cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUKSI DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT. SEJATI JAYA ABRIANTO, DARMAWAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era globalisasi ini perusahaan saling bersaing untuk tetap eksis dalam bidangnya masing-masing, dalam proses produksi perusahaan dituntut untuk menghasilkan suatu produk berkualitas sesuai keinginan konsumen. Pabrik PT. Sejati Jaya adalah perusahaan perorangan yang bergerak dalam bidang industri benang jahit dan asesoris (tali,plastik,renda,dan webbing). Produksi benang dari tahun 2014 sampai tahun 2016 berturut-turut sebanyak 372.000 Kg, 414.000 Kg, dan 506.000 Kg, dengan rata-rata pertumbuhan 2,98 %. Permintaan konsumen yang tinggi seringkali tidak dapat terpenuhi karena stock bahan baku yang tidak mencukupi, untuk mengatasi masalah tersebut peneliti mengambil penelitian dengan judul ”Perencanaan Persediaan Bahan Baku Produksi Dengan Metode Material Requirement Planning (MRP)  Pada PT. Sejati Jaya”. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode observasi dengan langkah-langkan teknik analisa data peramalan, menentukan Jadwal Induk Produksi, menentukan Netting, Proses Lotting, Proses Offsetting, Proses Explosion.Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan menggunakan teknik Linear, permintaan bulan Januari sebesar 53.352 Kg, bulan Februari sebesar 54.201 Kg, bulan Maret sebesar 55.051 Kg, bulan April sebesar 55.900 Kg, bulan Mei sebesar 56.750 Kg, bulan Juni sebesar 57.599 Kg, bulan Juli sebesar 58.449 Kg, bulan Agustus sebesar 59.298 Kg, bulan September sebesar 60.148 Kg, bulan Oktober sebesar 60.997 Kg, bulan November sebesar 61.847 Kg, dan pada bulan Desember sebesar 62.696 Kg. Dari perhitungan Lot Sizing dengan menggunakan teknik Lot For Lot didapatkan biaya pemesanan sebesar Rp.35.988.604.   Kata Kunci   : Perencanaan persediaan bahan baku masa mendatang   Abstract In this era of globalization, companies compete to exist in their respective fields, in the production process the company is required to produce a quality product according to consumer desires. Factory PT. Sejati Jaya is an individual company engaged in the industry of sewing thread and accessories (straps, plastics, lace, and webbing). Yarn production from 2014 to 2016 was 372,000 kg, 414,000 kg and 506,000 kg, respectively, with an average growth of 2.98%. High consumer demand often can not be fulfilled because of insufficient stock of raw material, to overcome the problem the researcher took the research with title "Planning of Production Raw Material Inventory With Material Requirement Planning (MRP) Method At PT. Sejati Jaya ". In this study the method used is the method of observation with the steps of data analysis techniques forecasting, determining Master Production Schedule, determine Netting, Lotting Process, Offsetting Process, Explosion Process. Based on the results of the analysis, it was obtained using Linear technique, the demand in January was 53,352 Kg, the month of February was 54,201 Kg, the March was 55,051 Kg, the month of April was 55,900 Kg, the month of May was 56,750 Kg, June was 57,599 Kg, Of 58,449 Kg, in August at 59,298 Kg, in September of 60,148 Kg, in October of 60,997 Kg, in November at 61,847 Kg, and in December of 62,696 Kg. . From the calculation of Lot Sizing by using Lot Lot Lot technique, the reservation cost is Rp.35.988.604. Keywords: Planning of future raw material inventory
PENGARUH POLARITAS PENGELASAN DAN JENIS ELEKTRODA TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN LAS SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) RHOMADHONI TRI PUTRA, AKHMAD
