cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
binabinagogik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Meulaboh-Tapaktuan, Desa Peunaga Cut Ujong. Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bina Gogik
ISSN : 25794647     EISSN : 2579874X     DOI : https://doi.org/10.61290/pgsd.v13i2
Core Subject :
Berfokus pada publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dasar yang berkontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan. Ruang lingkup jurnal mencakup hasil penelitian pendidikan dasar, inovasi pendidikan dan pembelajaran, pengembangan dan penerapan metode serta model pembelajaran, media dan teknologi pembelajaran, pengembangan bahan ajar dan perangkat pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen dan evaluasi pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan calon guru, literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta berbagai kajian dan penelitian lainnya yang relevan dengan pengembangan pendidikan pada jenjang dasar. Naskah yang diterbitkan harus didasarkan pada hasil penelitian orisinal, penelitian pengembangan, kajian ilmiah, atau tinjauan pustaka yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori, praktik, inovasi, dan kualitas pendidikan dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 302 Documents
MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATERI SHALAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PRACTICE REHEARSAL PAIRS BAGI PESERTA DIDIK KELAS III MI TARBIYATUL ATHFAL WEDUNG SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Dita Kurniawati; Nurul Afifah; Ahmad Fauzan
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.38

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk mengetahui peningkatkan keaktifan dan hasil belajar materi shalat pada peserta didik kelas III semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe practice rehearsal pairs. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Analisis data menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil capaian keaktifan peserta didik kategori tinggi dari siklus I capaian sebesar 68,48%. Sedangkan pada siklus II capaian total sebesar 85,87%. Ini menunjukkan ada peningkatan sebesar 17,39%. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 nilai rata-ratanya 67% peserta didik yang tuntas, sedangkan pada pertemuan 2 nilai rata-ratanya 72% yang tuntas. Hasil belajar siklus II pertemuan 1 nilai rata-ratanya 80% yang tuntas dan pada pertemuan 2 nilai rata-ratanya 89% yang tuntas. Dengan demikian hipotesis penelitian ini terbukti. Tindakan dikatakan berhasil jika ada peningkatan keaktifan dan hasil belajar dari siklus I ke suklus II dan persentase peserta didik yang mencapai nilai KKM (tuntas) sudah mencapai minimal 75%. Maka PTK ini dinyatakan telah berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS GAYA BELAJAR VISUAL PADA MATERI PECAHAN KELAS IV SD Astriz Permata Mulia; Nila Kesumawati; Ali Fakhrudin
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis gaya belajar visual pada materi pecahan kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian development research dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD Negeri 91 Palembang yang berjumlah 25 peserta didik. Penelitian ini mengikuti pengembangan model ADDIE dengan lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Dari hasil validasi ahli diperoleh rata-rata hasil penilaian sebesar 3,55% dengan kategori sangat valid. Pada uji kelompok kecil (small group) dan hasil penilaian guru didapatkan hasil rata-rata sebesar 91,87% sehingga dapat dinyatakan sangat praktis. Pada tahap uji lapangan (field test) diukur keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebesar 0,73 dengan kategori tinggi sehingga dapat dinyatakan efektif dalam mendukung kegiatan pembelajaran terhadap hasil belajar. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis gaya belajar visual pada materi pecahan kelas IV SD yang dikembangkan sudah tergolong Lembar Kerja Peserta Didik yang valid, praktis, dan efektif.
PERAN GURU DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI MELALUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SDI KHALIFAH SERANG Febby Zulyani; Indhira Asih Vivi Yandari; Damanhuri; Reksa Adya Pribadi
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.40

