cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan99@gmail.com
Phone
+6281229463400
Journal Mail Official
inyomansantiawan99@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Cinta Residence 1, Jl. Padat Karya, Gg. Fabil
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama
ISSN : 20865864     EISSN : 31638457     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Pendidikan Agama diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Maret dan September. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta, STAH Lampung ikut melaksanakan pembangunan dibidang pendidikan, sehingga mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia Hindu. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan menerbitkan Jurnal dengan nama; Jurnal Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Agama terbit kali ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang Pendidikan Agama Hindu, Hukum Hindu dan Kebudayaan.
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
Pelinggih Kemulan Pada Masyarakat Hindu Di Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah Wayan Sukarlinawati
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelinggih Kemulan merupakan tempat pemujaan Sanghyang Tri Atma (Paratma, Atma, dan Siwatma), Sanghyang Tri Murti, Bhatara Guru, Sanghyang Guru Reka dan roh leluhur yang telah disucikan atau Sanghyang Pitara. Pelinggih Kamulan merupakan simbol kebesaran dan kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi sebagai sarana pemujaan mengaplikasikan Sraddha dan Bhakti masyarakat Hindu secara keseluruhan. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah makna dan fungsi Pelinggih Kemulan pada masyarakat Hindu di Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah?, (2) Bagaimanakah bentuk Pelinggih Kemulan pada masyarakat Hindu di Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah?, (3) Bagaimanakah implikasi Pelinggih Kemulan pada masyarakat Hindu di Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah?. Penelitian ini dilaksanakan di Seputih Raman Lampung Tengah. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Teori Religi, (2) Teori Simbol, (3) Teori Fungsional. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Makna filosofi Pelinggih Kamulan berkaitan dengan hakikat dasar yang menjadi landasan dalam pembangunan Pelinggih Kemulan yaitu gagasan Mpu Kuturan yang telah meminit Pelinggih Kemulan Rong Tiga merupakan manifestasi Ida Sanghyang Widhi dalam konsep Brahma sebagai pencipta dengan lamak warna merah, Wisnu sebagai pemelihara dengan lamak warna hitam dan Iswara sebagai pemralina dengan lamak warna putih yang dinamakan Sanghyang Tri Murti, Pelinggih Kemulan berfungsi sebagai tempat pemujaan sekaligus sthana dari Ida Sang Hyang Widhi yang bergelar sebagi Tri Murti, Tri Purusa dan Triatma dan juga Bhatara Hyang Guru yaitu roh suci para leluhur yang telah mencapai Dewa Pitara, (2) Bentuk-bentuk Pelinggih Kemulan yang ada pada masyarakat Hindu di Seputih Raman secara umum berupa bangunan rong tiga saka dua, ada rong tiga saka nem, rong tiga turus lumbung, dan ada berupa rong kalih. Bentuk-bentuk tersebut sangat erat kaitannya dengan keyakinan (sraddha) dari umat Hindu sebagai media pemujaan terhadap Manifestasi Ida Sang Hyang Widhi maupun Hyang Dewa Pitara/Leluhur, (3) Implikasi Pelinggih Kemulan pada masyarakat Hindu di Seputih Raman sebagai media transpormasi ajaran agama Hindu, dan sebagai media untuk komunikasi dengan Tuhan (Leluhur).
