cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KESEHATAN DALAM MATA PELAJARAN PJOK TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS ZULQARNAIN, DWIKI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam kegiatan sehari-hari semua manusia membutuhkan sesuatu untuk dipelajari, dengan kata lain manusia membutuhkan pengetahuan. Pengetahuan adalah salah satu aspek terpenting untuk bertahan hidup di masyarakat. dan salah satunya pendidika jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) pengetahuan olahraga memiliki beberapa proses yang dapat dipelajari melalui aktifitas fisik. Alasan utama peneliti menggunakan masalah ini adalah perilaku jujur siswa, disiplin, kerja tim, dan kepercayaan diri. Hasil dari badan koordinasi keluarga berencana (BKKBN) menunjukkan bahwa 51% wanita pelajar di jabodetabek sudah pernah melakukan seks pra-nikah, sedangkan hasil surve di Surabaya menunjukkan bahwa presentase remaja perempuan yang masih lajang sudah hilang kegadisannya mencapai 54% medan 52% bandung 47% dan Yogyakarta 37%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan dan seberapa besar hubungan itu terhadap perilaku seks bebas di SMA Negeri 1 Driyorejo gresik, Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan populasi dan sampel, populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Driyorejo Gresik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi pearson dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Dari hasil kuisioner persentase pengetahuan siswa tentang kesehatan kategori sangat baik sebanyak 20% (13 siswa) kategori baik sebanyak 29% (18 siswa) kategori sedang 35% (22 siswa) kategori cukup 6% (4 siswa) kategori kurang 10% (5 siswa). Dari hasil uji korelasi untuk pengetahuan kesehatan dalam mata pelajaran PJOK terhadap perilaku seks bebas mendapatkan nilai signifikasi sebesar 0.764 > 0.05. dengan kata lain bahwa tidak ada hubungan yang berarti antara dua variabel.tetapi ada faktor lain yang mempengaruhi misalkan kurangnya pengawasan diluar rumah,kurangnya Pendidikan agama, dan banyaknya acara dimedia elektronik atau media sosial yang kurang mendidik serta faktor eksternal lainnya. Kata Kunci : Pendidikan Olahraga, Perilaku Seks Bebas, Pendidikan Seks Abstract Everyone needs something to learn in their life. In other word, they need knowledge. Knowledge is one of the most important aspects to survive in society. One of the knowledge is about human body, physical education (PE). The knowledge of sports have some process that can be learn through physical activities and sports including reproduction organs. The main reason researcher using this problems as the title is to develop students honest behavior, discipline, team work and confidence. The result from Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) shows that 51% female students in jabodetabek already had sex before marriage. Meanwhile, the result of survey that shows female students who are still single but had already lost her virginity are much about 54%, medan 52%, bandung 47, and yogyakarta 37%. The purpose of this study are to find out the relationship between health knowledge and how big the relationship between medical knowledge and behavior in SMA 1 Driyorejo Gresik. This study was conducted by using class XI students at SMA Negeri Driyorejo as reserch sample. This study used pearson correlation with data collection by questionnaires. From the results of the questionnaire, the percentage of students? knowledge about heath is very good as 20% (13 students), in the good category as much as 29% (18 students), medium category 35% (22 students), in yhe category enough 6% (4 students), and in the category of less than 10% (5 studentss). In other word, that there is no meaning relationship between the two variabel but there other factors that influence the lack of supervision outside the house, lack of religious education, and the number of program in electronic media or social media that are less educative, and other external facts.Keywords: Physical Education, sexual behavior, sex education
