cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning pada Materi Keanearagaman Hayati untuk Melatih Berpikir Kritis Peserta Didik Khasanah, Uswatun; Indah, Novita Kartika
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p699-704

Abstract

Peserta didik memerlukan keterampilan berpikir untuk menaikkan kualitas pendidikan di Indonesia. Berpikir kritis merupakan tuntutan pendidikan meliputi mengambil hipotesis rasional dari kegiatan mengkaji situasi, fenomena, pertanyaan, maupun masalah. Salah satu cara untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis adalah dengan metode pembelajaran PBL. Model penelitian memakai model 4D terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Metode pengumpulan data yaitu observasi, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, angket respons, lembar pengamatan, dan lembar pretest dan postest. Data di analisis dua dosen biologi dan guru biologi kemudian dihitung berdasarkan skala likert 1-4. E-Modul yang dikembangkan sangat valid dengan hasil validitas memperoleh persentase 89,5% dan 93,2%. Kepraktisan E-Modul dianalisis berdasarkan hasil angket respons peserta didik dan hasil keterlaksanaan pembelajaran oleh observer yang kemudian dihitung menggunakan skala guttman 0-1 yang memperoleh persentase sebesar 97,2% dan didukung hasil pengamatan kegiatan peserta didik mendapat persentase sebesar 94,2%. Analisis keefektifan E-Modul ditinjau dari hasil keterampilan berpikir kritis dan hasil pengerjaan E-Modul kemudian dihitung menggunakan skor Gain dan mendapatkan skor 0,60 dengan kriteria sedang. Data disimpulkan E-Modul berbasis PBL pada materi keanekaragaman hayati untuk melatih keterampilan berpikir kritis adalah sangat valid, sangat praktis, dan efektif dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Pengembangan Media Truth or Dare Berbasis TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sistem Pernapasan Pramesti, Hervanny Putri; Budijastuti, Widowati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p705-716

Abstract

Student center learning merupakan pendekatan yang wajib diimplementasikan dalam kurikulum merdeka karena meliputi hasil belajar yang seimbang. Rendahnya hasil belajar kognitif pada materi sistem pernapasan manusia SMA kelas XI dapat diatasi dengan menggunakan model berbasis student center learning yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Model pembelajaran TGT dapat diterapkan menggunakan bantuan media interaktif untuk mengatasi siswa yang pasif dengan hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media permainan truth or dare pada materi sistem pernapasan manusia yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan yaitu 4D, tanpa melakukan tahap disseminate. Validitas diperoleh berdasarkan penilaian validator. Kepraktisan diperoleh berdasarkan hasil pengamatan observer terhadap aktivitas siswa. Keefektifan diperoleh berdasarkan nilai prettest dan posttest siswa. Hasil analisis validitas media permainan truth or dare berbasis TGT pada materi sistem pernapasan manusia memiliki persentase validitas sebesar 97% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan media permainan truth or dare berbasis TGT memiliki persentase kepraktisan sebesar 100%, dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media permainan truth or dare berbasis TGT pada materi sistem pernapasan manusia memiliki nilai gain sebesar 0,71 yang termasuk kategori tinggi dan ketuntasan hasil belajar sebesar 86,67%, dengan kriteria sangat efektif. Maka media permainan truth or dare berbasis TGT dikatakan valid, praktis, serta efektif diterapkan pada pembelajaran sistem pernapasan manusia kelas XI.  
Validitas E-Modul Interaktif Berbasis Discovery Learning pada Materi Jaringan dan Organ Tumbuhan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Pramudita, Intan Cahya; Rahayu, Yuni Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p732-740