Sosiologi Hukum Hindu Sebagai Instrumen Kontrol Sosial Dalam Masyarakat Hindu I Made Sutharjana
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ilmiah ini membahas sosiologi hukum Hindu sebagai instrumen kontrol sosial dalam kehidupan masyarakat Hindu. Sosiologi hukum Hindu merupakan cabang ilmu yang mengkaji hubungan antara norma hukum Hindu dengan struktur sosial, perilaku masyarakat, serta dinamika perubahan sosial. Kontrol sosial menjadi salah satu fungsi utama hukum, yakni sebagai alat untuk menjaga ketertiban, mengarahkan perilaku, dan menciptakan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan konsep sosiologi hukum Hindu, menguraikan ranting kajiannya, serta menganalisis peran hukum Hindu dalam membentuk kesadaran hukum melalui mekanisme kontrol sosial. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum Hindu bekerja melalui instrumen kontrol sosial formal dan nonformal seperti awig-awig, pararem, lembaga adat, lembaga keagamaan, sanksi sosial, serta nilai-nilai Dharma yang tertanam dalam tradisi. Kontrol sosial dalam hukum Hindu tidak hanya bersifat represif melalui sanksi, tetapi juga bersifat preventif melalui pendidikan moral dan pembinaan etika berbasis Tri Kaya Parisudha dan Tri Hita Karana. Dengan demikian, sosiologi hukum Hindu berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial, mencegah konflik, serta memperkuat karakter religius masyarakat Hindu di tengah perubahan zaman.
Peran Pendidikan Hindu Dalam Menyikapi Tekanan Sosial Dan Tindakan Bunuh Diri: Studi Di Kecamatan Gading Rejo Suyono
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Hindu dalam memberikan proteksi mental terhadap tekanan sosial yang memicu tindakan bunuh diri di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Fenomena bunuh diri yang dipicu oleh tekanan sosial menunjukkan adanya tantangan besar dalam internalisasi nilai-nilai agama di kehidupan praktis. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali data melalui wawancara dan observasi terhadap tokoh agama dan praktisi pendidikan Hindu di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Hindu berperan penting melalui penguatan konsep Karma Phala dan Sraddha sebagai landasan ketahanan diri. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada pola penyampaian materi yang harus relevan dengan problem sosiologis masyarakat setempat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi antara bimbingan konseling psikologis dengan nilai-nilai pendidikan Hindu untuk menciptakan sistem dukungan (support system) yang lebih kuat bagi umat yang mengalami tekanan sosial berat.
Peran Aspek Kognitif, Emosional, Dan Perilaku Dalam Meningkatkan Bakat Mahasiswa STAH Lampung I Putu Pastika; Made Sindi Purningsih; Ni Putu Listya Melani; Putu Widya; Ni Wayan Septi Ratna Sari; I Nyoman Santiawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan bakat mahasiswa merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi, termasuk di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aspek kognitif, emosional, dan perilaku dalam meningkatkan bakat mahasiswa. Aspek kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir, memahami, dan mengolah informasi yang mendukung prestasi akademik. Aspek emosional mencakup kemampuan mengelola emosi, motivasi, serta empati yang berpengaruh terhadap ketahanan diri dalam proses belajar. Sementara itu, aspek perilaku tercermin dalam kebiasaan belajar, disiplin, serta tindakan nyata dalam mengembangkan potensi diri. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai teori yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketiga aspek tersebut saling berkaitan dan berpengaruh dalam meningkatkan potensi mahasiswa. Mahasiswa yang mampu mengembangkan ketiga aspek tersebut secara seimbang cenderung lebih mudah mencapai prestasi dan mengoptimalkan bakat yang dimiliki. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang berkelanjutan dari mahasiswa maupun lingkungan pendidikan untuk mendukung pengembangan ketiga aspek tersebut.
