cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA CAI MATA PELAJARAN BAHASA MANDARIN MATERI PENGENALAN WAKTU KELAS X SMKN 2 JOMBANG RIZKI W, NESYIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia melalui lisan maupun tulisan untuk mendapatkan informasi. Oleh karena itu kemampuan bahasa sangatlah penting dimiliki oleh setiap individu. Berdasarkan hasil wawancara pada studi awal, siswa mengalami masalah pada pelajaran bahasa mandarin pada materi waktu, karena tidak sesuainya media yang digunakan. Hal ini menyebabkan 21 siswa dari 34 siswa mendapatkan nilai dibawah KKM. Oleh karena itu diperlukan sebuah media pembelajaran CAI berbasis Android. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media CAI berbasis android mata pelajaran Bahasa Mandarin untuk siswa kelas X SMKN 2 Jombang yang layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Model yang digunakan dalam pengembangan media pembelajaran ini adalah model R&D. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, angket dan tes. Jenis data yang diperoleh adala jenis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji kelayakan media pembelajaran CAI berbasis Android hasil pengembangan pada uji coba ahli materi I adalah 89.43% (sangat baik) dan ahli materi II adalah 94.23% (sangat baik)yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk ahli media I mendapatkan 98% dan ahli media II mendapatkan 95% (sangat baik) yang mendapatkan kategori sangat baik. Sedangakan pada uji coba kelompok perorangan hasil presentasi yang didapatkan sebanyak 90% (sangat baik), kelompok kecil sebesar 91% (sangat baik)sedangakan kelompok besar sebesar 96% (sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa media pebelajaran CAI berbasis android ini dikatakan layak untuk digunakan untuk proses pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui kefektifan media pembelajaran pengembang mengunakan uji-t dengan d.b = N-1 = 34-1 = 33 dengan taraf kesalah 5%, kemudian diperoleh harga t_tabel : 0,339 dan t_hitung: 6,938 Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam pengunaan media CAI berbasis android pada mata pelajaran bahasa Mandarin untuk kelas X SMKN 2 Jombangefektif. Kata Kunci: Pengembangan Media, CAI, Bahasa Mandarin. Abstract Language is a communication tool used by humans through oral and written for information. It is therefore very important language skills possessed by each individual. Based on interviews at the beginning of the study, students having problems in learning Chinese language at the material time, due to the incompatibility of media used. This led to 21 students from 34 students scored below the KKM. Therefore we need an Android-based learning media CAI. This research aims to develop Android-based media CAI subjects of Chinese Language for students of class X SMK 2 Jombang viable and effectively used in the learning process. The model used in this media development is a model of R & D. Data collection method used is documentation, interview , questionnaires and tests. The type of data obtained is types of qualitative and quantitative data. The results of the feasibility test Android-based instructional media CAI result of the development of the trial subject matter experts I is 89.43% (excellent) and subject matter experts II is 94.23% (excellent) which is included in the excellent category. As for the media experts I get 98% and the second media experts get 95% (excellent) achieved an excellent category. While the trials of a group of individuals presenting results obtained as much as 90%(excellent), a small group of 91%(excellent) while the large group 96% (excellent). It can be concluded that the media android based CAI be fit for use for the learning process. Furthermore, to determine the effectiveness of instructional media developers using t-test with db = N-1 = 34-1 = 33 with a level of misunderstanding of 5%, then the price obtained t_table: 0,339 and t_count: 6.938. It can be concluded that the use of media CAI android subject for Mandarin for class X SMK 2 Jombang effective.
