cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019)" : 24 Documents clear
STUDI EXPERIMENTAL TURBIN ANGIN SAVONIUS TIPE C SATU TINGKAT DENGAN PENAMBAHAN FIX DRAG REDUCING PADA BLADE CAHYA SUBEKTI, RIYAN; HERLAMBA SIREGAR, INDRA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin pesatnya perkembangan teknologi, ekonomi dan pertumbuhan penduduk menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan energi. Sumber energi minyak bumi masih mendominasi sebagai sumber energi utama. Permintaan energi minyak bumi dari tahun ketahun semakin meningkat hal ini dapat menyebabkan krisis energi. Dengan kondisi seperti ini maka perlu pengembangan sumber energi alternatif ramah lingkungan salah satunya adalah energi angin. Indonesia merupakan negara dengan potensi sumber energi angin yang sangat besar dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang. Angin yang berhembus di daerah pesisir pantai cukup tinggi, akan tetapi untuk daerah selain pesisir pantai memiliki kecepatan angin yang relatif rendah. Hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan turbin angin sumbu vertical. Turbin angin sumbu vertikal tidak bergantung pada arah angin untuk menghasilkan daya maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan saat ini berupa prototek turbin angin savonius tipe C yang diuji ditempat terbuka dengan variasi sudut bukaan 10?, 20?, 30?, 40?. Uji eksperimen ini untuk mengetahui efisiensi penambahan fix drag reducing terhadap kinerja turbin angin savonius tipe C satu tingkat dengan dua blade. Hasil penelitian didapatkan bahwa turbin angin jenis Savonius tipe C satu tingkat dua blade dengan penambahan variasi bukaan fix drag reducing 30° menghasilkan daya elektrik turbin sebesar 5,21 watt, efisiensi turbin sebesar 7,04% pada kecepatan angin 3,72 m/s dan mendapatkan terbaik dibandingkan degan variasi bukaan fix drag reducing yang lain. Kata kunci: Energi angin, sumbu vertikal, turbin angin savonius, sudu, fix drag reducing, blade.Abstract The more rapid development of technology, economics and population growth increasingly increases energy needs. Petroleum energy sources are still the main energy source. Demand for petroleum from year to year is increasing, this can lead to an increase in energy. With these conditions, it is necessary to develop environmentally friendly energy sources. One of them is wind energy. Indonesia is a country with a huge potential for wind energy because Indonesia is an archipelago that has a long coastline. The wind that blows on the coast of Coastal is quite high, but for areas other than Coastal the coast has relatively low wind speeds. This can be overcome by using a vertical axis wind turbine. Vertical axis wind turbines do not match the direction of the wind to produce maximum power. The type of this research is that the current research consists of a protoni savonius type C wind turbine offered in an open place with variations in the opening angle of 10?, 20?, 30?, 40?. This trial test to study the efficiency of fix drag repair on the performance of a one-level type C savonius wind turbine with two blades. The results obtained by Savonius type C one level two blade wind turbines with contributions to variations in openings improve the 30% reduction resulting in electric turbine power of 5.21 watts, turbine efficiency of 7.04% at wind speeds of 3.72 m / s and get best compared to the variation of drag reducing openings other. Keywords: Wind energy, vertical axis, wind turbine savonius, blade, drag reducing fix, blade.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKUATAN MEKANIK HASIL PENGELASAN ALUMINIUM PROSES GTAW IRBA RAGASANTRI, FIRDAUS; , YUNUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tangki penyimpanan air pada kapal LCU (Landing Craft Utility) menggunakan material aluminium 5083. Dalam pengerjaanya menggunakan proses pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding). Untuk memperoleh hasil pengelasan yang baik dapat dilakukan proses pendinginan. Dalam proses pendinginan sebagian besar juru las menggunakan media pendingin air. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai kekuatan tarik dan kekuatan lengkung hasil pengelasan aluminium 5083 dengan proses GTAW menggunakan variasi media pendingin udara, air, air laut dan oli. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variabel bebas adalah media pendingin udara, air, air laut dan oli. Variabel terikat kekuatan tarik dan kekuatan lengkung. Data hasil eksperimen dianalisis dengan metode analisis varian dan independent sample t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai kuat tarik dengan menggunakan media pendingin udara 254,58 N/mm2, media pendingin air 274,98 N/mm2, media pendingin air laut 257,13 N/mm2, media pendingin oli 263,47 N/mm2. Untuk nilai kekuatan lengkung dengan menggunakan media pendingin udara 66,05 N/mm2, media pendingin air 69,49 N/mm2, media pendingin air laut 68,11 N/mm2 dan media pendingin oli 84,56 N/mm2. Pada penelitian ini nilai kekuatan tarik paling tinggi yaitu dengan menggunakan media pendingin air sebesar 274,98 N/mm2 dan nilai kekuatan lengkung yang paling tinggi yaitu dengan menggunakan media pendingin oli sebesar 84,56 N/mm2. Kata kunci : Pengelasan GTAW, Analisis Varian, Analisis Independent Sample T-Test, Media pendingin, Kekuatan Tarik, Kekuatan Lengkung
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN CNC TU-2A UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TPM SMK PGRI 1 GRESIK HIDAYATULLAH, RAHMAT; ACHMADI HASYIM, BUDIHARDJO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi smartphone yang sangat cepat. Namun pesatnya perkembangan teknologi ini tidak berbanding lurus dengan pemanfaatan oleh masyarakat terlebih pada bidang Pendidikan. Selain itu kurangnya media pembelajaran mata pelajaran CNC khususnya di sekolah SMK PGRI 1 Gresik, yang berakibat pada tidak maksimalnya hasil belajar pada siswa di sekolah SMK PGRI 1 Gresik. Merujuk pada permasalahan tersebut peneliti membuat media pembelajaran berbasis Android untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan teknologi yang sering digunakan oleh siswa sehari-hari, yang nantinya diharapkan siswa dapat mereview pelajaran yang telah disampaikan di sekolah kapanpun, dan dimanapun. Selanjutnya pengaruh dari media yang dibuat diteliti menggunakan metode eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control untuk mengetahui kemampuan awal dan akhir antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan rata-rata nilai sebesar 80.14 dengan rata-rata nilai awal sebesar 57.78, sedangkan kelompok kontrol menunjukkan rata-rata nilai sebesar 67.64 dengan nilai awal sebesar 58.2 Kata Kunci: CNC, Media Berbasis Android, Hasil Belajar Siswa.
PENGARUH LAMA WAKTU PEMANASAN PADA PROSES BLACKENING BAJA ST 41 BENTUK PLAT DAN SILINDER TERHADAP KETEBALAN DAN KEKILAPAN LAPISAN PERMUKAAN NOVEMIA HANY, FIRSTY; MAHENDRA SAKTI, ARYA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja ST 41 merupakan baja karbon rendah dengan kandungan karbon sekitar 0,37 ? 0,43% yang banyak digunakan untuk komponen mesin seperti gear, rantai, skrup dan poros yang mana merupakan komponen mesin dengan toleransi tinggi. Maka dari itu diperlukan pelapisan yang tidak menambah dimensi benda secara signifikan untuk menghambat laju korosi. Blackening atau pelapisan black oxide adalah proses konversi kimia yang terbentuk dari reaksi antara besi pada logam ferro dengan garam pengoksidasi hingga membentuk lapisan magnetite (Fe3O4) tipis pada substrat logam. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh waktu dan temperatur pemanasan pada proses blackening baja ST 41 terhadap ketebalan dan kekilapan lapisan permukaan. Bahan uji berupa baja ST 41 bentuk plat dan silinder akan dipanaskan dalam larutan garam yang terbuat dari campuran 30% Natrium Hidroksida (NaOH), 10% Natrium Nitrat (NaNO3), 10% Natrium Nitrit (NaNO2), dan 50% Aquades (H2O) dalam variasi waktu 30 menit, 60 menit, dan 90 menit serta dengan variasi temperatur 150ºC dan 200ºC. Hasil penelitian diperoleh, nilai ketebalan lapisan permukaan tertinggi terjadi pada waktu pelapisan 90 menit dan temperatur pelapisan 200ºC dengan nilai ketebalan sebesar 20,27?m untuk spesimen uji bentuk plat dan 20,53?m untuk spesimen uji bentuk silinder. Serta, pada pengujian kekilapan nilai kekilapan tertinggi diperoleh pada waktu pelapisan 30 menit dan temperatur 150ºC dengan nilai kekilapan sebesar 67,16 GU untuk spesimen bentuk plat dan 66,96 GU untuk spesimen bentuk silinder. Kata Kunci: blackening, black oxide, baja ST 41, ketebalan, kekilapan.