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER TAEKWONDO DI SMAN 4 SIDOARJO DAN SMAN 1 GEDANGAN FEBRIANTO BW, YOHANES; , HAMDANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga sangat penting bagi manusia untuk mencapai kehidupan yang sehat dan bugar. Dalam lingkungan sekolah, kesehatan dan kebugaran siswa dicapai melalui kegiatan olahraga yang diaplikasikan ke dalam ekstrakurikuler Taekwondo. Penelitian ini berupaya mengetahui (1) berapa tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Taekwondo di SMAN 4 sidoarjo, (2) berapa tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Taekwondo di SMAN 1 Gedangan, (3) Perbedaan mana yang lebih baik tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Taekwondo di SMAN 4 Sidoarjo dan di SMAN 1 Gedangan. Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian non-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dianalisa secara statistik untuk menguji hipotesis uji-t (beda antar kelompok). Dari hasil perhitungan uji-t menunjukkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,049 > 0,05, maka dapat disimpulkan hipotesis tidak diterima. Dengan kata lain tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Taekwondo di SMAN 4 Sidoarjo dan SMAN 1 Gedangan. Hal tersebut dikarenakan kesamaan yaitu, ekstrakurikuler di kedua sekolah tersebut memiliki jadwal latihan yang sama dengan satu minggu dua kali pertemuan dan durasi latihan dua jam. Maka siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Taekwondo di SMAN 4 Sidoarjo dan SMAN 1 Gedangan sama-sama memiliki aktivitas gerak yang relatif sama, dan berada dalam rentang umur yang sama. Sehingga tidak ada perbedaan kebugaran jasmani. Kata kunci : Kebugaran Jasmani,Ekstrakurikuler,Taekwondo Abstract Sport is incredibly necessary for humans to attain a healthy and a fitness life. Within the school atmosphere, students? health and fitness are achieved through sports activities that are applied to Taekwondo self-defense as an extracurricular. This study seeks to find out (1) what physical fitness level of Taekwondo extracurricular students at Senior High School 4 Sidoarjo, (2) what physical fitness level of Taekwondo extracurricular students at Senior High School 1 Gedangan, and (3) the difference which is better between physical fitness students who participate Taekwondo at Senior High School 4 Sidoarjo and Senior High School 1 Gedangan as extracurricular activity. The research type is non-experimental research with a quantitative approach. Hypotheses were analyzed statistically to test the t-test hypothesis (the difference between groups). From the results of the t-test calculation, it shows the Sig (2-tailed) value is 0.49 (> 0.05), it can be concluded hypothesis is not accepted. In other words, there is no significant difference in the level of physical fitness between students who take Taekwondo extracurricular at Senior High School 4 Sidoarjo and Senior High School 1 Gedangan. This is because similarities, namely, extracurricular activities in both schools have the same training schedule with one week two meetings and two hours of training duration. Then students who take Taekwondo extracurricular at Senior High School 4 Sidoarjo and Senior High School 1 Gedangan both have relatively similar motion activities and are in the same age range. So, there is no difference in physical fitness. Furthermore the extracurricular activities in each schools have an equivalent training schedule with two meetings or exercises in one week and two hours of coaching length. In conclusion, there?s no distinction in level of physical fitness among students who join Taekwondo extracurricular at Senior High School 4 Sidoarjo and Senior High School 1 Gedangan. Keywords : Physical Fitness, Extracurricular, Taekwondo
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP MINAT SISWA DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMP NEGERI DI KECAMATAN PORONG WOROZAQ BANGUN ASYARY, MEILANA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan memiliki peranan penting bagi proses perkembangan manusia. Dalam ranah pendidikan di sekolah, pendidikan merupakan proses belajar mengajar antara pendidik atau guru dengan peserta didik atau murid yang di dalamnya terdapat aktivitas belajar baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler adalah sarana bagi siswa yang ingin mengembangkan atau meningkatkan kemampuan bakat yang dimiliki, sehingga siswa bebas memilih ekstrakurikuler apapun yang diminati yang telah disediakan atau dilaksanakan oleh pihak sekolah, salah satunya dengan mengikuti ekstrakurikuler bola voli.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dukungan orang tua terhadap siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri di Kecamatan Porong. 