cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PREZI PADA MATA PELAJARAN BK TIK MATERI POKOK PEMBUATAN SLIDE PRESENTASI UNTUK PEMBELAJARAN DI SMKN 2 KOTA MOJOKERTO KELAS X SEMESTER GASAL ISWARA, DENI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PREZI PADA MATA PELAJARAN BK TIK MATERI POKOK PEMBUATAN SLIDE PRESENTASI UNTUK PEMBELAJARAN DI SMKN 2 KOTA MOJOKERTO KELAS X SEMESTER GASAL   Penghentian pelaksanaannya kurikulum 2013 kecuali bagi satuan pendidikan yang sudah melaksanakannya selama 3 (tiga) semester menimbulkan berbagai macam masalah belajar yang harus dihadapi terutama pada sekolah-sekolah yang sudah melaksanakannya selama tiga semester. SMKN 2 Kota Mojokerto adalah salah satu lembaga pendidikan yang sudah melaksanakan kurikulum tersebut selama tiga semester, permasalahan yang Nampak dalam pelaksanaan kurikulum 2013 ini ialah tugas guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) yang dialih tugas menjadi guru BK-TIK dan harus memberikan beberapa materi baru yang belum ada media pendukungnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media yang dapat membantu dan mendukung proses kegiatan belajar dan mengajar. Dalam BK-TIK khususnya materi pembuatan slide presentasi untuk pembelajaran media yang paling cocok ialah slide presentasi yang berisi materi desain presentasi inovatif dan menggunakan prezi untuk memberikan nuansa baru dalam pembuatan slide presentasi. Dalam penelitian ini model yang digunakan adalah Analyse-Design-Develop-Implementation-Evaluation (ADDIE) dikarenakan model ini cukup sederhana dan mudah untuk diaplikasikan dalam penelitian ini. Analisis data dari instrumen pengumpulan data memberikan hasil belajar yang cukup baik yaitu peningkatan nilai yang diperoleh siswa setelah menggunakan media, serta kemampuan siswa dalam membuat slide presentasi menjadi lebih baik. Media pembelajaran berbasis prezi dapat membantu siswa serta efektif untuk kegiatan belajar mengajar dikelas terbukti dari hasil perhitungan dengan rumus t-test thitung 10,95 > ttabel 0,470, sehingga dapat dikatakan bahwa Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Prezi Mata Pelajaran BK TIK Materi Pokok Pembuatan Slide Presentasi Untuk Kelas X Di SMKN 2 Kota Mojokerto dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Prezi , Slide Presentasi, Hasil Belajar   ABSTRACT PREZI-BASED DEVELOPMENT OF INSTRUCTIONAL MEDIA ON SUBJECTS BK-TIK SUBJECT MATTER OF MAKING A SLIDE PRESENTATION FOR LEARNING AT SMKN 2 CITIES MOJOKERTO CLASS X 1St SEMESTER     Termination of curriculum implementation in 2013 except for the educational units has carried out during the three semesters cause a variety of learning problems that must be faced, especially in schools that have carried out over three semesters. SMKN 2 Mojokerto is one of those institutions that already implement the curriculum for three semesters, the problem appears in the implementation of the curriculum in 2013 this is the teachers task TIK or KKPI changing their duties as a teacher BK-TIK and should provide some new material that no media supporters. This research has the goal to develop media that can help and support the process of teaching and learning. BK-ICT especially in the manufacture of slide presentation material for learning the most suitable media is a slide presentation containing material design and innovative presentation using Prezi to give new nuances in making slide presentations. In this study, the model used is Analyse-Design-Develop-Implementation-Evaluation (ADDIE) because this model is quite simple and easy to use in this study. Analysis of the information from the data collection instruments provides a learning outcome is good enough to increase the value obtained by the students after using the media, as well as the ability of students to create a slide presentation for the better. Prezi media based learning can help students and effective teaching and learning activities in class is evident from the results of calculations with the formula t-test thitung 10.95 > ttable 0,470, so it can be said that the Media Development Based Learning Prezi BK TIK Subject Making Presentation Slides in class X SMKN 2 Mojokerto can improve student. Keywords: Curriculum, 2013, Prezi, Slide Presentations, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) MATERI POKOK PEMUAIAN PADA MATA PELAJARAN IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM) UNTUK SISWA KELAS VII DI SMK 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA SIS SUMAWARDANI, ACHMAD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran IPA fisika materi pemuaian bertujuan agar siswa dapat menjelaskan dan memahami tentang proses pemuaian pada zat, baik zat padat, cair maupun gas. Diperlukannya pengembangan media CAI yang layak dan efektif serta menghasilkan media yang layak dan efektif. CAI dikemas dalam bentuk CD serta ada bahan penyerta. Mengharuskan siswa untuk mengerti dan memahami proses