ANALISA MERK PAHAT DAN SUDUT POTONG PAHAT YANG BERBEDA PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL DALAM PROSES BUBUT RATA TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA ST 41 FIRSTA MARSYAH, ANGGI; MAHENDRA SAKTI, ARYA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas permukaan suatu benda kerja pada proses pemesinan terutama mesin bubut diantaranya adalah sudut potong pahat dan merk pahat dalam proses pembubutan nya, variasi kecepatan potong, posisi senter, getaran mesin, perlakuan panas yang kurang baik dan sebagainya (Munadi, 1988: 305). Pada penelitian ini penulis menggunakan 3 jenis sudut potong pahat dan juga 3 merk pahat yang bertujuan untuk menemukan merk pahat dan sudut potong pahat yang paling baik untuk pembubutan rata. Dalam penelitian ini 3 merk pahat yaitu : a. Pahat JCK HSS-E M2A1 ½?? x ½?? x 4??, b. Pahat JASON HSS ½?? x ½?? x 4??, c. HSS GS TUV 3/8?? x 4?? dan 3 sudut potong pahat yaitu a.80º b.85º c.90º. Merk pahat berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan, dikarenakan perbedaan nilai kekerasan pada setiap pahat berbeda, pahat yang paling tinggi nilai kekerasan nya yaitu pahat HSS Jason dengan nilai kekerasan 68,17 Kg/mm2 dan menghasilkan nilai kekasaran paling rendah yaitu 1.998 µm, dan pahat yang nilai kekerasan nya paling rendah adalah pahat HSS GS TUV dengan nilai kekerasan 64,47 Kg/mm2 dan menghasilkan nilai kekasaran paling tinggi yaitu 3,42 µm. Jadi nilai kekasaran terendah dihasilkan oleh nilai kekerasan pahat yang paling tinggi. Sudut potong pahat berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan, semakin kecil sudut potong utama pahat (Kr) maka gaya potong akan semakin lebar, dan tebal geram juga akan semakin besar, semakin besar tebal geram maka akan mempengaruhi tingkat kekasaran yang lebih besar juga. Sudut potong yang paling tinggi nilai kekasaran nya adalah 80?, dengan nilai kekasaran 3,42 µm. Sudut potong yang paling rendah nilai kekasaran nya dalah 90?, dengan nilai kekasaran 1.998 µm. Kata kunci: Kekasaran Permukaan, Pahat HSS, Sudut Potong, Pembubutan Rata, Kekerasan Permukaan Pahat.
