cover
Contact Name
Noblana Adib
Contact Email
edugamaiainbabel@gmail.com
Phone
+6282282246509
Journal Mail Official
edugamaiainbabel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Petaling Km.13 Kelurahan Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 33173
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 25988115     EISSN : 26140217     DOI : https://doi.org/10.32923/
Core Subject :
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, is published twice a year by the Graduate Program IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Focus and Scope This journal departs from philosophy of Religious Education, which aims at becoming contain ideas, research results in educational, social and religious.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Implementasi Pembelajaran Daring dan Luring Saat Pandemi Covid 19 Dian Puspita Eka P
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1326

Abstract

This study aims to determine how the implementation of offline learning (outside the network) and online (in the network) which took place during the Covid 19 pandemic in the Bangka Belitung Islands region. The condition of the Covid 19 Pandemic requires educators to conduct learning at home. To support that, the teaching staffs apply offline or online learning. This study used qualitative research methods. Data collection techniques used during this study were triangulation interviews between teachers, students and parents. Then the data obtained are analyzed until conclusions are drawn. The results of this study indicate that the application of offline learning undertaken by teachers during the covid-19 pandemic, is by utilizing learning videos and offline smartphone applications that are downloaded from various sources. Then online learning is done by the teacher during Covid 19 by using online applications such as Whatsapp, Google Form, Zoom, Google Meet and others. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implentasi pembelajaran luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan) yang berlansung selama pandemic Covid 19 di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Kondisi Pandemi Covid 19 mengharuskan para tenaga pendidik untuk melakukan pembelajaran dirumah. Untuk menunjang itu para tenaga pendidik penerapkan pembelajaran luring atau daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan selama penelitian ini adalah wawancara triangulasi antara guru, siswa dan orang tua. Kemudian data yeng didapat di analisis hingga ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran luring yang dilakukan oleh guru selama pandemi covid-19, ialah dengan memanfaatkan video pembelajaran dan aplikasi smartphone offline yang diunduh dari berbagai sumber. Kemudian pembelajaran daring dilakukan oleh guru selama Covid 19 ialah dengan memanfaatkan aplikasi online seperti Whatsapp, Google Form, Zoom, Google Meet dan lain-lain.
Urgensi Variabel Kinerja Organisasi dan Faktor-Faktor Penentunya Pada Manajemen Pendidikan Tinggi Andi Arif Rifa'i; Joko Susanto
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1372

Abstract

Organizational performance variable is an important variable in management studies including education management. Assessment or measurement of organizational performance aims to provide an overview of how the process of achieving organizational goals and quality is realized. This variable has occupied an important position in every study and institutional (management) research. Many researchers are interested in assessing organizational performance from various perspectives. The impact can be seen in the variations of the use of dimensions and indicators in exploring research data. Dimensions such as; effectiveness-efficiency, focus on processes, structural transformation, teamwork and strategy are dimensions often used by researchers in assessing organizational performance. Organizational performance is not an independent variable, but is related to or influenced by other organizational variables such as; leadership, management systems, commitment and culture.
Kajian Hadis: Iman, Islam dan Ihsan dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Kuliyatun Kuliyatun
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1379