2) Mengetahui besarnya hubungan dukungan orang tua terhadap siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri di Kecamatan Porong. Sasaran penelitian ini adalah Siswa SMP Negeri di Kecamatan Porong dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 41 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif dan korelasional. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket dukungan orang tua dan minat siswa yang diadaptasi dari Purwanto (2008: 82-83) . Hasil analisa statistik didapatkan nilai nilai rhitung 0,216 ? rtabel 0,3008 dengan Sig = 0,174 ? ? = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada hubungan dukungan orang tua terhadap siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri di Kecamatan Porong. Kata Kunci: Dukungan Orang Tua, MinatSiswa, Ekstrakurikuler Bola Voli. ABSTRACT Education has an important role in human development. School education is a teaching and learning process between educator or teacher with students, which there are learning activities both intracurricular and extracurricular. Extracurricular means an activity for students who want to develop or enhance their talents in out of school time.So they are free to choose any extracurricular that they are interested in.All extracurricular activity are provided or carried out by the school, one of them is volleyball extracurricular. The purpose of this study are (1) to determine whether there is any relationship between parents support for students participation in volleyball extracurricular activities at the State High Junior School in PorongSubdistrict and 2) Knowing the magnitude of the relationship between parents support to students participation in volleyball extracurricular activities at the State High Junior School in PorongSubdistrict. The population of this study wereall student of State High Junior School in PorongSubdistrict and the number of samples were 41 students. The data analysis used descriptive and correlational quantitative statistical methods. While the data retrieval process was carried out using parental support questionnaires and student interests that were adapted from Purwanto (2008: 82-83). The results of the statistical analysis showed that the value ofrcount 0,216 ? rtable 0,3008 with Sig = 0,174 ? ? = 0 , which means that H0 was accepted and Ha was rejected.So there was no relationship of parental support for students in volleyball extracurricular activities in State High Junior School in PorongSubdistrict. Keywords: Parental Support, Student Interest, Extracurricular of Volleyball.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLAVOLI TONY HENDRIAWAN, ADE
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan kegiatan yang sangat penting dalam masyarakat didalam pembelajaran terdapat beberapa metode. Metode ceramah yang dilaksanakan guru sebelumnya kurang bisa diterima oleh siswa dengan baik maka dalam penelitian ini akan menerapkan pembelajaran menggunakan metode tutor sebaya guna meningkatkan hasil belajar passing atas bolavoli pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Srengat. Adanya pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar passing atas bolavoli pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Srengat, dan besarnya pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar passing atas bolavoli pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Srengat.Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Srengat sebanyak 30 siswa. Jenis penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif . Berdasarkan pada uji T yaitu nilai signifikan pengetahuan pre test dan post test mempunyai nilai Thitung sebesar -6.688 > Ttabel 1,699 dengan sig = 0,000 < ? = 0,05 dan aspek ketrampilan pre test dan post test mempunyai nilai Thitung sebesar -3.808 < Ttabel 1,699 dengan sig = 0,001 < ? = 0,05 yang sesuai dengan kriteria pengujian. