There were 72 students of Senior High School 16 Surabaya involved in this study. Those students were divided into two groups by using cluster random sampling technique. The results of this research showed that the learning outcome of experimental group (X Science 3) increased 49.5% and control group (X Science 4) increased 36.0%. Mann-Whitney test indicated that there was significant difference at the p .005. This showed that there was significant difference on the learning outcome between the class that received a treatment, namely the implementation of Team Games Tournament as learning model, and the class that did not get any treatment (control group). Based on the result, it can be concluded that the class in which cooperatif learning Team Games Tournament was implemented has better learning outcome than the class which did not get any treatment (control group). Keywords : effect of cooperatif learning Team Games Tournaments (TGT), badminton dropshot learning outcom.
IDENTIFIKASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MATERI BELADIRI PENCAK SILAT (PADA GURU PJOK SMA SWASTA SE-SURABAYA) ARI PRAYOGO, PANJI; , HAMDANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di dalam kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani baik di sekolah menengah pertama maupun menengah ke atas, materi beladiri pencak silat masuk di antara rentetan beberapa cabang olahraga yang diajarkan kepada peserta didik, dan dinilai mudah untuk dipelajari serta diajarkan dari segi teoritis maupun praktisnya di lapangan. Pencak silat merupakan seni beladiri asli nusantara yang dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual dan budaya bangsa, adapun guru memiliki peranan penting untuk mentransfer kepada generasi penerus bangsa guna membangun kepribadian dan moral yang baik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan jasmani materi olahraga beladiri pencak silat di SMA Swasta Surabaya dan juga untuk mengetahui kendala bagi guru PJOK SMA swasta se-Surabaya dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani materi beladiri pencak silat. Penelitian ini termasuk jenis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode simplerandom sampling. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, Keterlaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan jasmani materi beladiri pencak silat di SMA Swasta se Surabaya, dapat diketahui bahwa 80 % guru PJOK secara umum belum menjalankan materi pencak silat kedalam pembelajaran penjas. 73% kendala bagi guru PJOK SMA Swasta se Surabaya dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani materi beladiri pencak silat terletak dari kurangnya ketersediaan bahan ajar materi pencak silat dasar. Kata Kunci: Pencak Silat, Identifikasi Pembelajaran, Pendidikan Jasmani Abstract Pencak silat is a martial art from Indonesia which is influenced by spiritual values and local culture of Indonesia. Furthermore, it is a topic in the physical education curriculum on both junior high school and senior high school. It has both theoretical and practical to be taught. Moreover, it could be easily learned by student. Physical education teacher has an important role to transfer pencak silat to the next generation in order to build good personality and morals. The aims of this study are to find out the implementation in physical education with pencak silat?s martial art topic in the private senior high schools in Surabaya and to find out the difficulties of physical education teachers in private senior high school in Surabaya when implementing pencak silat martial art. In addition, this study belongs to descriptive-qualitative research by using simple random sampling method. Based on the result of this study, the implementation in physical education with pencak silat?s martial art topic in all private senior high school in Surabaya, it is found that generally 80% physical education teachers had not taught the subject of pencak silat in the physical lesson. Moreover, 73% difficulties of the physical education teachers in all private senior high school in Surabaya when implementing the physical education learning with the subjects of Pencak Silat?s martial art were the lack of teaching material to teach basic Pencak Silat. Keywords: Pencak Silat, Identification of Learning, Physical Education
