cover
Contact Name
Muhammad Arshaka Alfatih
Contact Email
azis35468@gmail.com
Phone
+6285121576710
Journal Mail Official
ijosimjurnal@gmail.com
Editorial Address
Gampong Cadek, Desa/Kelurahan Cadek, Kec. Baitussalam, Kab. Aceh Besar, Propinsi Aceh. Kode pos: 23373, Indonesia
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Issues
ISSN : -     EISSN : 3164466X     DOI : https://doi.org/10.66052
Core Subject :
Indonesian Journal Of Social Issues is a scientific journal that publishes original research articles, review articles, and conceptual studies addressing contemporary social issues, particularly those related to social, economic, political, governmental, and educational dimensions of society. The journal provides an academic platform for examining social phenomena, societal problems, and community dynamics through interdisciplinary perspectives within the fields of economics, sociology, geography, history, anthropology and political sciences, government studies, and elementary education.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
Pengujian Keamanan Aplikasi Web terhadap Serangan File Upload Vulnerability alisyiah; Muhammad Aidil; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/j110dz65

Abstract

Penelitian ini menguji Keamanan Aplikasi Web terhadap Serangan File Upload Vulnerability menggunakan lingkungan localhost XAMPP (Apache2, PHP 8.2). Pengujian penetrasi menunjukkan 100% keberhasilan eksplotasi shell.php tanpa mitigasi, memungkinkan Remote Code Execution (RCE) dan mengakses kredansial database dalam 1.8 detik. Penerapan secure coding secara bertahap whitelist MIME finfo_file(), rename acak bin2hex(random_bytes(16)), dan .htaccessnon-eksekusi- menurunkan bypass rate dari 100% menjadi 0%. Temuan mengkonfirmasi efektivitas pertahanan mendalam terhadap spoofing MIME dan file poliglot(akurasi 98%), relevan bagi 72% UMKM e-commerce Sumatera Utara yang rentan (diskominfo 2025). Mitigasi ini kurangi permukaan serangan 94%, hemat biaya respon insiden Rp22,8 juta/pelanggaran (BSSN Q1/2026). Rekomendasi: pembatasan kecepatan 3 file/pengguna/jam + pemindaian ClamAV.
Analisis Konsep Objek dan Subjek Pendidikan Menurut Al-Qur’an dan Hadits Imron Zamzami; Moh Maimun; Ahmad Mahali; Muhammad Hori
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/rf787710

Abstract

Pendidikan dalam Islam menempati posisi yang sangat penting sebagai sarana pembentukan kepribadian manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dalam proses pendidikan terdapat dua unsur utama, yaitu objek pendidikan sebagai sasaran pembinaan, dan subjek pendidikan sebagai pelaku yang bertanggung jawab dalam proses tarbiyah. Penelitian kepustakaan ini bertujuan untuk menganalisis konsep objek dan subjek pendidikan berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. Hasil analisis menunjukkan bahwa objek pendidikan dalam Islam adalah manusia secara menyeluruh, meliputi aspek jasmani, rohani, dan akal. Sedangkan subjek pendidikan mencakup seluruh pihak yang berperan dalam proses mendidik, seperti guru, orang tua, dan masyarakat. Al-Qur’an dan Hadits menegaskan pentingnya ilmu dan bimbingan serta  menekankan tanggung jawab moral pendidik terhadap peserta didik. Dengan demikian, konsep objek dan subjek pendidikan dalam Islam membentuk relasi yang saling melengkapi demi tercapainya tujuan pendidikan yang berorientasi pada pembinaan akhlak dan keimanan.
Sejarah Perkembangan Ilmu: Relasi Agama dan Sains Imam Bahauddin; Ahmad Imron Zamzami Imron Zamzami; Ahmad Faruq; Asnawan
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/18bkws48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara historis dan filosofis relasi antara agama dan sains dalam lintasan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Latar belakang kajian ini berangkat dari perdebatan panjang antara paradigma keagamaan dan paradigma ilmiah yang sering dianggap berlawanan, padahal dalam konteks sejarah Islam klasik keduanya justru menunjukkan hubungan yang harmonis dan integratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis dan filosofis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap karya-karya klasik dan kontemporer yang relevan, seperti Al-Kindi, Ibnu Sina, Al-Farabi, Al-Ghazali, hingga pemikir modern seperti Ian G. Barbour, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Ismail Raji al-Faruqi, dan Seyyed Hossein Nasr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara agama dan sains mengalami tiga pola utama: (1) integratif pada masa peradaban Islam klasik, di mana wahyu dan akal dipandang saling melengkapi; (2) konflik pada masa modern Eropa yang ditandai oleh sekularisasi ilmu dan marginalisasi nilai-nilai spiritual; serta (3) rekonstruktif pada era kontemporer, ketika muncul kembali kesadaran akan pentingnya dialog dan integrasi antara keduanya. Temuan ini memperlihatkan bahwa konflik antara agama dan sains bukanlah keniscayaan epistemologis, melainkan hasil dari perubahan paradigma dan konteks sosial tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model relasi ideal antara agama dan sains adalah dialogis dan integratif, di mana agama berfungsi memberikan landasan moral dan tujuan spiritual bagi sains, sementara sains memperkaya pemahaman manusia terhadap tanda-tanda kebesaran Tuhan. Dengan demikian, paradigma integratif-tauhidik dalam Islam dapat menjadi dasar konseptual bagi pembangunan ilmu pengetahuan modern yang beretika, berkeadilan, dan berorientasi pada kemaslahatan manusia.
Analisis Keamanan Akun Pengguna Terhadap Ancaman Password Guessing Nur Mutiara; Farah Trialitha; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/6h3f9479