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam prosentase peningkatan dibuktikan dengan hasil presentase aspek pengetahuan sebesar 14,22 % sedangkan aspek keterampilan sebesar 16,44%. Kata kunci : Metode pembelajaran tutor sebaya, passing atas bolavoli Abstract Education is one of the important activities in the society. Within the teaching and learning process itself, there are several methods. Lecturing method which is used to be applied by the teacher is not able to be accepted by the students well. Thus, this research applied peer tutor in teaching and learning process in order to improve the volleyball overhead pass learning result of 7 grade students in Srengat 2 State Junior High School. The influence of peer tutor method to the volleyball overhead pass learning result of 7A class in Srengat 2 State Junior High School and the magnitude of peer tutor method?s influence to the volleyball overhead pass learning result of 7A class in Srengat 2 State Junior High School were under investigated. The subject of this research were 30 learners of 7A class in Srengat 2 State Junior High School. The type of this research was quasi-research with quantitative approach. Based on the T test, it was found that the knowledge significant score of pretest and posttest had the Tvalue as much as -6.688 > Ttable 1,699 with sig = 0,000 < ? = 0,05 and skill aspect?s pretest and posttest had Tvalue as much as -3.808 < Ttabel 1,699 with sig = 0,001 < ? = 0,05 which was suitable with the testing criteria. This result shows that there are significant influence in the improvement percentage which was proven by the knowledge percentage result as much as 14,22 % while the skill aspect?s percentage result as much as 16,44%. Keywords: peer tutor learning method, volleyball overhead pass
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DENGAN PERILAKU DISIPLIN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DILA PRATIWI, GALLUH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran pendidikan, jasmani, olahraga dan kesehatan memegang peranan penting dalam perilaku disiplin siswa. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa dalam pembelajaran pendidikan, jasmani, olahraga dan kesehatan yang pertama faktor internal seperti minat dan emosi, yang kedua faktor eksternal yaitu sanksi dan situasi. Tujuan penelitian ini pun untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal yang diterapkan guru dengan perilaku disiplin siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan pada siswa IX SMP Negeri 29 Surabaya. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX dengan jumlah populasi 400 siswa. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 38 siswa kelas IX-A dan 30 siswa kelas IX-C dengan jumlah semua sampel 68 siswa. Metode dalam menganalisa data ini menggunakan metode statistik kuantitatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket komunikasi interpersonal guru dan instrumen angket disiplin siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Hasil dalam penelitian ini yang berjudul hubungan komunikasi interpersonal guru dengan perilaku disiplin siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan terdapat hubungan sebesar 35,9% terhadap siswa kelas IX-A dan IX-C SMP Negeri 29 Surabaya. Dengan hasil perhitungan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 25 yaitu nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel (0.359>0.239). Kata kunci : Komunikasi Interpersonal Guru, Perilaku Disiplin Siswa. Abstract Physical education plays an important role in student?s discipline behavior. There are two factors affecting the student?s discipline behavior in physical education. First, internal factors which includes interests and emotions. Second, external factors such as consequence, and situation. The purpose of this study was to find out the relationship between teacher?s interpersonal communications and the students discipline behavior in learning physical education in ninth grader students of state junior high school 29 Surabaya. The population of this study were 400 students from ninth graders students of state junior high school 29 Surabaya. Totally, there were 68 research samples which were selected form 38 students of IX-A and 30 students of IX-C. Beside, this study used experimental quantitative research as a design. Thus, the research instruments were questionnaires about the teacher?s interpersonal communication and questionnaires which comprises the students? discipline in learning physical education. The result of this study entitled ?the relationship between teacher interpersonal communication and students discipline behavior in learning physical education? showed that there was a relationship with percentage 35, 9% towards students of IX-A and IX-C of SMP Negeri 29 Surabaya. From the calculation results using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25, it was proven that the calculated r value is greater than the r table value (0.359> 0.239).Key words: Teacher?s Interpersonal Communication, Students? Discipline Behavior.
