cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inspirasi Manajemen Pendidikan
  • inspirasi-manajemen-pendidikan
  • Website
ISSN : -     EISSN : 22528253     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KARAWITANTERHADAP SIKAP CINTA TANAH AIR PESERTA DIDIK DI SMPN 45 SURABAYA WAHYU PERMATASARI, INTAN; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan ekstrakurikuler karawitan merupakan kegiatan seni musik tradisional yang dilakukan di luar jam pelajaran, sebagaimana yang tertulis dalam kurikulum sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Sikap cinta tanah air adalah suatu sikap yang mementingkan kebangsaan di atas segalanya baik berupa sosial, budaya, ekonomi maupun politik Salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan di SMPN 45 Surabaya adalah ekstrakurikuler karawitan, yang diharapkan dapat menumbuhkan sikap cinta tanah air pada peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kegiatan ekstrakurikuler karawitan terhadap sikap cinta tanah air peserta didik di SMPN 45 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 anak. Data dianalisis menggunakan program SPSS 21.0. Berdasarkan hasil analisis data pada uji T, variabel kegiatan ekstrakurikuler karawitan (X) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel sikap cinta tanah air peserta didik (Y) sebesar 6,257. Nilai signifikan variabel kegiatan ekstrakurikuler karawitan terhadap sikap cinta tanah air peserta didik yang diperoleh adalah sebesar 0,000, nilai signifikan ini lebih kecil dari nilai alpha yaitu 0,05, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, artinya kegiatan ekstrakurikuler karawitan berpengaruh terhadap sikap cinta tanah air peserta didik di SMPN 45 Surabaya. Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan, Sikap Cinta Tanah Air Peserta Didik Abstract Karawitan extracurricular activities are traditional musical arts activities performed outside of school hours, as it is written in the curriculum as extracurricular activities. The nationalism is an attitude that emphasizes nationality above everything else in the form of social, cultural, economic and political. One of the leading extracurricular activities at SMPN 45 Surabaya is kerawitan extracurricular activities, which are expected to foster the nationalism of the students. This study was conducted to examine the influence of karawitan extracurricular activities on the nationalism of students at SMPN 45 Surabaya. This study used quantitative method with a total of 30 students as respondents. Data were analyzed using the SPSS 21.0 program. Based on the results of data analysis in the T test, the variable of kerawitan extracurricular activities (X) simultaneously had a positive and significant effect on the variable of studentss nationalism (Y) of 6.257. The significant value of the variable of kerawitan extracurricular activity on the studentss nationalism obtained is 0,000, this significant value is smaller than the alpha value of 0.05, thus H0 is refused and H1 is accepted, which means that karawitan extracurricular activities influence the nationalism of students at SMPN 45 Surabaya. Keywords: Keywords :Karawitan Extracurricular Activities, Studentss Nationalism
PENGARUH AKREDITASI TERHADAP MINAT WALI MURID PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KABUPATEN SIDOARJO SHOHIFAH, FARADLILAH; HARIYATI, NUNUK
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Akreditasi sekolah terhadap minat wali murid pada Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Sampel penelitian sebanyak 354 responden yang diambil dari beberapa wali murid Sekolah Dasar Negeri yang berada di Kabupaten Sidoarjo.dengan menggunakan teknik proportionate stratisfied random sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi dengan rumus Pearson Product Moment dan regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh Akreditasi (X) terhadap minat wali murid (Y) dengan melihat nilai T hitung 0,628 > T tabel 0,095 dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, dapat disimpulkan bahwa Akreditasi berpengaruh secara signifikan terhadap minat orang tua/ wali murid pada SDN di Kabupaten Sidoarjo.Kata Kunci : Akreditasi, Minat Orang Tua Abstract This research was conducted to examine the effect of school accreditation toward parents? interest in SD Negeri in Sidoarjo. This study used quantitative approach to the type of correlation research in which the sample was 354 respondents taken from several parents of SD Negeri in Sidoarjo by using proportionate free random sampling technique. The data were analysed by using correlation techniques with Pearson Product Moment formula and simple regression. Then, the result of this study was the accreditation effect (X) on the interest of parents (Y) by looking at the value of T count 0.628> T table 0.095, and it meant that H0 was rejected and H1 was accepted. Thus, it can be concluded that the school?s accreditation has a significant influence on parents of SD Negeri in Sidoarjo. Keywords: Accreditation, parents? interest