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu komponen karakteristik proyek pelajar pancasila pada kurikulum merdeka belajar yakni bernalar kritis. Keterampilan ini diharapkan dapat dilatihkan melalui penerapan media belajar dan model pembelajaran yang tepat. E-modul diperlukan sebagai bahan ajar penunjang pembelajaran. Pada penelitian ini, keterampilan berpikir kritis dilatihkan melalui sintaks discovery learning. Pada model Discovery learning, siswa dilibatkan secara aktif dalam memecahkan permasalahan, sehingga cocok untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa. Kegiatan yang mendorong siswa dalam berpikir untuk memperoleh jawaban dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa. Aktivitas ini diterapkan melalui materi jaringan dan organ tumbuhan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan mendeskripsikan e-modul interaktif berbasis discovery learning pada materi jaringan dan organ tumbuhan yang layak untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI. Indikator berpikir kritis yang digunakan meliputi interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, eksplanasi, dan regulasi diri. Penelitian ini menggunakan model 4D yaitu define, design, development, dan disseminate. Penelitian ini menggunakan metode validasi. Data didapatkan dari hasil validasi oleh satu dosen ahli materi dan satu dosen ahli media. E-modul interaktif yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid berdasarkan kriteria aspek peyajian, isi, dan kebahasaan dengan persentase skor rata-rata keseluruhan sebesar 98,70%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan valid untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA.
Validitas dan Kepraktisan e-LKPD Berbasis Learning Cycle 7E untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Sub Materi Transpor Membran Anisah, Fitri Nisaul; Rahayu, Yuni Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p725-731

Abstract

Kurikulum merdeka sebagai bentuk inovasi dalam sistem pendidikan mampu mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kurikulum merdeka memuat Profil Pelajar Pancasila yang berisi aspek berpikir kritis yang termasuk dalam “The 4Cs” untuk memenuhi tuntutan abad 21. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangkan e-LKPD learning cycle 7E untuk melatih berpikir kritis pada sub materi transpor membran yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Kevalidan e-LKPD didapat dari hasil validasi oleh ahli pendidikan, ahli materi, serta guru biologi. Kepraktisan e-LKPD didapat dari hasil observasi aktivitas peserta didik dan angket respons peserta didik. Penelitian ini diujicobakan kepada kelas XI-F MA Negeri 1 Jombang yang berisi 36 peserta didik. Hasil penelitian yaitu e-LKPD mendapatkan validitas rata-rata yaitu 3,69 dengan kriteria sangat valid. Hasil kepraktisan sesuai aktivitas peserta didik mendapatkan persentase 100% dan angket respons mendapatkan persentase 98,8% dengan kriteria sangat praktis. Kesimpulan dari penelitian yaitu e-LKPD yang dihasilkan valid dan praktis untuk pembelajaran serta mampu melatihkan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: Validitas, kepraktisan, e-LKPD, Learning Cycle 7E, berpikir kritis, transpor membran.
Pengembangan E-LKPD Berbasis PBL Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatih Keterampilan Literasi Sains Siswa (Mendukung SDGs poin 6 dan 13) Hidayati, Nur Laili; Rachmadiarti , Fida
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p717-724

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu tuntutan keterampilan abad-21 yang harus dikuasai siswa. Literasi sains dapat dilatihkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Dalam proses pembelajaran dibutuhkan bahan ajar yang sesuai dengan perkembangan abad 21. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan E-LKPD berbasis PBL pada sub materi pencemaran lingkungan untuk melatih literasi sains siswa yang valid dan praktis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu model pengembangan 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Kevalidan E-LKPD ditinjau dari penilaian dosen ahli dalam bidang materi dan media serta guru biologi. Kepraktisan E-LKPD ditinjau dari hasil pengamatan oleh observer serta angket respon siswa. E-LKPD ini diujicobakan pada 25 siswa kelas X 3 SMA Negeri 1 Manyar. Data yang diperoleh dari validitas dianalisis menggunakan skala likert, sedangkan kepraktisan dianalisis menggunakan skala guttman. Hasil uji validasi E-LKPD yang dikembangkan adalah pada E-LKPD 1 sebesar 3,8 (sangat valid), E-LKPD 2 sebesar 3,9 (sangat valid) dan E-LKPD 3 sebesar 3,9 (sangat valid). Hasil uji kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan E-LKPD 1 sebesar 95,5% (sangat valid), dan E-LKPD 2 sebesar 96,5% (sangat valid). Sedangkan pada respon siswa E-LKPD 1 sebesar 98,4% (sangat praktis), E-LKPD 2 sebesar 98,4% (sangat praktis) dan E-LKPD 3 sebesar 98,8% (sangat praktis). Keberhasilan penelitian ini dapat mendukung SDGs poin 6 dan 13. Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa E-LKPD yang dihasilkan layak untuk digunakan untuk melatih keterampilan literasi sains siswa kelas X.
Efektivitas Group Investigation Berbantu Labxchange terhadap Hasil Belajar Transpor Membran Kelas XI SMA Rahmawati, Fernanda Laily; Prastiwi, Muji Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transpor membran merupakan salah satu pembelajaran biologi yang mengkaji pada tingkat seluler. Pembelajaran transpor membran membutuhkan strategi dan media yang tepat untuk mengajarkan konsep perpindahan molekul secara seluler. Group Investigation berbantu LabXchange merupakan kombinasi strategi pembelajaran berbasis penyelidikan secara berkelompok yang difasilitasi dengan visualisasi konsep melalui laboratorium virtual. Tujuan penelitian ini mengukur dan membuktikan sejauh mana keefektifan atau keberhasilan strategi Group Investigation berbantu LabXchange terhadap hasil belajar transpor membran. Tingkat efektivitas diukur berdasarkan peningkatan pemahaman konsep transpor membran, kemampuan kolaboratif, dan keterampilan motorik selama peserta didik melakukan simulasi berbasis LabXchange. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methode dengan model sequential explanatory dan desain pendekatan kuantitatif one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Group Investigation berbantu LabXchange memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar transpor membran pada ranah kognitif sebesar 82,9%, afektif 54,6%, dan psikomotorik 49,2%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Group Investigation berbantu LabXchange efektif dalam meningkatkan hasil belajar transpor membran.
Pengaruh LKPD Berbasis Model Problem Based Learning untuk Melatih Kesadaran Pelestarian Lingkungan Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan Try Cahyaning Ratna Dewi, Hanida; Sri Prastiwi, Muji
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p747-753

