cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,603 Documents
Application of Microsoft Sway–Based Digital Learning Media on Environmental Change Material to Enhance Scientific Literacy Skills of Grade 10 Students of Sampoerna Academy Surabaya Aruna Nur Setiawan; Herlina Fitrihidajati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p510-519

Abstract

The current curriculum requires students to possess skills to solve real-world problems through learning. Scientific literacy is defined as students’ ability to solve problems using reliable information from research. This study was conducted using an international curriculum, namely the Cambridge curriculum, which is implemented at Sampoerna Academy Surabaya and emphasizes the development of students’ scientific literacy skills. Therefore, this study aimed to describe the consistency of using Microsoft Sway–based learning media in achieving learning mastery, consistency in improving learning outcomes, and students’ responses to the use of Microsoft Sway–based learning media on environmental change material in relation to scientific literacy skills. The study employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The research sample consisted of 20 tenth-grade students at Sampoerna Academy Surabaya International High School. The instruments used included test questions to measure learning mastery with a minimum mastery standard of 50% and improvement in scores, as well as a response questionnaire to assess students’ responses. The collected data were analyzed using descriptive quantitative methods with simple statistics, including averages and percentages. The results showed that all students achieved learning mastery, with an average post-test score of 92.19%. The N-Gain analysis indicated an average score of 0.77, categorized as high improvement. Questionnaire results showed positive student responses with an average of 95.71%. Based on these findings, it can be concluded that Microsoft Sway–based learning media consistently improve students’ scientific literacy skills in environmental change material.
Evaluasi Keterlaksanaan Kurikulum Merdeka melalui Framework Murray Print: Dampaknya terhadap Kualitas Deep Learning dalam Mendukung SDGs Pendidikan Berkualitas Najwa Syafaatul Fadhilah
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p636-651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterlaksanaan Kurikulum Merdeka menggunaka framework evaluasi kurikulum Murray Print serta menganalisis dampaknya terhadap kualitas deep learning dalam mendukung pencapaian SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 100 siswa kelas X dan XI serta guru biologi di salah satu SMA di Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pengorganisasian kurikulum telah terlaksana dengan baik, ditandai dengan adanya keselarasan visi sekolah dan ketersediaan dokumen kurikulum. Namun demikian, pada fase pengembangan dan aplikasi masih ditemukan ketidaksinambungan antara tujuan pembelajaran, aktivitas belajar dan asesmen yang mendukung deep learning, Pembelajaran aktif dan berbasis proyek dalam bentuk P5 juga telah mendorong kolaborasi dan kreativitas peserta didik, tetapi kemampuan reflektif dan trasnfer pengetahuan belum berkembang secara optimal. Penelitan ini menunjukkan bahwa kurikulum merdeka memiliki potensi besar dalam mendukung deep learning dan pendidikan berkualitas, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh kualitas implementasi pedagogis dan sistem monitoring berkelanjutan. Kata kunci: Kurikulum merdeka, evaluasi kurikulum, framework murray print, deep learning, SDGs 4.
Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education pada Mata Kuliah Biosistematika dan Evolusi Hewan di Program Studi Biologi Nadhifa Rohadatul Aisy; Baharudin Yusuf Haqiqi; Foniman Saragi; Diana Rochintaniawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p629-635