PENGARUH MUSIK DALAM KECEPATAN TENDANGAN SERONG (SPEED DOLLYO CHAGI) PADA OLAHRAGA TAEKWONDO TERHADAP HASIL BELAJAR EKSTRAKURIKULER DI SMK AL- HUDA KOTA KEDIRI ADITYA OCTORI, MOCH; WISNU, HARI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SMK Al-Huda kota Kediri merupakan salah satu sekolah swasta yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler dibidang olahraga taekwondo. berdasarkan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti dengan melibatkan guru PJOK dan pelatih ekstrakurikuler taekwondo bahwa kegiatan tersebut menunjang para siswa meraih prestasi dibidang non akademik khususnya bidang olahraga. Namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pelatih taekwondo, salah satunya adalah kurangnya semangat para siswa dalam melakukan gerakan kecepatan tendangan serong (speed dollyo chagi). Oleh karena itu penulis melakukan penelitian tentang pengaruh musik dalam kecepatan tendangan serong (speed dollyo chagi) pada olahraga taekwondo terhadap hasil belajar ekstrakurikuler di SMK Al- Huda Kota Kediri. Dengan penerapan musik diharapkan para siswa ekstrakurikuler taekwondo dapat meningkatkan minat dan semangat dalam melakukan kecepatan tendangan serong. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen kuantitatif menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi penelitian terdiri dari 20 orang siswa ekstrakurikuler dan berjenis kelamin pria, 20 orang tersebut mendapatkan perlakuan yang sama yaitu perlakuan pretest dan posttest. Hasil analisa data menunjukan bahwa ada pengaruh musik terhadap kecepatan tendangan serong (speed dollyo chagi) dengan besaran t hitung 29,349 dan t tabel yang diambil dari df 19 dengan signifikan 0.05 maka, hasilnya sebesar 1,729. Karena t hitung > t tabel maka Ho ditolak. Karena Ho ditolak maka membuktikan bahwa Ha diterima, dengan kata lain bahwa ada perbedaan yang signifikan dari hasil test setelah pemberian treatment dan sebelum pemberian treatment sebesar 61.53%. Kata kunci : taekwondo, kecepatan, dollyo changi, musik Abstract Vocational High School Al-Huda in Kediri is on of the private school which has taekwondo sport as their extracurricular activity. According to the interview which have been done by the researcher to physical education teacher and the coach who in charge in handling taekwondo extracurricular, those activities support the students to gain more achievements in non-academic field, especially in sport. However, there are many constraints which experienced by the taekwondo coach, one of them is the lack of motivation the students had in doing speed dollyo chagi. Hence, researcher used music as a tool to improve student modification and increase the speed of dollyo chagi in taekwondo sport towards learning outcomes of extracurricular in Vocational High School Al-Huda Kediri city. This research is quantitative research by using one group pretest-posttest design. The research population consisted of 20 extracurricular male students, those students receive the same treatments, which are pretest and posttest treatments. The results of data analysis show that there is a musical effect on speed dollyo chagi with the t count and t table taken from df 19 with 0.05 significance resulting 1,729, because t count ? t table then Ho is rejected. As Ho is rejected, Ha proved to be accepted, in other words, there is a significant difference from the test results after giving treatment and before treatment with 61.53% of amount. Key Words : taekwondo, speed, dollyo changi, musik
PENERAPAN PERMAINAN KECIL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN, DAN OLAHRAGA (PADA SISWA KELAS VII SMP AINUL ULUM MOJOAGUNG JOMBANG) ANGGA FATKHU AMRULLOH, MUKHAMAD; CHRISTINA YULI HARTATI, SASMINTA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan memiliki tujuan yaitu ingin meningkatkan kebugaran jasmani dalam diri siswa melalui aktivitas fisik dan olahraga. Namun banyak kita jumpai bahwasanya banyak guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan yang mengajar secara monoton kepada siswa dalam pembelajaran karena terbatasnya sarana dan prasarana, sehingga motivasi siswa pada pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan cenderung menurun. Oleh karena itu, alternatif solusinya yaitu dengan memberikan suatu permainan kecil sedemikian rupa agar motivasi belajar siswa dalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan bisa meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan kecil terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan pada siswa kelas VII SMP Ainul Ulum Karobelah Mojoagung Jombang. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Ainul Ulum Karobelah Mojoagung Jombang dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 59 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif dan komparatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket skala likert. Hasil analisa statistik didapatkan nilai nilai thitung 0,392 ? ttabel 1,671 dengan Sig = 0,697 ? ? = 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh pada penerapan permainan kecil terhadap motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada siswa kelas SMP Ainul Ulum Karobelah Mojoagung Jombang. Kata Kunci: permainan kecil, motivasi belajar siswa, pendidikan jasmani Abstract The purpose of physical education is to improve the physical fitness of students through physical activity and sports. However, many physical education teachers perform monotonous teaching in learning due to limited facilities and infrastructure. As a result, the motivation of the students in physical education lessons tends to decrease. Therefore, an alternative solution is to provide a traditional game as a way to improve the learning motivation. The purpose of this research are to find out the influence of the small game to the student learning motivation in physical education. The population of this research are grade VII students of junior high school Ainul Karobelah Ulum Mojoagung, Jombang. There were 59 students were taken as research sample. The data were analyzed by using descriptive and comparative methods. Furthermore, the data collection was conducted using likert scale question form. Based on the statistical analysis, the value of thitung 0.392 ? ttabel 1.671 with Sig = 0.697 ? ? = 0.05. It indicates that H0 is accepted and Ha was rejected. So there is no effect on the application of the small game toward student learning in Physical education class at junior high school Ainul Karobelah Ulum Mojoagung, Jombang. Key words: traditional game, learning motivation, physical education
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP MINAT SISWA DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BASKET DI SMP NEGERI DI KECAMATAN PORONG RIDHO, FAISAL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ekstrakurikuler merupakan program pendidikan yang ada di sekolah yang dilaksanakan di luar jam kurikulum standar. Ekstrakurikuler juga bisa dikatakan sebagai sarana bagi siswa yang ingin mengembangkan atau meningkatkan kemampuan bakat yang dimiliki, sehingga siswa bebas memilih ekstrakurikuler apapun yang diminati yang telah disediakan atau dilaksanakan oleh pihak sekolah, salah satunya dengan mengikuti ekstrakurikuler basket. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dukungan orang tua terhadap minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler basket di SMP Negeri di Kecamatan Porong. 2) untuk mengetahui seberapa besar bentuk hubungan dukungan orang tua terhadap minat siswa dalam mengikuti estrakurikuler basket di SMP Negeri di Kecamatan Porong. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler basket di SMP Negeri di Kecamatan Porong, terdiri dari SMP Negeri 1 Porong, SMP Negeri 2 Porong dan SMP Negeri 3 Porong, yang berjumlah 52 siswa. Instrumen yang digunakan adalah 2 macam angket yaitu angket dukungan orang tua dan angket minat siswa mengikuti ekstrakurikuler basket yang sudah teruji validitas dan reliabelitasnya dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 20. Teknik analisa deskriptif korelatif, dianalisis dengan mencari nilai mean, dan korelasi dengan menggunakan Product moment. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu tidak ada hubungan dukungan orang tua terhadap minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler basket di SMP Negeri di Kecamatan Porong. Hal ini terbukti berdasarkan perhitungan nilai rhitung 0,084 < rtabel 0,266 dengan sig 0,551 > a 0,05 sehingga hal ini menunjukan Ho diterima dan Ha ditolak. Serta besar tingkat hubungannya 0,084 atau 8,4% mengacu pada interpretasi skor berada kategori ?sangat rendah?. Kata Kunci: Dukungan Orang Tua, Minat Siswa, Ekstrakurikuler Basket. ABSTRACT Extracurricular is an educational program in school which carried out outside the standard curriculum hours. Extracurricular can also be said as a tool for students who want to develop or enhance their talents, so that students are free to choose every extracurricular that they interest to that have been provided by the school, one of them is to take a part in basketball extracurricular.The purpose of this study are (1) to determine whether there is a relationship between parents support to students interest in participating basketball extracurricular activities in junior high school in Porong Sub-District and (2) to determine how much the parents support for students interest in participating the basketball extracurricular activities in junior high school in Porong Sub-District. This research is a non-experimental study with a correlational approach. The population in this study are students who took part in basketball extracurricular activities in Junior High School in Porong Sub-District. There are 52 students from 1st Porong Junior High School, 2nd Porong Junior High School and 3rd Porong Junior High School. The instruments were 2 kinds of questionnaires namely parental support questionnaires and student interest questionnaires which had been tested for validity and reliability by using IBM SPSS Statistics 20. Correlative descriptive analysis techniques were applied by searching for mean values and product moment correlation.The results, there was no relationship between parents support to students interest in participating in basketball extracurricular activities in Junior High School in Porong District. This is proven by the calculation of the value of r count 0.084 <r table 0.266 with sig 0.551> a 0.05. It indicates that Ho is accepted and Ha is rejected. As well as the level of relationship 0.084 or 8.4% refers to the interpretation of the score in the category of "very low".Keywords: Parental Support, Student Interest, Extracurricular of Basket ball.