yang terjadi pada benda padat, cair dan gas ketika berubah wujud akibat pemuaian. Model dan prosedur pengembangan yang digunakan yaitu R & D Borg and Gall. Dalam pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap, yaitu: review dengan ahli materi dan ahli media, evaluasi dengan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan yaitu dengan kelompok besar, obyek penelitian ini adalah 30 siswa Kelas VII SMP 17 Agustus 1945 Surabaya. Hasil uji coba kepada dua ahli materi yaitu 84% dan uji coba kepada dua ahli media yaitu 91%. Sedangkan hasil uji coba perorangan yaitu 87 %, uji coba kelompok kecil yaitu 85%, dan uji coba kelompok besar yaitu 94%. Hasil uji t memperoleh data 2,602 > 2.042 maka hasil tersebut menunjukkan peningkatan hasil belajar. Kata kunci: Borg and Gall,CAI, IPA, pengembangan Abstract Science learning material physics expansion aims for students to explain and understand about the expansion process in substance, whether solid, liquid or gas. The need for the development of media CAI viable and effective and produce a decent and effective media. CAI is an excellent medium as an innovative learning for students can easily understand the material of the expansion. requires students to know and understand the processes that occur in solid, liquid and gas when changing shape due to expansion and CAI media is packaged in a CD along with accompanying materials. Models and procedures used, namely the development of R & D Borg and Gall. In the implementation of trials carried out in several stages, namely: a review by subject matter experts and media experts, evaluation trials with individual, small group trial, field trial is to a large group, the object of the study was 30 students of class VII SMP August 17, 1945 Surabaya. The trial results to the two subject matter experts, namely 84% and trials to two media experts, namely 91%. While the results of individual testing that is 87%, small group trial, namely 85%, and a large group trial is 94%. T test results obtained data 2,602> 2,042, the results do show an increase learning outcomes. Keywords: Borg and Gall, CAI, IPA, development
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION(CAI)TOEFLEXERCISE BAGIAN LISTENING UNTUK PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA SETIAWAN, TUTUT
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk membantu memberikan solusi permasalahan belajar yang dialami mahasiswa Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam mengerjakan dan melatih TOEFL terutama bagian listening. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran Computer Assisted Instruction pada latihan TOEFL yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan listening mahasiswa pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Model pengembangan media yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Model Pengembangan Research & Development dari Borg dan Gall mulai dari tahap penelitian, pengumpulan data dan tahap implementasi. Berdasarkan data persentase yang diperoleh dari wawancara kepada ahli materi 1 dan 2, ahli media 1 dan 2, serta ahli pembelajaran menunjukan hasil yang baik dan sangat baik sesuai dengan skala penilaian yang telah ditetapkan. Uji coba perorangan (66,6 %) termasuk ke dalam kategori baik. Uji coba kelompok kecil (76%) termasuk ke dalam kategori baik, uji coba kelompok besar (87,2%) termasuk ke dalam kategori baik sekali. Berdasarkanhasilanalisis data tersebutdapatdisimpulkanbahwa media Computer Assisted Instruction inilayakdigunakandalamkegiatan latihan TOEFL pada bagian listeningdi program pascasarjana Universitas PGRI AdiBuana Surabaya. Hasil penilaian efektifitas penggunaan media Computer Assisted InstructionTOEFL bagian listening di Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabayaberdasarkananalisis datadiperoleh menunjukan taraf Sig = 0,010 < 0,05 (taraf signifikansi) maka dapat dikatakan bahwa tolak H0 yang berarti ada perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok control, dimana perbedaannilai pre-testdanpost-testyang membuktikanjika mereka telah belajar terkait materi listening, karena terjadi perubahan perilaku yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar melalui tes yang dilakukan pada mahasiswa Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.   