cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 1 (2026)" : 30 Documents clear
Keefektifan E-LKPD Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Fungi Jannah, Beta Cahyatul; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p228-235

Abstract

Data PISA 2022 menunjukkan skor literasi sains peserta didik Indonesia mengalami penurunan 13 poin dibandingkan tahun 2018. Penurunan skor literasi sains ini mencerminkan menurunnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kondisi ini diperkuat dengan pembelajaran yang kurang berorientasi pada proses ilmiah serta terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Pendekatan saintifik yang menekankan tahapan mengamati, merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan dinilai relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran sains, termasuk pada materi fungi yang mendukung pembelajaran berorientasi pada proses ilmiah dengan melibatkan kegiatan pengamatan dan percobaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan E-LKPD yang ditinjau dari ketercapaian indikator berpikir kritis, analisis N-Gain score dan ketuntasan hasil belajar siswa. E-LKPD dikembangkan mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Efektivitas E-LKPD yang dikembangkan menunjukkan nilai persentase ketercapaian indikator berpikir kritis sebesar 87,7% dan ketuntasan hasil belajar dengan nilai persentase 100%, serta skor N-Gain 0,8 dengan kategori tinggi. Kata Kunci: E-LKPD, Pendekatan Saintifik, Berpikir Kritis, Fungi, SDGs.
Pengembangan E-LKPD Learning Cycle 5E Sistem Imun untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Wulandari, Linda Kurnia; Indana, Sifak
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p208-217

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki oleh pelajar di era abad ke-21. Pendekatan learning cycle 5E (engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation) sebagai salah satu model pembelajaran berlandaskan konstruktivisme diyakini mampu memfasilitasi siswa dalam mengembangkan daya nalar kritis mereka. Penelitian ini bertujuan merancang dan menghasilkan E-LKPD bertema Sistem Imun yang terintegrasi model learning cycle 5E guna melatih keterampilan berpikir kritis secara valid, praktis, dan efektif. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate.Aspek yang dikaji dalam penelitian mencakup tingkat validitas perangkat, keberlangsungan proses pembelajaran dengan E-LKPD Sistem Imun, serta pencapaian hasil tes berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini melibatkan 34 siswa kelas XI di SMA Negeri 11 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan, serta soal tes untuk menilai kemampuan berpikir kritis. Indikator berpikir kritis yang diukur antara lain interpretasi, eksplanasi, analisis, dan evaluasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif.Hasil studi menunjukkan bahwa E-LKPD memperoleh skor validitas 3,78 dengan kategori sangat valid. Rata-rata keterlaksanaan pembelajaran pada topik 1 dan 2 mencapai 99,7% dan 99,99%, masuk dalam kategori sangat praktis. Efektivitas E-LKPD Sistem Imun ditunjukkan melalui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, yaitu 9,47% pada indikator interpretasi, 8,12% pada eksplanasi, 8,71% pada analisis, dan 8,88% pada evaluasi. Dengan demikian, E-LKPD Sistem Imun dinyatakan layak digunakan sebagai perangkat ajar Biologi kelas XI dari segi validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Kata Kunci: E-LKPD, learning cycle 5E, berpikir kritis, materi sistem imun, pendidikan bermutu
Validitas dan Kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Learning Cycle 7E Pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Febrianti, Adinda Sekar; Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p200-207

Abstract

Kemampuan bernalar secara tajam menjadi fondasi penting yang harus dimiliki pelajar dalam menjawab peliknya tantangan abad ke-21. Model pembelajaran Learning Cycle 7E (elicit, engage, explore, explain, elaborate, evaluate, extend) diyakini mampu mengaktifkan peran siswa dalam merangkai pengetahuan secara otonom sekaligus mengembangkan kecakapan berpikir kritis. Kajian ini bertujuan menyusun E-LKPD berbasis pendekatan 7E pada bahasan perubahan lingkungan yang teruji sahih, mudah digunakan, serta berdampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kerangka penelitian menggunakan model 4D (define, design, develop, disseminate). Tolok ukur utamanya ialah tingkat validitas dan kepraktisan E-LKPD. Validitas dianalisis dari struktur, kedalaman materi, dan kejernihan bahasa; kepraktisan ditinjau dari keterlaksanaan aktivitas belajar serta respons siswa setelah pemakaian. Data diolah secara deskriptif kuantitatif. Hasilnya, E-LKPD mencapai validitas tinggi dengan skor rata-rata 3,85, serta kepraktisan maksimal dengan tingkat keterlaksanaan 93,13% dan respons positif 97,76%. Maka, media ini dinilai layak dan efektif sebagai alat bantu pembelajaran Kata Kunci: E-LKPD, Learning Cycle 7E, Perubahan Lingkungan, Berpikir Kritis
Pengembangan E-LKPD Berbasis Discovery Learning pada Materi Sel Tumbuhan dan Hewan untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Kelas XI Sma Maharani, Hamidha Septa; Qomariyah, Nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p218-227

