cover
Contact Name
Noblana Adib
Contact Email
edugamaiainbabel@gmail.com
Phone
+6282282246509
Journal Mail Official
edugamaiainbabel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Petaling Km.13 Kelurahan Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 33173
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 25988115     EISSN : 26140217     DOI : https://doi.org/10.32923/
Core Subject :
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, is published twice a year by the Graduate Program IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Focus and Scope This journal departs from philosophy of Religious Education, which aims at becoming contain ideas, research results in educational, social and religious.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Multidimensional Thinking Paradigm in Multicultural Education (Study of the Thought of Musa Asy'arie) Zaprulkhan Zaprulkhan
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1510

Abstract

The multidimensional educational paradigm departs from the understanding that human nature is multidimensional as material and spiritual beings, economic beings, political creatures, social beings, and also religious beings. Likewise, the problems faced in real life are multidimensional in nature including economic, social, cultural, legal, political and religious issues. To deal with these multidimensional humanitarian problems, undoubtedly requires a multidimensional thinking paradigm that is capable of providing multidimensional solutions. One of the application strategies for multidimensional thinking in the realm of education is to implement multicultural education. Therefore, this short article will discuss the multidimensional thinking paradigm of Musa Asy’arie's perspective in the field of multicultural education. Paradigma pendidikan multidimensi berangkat dari pemahaman bahwa hakikat manusia multidimensi sebagai makhluk material dan spiritual, makhluk ekonomi, makhluk politik, makhluk sosial, dan juga makhluk religius. Begitu pula dengan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan nyata yang bersifat multidimensi antara lain masalah ekonomi, sosial, budaya, hukum, politik dan agama. Untuk mengatasi permasalahan kemanusiaan yang multidimensi tersebut, niscaya dibutuhkan paradigma berpikir multidimensi yang mampu memberikan solusi multidimensi. Salah satu strategi penerapan pemikiran multidimensi dalam ranah pendidikan adalah dengan melaksanakan pendidikan multikultural. Oleh karena itu, artikel singkat ini akan membahas paradigma berpikir multidimensi perspektif Musa Asy'arie dalam bidang pendidikan multikultural.
Pendidikan Multikultural: Analisis Pengajaran Agama Islam Di Sekolah Dasar Negeri Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Noblana Adib; Rada Rada
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1571

Abstract

It is very motivating to see how multicultural education practices in elementary schools in Bangka Belitung Province. In particular, looking at the teaching practice of the teacher of Islamic religious education in the classroom, how teachers use the existing manual book in their daily explanations in the classroom. This type of research is qualitative. Qualitative research is a research procedure that produces descriptive data: speech or writing and the observable behavior of the people (the subject) itself. This approach immediately identifies the setting and the individuals in that setting as a whole. There are six analytical textbooks in this study were written by the same author, Achmad Farichi and Kawan-Kawan, (et al), and all were published in 2007. The publisher of this Islamic religious education textbook is Yudhistira. Therefore, based on observations and reading results in Islamic education textbooks, multicultural education policies do not affect the process of Islamic religious education for teachers at Public Elementary School 10 (RSBI) Pangkalpinang, Bangka Belitung Islands Province. The textbook published by Yudhistira did not mention the influence of educational policies regarding multicultural education that should have been in the text of Islamic education. Sangat menarik melihat bagaimana praktek pendidikan multikultural di sekolah dasar di Provinsi Bangka Belitung. Khususnya melihat praktek pengajaran guru pendidikan agama Islam di kelas, bagaimana guru-guru menggunakan buku panduan yang ada ke dalam penjelasan-penjelasan materi guru tersebut sehari-hari di kelas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif: ucapan atau tulisan dan prilaku yang dapat diamati dari orang-orang (subjek) itu sendiri. Pendekatan ini langsung menunjukkan setting dan individu-individu dalam setting itu secara keseluruhan. Enam buku teks dianalisis dalam penelitian ini adalah ditulis oleh penulis yang sama, Achmad Farichi dan Kawan-Kawan, (dkk), dan semua diterbitkan pada tahun 2007. Penerbit buku text pendidikan agama Islam ini adalah Yudhistira. Jadi berdasarkan pengamatan dan hasil bacaan pada buku text pendidikan Agama Islam, kebijakan pendidikan multikultural tidak mempengaruhi proses pengajaran pendidikan agama Islam guru di Sekolah Dasar Negeri 10 (RSBI) Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Buku text terbitan Yudhistira sama sekali tidak menyebutkan adanya pengaruh kebijakan politik pendidikan mengenai pendidikan multikultural yang semestinya ada pada puku text pendidkan agama Islam.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Akhlakul Karimah Remaja Desa Air Gegas Ridoni Ridoni; Dian Puspita eka Putri; Gita Wulandari; Novita Sari; Rizky Tamila
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1595