Kata Kunci: Pengembangan, Computer Assisted Instruction, menyimak. ABSTRACT   This research is an answer of learning problems of TOEFL exercise in listening program for magister program students in PGRI Adi Buana University of Surabaya to exercise and train them in listening abilty of TOEFL. The goal of this research is outcoming Computer Assisted Instruction media for TOEFL exercise program which can use effectively to overcome the learning problem and increase the listening ability of magister program students in PGRI Adi Buana University of Surabaya The media development model in this research is adopted from research and development (R&D) model from Borg and Gall in the early steps until the end, starts from research step, collecting data and implementation step. Based on the data during the research from 1st and 2nd lesson expert, 1st and 2nd media expert, and learning expert shown good and exellent result have shown in good category according scoring scale which have made. Individual test amount 66,6%. Small grup test amount 76% have shown in good category, Big grup test amount 87,2% have shown in exellent catogory too. So the result of analyzing data can use to making conclusion about Computer Assisted Instruction media is having feasibility to use in TOEFL exercise program for train listening ability of magister program students in PGRI Adi Buana University of Surabaya The effectiveness result of using Computer Assisted Instruction media of TOEFL in listenin part at Magister Program of PGRI Adi Buana University, based on analyzing the data shown that Sig = 0,010 < 0,05 (significant scale) is deny of H0, so we can conclude that there is have differences between pre-test score and post-test score that was proven that Computer Assisted Instruction media which has well-developed then can increase the students ability in listening and working properly during listening trainning of TOEFL exercise in PGRI Adi Buana University of Surabaya.   Keywords: Development, Computer Assisted Instruction, listening.
PENERAPAN ACCELERATED CHRISTIAN EDUCATION (ACE) MASTERY LEARNING MODEL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA BANNER ENRICHMENT CENTRE (BEC) SURABAYA Torino, Robin
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian penerapan Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika siswa Banner Enrichment Centre (BEC) Surabaya. Tingginya kesenjangan pembelajaran dan keragaman siswa menjadi masalah yang diangkat dalam penelitian. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklusnya terdapat beberapa tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas supervisor, aktivitas siswa, serta hasil belajar siswa setelah penerapan Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model.Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan catatan lapangan untuk mengukur aktivitas supervisor dan aktivitas siswa, sedangkan untuk hasil belajar siswa menggunakan alat evaluasi berupa tes. Pada kegiatan pengumpulan data peneliti dibantu oleh dua observer. Data dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif.Proses pembelajaran berlangsung baik pada siklus I dan siklus II. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas supervisor, yaitu dari persentase 76,05% pada siklus I menjadi 89,33% pada siklus II dengan kenaikan sebesar 13,28%. Aspek aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, yaitu dari persentase 84,34% pada siklus I menjadi 90,81% pada siklus II dengan kenaikan sebesar 6,47%. Pada aspek hasil belajar siswa, untuk siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa sebesar 85,81, dan mengalami peningkatan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi 88.Dengan demikian penerapan Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model dapat meningkatkan aktivitas supervisor, aktivitas siswa, serta hasil belajar siswa, sehingga kualitas pembelajaran matematika dapat meningkat.Kata Kunci : ACE Mastery Learning Model, aktivitas supervisor, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, pembelajaran matematikaAbstractResearch with a focus on the implementation of the Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model to improve the quality of students learning of mathematics Banner Enrichment Centre (BEC), Surabaya. Learning gaps and diversity of students became the issues. This research is a classroom action research conducted in two cycles and each cycle there are several stages: planning, implementation, observation, and reflection. Types of data collected in this study is data supervisor activity, student activity, and student learning outcomes after the implementation of the Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model.The data collection is done by observation and field notes to measure the supervisor activity, also student activity, while for student learning outcomes using an evaluation tool in the form of tests. In the data collection activities of researchers aided by two observers. Data from this study were analyzed by descriptive qualitative.The learning process takes place both in the first cycle and the second cycle. This was demonstrated by an increase in the supervisor activity, percentage of 76.05% in the first cycle to 89.33% in the second cycle with an increase of 13.28%. Student activity is also increased, which is a percentage of 84.34% in the first cycle to 90.81% in the second cycle with an increase of 6.47%. In the aspect of student learning outcomes, for the first cycle gained an average of 85.8, and increased in the second cycle with the average of 88.Thus the application of the Accelerated Christian Education (ACE) Mastery Learning Model can improve the supervisor activity, student activity, and also student learning outcomes, so that the quality of learning mathematics can be increased.Keywords: ACE Mastery Learning Model, supervisor activity, student activity, student learning outcomes, mathematics