ANALISA PENGARUH VARIASI KETEBALAN PLAT TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA SAMBUNGAN LAS BUTT JOINT MILD STEEL SS 400 RENI PRASTIWI, AFIT; ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas uji statistik pengelasan dengan busur listrik elektroda berselaput (fluks) atau disebut juga dengan istilah Shield Metal Arc Welding (SMAW). Permasalahan yang sering terjadi adalah keretakan pada komponen alat berat seperti boom excavator. Metode penelitian yang digunakan statistika deskriptif kuantitatif. Uji Tarik dilakukan secara eksperimental dan simulasi pada softwere Solidwork, kemudian membandingkan data hasil eksperimen Uji Tarik dengan hasil simulasi Uji Tarik pada softwere Solidwork, dimana hasilnya berupa data kuantitatif. Dari data hasil Uji Tarik menunjukkan bahwa ketebalan plat pengganti pada sambungan las mild steel SS 400 berpengaruh terhadap nilai kekuatan tarik. Spesimen ketebalan 8 mm dan 12 mm memiliki nilai kekuatan tarik terendah dengan rata-rata 403,5 N/mm². Spesimen ketebalan 10 mm dan 12 mm memiliki nilai kekuatan tarik rata-rata 476,1 N/mm². Spesimen ketebalan 12 mm dan 12 mm memiliki nilai kekuatan tarik rata-rata 476,1 N/mm². Spesimen ketebalan 12 mm dan 14 mm memiliki nilai kekuatan tarik tertinggi dengan rata?rata 478,3 N/mm². Spesimen ketebalan 12 mm dan 16 mm memiliki nilai kekuatan tarik rata-rata 471,9 N/mm². Hasil kekuatan tarik berbasis simulasi softwere Solidwork secara numerik memiliki nilai kekuatan tarik yang sama dengan nilai kekuatan tarik yang dilakukan secara eksperimental. Kata kunci: Variasi Ketebalan Plat, Kekuatan Tarik, Sambungan Las Butt Joint, Mild Steel SS 400.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI SOLIDWORKS PADA MATA KULIAH CAD DI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AHMAD FAUZI, TSALIS; , SOERYANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah belum tersedianya modul pembelajaran yang layak yang diukur melalui tingkat kevalidan dan kepraktisan, guna meningkatkan hasil belajar yang belum tercapai. Diketahui hasil dari nilai UAS CAD (Solidworks) mahasiswa Jurusan Teknik Mesin di Universitas Negeri Surabaya tahun 2018 masih banyak mahasiswa yang belum mampu mendapatkan nilai diatas 60. Kelas 2018b yang belum mendapat nilai diatas 60 masih 60% sedangkan untuk kelas 2018c yang belum mendapat nilai di atas 60 masih 66,67%. Dari nilai ini peneliti akan melakukan pembuatan modul guna untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang CAD (Solidworks). Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan 4-D, diamana metode pengembangan 4-D adalah metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Penelitian dan pelaksanaan dilakukan di Universitas Negeri Surabaya. Instrumen yang digunakan guna mengukur nilai kevalidan dan kepraktisan modul adalah menggunakan angket pada dosen ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, dan siswa pengguna modul dengan skala likert 4 pilihan jawaban. Serta instrumen guna mengukur nilai kelayakan modul. Penelitian ini diharapkan menghasilkan output modul yang layak sehingga melalui proses pembelajaran menggunakan modul dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa lebih baik dari pada proses belajar tanpa menggunakan modul. Hasil penelitian dengan dukungan aplikasi Solidworks menunjukkan skor validasi modul oleh dosen kompetensi materi sebesar 3.63, kompetensi bahasa sebesar 3.56 dan kompetensi desain sebesar 3.6 , di mana persentase tersebut jika diinterpretasikan pada Skala Likert, masuk dalam kriteria sangat layak. Hasil respon siswa diperoleh dengan presentase sebesar 92% dengan kriteria sangat baik. Hasil belajar tahap pertama sebelum menggunakan modul persentase nilai belum memenuhi kriteria dengan nilai rata-rata 53,91 pada tahap kedua setelah pembelajaran menggunakan modul mendapatkan nilai rata-rata 80,41 dan tahap ini mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan terdapat peningkatan hasil belajar pada mahasiswa kelas TMA17 pada mata kuliah CAD di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Kata Kunci: Modul Solidworks, Model Pengembangan 4-D, Validasi Modul