PENGEMBANGAN MEDIA CAI PADA MATERI CHAPTER 10 ATTENTION PLEASE ! PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS VII-A DI SMPN 22 SURABAYA Nandera Sari, Fristia
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian di kelas VII-A SMP Negeri 22 Surabaya dilatarbelakangi karena permasalahan belajar pada mata pelajaran Bahasa Inggris pada materi Chapter 10 Attention Please!, yakni kurangnya pemahaman siswa terhadap materi tersebut yang dikarenakan oleh metode guru yang bertumpu hanya pada buku teks saja dan pembelajaran dengan metode ceramah. Berdasar pada hal diatas maka diperlukan adanya pengembangan media CAI yang layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang diperlukan untuk mengatasi masalah belajar yang dihadapi. Pengembangan Media CAI yang menggunakan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Develop and Evaluate) oleh Ivers dan Baron. Pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap yaitu validasi ahli materi dan ahli media, uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, angket, dantes. Teknik analisis data menggunakan teknik PSA dan PSP untuk instrumen angket siswa, kemudian untuk instrumen tes menggunakan rumus Uji T-Tes. Hasil uji validasi kelayakan media CAI berdasarkan hasil perhitungan wawancara ahli materi adalah 87% (layak), hasil perhitungan wawancara ahli media adalah 100% (layak), Untuk data perolehan uji t nilai dari pretest dan postest kelas ekperimen dan kontrol maka diperoleh bahwa besar thitung = 4,305> ttabel = 2,000 yang dapat disimpulkan maka dapat disimpulkan penggunaan media CAI di kelas eksperimen membedakan hasil belajar dengan kelas kontrol dimana hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada hasil belajar kelas controlsehingga dapat dikatakan bahwa media yang diujicobakan efektif. Kata kunci: Pengembangan Media, CAI, Bahasa Inggris, Attention Please, SMP Abstract Research in class VII-A SMP Negeri 22 Surabaya background for learning problems in teaching English in the materials Chapter 10 Attention Please !, namely the lack of student understanding of the material that is caused by gru method that relies only on textbooks alone and learning methods lecture. Based on the above it is necessary to the development of a viable media CAI and effectively to improve student learning outcomes required to overcome learning problems encountered.   Development Media CAI development model DDD-E (Decide, Design, Develop and Evaluate) by Ivers and Baron. Implementation of the trials conducted several stages of validation material experts and media expert, individual trials, piloting a small group, and large group trial. Methods of data collection using structured interviews, questionnaires, and tests. Analysis using PSA techniques and PSP for the student questionnaire instrument, then to the test instrument using the formula Test T-Test.   Test results validate the feasibility media CAI based on calculations expert interview material was 87% (feasible), the calculation results interview media expert is 100% (decent), to the data acquisition t test values ??of pretest and posttest grade experimental and control then obtain that the thitung = 4.305 > table = 2.000 to conclude it can be concluded the use of media CAI in the experimental class differentiate learning outcomes with control class where learning outcomes experimental class is higher than the results of classroom learning control so it can be said that the media which have been tested effectively.   Keywords: Media Development, CAI, English, Attention Please, Junior High School
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS VII SMP NEGERI 28 SURABAYA Indra Permana, Yoga
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil wawancara di SMP Negeri 28 Surabaya, strategi pembelajaran yang digunakan adalah diskusi, ceramah, tanya jawab dan penugasan. Media yang digunakan buku paket. Materi dengan karakteristik proses yang harus diamati seperti materi kalor, tidak ada media yang aman untuk dijelaskan di dalam kelas. Sehingga hasil belajar siswa berada tidak jauh dari KKM. Dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia interaktif yang layak dan efektif pada materi kalor dan perpindahannya untuk siswa kelas VIISMPN 28 Surabaya Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan multimedia interaktif pada ahli materi I dan II didapatkan katagori sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Uji coba perorangan 93,3% termasuk dalam katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil 83% termasuk dalam katagori sangat baik, sedangkan uji coba lapangan 92,3% termasuk dalam katagori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan multimedia interaktif, pengembang menggunakan tabel distribusi uji-t dengan taraf signifikan 5%, maka didapat d.b = N-1 = 20-1 = 19. Dalam tabel uji-t didapatkan ttabel 2,120. Ternyata thitung lebih besar dari thitung 11,08 > ttabel 2,120, sehingga terjadi perbedaan signifikan antara rata-rata pre-test dan post-test. Maka media yang dikembangkan telah efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII D di SMPN 28 Surabaya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi kalor dan perpindahnnya. Kata kunci : Multimedia, interaktif, , Ilmu Pengetahuan Alam, kalor Abstract Based on the interview in SMP Negeri 28 Surabaya, learning strategies used are discussions, lectures, discussion and assignments. Media used textbooks. The material with the characteristics of the process that should be observed as the material expansion, no media is safe to be explained in the classroom. Based on these problems, the study aims to produce