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN POKOK MATERI TUMBUKAN DAN KEKEKALAN MOMENTUM MATA PELAJARAN FISIKA KOMPETENSI DASAR JENIS TUMBUKAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SEMESTER 2 DI SMK PENERBANGAN DHARMA WIRAWAN PEPABRI SIDOARJO Wisnu Pradana Sugiarto, Mochammmad
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Fisika merupakan mata pelajaran yang dimana menggunakan ilmu dengan pasti. Fisika pula merupakan proses yang dimana kita alami dalam kehidupan kita sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMK Penerbangan Sidoarjo, Dalam proses belajar mengajar penyampaian materi tumbukan dan hukum kekekalan momentum hanya menggunakan sebuah power point dan selain itu dalam pembelajaran pula tidak ada media lain selain menggunakan power point. Dalam hal ini pengembang membuat media video pembelajaran ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media video pembelajaran dan untuk mengetahui seberapa pengaruhnya media video pembelajaran ini dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMK Penerbangan Sidoarjo. Dalam pengembangan media video pembelajaran ini digunakan model pengembangan Research & Development (R&D) yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain poduk, validasi desain, uji coba pemakaian, revisi produk, uji coba produk, revisi desain, revisi produk dan produksi masal. Dari hasil yang diperoleh dengan uji T menunjukkan nilai 2,59 > 1,66 yang berarti menunjukkan ada perbedaan yang signifikan dari yang menggunkan media video tersebut dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Pengembangan, Media Video Pembelajaran, Tumbukan dan Kekekalan Momentum Abstract Physics subjects are subjects where the use of science for sure. Physics is also a process in which we experience in our daily lives. Based on observations and interviews in vocational Flights Sidoarjo, In the process of teaching and learning and the delivery of material collision the law of conservation of momentum just using a power point and in addition to learning nor any other media in addition to using power point. In this case the developers create media instructional video is intended to determine the feasibility of video media learning and to find out how this instructional video media influence in improving the results of class X student at SMK Flights Sidoarjo. In the development of media instructional videos used model of development Research & Development (R & D), which consists of several stages, namely, the potential and problems, data collection, design product, design validation, utility testing, product revision, product testing, design revisions, revisions product and mass production. From the results obtained with T test showed a value of 2,59 > 1,66 which means showing no significant difference from that use the video media in teaching and learning. Keywords: Development, Media Video Lessons, Collision and Conservation of Momentum
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI MI PLUS RIYADLATUL ATHFAL HULAAN MENGANTI GRESIK ILHAM FITRIYANTO, GILANG
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik sebagai lembaga pendidikan sudah menerapkan kurikulum KTSP sejak tahun 2007. Pelaksanaan sebuah kurikulum perlu dimonitoring dan dievaluasi. Evaluasi ini penting dilaksanakan bertujuan untuk mendapatkan informasi apakan sebuah kurikulum sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum KTSP dan mendeskripsikan secara faktual tentang perencanaan, pelaksanaan Kurikulum Tingtkat Satuan Pendidikan pada MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang menggunakan model Countenance Stake yaitu penelitian yang menekankan pada dua hal pokok deskripsi dan pertimbangan (judgment). Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, dokumentasi dan observasi dengan teknik triangulasi untuk keabsahan dan validnya data. Berdasarkan hasil pembobotan mengenai prinsip pengembangan KTSP mendapatkan nilai 4.062, komponen dokumen KTSP dengan nilai 4.117, pengembangan silabus dengan nilai 4.642, pengembangan silabus dengan nilai 4.642, prinsip pengembangan RPP dengan nilai 4.642, penyusunan RPP dengan nilai 4.645, komponen RPP dengan nilai 5.0. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan dan pelaksanaan kurikulum KTSP di MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik dikatakan baik karena sudah sesuai dengan prinsip pengembangan dan pelaksanaan kurikulum KTSP. Namun, untuk meningkatkan kualitas dan tujuan satuan pendidikan perlunya evaluasi dan monitoring pelaksanaan kurikulum setiap tahun. Kata Kunci : Evaluasi, Kurikukulum KTSP, Countenance Stake Abstract Education Unit Level Curriculum (KTSP) is a operational education curriculum which arranged by and held in each education unit. MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik as a educational institution has been applying KTSP curriculum since 2007. The implementation of a curriculum needs to be monitored and evaluated. This evaluation is important to be implemented aims to get information whether a curriculum has been implemented properly. This research generally aims to know the implementation of KTSP curriculum and describe it factually about plans of Educatiom Unit Level Curriculum in MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik. This research is a evaluation research which uses Countenance Stake model that is a research which emphasis on two description main points and a judgement. The data collected by interview technique, documentation, and observation with triangulation technique to the validity of the data. Based on the results of the weighting of the principles of curriculum development to get the value of 4.062, document components with a value of 4.117, with a value of 4.642 syllabus development, the development of the syllabus with the value of 4.642, the principle of development with a value of 4.642 RPP, RPP preparation with a value of 4.645, RPP component with a value of 5.0. Result of the research shows a plan and a implementation of KTSP curriculum in MI Plus Riyadlatul Athfal Hulaan Menganti Gresik is good because it has been appropriated with the principle of development and implementation of KTSP curriculum. However, to improve the quality and purpose of education unit needs evaluation and monitoring the curriculum implementation annually. Keywords : Evaluation, KTSP Curriculum, Countenance Stake
PENGEMBANGAN MODUL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI POKOK ANEKDOT KELAS X DI MAN KEBONSARI MOJOAGUNG JOMBANG MULIATIN, IIN
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi pokok anekdot pada siswa kelas X MAN KEBONSARI Mojoagung Jombang. Modul ini disajikan dalam bentuk modul cetak sehingga memungkinkan untuk dijadikan bahan belajar mandiri oleh peserta didik. Model pengembangan yang dipakai oleh pengembang adalah model pengembangan ADDIE (Analyze,Design, Develop, Implement, Evaluate) dari Maribe. Jenis data yang digunakan dalam pengembangan ini yaitu kualitatif dan kuantitatif, yang didapat berdasarkan kuesioner responden ahli media dan ahli materi, kuesioner responden siswa, dan tes pada uji coba produk. Dari hasil reviewer materi, ahli materi 1 dan 2 memperoleh hasil prosentase 92% dengan kategori baik sekali dan 74% dengan kategori baik. Dan hasil reviewer media, ahli media 1 dan 2 memperoleh hasil prosentase 97% dan 75% dengan kategori baik sekali, sedangkan data yang didapat pada uji coba perseorangan dengan hasil prosentase 91, 65%, kelompok kecil dengan jumlah 9 siswa dan hasil prosentase 91,1%, pada uji coba kelompok besar dengan jumlah 33 siswa dengan prosentase 94,1%. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keefektifan modul teks anekdot, pengembang menggunakan perbandingan uji t pretest dan posttest. Dari analisis data modul mata pelajaran bahasa Indonesia materi pokok anekdot pada siswa kelas X IIS MAN KEBONSARI Mojoagung Jombang dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan, hal ini diperoleh dari data yang telah diperoleh bahwa hasil post test nilai yang memenuhi di atas KKM adalah 100%. Dari hasil perhitungan nilai pretest dan posttest diatas dapat diperoleh dengan nilai t untuk dk= N-1 = 33-1 =32 diketahui ttabel adalah 0,482 kemudian diketahui thitung adalah 0,5145 dari hasil tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar dari pada t tabel (0,5145>0,482). Dapat disimpulkan bahwa modul teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi pokok teks anekdot efektif karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IIS 3 MAN KEBONSARI Mojoagung Jombang. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas X IIS 3 mengalami peningkatan setelah menggunakan modul teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi ankedot. Dan modul teks anekdot mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IIS 3 MAN KEBONSARI Mojoagung Jombang. Kata Kunci : Pengembangan, modul, anekdot, meningkatkan, hasil belajar Abstract This development is aimed to produce material teaching module in order to improve the study result of Indonesian Language anecdotal subject material on students at Kebonsari Islamic High School, Mojoagung Jombang. This material teaching module is presented in the form of print module so it is possible to be autodidact material by the students. The developmental model which is used by the developer is ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate) developmental model from Maribe. The types of data which are used in this development