Abstract

Penelitian ini dilandasi dari peran guru dalam merancang pembelajaran jarak jauh yang berbasis penguatan pendidikan karakter mandiri, peran guru dalam proses penguatan pendidikan karakter mandiri melalui pembelajaran jarak jauh, peran guru dalam melakukan evaluasi pendidikan karakter mandiri dalam pembelajaran jarak jauh. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas IV. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru sudah mampu membuat rencana pembelajaran dengan baik serta dapat menjelaskan indikator-indikator karakter mandiri, dalam proses pelaksanaan penguatan pendidikan karakter mandiri melalui pembelajaran jarak jauh ini dilakukan kegiatan pembelajaran dimulai dari kegiatan pembuka, kegiatan inti hingga kegiatan penutup. Serta dengan melakukan evaluasi penilaian sikap khususnya pada karakter mandiri pada pembelajaran jarak jauh.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI CARA PERKEMBANGBIAKAN HEWAN MELALUI METODE ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ SISWA KELAS VI SD NEGERI 11 MEULABOH TAHUN AJARAN 2021/2022 Razali
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada materi dengan penerapan Metode Active Leaning Tipe Quiz pada siswa kelas VI SD Negeri 11 Meulaboh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif. Model penelitian yang digunakan yaitu model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 11 Meulaboh yang berjumlah 21 siswa. sedangkan objek penelitian ini yaitu pembelajaran IPA pada materi Cara Perkembangbiakan Hewan melalui penerapan Metode Active Leaning Tipe Quiz. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan pedoman penilaian tes. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Active Leaning Tipe Quiz dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas VI SD Negeri 11 Meulaboh, hal ini dapat dilihat dimana pada siklus I siswa yang tuntas hasil belajar hanya 66,67% atau 14 siswa sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas hasil belajar mencapai 90,47% atau 19 siswa, namun peneliti menyadari bahwa ada 2 siswa yang belum tuntas belajar dikarenakan juga dengan berbagai faktor dari siswa itu sendiri. Adanya peranan dari guru dalam menerapkan Metode Active Leaning Tipe Quiz sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pada materi Cara Perkembangbiakan Hewan di kelas VI SD Negeri 11 Meulaboh, dimana terlihat pada siklus I aktivitas siswa dimana pada siklus I mendapat persentase rata-rata adalah 66,67% namun di siklus II meningkat menjadi 90,48%. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Metode Active Leaning Tipe Quiz dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pada materi Cara Perkembangbiakan Hewan di kelas VI SD Negeri 11 Meulaboh.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V DI SD NEGERI KASSI Asriani P; Nurhadifah Amaliyah; Waddi Fatimah; Eka Fitriana HS
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.44

Abstract

Penelitian ini tentang penanaman nilai karakter yang kurang dalam pembelajaran tematik karena memiliki beberapa mata pelajaran sehingga harus menggunakan model untuk keaktifan siswa karena ada beberapa siswa yang melanggar kedisiplinan dalam belajar dan tidak bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap Pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik kelas V di SD Negeri Kassi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam peneltian ini adalah siswa kelas VB yang terdiri dari 27 siswa. Penelitian ini memiliki variabel X (model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan variabel Y (Pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan menggunakan SPSS. Hasil dari deskriptif dimana aktivitas guru mendapatkan nilai rata-rata 3,3 dan aktivitas siswa dengan nilai rata-rata 3,0 dengan kategori sangat baik kemudian hasil dari analisis inferensial dimana di uji normalitas 0.102, uji homogenitas 0,180 dan hasil uji T 0.000 dapat disimpulkan hasil dari angket model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terpengaruh terhadap pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik kelas VB di SD Negeri Kassi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SDIT AL-MUHAJIRIN Aprilia Lismawati; Damanhuri; Reksa Adya Pribadi; Zerri Rahman Hakim
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.45