Abstract

Memasuki era abad ke-21, kemajuan teknologi melesat signifikan dan turut memengaruhi ranah pendidikan. Peserta didik dituntut memiliki kompetensi dalam mengoperasikan teknologi informasi guna menunjang kegiatan belajar. Seiring itu, bahan ajar juga mengalami transformasi, seperti hadirnya E-LKPD. E-LKPD merupakan media pembelajaran digital yang mendukung proses pembelajaran. Penerapan pendekatan Discovery Learning dinilai cocok dalam pengajaran biologi guna mengembangkan keterampilan proses sains, khususnya dalam materi sel tumbuhan & hewan. Riset ini bertujuan untuk merancang E-LKPD berbasis Discovery Learning guna memperkuat keterampilan proses sains pada topik tersebut. Kajian ini sejalan dengan SDG 4, yang mendukung terselenggaranya pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu sepanjang hayat. Metodologi penelitian menggunakan kerangka 4-D: Define, Design, Develop, dan Disseminate yang dikemas dalam bentuk artikel ilmiah. Tahap uji dilakukan terhadap 36 siswa kelas XI SMA Negeri 20 Surabaya. Penilaian oleh dua validator menghasilkan tingkat validitas sebesar 96,56%. Dari sisi kepraktisan, diperoleh tingkat keterlaksanaan 100% dan tanggapan positif siswa sebesar 99%, keduanya menunjukkan kategori sangat layak. Efektivitas pembelajaran tercermin dari peningkatan nilai pre-test ke post-test dengan rata-rata 96,8 dan nilai N-Gain sebesar 0,9, yang menandakan capaian tinggi dan tuntas. Berdasarkan hasil tersebut, E-LKPD ini dinyatakan layak, fungsional, dan efektif sebagai media ajar berbasis digital dalam menunjang peningkatan keterampilan proses sains. Kata Kunci: penelitian pengembangan, E-LKPD, discovery learning, keterampilan proses sains, sel tumbuhan & hewan, implikasi
Pengembangan E-LKPD Berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Anjani, Fajrina Puji; Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p236-248

Abstract

Kemampuan menganalisis secara mendalam merupakan kompetensi utama yang wajib dimiliki pelajar di era pendidikan abad 21. Seiring majunya teknologi, kecakapan ini dapat diasah melalui penggunaan media pembelajaran digital berupa E-LKPD yang dikembangkan dengan pendekatan High Order Thinking Skills (HOTS). Fokus utama kajian ini adalah merancang perangkat ajar elektronik berbasis HOTS dalam bahasan keanekaragaman hayati berdasarkan validitas, kepraktisan, keefektifan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Pengembangan E-LKPD ini mengikuti tahapan model 4D: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Uji coba terbatas dilaksanakan melibatkan 24 siswa kelas X-E di SMAN 2 Tuban. Parameter penelitian ini adalah aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa dan guru, lembar observasi keterlaksanaan, serta instrumen tes. Validitas E-LKPD diperoleh dari penilaian dosen ahli bidang pendidikan dan ahli materi. Kepraktisan E-LKPD dianalisis dari keterlaksanaan kegiatan pembelajaran dan respons siswa dan guru. Keefektifan E-LKPD ditentukan dari ketercapaian indikator berpikir kritis siswa. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan skor kevalidan 96,79% dalam kategori sangat valid. Kepraktisan mencapai 97,92% dari keterlaksanaan, serta respons siswa dan guru masing-masing sebesar 98,28% dan 97,17%, seluruhnya berada pada kategori sangat praktis. Keefektifan E-LKPD diperkuat dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,81 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, E-LKPD berbasis HOTS pada materi keanekaragaman hayati dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: Pembelajaran abad ke-21, bahan ajar, kemampuan berpikir tingkat tinggi, biodiversitas
Pengembangan E-LKPD Berbasis Project Based Learning Materi Bioteknologi untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII Salsabilla, Ardita Sukma; Purnomo, Tarzan
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p249-256

