cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
PENGEMBANGANPERMAINAN EDUKATIF YUT NORI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN Megawati, Megawati; Raharjo, Raharjo; Purnama, Erlix
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterampilan berpikir kritis perlu diterapkan pada proses pembelajaran materi sistem pencernaan. Proses pembelajaran akan menjadi lebih  menyenangkan jika menggunakan media pembelajaran dengan permainan edukatifsebagai salah satu alternatifnya. Permainan edukatif Yut Nori materi sistem pencernaan merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat permainan edukatif Yut Nori sebagai media pembelajaran untuk melatih keterampilan berpikir kritis pada materi sistem pencernaan kelas XI SMA yang layak ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Desain pengembangan yang digunakan adalah Research and Development (R & D).Instrumen yang digunakan yakni lembar validasi, lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar angket respons peserta didik, dan lembar test. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistika deskriptif kualitatif. Tahap ujicoba dilakukan di SMA Negeri Jogoroto Jombang pada bulan Maret 2019. Hasil uji coba terbatas pada 20 peserta didik XI IPA 3 SMA Negeri Jogoroto menunjukkan permainan edukatif Yut Nori sistem pencernaan sangat layak dengan kelayakan 99,3%, keterlaksanaan aktivitas peserta didik 88,4%, respons positif peserta didik 98%, ketuntasan hasil belajar peserta didik 90%, gain score sebesar 0,44 dengan kategori sedang, serta ketuntasan indikator pembelajaran 90%. Kata Kunci: permainan edukatif, media pembelajaran, Yut Nori, keterampilan berpikir kritis, sistem pencernaan.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN FUNGINOPOLI (FUNGI MONOPOLI) PADA MATERI FUNGI KELAS X SMA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Sasmito, Dwi; Trimulyono, Guntur
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep merupakan kemampuan individu untuk memahami dan mendefinisikan sesuatu yang telah diketahui. Pada materi Fungi terdapat banyak konsep yang harus dipahami oleh siswa, oleh sebab itu perlu dikembangkan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat permainan Funginopoli (Fungi Monopoli) sebagai media belajar pada materi  Fungi kelas X SMA yang layak ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan efektifitas. Media permainan Funginopoli merupakan media pembelajaran yang berupa satu set papan permainan beserta kartu pertanyaan dan jawaban tentang materi Fungi dan berfungsi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan metode dengan model Analyze learners, State objectives, Select methode and materials, Utilize media and materials, Require learner performance, dan Evaluate and revise (ASSURE) yang telah diadaptasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi media permainan, lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar angket respon yang dianalis secara deskriptif kuantitatif serta untuk mengetahui hasil belajar digunakan lembar pre-test dan post-tes yang dianalisis dengan gain-score. Kegiatan pengembangan dilaksanakan di Jurusan Biologi FMIPA – Unesa, sedangkan kegiatan uji coba dilaksanakan secara terbatas kepada 20 siswa kelas X-MIPA SMA Negeri Jogoroto. Berdasarkan hasil validasi media permainan Funginopoli dinyatakan sangat valid dengan nilai validitas media sebesar 3,87%, didapatkan persentase keterlaksanaan aktivitas siswa sebesar 97,65% dikategorikan sangat praktis, serta didapatkan perolehan Gain score sebesar 0,75 dan hasil rata-rata persentase respons siswa sebesar 95% yang juga dapat dikategorikan sangat efektif. Secara keseluruhan, media permainan Funginopoli dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci: materi Fungi, media belajar, permainan Funginopoli, pemahaman konsep.
VALIDITY OF STUDENT WORKSHEET BASED GUIDED DISCOVERY ON ECOSYSTEM MATERIAL TO TRAIN STUDENT SCIENCE LITERACY FOR SENIOR HIGH SCHOOL GRADE 10th Astutik, Meri; Indana, Sifak
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Science literacy is the ability to understand science, communicate science and apply scientific knowledge in daily life. One topic that suitable to train science literacy is ecosystem, because its related to the environment. In the ecosystem learning process, students worksheet based guided discovery can guide students to find concepts independently and apply concept in daily life. The aim of this research was to describe student worksheet based guided discovery on the topic of ecosystem to train student science literacy for senior high school grade 10th. This research reffered to 4D development model, consist of define, design, develop, and disseminate, exlude the stage of disseminate. The instrument which used in this research was a validation sheet. It was used to determine the assessment of student worksheet in terms of appearance aspect, content aspect, language aspect, relevan with guided discovery models and science literacy. Based on the results of the validation, the score of all aspects was 3.88 with percentage of 97.22%, which indicated that the students worksheet was included in the valid category, so that it could be used in the learning process. Keyword : student worksheet, guided discovery, ecosystem, science literacy, valid.