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai implementasi pendidikan karakter cinta tanah air dalam kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 khususnya pada perencanaan pembelajaran yang bermuatan penguatan karakter cinta tanah air, proses pelaksanaan implementasi pendidikan karakter cinta tanah air melalui kegiatan pembelajaran, serta perilaku peserta didik setelah diterapkannya pendidikan karakter cinta tanah air. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 1. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman ialah proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan pembelajaran yang bermuatan penguatan karakter cinta tanah air yang dapat memaksimalkan kegiatan pembelajaran melalui program penguatan pendidikan karakter cinta tanah air dan teknis guru dalam melaksanakan pembelajaran, dalam proses pelaksanaan implementasi pendidikan karakter cinta tanah air ini dilakukan melalui kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Serta dengan persiapan yang matang dalam proses pembelajaran dan bimbingan dapat diketahui perilaku peserta didik setelah diterapkannya pendidikan karakter cinta tanah air melalui kegiatan pembelajaran baik dari aspek afektif, kognitif dan psikomotor.
RELASI SOSIAL SISWA DALAM KEBHINEKAAN DI SD MULTI ETNIK Tri Astuti; Puji Hardati
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.46

Abstract

Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk, terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, budaya dan adat. Keragaman atau multietnik tersebut harus mampu diakomodir dengan baik agar tidak menimbulkan konflik antar masyarakat, baik di bidang sosial, budaya maupun pendidikan. Lembaga pendidikan atau sekolah mestinya harus mampu memberikan bekal nilai toleransi pada siswanya yang memiliki latarbelakang budaya majemuk agar mereka mampu berhubungan baik atau berelasi social di sekolah. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji dan menganalisis relasi sosial antara siswa. (2) Menganalisis hambatan yang dihadapi siswa dalam melakukan relasi sosial di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kulitatif dengan jenis studi kasus karena data berupa kata-kata dan kalimat dari objek penelitian yang diteliti. Lokasi penelitian di SD PHB (Pelita Harapan bangsa) kota Tegal. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah multietnik. Tekning pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan observasi. Validitas data dengan teknik triangulasi sumber. Analisis data dengan Teknik analisis data kualitatif dengan adaptasi model interaktif Miles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikatakan bahwa siswa berinteraksi dengan temannya dengan cara a) Memahami cara hidup temannya, baik melalui interaksi langsung maupun tidak langsung, b) Berusaha menerima perbedaan budaya diantara mereka, c) Meredam egosentrisme dan primordialisme dalam diri mereka karena faktanya mereka sedang bersekolah di SD yang majemuk. Hambatan yang dihadapai siswa dalam menghadapi perbedaan di kelas adalah a) Sifat yang masik belum dewasa, b) cara berpikir yang belum berkembang, c) kurangnya kegiatan sekolah yang bertema multikultural yang dikemas secara santai. Simpulan dari artikel ini adalah siswa di SD PHB kota Tegal memiliki relasi baik dengan teman-temannya, walaupun mereka memiliki perbedaan budaya dan agama. Hal tersebut dimaksudkan agar satu sama lain dapat beradaptasi di sekolah. Adaptasi sosial sangat penting dilakukan dalam kebhinekaan di sekolah multi etnik.
PENGARUH KONDISI EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS V SD NEGERI 020254 KOTA BINJAI TAHUN AJARAN 2021/2022 Nurlia Ginting
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa di kelas V SD Negeri 020254 Kota Binjai. Permasalahan dalam penelitian ini “apakah ada pengaruh yang signifikan antara kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar di kelas V SD Negeri 020254 Kota Binjai Tahun Ajaran 2021/2022?”. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk variabel bebas dan daftar kumpulan nilai (DKN) untuk variabel terikat, dokumentasi sebagai bukti pelaksanaan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain korelasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis uji t. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik deskriptif pada kondisi ekonomi otang tua menunjukkan bahwa total skor kondisi ekonomi orang tua adalah 1.254 dengan rata-rata akhirnya 78,37 dalam kategori tinggi, prestasi belajar siswa kelas V menunjukkan bahwa total skornya adalah 1.964 dengan rata-rata akhirnya 78,56 dalam kategori baik dan hasil hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi pengaruh kondisi ekonomi orang tua (X) terhadap prestasi belajar siswa di kelas V (Y) adalah 0,532 lebih besar dari 0,05 dan nilai t hitung 5,854 lebih besar dari pada t tabel 2,074, maka H0 diterima H1 ditolak. Artinya ada pengaruh yang signifikan antara kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa di kelas V SD Negeri 020254 Kota Binjai Tahun Ajaran 2021/2022. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi penambah wawasan tentang konsep-konsep atas teori-teori tentang pengaruh kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa.
SOCIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PADA ERA NEW NORMAL Tri Astuti; Deri Saputra; Muh. Soleh
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.48

