cover
Contact Name
Muhammad Arshaka Alfatih
Contact Email
azis35468@gmail.com
Phone
+6285121576710
Journal Mail Official
ijosimjurnal@gmail.com
Editorial Address
Gampong Cadek, Desa/Kelurahan Cadek, Kec. Baitussalam, Kab. Aceh Besar, Propinsi Aceh. Kode pos: 23373, Indonesia
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Issues
ISSN : -     EISSN : 3164466X     DOI : https://doi.org/10.66052
Core Subject :
Indonesian Journal Of Social Issues is a scientific journal that publishes original research articles, review articles, and conceptual studies addressing contemporary social issues, particularly those related to social, economic, political, governmental, and educational dimensions of society. The journal provides an academic platform for examining social phenomena, societal problems, and community dynamics through interdisciplinary perspectives within the fields of economics, sociology, geography, history, anthropology and political sciences, government studies, and elementary education.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
Implementasi Layanan Pendidikan Insklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di SD Negeri Kumpulrejo 2 Risma Luhmatul Amalia; Hanifah Anom Orchidea; Risma Damayanti
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan layanan pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Negeri dengan menelaah praktik penyelenggaraan pembelajaran, dukungan institusional, serta respons terhadap kebutuhan peserta didik. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya perbedaan kesiapan sekolah dalam menerapkan pendidikan inklusif, baik dari aspek sumber daya manusia, fasilitas pendukung, maupun kolaborasi antar pihak terkait. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping khusus, serta orang tua siswa berkebutuhan khusus, disertai observasi kegiatan pembelajaran dan analisis dokumen sekolah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses pengodean, pengelompokan tema, dan penarikan makna. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa layanan pendidikan inklusif di SD Negeri diwujudkan melalui penyesuaian strategi pembelajaran dan asesmen sesuai karakteristik siswa, keterlibatan aktif guru pendamping khusus dalam proses pembelajaran, serta adanya komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan inklusif. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kendala berupa keterbatasan sarana prasarana dan kompetensi guru dalam menangani keberagaman kebutuhan belajar siswa. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai dinamika implementasi pendidikan inklusif di sekolah dasar. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat praktik pendidikan inklusif melalui peningkatan kapasitas pendidik, penguatan dukungan kelembagaan, dan pengembangan kebijakan sekolah yang lebih responsif. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji implementasi pendidikan inklusif pada konteks dan jenjang pendidikan yang lebih luas.
Implementasi Sistem Backup dan Recovery sebagai Upaya Keamanan Data Pada UKM di Parepare Nuraliyah; Rakhmadi Rahman; Asdianto
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem backup dan recovery hybrid yang efektif sebagai upaya meningkatkan keamanan data bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Parepare, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan pendekatan applied research dan model waterfall, sistem dirancang dengan arsitektur hybrid yang mengintegrasikan Network Attached Storage (NAS) lokal dan cloud storage (Biznet Gio) menggunakan perangkat lunak open-source Bacula Community Edition dan AOMEI Backupper. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mencapai Recovery Time Objective (RTO) rata-rata 1 jam 48 menit dan Recovery Point Objective (RPO) rata-rata 38 menit, dengan tingkat keberhasilan pemulihan 97,8%. Sistem juga memenuhi prinsip CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability) sesuai standar BSSN dan ISO/IEC 27001. Implementasi ini terbukti mampu mengurangi risiko kehilangan data hingga 95% dan downtime operasional hingga 85% dengan biaya implementasi di bawah Rp10 juta. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa panduan Disaster Recovery Plan (DRP) yang sesuai dengan regulasi nasional serta template konfigurasi sistem yang dapat direplikasi di lingkungan UKM lainnya.
Analisis Keamanan Sistem Informasi terhadap Ancaman Data Leakage Melalui Human Error Fitra Ramadhani; Zaskiah Nurul Hikmah; Muhammad Dzacky Putra Alena; Rakhmadi Rahman
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.138

Abstract

Kebocoran data (data leakage) merupakan salah satu ancaman paling krusial terhadap keamanan sistem informasi dan sering kali tidak hanya disebabkan oleh celah teknis, tetapi juga oleh kesalahan manusia (human error). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran human error dalam terjadinya kebocoran data serta mengevaluasi langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan pada sistem informasi organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, analisis kasus insiden kebocoran data, serta pemetaan faktor human error menggunakan kerangka People–Process–Technology (PPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk human error yang paling umum meliputi penggunaan kata sandi yang lemah, kesalahan pengiriman data, kerentanan terhadap phishing, serta kesalahan konfigurasi hak akses. Kesalahan-kesalahan tersebut secara signifikan meningkatkan risiko kebocoran data meskipun sistem telah dilengkapi dengan kontrol keamanan teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mitigasi yang efektif memerlukan kombinasi antara peningkatan kesadaran keamanan pengguna, penerapan prosedur operasional standar yang jelas, serta pemantauan berkelanjutan yang didukung oleh kontrol teknis seperti manajemen akses dan sistem pencegahan kebocoran data
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas XI Menggunakan Pendekatan Kualitatif dalam Era Pembelajaran Digital Riqqi Qulubi; Devy Habibi Muhammad; Badrut Tamam; Kurrotul Aini
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.141