Abstract

Implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada materi kompleks seperti Biosistematika menghadapi tantangan adaptasi teknologi dan beban kognitif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum mata kuliah Biosistematika dan Evolusi Hewan ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan persepsi mahasiswa, serta mengeksplorasi kesenjangan antara teori dan praktik. Penelitian menggunakan metode studi kasus deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di salah satu Universitas Negeri di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme dalam implementasi kurikulum. Secara administratif, sintaks pembelajaran terlaksana dengan baik dan interaktif. Namun, ditemukan kesenjangan (gap) substansial pada tiga aspek. Pertama, dokumen modul praktikum belum memuat peta kompetensi (CPL) secara eksplisit dan menggunakan referensi yang kurang mutakhir. Kedua, terdapat paradoks aktivitas di mana keterlibatan sosial mahasiswa sangat tinggi (skor kerja sama 4.0), namun berbanding terbalik dengan sikap ilmiah yang rendah (skor 2.0). Rendahnya disposisi saintifik ini disebabkan oleh fenomena "jalan pintas digital" (digital shortcut) melalui penggunaan aplikasi identifikasi instan (Google Lens) yang memicu surface learning dan mendistorsi proses verifikasi manual. Ketiga, teridentifikasi adanya Vision Gap di mana mahasiswa gagal menginternalisasi Profil Lulusan, menyebabkan orientasi belajar menjadi pragmatis. Penelitian merekomendasikan revitalisasi modul dan pengetatan asesmen proses untuk mengembalikan integritas keterampilan sains.
Validitas Modul Elektronik Berbasis Pendekatan Deep Learning Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa Di SMA Suci Tri Handayani; Tarzan purnomo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p530-545

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melatih keterampilan proses sains (KPS) siswa SMA dengan membuat dan mengevaluasi e-modul berbasis pembelajaran mendalam pada subtopik pencemaran lingkungan. Paradigma 4D (mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan) digunakan dalam proses penelitian dan pengembangan (R&D), yang dibatasi pada tahap pengembangan. Tahap pembelajaran mendalam berupa pemahaman, penerapan, dan refleksi diintegrasikan ke dalam desain e-modul bersama dengan konsep pembelajaran bermakna, pembelajaran penuh perhatian, dan pembelajaran yang menyenangkan. E-modul ini mengajarkan keterampilan proses sains seperti observasi, klasifikasi, desain eksperimen, prediksi, interpretasi data, penarikan kesimpulan, dan komunikasi temuan. Dua validator ahli—seorang ahli konten biologi dan seorang ahli media pembelajaran—menilai validitas e-modul pada skala Likert 1–4. Kualitas presentasi, kesesuaian topik, kejelasan bahasa, keselarasan dengan indikator keterampilan proses sains, dan kepatuhan terhadap tahapan dan konsep pembelajaran mendalam semuanya termasuk dalam evaluasi. E-modul yang dibangun memiliki skor validitas rata-rata 100%, termasuk dalam kategori sangat valid di semua parameter yang diperiksa, menurut temuan validasi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis pembelajaran mendalam tentang pencemaran lingkungan sebagai alat pengajaran biologi di tingkat SMA sangatlah memungkinkan. Selain itu, e-modul ini berhasil mendorong pembelajaran yang bermakna, introspektif, dan menyenangkan sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa dan pertumbuhan keterampilan proses sains yang berfokus pada pemikiran tingkat tinggi.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sabrina Hamidia Fitri; Tarzan Purnomo; Sisca Desi Prastyaningtias
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p520-529

Abstract

Pengembangan LKPD berbasis PBL materi perubahan lingkungan berguna melatihkan kemampuan berpikir kritis pelajar bertujuan menghasilkan bahan ajar berupa LKPD yang layak ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Model pengembangan R&D melalui tahap pendefinisian, perencanaan, pengembangan, serta penyebaran. LKPD dilakukan uji coba kepada 36 pelajar kelas X SMAN 6 Surabaya. Parameter yang diukur meliputi validitas LKPD, kepraktisan LKPD berdasarkan aktivitas siswa dan respon siswa selama penggunaan LKPD dalam pembelajaran, serta efektivitas ditinjau dari hasil belajar dan ketuntasan indikator berpikir kritis siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif kualitatif. Validitas LKPD sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD berdasarkan aktivitas siswa sebesar 100% dan dan respon siswa 100% berkategori sangat praktis. Keefektifan LKPD atas hasil belajar siswa dan ketuntasan indikator berpikir kritis memperoleh skor N-Gain sebesar 0,77 dan 0,68 dengan kategori efektif.
Pengembangan E-Instrumen Tes Diagnostik Four Tier Multiple Choice Berbasis CRI untuk Mendeteksi Miskonsepsi Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan Annisa' Nirmala Fitri; Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p546-564