Abstract

Learning methods and materials are an important part of the learning process. Rasulullah Saw's journey in every teaching mission cannot be separated from what he will teach, and how he teaches it to his Friends. Referring to the Prophet's education and teacher training pattern, in the Islamic perspective, teachers are a key position in shaping the true Muslim personality. Therefore, it is necessary to study the other side behind the success of Rasullah Saw in spreading Islam. This manuscript provides an analysis that learning material is scientific material that is determined in a learning process. While the method is a way of conveying material, both material that is real and ghoib. In glasses of methods and materials, from the hadith about the arrival of the angel Gabriel, Rasulullah Saw in delivering messages, using the method of conversation or question and answer, with Gabriel and his Friends. The material presented was about the concept of the pillars of religion, namely Islam, Faith, Ihsan and the End of Days. Metode dan materi pembelajaran merupakan bagian penting dalam suatu proses pembelajaran. Perjalanan Rasulullah Saw dalam setiap misi mengajarnya tidak lepas dari apa yang akan diajarkan, dan bagaimana beliau mengajarkannya kepada para Sahabat. Merujuk pada pola pendidikan dan keguruan Rasulullah Saw, dalam perspektif Islam, guru menjadi posisi kunci dalam membentuk kepribadian muslim yang sejati. Oleh karena itu, perlunya mengkaji sisi lain dibalik suksesnya Rasulullah Saw menyebarkan Islam. Naskah ini memberikan analisis bahwa materi pembelajaran adalah bahan ilmu pengetahuan yang ditetapkan dalam suatu proses pembelajaran. Sedangkan metode merupakan cara dalam menyampaikan suatu materi, baik materi yang bersifat nyata maupun ghoib. Berkacamata dari metode dan materi dari hadis tentang kedatangan malaikat Jibril, Rasulullah Saw dalam menyampaikan pesan, menggunakan cara metode percakapan atau tanya jawab, dengan Jibril dan sahabatnya. Materi yang disampaikan seputar tentang konsep rukun agama, yaitu Islam, Iman, Ihsan dan Hari Akhir.
Zikir Nabi Yunus A.S sebagai Pendidikan Tauhid dalam Mengatasi Kecemasan di Masa Covid-19 Siti Aminah
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1397

Abstract

The Covid 19 pandemic causes a variety of reactions among these is anxiety. Anxiety results from social isolation, lack of interaction, limited physical movements and changing stress. Anxiety can certainly be overcome, one by applying tauhid's education of dzmikees. Zikir can serve as a restraint because to think that a servant always remembers god, his prohibitions and commands, so as to make one more cautious in his actions and behavior. One of the applicable Zikir is the Nabi Yunus A. S, with this vessel he was saved by god almighty from the belly of the big fish. Zikir the Nabi Yunus A.S is a prayer uttered by the Nabi Yunus A.S when drawn to god, of a quality he ought not to be patient with. The study aims to introduce and remind that Zikir the Nabi Yunus A.S tauhid's education can be one way of coping with the anxieties of Covid 19. The study is a fieldwork with a qualitative approach. Research has found that; First, the dismay felt by society at this crucial time was still in the normal category; Second, acting, acting, and being patient are helpful in coping with and coping with anxiety during the Covid pandemic 19. Pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai macam reaksi salah satunya ialah kecemasan. Kecemasan diakibatkan dari isolasi sosial, kurangnya interaksi, gerakan fisik yang terbatas dan stressor yang berubah. Kecemasan tentu dapat diatasi, salah satunya dengan menerapkan pendidikan tauhid berupa zikir. Zikir dapat berfungsi sebagai kontrol diri karena dengan berzikir seorang hamba selalu mengingat Allah swt, segala larangan dan perintahnya, sehingga akan membuat seseorang lebih hati-hati dalam bertindak dan berperilaku. Salah satu zikir yang dapat diterapkan adalah zikir Nabi Yunus A.S, dengan zikir inilah beliau diselamatkan oleh Allah swt. dari perut ikan besar. Zikir Nabi Yunus A.S merupakan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yunus A.S ketika bertaubat kepada Allah swt. dari sifat yang seharusnya tidak ada dalam dirinya yaitu tidak sabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengingatkan bahwa zikir Nabi Yunus A.S sebagai pendidikan tauhid dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi kecemasan pada masa Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa; Pertama, kecemasan yang dirasakan oleh masyarakat pada masa pendemi ini masih dalam kategori wajar; Kedua, berzikir, bertaubat dan bersabar mampu membantu dalam mengatasi dan menghadapi kecemasan di masa pandemi Covid-19.
Pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Al-Islam dan Darul Abror (Antara Tradisional dan Modern) Syarifah Syarifah; Juriana Juriana
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1411