PERBANDINGAN KESEHATAN PRIBADI SISWA SDN SUGIHWARAS 3 DENGAN SISWA MI SURURIYAH KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO SATRIO PUTRO, GUNTUR; SRI WAHJUNI, ENDANG
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) adalah salah satu mata pelajaran tentang kesehatan yang diajarkan di sekolah kepada siswa. PJOK mempunyai fungsi utama yaitu mengajar dan mendidik melalui aktivitas fisik dan mengajarkan kesehatan. Usia sekolah dasar merupakan saat paling tepat untuk mempersiapkan generasi yang sehat nantinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kesehatan pribadi siswa kelas V SDN Sugihwaras 3 dengan siswa kelas V MI Sururiyah Sugihwaras. Penelitian ini menggunakan penelitian non-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN Sugihwaras 3 dam siswa MI Sururiyah Sugihwaras. Penelitian ini menggunakan teknik purposive random sample yang mengambil kelas V saja. Data yang diambil menggunakan angket kesehatan pribadi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata nilai kesehatan pribadi siswa kelas V SDN Sugihwaras 3 Sebesar (M) 53.19 dengan standard deviasi (SD) 9.448. Sedangkan pada MI Sururiyah didapat nilai sebesar (M) 57.04 dengan standard deviasi (SD) 9.958. Dengan perhitungan melalui statistical program for social sciene (SPSS) for windows evaluation 21.0 Berdasarkan hasil uji-t dari 2 kelompok berbeda yaitu diperoleh hasil keseluruhan dengan signifikan 0,0001, dengan nilai t -2,068 dan selisih mean antara SDN Sugihwaras 3 dan MI Sururiyah adalah 0,8472. Karena nilai signifikansi < ? 0,05 maka Ha diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan yang bermakna antara kesehatan pribadi siswa SDN Sugihwaras 3 dan MI Sururiyah. Kata kunci : perbandingan, kesehatan pribadi Abstract Physical education (PE) is one of the subjects about health which is taught in schools. PE also has the main function to educate through physical activity and health. Primary school age is the most appropriate time for preparing a healthy generation in the future. The purpose of this study was to determine the differences in personal health of fifth grade students of elementary school 3 Sugihwaras and Islamic elementary school Sururiyah Sugihwaras. This study used non-experimental research. The population of this study were students of elementary school 3 Sugihwaras and Islamic elementary school Sururiyah Sugihwaras. This study used purposive random sampling technique which took fifth grader students only. The data was taken by using a personal health questionnaire. Based on the results of the study, it is known that the average value of personal health of fifth grade students of elementary school 3 Sugihwaras is (M) 98.78 with standard deviation (SD) 33,194. While in Islamic elementary school Sururiyah the value is (M) 84.67 with standard deviation (SD) 28,904. Those results are gained with calculations through statistical program for social science (SPSS) for windows evaluation 20.0. Based on the results of the t-test of 2 different groups, the overall results are significant with 0,0001, with a value of t -3,417 and the mean difference between elementary school 3 Sugihwaras and Islamic elementary school Sururiyah Sugihwaras is 14.11. Because the significance value is <? 0.05, Ha is accepted. In conclusion, there are significant differences between the personal health of elementary school 3 Sugihwaras and Islamic elementary school Sururiyah Sugihwaras. Keyword : comparison, personal health