Abstract

Keamanan siber pada era digital ketika ini menghadapi tantangan yg bersifat multidimensional, meliputi aspek sikap insan, kerentanan aplikasi, sampai infrastruktur serangan otomatis yang massif. Jurnal ini menyajikan studi integratif yang menggabungkan temuan asal 5 pilar utama penelitian keamanan isu. fokus kajian mencakup evaluasi psikologis pencerahan keamanan (security awereness) di Generasi Z, mitigasi eksploitasi teknis melalui SQL Injection, pemodelan prediktif kekuatan kata sandi menggunakan Artificial Neural Networks (ANN), manajemen risiko di objek penting nasional, serta system inferensi spam berbasis infrastruktur (NeightboardWatcher). buatan ini memberikan bahwa pertahanan siber yang efektif harus berpindah berasal contoh reaktif yg berpusat di konten menuju contoh agresif yang berpusat pada perilaku infrastruktur dan  optimalisasi komputasi. yg akan terjadi penelitian mengusulkan kerangka kerja pertahanan berlapis yg mengintegrasikan efisiensi prosedur pemecahan  di sisi klien memakai pengawasan ketat di tingkat basis data serta jaringan.
Implementasi Enkripsi Data untuk Perlindungan Informasi Sensitif Angel Putri Maharani; M. Aldi Ramadana; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ndg8kn96

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong peningkatan penggunaan sistem informasi digital dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, pemerintahan, kesehatan, dan bisnis. Sistem informasi digunakan untuk menyimpan, memproses, serta mendistribusikan data dalam jumlah besar, termasuk data yang bersifat sensitif. Informasi sensitif mencakup data pribadi, data keuangan, data kesehatan, serta dokumen penting yang memerlukan perlindungan khusus. Namun, meningkatnya ketergantungan terhadap sistem digital juga diiringi dengan meningkatnya ancaman keamanan data, seperti kebocoran data, pencurian informasi, dan akses tidak sah. Salah satu mekanisme utama dalam menjaga keamanan informasi sensitif adalah penerapan enkripsi data. Enkripsi berfungsi untuk mengubah data asli menjadi bentuk yang tidak dapat dipahami tanpa kunci tertentu. Advanced Encryption Standard (AES) merupakan algoritma enkripsi simetris yang telah diakui secara internasional karena memiliki tingkat keamanan tinggi serta efisiensi dalam proses enkripsi dan dekripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi enkripsi data menggunakan algoritma AES sebagai solusi perlindungan informasi sensitif pada sistem informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur deskriptif dengan menganalisis tiga jurnal internasional dan dua jurnal nasional yang relevan dengan topik enkripsi data dan keamanan informasi. Analisis dilakukan dengan membandingkan pendekatan enkripsi yang digunakan serta mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan prinsip Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA). Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi enkripsi AES mampu meningkatkan keamanan data secara signifikan dan menjadi solusi yang efektif dalam melindungi informasi sensitif. 
Analisis Keamanan Aplikasi Berbasis Web terhadap Serangan Directory Traversal Nursaskia; Iin Syafira; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/582rpf61

Abstract

Keamanan aplikasi berbasis web merupakan aspek penting seiring meningkatnya penggunaan teknologi web dalam berbagai sektor. Salah satu ancaman keamanan yang masih sering ditemukan adalah serangan directory traversal, yaitu teknik eksploitasi yang memungkinkan penyerang mengakses file atau direktori di luar jalur yang diizinkan oleh sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan aplikasi berbasis web terhadap serangan directory traversal serta mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kerentanan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah vulnerability assessment dengan pendekatan penetration testing terbatas berdasarkan panduan OWASP Top 10. Pengujian dilakukan pada aplikasi web uji dengan memanipulasi parameter input untuk mensimulasikan serangan directory traversal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya validasi input dan konfigurasi direktori yang tidak aman menjadi penyebab utama terjadinya kerentanan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman serta rekomendasi teknis dalam meningkatkan keamanan aplikasi berbasis web terhadap serangan directory traversal.  
Analisis Kesadaran Keamanan Siber Pengguna terhadap Ancaman Social Engineering Berbasis OSINT Andi Athifah Nur Aprilia; Sulfiyanti Putri Absar; Debora Patricia Joy Lubis; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.116