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Faktor yang sangat menunjang kualitas suatu produk dalam memproduksi suatu kapal adalah dari sisi kekuatan pengelasan kapal yang dapat menunjukkan kekuatan, ketahanan, keuletan dari material besi/baja ketika memperoleh tekanan dari luar berupa serangan maupun gaya gesek dengan air laut yang berlangsung secara terus menerus. Oleh karena itu diperlukan perlakuan dalam mengelas dan memeriksa hasil pengelasan untuk memperoleh hasil pengelasan yang maksimal.Perlakuan dalam proses pengelasan antara lain memperhatikan tegangan mesin las yang digunakan,polaritas pengelasan,jenis elektroda,ampere mesin las,pemanasan awal material,dan sudut kampuh. Hasil dari proses pengelasan dapat diketahui dengan menggunakan uji DT yaitu menguji material dengan cara merusak material,diantaranya uji tarik dan uji ketangguhan material untuk mengetahui kekuatan material ketika menerima gaya dari luar sampai mengalami kerusakan. Penelitian ini menggunakan bahan baja paduan rendah ASTM A36 yang diberi perlakuan  pengelasan menggunakan polaritas lurus (DCSP) dan polaritas terbalik (DCRP) dengan variasi Elektroda E6013 dan E7018 dengan diameter 3,2 mm. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 700.Hasil analisa menunjukkan bahwa setelah dilakukan Uji Tarik nilai Tegangan Tarik untuk Raw Material,E7018 DC(-),E7018 DC(+),E7016 DC(-),E7016 DC(+) masing-masing adalah 565.56 MPa,366.67 MPa,522.22 MPa,590 MPa,583.33 MPa. Dari hasil tersebut pengelasan dengan elektroda E7016 dengan polaritas DC (-) mempunyai hasil Tegangan Tarik tertinggi yaitu 590 MPa,yang merupakan nilai tertinggi jika dibandingan dengan RAW Material dan Variasi Pengelasan Elektroda E7018. Tetapi dalam pengujian Impact,nilai Tegangan Patah untuk RAW Material mempunyai nilai yang paling tinggi yaitu 144 Joule/mm2 jika dibandingkan dengan Elektroda E7016 dan E7018 dengan variasi Polaritas Tegangan Pengelasan. Hasil analisa menunjukkan bahwa setelah dilakukan Uji Impact nilai Tegangan Patah untuk Raw Material, E7018 (-), E7018 DC(+),E7016 DC(-),E7016 DC(+) masing-masing adalah 144 Joule/mm2,32 Joule/mm2,112 Joule/mm2,44 Joule/mm2, 134.50 Joule/mm2. Kata kunci : Polaritas Pengelasan,Kekuatan Tarik,Ketangguhan Impact.
ANALISIS KUALITAS JASA PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI DEALER MOTOR HONDA KEDIRI DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) GANGSAR WIDODO, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fokus utama dari QFD adalah melibatkan pelanggan pada proses pengembangan produk sedini mungkin. Tujuan dari QFD sendiri tidak hanya memenuhi sebanyak mungkin harapan-harapan pelanggan, tapi juga berusaha melampaui harapan pelanggan sebagai cara untuk berkompetisi, sehingga diharapkan konsumen tidak menolak dan tidak komplain tapi malah menginginkannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis kualitas jasa pelayanan di Dealer Motor Honda Kediri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kepuasan pelanggan di Dealer Motor Honda Kediri dengan menggunakan metode QFD. Untuk menentukan apa yang harus dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 110 konsumen yang menjadi pelanggan Dealer Motor Honda di Kota Kediri. Teknik analisis menggunakan Quality Function Deployment (QFD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa atribut Responsiveness memiliki kesenjangan yang terbesar (-0,96) dan atribut Assurance memiliki kesenjangan terkecil (-0,91). Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dapat dilakukan pada atribut Responsiveness perusahaan seharusnya memperhatikan kecepatan petugas bengkel dalam menyelesaikan masalah kepada pelanggan di Dealer Motor Honda Kediri. Saran penelitian ini sebaiknya perusahaan memperbaiki atribut Responsiveness yang terdiri dari kecepatan petugas bengkel dalam menyelesaikan masalah, tidak lama menunggu untuk dilayani petugas, serta responsif terhadap permintaan konsumen. Kata Kunci : Kualitas Jasa Layanan, Quality Function Deployment,  Pelanggan   ABSTRACT The main focus of QFD is to engage customers in the product development process as early as possible. The purpose of QFD themselves as much as possible not only meet customer expectations, but also to go beyond customer expectations as a way to compete, so expect consumers do not resist and did not complain but instead want it. The aim of research to determine and analyze the quality of services at the in Honda Dealer Motor Kediri. To know and analyze customer satisfaction in Kediri Honda Motor Dealer by using QFD. To determine what should be done by the company to improve customer satisfaction. This research is quantitative descriptive study. Total sample of 110 consumers who are customers in Honda Dealer Motor Kediri. Mechanical analysis using Quality Function Deployment (QFD). Results of attribute Responsiveness has the largest gap (-0.96) and attribute Assurance has the smallest gap (-0.91). Attempts to do the company to improve customer satisfaction can be performed on the attributes Responsiveness companies should pay attention to the speed mechanic in solving the problem to customers in Honda Dealer Motor Kediri. Keywords: Service Quality, Quality Function Deployment, Customer.
PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MESIN TENAGA FLUIDA KELAS X TPM 2 SMK NEGERI 3 SURABAYA Setyo Utomo, Nugroho
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan peneliti bahwa guru masih menggunakan metode konvensional. Maka perlu dikembangkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas siswa dan respon siswa setelah melalui pembelajaran dengan metode Reciprocal Teaching. Penelitian yang dilakukan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu membandingkan keadaan sebelum dan sesudah diberi perlakuan yang akan dilakukan dalam siklus pada setiap pertemuannya. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X TPM 2 SMK Negeri 3 Surabaya. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi: lembar observasi aktivitas siswa, soal pre-test dan post-test, lembar angket respon siswa. Metode analisis data yang digunakan dalam pembahasan hasil penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu suatu metode yang mendeskripsikan data-data angka yang diperoleh selama penelitian tersebut. Hasil selama penerapan metode pembelajaran reciprocal teaching didapatkan rata-rata aktivitas siswa dengan persentase 80%, yang dimana siswa aktif dan kritis dalam mencari informasi. Untuk respon atau tanggapan siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran model reciprocal teaching memperoleh respon sangat baik dengan persentase 82% dari rata-rata keseluruhan siswa. Sedangkan soal pre test yang diberikan ke siswa memperoleh rata-rata keseluruhan skor dengan nilai 53,18 dan meningkat setelah diberi perlakuan mendapat skor pos test rata-rata 79,63 dengan persentase 90% ketuntasan klasikal. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model reciprocal teaching memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam menerima materi pembelajaran. Kata Kunci: model pembelajaran  reciprocal teaching, aktivitas siswa, respon siswa, hasil belajar.
