cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
KETERLAKSANAAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PESERTA DIDIK HADI KUSUMA, FITRIAH; SETYARSIH, WORO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran creative problem solving (CPS). Penelitian pre-experimental ini menggunakan desain one-grup pretest-posttest dengan 1 kelas eksperimen dan 2 kelas replikasi pada satu SMAN di Surabaya. Instrumen lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran creativr problem solving digunakan untuk pengambilan data. Skor rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dihitung secara keseluruhan dan dikonversikan dalam kriteria penilaian keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan rata-rata setiap fase pembelajaran Fisika dengan menggunakan model creative problem solving pada ketiga kelas berbeda-beda. Rata-rata persentase tertinggi keterlaksanaan pembelajaran sebesar 88,89% dicapai pada fase acceptance-finding, sedangkan persentase terendah sebesar 87,04% dicapai pada fase problem finding. Keterlaksanaan pembelajaran creative problem solving pada ketiga kelas terlaksana dengan kategori sangat baik dengan persentase keterlaksanaan sebesar 88,26%. Kata Kunci : Creative Problem Solving, Keterlaksanaan Pembelajaran. Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGEMBANGAN BUKU AJAR FISIKA SMA UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SUHU DAN KALOR DHIYA SARI HARSONO, FARAH; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar fisika sebagai penunjang pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak, berdasarkan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil validitas buku ajar sebagai penunjang pembelajaran yang dikembangkan memiliki rata-rata persentase 98,5% ditinjau dari kesesuaian materi diperoleh persentase 97,35% dengan kriteria sangat valid. 2) Hasil analisis kepraktisan ditinjau dari segi keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan persentase 87,5% dengan kriteria sangat praktis. 3) Hasil analisis keefektifan ditinjau dari pengamatan keterampilan berpikir kritis menunjukkan persentase 87% dengan kriteria efektif dan analisis angket respon perserta didik menunjukkan persentase 94,44% dengan kriteria efektif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku ajar fisika sebagai penunjang pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi suhu dan kalor yang telah dikembangkan layak digunakan dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA. Kata kunci : Buku ajar fisika, Keterampilan Berpikir Kritis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY DENGAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA PADA PEMBELAJARAN FISIKA. SRI UMININGSIH, YUNI; BUDININGARTI, HERMIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran guided inquiry dengan pendekatan CTL, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap model pembelajaran guided inquiry dengan pendekatan CTL. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimental dengan desain pre-test and post-test design menggunakan tiga kelas eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran guided inquiry dengan pendekatan CTL pada materi gerak harmonik sederhana dapat meningkatkan masing-masing indikator kemampuan berpikir kritis yaitu terdapat pada nilai post-test dengan taraf signifikasi 0,05 dengan rerata n-gain berada pada level sedang serta konsisten pada ketiga kelas, dan mendapatkan respon yang positif dengan kategori baik sekali dari rata-rata ketiga kelas. Kata kunci: CTL, guided inquiry, kemampuan berpikir kritis. Abstract This research aims to describe the implementation of guided inquiry learning model using the CTL approach, to improve students critical thinking skills, also find out responses of students to the guided inquiry learning model with the CTL. The type of research used was pre-experimental design with pre-test and post-test using three experimental. The results show that the neglect of guided inquiry learning model with CTL approach to simple harmonic motion can improve each indicator of critical thinking ability. This research has the post-test value with the level the significance of 0,05 with the mean of n-gain was at the level of increasing the moderate and consistent category in the three groups, the and received a positive response with an excellent grade from the average of the three groups. Keywords: CTL, Guided Inquiry, Critical Thinking Skills.
EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA KUNTHI MUFLIKAH, NUNIK; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model guided discovery adalah salah satu pembelajaran yang memudahkan siswa untuk melakukan penemuan yang dibimbing. Hasil observasi yang dilakukan di SMAN 1 Waru menemukan bahwa 70% dari siswa kurang tertarik dengan materi usaha dan energi serta kesulitan untuk memahami konsep-konsep Fisika. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan model penemuan terbimbing untuk mendeskripsikan efektifitas model guided discovery terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan efektifitas peningkatan hasil pembelajaran model guided discovery pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimental menggunakan one group pre test - post test design, dengan satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi. Metode pengambilan data yang digunakan adalah tes (pretest dan posttest). Data yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest dianalisis oleh uji normalitas, uji homogenitas, uji t berpasangan, uji Gain, dan uji hipotesis ANAVA. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu hasil analisis uji Gain pada hasil belajar siswa untuk kelas eksperimen meningkat dengan kategori tinggi sebesar 0,71 sedangkan kelas replikasi 1 dan replikasi 2 meningkat dengan kategori sedang dengan masing-masing nilai sebesar 0,69 dan 0,49. Peningkatan yang terjadi menunjukkan hasil yang konsisten dengan kategori signifikan di tiga kelas subjek penelitian. Berdasarkan penjelasan diatas, proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan model guided discovery mampu efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: guided discovery, hasil belajar, usaha dan energi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DENGAN CONCEPT MAP UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP INTAN FITRIYANI, PRATIWI; , SUPARDIYONO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, peningkatan pemahaman konsep siswa serta respon siswa terhadap pembelajaran dengan model guided discovery dengan concept map. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre-test post-test. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA di SMA Negeri 1 Jombang yang berjumlah empat kelas. Sampel penelitian ditentukan atas rekomendasi guru dan diperoleh kelas X IPA 2, X IPA 3 dan X IPA 4 yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran guided discovery dengan concept map pada materi momentum dan impuls terlaksana dengan sangat baik. Pemahaman konsep fisika materi momentum dan impuls mengalami peningkatan yang cukup signifikan untuk ketiga dengan kategori rata-rata sedang pada kelas eksperimen, replikasi 1 dan replikasi 2 berturut-turut sebesar 0,70; 0,66; 0,64. Model Pembelajaran guided discovery dengan concept map secara konsisten dapat mengingkatkan pemahaman konsep fisika siswa. Pembelajaran guided discovery dengan concept map memperoleh respon yang sangat baik dari siswa. Kata kunci: Guided Discovery dengan Concept Map, Pemahaman Konsep, Momentum dan Impuls
