cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
Efektivitas E-LKPD Berbasis Guided Discovery untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Uzma, Irakiya Ainun; Rahayu, Yuni Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p140-148

Abstract

Perkembangan pesat di era ke-21 menuntut perubahan signifikan dalam sektor pendidikan, terutama dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta inovasi. Hal ini sejalan dengan kurikulum merdeka yang didalamnya memuat Profil Pelajar Pancasila yakni pada aspek berpikir kritis. Media pembelajaran yang efektif seperti Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) perlu dikembangkan, yang dimana akan diintegrasikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas LKPD elektronik (E-LKPD) berbasis guided discovery untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi pertumbuhan dan perkembangan yang efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Keefektifan E-LKPD diperoleh dari data hasil belajar peserta didik yaitu dengan melakukan pre-test dan post-test, serta data respons peserta didik. Penelitian ini diujicobakan kepada kelas XII SMA Labschool Unesa 1 Surabaya yang berisi 20 peserta didik. Penelitian pengembangan E-LKPD ini menghasilkan persentase keefektifan diantaranya yaitu ketuntasan tes keterampilan berpikir kritis dengan hasil N-gain mencapai 0,87 (kategori tinggi) dan mendapat respons positif peserta didik sebesar 99,12%. Berdasarkan hasil uji efektivitas E-LKPD, dapat dinyatakan bahwa E-LKPD berbasis guided discovery pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning pada Materi Komponen Ekosistem untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMA Musyarofah, Maulidatul; Fitrihidajati, Herlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p157-165

Abstract

National Education Association menyatakan keterampilan masa era 21 keterampilan “The 4C. Yaitu communication, collaboration, critical thinking, dan creativity (4C). Kemampuan literasi sains dapat dilatihkan menggunakan pembelajaran model Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan validitas dan kepraktisan E-Modul ekosistem berbasis Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan 4D meliputi Define, Designe, Develop, dan Disseminate. Parameter tingkat validitas berdasarkan telaah 3 validator, kepraktisan ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan dan angket respon siswa. Penelitian ini diujicobakan pada 21 siswa kelas X MA Ibnu Husain Surabaya. Validitas E-Modul berdasarkan komponen aspek kelayakan penyajian, kelayakan isi, kesesuaian dengan Problem Based Learning dan kesesuaian dengan keterampilan literasi sains sebesar 97,4% kategori sangat valid. Kepraktisan ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan dan angket respon siswa. Hasil observasi keterlaksanaan siswa terhadap E-Modul persentase 88,9% kategori sangat praktis dan angket respon siswa terhadap E-Modul persentase 97,9% sangat positif. Dapat disimpulkan bahwa E-Modul berbasis Problem Based Learning pada materi komponen ekosistem yang dikembangkan valid dan praktis.
Tinjauan Literatur Augmented Reality pada Pembelajaran Biologi dalam Melatihkan Literasi Digital pada Artikel Sholikhah, Mar'atus; Puspitawati Pratiwi , Rinie
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p240-248

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mencari gap atau peluang penelitian melalui kajian literatur artikel yang telah dipublish dalam platform scopus pada rentang tahun 2013-2023 terkiat implementasi Augmented Reality pada pembelajaran biologi dalam melatihkan literasi digital. Metode penelitian ini yaitu dengan melakukan pengumpulan data berupa publikasi hasil penelitian terkait implementasi Augmented Reality pada pembelajaran biologi dalam melatihkan literasi digital melalui pencarian pada scopus dan dilakukan analisis data menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny. Data diambil dari scopus dengan kata kunci “Augmented Reality in Media Learning” dan “Digital Literacy in Educational Media” dan analisis menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny mendapatkan hasil n = 415 dokumen dan n = 653 dokumen dengan analisis Co-Author, Co-Occurance, Citation, dan Co-Word. Berdasarkan hasil analisis Bibliometrik bahwa trend topic yang diambil pada penelitian ARIML pada rentang waktu 2013-2023 yaitu “Education” dengan frekuensi 22 di kuartil 1 pada tahun 2014, kuartil menengah pada tahun 2017, dan kuartil 3 pada tahun 2021. Trend topic “Augmented Reality” dengan frekuensi 117 di kuartil 1 pada tahun 2019, kuartil menengah pada tahun 2021, dan kuartil 3 pada tahun 2022. Pada penelitian DLIEM pada rentang waktu 2013-2023 yaitu “Digital Literacy” dengan frekuensi 18 di kuartil 1 pada tahun 2017, kuartil menengah pada tahun 2019, dan kuartil 3 pada tahun 2021. Trend topics “Education” dengan frekuensi 42 di kuartil 1 pada tahun 2016, kuartil menengah pada tahun 2020, dan kuartil 3 pada tahun 2022. Trend topics “E-learning” dengan frekuensi 83 di kuartil 1 pada tahun 2019, kuartil menengah pada tahun 2021, dan kuartil 3 pada tahun 2022.
Analisis Trend Bibliometrik STEM dalam Pembelajaran Biologi untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Fahira, Amelia Putri; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p260-269