VALIDITY OF ETHNOSCIENCE-BASED TEXTBOOK ON ENVIRONMENTAL CHANGE TOPIC TO INFLUENCE ENVIRONMENTAL LITERACY SKILL OF 10th GRADE HIGH SCHOOL STUDENTS Rofiqoh, Ianatur; Faizah, Ulfi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Environmental Change topic can be taught by integrating ethnoscience in learning proccess, because it can produce more meaningful learning, such as to influence students’ environmentally literacy skills. One way to integrate ethnoscience in learning is through textbooks. The purpose of this research was to describe the validity of ethnoscience-based textbook on environmental change topic to influence environmental literacy skill of 10th grade high school students. The development of this ethnoscience-based textbook was held in Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya. This research used 4-D developmental model (Define, Design, Develop, and Disseminate), however this research was done until develop stage. Data collected by validation method and validity sheet as it instrument. The data then analyzed by descriptive technique. Result showed that ethnoscience-based textbook had special characteristics that were presented in the features of the study of ethnoscience, environmental literacy features, and other supporting features. Based on the validity result, which included the feasibility of presentation, graphics, content, and language by experts, these ethnoscience-based textbook gained a score with mode of 4 and a very feasible category mode. Thus, ethnoscience-based textbook was very feasible and can be applied in biology learning.   Keyword : validity, ethnoscience, textbook, environmental topic
PENGEMBANGAN ENSIKLOPEDIA ELEKTRONIK INTERAKTIF DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SUBMATERI ARTHROPODA KELAS X SMA Sufiya, Nanik; Faizah, Ulfi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ensiklopedia elektronik interaktif dikembangkan menggunakan strategi pembelajaran berbasis elektronik berlandaskan pada teori Piaget salah satunya yaitu pembelajaran aktif yang penerapannya saat ini didukung dengan instruksi connectivism menggunakan teknologi berbasis  jaringan. Materi yang digunakan yaitu submateri arthropoda dengan karakteristik materi yang luas. Capaian Kompetensi Dasar (KD) arthropoda ini erat kaitannya dengan indikator pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan ensiklopedia elektronik interaktif dengan strategi pembelajaran berbasis elektronik untuk meningkatkan pemahaman konsep submateri arthropoda yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan R&D (Research and Development). Validitas dinilai melalui lembar validasi, kepraktisan dinilai berdasarkan aktivitas dan respons peserta didik, serta keefektifan dinilai berdasarkan peningkatan pemahaman konsep daneningkatan tiap indikator pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Fitur yang dikembangkan yiatu biomore, biosoal, biofact, bio+, biomals. Hasil validasi menunjukkan ensiklopedia elektronik interaktif dinilai sangat valid dengan skor 3,90 dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan ensiklopedia elektronik berdasarkan aktivitas peserta didik menunjukkan persentase sebesar 96,66%, serta kepraktisan ensiklopedia elektronik berdasarkan respons peserta didik menunjukkan persentase sebesar 98,66%. Keefektifan ensiklopedia elektronik interaktif berdasarkan peningkatan pemahaman konsep peserta didik dengan gain score sebesar 0,74. Serta berkategori tinggi berdasarkan peningkatan tiap indikator pemahaman konsep peserta didik dengan gain score sebesar 0,73. Kata Kunci: ensiklopedia elektronik interaktif, strategi pembelajaran berbasis elektronik, pemahaman konsep, submateri arthropoda
VALIDITAS LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS X Arifin, Mustamil; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lembar Kegiatan Peserta Didik merupakan kumpulan dari lembaran yang berisikan kegiatan peserta didik yang memungkinkan peserta didik melakukan aktivitas nyatadengan objek dan persoalan yang dipelajari. Dalam hal ini materi yang digunakan adalah materi keanekaragaman hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan lembar kegiatan peserta didik berbasis saintifik pada materi keanekaragaman hayati yang dinyatakan valid dari segi isi, penyajian dan bahasa untuk melatihkan keterampilan literasi sains. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Lembar kegiatan peserta didik  yang dikembangkan menggunakan desain penelitian model 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Dessiminate. Namun, tahap dessiminate tidak dilakukan karena penulis hanya melakukan sampai tahap develop. Metode pengambilan data menggunakan metode validasi dengan instrumen lembar validasi yang ditelaah dan diisi oleh dosen pakar. Hasil validasi dianalisis menggunakan tehnik validitas. Parameter dalam penelitian ini meliputi validitas yang dilihat dari hasil validitas para pakar. Hasil penelitian menunjukkan validitas lembar kegiatan peserta didik yang dikembangkan mendapatkan skor 3,50 dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian menunjukkan validitas lembar kegiatan peserta didik dari segi isi memperoleh skor 3,4 dengan kategori sangat valid, dari segi penyajian memperoleh skor 3,56 dengan kategori sangat valid, serta dari segi bahasa memperoleh skor 3,55 dengan kategori sangat valid. Skor keseluruhan validitas lembar kegiatan peserta didik yang dikembangkan memperoleh skor 3,50 dengan kategori sangat valid. Kata kunci: Validitas, Lembar Kegiatan Peserta Didik, Saintifik, Keanekaragaman Hayati, Literasi sains.