interactive multimedia which is suitable and effective in Expansion material for students of class VII SMPN 28 Surabaya. This type of research is the research of development.Based on the analysis, the results of due diligence on the interactive multimedia material expert category I and II obtained very good. Media expert I and II obtained excellent results. Individual testing 93.3% included in the category of a very good, small group trial 83% included in the category of excellent, while 92.3% field trials included in the category very well. It can be concluded that the interactive multimedia on the subjects of Natural Sciences declared eligible for use in the learning process. As for knowing the effectiveness of interactive multimedia, developers use distribution table t-test with significance level of 5%, then obtained d.b = N-1 = 20-1 = 19. In the t-test table obtained ttabel 2,120. Turns thitung greater than thitung 11.08> ttable 2,120, resulting in a significant difference between the average pre-test and post-test. Then the media developed has been effective in improving learning outcomes of students of class VII D in SMPN 28 Surabaya on the subjects of Natural Sciences and perpindahnnya calorific material. Keywords: Multimedia, interactive, Natural Sciences, heat
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION BAGI SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK PGRI 2 SIDOARJO zulfah, faridatuz
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil obsrevasi yang dilakukan di SMK PGRI 2 Sidoarjo mata pelajaran Komposisi Foto Digital materi Pengoperasian Kamera Digital Kelas XI Multimedia diperoleh informasi bahwa 50% dari jumlah siswa 30 siswa belum mencapai KKM karena terbatasnya kamera yang digunakan untuk praktek fotografi sehinggan mata pelajaran ini memerlukan sebuah media tutorial serta simulasi dan media yang sesuai adalah media CAI. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media CAI materi Pengoperasian Kamera Digital pada mata pelajaran Komposisi Foto Digital. Jenis Data yang digunakan adalah jenis data kuantitafi dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, dan tes. Angket diperoleh dari hasil uji coba produk dan tes diperoleh dari pretest dan postest. Metode pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research and Development (R&D), dikarenakan setiap langkahnya jelas dan efisien dalam pelaksanaannya. Selanjutnya untuk mengetahui keefektifan media CAI pengembang menggunakan uji t dengan d.b = N-1 = 30-1=29 dengan taraf 5%, kemudian diperoleh harga ttabel dari d.b 29 adalah 2,0452 dan hasilnya adalah thitung > ttabel yaitu 5,04 > 2,0452. Hal ini menunjukkan bahwa media CAI mata pelajaran komposisi foto digital materi pengoperasian kamera digital efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pengembangan, Media CAI Pengoperasian Kamera Digital   Abstract The development of media computer assisted instructions for subjects composition a digital photograph of the material the operation of digital camera class xi multimdia smk pgri 2 sidoarjo   Based on the results of obsrevasi done in SMK PGRI 2 Sidoarjo subjects composition a digital photograph of material the operation of digital camera class XI multimedia information was obtained that 50 percent of the number of students 30 students have not reached KKM because of the limited cameras used to practice photography that subjects this requires a medium tutorials and simulation and media appropriate is media CAI. Research development this was intended to produce products media cai matter the operation of digital camera on the subjects of composition a digital photograph. The kind of data that used is the type quantitative data and qualitative. Data were collected by using chief, and tests. The survey obtained from the results of the trial products and tests obtained from pretest and postest .The method used is development model of research and development (R &D), because any steps clear and efficient in its implementation. Next to know whether the media cai use the developer ttest and d.b = n-1 = 30-1 = 29 with standard 5 % , later retrieved ttabel price of d.b 29 is 2,0452 and the result is thitung > ttabel namely 5,04 > 2,0452 . This indicates that media cai subjects composition a digital photograph of material the operation of digital camera effective to increase yields of student learning . Keywords: development , media cai the operation of digital camera
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI MATERI POKOK KEUNGGULAN SUMBER DAYA ALAM ANTAR REGION DI INDONESIA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS VIII SMP NEGERI 4 SIDOARJO KUKUH SETIAWAN, DEBY
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Terdapat tiga rumusan masalah dari penelitian ini yaitu diperlukan pengembangan media video animasi, diperlukan uji kelayakan, dan uji efektifitas materi pokok keunggulan potensi sumber daya alam antar region di Indonesia mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VIII SMPN 4 Sidoarjo. Tujuan penelitian ini menghasilkan media video animasi, mengetahui kelayakan media video animasi, dan mengetahui tingkat efektifitas video animasi. Spesifikasi produk media video animasi berformat .avi (Audio Video Interleave) berdurasi 11 menit yang di kemas dalam bentuk DVD (Digital Video Disc) dan buku penyerta berukuran A5. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dalam mengembangkan media video animasi keunggulan potensi sumber daya alam antar region di Indonesia. Hasil uji kelayakankedua ahli media diperoleh Perhitungan Setiap Aspek (PSA) daya tarik 100% (sangat baik), PSA pengertian yang menyeluruh 100%, PSA standart teknis 100%, dan PSA efektifitas 100 %. Hasil uji kelayakan kedua ahli materi diperoleh hasil PSA Pengertian yang menyeluruh 100% (sangat baik), PSA isi pesan 100%. PSA keakuratan isi adalah 100%. Dan PSA efektifitas 100%. Hasil uji coba perorangan 3 peserta didik menghasilkan aspek daya tarik 93,7%, aspek pengertian yang menyeluruh 94,4%, aspek standart teknis 87,5%, dan aspek efektifitas 91,6%. Hasil uji coba kelompok kecil 6 peserta didik menghasilkan aspek daya tarik 93,7% (sangat baik), aspek pengertian yang menyeluruh 93,%, aspek standart teknis 95,8%, dan aspek efektifitas 95,8%. Hasil uji coba kelompok besar 40 peserta didik menghasilkan aspek daya tarik 94,6% (sangat baik), aspek pengertian yang menyeluruh 94,1%, aspek standart teknis 92,8%, dan aspek manfaat 96,8%. Hasil uji t dengan taraf signifikan 5%, nilai db = N - 1 = 40-1 = 39, diperoleh t tabel 1,68, dengan demikian maka t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 31,64>1,68. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media video animasi terhadap peningkatkan pemahaman materi kepada siswa. Jadi hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media video animasi layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran keunggulan potensi sumber daya alam antar region di Indonesia. Kata kunci: Media Video Animasi, Keunggulan Potensi Sumber Daya Alam Antar Region di Indonesia, Siswa.   Abstract There are three formulation of the problem of this research that required the development of an animated video media, is required due diligence, and test the effectiveness of the subject matter of the potential advantages of natural resources between regions in Indonesia subjects of Social Sciences class VIII SMPN 4 Sidoarjo. The purpose of this study produce media video animation, determine the feasibility of an animated video media, and determine the effectiveness of video animation. The product specifications animated video media format .avi (Audio Video Interleave) duration of 11 minutes in the pack in the form of a DVD (Digital Video Disc) and the companion volume A5 size. This study uses a model of development ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) in developing an animated video media potential advantages of natural resources between regions in Indonesia. The results of the feasibility test both media experts obtained Calculations Every Aspect (PSA) appeal 100% (excellent), PSA thorough understanding of 100%, 100% technical standard PSA and PSA effectiveness of 100%. The results of the feasibility test of both subject matter experts PSA results obtained thorough understanding 100% (excellent), PSA message content 100%. PSA accuracy of the content is 100%. And 100% PSA effectiveness. The results of individual testing 3 learners generate appeal aspects of 93,7%, a thorough understanding aspects 94,4%, the technical aspects of the standard of 87,5%, and 91,6% effectiveness aspects. The results of trials small group 6 learners generate appeal aspects of 93,7% (excellent), a thorough understanding aspect 93%, the technical aspects of the standard of 95,8%, and 95,8% effectiveness aspects. The test result a large group of 40 learners generating aspects of attractiveness 94,6% (excellent), a thorough understanding aspects of 94.1%, the technical aspects of the standard of 92,8%, and 96,8% of the beneficial aspects. The results of the t test with significance level of 5%, the value of db = N - 1 = 40-1 = 39, obtained t table 1,68, and thus t is greater than t table is 31,64> 1,68. It can be concluded that there is a significant relationship between media use animated videos at enhancing understanding of the material to the students. So this shows that the development of an animated video media feasible and effective for use as a medium of learning the potential advantages of natural resources between regions in Indonesia. Keywords: Media Video Animation, Excellence Natural Resources Inter Region in Indonesia, students.
PENGEMBANGAN MEDIA TUTORIAL BERBASIS KOMPUTER KOMPETENSI DASAR MENGGOLONGKAN SENYAWA HIDROKARBON BERDASARKAN STRUKTUR DAN HUBUNGAN DENGAN SIFAT SENYAWA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS X DI SMAN 1 SUMBERREJO ERLINA SAFITRI, ANITA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan Media Tutorial Berbasis Komputer Kompetensi Dasar Menggolongkan Senyawa Hidrokarbon Berdasarkan Struktur Dan Hubungan Dengan Sifat Senyawa Mata Pelajaran Kimia Kelas X Di SMAN 1 Sumberrejo ini menggunakan model pengembangan DDD-E yang pengujiannya menggunakan desain uji coba Dick and Carey sebagai acuan. Dikarenakan di dalam model DDD-E terdapat langkah-langkah yang lebih sistematis dan tepat yang diakuratkan dengan uji coba arief sadiman. Pengembangan ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran yang layak, efektif dan untuk memfasilitasi belajar siswa. Dalam pelaksanaan dilakukan beberapa tahapan, yakni ; review dengan para ahli materi, media dan pembelajaran, kemudian di uji cobakan kepada siswa dalam bentuk perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. Pengumpulan data menggunakan metode angket, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik perhitungan PSA(prosentase Setiap Aspek) dan PSP(prosentase Setiap Program). Sedangkan data eksperimen di hitung menggunakan rumus post-test dan post-test. Berdasarkan hasil analisis data wawancara Ahli Materi diperoleh perhitungan nilai sebesar 100 termasuk dalam kategori (baik sekali). Dan Ahli Media perhitungan nilai sebesar 100 termasuk dalam kategori (baik sekali). Sedangkan hasil angket uji coba produk kepada siswa kelas X SMAN 1 Sumberrejo hasil presentase uji coba perorangan 97,22 (baik sekali), hasil presentase uji coba kelompok kecil 96,93 (baik sekali), serta hasil presentase pada uji coba kelompok besar 96,62 (baik sekali). Dengan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Tutorial Berbasis Komputer ini dikategorikan baik sekali dan layak digunakan. Dari hasil analisis data hasil test pembelajaran menggunakan media Tutorial Berbasis Komputer terdapat perbedaan yang signifikan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media Tutorial Berbasis Komputer. Ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai data hasil test nilai t hitung = 10,65. Dari hasil perhitungan d.b = N-1 = 32-1 = 31 (dikonsultasikan dengan tabel nilai t) dengan nilai t0,05 harga t tabel = 1,69. t hitung lebih besar dari pada tabel t tabel dengan perbandingan angka t hitung = 10,65 > t tabel = 1,69. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Tutorial Berbasis Komputer efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi Senyawa Hidrokarbon di kelas X SMAN 1 Sumberrejo. Kata kunci: Pengembangan, Tutorial Berbasis Komputer, Senyawa Hidrokarbon. Abstract This development of Computer Assisted Instruction (CAI) media Tutorial type at Productive Multimedia lesson, with basic competency is to explain animation’s requisite for XII multimedia major class student in Vocational High School 1 Kalitengah process use DDD-E model, in which the test is use Arief Sadiman’s tryout design as references. This development aims to produce feasible and effective instructional media, and to fasilitate student’s learning process. As implementation, there are some steps that has been realized, that is : review with material, media expert, learning expert, then it is tested to students in formed of individual, small group, and the larger group. Data collecting process use questionnaire. Then it is been analyzed with PSA (Precentage for Each Aspect) and PSP (Precentage for Each Program). Whereas experimen data is analyzed useing pre-test and post-test. Based on the analysis of data obtained Matter Expert interviews calculating the value of 100 included in the category (excellent). Expert Media calculating the value of 100 included in the category (excellent). While the results of product testing questionnaire to students of grade X SMAN 1 Sumberrejo percentage results individual testing 97.22 (excellent), the percentage of small group trial 96.93 (excellent), as well as the percentage results in a large group trial 96, 62 (excellent). With the results obtained, we can conclude that the media Computer-Based Tutorial is categorized very well and fit for use. Data analysis test results of learning using Computer-Based Tutorial media there are significant differences by learning that do not use the Computer-Based Tutorial media. This can be evidenced by the acquisition value of test result data value t = 10.65. From the calculation d.b = N-1 = 32-1 = 31 (consulted with the table value of t) with a value price t0,05 t table = 1.69. t is greater than t table with a comparison table number t = 10.65> t table = 1.69. It can be concluded that the Computer-Based Tutorial effective in improving learning outcomes in the classroom material hydrocarbon compounds X SMAN 1 Sumberrejo. Keywords: Development, Computer-Based Tutorial, Compound Hydrocarbons.
PENGEMBANGAN MEDIA CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MATA PELAJARAN PRODUKTIF MATERI TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR PRODUKSI BAGI SISWA KELAS X MULRIMEDIA DI SMK RADEN PATAH KHUSNA, QORIATUL
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi Pendidikan hadir untuk memecahkan masalah belajar. Dari penelitian di SMK Raden Patah Mojokerto terdapat suatu permasalahan pada proses pembelajaran pada mata pelajaran Produktif materi Teknik Pengambilan Gambar. Dimana peserta didik kesulitan untuk memahami istilah-istilah yang ada dalam materi tersebut. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya nilai peserta didika yang dibawah SKM (22 dari 33 siswa). Selain itu terbatasnya waktu yang diberikan oleh sekolah untuk materi Teknik Pengambilan Gambar. Tujuan dari pengembangan media CAI ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk media CAI yang layak dan efektif untuk mata pelajaran produktif materi Teknik Pengambilan Gambar. Spesifikasi produk yang dikembangkan yakni Media CAI yang dikemas dalam CD, Bahan Penyerta yang berisi petunjuk penggunaan dan cara perawatan media, serta Perangkat Pembelajaran yang berisi Silabus dan RPP yang bermedia tentang Teknik Pengambilan Gambar. Dalam mengembangkan Media CAI (Computer Assisted Instruction) ini peneliti mengembangkan sesuai dengan model pengembangan R&D (Research and Development). Yang memiliki beberapa tahapan yang prosedural. Subjek yang dalam penelitian ini yakni 2 ahli materi, 2 ahli media dan siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data dari wawancara dan angket yakni dengan menggunakan . Untuk teknik analisis data Tes menggunakan uji t. Dari hasil wawancara ahli materi 1 yakni 86% dan ahli materi 2 80%. Ahli media 1 yakni 86% dan ahli media 2 96%, serta hasil angket siswa uji coba perseorangan yakni 84%, hasil uji coba kelompok kecil yakni 86%, dan uji coba kelompok besar 89%,. Berdasarkan dari hasil perhitungan dengan uji t hasil rata-rata posttest yakni 81,06 lebih tinggi dibandingkan dengan pretest yakni 62,58. Selain itu berdasarkan pengujian taraf signifikan 5% db = 33-1 = 32, sehingga diperoleh ttabel 2,037. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu 11,7258 > 2,037. Berdasarkan hasil dari ahli materi dan ahli media, uji coba perseorangan, kelompok kecil dan kelompok besar media yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Dan berdasarkan Hasil Uji T dapat diimpulkan bahwa media yang dikembangkan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, CAI, R&D, kelayakan, efektifitas, Teknik Pengambilan Gambar.   Abstract Education Technology exists to solve learning problems. From studies in vocational Raden Patah Mojokerto there is a problem in the learning process in the subject matter of Productive Techniques Shooting. Where learners difficulty understanding the terms contained in such materials. It can be seen from the number of participants didika value is below the SKM (22 of 33 students). Besides the limited time given by the school for Shooting Techniques material. The aim of developing CAI media is to produce a media product CAI viable and effective for subjects Shooting Techniques material productive. Specifications developed product that is packaged in the CAI Media CD, accompanying materials containing Manual and the way medical care, as well as Learning Tool containing syllabus and lesson plans that bermedia about Techniques Shooting. In developing the Media CAI (Computer Assisted Instruction) The researchers developed according to the model of the development of R & D (Research and Development). Which has several procedural stages. Subjects in this study the two subject matter experts, two media experts and students. Data collection instruments used in this study were interviews, questionnaires and tests. Mechanical analysis of data from the interviews and questionnaires namely by using p = (score answers respponden) / (n x ideal maximum score) x 100%. For engineering test data analysis using the t test. From interviews with subject matter experts 1 ie 86% and 80% second matter experts. 1 media experts ie 86% and 96% 2 media experts, as well as the results of an individual student questionnaire test that is 84%, the test results that 86% of small group and large group trial 89% ,. Based on the results of calculations by t test average yield of 81.06 posttest ie higher than the pretest 62.58. Also based on the testing of a significant level of 5% db = 33-1 = 32, in order to obtain ttabel 2.037. So thitung greater than ttable ie 11.7258> 2.037. Based on the results of subject matter experts and media experts, testing of individual, small group and large group media which developed into the category of very feasible for use in the learning process. And based on T-test results can be concluded that the media developed effectively used in the learning process. Keywords: Development, CAI, R & D, feasibility, effectiveness, Mechanical Shooting.
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL CETAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR PERBANKAN MATERI KREDIT UNTUK SISWA KELAS X JURUSAN AKUTANSI DI SMK NEGERI 10 SURABAYA Naufal, Alif
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA MODUL CETAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR PERBANKAN MATERI KREDIT UNTUK SISWA KELAS X JURUSAN AKUTANSI DI SMK NEGERI 10 SURABAYA Keterbatasan media dikelas membuat kegiatan belajar mengajar kurang efektif dan berdampak pada hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di sekolah SMK Negeri 10 Surabaya, pada mata pelajaran Dasar-dasar Perbankan di kelas X jurusan Akutansi. Media yang digunakan oleh Guru ketika di dalam kelas adalah dengan menggunakan projector dan slide. Namun slide yang disediakan oleh guru belum mampu meningkatkan pemahaman siswa terutama pada materi Kredit. Dari data dan informasi yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa untuk mencapai hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-dasar Perbankan. Nilai siswa yang diperoleh, materi Kredit pada kompetensi dasar Menjelaskan pengertian, unsur-unsur, tujuan, fungsi, dan jenis-jenis kredit belum dikuasai oleh siswa secara menyeluruh di kelas X SMK Negeri 10 Surabaya..Hasil belajar yang rendah dikarenakan terbatasnya media yang digunakan. Berdasarkan latar belakang masalahdiatas, maka diperoleh rumusan masalah dan tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah produk berupa modul yang layak dan efektif untuk siswa kelas x jurusan akutansi pada mata pelajaran Dasar-Dasar Perbankan materi Kredit di SMK Negeri 10 Surabaya. Media modul ini dapat menjadi salah satu media dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu penggunaan media modul ini dapat membedakan hasil belajar kelas yang menggunakan moduldengan kelas yang tidak menggunakan media modul. Model pengembangan yang digunakan adalah R&D (Research and Development) yang dalam pelaksanaannya hanya sampai tahap ke-9. Pada penelitian ini subyek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang yang diperoleh dari hasil penelitian adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari tanggapan dan saran dari hasil wawancara ahli materi dan ahli media. Sedangkan data kuantitatif didapatkan dari hasil wawancara ahli materi dan ahli media serta angket yang disebarkan kepada siswa. Hasil uji validasi desain media modul dari ahli materi memperoleh presentase sebesar 76,25 % yang dikategorikan baik, sedangkan dari ahli media memperoleh presentase sebesar 78,84 %yang dikategorikan baik. Hasil dari uji coba produk pada uji perseorangan diperoleh presentase sebesar 84,72 %yang dikategorikan sangat baik, pada uji coba kelompok kecil diperoleh presentase sebesar 86,57 %yang dikategorikan sangat baik, dan pada uji coba kelompok besar diperoleh presentase sebesar 87,65 % yang dikategorikan