cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
PENGARUH TEKNIK MODIFIKASI FADING TERHADAP KEMAMPUAN KEAKSARAAN PADA KELOMPOK A TK DHARMA WANITA PERSATUAN JABON SIDOARJO DWI NANING AGUSTINAH, SITI; FITRI, RUQOYYAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemampuan keaksaraan termasuk dalam aspek perkembangan bahasa. Kemampuan keaksaraan harus dimiliki anak agar kemampuan membaca dan menulis dapat dikuasai anak di kemudian hari.Pada kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan dan TK Dharma Wanita Persatuan Semambung ditemukan bahwa kemampuan keaksaraan anak masih kurang dalam hal menulis huruf. Salah satu teknik yang dapat digunakan dalam hal ini adalah teknik modifikasi fading. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik modifikasi fading terhadap kemampuan keaksaraan pada kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo.Jenis penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan rancangan Quasi Eksperimental jenis Nonequivalent Control Group Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 30 anak anak kelompok A yang terdiri dari 15 anak di TK Dharma Wanita persatuan Kedungpandan dan 15 anak di TK Dharma Wanita persatuan Semambung Jabon Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Berdasarkan uji Mann Whitney yang dilakukan dengan bantuan SPSS 16 maka didapatkan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) menunjukkan nilai 0,011 kurang dari 0,05 atau 0,011<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan keaksaraan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki selisih nilai pre-test dan post-test lebih tinggi daripada kelas eksperimen. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik modifikasi fading memberi pengaruh pada perubahan signifikan pada hasil nilai kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh teknik modifikasi fading terhadap kemampuan keaksaraan kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. Kata kunci: teknik modifikasi fading, kemampuan keaksaraan. Abstract Literacy skills are included in aspects of language development. Literacy skills must be possessed by children so that the ability to read and write can be mastered by children in the future. In A group TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan Association and TK Dharma Wanita Persatuan Semambung it was found that childrens literacy skills were still lacking in writing letters. One technique that can be used in this case is the fading modification technique. The purpose of this study was to determine the effect of fading modification techniques on literacy skills in the A group TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. This type of research uses the type of experiment with the design of the Quasi Experimental type of Nonequivalent Control Group Design. The number of samples in this study were 30 children of group A consisting of 15 children at the TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan and 15 children at the TK Dharma Wanita Persatuan Semambung Jabon Sidoarjo. Data collection techniques used in this study are testing techniques, observation, and documentation. Data analysis techniques in this study are hypothesis testing using the Mann-Whitney test. Based on the Mann Whitney test carried out with the help of SPSS 16, the Asymp. Sig results were obtained. (2-tailed) shows a value of 0.011 less than 0.05 or 0.011 <0.05. Then it can be concluded that there are differences in ability in the experimental class and control class. The experimental class has a higher pre-test and post-test difference than the experimental class. This shows that the fading modification technique has a significant effect on the results of the experimental class values.So that it can be concluded that there is the effect of fading modification techniques on literacy skills of the A group TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. Keywords: fading modification techniques, literacy ability.