PENGEMBANGAN MODEL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSURATAN BERBASIS WEBSITE DI SMP NEGERI 2 MENGANTI BIMANTARA, PAXSINDRA; SYAHIDUL HAQ, MOHAMMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem informasi manajemen persuratan berbasis website yang layak dan sesuai dengan kebutuhan pengguna serta menjadi sarana penunjang bagi SMP Negeri 2 Menganti dalam proses pengarsipan surat yang praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development dangan model pengembangan waterfall (perencanaan sistem, analisis sistem, desain sistem, penerapan sistem, perawatan sistem). Penelitian ini dilakukan melalui tahap uji coba, tahap pertama yaitu uji validitas oleh ahli media dan ahli materi. Tahap kedua yaitu uji coba produk yang dibagi menjadi dua yaitu uji coba terbatas dan uji coba utama yang menghasilkan nilai persentase kelayakan produk serta saran pengembangan untuk dijadikan sebagai acuan dalam melakukan revisi produk.. Hasil uji coba tersebut menunjukkan hasil cukup valid pada aplikasi. Aplikasi manajemen persuratan (AMAN) merupakan aplikasi manajemen persuratan berbasis website namun masih dalam tahap offline. Abstract This study aims to produce a website-based correspondence management information system that is appropriate and in accordance with user needs and becomes a supporting tool for SMP Negeri 2 Menganti in the process of letter archiving practically. The research method used in this study is the Research and Development method with a waterfall development model (system planning, system analysis, system design, system implementation, system maintenance). This research was carried out through a trials phase, the first stage was the validity test by media experts and material experts. The second stage is product testing which is divided into two, namely limited trials and main trials that produce a percentage value of product feasibility and development suggestions to be used as a reference in making product revisions. The results of these trials indicate the results are quite valid in the application. Correspondence management application (AMAN) is a website-based correspondence management application but still in the offline stage
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PROFESIONAL GURU DI SMA NAHDLATUL ULAMA 1 GRESIK MELISA ANGGRAINI, HEPPY; , SUPRIYANTO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikator, peran konselor, dan peran konsultan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi: wakasek kurikulum, wakasek manajemen mutu, wakasek humas, kepala perpustakaan, guru, dan kepala tata usaha. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengecekkan keabsahan data meliputi uji kredibilitas dengan triangulasi sumber dan teknik, membercheck, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian adalah: 1) Peran komunikator kepala sekolah dalam meningkatkan mutu profesional guru yakni mampu mengenali orang, mengelola orang dengan baik, dan mengharmonisasikan lingkungan kerja, menciptakan komitmen dari semua guru dan karyawan, dan memberdayakan bawahannya. 2) Peran konselor kepala sekolah dalam meningkatkan mutu profesional guru yakni mendorong kinerja bawahannya dengan cara workshop, seminar, pelatihan, memotivasi melanjutkan kuliah S2, pengaturan tata letak tempat duduk guru yang disesuaikan seperti MGMP, pemberian reward kepada guru dan karyawan terbaik, studi banding ke luar negeri, serta memberi tantangan kepada bawahannya.. 3) Peran konsultan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu profesional guru yaitu kepala sekolah sebagai pembaru dengan melakukan pembaharuan dari berbagai macam lini. Kepala sekolah selalu meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Abstract The purpose of this research is to analyze communicator role, counselor, and consultant role of principals in improving teacher quality in SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik. This research uses qualitative approach ith case study method. The subject of this research are curriculum vice principal, quality management vice principal, public relation vice principal, head of library, a teacher, and head of administration. Technique of collecting data is using interviews, observation, and documentation. Data validity checks include credibility test with source triangulation and technique, membercheck, transferability test, dependability test, and confirmability test. The result of this study are: 1) The role of the principal communicator in improving the professional quality of the teacher is to be able to recognize people, manage people well, and harmonize the work environment, create commitment from all teachers and employees, and empower their subordinates.; 2) The role of the principal counselor in improving the professional quality of the teacher is to encourage the performance of his subordinates by means of workshops, seminars, training, motivating to continue S2 studies, adjusting the layout of teacher seats that are adjusted such as MGMP, giving rewards to the best teachers and employees, study abroad , as well as giving challenges to his subordinates. 3) The role of the principal consultant in improving the professional quality of the teacher is the principal as a reformer by making updates from various lines. The principal always improves his ability continuously.
IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PESANTREN DI SMA ASSAADAH BUNGAH GRESIK AMELIYAH FITHRIYATI, NOVITA; TRIHANTOYO, SYUNU
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana menerapkan TQM berdasarkan nilai-nilai kearifan pesantren di SMA Assaadah guna meningkatkan kualitas sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan langkah kondensasi data, data penyajian, dan verifikasi data. Dan membahas dengan teknik kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transfermabilitas. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kontrol kualitas dalam implementasi TQM berbasis nilai-nilai kearifan lokal pesantren di SMA Assaadah Diperberbaharui oleh beberapa kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan pembiasaan hafalan juz amma,Cetak sidik jari dan sms gateway , Pemberian penghunian dan penghargaan , tes dan persyaratan untuk input / calon siswa, Pengontrolan kedisiplinan oleh tim reservasi., LDKS plus dan PBB serta dapat dibaca. (2) Jaminan kualitas dalam implementasi TQM berbasis nilai-nilai kearifan lokal pesantren di SMA Assaadah diterapkan melalui beberapa kegiatan seperti Prinsip ASWAJA, Hafal juz amma, Pondok aswaja, Penerapan budaya baca dan literasi-quran, pengajuan kiriman, Pengaduan LDKS plus dan juga .(3) Dukungan sumber daya manusia dalam implementasi TQM berbasis nilai-nilai kearifan lokal pesantren di SMA Assaadah yang merupakan faktor pendukung mendukung seperti Pembagian tugas masing-masing, perlu SDM dalam acara HAUL dan hari besr lainnya, Program OSIS dan coba OSIS melalui MPK, Kegiatan Bakti Sosial dan sebagainya. (4) Kearifan lokal yang disertakan dalam implementasi TQM berbasis nilai-nilai kearifan lokal pesantren di SMA Assaadah Bungah Gresik juga termasuk faktor pendorong di SMA Assaadah termasuk: Istirahat 2x, Penyedia buku wirid khas SMA Assaadah, Sanad keilmuan Rasulallah, Kelas takhfidz, HAUL akbar, komunikasi 4 bahasa, Kelas disucikan Kurikulum campuran dan sebagainya. Kata kunci : Manajemen Kualitas Total, Nilai-nila, Pesantren, Kearifan lokal, pondok pesantren.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS HIDDEN CURRICULUM DI MI MUHAMMADIYAH 1 PARE KEDIRI YOLANDA, PUTRI
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis 1) bentuk-bentuk kurikulum tersembunyi (hidden curriculum); 2) pelaksanaan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum); dan 3) peran kurikulum tersembunyi (hidden curriculum). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan MI Muhammadiyah 1 Pare Kediri. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data penelitian melalui tiga tahap yaitu: 1) kondensasi; 2) penyajian data; dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data penelitian melalui uji kredibilitas (triangulasi sumber dan triangulasi teknik), membercheck, uji transferbilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) bentuk-bentuk kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) dalam pendidikan karakter peserta didik, meliputi penerapkan atau menanamkan kebiasaan 5s, hizbul wathon (pramuka), tapak suci, kegiatan keputrian, praktek tema, dan kegiatan ceramah. 2) pelaksanakaan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) dalam pendidikan karakter peserta didik, yaitu di dalam kelas dan di luar kelas; 3) Peran kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) dalam pendidikan karakter peserta didik, yaitu untuk membentuk karakter peserta didik lebih islami dan religus sebagai penerus bangsa terutama dari perguruan muhammadiyah serta terbentuk ilmu duniawi dan ilmu akhirat, untuk membekali peserta didik dalam pengembangan fondasi karakter untuk masa yang akan datang. Jadi, hidden curriculum di MI Muhammadiyah 1 Pare Kediri berperan penting dalam membentuk dan mengembangkan pendidikan karakter peserta didik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMA AL HIKMAH SURABAYA MIFTAKUL