cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
STUDI KASUS MINAT BERKARIR MAHASISWA PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNESA Adi Sucahya, Deni
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Memilih adalah salah satu kegiatan yang selalu kita lakukan, secara sadar maupun tidak sadar. Kegiatan memilih ini sangat sering kita lakukan dikehidupan sehari-hari, salah satu proses memilih yang harus kita jalani adalah proses memilih karir. Kegiatan memilih karir ini juga dilalui oleh setiap individu, salah satunya adalah mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang nantinya harus memilih karir pasca lulus dari Perguruan tinggi tersebut. Setiap mahasiswa mempunyai pilihan karir yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berbeda pula. Terutama mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Mesin Unesa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat mahasiswa untuk berkarir menjadi guru beserta alasannya, bidang pekerjaan yang diminati mahasiswa selain guru, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya mahasiswa Prodi S1 PTM Unesa berminat untuk berkarir menjadi guru dan alasan yang melatar belakangi minatnya adalah karena cita-cita, ingin mengamalkan ilmu, karena guru adalah profesi mulia, bisa meluangkan banyak waktu untuk keluarga, ingin mencerdaskan anak bangsa, berpeluang besar menjadi PNS, ingin mengabdi kepada Negara, jam kerja relatif fleksibel, dan latar belakang keluarga adalah guru. Sedangkan bidang pekerjaan selain guru yang diminati mahasiswa Prodi S1 PTM Unesa adalah teknik industri, wirausaha, pelayanan umum dan jasa, tenaga kesehatan, seni. Faktor yang mempengaruhi minat berkarir mahasiswa adalah minat, bakat, cita-cita, kemampuan intelegensi, pengalaman, penampilan, pendidikan, sikap orang tua, kondisi lingkungan, gaji, peluang kerja, hobi dan teman. Kata Kunci: minat berkarir, karir mahasiswa, pekerjaan.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS SCIENTIFIC UNTUK MATA KULIAH PRAKTEK FABRIKASI DI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SEPTYAWAN NUGROHO, FANDI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul yang layak digunakan untuk pembelajaran praktek fabrikasi di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan Dick and Carrey. Penelitian dilakukan di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Dalam penelitian ini yang berperan sebagai validator adalah 2 dosen ahli desain, 2 dosen ahli materi las SMAW, 2 dosen ahli bahasa dan  mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin Produksi Angkatan 2014 sebagai responden. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi : lembar instrument validasi dan angket respon mahasiswa terhadap penerapan modul Las SMAW. Dari hasil penilaian validator 2 dosen ahli desain, 2 dosen ahli materi las SMAW, 2 dosen ahli bahasa disimpulkan modul yang dihasilkan layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar peserta didik. Respon mahasiswa sangat tertarik terhadap penerapan modul ke dalam pembelajaran dan dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa pada tahun ajaran berikutnya. Kata Kunci: modul, scientific, fabrikasi.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI, KOLABORASI, METAKOGNISI, DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK SISWA KELAS X  PADA PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK SMKN 1 KEDIRI PUTRI UTAMI, APRILLIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Inovasi pendidikan berubah dapat ditandai dengan perubahan kurikulum sebagai wadah pemenuhan kebutuhan industri. Inovasi pendidikan adalah kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan saintifik meliputi 5 M (Mengamati, Menanya, Menalar, Mencoba, dan Membentuk Jejaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan metakognisi siswa serta peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Mekanik siswa kelas X SMKN 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Kediri pada siswa kelas X dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini menerapkan sebelum dan sesudah siswa dikenai pendekatan saintifik yang berdampak pada peningkatan siswa pada kemampuan komunikasi, kolaborasi, metakognisi, dan hasil belajar siswa. Pada