ECOPRENEURSHIP ON PROJECT-BASED LEARNING (PBL) : AN APPROACH TO INCREASE LEARNING RESPONSE IN PHYSICS NOER ABIDIN, ENDAH; HARIYONO, EKO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine students? response to the implementation of ecopreneurship-oriented Project-Based Learing (PBL) model in physics learnig. The type of this reasearch is descriptive quantitative with true-experimental methods and control group pre-test and post-test design, which is applied to 49 science-majored sophomore students in SMA Negeri 1 Mojosari, Mojokerto.Students? response were collected through responses questionnaire which is arranged with Likert scale and the results were analyzed descriptive-quantitatively. Based on the results? analysis, students? response to ecopreneurship-oriented PBL model is in very good criteria with the average percentage of 83% which shows that the model is well accepted by the students and able to be applied more on physics learning and other subjects.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ABSTRAK PADA MATERI MODEL ATOM NANDYANSAH, WISNU; SUPRAPTO, NADI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media pembelajaran berbasis augmented reality untuk melatihkan keterampilan berpikir abstrak yang layak (valid, praktis, dan efektif). Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validitas untuk menilai kevalidan media yang akan dikembangkan, lembar pengamatan pembelajaran untuk menilai kepraktisan media yang dikembangkan, lembar penilaian dan angket respon siswa untuk menilai keefektifan media yang dikembangkan. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai: 1) Persentase validitas media sebesar 90,47% dengan kategori sangat valid dan persentase validitas materi sebesar 90,00% dengan kategori sangat valid. 2) Persentase keterlaksanaan pembelajaran sebesar 98,14% dengan kategori sangat baik. 3) Persentase hasil keterampilan berpikir abstrak (pengontrolan variabel 100% dengan kategori sangat baik, penalaran proporsional 100% dengan kategori sangat baik, penalaran probabilistik 66,67% dengan kategori baik, penalaran kombinatorial 75,76% dengan kategori baik, dan penalaran korelasional 66,67% dengan kategori baik) dan persentase respon siswa sebesar 92,76% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa media pembelajaran berbasis augmented reality untuk melatihkan keterampilan berpikir abstrak layak untuk digunakan. Kata kunci: Media pembelajaran, augmented reality, keterampilan berpikir abstrak.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH RONA WAHYU ASTUTI, ITSNA; , SUPARDIYONO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Problem based learning merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik melakukan pemecahan masalahmelalui beberapa tahapan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah setelah diterapkan problem based learning. Metode penelitian yang digunakan berupa metode tes dengan analisis uji nomalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat ntuk uji-t dan uji n-gain. Berdasarkan hasil uji-t dan uji n-gain menghasilkan bahwa nilai pre-test dan post-test mengalami peningkatan yang signifikan dengan n-gain masing-masing kelas relatif sama yaitu 0,5 dengan kategori sedang. Bersesuaian dengan hasil analisis dapat ditarik sebuah simpulan bahwa problem based learning mampu melatihkan kemampuan pemecahan yang ditunjukan dengan adanya peningkatan kemamuan pemecahan pada peserta didik pada tiap tahapan pemecahan masalah. Kata kunci: problem based learning, kemampuan pemecahan masalah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK ILMIA, NURYANA; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMetode pengajaran dalam kelas kini telah mengalami perubahan. Perubahan tersebut yaitu dengan melibatkan peserta didik secara aktif di setiap proses pembelajaran. Model pembelajaran yang melibatkan peserta didik yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Model tersebut lebih memprioritaskan kepada aktivitas mencari, mengolah, dan melaporkan informasi. Oleh karena itu, dilakukan ujicoba dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada materi Usaha dan Energi. Dengan tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design yang divariasi dengan menggunakan tiga kelas yaitu kelas eksperimen, kelas replikasi 1, dan kelas replikasi 2. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-berpasangan dan analisis n-gain. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pembelajaran fisika dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan dengan rata-rata n-gain berkategori sedang.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN METODE MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR HIDAYATUL FITRI, PRATIWI; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam proses pembelajaran, karakter rasa ingin tahu sangatlah berperan penting. Karakter rasa ingin tahu mampu memotivasi peserta didik untuk mempelajari sesuatu secara mendalam dengan menarik. Salah satu kegiatan yang mampu membuat pembelajaran menarik ialah dengan membuat mind map. Mind map yang dibuat dengan aplikasi mampu membuat peserta didik memahami konsep fisika. Selain itu diperlukan pula model pembelajaran dalam menunjang penguasaan konsep peserta didik. Salah satu pembelajaran yang efektif ialah pembelajaran inkuiri terbimbing dengan metode mind map. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mendiskripsikan hasil belajar peserta didik setelah kepada peserta didik itu diterapkan pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan metode mind map pada materi Hukum Newton Tentang Gerak. Jenis penelitian ini ialah pre-experimental design. Rancangan penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yaitu analisis hasil pre-test dan post-test, dan analisis keterampilan mind map. Hasil menunjukkan bahwa hasil belajar pada kedua kelas sampel mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai n-gain pada kedua kelas mendapatkan intrepetasi sedang dengan skor 0,61 di kelas eksperimen 1 dan skor 0,63 di kelas replikasi 1. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Mind Map, Hasil Belajar