JANAH, ASITA; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of situational leadership variables and school climate either partially or simultaneously or together to the variables of teacher performance in SMA Al Hikmah Surabaya. This study uses a quantitative approach to describe the situational leadership variables (X1) and school climate (X2) on teacher performance (Y). This study uses primary data in the form of questionnaires distributed to 87 respondents, respondents in the study were teachers of SMA Al Hikmah Surabaya. The data obtained then in if using SPSS application for Windows 21.0. data analysis in this research using multiple regression analysis, T test and F test. The results showed that (1) there was a significant effect between situational leadership variables on teacher performance variables with a significance value of 0.016 <0.05. (2) there is a significant effect between school science variables on teacher performance variables with a significance value of 0.011 <0.05. (3) there is a significant effect together between situational leadership variables and school climate variables on teacher performance variables with a significance value of 0.00 <0.05 The results of multiple regression analysis was obtained by the equation Y = 1.714 + 1,340 X1 + 0.169 X2, the T test obtained a significance value of X1 to Y of 0.016 <0.05, X2 to Y of 0.011 <0.05, and the F test was obtained for significance amounting to 0.00 <0.05. Thus situational leadership and school climate have a positive effect both partially and together on teacher performance at SMA Al Hikmah Surabaya. Situational leadership and school climate variables have an influence value of 24% on teacher performance variables in SMA Al Hikmah Surabaya, and the remainder is influenced by other variables not present in the study. The conclusion of this study is situational leadership and school climate have a significant effect on the performance of teachers at SMA Al Hikmah Surabaya. Key words: situational leadership, school climate, techer performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kepemimpinan situasional dan iklim sekolah baik secara parsial maupun simultan atau bersama-sama terhadap variabel kinerja guru di SMA Al Hikmah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel kepemimpinan situasional (X1) dan iklim sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang di sebar kepada 87 responden, responden dalam penelitian adalah guru di SMA Al Hikmah Surabaya. Data yang di peroleh kemudian di olah menggunakan aplikasi SPSS for Windows 21.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda, uji T dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variable kepemimpinan situasional terhadap variable kinerja guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,016<0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variable ikilm sekolah terhadap variable kinerja guru dengan nilai signifikan sisebesar 0,011<0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama antara variable kepemimpinan situasional dan variable iklim sekolah terhadap variable kinerja guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,00<0,05. Hasil analaisis regresi berganda di peroleh persmaan Y = 1,714 + 1,340 X1 + 0.169 X2, uji T di peroleh nilai signifikansi X1 terhadap Y sebesar 0,016<0,05, X2 terhadap Y sebesar 0,011<0,05, dan uji F di peroleh niali signifikansi sebesar 0,00<0,05. Dengan demikian kepemimpinan situasional dan iklim sekolah berpengaruh positif baik secara parsial maupun bersama sama terhadap kinerja guru di SMA Al Hikmah Surabaya. Variabel kepemimpinan situasional dan iklim sekolah mempunyai nilai pengaruh sebesar 24% terhadap variabel kinerja guru di SMA Al Hikmah Suarabaya, dan sisanya di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata kunci: kepemimpinan situasional, iklim sekolah, kinerja guru.