Abstract

Implementasi Kurikulum 2013 dinilai kurang optimal, sehingga pemerintah mengambil langkah revisi dengan menghadirkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan, di mana peserta didik dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah dengan cara yang kreatif, inovatif, kolaboratif, serta komunikatif secara terampil. Namun, berdasarkan data statistik PISA, keterampilan berpikir kritis peserta didik masih menunjukkan tren yang rendah. Oleh karenanya, dibutuhkan inovasi dalam pengembangan bahan ajar serta model pembelajaran yang relevan. Dalam konteks ini, dilakukan penelitian dengan tujuan mengembangkan E-LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL) yang mampu melatih keterampilan berpikir kritis secara valid, praktis, dan efektif. Keterbatasan fasilitas di SMAN 01 Sragi, khususnya jaringan internet yang kurang memadai, menggarisbawahi perlunya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kondisi sarana teknologi di sekolah-sekolah daerah terpencil, mengingat banyak sekolah yang kurang didukung sarana pembelajaran yang memadai. Penelitian ini mengaplikasikan metode Project Based Learning melalui proyek inovasi produk makanan dan minuman bioteknologi yang bertujuan mengasah keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba terbatas dilakukan pada 20 peserta didik kelas XII di SMA Negeri 01 Sragi, Pekalongan. Teknik pengumpulan data mencakup lembar validasi E-LKPD, lembar observasi pelaksanaan, respon peserta didik, analisis dokumen, serta tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian menunjukkan validitas E-LKPD mencapai 97,33% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan dinilai dari tiga aspek, yakni pelaksanaan E-LKPD mencapai 100% (sangat praktis), respon peserta sebesar 97,88% (sangat praktis), dan rata-rata nilai dokumen 93. Efektivitas E-LKPD dibuktikan dengan skor pre-test dan post-test yang mencapai ketuntasan 100%, serta nilai N-gain 0,79 yang menunjukkan kategori sangat efektif. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Project Based Learning pada materi bioteknologi untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XII terbukti valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: E-LKPD, Project Based Learning, Bioteknologi, Berpikir Kritis, XII SMA.
E-Booklet Keanekaragaman Jenis Ficus di Kawasan Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Lembah Bukit Manjai sebagai Penunjang Mata Kuliah Phanerogamae Aprillita, Gina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p276-285

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang media pembelajaran berupa e-booklet yang membahas keanekaragaman jenis Ficus di Taman Biodiversitas Hutan Hujan Tropis Lembah Bukit Manjai. E-booklet ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pada mata kuliah Phanerogamae. Metode yang dipakai adalah Educational Design Research (EDR) dengan model pengembangan Plomp & Nieveen (2013), yang dilaksanakan pada tahap penelitian awal dan pembuatan prototipe. Instrumen penelitian meliputi uji validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa, serta uji keterbacaan oleh siswa. Hasil validasi menunjukkan e-booklet memperoleh kategori sangat valid dengan nilai 97,50% (materi), 98,08% (media), dan 92,50% (bahasa). Uji keterbacaan menghasilkan skor 91,33% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, e-booklet ini layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Phanerogamae.
Keefektifan Media E-Book Berbasis STEM Pada Materi Urban Heat Island (UHI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas X SMA Rahanli, Aghniya' Maulia Meyrtha; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p286-297