Abstract

STEM In Biology Learning (SIBL) merupakan penelitian tentang STEM pada pembelajaran biologi yang diambil dari publikasi di jurnal Scopus pada rentang tahun 2013-2023. Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran umum tentang literatur penelitian STEM dalam pembelajaran biologi untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis berdasarkan analisis bibliometrik dari sejumlah artikel yang digali dari web Scopus dengan kata kunci “STEM in Biology Learning” sehingga diperoleh n = 1.253 dokumen yang kemudian difilter menjadi n=82 dokumen. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik menggunakan software Biblioshiny dan VOSviewer dengan analisis Co-Author, Co-Occurrence, Citation, dan Co-Word. Berdasarkan analisis bibliometrik, hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian SIBL pada rentang tahun 2013-2023 adalah “Biology”, “Human”, dan “Students”. “Biology” menjadi tren topik dengan frekuensi 8 di kuartil 1 pada tahun 2016, kuartil menengah pada tahun 2020, dan kuartil 3 pada tahun 2021. “Human” menjadi tren topik kedua dengan frekuensi 8 di kuartil 1 pada tahun 2020, kuartil menengah pada tahun 2021, dan kuartil 3 pada tahun 2022. Sedangkan, “Students” menjadi tren topik ketiga dengan frekuensi 8 di kuartil 1 pada tahun 2019, kuartil menengah pada tahun 2022, dan kuartil 3 pada tahun 2023. Namun, kata kunci atau topik utama pada SIBL seperti “STEM” tidak muncul sebagai tren penelitian pada publikasi 10 tahun terakhir. Simpulannya adalah pendekatan STEM dalam pendidikan diakui secara luas dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam mata pelajaran sains seperti biologi. Namun, meskipun pendekatan ini semakin populer, masih terdapat gap penelitian dalam pembelajaran biologi sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut di berbagai tingkatan pendidikan.
Pengembangan E-LKPD Model Problem Based Learning Materi Ekosistem untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas Siswa Kelas X SMA Ulil Karomah, Isnaini; Purnomo, Tarzan
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p188-201

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi aspek krusial bagi masyarakat di era global saat ini. Penelitian yang dilaksanakan berupa penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) model pembelajaran problem based learning / PBL materi ekosistem untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA yang layak dengan mengacu validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Rancangan penelitian mengikuti model 4-D yang memuat tahapan define, design, develop, dan dessiminate. Penelitian ini menggunakan parameter validitas, kepraktisan, dan keefektifan berupa lembar validasi, lembar keterlaksanaan, lembar angket respons guru dan peserta didik dan lembar pre-test serta post-test. Uji coba penelitian ini dilaksanakan kepada 20 siswa kelas X 11 di SMA Negeri 2 Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan E-LKPD dihasilkan validitas sangat valid dengan nilai 89%, dinyatakan praktis dengan perolehan keterlaksanaan sangat praktis dengan nilai 95,94% dan respons guru 95% serta respons peserta didik 96% kemudian dinyatakan sangat efektif dengan mengacu hasil ketuntasan belajar peserta didik yang berpedoman pada KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) dengan nilai 100% serta ketercapaian keterampilan berpikir kritis kategori tinggi melalui perolehan n-gain 0,75. Berdasarkan penelitian tersebut, E-LKPD model PBL materi ekosistem untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan E-LKPD, Validitas E-LKPD, Kepraktisan E-LKPD dan Keefektifan E-LKPD.
Visualisasi Trend Penelitian Bibliometrik pada Bidang STEAM Pembelajaran Biologi dalam Rentang Tahun 2021-2023 Rahanli, Aghniya' Maulia Meyrtha; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p249-259