MODIFIKASI INTAKE MANIFOLD DENGAN VARIASI SUDUT PUTAR TERHADAP PERFORMA MESIN HONDA SUPRA X TAHUN 2002 ROHMAN, FATKUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Banyaknya peminat sepeda motor sehingga industri mengembangkan kendaraan bermotor tersebut semakin baik lagi. Untuk mendapatkan daya atau power yang besar diperlukan campuran udara dan bahan bakar yang sempurna. Intake manifold merupakan bagian kendaraan tempat mengalirnya udara dan bahan bakar dari karburator menuju ruang pembakaran melalui  katup masuk. Untuk mendapatkan aliran turbulent diperlukan adanya modifikasi pada bagian mesin, salah satunya modifikasi pada intake manifold. Apabila aliran bahan bakar menjadi turbulent maka campuran bahan bakar menjadi homogen atau sempurna. Untuk itu dilakukan penelitian dengan mengubah lengkungan intake manifold dengan tujuan mengetahui seberapa besar pengaruh terhadap torsi, daya, konsumsi bahan bakar, dan tekanan efektif rata-rata. Penelitian yang dilakukan meliputi kelompok standar dengan sudut putar 00, kelompok eksperimen meliputi variasi ke-1 dengan sudut putar 1250 , variasi ke-2 dengan sudut putar 1500 dan variasi ke-3 dengan sudut putar 1750 . Standar pengujian performa mesin adalah SAE J1349 dengan katup terbuka penuh. Pengujian menggunakan chasis dynamometer, fuel meter, rpm couter, oil temperature meter, dan 4 in 1 multi function enviroment meter.  Analisa data dilakukan dengan metode deskriptif dengan 3500-9000 rpm pada beban penuh   untuk mengetahui torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan tekanan efektif rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa menggunakan intake manifold variasi 125º, 150º, dan 175º dapat meningkatkan performa dan efisiensi Honda Supra X tahun 2002 dibandingkan menggunakan intake manifold standar. Peningkatan prosentase tertinggi rata-rata terjadi pada variasi 175º, dan mendapatkan hasil torsi sebesar 25,28%. Daya meningkat sebesar 23,9%, tekanan efektif rata-rata meningkat sebesar 25,20%. Sedangkan penurunan konsumsi bahan bakar terendah mengacu torsi, daya dan tekanan efektif rata-rata pada variasi 125º, dengan hasil penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 15,65%. Kata kunci: Intake manifold, performa mesin dan sudut putar Abstract The number of motorcycle enthusiasts so that the industry develops motor vehicles is getting better again. To get the power or power of the required mixture of air and fuel is perfect. The intake manifold is the part of the vehicle where the air and fuel flow from the carburetor go into the combustion chamber through the inlet valve. To get turbulent flow required a modification on the engine, one of the modifications on the intake manifold. If the fuel flow becomes turbulent then the fuel mixture becomes homogeneous or perfect. To do that research by changing the curve intake manifold with the aim of knowing how much influence on torque, power, fuel consumption, and average effective pressure. The study included a standard group with a rotation angle of 0º, the experimental group consisting of the 1st variation with 125º turn angle, the 2nd variation with the rotation angle 150º and the 3rd variation with 175º rotary angle. Standard engine performance testing is SAE J1349 with full open valve. Testing using chassis dynamometer, fuel meter, rpm couter, oil temperature meter, and 4 in 1 multi function enviroment meter. Data analysis was performed by descriptive method with 3500-9000 rpm at full load to know torque, power, fuel consumption and average effective pressure. The result data obtained in the table and displayed in graphical form is further described with simple sentences. Based on the results of the study, it was concluded that using intake manifold of 125º, 150º, and 175º variations can improve the performance of Honda Supra X engine in 2002. The highest average percentage increase occurred at 175º variation, and got the result of torque of 25.28%. Power increased by 23.9%, average effective pressure increased by 25.20%. While the lowest decrease in fuel consumption refers to torque, power and average effective pressure on 125º variation, with a decrease in fuel consumption by 15.65%. Keywords: Intake manifold, engine performance and turning angle