PROFIL KESEHATAN PRIBADI SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO NASHRUDDIIN, ANDYCHAH; NURHAYATI, FARIDHA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesehatan pribadi adalah hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Pentingnya kesehatan pribadi untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan anak usia sekolah dasar. Di beberapa wilayah di Indonesia kesehatan pribadi siswa masih kurang akan kesadaran setiap individu. Keberhasilan pendidikan juga dipengaruhi oleh tingkat kesehatan anak. Sehingga, untuk penanaman pola hidup sehat sangat ideal diberikan kepada mereka. Dengan adanya peran guru sebagai pendidik di lingkungan sekolah dan orang tua di lingkungan keluarga, akan menjadi faktor penting untuk penanaman pola hidup sehat untuk diri pribadi maupun lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kesehatan pribadi siswa di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Kraton, MI Miftahul Ulum, SD Cinta Hati yang berjumlah 141 siswa. Instrumen penelitian ini adalah angket kesehatan pribadi. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah prosentase dan mean. Berdasarkan hasil penelitian, kategori kesehatan pribadi siswa SD di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo adalah sebagai berikut: kategori sangat baik sejumlah 35 siswa (25%), kategori baik sejumlah 90 siswa (64%) dan kategori cukup sejumlah 16 siswa (11%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua kondisi kesehatan pribadi siswa sekolah dasar di kecamatan Krian, kabupaten Sidoarjo dalam kondisi baik. Kata Kunci : Kesehatan Pribadi, Sekolah Dasar Abstract Personal health is an important thing which cannot be separated from human life. The importance of personal health is supporting the development and growth of elementary school student. In several district in Indonesia, students personal health is poor and lack of awareness from each individual. Furthemore, educational success is also influenced by childrens health. So, healthy lifestyles is important for them. The role of teachers as educators in the school environment and parents in the family environment will be an important factor for planting healthy lifestyles for personal as well as the surrounding environment. The purpose of this study was to determine the profile of students personal health in Krian, Sidoarjo District. This research was a descriptive research. The population in this study were 141 fourth grade student of Kraton Elementary School, MI Miftahul Ulum and SD Cinta Hati. The instrument of this study was a personal health questionnaire. The analysis technique used in this study are the percentage and mean. Based on the results of the study, the personal health categories of elementary students in Krian, Sidoarjo District are as follows: very good categories of 35 students (25%), good categories of 90 students (64%) and sufficient categories of 16 students (11%). Thus, it can be concluded that all the personal health conditions of elementary school students in Krian, Sidoarjo District are in good condition. Keywords: Personal Health, Primary School
SURVEI KETERLAKSANAAN MATERI AJAR PENCAK SILAT DI SMA NEGERI 15 SURABAYA EGA IVANTO, AANG; RACHMAN SYAM TUASIKAL, ABDUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di dalam kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani baik di sekolah menengah pertama maupun menengah ke atas, materi beladiri pencak silat masuk di antara rentetan beberapa cabang olahraga yang wajib diajarkan kepada peserta didik, dan dinilai mudah untuk dipelajari serta diajarkan dari segi teoritis maupun praktisnya di lapangan.Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan jasmani materi olahraga beladiri pencak silat di SMA Negeri 15 Surabaya.Penelitian ini termasuk jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara.Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, keterlaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan jasmani materi beladiri pencak silat di SMA 15 Surabaya, dapat diketahui bahwa guru PJOK belum menjalankan materi pencak silat kedalam pembelajaran penjas. Kendala bagi guru PJOK SMA Negeri 15 Surabaya dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan jasmani materi beladiri pencak silat terletak dari banyaknya kelas yang diajarkan pada saat pelajaran olahraga sehingga waktu untuk praktek materi pencak silat kurang. Kata Kunci: Pencak Silat, Survei, Pendidikan Jasmani Abstract In the physical education curriculum of both junior and senior high schools, the material of pencak silat is included in a series of sports that must be taught to students.it is considered easy to be implemented both theoretical and practical. The purpose of this study was to find out the implementation of pencak silat in physical education at Surabaya State High School 15. This study is a qualitative descriptive type using observation and interview methods. Based on the result of this study, the implementation pencak silat in physical education at Surabaya State High School 15 is not running well. PE teachers do not use pencak silat material into PE learning because the limited time duration and unproporsional class. Keywords: Pencak Silat, Survey, Physical Education