Abstract

Science literacy is defined as the ability to analyze, explain phenomena, and draw conclusions based on relevant scientific evidence. The low level of science literacy among students in Indonesia is influenced by the lack of contextual and interactive learning media. The development of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) based learning media is urgently needed to improve science literacy skills by connecting learning to real-world problems in the environment. This study aims to describe the effectiveness of STEM based e-book media on Urban Heat Island (UHI) material to improve science literacy skills. The e-book media was designed to integrate the disciplines of science, technology, engineering, and mathematics, referring to science literacy indicators, including a. explaining phenomena scientifically; b. evaluating scientific investigations; and c. interpreting data scientifically (OECD, 2019). The 4D research model (define, design, develop, and disseminate) was used on 28 high school students. The effectiveness of the e-book media was declared effective based on the achievement of indicators based on STEM Zone activities with a score of 84.07, the highest category on the “evaluating scientific investigations” indicator. The pre-test and post-test results showed science literacy skills with a score of 93.62, the highest category in the indicator “explaining phenomena scientifically.” The sensitivity items obtained 0.51 (sensitive), influenced the learning effect. Therefore ,STEM-based e-book media is effectively used to improve the science literacy skills of grade X high school students
Pengembangan Media Protech Berbasis Model POE Terintegrasi SDGs untuk Melatih Literasi Visual dan Hasil Belajar Kognitif Rahayu, Puri; Mimien Henie Irawati Al Muhdhar; Sofia Ery Rahayu; Sueb; Deny Setiawan; Sitoresmi Prabaningtyas; Wachidatul Linda Yuhanna; Nunik Hidayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p264-275

Abstract

Literasi visual dan hasil belajar kognitif merupakan aspek fundamental yang perlu ditumbuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. Pencapaian kedua aspek tersebut membutuhkan dukungan media belajar yang relevan dan representatif, seperti melalui pemanfaatan media audiovisual elektronik yang terpadu dengan basis model yang tepat serta dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media audiovisual elektronik bernama Protist Electronic Charta (PROTECH) yang dipadukan dengan basis model POE terintegrasi poin SDGs “Clean Water and Sanitation” untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif siswa pada materi protista. Metode penelitian ini yaitu Research & Development dengan model pengembangan Lee and Owens yang dibatasi hingga tahap development, tepatnya pada uji kevalidan dan kepraktisan media. Instrumen yang dimanfaatkan untuk menguji kevalidan media yaitu lembar validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan biologi. Adapun kepraktisan media diuji menggunakan instrumen angket respons siswa melalui tiga tahap uji coba, yaitu uji coba perseorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil uji kevalidan dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase yang mengacu pada kriteria penilaian tertentu. Hasil uji validitas menunjukkan rerata kevalidan mencapai 97,5%, sedangkan rerata uji kepraktisan mencapai 91,8%. Tingginya kedua rerata tersebut mengindikasikan bahwa media audiovisual PROTECH yang dikembangkan dinilai valid dan praktis untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif materi protista peserta didik, sehingga layak untuk diimplementasikan
Efektivitas Penggunaan 3D Printing Berbasis Augmented Reality dalam Pembelajaran Biologi: Kajian Literatur Sistematis ANGGRAINI, KINANTHI; Wibawa, Lasinta Ari Nendra
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p257-263

Abstract

This study is a systematic literature review examining the effectiveness of 3D printing integrated with Augmented Reality (AR) in Biology education. Thirteen peer-reviewed articles published between 2017 and 2025 were analyzed to evaluate three main aspects: learning effectiveness, 3D product development, and improvement in student learning outcomes or motivation. The findings indicate that 3D printing combined with AR consistently enhances conceptual understanding, technical skills, and student motivation, with reported effectiveness ranging from 49% to 90%. The learning products developed include cell models, DNA/RNA molecules, anatomical organs, flower models, and tactile tools for students with special needs, using software such as Blender, Tinkercad, and Ultimaker Cura, as well as PLA or recycled filaments. Improvements in learning outcomes were observed across cognitive, affective, and psychomotor domains, with average gains ranging from 20% to 83% across studies. This review confirms that integrating 3D printing with AR enriches learning experiences, promotes inclusive education, and enhances technological literacy in Biology. Future research is recommended to employ randomized experimental designs, standardize effectiveness metrics, and conduct long-term evaluations to assess knowledge retention and motivational impact more comprehensively.

Page 3 of 3 | Total Record : 30