Abstract

Kompleksitas masyarakat tidak terlepas dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni capaian proses dan hasil belajar pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Guru diharapkan mampu membangun dan mengembangkan serta menerapkan pembelajaran inovatif, guna mewujudkan peserta didik yang unggul dan produktif di Abad 21. Pendekatan dan teori pembelajaran dapat menjadi bekal guru dalam mengajar. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis pembelajaran IPS pada era new normal melalui pendekatan social learning. (2) untuk menganalisis hambatan yang dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran IPS di era new normal dengan pendekatan social learning. Metode penelitian adalah kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian guru dan peserta didik di SD PIUSkota Tegal. Subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti sendiri. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data kualitatif dengan adaptasi model interaktif Miles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijelaskan bahwa pembelajaran IPS di SD PIUS Kota Tegal, khususnya pada siswa kelas 4 pada era new normal menerapkan pendekatan social learning. Pelaksanaannya dengan mematuhi protokol kesehatan. Model pembelajaran yang digunakan adalah role playing berbasis pendekatan social learning. Guru mengalami hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran, yaitu siswa sulit dikondisikan dalam waktu yang cepat dan kesulitan koordinasi antar siswa dalam satu kelompok. Simpulan dari penelitian ini adalah dalam pelaksanaan pembelajaran IPS efektif dan mampu memotivasi siswa dalam belajar di kelas.
OPTIMALISASI PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS IT DI SD PLTU SURALAYA WUKIR RETAWU Eva Afifah Lismana; M. Taufik; Trian Pamungkas Alamsyah
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.49

Abstract

Pendidikan senantiasa mengikuti perkembangan jaman terutama penggunaan teknologi dan informasi dalam proses pembelajaran, perkembangan teknologi yang semakin canggih membawa pengaruh besar dalam dunia pendidikan. Kepala sekolah merupakan alat penggerak dalam mensukseskan tujuan sekolah, untuk mensukseskan tujuan sekolah maka dibutuhkan sebuah program serta inovasi yang digagas kepala sekolah dalam menemukan ide-ide baru serta mendukung perubahan sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai optimalisasi peran kepala sekolah sebagai inovator dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis IT di SD PLTU Suralaya Wukir Retawu. Adapun pendekatan dan metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode deskripstif. Pada hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepala sekolah berhasil melaksanakan perannya dengan optimal dibuktikan melalui hasil wawancara terkait kepala sekolah dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran berbasis IT, kepala sekolah telah melakukan pembaharuan di bidang KBM, melaksanakaan pembinaan guru dan melaksanakan pembaharuan sumber daya di masyarakat dan komite sekolah. Terkait dengan faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis IT terdapat fasilitas yang memadai, memiliki tenaga pendidik yang mampu mengimplementasikan pembelajaran dikelas, selain itu terdapat website e-learning sendiri yang dimiliki sekolah. Sedangkan faktor penghambat terdapat kendala jaringan. Pada proses observasi mengenai kegiatan pembelajaran berbasis IT dapat disimpulkan bahwa gagasan kepala sekolah sudah berhasil diterapkan oleh semua guru mulai dari Keterlibatan guru dan peserta didik kemudian menggunakan IT sebagai proses belajar dan keterampilan mengakses secara mandiri bahan materi pelajaran secara online.

Page 3 of 31 | Total Record : 302