Abstract

Penggunaan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik akan pelestarian lingkungan. LKPD berbasis PBL menyediakan pertanyaan berdasarkan permasalahan nyata yang memungkinkan peserta didik untuk dapat memecahkan permasalahan mulai dari perumusan masalah hingga rancangan percobaan. Penelitian ini menggunakan Kuasi Eksperimen dengan nonequivalent control grup design, bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan LKPD berbasis Problem Based Learning materi perubahan lingkungan terhadap tingkat kesadaran peserta didik akan pelestarian lingkungan. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes (pre-test dan post-test), lembar validasi, lembar observasi, dan lembar angket respon. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok eksperimen dan kontrol memiliki nilai sig < 0,05 dengan masing-masing nilai R2 sebesar 0,354 dan 0,245. Nilai ini memiliki arti bahwa pengaruh penggunaan LKPD berbasis PBL pada kelompok eksperimen sebesar 35,4% dan kelompok kontrol sebesar 24,6%. Hasil penilaian sikap atau self evalution peserta didik akan pelestarian lingkungan pada kelompok eksperimen memiliki nilai rata-rata sebesar 80% dapat dinyatakan bahwa peserta didik sadar akan pelestarian lingkungan. Pada kelompok kontrol mendapatkan hasil rata-rata sebesar 57% dapat dinyatakan bahwa peserta didik cukup sadar akan pelestarian lingkugan. Dari keseluruhan hasil penelitian ini maka terbukti penggunaan LKPD berbasis Problem Based Learning berpengaruh tehadap tingkat kesadaran peserta didik akan pelestarian lingkungan.
Application of Electronic-Student Worksheets Based on a Scientific Approach to Train Students' Critical Thinking Skills of Bryophytes Material Ariska, Della Ayu; Indah, Novita Kartika
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n3.p754-764

Abstract

Critical thinking is an essential skill that students must have in the 21st century. The scientific approach is able to train students to think critically. This research aims to describe the implementation of E-LKPD based on a scientific approach, implementation of learning, students' critical thinking skills, and students' responses. This research is referred to as quasi-experimental research. In this research, a "one group pre test and post test design" was used. The sampling process was carried out using a purposive sample technique. A total of 69 students in classes X IPA 2 and X IPA 3 were the research samples. The data collection techniques used are implementation observation techniques, test techniques, and questionnaire techniques. Data analysis was carried out by analyzing research instruments, namely learning implementation sheets, improving students' critical thinking skills, and analyzing student responses to learning implementation. The essential indicators of thinking that are trained are interpretation, analysis, and explanation—increased student learning outcomes from pre-test to post-test with average N-Gain scores for classes X IPA 3 and X IPA 2 respectively of 0.87 and 0.85 in the high category. The implementation of learning with E-LKPD based on a scientific approach in classes X IPA 2 and the implementation of E-LKPD obtained an average percentage of 100%, which shows that student activity when participating in learning using E-LKPD is categorized as very practical for training students' critical thinking skills. Student responses respectively obtained a response percentage of 95% and 94% in the outstanding category.  
Pengembangan Instrumen Penilaian untuk Mengukur Kemampuan Literasi Siswa SMA Kelas XI pada Materi Sistem Ekskresi Husna, Ulfi Habibatul; Ducha, Nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p98-109