Abstract

The purpose of this study is to describe the curriculum, methods, and evaluation system for learning Arabic at the Islamic Boarding School “Al-Islam” Kemuja and the Islamic Boarding School “Darul Abror” Kace, as well as a comparison between learning Arabic at the Islamic Boarding School “Al-Islam” Kemuja and the Islamic Boarding School “Darul Abror” Kace. This study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques such as interviews, observation and documentation. The results showed that the Arabic Language Curriculum at the Islamic Boarding School Al-Islam Kemuja is in the form of the Ministry of Religion Curriculum and the Islamic Boarding School Curriculum (Salafiyah Program). The study focused more on the yellow book (Turats). Meanwhile, the Arabic curriculum at the Islamic Boarding School “Darul Abror” Kace is in the form of the Ministry of Religion Curriculum for MA and Diknas Curriculum for SMP. In addition, it also implements the Pesantren Curriculum which is adopted from the Gontor Curriculum but is adapted to the characteristics of the local culture (Bangka people). The Arabic learning methods at the Islamic Boarding School “Al-Islam” Kemuja are as follows: Classical (adjusting to the material), Translated Grammar (Yellow Book), Demonstration (for mufrodat memorization), while the Arabic learning method at Darul Abror Kace Islamic Boarding School is Classical (Diknas curriculum) and Ministry of Religion), Direct Method (language of instruction: Arabic) for Islamic Subject and Arabic Language, Daily Habit (Muhadatsah) (weekly Arabic and English), Memorization Repetition (mufrodat) and sentence examples, Demonstration (Muhadatsah) every Sunday, Watching Arabic language films (for Istima '), and Arabic drama performances. The evaluation system for learning Arabic at Pesantren Al-Islam Kemuja and Pesantren Darul Abror Kace refers to the Ministry of Religion. (UTS and UAS). In addition, at the Al-Islam Islamic Boarding School there is an evaluation of the ability to read and understand the Kitab Kuning (written and practical exams), as well as practice exams (for mufrodats and Muhadatsah in Arabic). At Darul Abror Islamic Boarding School there is also an evaluation through observation of the use of Arabic in everyday life, and for students who violate it, they are given punishment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kurikulum, metode, dan sistem evaluasi pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Al-Islam Kemuja dan Pesantren Darul Abror Kace, serta perbandingan antara pembelajaran bahasa Arab di Pesantren Al-Islam Kemuja dan Pesantren Darul Abror Kace. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Bahasa Arab di Pesantren Al-Islam Kemuja berupa Kurikulum Kemenag dan juga Kurikulum Pesantren (Program Salafiyah). Kajian lebih difokuskan pada Kitab kuning (Turats). Sedangkan Kurikulum Bahasa Arab di Pesantren Darul Abror Kace berupa Kurikulum Kemenag. untuk MA dan Kurikulum Diknas untuk SMP. Selain itu juga menerapkan Kurikulum Pesantren yang diadopsi dari Kurikulum Gontor namun disesuaikan dengan karakteristik budaya lokal (masyarakat Bangka). Metode pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Al-Islam Kemuja adalah sebagai berikut: Klasikal (menyesuaikan dengan materi), Gramatika terjemah (Kitab Kuning), Demonstrasi (untuk hafalan mufrodat), adapun Metode pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Darul Abror Kace adalah Klasikal (kurikulum Diknas dan Kemenag), Metode langsung (bahasa pengantar: Bahasa Arab) untuk Mapel Keislaman dan Bahasa Arab, Pembiasaan (Muhadatsah) sehari-hari (Arab dan Inggris mingguan), Pengulangan Hafalan (mufrodat) dan contoh-contoh kalimat, Demonstrasi (Muhadatsah) setiap minggu, Menonton Film berbahasa Arab (untuk Istima’), Pertunjukan drama berbahasa Arab. Sistem evaluasi pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Al-Islam Kemuja dan Pesantren Darul Abror Kace mengacu ke Kemenag. (UTS dan UAS). Selain itu di Pesantren Al-Islam ada evaluasi terhadap Kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning (Ujian tertulis dan Praktek), serta Ujian Praktek (untuk mufrodat dan Muhadatsah bahasa Arab). Di Pesantren Darul Abror juga ada evaluasi melalui observasi terhadap penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, dan bagi santri yang melanggar diberikan punishment.
Wakaf Muhammadiyah dalam Membangun Pendidikan Berkemajuan di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro Nurul Mahmudah; Dea Tara Ningtyas; Supiah Supiah; Julduz R Paus
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1418