Abstract

Adolescence is a period that shows the nature of the transition from childhood to adolescence. Social media has a huge impact on the morals of teenagers today. Simple examples are not uncommon for teenagers' daily activities to be shared via social media. As is evident in Air Gegas Village, they are accustomed to being educated and nurtured by their parents to do, namely good deeds (behavior), but on the other hand, there are still some teenagers who have bad morals. So that it can result in them being influenced by the social media they use in everyday life without any direct filter from parents. Because the impact of that action can affect the morals of a teenager. This research uses quantitative methods. This research will also measure the level of use of social media. Akhlakul karimah in Air Gegas village increased by a value of 956. This shows that the existing Social Media variables contribute positively to morals, so that the more complete social media is, the more akhlakul karimah teenagers in Air Gegas Village will increase. There is an influence of social media on the morals of teenagers in Air Gegas Village. Remaja merupakan masa yang menunjukkan sifat transisi dari kanak-kanak menjadi remaja. Media sosial membawa dampak sangat besar terhadap akhlakul karimah remaja di masa sekarang. Contoh sederhana tidak jarang aktivitas sehari-hari remaja di bagikan lewat media sosial. Seperti yang nyata terjadi di Desa Air Gegas, mereka terbiasa dididik dan diasuh oleh kedua orang tuanya untuk melakukan, yakni perbuatan (perilaku) yang baik, namun disisi yang lain, masih terdapat beberapa remaja yang memiliki akhlak yang kurang baik. Sehingga dapat mengakibatkan mereka terpengaruh oleh media sosial yang digunakannya dalam kehidupan sehari-hari tanpa ada filter dari orang tua secara langsung. Dampak yang ditimbulkan dari perbuatan itu dapat mempengaruhi akhlakul karimah seorang remaja. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif.Penelitian ini dilakukan akan diukur pula tingkat penggunaan media social. akhlakul karimah desa Air Gegas meningkat sebesar nilai 956. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel Media Sosial yang ada berkontribusi positif bagi akhlakul karimah, sehingga makin komplet Media Sosial, makin meningkat pula akhlakul karimah remaja Desa Air Gegas.Ada pengaruh media sosial terhadap akhlakul karimah remaja desa Air Gegas.
Rate of Return Risk pada Perbankan Syariah di Indonesia Hendra Cipta
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i2.1601

Abstract

The rate of return risk is one of the risks that Islamic banks in Indonesia should pay attention to. The purpose of this research is to predict the factors that affect the rate of return risk of Islamic banking in Indonesia (namely Islamic Commercial Banks and Sharia Business Units) from 2015 to 2019. The research methodology used is multiple regression with the EViews data processing application. version 9. The results of this study found that the deposit variable has a significant positive effect on the rate of return risk, while the BI-rate variable does not effect on the rate of return risk of Islamic banks in Indonesia. Rate of return risk merupakan salah satu risiko yang harus menjadi perhatian oleh bank syariah di Indonesia. Maksud dari penelitian ini adalah untuk memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi rate of return risk perbankan syariah di Indonesia (yaitu Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah) dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Metodologi penelitian yang digunakan adalah regresi berganda dengan aplikasi pengolah data EViews versi 9. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel deposito mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap rate of return risk sedangkan variabel BI-rate tidak berpengaruh terhadap rate of return risk bank syariah di Indonesia.
Relevansi Pemikiran Pendidikan KH. Imam Zarkasyi Dalam Pembentukan Intrapersonal Intelegensi Robiatul Adawiyah; Ryan Eka Rahmawati; Mohamad Salik
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1663

Abstract

This article discusses about the relevance of KH Imam Zarkasi thoughts of education in developing intrapersonal intelligence. It is a kind of library research using descriptive-qualitative method. The resutt of this research shows that KH. Imam Zarkasi`s thoughts are still very relevant to be implemented in developing students` intrapersonal intelligence. Among of his thoughts are; 1) developing intrapersonal intelligence can be through two ways; intentionally, that is through education in formal institutions, and unintentionally that is through interaction with the surrounding community and the nature. 2) The method of learning to develop intrapersonal intelligence is through individual training; by entrusting children to carry out their own duties with full responsibility, giving children the opportunity to make their own decisions and be responsible for their decisions, and other similar activities. These thoughts have been applied by KH Imam Zarkasi through the institution he developed, namely Pondok Pesantren Gontor. Among of his renewal efforts are; The implementation learning using classical system, the use of learning methods that provide opportunities for children to develop their thinking power critically, independently and responsibly, and provide extracurricular activities as a forum for students to develop themselves. Education Thoughts, KH. Imam Zarkasyi, Intrapersonal Intelligence
Praktik Sosial Ziarah Makam Komunitas Pemuda pada Masa Pandemi di Nganjuk (Studi Kasus Komunitas Pemuda Indonesia Motivational and Spiritual Consultant TemuRos'e) Mochammad Nur Ilham; Agus Mahfud Fauzi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1718