Abstract

Pembelajaran matematika di era digital menimbulkan berbagai tantangan bagi siswa, khususnya dalam memahami konsep abstrak dan mengelola proses belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa kelas XI MA Ar-Raudlah dalam konteks pembelajaran digital menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di MA Ar-Raudlah, Kabupaten Probolinggo, dengan subjek penelitian berupa siswa XI yang mengalami kesulitan belajar matematika serta guru mata pelajaran sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal secara simultan. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, kecemasan terhadap matematika, keterbatasan pemahaman konsep abstrak, lemahnya kemampuan metakognitif, serta kurangnya strategi belajar mandiri. Faktor eksternal mencakup metode pembelajaran daring yang kurang variatif, minimnya interaksi guru dan siswa, pemanfaatan media digital yang belum optimal, serta kendala jaringan dan lingkungan belajar. Penelitian ini menegaskan perlunya pembelajaran matematika digital yang lebih interaktif dan adaptif. 
Identifikasi Hambatan pada Siswa Kelas VII dalam Pemahaman Konsep Dasar Aljabar Nur Alfia Laily Qomariah; Izzah Nurul Aini; Faridatul Romadhona; Devy Habibi Muhammad
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.144

Abstract

Memahami konsep dasar aljabar merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama. Namun, banyak siswa kelas VII yang mengalami kesulitan dalam mengenal variabel, koefisien, konstanta, dan suku, serta melakukan operasi hitung aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan siswa dalam memahami konsep dasar aljabar dan menganalisis faktor-faktor penyebab kesalahan dalam operasi hitung aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam materi aljabar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa siswa dapat mengenali unsur-unsur aljabar, namun mereka masih mengalami kesulitan dalam penerapannya, terutama pada penjumlahan dan pengurangan suku sejenis karena lemahnya pemahaman terhadap operasi bilangan positif dan negatif. Kesalahan juga terjadi pada manipulasi variabel, seperti perubahan pangkat yang tidak tepat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam memahami aljabar tidak hanya disebabkan oleh konsep aljabar itu sendiri, tetapi juga disebabkan oleh lemahnya pemahaman terhadap operasi aritmatika dasar. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih sistematis, seperti metode konkrit, latihan bertahap, dan penguatan konsep sebelum memperkenalkan materi aljabar yang lebih kompleks.
Efektivitas Program Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di MTs Darul Muta’alimin Ririn Isma; Ismatul Maula; Karisma Dwi Triliasari; Devy Habibi Muhammad
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Literasi Sekolah (PLS) dalam meningkatkan minat baca siswa di MTs Darul Muta’alimin Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan program literasi dan dampaknya terhadap minat baca siswa. Subjek penelitian meliputi siswa kelas VII, kepala madrasah, dan guru yang terlibat dalam program literasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Literasi Sekolah telah dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, penyediaan pojok baca di kelas, program satu minggu satu buku, dan pemanfaatan perpustakaan madrasah. Program tersebut berdampak positif terhadap kebiasaan membaca siswa, meskipun peningkatan minat baca belum merata pada seluruh siswa. Peran aktif guru dan ketersediaan sarana literasi menjadi faktor pendukung utama, sedangkan keterbatasan bahan bacaan dan rendahnya motivasi siswa menjadi faktor penghambat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan inovasi program literasi agar minat baca siswa dapat meningkat secara optimal.        
Penerapan Pembelajaran Teknik Dasar Menendang Bola bagi Siswa Kelas IV SD Negeri Baki Yefris Adrianto Selan; Ardi Y. Tafuy; Jekson Richardo Banamtuan; Figinus Konradus Dawi
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.149

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas IV SD Negeri Baki terkait teknik dasar menendang bola. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan minat siswa terhadap metode pembelajaran materi teknik dasar menendang bola. Sebanyak 4 siswa lebih menyukai kegiatan praktik langsung, 1 siswa lebih menyukai ceramah, dan 10 siswa lebih menyukai kombinasi antara teori dan praktik. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa membutuhkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik agar materi dapat dipahami secara optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang bervariasi sesuai minat siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam teknik dasar menendang bola.
Konsep Tidak Melakukannya Suatu Perbuatan oleh Nabi SAW dan Implikasinya terhadap Penetapan Hukum Islam Risma Amalia; Eka Duwi Ardianti; Wela Nur Faizah
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.151