Abstract

Miskonsepsi masih banyak ditemukan pada pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, sehingga berpotensi menghambat tercapainya pemahaman konsep secara menyeluruh pada murid. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan serta mengevaluasi kualitas instrumen tes diagnostik miskonsepsi berbentuk Four Tier Multiple Choice yang dipadukan dengan Certainty of Response Index (CRI) materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, penyusunan desain instrumen, penilaian oleh ahli, pelaksanaan uji coba terbatas, serta analisis data hasil uji coba. Instrumen yang dikembangkan berjumlah 20 butir soal dan disusun sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase F. Analisis validitas isi dilakukan menggunakan indeks Aiken’s V, validitas konstruk diuji melalui korelasi Pearson Product-Moment, sedangkan reliabilitas instrumen ditentukan berdasarkan koefisien Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat validitas isi yang sangat tinggi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,97. Pengujian validitas konstruk memperlihatkan bahwa sebanyak 16 butir soal (80%) memenuhi kriteria valid, sementara 4 butir soal lainnya dinyatakan tidak valid. Hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,857 yang mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi. Profil pemahaman murid menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi mencapai 45% (kategori sedang), pemahaman konsep sebesar 22,50%, dan ketidakpahaman konsep sebesar 32,50%. Miskonsepsi paling dominan teridentifikasi pada konsep dasar pertumbuhan, faktor internal berupa fitohormon, serta konsep pertumbuhan sekunder. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik Four Tier Multiple Choice berbasis CRI memenuhi kriteria valid dan reliabel serta layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi murid pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kata kunci: tes diagnostik, four tier multiple choice, CRI, miskonsepsi, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Pengembangan LKPD Berbasis Project Based Learning Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas X SMA Amanda Bahar; Ahmad Bashri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p565-574

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif adalah kemampuan penting yang harus dikuasai oleh siswa di masa kini, terutama dalam topik pencemaran lingkungan yang sangat terkait dengan kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk membuat LKPD yang berbasis PjBL pada materi pencemaran lingkungan, yang valid, mudah digunakan, dan dapat membantu melatih keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yaitu mendefinisikan, merancang, mengembangkan , dan menyebarkan . Kriteria penilaian meliputi nilai validitas LKPD, pengamatan pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKPD, serta hasil belajar keterampilan berpikir kreatif siswa. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas X di SMA Negeri 7 Surabaya. Alat yang digunakan meliputi lembar validasi, lembar observasi untuk memutarkan pelaksanaan LKPD, serta tes untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif. Indikator keterampilan berpikir kreatif yang diukur meliputi kemampuan mengenali masalah, keanehan, keaslian, elaborasi, dan evaluasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa LKPD memperoleh skor validitas sebesar 3,93 (kategori sangat valid), rata-rata pelaksanaan pembelajaran mencapai 100% (kategori sangat praktis), dan respon siswa sebesar 98,88%. Efektivitas LKPD terbukti karena semua indikator keterampilan berpikir kreatif dicapai dalam kategori Sangat Baik. Dengan demikian, LKPD berbasis PjBL pada materi Pencemaran Lingkungan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Biologi kelas X SMA, karena memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Pendekatan Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematics (STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Penyelesaian Masalah pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan Kelas X Umi Muslihah; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p575-586