PENGARUH MENCETAK DENGAN PLAYDOUGH PELANGI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A DI TK MUSLIMAT NU 82 SAMBISARI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO FUROTUL ULYA, MAS; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh mencetak dengan playdough pelangi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experiment, jenis penelitian one group pre test dan post test design dengan subjek penelitian 20 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Analisis data menggunakan statistic non parametric uji jenjang bertanda (Wilcoxson match pair test). Berdasarkan hasil penelitian skor total yang didapatkan oleh 20 anak pada pre-test sebesar 101 dengan skor rata-rata sebesar 5,05 sedangkan pada kegiatan post-test skor total yang didapatkan adalah sebesar 194 dengan skor rata-rata sebesar 9,7. Hasil perhitungan dengan uji wilcoxson math pairs test menunjukan perolehan Thitung<Ttabel (0<25). Dari hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh mencetak dengan playdough pelangi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Kemampuan mengenal bentuk geometri mulai berkembang dikarenkan anak sudah mulai mengenal bentuk geometri dengan menggunakan playdough pelangi dan kartu berbentuk geometri.. Kata Kunci : mengenal bentuk geometri, mencetak dengan playdough pelangi Abstract The purpose of this study was to examine whether or not the influence of printing with playdough rainbow on the ability to recognize the geometry of children aged 4-5 years. This study uses a quantitative research design with pre-experimental research design, one group research type pre test and post test design with research subjects 20 children. The data collection technique used is observation. Data analysis using a signed level parametric non-parametric test (Wilcoxson match pair test). Based on the results of the study the total score obtained by 20 children in the pre-test was 101 with an average score of 5.05 while the post-test activity the total score obtained was 194 with an average score of 9.7. The results of calculations using the Wilcoxson math pairs test show the acquisition of Tcount <T table (0 <25). From the results of the analysis, it can be concluded that Ho is rejected while Ha is accepted. This means that there is the effect of printing with playdough rainbow on the ability to recognize geometric shapes of children aged 4-5 years. The ability to recognize geometric shapes began to develop because children have begun to recognize geometric shapes using playdough rainbows and geometric cards. Keywords: recognize geometric shapes, print with playdough rainbow
STUDI KASUS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AF SANGRILA NURZAKINAH, DYAH; WIDAYATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK STUDI KASUS KOMPETNSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AL-FUDLOLA PORONG Nama : Dyah Sangrila Nurzakinah NIM : 15010684086 Jurusan : PG-PAUD Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Sri Widayati., S.Pd. M.PdPenelitian kualitatif studi kasus ini dilatarbelakangi olah satu aspek perkembangan anak yang perlu di stimulasi adalah perkembangan kognitif. Bentuk stimulasi perkembangan kognitif yang dapat diberikan pada anak adalah melalui pembelajaran konsep bilangan. Pembelajaran konsep bilangan dapat diterima oleh anak dengan mudah dan cepat jika guru memberikan materi (mudah ke sulit) sesuai dengan karakteristik anak serta melalui media yang tepat. Berdasarkan penelitian di lapangan guru lebih banyak menjelaskan materi konsep bilangan dan sedikit menggunakan media (cenderung menggunakan papan tulis). Hal ini menarik bagi peneliti untuk melihat kompetensi pedagogik guru, dimana kompetensi pedagogik guru meliputi pelaksanaan pembelajaran yang melibatkan anak sebagai subjek. Subjek penelitian yang diteliti yakni dua orang guru kelompok B di TK AF Porong Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum memiliki keseluruhan komponen yang ada dalam kompetensi pedagogik guru. Pertama, pemahaman wawasan keilmuan dan pendidikan masih kurang. Hal ini tergambarkan dari salah satu guru belum memiliki sertifikat S1 PG PAUD dan kedua guru kelompok B di TK AF belum pernah mengikuti pelatihan terkait materi konsep bilangan. Kedua, pemahaman terhadap peserta didik belum terpenuhi. Hal ini terlihat dari guru yang memberikan tugas pada anak berdasarkan buku kerja, guru kurang membuat variasi media serta variasi kegiatan bermain. Ketiga, rancangan pembelajaran masih kurang. Hal tersebut terdeskripsikan dari guru yang menyusun RPPH di akhir semester. Keempat, guru kurang melibatkan anak saat kegiatan pembelajaran. Hal tersebut terlihat ketika guru melakukan aktivitas pembelajaran, anak yang asik bermain dan tidak memperhatikan dibiarkan saja oleh guru guru. Kelima, guru kurang dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini tergambarkan dari guru yang cenderung menggunakan buku kerja dan papan tulis saat memberikan materi pembelajaran konsep bilangan. Keenam, penilaian pada proses dan hasil belajar anak masih belum terlaksana secara berkesinambungan. Hal ini terlihat dari guru yang tidak melakukan penilaian harian. Kata kunci: kompetensi pedagogik, konsep bilangan, guru kelompok B.