sangat baik. Untuk mengetahui keefektifan media modul digunakan pre-test dan post-test yang kemudian dianalisis datanya menggunakan uji-t. Nilai post-test lebih tinggi dari pada pretest yaitu 85,92593 > 57,77778. Berdasarkan pengujian menggunakan taraf signifkan 5% d.f. =27-1 = 26, sehingga di peroleh t tabel = 1,70 sedangkan t hitung 4,96. Sehingga t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 4,96 >1,70 sehingga media Modul dapat dikatakan secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. ABSTRACT MODULE PRINT DEVELOPMENT TO IMPROVE GRADE MARKS ON CREDIT MATERIAL IN THE BASICS OF BANKING SUBJECT FOR GRADE X ACCOUNTING MAJOR STUDENTS IN SMK NEGERI 10 SURABAYA The limited media inside the classroom causes the teaching-learning activity become less-effective and it impacts on the students’ grade-mark. Based on the observation result that is done by the researcher in SMK Negeri 10 Surabaya on The Basics of Banking Subject for grade X students in Accounting Major, the teacher uses projector and slides as the media to teach. However, the provided slides by the teacher are still unable to improve students’ comprehension especially in Credit Material. From the data and information obtained by the researcher, shows that in order to reach maximum grade-marks, the students need to fully understand the subject first and it is also supported by proper facilities. The Basics of Banking Subject, especially in Credit Material, explains definition, elements, aim, function, and types of credit, and those materials are not fully understood by the students. Thus, the obtained grade-marks are still below the average. It is also caused by the limited media used by the teacher in learning process. The use of Module as learning-media can be the tool to improve students’ understanding toward the materials in order to maximize students’ grad-marks. Besides, the use of Module can differentiate the class grade-marks for those who used it and those who are not. The development model used is R&D (Research and Development) in which within its implementation is only reach 9th stage. The subjects of this research consist of two class, which are experimental class and control class. The obtained data from research result are qualitative and quantitative data. The qualitative data is obtained from responses and suggestions from interview result with material expert and media expert. While the quantitative data is obtained from the interview result with material expert and media expert and the spread questionnaire to the students. The test result of module media design validation from the material expert obtains 76.25% which categorized as good, while from the media expert is 78.84% which categorized as good. The result of product testing toward personal test obtains 84.72% which categorized as very good, from the small group testing is 86.57% which categorized as very good, and from the large group is 87.65% which categorized as very good. In order to know the effectiveness of module media is used pre-test and post-test which then the data is analyzed using T-test. The post-test value is higher than pre-test, which is 85.92593 > 57.77778. Based on the test using significant standard 5% d.f. = 27-1 = 26, so that is obtained T table = 1.70 while counted T 4.96. The counted T is higher than T table, which is 4.96 > 1.70, which means that module media can be said as significantly improving students’ grade-marks.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MATERI PEMUAIAN BAGI SISWA KELAS VII DI SMPN 1 PACE NGANJUK nintyas yusuf, winda
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dengan adanya penelitian ini penulis bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada materi Pemuaian . Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Nganjuk Hasil analisis data dari kelas eksperimen dalam proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray diperoleh nilai rata-rata 91,10% untuk guru dan diperoleh nilai rata-rata 88,88% untuk siswa. Maka dari itu dapat termasuk dalam kriteria baik sekali. Untuk hasil analisis data tes dengan menggunakan uji t nilai pre-test diperoleh hasil FTabel> FHitung atau 1,671 > 0,295 dan untuk nilai post-test diperoleh FTabel> FHitung, atau 6,88 > 1,67 maka dari itu menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dibandingkan dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran IPA Materi Pemuaian bagi siswa kelas VII di SMPN 1 Pace Nganjuk. Kata kunci:Pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS), Hasil Belajar Abstract Given this study the authors aimed to determine whether the implementation of cooperative learning model Two Stay Two Stray (TSTS) can improve student learning outcomes in science at Swelling material. The research was conducted in SMP Negeri 1 Nganjuk The results of the data analysis of the experimental class in the implementation of cooperative learning model two stay two stray obtained average value of 91.10% for teachers and obtained the average value of 88.88% for students. Thus it can be included in the criteria very well. For the results of the test data analysis using t-test value of the pre-test results obtained Ftable> Fhitung or 1.671> 0.295 and for post-test values ??obtained Ftable> Fhitung, or 6.88> 1.67 and therefore show an increase in student learning outcomes significant after being given treatment. The conclusion of this study indicate that the implementation of cooperative learning model two stay two stray can improve student learning outcomes significantly in comparison with the use of conventional learning in the process of science teaching materials for students of classes VII Expansion in SMPN 1 Pace Nganjuk. Keywords: cooperative learning type Two Stay Two Stray (TSTS), Learning Outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA KOMPUTER PEMBELAJARAN (CAI) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MENGANTI GRESIK Nurbayanti, Anik