Abstract

Penelitian bidang STEAM dalam pembelajaran biologi diambil dari publikasi jurnal Scopus pada rentang tahun 2021-2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian mengenai hubungan antara STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) dan Higher Order Thinking Skills dalam pembelajaran biologi berdasarkan analisis bibliometrik. Higher Order Thinking Skills merupakan salah satu syarat yang perlu ditekankan agar menciptakan pembelajaran berinovasi khususnya pada pembelajaran biologi. Penelitian ini diperoleh n=223 artikel dengan metode bibliometrik analisis software VOSviewer dan Biblioshiny fitur Co Occurance, Co-Author,Citation, dan Co-Word. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian tentang hubungan antara STEAM dan Higher Order Thinking Skills dalam pembelajaran biologi selama 3 tahun terakhir (2021-2023) berdasarkan database scopus didapat visulisasi jaringan seputar kata kunci “STEAM in Science Education” yang terbagi menjadi 5 klaster, yaitu STEAM dan inovasi sebagai subjek penelitian yang dominan. Kesimpulan yang dapat diambil dari data bibliometrik menunjukan bahwa tahun 2021-2023, sedikit yang terindeks di scopus membahas hubungan antara bidang STEAM dan Higher Order Thinking Skills pada pembelajaran biologi yang seharusnya dapat diimplementasikan dengan kurikulum merdeka. Implementasi kurikulum saat ini jika dipadukan dengan komponen STEAM dalam pembelajaran biologi dapat memberikan fleksibilitas bagi guru dan peserta didik menjadi pembelajaran berkreasi dan bermakna. Maka dari itu sangat diperlukan pembelajaran berinovasi pada bidang STEAM dalam pembelajaran biologi seperti menghasilkan sebuah inovasi berupa projek yang juga diberikan dalam bentuk tes agar Higher Order Thinking Skills dapat meningkat.
The Development of Learning Media for Circulatory System Submaterial Using Microsoft Sway Based on Inquiry to Improve Scientific Literacy Permatasari, Nita Avilia; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p178-187

Abstract

Scientific literacy is one of the most important skills that learners must have to apply science appropriately. The inquiry approach is a learning strategy that can improve scientific literacy. This research aims to produce learning media for circulatory system submaterial using Microsoft Sway based on inquiry to improve scientific literacy based on validity, practicality, and effectiveness. This learning media was developed using the ASSURE model, namely analyze learner, state performance objectives, select methods, media, and materials, utilize media and materials, requires learner participation, evaluate and revise. This learning media was tested on 20 students of class XI at Labschool Unesa 1 Surabaya High School. The parameters in this research include validity based on the validation results of the validators, practicality based on the results of students' responses to the use of learning media, and effectiveness based on the results of N-Gain scores, sensitivity index and achievement of scientific literacy of students after using learning media. The research data analysis method was quantitative descriptive. The results of the analysis showed that the learning media that had been developed obtained a validity score of 98.02% (very valid), a practicality score of 97.81% (very practical), and an effectiveness score obtained from the N-Gain of 0.8 (high) sensitivity index of 0.39 (sensitive), as well as the achievement of scientific literacy indicators, namely describing phenomena scientifically 80%, formulating questions that can be investigated scientifically 85%, conducting scientific investigations 90%, evaluating the results of scientific investigations 85%, analysing data tables scientifically 90%, and producing conclusions based on data and scientific evidence 90%. Thus, this learning media is suitable for use in learning to improve students' scientific literacy.
Development of E-Worksheet Based on Collaborative Learning on Environmental Change Material to Train Science Literacy Skills for Class X Highschool Amalia Syafa'Madani, Wardah; Pratiwi Puspitawati, Rinie
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p166-177

Abstract

Science literacy very important to trained in learning because it is needed in the process of solving problems in everyday life. This study aims to produce collaborative learning-based E-worksheet on Environmental Change Material to Train Grade X Students' Science Literacy Skills that are feasible based on validity, practicality and effectiveness. E-worksheet based on collaborative learning developed with 4D models include define, design, develop, disseminate. The targets in this study were 20 students of class X SMAN 1 Taman. The data were analyzed using validation sheet to determine the validity of E-worksheet, implementation observation sheet and response questionnaire to determine practicality, pre-test and post-test sheet to determine the effectiveness. The results showed that the E-worksheet based on collaborative learning to train science literacy skills was valid with a score of 98.7% in terms of didactic, construction and technical aspects. E-worksheet based on collaborative learning was also declared practical based on the implementation of 97.14% and the response results of 98.75% with very practical interpretation. E-worksheet based on collaborative learning is declared effective based on N-gain, which is an increase of 0.79 with high category and sensitivity of ≥0.30. The effectiveness is reviewed from the achievement of science literacy indicators, namely identifying scientific phenomena by 100%, formulating problems 89%, designing investigations 98%, analyzing the results of the investigation 81%, evaluating results of investigation 87% and drawing conclusions with score of 83% with very high interpretation and on the indicator of analyzing the results of nvestigation with high category.
Pengembangan Media Flashcard dengan Model Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Sub Materi Struktur dan Fungsi Sel Saputri, Anggieta Wahyu; Lisdiana, Lisa
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p202-210

