cover
Contact Name
Ipung dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6283847518688
Journal Mail Official
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Gedung A Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Jember | Jl. Jl. Karimata 49 kec. Sumbersari Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kode pos. 68121, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia
ISSN : 2088916X     EISSN : 25412566     DOI : https://doi.org/10.32528/jsmbi
Core Subject :
Jurnal Sains dan Manajemen Bisnis Indonesi adalah jurnal ilmiah dalam sains manajemen dan bisnis yang dikhususkan untuk publikasi hasil-hasil penelitian empirik maupun penelitian kepustakaan dalam bidang manajemen dan bisnis. Jurnal ini dikelola Oleh Magister Ilmu Manajemen dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember dan diterbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Menjembatani Stabilitas Dan Perubahan: Pendekatan Sintesis Antara Teori Institusional Dan Revolusioner Terhadap Budaya Organisasi Indonesia Devi Hardianti Rukmana; Firli Adri Ridhotama; Yohanes Gunawan Wibowo; Achmad Hasan Hafidzi
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 2 (2025): Edisi Bulan Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan elemen fundamental yang menentukan arah, identitas, dan keberlanjutan organisasi. Banyak organisasi menghadapi dilema antara mempertahankan legitimasi sosial melalui kepatuhan terhadap norma yang melembaga dan kebutuhan beradaptasi terhadap dinamika lingkungan yang cepat berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual yang menjelaskan bagaimana organisasi di Indonesia menyeimbangkan antara stabilitas institusional dan perubahan revolusioner dalam membentuk budaya organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berbasis Systematic Literature Review (SLR) dengan paradigma interpretatif–konstruktivis. Prosedur penelitian mengacu pada pedoman PRISMA dan protokol (Kitchenham & Charters, 2007) melalui tahapan identifikasi, seleksi, dan sintesis tematik terhadap artikel akademik terindeks Scopus dan Google Scholar periode 2000–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi Indonesia berkembang melalui dialektika antara nilai-nilai institusional seperti hierarki, spiritualitas, dan loyalitas dengan dorongan revolusioner berupa inovasi, refleksi kritis, dan transformasi digital. Sintesis keduanya menghasilkan model konseptual yang menegaskan bahwa stabilitas dan perubahan bukanlah dua kutub yang bertentangan, melainkan dua kekuatan yang saling menopang dalam menjaga legitimasi, identitas, dan keberlanjutan organisasi. Dengan demikian, budaya organisasi Indonesia dapat dipahami sebagai sistem makna yang terus direkonstruksi melalui interaksi simbolik, kerja reflektif, dan wacana sosial yang dinamis.
Pengaruh Perilaku Konsumtif, Literasi Keuangan dan Media Sosial Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa di Bondowoso Nufan Rahmat Julianto; Retno Endah Supeni; Ahmad Izzuddin
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen keuangan masih menjadi perhatian utama bagi sebagian besar mahasiswa. Mengonsumsi barang-barang sekunder, yaitu barang yang tidak penting yang disebut sebagai perilaku konsumtif. Dari sudut pandang yang sedikit berbeda, akan dapat lebih memahami bagaimana budaya dan pengetahuan konsumen memengaruhi keputusan keuangan sehari-hari dengan melihat dampak gaya hidup dan literasi. Media sosial memiliki dampak besar pada cara orang berpikir dan berperilaku dalam hal pengelolaan keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisa pengaruh dan signifikansi dari perilaku konsumtif, literasi keuangan dan media sosial terhadap pengelolaan keuangan pada mahasiswa di Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Populasi pada penelitian ini berjumlah 2.514 mahasiswa di Bondowoso dan Sampel pada penelitian ini sejumlah 100 mahasiswa yang tersebar dibeberapa Universitas di Bondowoso. Hasil dari olahan dan analisa data (uji t) pada penelitian ini membuktikan bahwa perilaku konsumtif, literasi keuangan dan media sosial berpengaruh secara parsial signifikan terhadap pengelolaan keuangan pada mahasiswa di Bondowoso.
Peran Kepuasan Kerja dalam Memediasi Pengaruh Motivasi Kerja dan Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Guru Lilis Yunia Wulandari; Trias Setyowati; Abadi Sanosra
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja guru, dengan kepuasan sebagai variabel intervening. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksploratif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh 73 guru di SMPN 2 Ambulu Jember, dengan teknik pengambilan sampel total (sensus). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SEM (Structural Equation Modeling) dengan program SmartPLS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi kerja dan kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, yang dimediasi oleh profesionalisme. Kebaruan: Penelitian ini mencoba menguji model yang berkaitan dengan kinerja guru dengan melibatkan program motivasi kerja dan kecerdasan spiritual serta kepuasan sebagai variabel intervening.
Optimalisasi Daya Saing Startup Teknologi melalui Pendekatan SWOT–QSPM: Studi Empiris pada CV. Neturmeric Internasional Wicha Dewi Rahayu
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital global telah menciptakan peluang sekaligus tantangan besar bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi. CV. Neturmeric Internasional, startup digital asal Bondowoso, menghadapi penurunan kinerja pemasaran akibat keterbatasan sumber daya manusia serta meningkatnya intensitas persaingan di era digital. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran perusahaan serta menentukan strategi prioritas menggunakan pendekatan Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan campuran (mixed methods), menggabungkan analisis kualitatif melalui wawancara dan observasi dengan analisis kuantitatif melalui kuesioner yang diolah menggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan nilai total IFE sebesar 3,04 dan EFE sebesar 3,06, yang menempatkan perusahaan pada posisi growth and build strategy dalam matriks IE. Dari empat alternatif strategi yang dihasilkan melalui analisis SWOT, hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas yang paling layak diterapkan adalah pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai saluran utama pemasaran serta diversifikasi layanan berbasis hybrid-cloud atau multi-cloud, dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 2,508. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi SWOT–QSPM efektif dalam menentukan prioritas strategi pemasaran berbasis data bagi startup digital daerah. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi penguatan daya saing dan inovasi bisnis berkelanjutan, serta memperluas literatur empiris mengenai penerapan analisis strategis dalam konteks startup digital di wilayah non-metropolitan Indonesia.