PERILAKU ORANGTUA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI TK X SIDOARJO WIDYA WININGRUM, MAIDAH; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan anak usia dini memiliki jenjang pendidikan formal yang perlu diberikan mulai anak sejak dini. Prinsip belajar sambil bermain merupakan prinsip pendidikan anak usia dini. Pada lembaga pendidikan anak usia dini secara formal yaitu TK (Taman Kanak-kanak). Pada proses kegiatan belajar anak didik di sekolah TK anak akan difasilitasi oleh kemampuan guru untuk menstimulasi perkembangan anak. Peran guru merupakan peran penting dalam kegiatan belajar mengajar dan sekolah memiliki peraturan yang akan dilaksanakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang (1) perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di TK X Sidoarjo, (2) faktor pengaruh perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di TK X Sidoarjo, (3) peran orangtua di sekolah dan (4) peran guru di sekolah. Model penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Mendampingi anak tidak diperbolehkan dalam kegiatan belajar mengajar yang sudah diterapkan di tata tertib sekolah dan sudah disosialisasikan. Perilaku orangtua dapat diamati secara langsung dengan melihat ketika orangtua sedang mengarahkan dan membantu menyelesaikan tugas anak. Orangtua beralasan dan orangtua belum memahami peran ketika anak-anak sedang dalam kegiatan belajar mengajar. Guru berupaya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mengingatkan kepada orangtua yang masih mendampingi dan terlibat dalam kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: perilaku orangtua, tata tertib, belajar mengajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN REGINA BALKIS, RENA; IKA SARI RAKHMAWATI, NUR
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan prototype media kartu angka bergambar yang layak dan efektif digunakan sebagai pembelajaran mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun (kelompok A). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yang mengadaptasi dari langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall. Langkah-langkah dalam penelitian ini ada 9 tahap yaitu (1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) uji coba lapangan awal; (5) revisi produk utama; (6) uji coba lapangan utama; (7) revisi produk operasional; (8) uji coba lapangan operasional; (9) revisi produk akhir. Desain uji coba yang digunakan adalah Single One Shot Case Study dan One Group Pretest Posttest Design.Subjek uji coba penelitian ini adalah anak kelompok A RA Al-Hidayah Sawotratap berjumlah 11 anak, RA Khoirul Huda Pabean berjumlah 15 anak, RA LPII Sawotratap berjumlah 16 anak, PG RA Sinar Ilmu Sawotratap berjumlah 18 anak, TK Darul Ulum Surabaya berjumlah 18 anak, TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II berjumlah 17 anak.Instrumen pengumpulan data menggunakan desain prototype produk, lembar observasi, lembar validasi, wawancara, dan dokumentasi.Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian pengembangan ini berupa desain prototype media kartu angka bergambar untuk mengenalkan lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A. Hasil uji coba lapangan awal dinyatakan bahwa media kartu angka bergambar sudah layak digunakan dan mendapatkan saran dari guru berupa pemberian background warna pada kartu angka dan kartu bergambar. Tahap uji coba lapangan utama diperoleh hasil penilaian bahwa media kartu angka bergambar sudah layak digunakan dan mendapatkan saran dari guru pada packaging (kemasan) produk agar terlihat rapid an mudah dibawa. Tahap uji coba lapangan operasional diperoleh hasil penilaian yaitu pada PG RA Sinar Ilmu mendapatkan kategori tinggi yaitu 0.80, TK Darul Ulum Surabaya juga mendapatkan kategori tinggi yaitu 0.82, serta TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II juga mendapatkan kategri tinggi yaitu 0.84. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media kartu angka bergambar sangat layak dan efektif digunakan untuk mengenalkan lambang bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun. Kata kunci:pengenalan angka, media kartu angka bergambar Abstract This study aims to develop and produce a suitable and effective prototype pictorial number card media to be used as learning to recognize the symbols of numbers 1-10 in children aged 4-5 years (group A). The type of this research was research and development which adapted from the steps of the research development of Borg & Gall. The steps in this study are 9 stages, namely (1) preliminary research and information gathering; (2) planning; (3) initial product development; (4) initial field trials; (5) major product revisions; (6) main field trials; (7) revision of operational products; (8) operational field trials; (9) final product revisions. The trial design used was Single One Shot Case Study and One Group Pretest Posttest Design. The subjects of this research were 11 children of group A at RA Al-Hidayah Sawotratap, 15 children of RA Khoirul Huda Pabean, 16 children of RA LPII Sawotratap, 18 children of PG RA Sinar Ilmu Sawotratap, 18 children of TK Darul Ulum, and 17 children of TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II. The instruments of data