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat kesadaran pengguna tentang keamanan siber terkait ancaman Social Engineering, dengan fokus pada manusia sebagai titik kelemahan utama dalam sistem keamanan. Tingkat kesadaran ini dievaluasi menggunakan pendekatan Knowledge, Attitude, and Behavior (KAB) dan instrumen HAIS-Q.  Metode yang digunakan adalah campuran metode penjelasan berurutan melalui survei online terhadap 450 responden dan simulasi pengumpulan informasi terbuka (OSINT) yang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran keamanan pengguna berada pada tingkat sedang, dengan perbedaan yang signifikan antara pengetahuan mereka dan perilaku aktual mereka. Kerentanan utama terlihat pada kebiasaan berbagi informasi berlebihan di media sosial serta pengelolaan kata sandi yang kurang aman. Untuk meningkatkan ketahanan pengguna terhadap ancaman Social Engineering penelitian ini menyarankan integrasi solusi teknologi dengan edukasi perilaku.
Implementasi Monitoring Log Sistem Untuk Deteksi Aktivitas Mencurigakan Menggunakan Elk Stack Saharuddin; Anggun Lestari; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.123

Abstract

Transformasi digital yang masif di sektor pemerintahan dan pendidikan membawa konsekuensi serius berupa lonjakan risiko keamanan siber yang kian persisten. Celah keamanan seperti serangan brute force, akses tanpa otorisasi, hingga anomali lalu lintas jaringan sering kali luput dari pengamatan administrator akibat pengelolaan catatan aktivitas (log) yang masih bersifat konvensional, terfragmentasi, dan pasif. Studi ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah mekanisme pengawasan keamanan terpusat yang mampu mengidentifikasi perilaku mencurigakan secara real-time. Dengan mengadopsi metodologi pengembangan Agile, penelitian ini mengintegrasikan arsitektur open source yang tangguh berbasis ELK Stack (Elasticsearch, Logstash, Kibana) dan protokol Syslog di lingkungan sistem operasi Linux. Temuan empiris dari penelitian ini memperlihatkan bahwa infrastruktur yang dibangun berhasil mengagregasi, menormalisasi, dan memvisualisasikan data log dari berbagai sumber secara komprehensif. Sistem terbukti responsif dalam memetakan pola serangan spesifik, seperti kegagalan otentikasi berulang dan akses di luar jam operasional, serta menyajikan visualisasi data interaktif yang krusial bagi administrator dalam pengambilan keputusan mitigasi cepat maupun penelusuran bukti forensik digital pasca-insiden.
Analisis Keamanan Aplikasi Web terhadap Kerentanan Security Misconfiguration Aisyah Atirah
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan aplikasi web terhadap kerentanan Security Misconfiguration. Security Misconfiguration merupakan salah satu kerentanan yang sering ditemukan pada aplikasi web dan termasuk dalam kategori OWASP Top 10. Kerentanan ini umumnya terjadi akibat kesalahan konfigurasi pada server maupun aplikasi web, seperti penggunaan konfigurasi default dan kurangnya pengaturan keamanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan pengujian keamanan menggunakan tools OWASP ZAP terhadap aplikasi web contoh. Hasil penelitian diharapkan dapat mengidentifikasi potensi kerentanan serta memberikan rekomendasi perbaikan konfigurasi keamanan aplikasi web.
Studi Keamanan Data Pada Sistem Penyimpanan Lokal Terhadap Ancaman Malware Wulang Sari
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.126

Abstract

The rapid development of information technology has increased reliance on digital data in various individual and organizational activities. This condition was accompanied by a growing number of cybersecurity threats, particularly malware attacks targeting local storage systems. Although cloud-based services have continued to expand, local storage was still widely used due to the full control it provided over data. However, such systems showed a high level of vulnerability when they were not supported by adequate security mechanisms. This study aimed to examine data security in local storage systems against malware threats through a literature-based analysis. The research method used was descriptive qualitative with a literature review approach, drawing data from scientific journals, reference books, and cybersecurity reports. The results indicate that malware such as viruses, trojans, spyware, and ransomware poses significant threats to the principles of Confidentiality, Integrity, and Availability (CIA) in local storage systems. Therefore, the implementation of layered data security, through the use of antivirus software, data encryption, access control, regular data backups, and increased user awareness, plays an essential role in minimizing malware risks and maintaining the security of local storage systems.