Penguatan Kinerja Karyawan melalui Kompetensi dan Beban Kerja Mediasi Etika Kerja pada Apotek Semesta Grup Jember Septy Holisa Umamy; Januariya Laili; Rani Febriyanti; Renata Eka Pratiwi; Kristina Dwi Putri
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan industri farmasi di Kabupaten Jember menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya karyawan pelayan apotek yang berperan langsung dalam pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui etika kerja sebagai variabel intervening pada karyawan Apotek Semesta Group. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert lima poin. Populasi penelitian berjumlah 165 karyawan yang tersebar di 24 cabang, dengan sampel sebanyak 63 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportional sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta berpengaruh signifikan terhadap etika kerja. Namun, etika kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan. Pada pengujian pengaruh tidak langsung, etika kerja tidak mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan kinerja karyawan, tetapi terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang efektif disertai penerapan etika kerja yang baik berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan apotek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen apotek dalam pengelolaan sumber daya manusia serta menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya di sektor pelayanan kefarmasian.
Pengaruh Psychological Capital dan Work Engagement terhadap Kinerja Pegawai pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho; Budi Santoso
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas organisasi, khususnya pada institusi pemasyarakatan yang memiliki karakteristik pekerjaan dengan tingkat tekanan dan tanggung jawab yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Psychological Capital dan Work Engagement terhadap kinerja pegawai pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kraksaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 46 pegawai yang seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psychological Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Work Engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan modal psikologis dan keterikatan kerja mampu mendorong peningkatan kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai peran Psychological Capital dan Work Engagement dalam meningkatkan kinerja pegawai pada lingkungan organisasi sektor publik dengan karakteristik pekerjaan yang memiliki tekanan tinggi, seperti institusi pemasyarakatan.
Pengaruh Kompensasi, Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Home Industry Kue Kering “Trisno Kue” Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Muhammad Firzil Rohim Ghifary; Tatit Diansari Reskiputri; Ira Puspitadewi Samsuryaningrum
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan adalah salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Kinerja yang optimal dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil kerja, serta efektivitas operasional perusahaan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan harus memperhatikan berbagai faktor yang dapat memengaruhinya, seperti kompensasi, beban kerja, dan lingkungan kerja. Kompensasi yang sesuai dapat meningkatkan motivasi kerja, beban kerja yang seimbang dapat membantu karyawan menyelesaikan tugas secara efektif, dan lingkungan kerja yang nyaman dapat mendukung produktivitas serta semangat kerja karyawan. Oleh karena itu, ketiga faktor tersebut perlu menjadi perhatian utama perusahaan agar kinerja karyawan dapat terus ditingkatkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Home Industry Kue Kering Trisno Kue yang berlokasi di Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh karyawan Home Industry Kue Kering Trisno Kue. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Beban kerja memberikan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompensasi dan lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja karyawan, sedangkan beban kerja yang tinggi cenderung menurunkan kinerja meskipun pengaruhnya tidak signifikan. Kebaruan: Penelitian ini mengkaji model kinerja karyawan pada sektor home industry dengan menganalisis pengaruh kompensasi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada usaha kue kering berskala rumahan.
Strategi Membangun Komitmen Guru melalui Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kompensasi pada MTS Sunan Ampel Jember Suprayugo Wicaksono; Hary Sulaksono; Yuniorita Indah Handayani
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komitmen guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pencapaian tujuan organisasi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk membangun dan mempertahankan komitmen guru, terutama pada lembaga pendidikan yang memiliki keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun komitmen guru melalui kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompensasi pada MTs Sunan Ampel Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru yang memiliki tugas tambahan, dan guru mata pelajaran yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif, lingkungan kerja yang kondusif, dan kompensasi berperan dalam membangun komitmen guru. Di antara ketiga faktor tersebut, kepemimpinan partisipatif dan lingkungan kerja yang kondusif memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kompensasi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kepemimpinan, budaya organisasi, dan hubungan interpersonal perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan komitmen guru pada lembaga pendidikan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja melalui Disiplin Kerja Karyawan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama (KCU) Jember Akhmad Sugiyono; Suwignyo Widagdo; Agustin Hari Prastyowati
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, dan pencapaian tujuan organisasi, khususnya pada sektor perbankan yang mengutamakan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja melalui disiplin kerja sebagai variabel intervening pada karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama Jember. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama Jember yang berjumlah 66 orang, dengan teknik sampling jenuh (sensus) sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja maupun kepuasan kerja, sedangkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, disiplin kerja tidak mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja maupun kompensasi terhadap kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepuasan kerja karyawan lebih efektif dilakukan melalui perbaikan lingkungan kerja dan pemberian kompensasi yang memadai secara langsung dibandingkan melalui peningkatan disiplin kerja sebagai variabel intervening.

Page 3 of 3 | Total Record : 29