collection used were product prototype design, observation sheets, validation sheets, interviews, and documentation. For analyzing the data, it was used descriptive quantitative. The results of this development study are in the form of prototype pictorial number card media to introduce 1-10 number symbols to children in group A. The results of the assessment obtained from the main field trial stage are that pictorial number card media is feasible to use and get advice from the teacher on product packaging to look neat and easy to carry. The operational field trial stage obtained the results of the assessment that in the Play Group of RA Sinar Ilmu got a high category which is 0.80, the TK Darul Ulum Surabaya also got a high category which is 0.82, and the TK Dharma Wanita Pabean II also got a high category which is 0.84. Therefore it can be concluded that the pictorial number card media is very feasible and effective to be used to introduce the symbol of 1-10 numbers to children aged 4-5 years. Keywords: number recognition, pictorial number card media
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN MENGGUNTING PADA PEMBELAJARAN DI TK KECAMATAN BUDURAN SIDOARJO IRSAD RUSDIANI, NURTINA; RINAKIT ADHE, KARTIKA
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kefektifan buku panduan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan. Metode pengembangan penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, implement, and Evaluate). Subjek uji coba penelitian ini yaitu: ahli materi, ahli media, guru TK di kecamatan Buduran Sidoarjo berjumlah 4, dan anak TK di kecamatan Buduran Sidoarjo berjumlah 20 Anak. Metode pengumpulan data menggunakan angket penelitian, dan observasi non partisipan. Berdasarkan hasil analisis data bahwa: 1). Buku tahapan menggunting yang dikembangkan dapat terbukti sangat valid, hal ini ditunjukkan dari aspek media maupun materi yang disampaikan. 2). Hasil dari uji coba lapangan menunjukkan bahwa buku tahapan menggunting dalam hasil yang sangat baik. Berdasarkan pada analisis hasil perhitungan lembar penelitian angket sebesar 82%, ahli media mendapatkan persentase 100%, ahli materi mendapat persentase 100%, dan post-test kepada anak mendapat presentse 91,6%. Hasil tersebut dapat dikategorikan sangat baik sehingga layak dan efektif digunakan dalam pembelajaan menggunting di TK. Kata kunci: pengembangan buku, tahapan menggunting, guru TK.
PENGARUH MEDIA BIG BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBILANG ANAK KELOMPOK A DI TK DHARMA WANITA II PECUK, NGANJUK DWI SETIAWAN, RIO; HASIBUAN, RACHMA
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membilang adalah kemampuan anak untuk mengetahui berapa banyak benda dan sebagai dasar pembelajaran matematika anak. Kemampuan anak membilang yang berkaitan dengan konsep matematika dan bilangan dapat membantu anak dalam membilang dengan jari, membilang dengan benda-benda disekitar, mengembakan kemampuan membilang dapat dilakukan melalui media yang dapat menarik anak untuk mau belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media big book terhadap kemampuan membilang anak kelompok A di TK Dharma Wanita II Pecuk, Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre - Eksperimental Design dan jenis penelitian One-Group Pre-test Post-test Design. Sasaran penelitian ini adalah anak kelompok A di TK Dharma Wanita II Pecuk, Nganjuk dengan jumlah 16 Anak. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik non parametrik uji jenjang bertanda Wilcoxon yang menunjang pembuktian adanya pengaruh antar dua variabel. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata sebelum treatment adalah 6,94 sedangkan hasil rata-rata setelah treatment adalah 11. Hasil uji jenjang bertanda Wilcoxon menujukkan adalah 0 dan adalah 29 dengan taraf signifikansi 5%. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara media big book terhadap kemampuan membilang anak . Kata Kunci: Media big book, kemampuan membilang.
PENGARUH MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA HURUF HIJAIYAH ANAK KELOMPOK B DI TK AL KAROMAH ISLAM WIYUNG DWI YANTI, PUPUT; KHOTIMAH, NURUL
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah anak kelompok B di TK Islam Al Karomah Wiyung. Kemampuan membaca huruf hijaiyah dapat ditingkatkan melalui media audio-visual. Audio- visual yang digunakan dalam penelitian ini adalah video tentang mengenal huruf hijaiyah dan membaca huruf hijaiyah bersambung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh media audio-visual terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah anak kelompok B di TK Islam Al Karomah Wiyung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kauntitatif dengan desain eksperimen Quasi Exsperimental Design jenis Nonequivalent Control Group Design. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi berperan serta dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian adalah anak kelompok B di TK Al Karomah Islam Wiyung yang berjumlah 40 anak. sebagai kelompok eksperimen 20 dan kelompok kontrol 20 anak. Data yang terkumpul dianalisis dengan Mann With U Test. Hasil analisis data menggunakan perhitungan Mann With U Test dengan diperoleh nilai Mann-Whithey U test dengan taraf signifisikansi 0,05 dari banyaknya n1=20 dan n2=20 harga Utabel = 114. Hasil Uhitung = 116,000 lebih kecil dari Utabel (116,000 < 114), dengan demikian Ha diterima H0 ditolak. Berdasarkan analisis data tersebut dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh media audio-visual terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah anak kelompok B di TK Al Karomah Islam Wiyung. Pengaruh pada anak yaitu; 1) meningkatkan anak dalam menyebutkan huruf hijaiyah alif-ya?. 2) selain itu anak juga diberi pengetahuan baru yaitu membaca bahasa arab dengan bahasa latinnya jadi anak juga bisa mengetahui bagaimana tulisan bahasa arab dengan bahasa latinnya. 3) anak bisa membaca huruf hijaiyah bersambung, didalam video tersebut anak mengetahui bahwa ada huruf hijaiyah yang tidak dapat disambung. perhitungan menggunakan Mann-Whithey U test Jumlah skor post-test untuk kelompok eskperimen adalah 279 dengan rata-rata 13,95 dan jumlah skor post-test kelompok kontrol adalah 257 dengan rata- rata 12,85. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh media audio-visual terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah anak kelompok B di TK Al Karomah Islam Wiyung dengan efektivitas media berkategori sedang. Kata kunci : media audio-visual, kemampuan membaca huruf hijaiyah
PENGARUH PERMAINAN BOWLING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SIMBOL HURUF HIAJIYAH PADA ANAK KELOMPOK A USIA 4-5 TAHUN DI TK BAHRUL ULUM SURABAYA. SEPTIANY, INTAN; REZA, MUHAMMAD
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak dalam membaca simbol huruf hijaiyah pada anak kelompok A di TK Bahrul Ulum Surabaya dengan benar. Penyebab hal tersebut karena kurang adanya inovasi dalam kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru. Salah satu cara yang dapat menstimulasi kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah dengan baik yaitu dengan menggunakan permainan bowling huruf hijaiyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh permainan bowling terhadap kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah pada anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Bahrul Ulum Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan jenis Quasi Eksperimental Design jenis Non equivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini berjumlah 32 anak kelompok A TK Bahrul Ulum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan bowling huruf hijaiyah dapat meningkatkan kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah pada anak kelompok A usia 4-5 Tahun. Dari hasil tersebut diperoleh skor total pre-test pada kelompok eksperimen 78 dengan rata-rata 4,8, sedangkan skor kelompok kontrol 87 dengan rata-rata 5,4. Perolehan hasil post-test pada kelompok eksperimen diperoleh skor 120 dengan rata-rata7,5, sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor 103 dengan rata-rata 6,4. Hasil pehitungan dengan Mann Whitney U Test diperoleh Uhitung < Utabel yaitu (16 < 66). Sehingga dapat diinterprestasikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima dengan adanya pengaruh permainan bowling terhadap kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah pada anak kelompok A. Pengaruh permainan bowling terhadap kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah kelompok A di TK Bahrul Ulum Surabaya, yaitu 1) meningkatkan anak dalam membaca simbol huruf hijaiyah dengan baik dan benar, 2) anak mampu membaca simbol huruf hijaiyah secara urut dan acak, dan 3) anak mampu memasangkan simbol huruf hijaiyah dengan tepat. Kata kunci: permainan bowling, kemampuan membaca simbol huruf hijaiyah.
PENGARUH MEDIA BONTASI (BONEKA TIGA DIMENSI) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK ISLAM AL-MANAR WIYUNG SURABAYA ROSYIDAH, NOVIATUR; HASIBUAN, RACHMA
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara anak yang perlu dikembangkan adalah menjawab pertanyaan sesuai dengan isi cerita yang didengar, menceritakan kembali cerita yang telah didengar dan mengutarakan pendapat tentang pesan yang dapat diambil dari cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media bontasi (boneka tiga dimensi) terhadap keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun di TK Islam Al-Manar Wiyung Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental one group pre-test post-test design. Subjek yang digunakan berjumlah 13 anak. Data dianalisis dengan menggunakan tabel penolong Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil hasil pretest nilai rata-rata diperoleh sebesar 7 dan hasil posttest dengan nilai rata-rata diperoleh sebesar 10. Dibuktikan hasil analisis data menunjukkan bahwa T_hitung= 0 sedangkan T_tabel dengan jumlah anak 13 anak dengan taraf signifikan 5 % maka T_tabel = 17 dari angka tersebut maka diperoleh angka 17 dari tabel penolong uji T Wilcoxon, yang berarti T_hitung < T_tabel yakni 0 < 17. Maka H_o ditolak dan H_a diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media bontasi (boneka tiga dimensi) terhadap keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun di TK Islam Al-Manar Wiyung Surabaya dalam menjawab pertanyaan sesuai pertanyaan, menceritakan kembali cerita dan mengutarakan pendapat sesuai dengan isi cerita. Kata kunci: media bontasi, keterampilan berbicara.