pengambilan data dilaksanakan di kelas X semester ganjil mata pelajaran teknologi mekanik dengan materi pembelajaran pengetahuan alat ukur (jangka sorong). Hasil penelitian ini adalah guru SMKN 1 Kediri sudah menerapkan pendekatan saintifik dengan baik hal ini terbukti guru menerapkan prisip, guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai patner belajar. Pada kemampuan komunikasi mengalami peningkatan karena siswa dibiasakan aktif dalam mengungkapkan pemikirannya ketika melakukan pekerjaan kelompok. Sedangkan kemampuan kolaborasi mengalami penurunan karena mereka masih penyesuaian terhadap lingkungan yang baru memasuki jenjang pendidikan SMK, sedangkan siswa SMKN 1 Kediri terdiri dari beberapa wilayah asal yaitu Kodya Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Tulungagung, dan Blitar. Hal ini menyebabkan memiliki kebiasaan berbeda sehingga siswa masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dan dapat bekerjasama. Pada kemampuan metakognisi siswa mengalami peningkatan karena ketika melakukan pembelajaran siswa diberikan masalah yang harus mereka pecahkan, sehingga mereka terbiasa berfikir cara yang terbaik dalam menyelesaikan masalah pada akhirnya siswa harus melakukan kegiatan metakognisi, guru merupakan faktor utama peningkatan kemampuan siswa. Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Komunikasi, Kolaborasi, Metakognisi, Hasil Belajar
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MACROMEDIA FLASH PADA PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN DI SMKN 2 SURABAYA AMIN, MOCH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan proses untuk menyiapkan masa depan suatu bangsa secara bertahap dan berkesinambungan dalam konteks lokal, regional, nasional dan global. Sekolah merupakan tempat untuk menimba ilmu dan sarana belajar, guru dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang efisien dan efektif. Namun beberapa guru banyak menggunakan metode ceramah sehingga siswa cepat jenuh dan berpengaruh pada hasil belajar siswa yang kurang maksimal. Berdasarkan kasus tersebut diterapkan suatu media pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash. Penelitian ini bertujuan mengetahui  penerapan media pembelajaran interaktif macromedia flash pada pembelajaran Gambar teknik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X teknik pemesinan Di SMKN 2 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Pre-eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group. Dalam model penelitian ini menggunakan model Pretest dan Posttest dengan menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan angket dan metode tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji analisis validasi perangkat pembelajaran, analisis validasi materi, analisis butir soal, analisis kelayakan media dan uji hipotesis. Dari analisis data hasil penelitian diperoleh hasil uji t yaitu nilai thitung  sebesar 2,023 dengan ttabel sebesar 1,665. Karena thitung > ttabel maka hal ini menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas esperimen (X TPM 1) dan siswa kelas kontrol (X TPM 3) pada mata pelajaran gambar teknik. Perubahan rata-rata nilai pretest dan  posttest pada kelas eksperimen dari 75,45 menjadi 80,10 , sedangkan pada kelas kontrol perubahan nilai pretest dan posttest rata-rata sebesar 73,47 menjadi 76,68. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang diterapkan media pembelajaran Macromedia Flash  lebih baik daripada hasil belajar siswa pada kelas kontrol yang tidak diterapkan media pembelajaran Macromedia Flash. Serta hasil respon siswa terhadap penerapan media pembelajaran interaktif Macromedia Flash ini dikategorikan sangat baik, yaitu sebesar 81,18% . Kata Kunci : Media Pembelajaran Macromedia Flash, respon siswa, hasil belajar