MODIFIKASI INTAKE MANIFOLD DENGAN VARIASI SUDUT PUTAR TERHADAP EMISI GAS BUANG HONDA SUPRA X TAHUN 2002 SIGIT BAYU PRANOTO, KURNIAWAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dengan berkembangnya teknologi dan banyaknya penemuan-penemuan baru di berbagai sector bidang (pendidikan, teknologi, kesehatandan lain-lain) sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Tentang perkembangan teknologi otomotif dalam masyarakat sebagai alat transportasi, yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun dengan seiring berjalannya waktu penggunaan kendaraan bermotor oleh konsumen membuat emisi gas buang berbahaya bagi kesehatan manusia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu untuk menurunkan emisi gas buang kendaraan bermotor adalah dengan melakukan eksperimen pada intake manifold, dengan memodifikasi variasi sudut putar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Modifikasi Intake Manifold Dengan Variasi Sudut Putar Terhadap Emisi Gas Buang  Supra X Tahun 2002. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dengan membandingkan kelompok standart (tanpa modifikasi dan intake manifold model variasi sudut), dengan variabel bebas dalam penelitian ini yaitu intake manifold model sudut putar 125°,150°,175°. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kadar emisi gas buang (CO, CO2, dan HC), sedangkan variabel kontrol adalah putaran idle 1500 rpm hingga 9000 rpm dengan kelipatan 500 rpm. Pengumpulan data dilakukan dengan mengacu pada standar pengujian emisi gas buang SNI 19-7118.3-2005. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dihasilkan bahwa menggunakan intake manifold sudut putar dapat menurunkan emisi gas buang lebih baik dibandingkan dengan intake manifold standar pada sepeda motor Honda Supra X Tahun 2002. Penurunan CO dan HC secara signifikan terjadi pada intake manifold sudut putar 175° dengan presentase reduksi emisi CO rata- rata 10,46% , HC rata-rata 12,17% dan peningkatan CO2 rata-rata 24,01%. Kata kunci: Modifikasi Intake Manifold, Sudut Putar, Emisi Gas Buang.    ABSTRACT With the development of technology and the many new discoveries in various sectors of the field (education, technology, health and others) is very influential on human life. About the development of automotive technology in society as a means of transportation, which is often used in everyday life. But with the passage of time the use of motor vehicles by consumers make exhaust emissions harmful to human health both in the short and long term. One to reduce exhaust emissions of motor vehicles is to conduct experiments on the intake manifold, by modifying the variation of the rotation angle. The purpose of this research is to know the Modification of Intake Manifold with Variation of Turning Angle on Supra X Gas Emission of Year 2002. This research is a kind of experimental research done by comparing standard group (without modification and intake manifold model of angle variation), with independent variable in research This is the intake manifold model turning angle 125°, 150°, 175°. The dependent variable in this research are the exhaust gas emission level (CO, CO2, and HC), while the control variable is idle round 1500 rpm up to 9000 rpm with multiples of 500 rpm. The data collection is done by referring to the standard of emission test of SNI 19-7118.3-2005. Based on the result of the research, it was found that using rotary angle intake manifold can lower the exhaust emission better than the standard intake manifold on Honda Supra X Motorcycle Year 2002. The decrease of CO and HC significantly occurred in the intake manifold of 175° rotation angle with reduction percentage CO emissions averaged 10.46%, HC averaged 12.17% and an average CO2 increase of 24.01%. Keywords: Modified Intake Manifold, Rotate Angle, Exhaust Gas Emissions
PENERAPAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN MESIN DAN KONVERSI ENERGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM DI SMK NEGERI 3 SURABAYA Nurkholis, Agung
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran CTL, (2)  mengetahui kesulitan pelaksanakan pembelajaran CTL (3) mengetahui respon siswa dalam melaksanakan pembelajaran CTL (4) mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran CTL pada mata pelajaran kelistrikan mesin dan konversi energi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design.  Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 3 Surabaya pada tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan yaitu kelas X TPM 2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas X TPM 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode Test, dan metode angket. Hasil penelitian ini yaitu proses pelakasanan pembelajaran metode CTL dapat terlaksana dengan baik. Terdapat kesulitan dalam proses pelaksanaan penelitian memperoleh hasil 55% dikategorikan cukup baik. Respon siswa terhadap metode CTL mendapatkan skor rata-rata 79,5% dikategorikan Baik. Hasil belajar kelas ekperimen setelah diterapkan metode CTL menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 36,63 menjadi 77,63. Kata kunci: metode CTL, generator, hasil belajar siswa dan respon siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING GUNA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK PENGERJAAN LOGAM KELAS X TPM 1 SMK NEGERI 3 SURABAYA Frauz Ali Suparmanto, Forbenk