PENGARUH SARANA PRASARANA DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK FARMASI SURABAYA DAN SMK AL-IRSYAD SURABAYA MAULIYA NUR CAHYANI, TRI
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mendukung cara membuat sekolah terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Surabaya dan Sekolah Menengah Al-Irsyad Surabaya, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 188 responden yang terdiri dari 128 siswa Farmasi Surabaya kelas 12 dan 60 siswa SMK Al-Irsyad Surabaya kelas 12. Data dari hasil penelitian ini menggunakan bantuan program spss v.21.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan parsial antara infrastruktur terhadap prestasi belajar siswa negatif yang signifikan, baik di Sekolah Kejuruan Farmasi Surabaya sebesar -2,033 <-1,979 dan di Sekolah Kejuruan Al-Irsyad Surabaya sebesar -2,132 <-2,002 terhadap prestasi belajar siswa yang signifikan di Sekolah Kejuruan Farmasi Surabaya sebesar -1,98 <-1,979 dan signifikan positif di Sekolah Menengah Al-Irsyad Surabaya pada 2,227> 2,002. Pengujian simultan juga menunjukkan perbedaan antara infrastruktur dan kepemimpinan kepala sekolah bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah Kejuruan Farmasi Surabaya sebesar 16,3% dan di Sekolah Kejuruan Al-Irsyad Surabaya sebesar 12,6%.Kata kunci: Infrastruktur, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Prestasi Belajar Siswa. Abstract : The research was conducted aimed at finding out the effect of facilities and principal leadership on student learning achievement in Surabaya Pharmacy Vocational School and Al-Irsyad Vocational School Surabaya, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach. The sample used in this study amounted to 188 respondents consisting of 128 students of Surabaya Pharmacy 12th grade and 60 students of SMK Al-Irsyad Surabaya class 12. Data from the results of this study were analyzed using the help of the spss v.21.0 program.The results showed that there was a partial effect between infrastructure on significant negative student achievement, both in Surabaya Pharmacy Vocational School amounting to -2,033<-1,979 and in Al-Irsyad Surabaya Vocational School amounting to -2,132<-2,002 and passively between the principals leadership towards significant negative student learning achievement in Surabaya Pharmacy Vocational School amounted to -1,98<-1,979 and significantly positive at Al-Irsyad Surabaya Vocational School at 2,227>2,002. Simultaneous testing also shows that there is an influence between infrastructure and principal leadership together on student learning achievement at Surabaya Pharmacy Vocational School at 16.3% and at Al-Irsyad Vocational School Surabaya at 12.6%. Keywords: Infrastructure, Principal Leadership, Student Learning Achievement
MANAJEMEN PROGRAM LIBURAN BERMAKNA GANDA (LIMANDA) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK DI SD MUHAMMADIYAH 15 SURABAYA WULAN ABADI, IZMY; , MUDJITO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang 1) Perencanaan program liburan bermakna ganda dalam meningkatkan prestasi peserta didik; 2) Pelaksanaan program liburan bermakna ganda dalam meningkatkan prestasi peserta didik; 3) Evaluasi hasil peningkatan prestasi peserta didik melalui program liburan bermakna ganda. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut : 1) Perencanaan dalam program liburan bermakna ganda adalah penyiapan materi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran dalam program lalu mengadakan rapat koordinasi antara Kepala Sekolah, Koordinator dan guru pelaksanaan untuk membahas mengenai pembagian kelas belajar sesuai dengan minat dan bakat peserta didik. 2) Pelaksanaan program liburan bermakna ganda berlangsung pada liburan akhir semester selama 2 minggu dengan jam efektif mulai pukul 07.00-12.00. Tempat pelaksanaan program berlangsung di kelas, lapangan dan masjid sekolah karena disesuaikan dengan kegiatan yang terdapat dalam program yaitu bidang bahasa inggris, bidang matematika dan sain dan bidang agama yang memerlukan tempat untuk pembelajaran di luar kelas. Pemberian materi disesuaikan dengan kegiatan bidang pembelajaran masing-masing. 