Abstract

Pendidikan sains abad ini bertujuan mempersiapkan siswa menggunakan pemahaman ilmiah untuk mengatasi masalah kontekstual melalui literasi sains. Untuk melatih dan mengukur kemampuan literasi sains, diperlukan pengembangan instrumen penilaian yang selaras dengan kemampuan yang diperlukan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen penilaian yang layak digunakan berdasarkan validitas teoritis dan empiris instrumen penilaian literasi sains pada materi sistem ekskresi, serta mendeskripsikan profil kemampuan literasi sains siswa. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluate). Validitas teoritis dilakukan oleh dosen ahli, berdasarkan aspek materi, konstruksi, serta bahasa. Validitas empiris dianalisis dari hasil uji coba di kelas XI-2 SMA Labschool Unesa 1 secara terbatas yang mencakup validitas empiris butir soal, reliabilitas, tingkat kesukaran, serta daya pembeda soal. Hasil penelitian menunjukkan validitas teoritis sebesar 96,5% dengan interpretasi sangat valid, validitas empiris butir soal diperoleh 18 soal valid serta 2 soal tidak valid. Instrumen penilaian terbukti reliabel dengan rata-rata skor 0,71. Tingkat kesukaran soal objektif mencakup 1 soal mudah, 7 soal sedang, dan 1 soal sulit, sedangkan soal subjektif, 10 soal sedang dan 1 soal sulit. Daya pembeda soal objektif menunjukkan 3 soal kurang dan 6 soal cukup, sedangkan soal subjektif, 4 soal kurang, 6 soal cukup, dan 1 soal baik. Profil literasi sains siswa menunjukkan sebanyak 5 siswa berada di kategori tinggi, 18 siswa sedang, dan 7 siswa rendah. Kesimpulan penelitian ini yakni instrumen penilaian untuk mengukur kemampuan literasi sains siswa SMA kelas XI pada materi sistem ekskresi valid secara teoritis dan empiris dalam mengukur kemampuan literasi sains siswa.
Validitas Modul Elektronik Interaktif Berbasis Studi Kasus Materi Sistem Ekskresi untuk Melatihkan Keterampilan Higher Order Thinking Skills Peserta Didik SMA Wulandari, Lisa; Qomariyah, Nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n1.p75-83

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik pada abad ke-21, namun belum dilatihkan secara maksimal dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab rendahnya keterampilan HOTS yaitu keterbatasan jumlah sumber belajar serta sumber belajar yang belum mengaitkan dengan peristiwa nyata pada kehidupan sehingga belum melatihkan HOTS. Berdasarkan pada hal tersebut, diperlukan pengembangan sumber belajar yang dapat melatihkan HOTS. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul elektronik interaktif berbasis studi kasus materi Sistem Ekskresi untuk melatihkan keterampilan HOTS peserta didik yang valid dan praktis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Validitas dinilai oleh validator yaitu dosen ahli materi, dosen ahli media, dan guru Biologi. Kepraktisan diukur dengan menggunakan angket respons peserta didik dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. Uji coba dilakukan pada 30 peserta didik kelas XI-6 SMA Negeri 1 Cerme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul elektronik memperoleh rata-rata validitas teoretis sebesar 3,73 dengan kategori sangat valid. Validitas praktikal diperoleh dari kepraktisan modul elektronik dengan meninjau perolehan rata-rata hasil angket respon peserta didik sebanyak 96,9 % dan observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh hasil sebesar 96 % dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul elektronik interaktif berbasis studi kasus yang dikembangkan valid dan praktis untuk melatihkan keterampilan HOTS peserta didik SMA.