Peran Motivasi, Minat, Dan Kepribadian Untuk Mewujudkan Lulusan Mahasiswa STAH Lampung Yang Unggul I Made Arta Subrata; Kadek Anggara; I Putu Wisnu Aditya; Gede Artana Mandala; I Nyoman Santiawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi keagamaan Hindu memegang peranan strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual, moral, dan karakter yang kokoh. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran motivasi, minat, dan kepribadian dalam mewujudkan lulusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Lampung yang unggul dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang mengintegrasikan teori psikologi pendidikan, konsep karakter Hindu, dan praktik manajemen pendidikan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar berfungsi sebagai penggerak utama yang menentukan intensitas dan arah upaya akademik mahasiswa. Minat akademik berperan sebagai penyeimbang yang memberikan keberlanjutan, kedalaman pemahaman, serta ketekunan dalam menghadapi kompleksitas materi keagamaan dan keilmuan umum. Sementara itu, kepribadian yang terbentuk melalui internalisasi nilai-nilai Hindu dan pendidikan karakter menjadi kompas moral yang mengarahkan kompetensi ke arah pemanfaatan yang positif dan bertanggung jawab. Ketiga aspek ini membentuk sinergi dinamis yang saling memperkuat dan menjadi pilar utama dalam mencetak lulusan yang unggul secara holistik (kognitif, afektif, psikomotor, dan spiritual). Implementasi strategi penguatan triad psikologis ini di lingkungan STAH Lampung memerlukan pendekatan kurikulum terintegrasi, pembinaan karakter berbasis dharma, pengembangan minat melalui aktivitas ko-kurikuler, serta sistem pendampingan akademik yang berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan motivasi, minat, dan kepribadian, STAH Lampung dapat secara konsisten menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat sesuai dengan visi pendidikan Hindu yang unggul.
Peningkatan Kecerdasan Emosional, Spiritual, dan Sosial dalam Perspektif Ajaran Tat Twam Asi Putu Ayu Apriliyani; Putu Sujani; I Wayan Widiana; Komang Murdiana; I Nyoman Santiawan Santiawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran Tat Tvam Asi merupakan salah satu nilai luhur dalam filsafat Hindu yang mengandung makna “aku adalah engkau” atau kesatuan antara diri sendiri dengan makhluk lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peningkatan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial dalam perspektif ajaran nilai-nilai filosofis keagamaan sebagai landasan pembentukan karakter manusia yang holistik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian artikel revie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mencakup kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri serta orang lain, yang dapat ditingkatkan melalui internalisasi nilai-nilai ajaran seperti pengendalian diri, kesabaran, dan empati. Sementara itu, kecerdasan spiritual berkaitan dengan kemampuan individu dalam memaknai kehidupan secara mendalam, memiliki kesadaran akan tujuan hidup, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan Tuhan, yang diperkuat melalui praktik nilai-nilai spiritual seperti keikhlasan, kesadaran diri, dan penghayatan terhadap makna kehidupan. Adapun kecerdasan sosial mencerminkan kemampuan individu dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial, menjalin hubungan yang harmonis, serta menunjukkan sikap toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Ketiga aspek kecerdasan tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam pembentukan kepribadian manusia yang utuh. Dalam perspektif ajaran nilai-nilai filosofis keagamaan, peningkatan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Bakat melalui UKM Dharma Gita untuk meningkatkan Aspek Kognitif, Afektif dan Psikomotor Pada Mahasiswa STAH Lampung Ni Putu Dinar Naresvari; Ni Wayan Arti Ayudya Wandira; Ni Made Ernawati; Mudhita Saraswati; Nadia Wulandari; I Nyoman Santiawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dharmagita adalah nyanyian suci keagamaan Hindu yang dilagukan saat ritual (yadnya) untuk meningkatkan nilai estetika spiritual, moral, dan etika, yang berakar pada prinsip Satyam (kebenaran), Siwam (kesucian), dan Sundaram (keindahan). Pengembangan potensi Mahasiswa merupakan salah satu tujuan utama pendidikan tinggi, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam aspek non-akademik. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) menjadi wadah strategis dalam mengembangkan bakat dan minat mahasiswa. Salah satu UKM berbasis keagamaan Hindu yang memiliki peran penting adalah UKM Dharma Gita. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran UKM Dharmagita untuk meningkatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung. Artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan artikel review. Dari berbagai literatur yang relevan dan telah direview, maka hasil dan kesimpulan dari artikel ini adalah penerapan UKM Dharmagita mampu meningkatkan aspek Kognitif, Afektif, Psikomotor mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung.
