cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan99@gmail.com
Phone
+6281229463400
Journal Mail Official
inyomansantiawan99@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Cinta Residence 1, Jl. Padat Karya, Gg. Fabil
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama
ISSN : 20865864     EISSN : 31638457     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Pendidikan Agama diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Maret dan September. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta, STAH Lampung ikut melaksanakan pembangunan dibidang pendidikan, sehingga mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia Hindu. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan menerbitkan Jurnal dengan nama; Jurnal Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Agama terbit kali ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang Pendidikan Agama Hindu, Hukum Hindu dan Kebudayaan.
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
Pengaruh Implementasi Pelatihan Berbasis Digital Terhadap Produktivitas Dan Work Digital Agility Karyawan Di Era Transformasi Teknologi Anggra Septa Aditya Putra
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disrupsi teknologi telah memaksa organisasi untuk merekalibrasi strategi pengembangan sumber daya manusia guna mempertahankan keunggulan kompetitif. Abstrak ini berisikan intisari dari tulisan konseptual yang menginvestigasi efektivitas transisi dari pelatihan konvensional menuju arsitektur pembelajaran digital (e-learning dan microlearning) terhadap produktivitas karyawan. Melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis dan pemodelan data komparatif, kajian ini mengeksplorasi bagaimana digitalisasi pelatihan berperan sebagai prakondisi dalam membentuk Work Digital Agility (kelincahan digital kerja). Hasil pemikiran dan sintesis literatur menunjukkan bahwa integrasi Digital HRM (DHRM) secara signifikan memangkas waktu pencapaian kompetensi (time-to-proficiency), meningkatkan retensi pengetahuan, dan memediasi motivasi intrinsik pekerja. Tulisan ini menyimpulkan bahwa pelatihan digital bukan sekadar medium transfer pengetahuan yang efisien, melainkan instrumen strategis untuk membangun kapabilitas dinamis organisasi dalam merespons volatilitas lingkungan bisnis.
Melalui Penerapan Metode Bermain Peran Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa (PTK Pada Siswa Kelas VI di SD Negeri 3 Swastika Buana Kab. Lampung Tengah) Ni Gusti Ayu Made Afrianti
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran agama Hindu di SD Negeri 3 Swastika Buana pada kelas VI masih kurang aktif, penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga pembelajaran dikelas cenderung monoton dan tidak memotivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan pemblajaran. Keaktifan dan hasil belajar yang masih relatif rendah pada mata pelajaran agama Hindu menjadi faktor belum tercapainnya tujuan pembelajaran secara optimal oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah apakah metode bermain peran dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di SD Negeri 3 Swastika Buana? Apakah penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri 3 Swastika Buana? Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran agama Hindu dengan metode bermain peran serta manfaat penelitian ini diharapkan dapat dijadikan kajian penelitian selanjutnya yang terkait dengan metode pembejaran yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) di SD Negeri 3 Swastika Buana siswa kelas VI berjumlah 10 siswa yang terdiri dari 6 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Dengan penerapan siklus 1,2 dan 3 untuk mencapai perubahan nilai keaktifan dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data nilai rata-rata keaktifan belajar siswa pada Siklus 1 diperoleh sebesar 50% terdapat 5 dari 10 siswa yang aktif dan 5 siswa yang kurang aktif, Siklus II meningkat menjadi 82% yaitu 8 dari 10 siswa yang aktif dan 2 siswa yang kurang aktif dan pada Siklus III meningkat menjadi 98% terdapat 9 dari 10 siswa yang aktif dan 1 siswa yang kurang aktif. Sedangkan persentase analisis hasil belajar siswa pada Siklus I diperoleh sebesar 71% terdapat 7 siswa yang mendapat nilai tuntas, pada Siklus II meningkat menjadi 81% terdapat 8 siswa yang mendapat nilai tuntas dan pada Siklus III meningkat menjadi 99% seluruh siswa mendapat nilai tuntas sesuai KKM yaitu 75. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran di SD Negeri 3 dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran agama Hindu dengan materi Sad Ripu.