KEEFEKTIFAN LKPD BERORIENTASI STRATEGI KNOW-WANT-LEARNED (KWL) PADA MATERI FOTOSINTESIS UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF Akhadah, Nasrotul; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keterampilan metakognitif merupakan salah satu keterampilan yang dipilih pada kurikulum 2013. Keterampilan tersebut memudahkan peserta didik mengetahui kemampuan pemahaman dirinya terhadap materi melalui proses pemerolehan informasi, refleksi, dan evaluasi. Know-Want-Learned (KWL) merupakan salah satu strategi yang dapat melatihkan keterampilan metakognitif. Fotosintesis merupakan materi kompleks dalam mata pelajaran biologi yang memiliki banyak konsep abstrak dan detil sehingga perlu kemampuan berpikir yang tinggi dan pemahaman yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan LKPD berorientasi strategi KWL pada materi fotosintesis untuk melatihkan keterampilan metakognitif. Data validitas di dapatkan menggunakan instrumen lembar validasi LKPD. Data efektifitas ditinjau dari hasil angket respon dengan instrumen lembar angket respon peserta didik, ketuntasan indikator dengan instrumen soal pretest-posttest, dan penilaian keterampilan metakognitif dengan instrumen yaitu LKPD dan soal pretest-posttest.  Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate) yang dimulai dari tahap Analyze yaitu analisis kurikulum, siswa, dan konsep; dilanjutkan dengan tahap Design dan Develop di Jurusan Biologi FMIPA Unesa. Pada tahap Implement LKPD diujicobakan kepada 16 siswa kelas XII MIPA SMAN 1 Puri Mojokerto tahun pelajaran 2018/2019; dilanjutkan dengan tahap Evaluate dimana data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan LKPD yang dikembangkan dinyatakan  valid dengan skor validitas sebesar 93,9 atau termasuk kategori sangat valid, dan dinyatakan efektif dengan terjadi skor angket respon 85%, ketuntasan indikator 38%, dan skor rata-rata keterampilan metakognitif sebesar 3,375 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran untuk melatihkan keterampilan metakognitif. Kata kunci: Keefektifan; LKPD; Know-Want-Learned; Fotosintesis; Keterampilan Metakognitif  
KEEFEKTIFAN LKPD BERBASIS GUIDED DISCOVERY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERINTEGRASI PADA MATERI FOTOSINTESIS Mursitaningrum, Rigita; Yuliani, Yuliani; Yakub, Pramita
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Biologi merupakan pembelajaran dengan kemampuan menggunakan pikiran untuk membangun konsep melalui pengalaman langsung yang membutuhkan keterampilan proses sains terintegrasi. Peserta didik yang belum menguasai keterampilan proses sains terintegrasi perlu mendapat arahan melalui Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis guided discovery. Guided discovery merupakan salah satu metode pembelajaran yang mengutamakan peserta didik untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan dengan mengarahkan peserta didik untuk melakukan penyelidikan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan keefektifan LKPD berbasis guided discovery untuk melatihkan keterampilan proses sains terintegrasi pada materi fotosintesis. Terdapat dua LKPD yang dikembangkan yaitu LKPD 1 tentang spektrum cahaya dan LKPD 2 tentang amilum. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D (define, design, develop, dan dissemninate) tanpa tahap disseminate. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode validasi, metode observasi, dan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKPD, lembar observasi keterlaksanaan LKPD, dan lembar soal pretest-posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat valid (3,87).  Hasil observasi keterlaksanaan LKPD memperoleh persentase keterlaksanaan sebesar 82,27% (praktis). Hasil keterampilan proses sains terintegrasi menunjukkan peningkatan dengan peroleh N-gain sebesar 0,67 (sedang). Peserta didik yang tuntas pada posttest sebesar 92% dan ketercapaian indikator keterampilan proses sains terintegrasi sebesar 83,04%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis guided discovery yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk melatihkan keterampilan proses sains terintegrasi. Kata Kunci: LKPD, Guided discovery, Keterampilan Proses Sains Terintegrasi, Fotosintesis