Abstract

The writing of this research aims to explain the management and impact of waqf for education in SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro City. As for the background in this writing is the demands and expectations of the community for the greater quality of education but the capacity of the government is not yet worth the demand of the community. So the waqf movement became one of the alternatives offered to answer the challenge. Waqf movement, especially in SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan aims to improve the quality of education in accordance with Muhammadiyah jargon namely "advanced education". This research is a qualitative study with this type of case study research. The data sources in this study consist of primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques are conducted in the form of observations, interviews and documentation. The methods of data analysis are data reduction, data presentation and verification. The results of this study show that the waqf movement in SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro City is supported not only by Muhammadiyah cadres but from sympathizers and the general public. The waqf development strategy carried out at SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro consists of (1) the conversion (substitution) of waqf assets, (2) promotion and socialization, (3) the management of waqf assets by prioritizing the allocation of waqf with regard to the 2015-2027 plan, (4) establishing partnerships and (5) strengthening the teachings of Al-Ma'un Muhammadiyah. The impact of waqf has a profound effect on the quality of education such as the improvement of school facilities and the education system in the school. Keywords: Waqf Muhammadiyah, Advanced Education Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pengelolaan dan dampak wakaf bagi pendidikan di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro. Adapun yang menjadi latar belakang dalam penulisan ini adalah tuntutan dan harapan masyarakat akan kualitas pendidikan yang lebih besar namun kapasitas yag dimiliki pemerintah belum sepadan dengan permintaan masyarakat. Sehingga gerakan wakaf menjadi salah satu alternative yang ditawarkan untuk menjawab tantangan tersebut. Gerakan wakaf khususnya di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan jargon Muhammadiyah yakni “pendidikan berkemajuan”.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dansumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun metode analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan wakaf di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro tidak hanya didukung oleh kader Muhammadiyah saja melainkan dari simpatisan dan masyarakat umum. Adapun strategi pengembangan wakaf yang dilakukan di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro terdiri dari (1) penukaran (substitusi) harta wakaf, (2) promosi dan sosialisasi, (3) pengelolaan harta wakaf dengan memprioritaskan alokasi wakaf dengan memperhatikan renstra tahun 2015-2027, (4) menjalin kemitraan dan (5) Memperkuat ajaran Al-Ma’un Muhammadiyah. Dampak wakaf sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan seperti peningkatan fasilitas sekolah dan sistem pendidikan di sekolah tersebut.
Efektifitas Efektifitas Pendidikan Karakter melalui Metode Storytelling bagi Siswa Tingkat Menengah Atas: (Studi Implementasi di SMK Negeri 3 Pekalongan) Nurul Istiani; Athoillah Islamy
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1419

Abstract

The large number of delinquency phenomena of school students is one of the crucial problems that are the big responsibility of educational institutions. In this context, the embodiment of character values ​​in all forms of the learning process in schools is a necessary and important thing to always be emphasized. This study aims to see the effectiveness of the implementation of character education through the storytelling method for students at the senior secondary education level, such as vocational high schools (SMK). Given that so far the storytelling method is more dominant in middle and lower education students. This research is a qualitative research in the form of observation and interviews. The subjects in this study were students of SMK Negeri 3 Pekalongan. Meanwhile, the theory used as an analysis knife is the theory of Thomas Lickona and Tony R. Sanchez. This study concludes that character education through the storytelling method can attract students' attention and imagination in listening to and living the moral messages about ethical values ​​contained in storrytelling, especially if the story material is a factual story that comes from religious teachings or the life story of a scientist in field of student vocational concentration taken at the SMK. Banyaknya fenomena kenakalan siswa sekolah merupakan salah satu masalah krusial yang menjadi tanggung jawab besar lembaga pendidikan. Dalam konteks ini, perwujudan nilai karakter dalam segala bentuk proses pembelajaran di sekolah menjadi hal yang perlu dan penting untuk selalu ditekankan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan implementasi pendidikan karakter melalui metode bercerita pada siswa jenjang pendidikan menengah atas seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mengingat selama ini metode bercerita lebih dominan pada siswa pendidikan menengah ke bawah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berupa observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 3 Pekalongan. Sedangkan teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Thomas Lickona dan Tony R. Sanchez. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter melalui metode mendongeng dapat menarik perhatian dan imajinasi siswa dalam menyimak dan menghayati pesan moral tentang nilai-nilai etika yang terkandung dalam penceritaan, terutama jika materi cerita merupakan cerita faktual yang bersumber dari ajaran agama atau kisah hidup seorang ilmuwan di bidang konsentrasi siswa SMK yang diambil di SMK.
Tingkat Kepuasan Widyaiswara Terhadap Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Dengan E-Learning Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sdm Daerah Provinsi Kepuluan Bangka Belitung Tahun 2020 Enny Habibah
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1427