Internalisasi Nilai Ngayah Melalui Pelatihan Tari Rejang Dewa Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Ni Wayan Nismahayati; Anggra Septa Aditya Putra
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta menanamkan nilai ngayah pada peserta didik dalam berkehidupan sosial dimasyarakat melalui pelatihan tari Rejang Dewa agar peserta didik lebih memahami nilai ngayah khususnya nilai tulus ikhlas dan mampu menerapkannya dengan baik. Kajian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif yang mana data dikumpulkan dengan wawancara langsung terhadap 1 orang pemangku dan 2 orang pelaku seni di kota Bandar Lampung yang terlibat secara langsung dan aktif dalam kegiatan agama Hindu dan berkesenian. Data yang terkumpul dianalisis dan ditriangulasi dengan membandingkan dan mengkontraskan untuk menjawab rumusan masalah. Penelitian ini menemukan bahwa (1)Melalui pelatihan tari Rejang Dewa internalisasi nilai ngayah kepada siswa di sanggar tari Sekar wawai dapat di lakukan, (2)Proses internalisasi nilai ngayah kepada siswa sanggar tari Sekar Wawai diterapkan melalui penjelasan teori nilai ngayah dan penjelasan makna makna dari setiap ragam gerak yang terdapat dalam tari Rejang Dewa dan (3)Estetika timur dapat membangun karakter dengan baik melalui pelatihan tari rejang dewa pada siswa sanggar tari Sekar Wawai.
Integrasi Nilai Catur Purusa Artha dalam Pendidikan Ekonomi Hindu sebagai Penguatan Literasi Keuangan Generasi Z I Ketut Angga Irawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 15 No. 2 (2024): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi keuangan di kalangan Generasi Z di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital menunjukkan bahwa penguatan kompetensi finansial tidak hanya memerlukan penguasaan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter serta nilai-nilai etika dalam pengambilan keputusan keuangan. Pendidikan Ekonomi Hindu memiliki potensi untuk menjawab tantangan tersebut melalui integrasi nilai-nilai Catur Purusa Artha sebagai landasan filosofis dalam pembelajaran ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai Catur Purusa Artha dalam Pendidikan Ekonomi Hindu sebagai penguatan literasi keuangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Dharma, Artha, Kama, dan Moksa memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk dimensi literasi keuangan modern, yaitu financial ethics, financial management, financial self-control, dan financial well-being. Berdasarkan hasil sintesis, penelitian ini menghasilkan Kerangka Integratif Catur Purusa Artha dalam Pendidikan Ekonomi Hindu yang menghubungkan keempat nilai tersebut dengan proses pembelajaran ekonomi sebagai upaya memperkuat literasi keuangan Generasi Z. Kerangka ini diharapkan menjadi alternatif konseptual dalam pengembangan Pendidikan Ekonomi Hindu yang mampu membentuk generasi muda yang cakap secara finansial, berintegritas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kesejahteraan yang berkelanjutan.
Konstruksi Model Pendidikan Ekonomi Hindu Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Landasan Pengembangan Green Economy Pada Era Society 5.0 I Ketut Angga Irawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 2 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Green Economy pada era Society 5.0 menuntut tersedianya sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi ekonomi, tetapi juga berkarakter, beretika, dan berwawasan lingkungan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan model pendidikan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal sebagai landasan pembentukan perilaku ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi Model Pendidikan Ekonomi Hindu Berbasis Tri Hita Karana sebagai landasan pengembangan Green Economy pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai parahyangan, pawongan, dan palemahan memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip-prinsip Green Economy, yaitu etika ekonomi, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan hasil sintesis, penelitian ini menghasilkan Model Pendidikan Ekonomi Hindu Berbasis Tri Hita Karana yang mengintegrasikan dimensi spiritual, sosial, dan ekologis ke dalam proses pembelajaran ekonomi melalui komponen nilai dasar, proses pembelajaran, dan kompetensi lulusan. Model ini diharapkan menjadi alternatif pengembangan Pendidikan Ekonomi Hindu yang mampu membentuk peserta didik berintegritas, bertanggung jawab secara sosial, serta memiliki kesadaran ekologis dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.