Abstract

Artikel ini mengkaji persoalan ushul fiqh mengenai makna hukum dari tarku al-nabi, yaitu perbuatan yang tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam wacana keagamaan kontemporer, sebagian kelompok memahami tidak dilakukannya suatu amalan oleh Nabi SAW sebagai indikator keharaman atau bid‘ah, khususnya terhadap praktik keagamaan tradisional seperti maulid, yasinan, dan manaqiban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis literatur ushul fiqh dan pendapat ulama klasik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak dilakukannya suatu perbuatan oleh Nabi SAW tidak secara otomatis menetapkan status hukum tertentu, selama tidak terdapat dalil larangan yang jelas. Nabi SAW dapat meninggalkan suatu amalan karena berbagai pertimbangan, seperti kondisi sosial, kekhawatiran diwajibkannya syariat tertentu, atau adanya maslahat yang lebih besar. Dengan demikian, praktik keagamaan yang tidak dilakukan Nabi SAW tetap dapat diterima selama memiliki landasan umum dalam syariat dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. buat dalam abstrak ojs 3 dan kalimat benar bagus dan mudah dipahami        
Analisis Strategi Pemasaran dan Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Non Fungible Token (NFT) di Indonesia Ilham Agung Agung; Suprih Widodo; Ulva Elvian
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.154

Abstract

Non-Fungible Token (NFT) merupakan aset digital berbasis teknologi blockchain yang bersifat unik dan tidak dapat dipertukarkan, sehingga banyak dimanfaatkan untuk karya seni digital, koleksi, dan aset virtual lainnya. Di Indonesia, perkembangan NFT meningkat seiring dengan bertambahnya literasi digital serta munculnya fenomena populer seperti “Ghozali Everyday” yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Namun, adopsi NFT masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan pemahaman masyarakat, tingginya persepsi risiko, serta belum matangnya regulasi yang secara khusus mengatur NFT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran NFT di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi adopsinya, dengan menitikberatkan pada aspek budaya, kepercayaan, persepsi manfaat dan risiko, serta kerangka regulasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap responden berusia minimal 17 tahun yang telah mengenal NFT. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden berasal dari kelompok usia muda dan mengenal NFT melalui media sosial. Persepsi manfaat dan relevansi budaya NFT terhadap identitas lokal tergolong tinggi, sementara persepsi risiko dan ketidakpastian regulasi menjadi faktor utama yang menghambat niat adopsi. Strategi pemasaran berbasis komunitas, kolaborasi dengan kreator lokal, serta penyediaan utilitas nyata seperti akses eksklusif dan keanggotaan komunitas dinilai efektif dalam meningkatkan minat terhadap NFT. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi, peningkatan transparansi platform, serta harmonisasi regulasi guna mendukung pengembangan ekosistem NFT yang berkelanjutan di Indonesia.
Pemetaan Lanskap Linguistik Penamaan Hotel di Solo Raya: Kajian Kritis Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2019 Zahy Riswahyudha Ariyanto; Oktavia Nurhidayah
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.157

Abstract

Penamaan hotel merupakan salah satu bentuk praktik kebahasaan di ruang publik yang mencerminkan ideologi, identitas, dan orientasi sosial pemilik usaha. Pilihan bahasa dalam penamaan hotel tidak hanya berfungsi sebagai strategi komersial, tetapi juga berkaitan dengan kebijakan penggunaan bahasa nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap linguistik penamaan hotel di wilayah Solo Raya serta mengkaji kesesuaiannya dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa nama-nama hotel yang diperoleh melalui penelusuran sumber daring. Sampel data dipilih secara purposif berdasarkan keragaman bentuk bahasa, keunikan penamaan, dan keterwakilan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan simak-catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengidentifikasi unsur kebahasaan, asal bahasa, makna, serta pola penamaan hotel, kemudian dikaitkan secara kritis dengan regulasi kebahasaan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi penggunaan bahasa dalam penamaan hotel, meliputi bahasa Indonesia, bahasa asing, bahasa daerah, serta kombinasi di antara ketiganya. Selain itu, ditemukan kecenderungan bahwa sebagian penamaan hotel belum sepenuhnya selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019, yang menunjukkan adanya tarik-menarik antara kepentingan komersial dan kepatuhan terhadap kebijakan bahasa nasional.