3) Evaluasi hasil dilakukan setiap selesai proses pembelajaran sehingga guru mengetahui sejauh mana ketercapaian materi yang telah disampaikan lalu dengan memperhatikan perubahan sikap dan kemampuan peserta didik yang dapat diamati melalui peningkatan prestasi yang diperoleh sekolah dan peserta didik. Kata Kunci: : implementasi program, program sekolah, peningkatan prestasi. Abstract: This study aims to describe about 1) The planning of multi-purpose holiday program in improving student achievement; 2) The implementation of multi-purpose holiday program in improving student achievement; 3) The evaluation of the results of improving student achievement through multi-purpose holiday programs.1) The planning in multi-purpose holiday program was including the preparation of material needed in learning process of the program and the holding of coordination meetings between the Principal, coordinator and teacher to discuss the distribution of classes according to the interests and talents of students. 2) The implementation of multi-purpose holiday program was at the end of semester holiday for 2 weeks in effective hours; starting at 07.00-12.00. The venue was in classrooms, schools and mosques as it was tailored to the activities contained in the program, namely English, mathematics and science, and religion which requires a place for learning outside. The provision of material was based on learning activities. 3) The evaluation of results was done every time the learning process was finished so that the teacher knew to what extent the material delivered was achieved, and could pay attention to changes in the attitudes and abilities of students that can be observed through achievement improvement obtained by the school and students. Keyword : implementation program, school program, achievement improvement.
MANAJEMEN PROGRAM SMK MINI DALAM LAYANAN PENDIDIKAN BERBASIS KEMASYARAKATAN DI SMK ISLAM TARBIYATUL BADRIYAH DAN SMK ANTARTIKA 1 SIDOARJO UMAYA ULFA, EVI; , MUDJITO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis; perencanaan program SMK Mini; pelaksanaan program SMK Mini; dan evaluasi program SMK Mini. Jenis penelitian ini adalah berupa penelitian kualitatif, dengan metode studi multi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) Pada tahap perencanaan program SMK Mini di kedua sekolah adalah sama-sama ingin menjadikan lulusan memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan dalam menghadapi tantangan global. Rancangan visi, misi dan tujuan dari program SMK Mini tersebut sama-sama didasarkan pada visi, misi dan tujuan dari sekolah secara kelembagaan. Perbedaan yang signifikan dalam proses perencanaan pelatihan SMK Mini, untuk yang di kasus 1 peserta didik mendapat pelatihan SMK Mini yang berbeda dengan jurusan yang ada di sekolah, sedangkan di kasus 2 peserta didik mendapat pelatihan yang sesuai dengan jurusan yang ada di sekolah (2) Pelaksanaan program SMK Mini di kasus 1 diikuti oleh peserta didik kelas X sampai dengan kelas XII, santri, serta alumni/putus sekolah. Sedangkan Program SMK Mini di kasus 2 diikuti oleh peserta didik kelas XII dan masyarakat sekitar, (3) Proses pelaksanaan evaluasi yang dimiliki oleh kasus 1 dan kasus 2 memiliki perbedaan. Dari segi waktu pelaksanaan, sekolah pada kasus 1 memiliki sistem evaluasi mingguan dan bulanan. Sedangkan sekolah kasus 2 hanya memiliki sistem evaluasi bulanan. Persamaan ke 2 sekolah yakni sistem pertanggungjawaban para guru diberikan kepada ketua SMK Mini. sedangkan kepala sekolah bertanggung jawab kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, kedua sekolah kasus 1 dan kasus 2 sama-sama menerapkan adanya reward terhadap peserta didik dalam bentuk sebuah sertifikat. Kata Kunci : Program SMK Mini, pendidikan berbasis masyarakat