are qualitative and quantitative, which are obtained based on the questioner respondent of media expert and material expert, questioner respondent of students, and test on product. From the result of material reviewer, material expert one and two get percentage’s result 92% with very good category and 74% with good category. From the result of media reviewer, media expert one and two get percentage’s result 97% and 75% with very good category, meanwhile the data which is obtained from individual test get percentage’s result 91.65%, small group which consists of 9 students get percentage’s result 91.1%, and large group which consists of 33 students get percentage’s result 94.1%. To recognize the increasing of study result and the effectiveness of anecdotal module test, the developer uses compare test t pretest and posttest. From the data analyzing of Indonesian Language module, anecdotal subject material on students at Kebonsari Islamic High School increases the study result significantly. It is obtained from the data that posttest’s result score upon KKM is 100%. From the calculation result of post test and pretest score can be obtained with t for dk= N-1 = 33-1 =32, it is known that ttable is 0.482 and tcalculation is 0.5145. From that result, it shows that tcalculation it bigger than ttable (0.5145>0.482). It can be concluded that anecdotal text module on Indonesian Language subject of anecdotal text subject material is effective because it improves the study result of IIS 3 class X students at Kebonsari Islamic High School, Mojoagung Jombang. It can be concluded that the study result of IIS 3 X class students increase after using anecdotal text module in Indonesian Language subject anecdotal material. Anecdotal text module of Indonesian Language subject is able to improve the study result of IIS 3 X class students at Kebonsari Islamic High School, Mojoagung Jombang.
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION MATERI ASESORIS KAMERA MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA FOTO DI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA NUR ATIQ, AHMAD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Computer Assisted Instruction (CAI) yang mampu digunakan dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar mata kuliah Pengembangan Media Foto yang telah mengalami uji kelayakan dan keefektifan sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajar mahasiswa Teknologi Pendidikan. Metode Pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate). Subyek dan lokasi penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan Angkatan 2014 sebanyak 95 mahasiswa, 3 mahasiswa untuk uji coba perseorangan, 10 mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil dan 26 mahasiswa untuk uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur, angket, dokumentasi dan tes untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media. Berdasarkan hasil dari analisisis data yang diketahui dari hasil wawancara ahli materi dan ahli media, dapat diperoleh data sebagai berikut: (a) Hasil presentase Ahli Materi I : 90% (sangat baik), (b) Hasil presentase Ahli Materi II : 90% (sangat baik), (c) Hasil presentase Ahli Media I : 100% (sangat baik), (d) Hasil presentase Ahli Media II : 73.3% (baik). Melalui hasil angket uji coba produk, dapat disimpulkan bahwa : (a) Hasil presentase uji perseorangan 85,71% (sangat baik), (b) Hasil presentase uji kelompok kecil 83,58% (sangat baik), (c) Hasil presentase uji kelompok besar 87.14% (sangat baik). Dengan hasil yang diperoleh tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Computer Assisted Instruction (CAI) ini dikategorikan sangat baik. dan layak digunakan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan signifikan 5%, db = N1+N2-2 (26+26-2) = 50, sehingga diperoleh ttabel 1.980. Dan thitung lebih dari ttabel yaitu 10,301>1,980. Hasil perhitungan perbandingan dari kelas kontrol dan kelas eksperiment tersebut memberi kesimpulan bahwa media efektif. Kata kunci : Pengembangan Computer Assisted Instruction (CAI), Model ADDIE Abstract This research was intended to produce computer assisted instruction ( CAI ) capable of being used faculty and students to the learning process lecture development media photo who has experienced feasibility study and effectiveness of so can increase ability to learn students technology education.Method of development used is the model addie was ( analyze, design, development, implementation, evaluate ).Subject and research locations this is a student prodi technology education the 2014 by 95 students, 3 students we will try to individual, 10 students we will try to small group and 26 students we will try to a large group. Technique data collection structural used is interview, chief, documentation and tests to know appropriateness and effectiveness of media. Based on the results of analisisis data known from the results of interviews the matter