Abstract

Abstrak Ziarah makam merupakan wujud akulturasi antara budaya dan agama. Kehadiran ziarah makam dalam kehidupan masyarakat memiliki titik sejarah yang telah disempurnakan dengan hadirnya agama.Ziarah makam yang dilakukan oleh pemuda cenderung memiliki tujuan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan mereka. Masa pandemi memberikan kesempatan bagi para pemuda untuk lebih intens dalam suatu komunitas yang mereka ikuti. Komunitas pemuda memiliki salah satu kegiatan yakni ziarah makam yang dilakukan secara rutin sesuai dengan hari yang telah ditentukan.Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui praktik sosial ziarah makam yang dilakukan oleh salah satu komunitas pemuda (Indonesia Motivational and Spiritual Consultant Temu Ros’e). Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, berdasarkan atas pengalaman dari subjek atau informan. Penelitian yang ada ini akan mengambil sebuah teori praktik sosial dari Pierre Bordieu yang menjelaskan bahwa praktik sosial merupakan suatu keadaan dalam kehidupan sosial individu yang terbentuk dari korelasi antara habitus dan agen dalam menerapkan praktik tersebut.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik sosial ziarah makam yang dilakukan oleh komunitas pemuda didasarkan atas kepentingan dan tanggung jawab.
Strategi Pendidikan Toleransi Beragama dan Implikasinya terhadap Keutuhan NKRI di Bangka Belitung Suparta Suparta
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1749

Abstract

This article aims to review and describe the strategy of religious tolerance education and its impact on the integrity of the Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) in Bangka Belitung. In the Bangka Belitung Islands, the life of the people is very heterogeneous and has a high level of plurality. There are many portraits of the diversity of ethnicities, cultures, religions, ethnicities and languages ​​that are integrated into the social dynamics of the people in Bangka Belitung. Of course, this plurality has the potential to cause horizontal conflict in society. Therefore, to study and examine in depth this reality an in-depth interview technique is used to obtain clear information about the principles of religious tolerance from the perspective of Islam, Christianity, Buddhism, Hinduism, and Confucianism. As a result, there are three educational strategies that can be developed by religious communities in Bangka Belitung; first, the strategy of educating the internal religious community; second, the strategy of educating people to maintain harmony between fellow religious communities; and third, the strategy of educating people to maintain harmony with the government. Artikel ini bertujuan untuk mengulas dan memaparkan strategi pendidikan toleransi beragama dan dampaknya terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Bangka Belitung. Di Kepulauan Bangka Belitung kehidupan masyarakatnya sangat heterogen dan memiliki tingkat pluralitas yang tinggi. Ada banyak potret keragaman suku, budaya, agama, etnis, dan bahasa yang menyatu dalam dinamika sosial masyarakat di Bangka Belitung. Tentu, pluralitas tersebut berpotensi menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat. Oleh karena itu untuk mengkaji dan menelaah secara mendalam realitas tersebut digunakan teknik wawancara mendalam untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai prinsip toleransi beragama dalam perspektif agama Islam, Kristen, Budha, Hindu, dan Konghucu. Hasilnya, ada tiga strategi pendidikan yang dapat dikembangkan oleh umat beragama yang ada di Bangka Belitung; pertama, strategi mendidik dalam internal umat beragama; kedua, strategi mendidik umat untuk menjaga kerukunan antara sesama umat beragama; dan ketiga, strategi mendidik umat untuk menjaga kerukuan dengan pemerintah.
Implementasi Hukum Adat Suku Jerieng dalam Perspektif Pendidikan Islam Yuni Iswanto; Sardi Sardi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1797