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL ADOBE FLASH BERBASIS ANDROID PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI RANGKAIAN KELISTRIKAN SEDERHANA DIKELAS X TKR SMK N 1 SINGGAHAN SUHENDRI, AGUS; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media merupakan salah satu faktor penunjang tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu penyebab siswa kelas X TKR SMKN 1 Singgahan cenderung pasif dalam proses pembelajaran adalah belum adanya media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Audio Visual berbasis Android, dan mengetahui tingkat kelayakan media. Metode penelitian ini merupakan jenis pengembangan dengan model 4-D yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan. Jenis pengembangan ini terdiri atas empat tahap, yaitu; pendefinisian (develop), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Dalam empat tahapan yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan peneliti hanya menggunakan tiga tahap yaitu pendefinisian (develop), perancangan (design), pengembangan (develop). Tahap ke empat tidak digunakan peneliti dikarenakan terbatasnya waktu dan juga biaya. Penentuan tingkat kelayakan media pembelajaran audio visual berbasis android berdasarkan uji validasi dari berbagai ahli diantaranya ahli materi, media dan bahasa dengan kriteria penilaian layak. Hasil uji validasi dari ahli materi sebesar 98,3% ahli media sebesar 89,2% dan ahli bahasa sebesar 90%. Hasil nilai tersebut menurut Skala Likert, menunjukkan kriteria media yang dihasilkan adalah sangat layak dan dapat digunakan media belajar kelistrikan sederhana.. Berdasarkan perolehan data tersebut disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis android pada konsep kelistrikan sederhana kelas X TKR layak diguakan.
KARAKTERISTIK NYALA API DARI BIOETANOL BUAH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) SINDUNATHA, SIDHI; , MUHAJI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi bahan bakar yang terus mengalami peningkatan sedangkan produksi minyak nasional tidak sebanding, jika kondisi tersebut berlangsung terus menerus maka Indonesia terancam mengalami krisis energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik nyala api bioethanol dari buah tomat dan campurannya. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen deskriptif, kuantitatif dan kualitatif. Bahan bakar yang dipakai dalam penelitian ini adalah bioetanol buah tomat dengan campuran premium (E0, E5, E10, E15, E20, E25, E100) dimana E merupakan indikator dari persentase ethanol yang dicampurkan dengan bahan bakar premium. Instrumen yang digunakan meliputi thermocouple,thermocontrol ,kamera, stopwatch dan gelas ukur. Peralatan yang digunakan adalah kompor spiritus.Dari pengujian yang dilakukan diperoleh campuran yang terbaik yaitu E5 dengan nilai kalor 10665 Kcal/kg, temperatur rata rata tertinggi 517,6?C, nyala api rata rata tertinggi 25,7 Cm, dan dengan rata rata lama pembakaran terbaik 5 menit 19 detik. Kata Kunci : bioetanol, buah tomat, nyala api.
PENGEMBANGAN MODUL TEKNOLOGI MEKANIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERLAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS X JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK PGRI 1 GRESIK NURUDDIN, MOCH.; SUWITO, DJOKO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring perkembangan ilmu dan teknologi dunia, banyak upaya yang dilakukan untuk menunjang peningkatan kualitas pembelajaran. Salah satunya yaitu dengan mengembangkan modul pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul yang layak, mengetahui peningkatan keterlaksanaan pembelajaran dan rata-rata hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model pengembangan 4D. Prosedur yang dilakukan adalah mendefinisi, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Hasil kelayakan modul pembelajaran Teknologi Mekanik memiliki kriteria sangat layak dan dapat digunakan sebagai bahan ajar. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan peningkatan dengan kriteria sangat baik dan terdapat peningkatan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunkana modul teknologi mekanik dengan nilai rata-rata kelas dikategorikan tuntas. Kata Kunci: modul yang layak,aktivitas siswa, hasil belajar siswa.

Page 1 of 3 | Total Record : 24