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi (wawancara pada guru mata pelajaran IPA kelas VIII dan beberapa siswa) di SMP Negeri 2 Menganti Gresik ditemukan permasalahan terutama pada mata pelajaran IPA materi struktur jaringan tumbuhan, peneliti memperoleh fakta bahwa siswa mengalami kesulitan belajar dikarenakan mata pelajaran IPA memiliki materi yang bersifat abstrak dan dibutuhkan media, alat khusus atau video animasi tentang struktur jaringan tumbuhan.Dari fakta diatas dapat disimpulkan bahwa media komputer pembelajaran CAI berpotensi dikembangkan di SMP Negeri 2 Menganti Gresik untuk mengatasi masalah belajar siswa kelas VIII terutama pada mata pelajaran IPA Materi Struktur Jaringan Tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa media Komputer Pembelajaran yang efektif dan efisien serta meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A di SMPNegeri 2 Menganti Gresik. Dengan adanya media komputer pembelajaran Tutorial ini sesuatu yang komplek bisa menjadi lebih sederhana dan penggunaan media komputer pembelajaran Tutorial juga cukup efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model R&D dari Brog and Gall dalam Sugiyono. Dalam pengembangan ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Menganti Gresik dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Pengembangan ini menggunakan teknik analisi data berupa wawancara, dokumentasi, angket dan tes. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk menguji kelayakan media adalah metode wawancara untuk ahli materi dan ahli media, kemudian angket untuk siswa. berdasarkan hasil wawancara dengan ahli materi dan ahli media memperoleh prosentase sangat baik namun masih terdapat beberapa perbaikan dibeberapa indikator untuk menyempurnakan produk media komputer pembelajaran. Hasil uji coba peoranagan terdiri dari 3 siswa, uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 7 orang siswa, dan uji cba kelompok besar yang terdiri dari 34 siswa menyatakan hampir seluruh indikator dinyatakan baik. Namun ada beberapa indikator yang memerlukan perbaikan demi menyempurnakan media komputer pembelajaran yang bagus dan layak. Berdasarkan perhitungan rumus uji-t, diperoleh data yang dapat disimpulkan dari tabel taraf signifikan 5 % dalam (Sugiyono, 2010) dimana db=34-1 =33, kemudian diperoleh t-tabel = 0,339. Jadi thitung lebih besar dari t tabel yaitu 15,22 > 0,339. Sehingga peneliti dapat menyimpulkan data hasil belajar siswa dengan menggunakan media Komputer Pembelajaran (CAI) mata pelajaran IPA materi Struktur Jaringan Tumbuhan untuk siswa kelas VIII mengalami peningkatan sehingga media komputer pembelajaran (CAI) tersebut bisa dinyatakan efektif dan efisien dalam pembelajaran. Kata Kunci : Media Komputer Pembelajaran, IPA, Struktur Jaringan Tumbuhan, SMP Kelas VIII Abstract Based on the observation (interviewing science teacher of seventh grade and some students) at SMPN 2 Menganti Gresik found problems, especially in science lessons sub theme structure of plant tissues, students had difficult learning because science lesson had material that was abstract and took media, special tools or animated video about the plant tissue structure. From the above information it can concluded that the CAI instructional computer media could potentially be developed at SMP N 2 Menganti Gresik to overcome the student’s problem of seventh grade, especially in science lesson Content Network Structure Plant. The purpose of this research was to result products such as computer media learning effective and efficient. Media computer learning with tutorial format that presents information in the form of the material to be learned. The development model was used a model of R & D of Brog and Gall in Sugiyono. In this development which is the subject of research was the students of seventh grade at SMP N 2 Menganti Gresik. The students of seventh grade amounted 34 students.This development used data analysis techniques such as interviews, documentation, questionnaire and test. Data collection methods used to examine the feasibility of the media were interviews for subject matter experts and media expert, then a questionnaire to students. based on interviews with subject matter experts and media specialists earn an excellent percentage, but there were some improvements in several indicators to enhance the learning of computer media products. The trial results individual consisting of three students, piloting a small group of 8 students, and test large group consisting of 34 students stated otherwise good almost all indicators. However, there were some indicators that needed to improvement in order enhance the learning of computer media were nice and decent. Based on the calculation formula t-test, data that can be inferred from the table in a significant level of 5% (Sugiyono, 2010) where db = 34-1 = 33, then obtained t-table = 0,339. Sogreater than t table is 15,22> 0,339. So the researchers can deduce the data of student learning outcomes by using media Computer Learning (CAI) material science subjects Plant Network Structure for eighth grade students increased so that the Instructional Computer Media (CAI) can be declared effective and efficient in learning. Keywords: Instructional Computer Media, Science, Network Structures Plant, JuniorHigh School