Kajian Kritis Tujuan Pendidikan Nasional Persfektif Pendidikan Dan Agama I Nyoman Santiawan; I Ketut Gede Adi Trisna Sugara
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan utama dalam mendapatkan pengetahuan untuk mengembangkan kehidupan. Sedangkan agama merupakan pedoman hidup yang harus diinternalisaikan disetiap tindakan manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tujuan pendidikan nasional dilihat dari persfektif agama dan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelusuran literatur dari tiga database elektronik yaitu Google Scholar, Undang-Undang dan hasil penelitian/repositori yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Hasil peneitian menunjukan; 1). Pendidikan dan agama saling berkaitan dan berhubungan, sehingga harus bisa menyeimbangkan keduanya. Segala bentuk masalah yang masih terjadi adalah indikator belum adanya keseimbangan antara pendidikan dan pengetahuan agama. 2). Diperlukan adanya kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam keberhasilan pendidikan (umum dan agama. 3). Pendidikan dan agama perlu ditingkatkan kualitasnya melalui peningkatan. kualitas pendidik agama, menyelaraskan kurikulum dengan tujuan pendidikan nasoional, serta meningkatkan dan mengembangkan sarpras pendidikan keagamaan.
Lingkungan, Sistem Dan Konteks Komunikasi Dalam Tri Hita Karana I Made Suastika Ekasana; I Nyoman Santiawan
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 17 No. 1 (2026): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan merupakan tempat dimana mahluk hidup beserta isinya yang saling mempengaruhi terhadap proses kehidupan. Parahayangan, Pawongan dan Parahayangan dalam ajaran Tri Hita karana dapat dijaga dengan melakukan komunikasi dengan cara mengimplementasikan ajaran Hindu yaitu: Parahayangan dengan ajaran Nawa Widha Bhakti, Pawongan dengan Tri Kaya Parisudha dan Palemahan dengan Sad Kertih. Sistem komunikasi adalah suatu cara (metode) yang teratur untuk melakukan sesuatu informasi atau hubungan dari suatu lokasi ke lokasi lain, antara seseorang atau lebih dengan pihak lain dan sistem komunikasi ini agar memperoleh atau menghasilkan keserasian antara kita sebagai manusia dengan Tuhan, antara sesama manusia maupun dengan mahluk ciptaan Tuhan yang lainnya baik biotik maupun abiotic dengan cara menumbuh kembangkan hubungan hidup dan kehidupan melalui jalan tri kaya parisudha: berfikir yang baik, berkata yang baik dan berbuat yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mengupas tentang komunikasi lingkungan dalam konteks Tri Hita Karana. Artikel ini ditulis menggunakan metode literatur review. Hasil artikel ini menyebutkan bahwa Parahayangan, Pawongan dan Palemahan dalam ajaran Tri Hita karana dapat dijaga dengan melakukan komunikasi dengan cara mengimplementasikan ajaran Hindu yaitu: Parahayangan dengan ajaran Nawa Widha Bhakti, Pawongan dengan Tri Kaya Parisudha dan Palemahan dengan Sad Kertih.
Strategi Pemasaran Digital Berbasis Website Untuk Meningkatkan Branding Produk Pada PT. Sumber Makmur I Putu Wisnu Octa Vernanda
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 16 No. 2 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran digital berbasis website guna meningkatkan branding produk pada PT. Sumber Makmur. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya branding produk perusahaan akibat keterbatasan media promosi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, dan uji coba konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang dikembangkan memperoleh katagori “sangat valid” berdasarkan penilaian ahli dan “sangat layak” berdasarkan uji coba konsumen. Analisis menggunakan RACE Framework dan Model Brand Resonance Keller (2003) membuktikan bahwa wesbite berperan penting dalam membangun branding. Dengan demikian, website dapat dijadikan strategi pemasaran digital yang efektif untuk memperkuat branding produk PT. Sumber Makmur dalam persaingan industri air mineral dalam kemasan.