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRI KELAS XI IPA ANTARA MAN 8 JOMBANG DAN MAN 4 JOMBANG BERBASIS PONDOK PESANTREN MAMBAUL MA’ARIF FAHMY ADAM, ALFIAN; , HAMDANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga sangat penting bagi manusia untuk mencapai kehidupan yang sehat dan bugar. Dalam lingkungan sekolah, kesehatan dan kebugaran siswa dicapai melalui kegiatan olahraga yang diaplikasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Penelitian ini berupaya mengetahui (1) perbedaan kebugaran jasmani siswa putri sekolah berbasis Pesantren dan non Pesantren, (2) tingkat kebugaran jasmani siswa mana yang lebih baik antara siswa putri sekolah berbasis Pesantren dan non Pesantren. Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dianalisis secara statistik untuk menguji hipotesis menggunakan uji-t (beda antar kelompok). Dari hasil perhitungan uji-t menunjukkan hasil signifikan (0,058) > ? (0,05). Maka Ha ditolak dan Ho diterima, yang berarti bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani siswa putri sekolah berbasis Pesantren dan non Pesantren. Penyebab utama adalah kurangnya aktivitas fisik dan latihan olahraga dengan bukti : sekarang sudah banyak siswa yang naik sepeda motor dan diantar oleh orang tua. Demikian juga siswa putri yang bersekolah berbasis Pesantren di MAN 4 dan MAN 8 non Pesantren tidak ada yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang ada di sekolah. Sehingga tingkat kebugaran jasmani dari kedua sekolah tersebut masuk dalam kategori sangat kurang. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Berbasis Pesantren, dan Non Pesantren AbstractSport is very important for people to achieve a healthy and fit life. In the school environment, students? health and fitness are achieved through physical activities which are applied in physical education. This study aimed to determine (1) the female students physical difference between Islamic Boarding School and Non-Islamic Boarding School, and (2) the better physical fitness level between female students Islamic Boarding School and Non-Islamic Boarding School. This research type is non-experimental research with quantitative approach. The hypotheses were analyzed statistically to test the difference between groups by using t-test. From the calculation of the t-test, it showed the significant is 0,058 >? (0,05). It means that there is no significant difference between Islamic Boarding School and Non-Islamic Boarding School female students? physical fitness level. The main reason is lack of physical activity and exercise with the evidence many students who ride motorcycles and driver by parents. Likewise, there were no female students of MAN 4 Jombang islamic boarding school and MAN 8 Jombang non-islamic boarding school who took part in sports extracurricular activities at the school. So that the level of physical fitness of the two schools are very poor.Keywords: Physical Fitness, Islamic boarding school, Non-Islamic boarding school
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI SISWA DENGAN HASIL KETEPATAN JUMPING SMASH BULUTANGKIS STUDI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS DI SMP NEGERI 2 SIDOARJO Nursyaifudin Zuhri, Farid; , NURHASAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Cabang olahraga bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang ada di Indonesia dan perkembangan olahraga bulutangkis ini sangat membanggakan. Bulutangkis adalah olahraga raket untuk dua atau empat orang, dengan struktur temporal yang dicirikan oleh tindakan durasi pendek dan intensitas tinggi. Jumping Smash merupakan salah satu teknik penting dalam permainan bulutangkis karena untuk mendapatkan poin harus melakukan jumping smash ke area lawan. Pada saat melakukan Jumping Smash siswa fokus berkonsentrasi agar bisa lebih maksimal dalam mendapatkan poin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsentrasi siswa dengan hasil ketepatan jumping smash bulutangkis serta mengetahui seberapa besar sumbangan antara tingkat konsentrasi siswa dengan hasil jumping smash bulutangkis. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dan desain yang digunakan adalah korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Grid Concentration Test untuk mengukur tingkat konsentrasi siswa dan tes ketepatan jumping smash menggunakan instrumen test jumping smash james poole. Berdasarkan hasil penelitian dengan sampel sebanyak 20 siswa menunjukkan bahwa, rata ? rata status konsentrasi siswa adalah 13,60 dan hasil jumping smash bulutangkis adalah 23,25. Berdasarkan analisis spearman menunjukkan bahwa, tingkat konsentrasi siswa dengan hasil jumping smash bulutangkis memiliki nilai sig. (0,786 > 0,447), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat konsentrasi siswa dengan hasil ketepatan jumping smash bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Sidoarjo. Kata kunci : konsentrasi Siswa, Jumping Smash Bulutangkis Abstract Badminton is one of the most popular sports in Indonesia. Furthermore, the development and achievement are also quite amazing. Badminton is included in racquet sport which is commonly played by two to four people with a temporal structure characterized by short duration and high-intensity actions. Jumping smash is one of the most important techniques in badminton. it is essential to do jumping smash to the opponent?s area to gain points. The students need to fully concentrate while executing jumping smash. thus, they can successfully gain more points. The purpose of this