Abstract

In the New Normal era, Administrator Leadership Training is an administrator leadership training for civil servants which aims to improve performance leadership competencies must be implemented with e-learning, e-learning is an educational system that uses an electronic application system to support the teaching and learning process using internet, because the administrator leadership training with e-learning is the first training held in Bangka Belitung Province, therefore it is necessary to conduct an evaluation. This study aims to conduct a study of Widyaiswara's satisfaction with the implementation of Administrator Leadership Trainingwith e-learning, satisfaction is the feeling when expectation becomesreality. The research was carried out using a qualitative method by distributing questionnaires via google drive to the BKPSDM’s widyaiswara as an instructor of the education and training. The result shows that 14.12% widyaiswara were most satisfied, 50.57% were satisfied, 26.48% were quite satisfied, 7.65% were not satisfied, and 1.18% were dissatisfied, so it can be concluded that Widyaiswara was satisfied with the implementation of administrator leadership training with e-learning and further research was needed to find out the satisfaction of the participants and organizers. Di era New Normal Pelatihan kepemimpinan Administrator (PKA) yang merupakan pelatihan Kepemimpinan Administrator bagi Aparatur sipil negara (ASN) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan kinerja harus dilaksanakan dengan e-learning, dimana e-learning merupakan sistem pembelajaran yang menggunakan konsep sistem aplikasi elektronik dengan menggunakan konsep pembelajaran jarak jauh, karena pelatihan kepemimpinan Administrator dengan e-learning ini merupakan pelatihan yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Kepuluauan Bangka Belitung sehingga perlu dilakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kepuasaan widyaiswara terhadap pelaksanaan PKA dengan e-learning, dimana kepuasan adalah perasaan yang muncul saat kita membandingkan antara apa yang kita harapkan dengan apa yang menjadi kenyataan. Penelitian di dilakukan dengan metode kualitatif dengan dengan cara membagikan kuesioner melalui berupa geogle form kepada widyaiswara BKPSDM sebagai pengampuh mata diklat, dari penelitian yang dilakukan terhadap kepuasan widyaiswara didapat hasil 14,12% widyaiswara menyatakan sangat puas, 50.57 % puas. 26.48 % cukup puas.7,65 % kurang puas, dan 1.18% widyaiswara tidak puas sehingga dapat disimpulkan widyaiswara merasa puas terhadap pelaksanan PKA yang dilakukan dengan e-learning dan untuk mengetahui kepuasan peserta dan penyelenggara perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Dampak Penyelenggaraan Pendidikan Dan Pelatihan Menggunakan Distance Learning Bagi Widyaiswara Pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Desy luciawaty
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1433