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS GUIDED DISCOVERY MATERI EKOSISTEM UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS X SMA Pertiwi, Nindya; Fitrihidajati, Herlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kurikulum 2013 menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis dapat diajarkan melalui pembelajaran berbasis guided discovery yang membantu peserta didik terlibat secara aktif dan mandiri dalam menemukan konsep, pemahaman, dan pemecahan masalah melalui bimbingan yang diberikan oleh guru. Bahan ajar yang dapat membantu guru dalam membimbing peserta didik menemukan konsep secara mandiri adalah lembar kegiatan peserta didik (LKPD). Salah satu materi biologi yang cocok diterapkan pada pembelajaran guided discovery adalah materi ekosistem. Hal tersebut dikarenakan materi ekosistem memuat proses sains yang terdiri dari pengetahuan deskriptif, prosedural, dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis guided discovery materi ekosistem untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X SMA yang valid dan praktis. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan validitas LKPD berdasarkan hasil validasi komponen isi, komponen penyajian, dan komponen kebahasaan LKPD serta mendeskripsikan kepraktisan LKPD berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan LKPD. Paramater yang diukur meliputi validitas LKPD dan keterlaksanaan LKPD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengadaptasi model 4-D (define, design, develop, and disseminate) namun tahap disseminate tidak dilakukan. LKPD yang dikembangkan diujicobakan secara terbatas pada 20 peserta didik kelas X IPA 3 SMA Muhammadiyah 4 Surabaya pada bulan April 2019. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode validasi dan metode observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKPD dan lembar observasi keterlaksanaan LKPD. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil skor validitas 3,6 dengan kategori sangat valid. LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis berdasarkan persentase hasil keterlaksanaan LKPD sebesar 97,2% dengan kategori sangat praktis. Secara keseluruhan LKPD berbasis guided discovery pada materi ekosistem dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X SMA. Kata Kunci: LKPD, guided discovery, ekosistem, keterampilan berpikir kritis
KELAYAKAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Khikmah, Nur; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan literasi sains dalam pembelajaran materi sistem pencernaan digunakan untuk membangun peserta didik yang mengerti akan sistem pencernaan dan hubungannya dengan masalah kontekstual, tidak hanya penguasaan konsep saja melainkan kemampuan berpikir juga, salah satunya berpikir kritis. Berpikir kritis sebagai proses berpikir untuk mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan bukti dan permasalahan yang dihadapi serta konsep yang berhubungan sangat dibutuhkan di abad ke-21 sehingga perlu dilatihkan dalam pembelajaran melalui bahan ajar seperti lembar kegiatan peserta didik (LKPD) literasi sains.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD literasi sains pada materi sistem pencernaan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak secara teoritis dan empiris. LKPD dikembangkan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, and disseminate), namun tahap disseminate tidak dilakukan. Penelitian ini diujicobakan secara terbatas kepada 16 peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Jogoroto Jombang. Kelayakan teoritis ditinjau dari hasil validasi, sedangkan kelayakan empiris ditinjau berdasarkan keterlaksanaan aktivitas peserta didik saat menggunakan LKPD literasi sains, respon peserta didik, dan ketuntasan indikator pembelajaran yang memuat aspek berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, eksplanasi, dan inferensi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan aktivitas peserta didik, lembar tes, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) LKPD literasi sains yang dikembangkan dinyatakan layak secara teoritis dengan perolehan skor validasi sebesar 3,89, (b) LKPD literasi sains layak secara empiris berdasarkan keterlaksanaan aktivitas peserta didik, ketuntasan indikator pembelajaran, dan respon peserta didik dengan perolehan persentase skor berturut-turut sebesar 91,07%, 85,76%, dan 96,15%. Simpulan dari penelitian ini adalah LKPD literasi sains yang dikembangkan layak digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: LKPD, literasi sains, berpikir kritis, sistem pencernaan.

Page 48 of 158 | Total Record : 1573