Abstract

This research was carried out to see the existence of the Jerieng tribe who still carry out tribal activities such as enforcing customary law for their citizens, it is considered that some residents outside this community are something useless and not in accordance with the present era or are often called conservative. This research is expected to be able to generate and change this paradigm. In fact, what is the perspective of residents outside the Jerieng tribe community is not true. In this study, researchers used qualitative methods, namely research or investigations that aim at solving problems that exist in the implementation of Jerieng tribal law. The intention is to see the implementation of customary law in the current Jerieng people. The main data collection was done through observation and in-depth interviews. Furthermore, all data collected, both primary and secondary data in the form of books, scientific papers, articles, observations or interviews, are analyzed (content analysis) and collided with theoretical foundations in order to obtain a picture and conclusion. The results showed that the implementation of customary law of the Jerieng tribe such as Maleng customary law, Betian customary law in Uten, Bekelai and Munoh customary law, Buyong and Pateng Pemalei customary law which is still valid in the Jerieng tribal area contains Islamic educational values. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat eksistensi suku Jerieng yang masih melaksanakan aktivitas kesukuan seperti memberlakukan hukum adat bagi warganya dianggap sebagian warga diluar komunitas ini adalah sesuatu yang sia-sia dan tidak sesuai dengan zaman sekarang atau sering disebut kolot. Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan dan merubah paradigma tersebut. Sesungguhnya apa yang menjadi perspektif warga diluar komunitas suku Jerieng itu tidak benar. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian atau penyelidikan yang bertujuan pada pemecahan masalah yang ada pada implementasi hukum adat suku Jerieng. Dimaksudkan untuk melihat implementasi hukum adat pada masyarakat suku Jerieng yang berlaku sekarang ini. Pengumpulan data utamanya dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Selanjutnya semua data yang terkumpul, baik data primer dan sekunder yang berbentuk buku, karya ilmiah, artikel, hasil observasi atau wawancara dianalisis (content analysis) dan diperbenturkan dengan landasan teori agar didapat gambaran dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum adat suku Jerieng seperti Hukum adat Maleng, hukum adat Betian di Uten, hukum adat Bekelai dan Munoh, hukum adat Buyong dan Pateng Pemalei yang hingga kini masih berlaku di wilayah suku Jerieng mengandung nilai-nilai pendidikan Islam.
Analisis Tingkat Efektivitas Sistem Informasi Akademik IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Priyanggo Karunia Rahman; Lussiana ETP
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1805

Abstract

IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung implements an academic information system at located at http://ecampus.iainsasbabel.ac.id. In the academic system, there is some information that can be obtained by students. All menus contained in the academic system of IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung are very beneficial for the campus, especially for students. With regard, it is necessary to measure the level of effectiveness of the academic information system application IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. To measure the level of effectiveness of the academic information system IAIN SAS Bangka Belitung then used standard the ISO 9126 with indicators of Functionality, Reliability, Usability, and Efficiency. The results showed that the four indicators of the standard ISO 9126 provide sufficiently effective, and efficient for the students in the use of Academic Information Systems. IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menerapkan sistem informasi akademik yang beralamat http://ecampus.iainsasbabel.ac.id. Di dalam sistem informasi akademik ini terdapat beberapa informasi yang bisa didapat oleh mahasiswa. Seluruh menu yang terdapat dalam sistem akademik IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang disiapkan sangat bermanfaat bagi kampus terutama bagi mahasiswa. Berkaitan dengan hal tersebut perlu diukur tingkat efektivitas dari aplikasi sistem informasi akademik IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Untuk mengukur tingkat efektivitas sistem informasi akademik IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung digunakan standart ISO 9126 dengan indikator Functionality, Reliability, Usability dan Efficiency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat variabel ISO 9126 memberikan hasil cukup efektif dan efisien bagi mahasiswa dalam penggunaan Sistem Informasi Akademik.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kemajuan SD Muhammadiyah Jogokariyan Mohammad Hamdan; Dian Hidayati
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i1.1826

Abstract

The transactional, transformational, and formal legal leadership models of school principals for educators and education staff play an important role in determining the progress of the institution they lead. The purpose of this study is to describe that the leadership style of the principal of SD Muhammadiyah Jogokariyan influences the progress of SD Muhammadiyah Jogokariyan. This study uses descriptive qualitative methods, data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that (1) the Principal of SD Muhammadiyah Jogokariyan applied a transactional leadership style, namely the principal focused on the role of coordinator, supervisor, and team performance appraisal. The principal is responsible for individual performance to achieve the best final result. Principals give awards to teachers who excel as motivation for other teachers. The Principal of SD Muhammadiyah Jogokariyan also applies transformational leadership, which is enthusiastic about helping teachers who have difficulties in classroom administration or other matters related to education in schools so that teachers continue to be enthusiastic in serving in the world of education. (2) a positive leadership style is the right alternative for school progress, namely building a positive school climate, establishing positive relationships between school members and local residents, and positive communication between school residents. (3) The Principal of SD Muhammadiyah Jogokariyan uses a humanist approach by holding regular weekly meetings with school residents or visiting the homes of community leaders to invite together to promote SD Muhammadiyah Jogokariyan

Page 7 of 15 | Total Record : 142