Abstract

Pembelajaran biologi, khususnya pada submateri pencemaran lingkungan, keterampilan penyelesaian masalah perlu ditingkatkan melalui pengembangan bahan ajar yang inovatif dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah pada submateri pencemaran lingkungan kelas X. Aspek yang dikaji dalam penelitian ini meliputi validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas ditinjau berdasarkan aspek penyajian, isi, kebahasaan, keterpaduan STEAM, serta kesesuaian dengan indikator keterampilan penyelesaian masalah. Kepraktisan ditinjau dari keterlaksanaan aktivitas peserta didik secara berkelompok dan respon peserta didik, sedangkan keefektifan ditinjau dari ketuntasan hasil tes dan ketercapaian indikator keterampilan penyelesaian masalah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 25 peserta didik kelas X SMAN 4 Surabaya. Teknik pengumpulan data yakni melalui lembar validasi, lembar observasi, angket respon, serta pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD memiliki tingkat validitas sebesar 3,93 (sangat valid). Kepraktisan menunjukkan persentase keterlaksanaan sebesar 97,91% dan respon positif peserta didik sebesar 97,75% (sangat praktis). Keefektifan ditunjukkan oleh ketuntasan hasil tes yakni 100% peserta didik tuntas, serta ketercapaian indikator sebesar 92,58% (sangat baik) dan rata-rata N-Gain 0,83 (tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, E-LKPD berbasis STEAM layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi yakni pada sub materi pencemaran lingkungan khususnya pada pencemaran udara.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Guided Inquiry pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Nurayu Robi'atul Himmah; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p587-596

Abstract

Pesatnya perkembangan abad ke-21 yang menuntut perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 satu darinya keterampilan berpikir krtis. Tetapi, PISA 2022 melihatkan kemampuan peserta didik Indonesia dibidang sains dan keterampilan berpikir kritis tetap tergolong rendah. Penelitian dengan tujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbantuan Guided Inquiry materi perubahan lingkungan melatih keterampilan berpikir kritis. Parameter yang diukur meliputi validitas, kepraktisan, keefektifan. Validitas dilihat pada aspek isi, bahasa, penyajian; kepraktisan dilihat pada respon peserta didik dan keterlaksanaan pembelajaran; keefektifan ditinjau dari uji N-Gain dari pre-test dan post-test. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Penelitian melibatkan 25 peserta didik kelas X-3 SMA Labschool Unesa Surabaya. Teknik analisis data dilaksanakan deskriptif kuantitatif dari mengukur persentase, skor keterlaksanaan, dan skor respon peserta didik. Hasil penelitian melihatkan E-LKPD sangat valid berskor 95,56%, sangat praktis sesuai keterlaksanaan pembelajaran dengan skor 100% dan sesuai angket respon peserta didik dengan skor 98%, paling efektif melatih keterampilan berpikir kritis N-Gain 0,74 kategori tinggi dan seluruh peserta didik tuntas. Dengan demikian, E-LKPD berbantuan Guided Inquiry dikembangkan dinilai mencapai kriteria kelayakan serta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembelajaran biologi.
Development Macroalgae Diversity Leaflet on East Coast Pacitan to Improve Students’ Conceptual Understanding of Local Biodiversity Ezif Rizqi Imtihana; Restiana Restiana; Rizka Amiliya Febriani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p621-628

Abstract

This study aims to develop biodiversity topic leaflet by integrating local potential, macroalgae to increase insight into local biodiversity. This study is R&D using modified ADDIE approach. Stages of this study consist of analysis, design, and development. Data collection uses teacher and student needs analysis questionnaires, expert validation questionnaires, teacher assessments and student responses. The data analysis techniques used qualitative and quantitative. Qualitative analysis is based on data analysis while quantitative is based on validation and practicality of leaflet. The trial of use was conducted in class IV MI Muhammadiyah Gawang, Pacitan, East Java. Results of the study showed that (1) characteristics of leaflet developed were interactive such as visualization of real images like the original. (2) results of leaflet validation test on validator 1 were 93.35% with very good criteria, and validator 2 was 97.23% with very good criteria. (3) the average percentage obtained from results of practicality test by teacher was 76.19 with practical criteria. (4) the percentage of scores obtained from student responses was 91.66% with very good criteria. Based on the research results, this leaflet is suitable as learning media that teaches concept of biodiversity based on local potential