Abstract

During the Covid 19 pandemic, education and training activities changed, before the pandemic everything was carried out normally in the classroom, at this time during the pandemic, the implementation of education and training for government officials at BKPSDM Bangka Belitung Province turned into a distance learning method. The purpose of the study was to find out how the implementation of training using a distance learning model for widyaiswara in the 2020 PKA training at BKPSDM, Bangka Belitung Province. The research method used in this study using qualitative research methods to obtain information about widyaiswara's perspective on the implementation of education and training using distance learning methods. The data collection technique used in this study, by surveying all lecturers who became facilitators in the administrator leadership training, by making several questions that were asked to the widyaiswara and distributed via a google form, besides that, direct observation were also carried out during the administration of leadership training in 2020 .Widyaiswara perspective as a facilitator about difficulties in learning using distance learning methods in administrator leadership training is an inconvenient internet signal network, as well as facilities and infrastructure that are less supportive, there are difficulties in communicating and interacting with participants, and less able to monitor the activeness of participants. moreover, the convenience felt by widyaiswara on learning using distance learning, which is more flexible, The collection of participants' tasks is easier, saving more time in learning because the time in distance learning is shorter and can reach to other places in a shorter time, easier in learning management, and can avoid disease transmission, so it is expected to learn using distance learning methods, the need for organizers to improve the internet network, prepare facilities and infrastructure that support to steady implementation of these activities, and as a widyaisawara the need to improve technical skills in learning using e learning, so that learning could operate better and dynamic. Pada masa pandemi covid 19, membuat aktivitas pendidikan dan pelatihan mengalami perubahan, sebelum pandemi semua dilakukan dengan normal di dalam kelas, pada saat sekarang di masa pandemi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan untuk para aparatur pemerintah di BKPSDM Provinsi Bangka Belitung berubah menjadi metode distance learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan diklat menggunakan model distance learning bagi widyaiswara pada diklat Pelatihan Kepemimpinan Administraor tahun 2020 di BKPSDM Provinsi Bangka Belitung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan informasi tentang perspektif widyaiswara terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan menggunakan metode distance learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, dengan melakukan survey kepada seluruh widyaisawara yang menjadi fasilitator pada pelatihan kepemimpinan administrator, dengan membuat beberapa pertanyaan yang diajukan kepada widyaiswara dan disebarkan melalui google form, selain itu, juga dilakukan observasi secara langsung pada saat pelaksanaan Pelatihan kepemimpinan administrator tahun 2020. perspektif widyaiswara sebagai fasilitator mengenai kesulitan pada pembelajaran menggunakan metode distance learning pada pelatihan kepemimpinan administrator yaitu jaringan sinyal internet yang kurang baik, serta sarana dan prasarana yang kurang mendukung, adanya kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta, serta kurang dapat memantau keaktifan peserta, selain itu kemudahan yang dirasakan widyaiswara pada pembelajaran menggunakan distance learning yaitu lebih fleksibel, pengumpulan tugas peserta lebih mudah, lebih menghemat waktu dalam pembelajaran karena waktu dalam pembelajaran distance learning lebih pendek dan bisa menjangkau ke tempat lain dalam waktu yang lebih singkat, kemudahan dalam pengelolaan pembelajaran, serta bisa terhindar dari penularan penyakit, sehingga diharapakan pada pembelajaran menggunakan metode distance learning, perlunya pihak penyelenggara meningkatkan jaringan internet, mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung untuk kelancaran pelaksanan kegiatan tersebut, dan sebagai seorang widyaisawara perlunya meningkatkan kemampuan tehnis dalam pembelajaran menggunakan e learning, agar pembelajaran dapat berjalan lebih baik dan dinamis.
The Dialectical Spirals of the Civilization Paradigm Muh Wasith Achadi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1468

Abstract

The existence of a civilization is of concern to both Western and Eastern scientists. Scientists observe and examine the various factors that led to the fall and rise of a civilization. They also explore various things that make the existence of a civilization survive amidst various challenges. In the perspective of Muslim scientists, there are various factors that cause a civilization to exist and a civilization to collapse. According to them, one of the factors that can cause the collapse of a civilization is tyranny. Meanwhile, one of the most dominant factors determining the existence of a civilization is social justice. This article will elaborate the dialectical spiral civilization paradigm from the perspective of Muslim scientists. Keberadaan peradaban menjadi perhatian para ilmuwan Barat dan Timur. Ilmuwan mengamati dan meneliti berbagai faktor yang menyebabkan jatuhnya suatu peradaban. Mereka juga mengeksplorasi berbagai hal yang membuat eksistensi suatu peradaban tetap bertahan di tengah berbagai tantangan. Dalam perspektif ilmuwan Muslim, ada berbagai faktor yang menyebabkan munculnya peradaban dan kehancuran peradaban. Menurut mereka, salah satu faktor penyebab runtuhnya suatu peradaban adalah tirani. Sedangkan salah satu faktor yang paling dominan menentukan keberadaan suatu peradaban adalah keadilan sosial. Artikel ini akan menguraikan paradigma peradaban spiral dialektis dari perspektif ilmuwan Muslim.

Page 6 of 15 | Total Record : 142