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Model pembelajaran yang diterapkan pada KD menerapkan teknik pengerjaan logam adalah model pembelajaran Quantum teaching. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui aktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran Quantum teaching, (2) mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Quantum Teaching pada KD menerapkan teknik pengerjaan logam. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data meliputi: lembar pengamatan aktivitas siswa, soal pretest-posttest, dan lembar penilaian afektif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara mendeskripsikan data berupa angka-angka yang diperoleh selama penelitian. Hasil yang diperoleh, rata-rata aktivitas siswa yaitu 81,7% dari keseluruhan siswa. Sedangkan soal pretest memperoleh rata-rata 52 dan meningkat setelah diberi perlakuan menjadi 78,6. Untuk hasil penilaian afektif mendapatkan angka 3,13 dengan predikat baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching memberi pengaruh terhadap aktivitas siswa serta peningkatan hasil belajar yang didapatkan. Kata Kunci: model pembelajaran quantum teaching, menerapkan teknik pengerjaan logam, aktivitas dan hasil belajar
PROSES PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE PADA KELAS X TEKNIK PEMESINAN DI SMK DHARMA SISWA 1 Chorita Heru Utomo, Putranto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini antara lain : (1) mengetahui bagaimana proses belajar menggunakan Model pembelajaran Think Pair Share. (2) mengetahui keterlaksanaan sintaks pembelajaran model Think Pair Share dan (3) Mengetahui hasil belajar siswa.Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain Pre-experimental tipe One group pretes postes menggunakan analisis deskriftif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMK Dharma Siswa 1 Sidoarjo dengan Subjek siswa kelas X TPM dan Objek yang berupa Model pembelajaran Think Pair Share. Data keterlaksanaan sintaks pembelajaran dilakukan melalui lembar observasi. Evaluasi hasil belajar dilakukan dengan hasil video pembelajaran dengan model yang sudah dilakukan.Dari analisis data hasil penelitian diketahui bahwa Pembelajaran dengan model Think Pair Share (TPS) dapat berjalan dengan baik dan proses pembelajaran lebih terkendali. Keterlaksanaan sintaks pembelajaran dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS) mayoritas terlaksana dan dapat dikatakan pembelajaran berjalan dengan baik, sedangkan hasil belajar siswa meningkat  dengan rata-rata awal 51,63 menjadi 79,51. Kata Kunci: model pembelajaran think pair share, keterlaksanaan sintaks, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP RESPON SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMK DHARMA SISWA 1 SIDOARJO ANGGA ARIYANTO, DENNY
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini antara lain (1) Mengetahui proses pembelajaran dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Teknik Gambar Manufaktur, (2) Mengetahui keterlaksanaan sintaks pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) (3) Mengetahui respon siswa kelas XI TPM 2 pada mata pelajaran Teknik Gambar Manufaktur di SMK Dharma Siswa 1 Sidoarjo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif, penelitian ini dilakukan di SMK Dharma Siswa 1 Sidoarjo pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan yaitu lembar keterlaksanaan  dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode angket dan dokumentasi. Evaluasi penerapan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan pengamatan video pembelajaran. Dari analisis data hasil penelitian diketahui bahwa pembelajaran dengan model Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran teknik gambar manufaktur dapat berjalan dengan baik. Adapun kesulitan yang dihadapi yaitu masih terdapat siswa yang pasif, dan kurangnya kemampuan pedagogik yang dimiliki pendidik. Keterlaksanaan sintaks pembelajaran dengan menggunakan metode Student Teams Achievement Division (STAD) mendapat persentase 100% berdasarkan dari pengamatan teman sejawat. Respon siswa terhadap model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) tergolong kategori baik dengan persentase sebesar 74,85 %. Kata Kunci : model pembelajaran stad,  keterlaksaan sintaks,  respon siswa.