study was to find out the correlation between the students? concentration level and their jumping smash accuracy in badminton. This study belongs to a non-experimental study that had been conducted by using a correlational research design. There were two research instruments used by the researcher in conducting this study. First, Grid Concentration Test Questionnaire was used to measure the students? concentration. The second, The students? jumping test accuracy was measured by Jumping Smash James Poole. It showed that the students? concentration status mean was 13.60 and their score of the jumping smash was 23.25. Based on the Spearman analysis, it was indicated that the significant value of the correlation between the students? concentration level and their jumping smash score was 0.786 > 0.447 which means that Ha was accepted and Ho was rejected. Regarding the result, it can be concluded that there is a significant relationship between the concentration level and the jumping smash accuracy of the students joining the badminton extracurricular in Junior High School 2 Sidoarjo. Keywords: Students? concentration, Badminton, Jumping Smash
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR PASING BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PRAMBON NGANJUK VIJAY KUMAR, IVAN; INDAHWATI, NANIK
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan salah satu wadah yang dapat membantu siswa untuk dapat berkembang secara menyeluruh. Dalam proses pembelajaran pasing bawah bolavoli guru sepenuhnya mengambil peran penuh dalam proses pembelajaran. Pembelajaran modifikasi permainan dapat dijadikan sebagai salah satu cara efektif untuk meningkatkan hasil belajar khususnya materi pasing bawah bolavoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran metode modifikasi permainan terhadap hasil belajar pasing bawah bolavoli pada siswa kelas VIII SMPN 2 Prambon Nganjuk dan jika ada, seberapa besar pengaruh modifikasi permainan terhadap hasil belajar pasing bawah bolavoli pada siswa kelas VIII SMPN 2 Prambon Nganjuk. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Randomized Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Prambon Nganjuk tahun ajaran 2017-2018 yang terdiri dari 9 kelas. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII-9 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-8 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh modifikasi permainan terhadap hasil belajar pasing bawah bolavoli pada siswa kelas VIII SMPN 2 Prambon Nganjuk. Dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test keterampilan 0,044 ? 0,05 yang menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci: Modifikasi Permainan, Pasing Bawah Bolavoli Abstract Physical Education is a platfrom for student to grow well. In a underhand pass learning procces, teacher is totally in charge. Modification game learning method could be an effective way to improve the learning result, especially learning material regarding underhand pass volleyball. This research aims to know the impact of the game modification learning method to the student VIII Junior High School 2 Prambon Nganjuk underhand pass learning result. This research used quasi-experiment with quantitative approach. The research design was Randomized Group Pretest Posttest Design. Population in this research is all students included 9 classes of VIII grade Junior High School 2 Prambon Nganjuk. The sample in this research were 30 students of VIII-9 as an experiment group and 30 students of VIII-8 as control group. Lased on the data analysis, it can be concluded there is an impact of game modification in learning result. It can be proven from pre-test and post-test skill 0,044 ? 0,05 that shows H0 is accepted while Ha is rejected.Key Terms: Game modification, Under pass volleyball
SURVEI TINGKAT STATUS GIZI PADA SISWA KELAS 1 SD SE-KECAMATAN JAMBANGAN KOTA SURABAYA OKTAWIYANTO, JATI; SRI WAHJUNI, ENDANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gizi merupakan suatu proses organisme dari makanan yang dikonsumsi untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan, fungsi normal organ-organ tubuh, serta menghasilkan energi. Penentuan survei status gizi di Indonesia berdasarkan keputusan menteri kesehatan tahun 2010 menggunakan Indeks Masa Tubuh/Umur (IMT/U), dengan begitu pengukuran tingkat status gizi ini difokuskan dengan mengukur tinggi badan dan berat badan anak yang nantinya dihitung menggunakan rumus IMT. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat status gizi siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambangan kota Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambagan kota Surabaya yang berjumlah 360 dari 7 sekolah dasar (SD). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pengukuran tinggi badan, pengukuran berat badan dan umur sebagai alat untuk pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan standar deviasi dan perhitungan rata-rata (mean). Hasil penelitian ini berupa: (1) Rata-rata tinggi badan siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambangan kota Surabaya sebesar 120,2 cm dengan standar deviasi sebesar 6,5. (2) Rata-rata berat badan siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambangan kota Surabaya sebesar 23,3kg dengan standar deviasi sebesar 6,5. (3) Rata-rata IMT siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambangan kota Surabaya sebesar 15,9 dengan standar deviasi sebesar 3,4. (4) Persentase status gizi siswa kelas 1 SD se-Kecamatan Jambangan kota Surabaya dengan kategori gizi sangat kurus sebanyak 4% (15 siswa); kategori gizi kurus sebanyak 8% (29 siswa); kategori gizi normal sebanyak 66% (237 siswa); kategori gizi gemuk sebanyak 7% (24 siswa) dan kategori gizi obesitas sebanyak 15% (55 siswa). Kata Kunci : Kelas 1 SD, Status gizi. Abstract Nutrition is a food-organisms which is needed by human to maintain life, normalize body functions, and produce energy. Nutritional status can be determined by Body/Age Index (BMI/U). Thus, level of nutritional status measurement focuses on measuring the childs height and weight by BMI formula. The purpose of this study is to find the nutritional status level of first grader elementary school students in Jambangan sub-district in Surabaya. The population of this study were 360 students of first grader elementary school students from 7 different elementary schools in Jambangan sub-district, Surabaya. Descriptive quantitative method was used in this study. The data collection techniques in this study were height, body weight and age measurements. The data analysis techniques in this study were the standard deviation calculation and mean. This study found that (1) the average height of first grader elementary school students in the Jambangan sub-district of Surabaya was 120.2 cm with a standard deviation 6.5; (2) the average body weight of first grader elementary school students in the Jambangan sub-district of Surabaya was 23.3 kg with a standard deviation 6.5; (3) the average BMI of first grader elementary school students in the Jambangan sub-district of Surabaya is 15.9 with a standard deviation 3.4; (4) the percentages of nutritional status level of the first grader elementary school students in Jambangan sub-district, Surabaya city are 8% (29 students) for too underweight nutrition category, 4% (15 students) for underweight nutrition category, 66% (237 students) for normal nutrition category, 7% (24 students) for overweight nutrition category, and 15% (55 students) for obese nutrition category. Keywords: First grader, Nutritional status level.
PERBANDINGAN PERILAKU HIDUP SEHAT SISWA SEKOLAH SWASTA DI DAERAH KOTA DAN PELOSOK KABUPATEN JEMBER SETYO SARWIYONO, ALAMSYAH; DOLORES HASIANE NASUTI, JUANITA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan pendidikan adalah suatu proses kegiatan belajar mengajar yang bertujuan mengubah perilaku seseorang menjadi lebih baik bagi kehidupan diri sendiri dan masyarakat. Dengan demikian perlu adanya pembinaan perilaku hidup sehat manusia itu sendiri, khususnya siswa sekolah swasta di daerah kota (SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan) dan siswa sekolah swasta di daerah pelosok (SMP PGRI 1 Tempurejo) kabupaten Jember. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku hidup sehat siswa di SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan dan SMP PGRI 1 Tempurejo kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif non-eksperimen dengan menggunakan desain komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sekolah swasta di daerah kota dan sekolah swasta di daerah pelosok dengan jumlah 25 sekolah swasta di daerah kota dan 12 sekolah di daerah pelosok. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan menggabungkan antara stratifid random sampling dan cluster rundom sampling yang dimana setiap daerah dapat memilih secara acak sekolah yang akan diteliti serta tiap sekolah diwajibkan mengambil data secara strata dari kelas 7,8 dan 9 masing-masing 1 kelas. Sedangkan untuk analisis data menggunakan chi-square (uji normalitas). Berdasarkan hasil penelitian, gambaran perilaku hidup sehat siswa sekolah swasta di daerah kota (SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan) yang masuk dalam kategori sangat kurang 3 siswa (3,57%), kategori kurang 59 siswa (70,23%) kategori cukup 22 siswa (26,19%) sedangkan gambaran perilaku hidup sehat siswa sekolah swasta di daerah pelosok (SMP PGRI 1 Tempurejo) yang masuk dalam kategori sangat kurang 2 siswa (3,70%), kategori kurang 31 siswa (54,40%), dan kategori cukup 21 siswa (38,88%). Sedangkan nilai signifikan variabel adalah 0,000 dan lebih kecil dari alpha 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup sehat siswa sekolah swasta di daerah pelosok (SMP PGRI 1 Tempurejo) lebih baik dari pada siswa sekolah swasta di daerah kota (SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan). Kata Kunci: kesehatan, perilaku, siswa sekolah menengah pertama Abstract Education is a teaching and learning process which aims to change