PERBANDINGAN ANTROPOMETRI GIZI BERDASARKAN BB/U, TB/U, DAN IMT/U SISWA KELAS BAWAH ANTARA DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH DI KABUPATEN PONOROGO ( STUDI PADA SDN 1 NGEBEL KECAMATAN NGEBEL DAN SDN 1 SEMANDING KECAMATAN JENANGAN, KABUPATEN PONOROGO) DWI PRASETYO, NOVA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perbedaan antara struktur wilayah dan sistem perekonomian pada masyarakat dataran tinggi dan dataran rendah akan mempengaruhi pola hidup masyarakatnya, sehingga antropometri gizi antara masyarakat dataran tinggi dan dataran rendah kemungkinan berbeda antropometri gizinya, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antropometri gizi antara siswa yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah, Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas bawah di SDN Ngebel 1 dan SDN Semanding 1 yang berjumlah 163. Instrumen penelitian ini adalah BB/U, TB/U,dan IMT/U. Teknik analisis data menggunakan Chi Square dan persentase. Berdasarkan dari hasil analisa data status gizi berdasarkan BB/U menggunakan perhitungan melalui SPSS V.20.0 menunjukkan hasil hasil value sebesar 11,250 dan sig ,010. Hal ini menunjukkan bahwa H? ditolak dan H? diterima. Sedangkan data status gizi berdasarkan TB/U menunjukkan hasil value sebesar 35,202a dan sig ,000. Hal ini menunjukkan H? ditolak dan H? diterima. Dan data status gizi berdasarkan IMT/U menunjukkan value sebesar 6,478a dan sig ,166. Hal ini menunjukkan yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan berdasarkan BB/U dan TB/U pada siswa kelas bawah antara SDN Ngebel 1 dan SDN Semanding 1 di kabupaten Ponorogo. Dan tidak terdapat perbedaan antropometri gizi yang signifikan berdasarkan IMT/U pada siswa kelas bawah antara SDN Ngebel 1 dan SDN Semanding 1 di kabupaten Ponorogo. Hasil pengukuran antropometri gizi menunjukkan bahwa gizi yang baik adalah SDN Semanding 1 yang terletak di dataran rendah. Kata Kunci : Antropometri Gizi, Dataran Tinggi dan Dataran Rendah. Abstract The difference between the structure of the region and the economic system in the plateau and plain communities will affect the lifestyle of the people. The nutritional anthropometry between plateau and plain communities may differ in nutritional anthropometry, The purpose of this study was to determine the comparison of nutritional anthropometry between students who live in the plateau and plain, this research uses a type of non experiment. The design of this study uses a comparative research design. The population in this study were 163 lower grade elementary school students at Ngebel 1 Elementary School and Semanding 1 Elementary School. The instruments of this study were BB / U, TB / U, and BMI / U. Data analysis techniques used Chi Square and percentage. Based on the of nutritional status data by using BB / U calculations through SPSS V.20.0, the results show of the value 11,250 and sig, 010. This shows that H ? is rejected and H? is accepted. While nutritional status data based on TB / U shows the value 35.202a and sig. 000. This shows that H? is rejected and H ? is accepted. The nutritional status data based on BMI / U value is 6.478a and sig, 166. This shows that means Ho is accepted and Ha is rejected. It can be concluded that nutritional anthropometry is different based on body weight and blood pressure in lower class students between Ngebel 1 Elementary School and Semanding 1 Elementary School in Ponorogo Regency. there was no significant difference in nutritional anthropometry based on BMI / U in lower class students between Ngebel 1 Elementary School and Semanding 1 Elementary School in Ponorogo district. The results of nutritional anthropometry measurements show that good nutrition is SD Semanding 1 located in the plain. Keywords: Nutritional Anthropometry, Plateau and Plain.

Page 95 of 109 | Total Record : 1082