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN POKOK BAHASAN CARA KERJA BERBAGAI JENIS SENSOR DAN APLIKASINYA PADA MATA KULIAH INSTRUMENTASI DAN KENDALI Nokiawanto Suyono P, Jefri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjawab kesulitan dosen untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa terhadap Mata Kuliah Instrumentasi dan Kendali khususnya pada pokok bahasan cara kerja berbagai jenis sensor dan aplikasinya. Di dalam pokok bahasan ini terdiri dari: 1) pengertian dan identifikasi jenis sensor, 2) cara kerja berbagai jenis sensor, 3) pengolahan sinyal keluaran sensor, 4) simulasi dan studi kasus alat instrumentasi. Selama ini mahasiswa kesulitan mengembangkan aspek kognitif dan psikomotor pada materi ini khususnya tentang sensor, oleh karena itu peneliti mencoba untuk melakukan penelitian pengembangan media pembelajaran yang bisa membantu mahasiswa untuk mengembangkan aspek kognitifnya dengan judul, “Pengembangan Modul Ajar Mahasiswa Pokok Bahasan Cara Kerja Berbagai Jenis Sensor dan Aplikasinya Pada Mata Kuliah Instrumentasi dan Kendali”.Penelitian ini merupakan pengembangan media pembelajaran yang berpedoman pada model 4-D dari Thiagarajan (1974). Model 4-D adalah model pengembangan media pembelajaran yang terdiri dari empat tahapan yaitu: tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Tahap pendefinisian meliputi analisis ujung depan, analisis mahasiswa, analisis konsep, analisis tugas dan spesifikasi tujuan pembelajaran. Tahap perancangan terdiri dari penyusunan tes, pemilihan media, pemilihan format, dan perancangan awal (desain awal). Pada tahap pengembangan terdiri dari validasi modul oleh dosen dan angket respon mahasiswa oleh mahasiswa. Untuk tahap penyebaran tidak dilakukan dikarenakan terbatasnya waktu penilitian.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) persentase penilaian rata-rata validasi modul sebesar 81,1% (sangat layak); (2) mahasiswa menunjukkan respon yang baik terhadap perkuliahan mata kuliah Instrumentasi dan Kendali menggunakan modul yang ditunjukkan pada sebanyak 83,3% mahasiswa tertarik dengan penggunaan modul pada perkuliahan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam perkuliahan pada mata kuliah instrumentasi dan kendali. Kata Kunci: Modul, Pengembangan 4-D, Instrumentasi dan Kendali, Sensor
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SISTEM PENDINGIN PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TKR SMKN 3 BUDURAN SIDOARJO. Cahya Pratama Santoso, Bintang
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang pesat yang menuntut setiap individu untuk ikut serta didalamnya,sehingga banyak upaya yang dilakukan untuk mengiringi perkembangan untuk menngkatkan kualitas pembelajaran, salah satunya dengan pengembangan media pembelajaran berupa modul. Tujuan pengembangan ini adalah untuk meningkatkan modul pembelajaran yang layak dan untuk mengetahui peningkatan rata-rata hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D. Prosedur yang dilakukan adalah mendefinisi, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Hasil validasi untuk kelayakan modul pembelajaran perawatan sistem pendingin mesin memiliki kategori sangat valid. Rerata hasil belajar siswa sesudah menggunakan modul pembelajaran perawatan sistem pendingin mesin mengalami peningkatan dibandingkan dengan rerata hasil belajar sebelum diberikan pembelajaran menggunakan modul perawatan sistem pendingin.Rerata hasil respon siswa dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: modul perawatan sistem pendingin mesin, model pengembangan 4D.   Abstract The development of science and technology (Science and Technology) were rapidly that requires every individual to participate in it, so a lot of efforts were made to accompany the development of the scaling up of the quality of learning, one of them with the development of instructional media in the form of modules. The purpose of this development is to improve the learning modules are feasible and to determine the average increase student learning outcomes. This research is a research development with 4D development model. The procedure is done is define, design, develop, and disseminate. Validation results for the feasibility of the engine cooling engine maintenance learning module have a very valid category. The average of student learning outcomes after using the engine cooling system learning module has increased compared with the average of learning outcomes before being given learning using the cooling system maintenance module. The average of student response result with very good category. Keywords: modulemaintenanceof engine cooling system, development of 4D models.