someones behavior to be better for themselves and society. There is a need to build healthy behavior, especially private schools student in the urban area (Muhammadiyah 6 Wuluhan Middle School) and rural area (PGRI 1 Tempurejo junior high school) in Jember. The purpose of research is achieving a healthy life behaviors. This was a non-experimental comparative study by using comparative design. The population in this study are 25 private schools in urban areas and 12 private schools in rural area. The multistage random sampling technique was conducted by combining stratified random sampling and cluster random sampling. Totally, there were 138 samples from rural and urban area were in this study. The data was analysis by chi-square (normality test). In the urban area, there are 3 students in the very less category, 59 students in the less category, and 22 students in enough category. Meanwhile in rural area, there are 2 students in the very less category, 31 students in less category, and 21 students in enough category. The significant value of the variable is 0,000 and it is smaller than alpha 0.05. Based on the results of the study and discussion, it can be concluded that the healthy life behavior of Tempurejo 1 PGRI junior high school students is better than Muhammadiyah 6 Wuluhan Middle School. Keywords: health, behavior, healthy living behavior, junior high school students
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL (VIDEO) TERHADAP HASIL BELAJAR SERVICE PANJANG FOREHAND PADA BULUTANGKIS WAHYU ASPRILA, BRENDA; , NURHASAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media audio visual (video) merupakan salah satu metode pengajaran yang dapat digunakan di materi yang akan disampaikan,contohnya materi servis panjang dalam pengajaran bulutangkis. Mengunakan media audio visual (video) kegiatan belajar lebih menarik, kalau hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja , tetapi juga melakukan aktivitas lain seperti melihat, mencoba, mempraktekan, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dan pengembangan menggunakan media pandang dengar di pembelajaran service panjang forehand pada bulutangkis pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 12 Surabaya. Semua siswa kelas XI IPA 1 SMAN 12 adalah yang di buat penelitian. Di penelitian mengunakan cara cluster random sampling yang diacak tujuh kelas dan terpilihlah salah satunya yaitu kelas XI IPA 1 yang berjumlah 36 siswa siswi. Penelitian ini mengunakan penelitian ekperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini memakai One Group Pretest Posttest Design. Perlakuan yang diterapkan yaitu pengajaran service panjang forehand bulutangkis selama 2x pertemuan. Cara pengumpulan data menggunakan tes service panjang forehand yang dilakukan 2 kali yaitu saat tes awal (pretes) dan tes akhir (postest). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest 21,69 sedangkan posttest 25,50. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna atau terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media audiovisual (video) terhadap hasil belajar service panjang forehand bulutangkis pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 12 Surabaya. Peningkatan yang dihasilkan dari penerapan media audiovisual (video) terhadap hasil belajar service panjang forehand bulutangkis sebesar 17,5 %. Kata Kunci : Service forehand, bulutangkis, media, audio visual Abstract Audiovisual or video is a media which can be used to deliver the materials in the teaching and learning process. In physical education, one of the materials that can be delivered through audiovisual media is long forehand serve in badminton. The utilization of video in the teaching-learning process enables the students not only to listen teachers explanations, but also to do the other learning activities such as observing, executing, and demonstrating. This study aimed to find out the effect of audiovisual media utilization toward students? long forehand badminton serve learning outcomes. The population of this study was the students of XI Science 1 in SMAN 12 Surabaya. The sample was determined by cluster random sampling technique. The researcher randomly chosen 36 students from XI Science 1 as research samples. This study is a quasi-experimental study which was conducted by using the quantitative approach. Moreover, One Group Pre-test Post-test Design was chosen as the research design and the long forehand badminton serves learning was conducted as a treatment in two meetings. In addition, the data were collected through long forehand badminton service pre-test and post-test. The results of this study showed that the average result of the pre-test was 21.69 while the post-test was 25.50. Moreover, the paired t-test value was 0,000. It means there is a significant effect from the treatment toward the results. The long forehand badminton serve learning outcomes improvement average is 17.5%. Keywords: Service forehand, badminton, media, audio visual

Page 94 of 109 | Total Record : 1082