Abstract

Abstrak Salah satu tuntutan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada fase F adalah peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel. Namun, dalam praktiknya siswa masih mengalami kesulitan sehingga membuat pemahaman konsep siswa akan materi tersebut masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa flashcard dengan model Two Stay Two Stray (TSTS) pada sub materi struktur serta fungsi sel guna meningkatkan pemahaman konsep siswa serta untuk mengetahui kelayakan dari flashcard tersebut ditinjau dari validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE. Pada pengambilan data, peneliti menggunakan beberapa metode, seperti observasi, validasi, angket respon siswa, serta tes. Uji coba dilaksanakan pada 32 orang siswa kelas XI-9 SMAS Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan validitas flashcard dengan kategori sangat valid berdasarkan hasil penilaian dari para ahli. Validasi dilakukan dengan meninjau aspek tampilan, isi, dan kebahasaan yang memperoleh persentase hasil sebesar 95%. Kepraktisan flashcard berdasarkan respon positif siswa menunjukkan persentase 96% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil observasi keterlaksanaan media yang dilakukan oleh para pengamat menunjukkan hasil persentase sebesar 100%. Efektivitas flashcard yang ditinjau berdasarkan peningkatan hasil pre-test serta post-test siswa menunjukkan hasil perhitungan n-gain sebesar 0,74 yang tergolong dalam kategori tinggi. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa flashcard dengan model TSTS pada sub materi struktur dan fungsi sel valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran. Kata Kunci: Flashcard, two stay two stray, pemahaman konsep, struktur dan fungsi sel Abstract One of the demands for Learning Outcomes in the Merdeka Curriculum in phase F is that students can describe cell structures. However, in practice, students still encounter difficulties, so that students' conceptual understanding of the material is still lacking. This research aims to produce learning media in the form of flashcards Two Stay Two Stray (TSTS) models on the sub-material of cell structure and function to increase students' understanding of concepts and determine the feasibility of these flashcards in terms of their validity, practicality, and effectiveness. This research uses the ADDIE development model. In collecting data, the researcher used observation, validation, student response questionnaires, and tests. The trial was carried out on 32 students in class XI-9 of SMAS Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The results show the validity of flashcards with a very valid category. Validation was carried out by reviewing aspects of appearance, content, and language, resulting in percentage of 95%. The practicality of flashcards based on positive student responses shows a rate of 96% in the very practical category. The results of media implementation carried out by observers showed a percentage result of 100%. The effectiveness of flashcards, which were reviewed based on the increase in students' pre-test and post-test results, showed an n-gain calculation result of 0.74, which was classified as high. In this way, it can be concluded that flashcards with the TSTS models in the cell structure and function sub-material are valid, practical, and effective for use as an alternative learning media. Keywords: Flashcard, two stay two stray, understanding of concept, cell structure and function
Development of Electronic Student Worksheet (E-Worksheet) Based on Project Based Learning (PJBL) to Train Student's Critical Thinking Skills on Biotechnology Topic of 10th Grade in Senior High School Fitriandini, Monica Salma; Isnawati, Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p211-218

Abstract

The Ministry of Education, Culture, Research and Technology (Kemendikburistek) has issued the latest policy regarding the Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum seeks to answer the education issues in the context of the Industrial Revolution 4.0. Which, in its realization, students need critical thinking skills. PISA statistical data shows students’ critical thinking skills are still relatively low. Innovative teaching material and the right learning model are required. This research was conducted to develop an E-Worksheet based on ProjectBased Learning regarding validity, practicality and effectivity to train critical thinking skills. This research involved 20 students in 10th grade in SMA Negeri 1 Taman, Sidoarjo. The results showed that the validity of the E-Worksheet was obtained with an average percentage value of overall validity of 98.81% with a very valid category. The practicality of E-Worksheet was reviewed in two ways: the results of observations of E-Worksheet implementation, which obtained an average percentage of 95% with a with a very practical category and the results of the response questionnaire, which obtained an average percentage of 97% with a very practical category. The effectivity of the E-Worksheet was reviewed based on the learning outcomes score. The data obtained results from working on pre-test and post-test questions, which received a percentage of completeness of 100% and got an N-gain score of 0.79 with a very effective category, demonstrating the high confidence in the effectivity of E-Worksheet.