PENGEMBANGAN MODUL TRAINER SISTEM PENERANGAN PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK RADEN PATAH MOJOKERTO FEBRIANZAH, ERIK
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENERAPAN PROSEDUR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA   TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK MATA PELAJARAN PRODUKTIF 2 BIDANG KEAHLIAN TRANSMISI MANUAL SISWA KELAS XII TKR DI SMKN 2 LAMONGAN SATRIA, ANAS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja terhadap hasil belajar praktik transmisi manual dan untuk mengetahui respon siswa setelah diberikan pembelajaran dengan menggunakan K3. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Ekperimen, Penelitian ini terdapat dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen, sampel tidak dipilih secara random, dan dilakukannya pretes dan posttes serta diberikannya angket untuk mengetahui respon siswa selanjutnya data diolah menggunakan SPSSS Versi 20. Berdasarkan variabel analisis dan pembahasan tidak terdapat pengaruh hasil praktik karena nilai peningkatan untuk kelompok eksperimen yaitu 0.13 dengan kriteria rendah. Dengan perbandingan taraf signifikan yaitu 5% dengan nilai 2,00 jadi hasilnya tidak signifikan sehingga tidak terdapat pengaruh penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja, sedangkan respon siswa dalam pelaksanaan  penelitian ini mendapatkan kriteria baik.   Kata Kunci : Perbedaan Hasil Praktik, Respon Siswa Abstract This study aims to determine the effect of the application of occupational health and safety procedures on learning outcomes practices manual transmission and to evaluate the response of the students after being given treatment. The method used was Quasi Experiment, Research, there are two classes of grade control and experimental group, the sample was not chosen at random, and do the pretest and posttest and given a questionnaire to determine the next student response data were processed using Version SPSSS 20. Based on the analysis and discussion of variables there is no influence due to the increased value of the practice results for the experimental group is 0.13 with low criteria. By comparison significant level of 5% with a value of 2.00 so the result is not significant so there is no effect of the application safety procedures, while the response of students in the implementation student responses good criterion   Keyword :  Different Practice results, Responses student
PENERAPAN PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR OTOMOTIF (PDO) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TKR SMK NEGERI 1 SIDOARJO JAKA PRATAMA, WAHYU
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 03 (2017): JPTM. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UJI COBA MODUL TEKNIK PEMBUBUTAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM DI SMK NEGERI 3 SURABAYA RIDHO, MANGGIH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2017): JPTM. Volume 06 Nomor 01 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini antara lain: (1) mengetahui validitas modul teknik pembubutan berbasis pendekatan saintifik, (2) mengetahui respon siswa dan (3) mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan modul, pada materi menjelaskan dan mendeskripsikan (pengertian mesin dan fungsinya, bagian-bagian utama mesin, perlengkapan mesin, alat bantu kerja mesin, parameter pemotongan/rpm, macam-macam dan fungsinya alat potong, prosedur pengoperasian). Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental tipe nonequivalent control group design dengan menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol sebagai pembanding. Subjek uji coba siswa kelas X TPM. Objek penelitian yaitu modul teknik pembubutan berbasis pendekatan saintifik. Instrumen penelitian berupa angket dengan menggunakan skala likert 4, dan tes hasil belajar dengan membandingkan nilai rata-rata pre-test dan post-test serta dilakukan uji-t. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik parametris. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: (1) modul ini valid dan layak untuk digunakan berdasarkan penilaian dari ahli bahasa 88,75%, ahli desain 86,75%, dan ahli materi 80,75%. (2) Hasil respon siswa terhadap modul ini memiliki kategori baik mencapai 80,42%. (3) Hasil belajar siswa berbeda secara signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol karena hasil >  dengan taraf signifikan 0,05 (6,67>1,67). Hal ini berarti proses belajar mengajar dengan menggunakan modul teknik pembubutan berbasis pendekatan saintifik efektif dalam pembelajaran. Kata Kunci: Uji Coba Modul, Pendekatan Saintifik, Respon Siswa, Hasil Belajar

Page 11 of 38 | Total Record : 372