and media experts , can be obtained data as follows: ( a ) of the the percentage the people of material i: 90 % ( very good , ( b ) of the the percentage the people of material ii: 90 % ( very good , ( c ) of the the percentage media experts i: 100 % ( very good , ( d ) of the the percentage media experts ii: 73.3 % ( good .Through the chief pilot products , can be concluded that: ( a ) of the individual the percentage test 85,71 % ( very good , ( b ) of the test the percentage small group 83,58 % ( very good , ( c ) of the the percentage test a large group 87.14 % ( very good .With the result the , so can be concluded that computer assisted instruction ( cai this categorized very good . And being used .Based on the calculation on 5 percent with significant, db = n1 + n2-2 ( 26 + 26-2 = 50 , so obtained ttabel 1.980 .And thitung more than ttabel namely 10,301 & gt; 1,980 .The calculation on comparison of a class control and class eksperiment Keyword : Development of Computer Assisted Instruction (CAI), ADDIE Model
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI PENGGUNAAN ZAT ADITIF DALAM MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS VIII SMP NEGERI 1 SOOKO MOJOKERTO KUMALA ZENDHY, AFRILIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Materi penggunaan zat aditif dalam makanan merupakan materi yang menggunakan banyak sekali kata istilah dalam proses kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dari guru mata pelajaran IPA, terdapat permasalahan dalam belajar, yaitu daya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran turun. Siswa cenderung pasif. Rumusan masalah penelitian ini, diperlukannya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sooko. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, yakni dalam mata pelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalahjenis penelitian True Eksperimen dengan model penelitian yang digunakan adalah control group pre-test post-test, dimana penelitian ini menggunakan kelas kontrol dan eksperimen sebagai objek penelitian. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Sedangkan kelas kontrol tanpa diberikan perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Dari hasil pengumpulan data tersebut, teknik observasi mendapatkan hasil kesepakatan antara observer I dan II. Sedangkan hasil dari teknik tes yang diberikan terhadap 2 kelas, yakni kelas kontrol dan eksperimen, terdapat hasil yang signifikan. Dalam pre-test kelas eksperimen mendapatkan nilai 45,03 sedangkan kelas kontrol mendapatkan nilai 44,09. Hasil rata-rata dari kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki selisih yang signifikan. Kelas eksperimen mendapatkan nilai 86,46 sedangkan kelas kontrol mendapatkan nilai 65,15. Sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh terhadap pembelajaran tipe Jigsaw pada kelas VIII. Kata kunci :Penerapan, Kooperatif, Jigsaw, IPA Abstrack The material the use of additives in food is a material that uses a lot of words terms in the process of learning activities. Based on interviews of teachers teaching science, there are problems in learning, namely power following the students'''''''' interest in learning down. Students tend to be passive. The research problems are, the need for the implementation of cooperative learning model Jigsaw to improve student learning outcomes in grade VIII SMP Negeri 1 Sooko. This study aims to improve student learning outcomes, namely in science subjects. This type of research study adalahjenis True Experiments with models used in this study was the control group pre-test post-test, where this research using the control and experimental classes as research objects. In the experimental group was given treatment application of cooperative learning model Jigsaw. While the control group with no treatment given. Data collection techniques using observation and tests. From the results of the data collection, observation techniques to get an agreement between observer I and II. While the results of the testing techniques are given to two classes, namely the control and experimental classes, there is a significant result. In the pre-test experimental group scored 45.03 while the control group scored 44.09. The average yield of the experimental class and control class has a significant difference. Experimental class scores 86.46 while the control group scored 65.15. That is to say there is an influence on the type of learning in class VIII Jigsaw. Keywords: Application, Cooperative, Jigsaw, IPA.
PENGEMBANGAN CAI ( COMPUTER ASSISTED INSTRUCTIONS) MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SMPN 28 SURABAYA Baptista Hendrik T. Wea, Yohanes
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2017): Volume 8 Nomer 1 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengembangan CAI ( Computer Assisted Instructions) Materi Cahaya dan Alat Optik Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMPN 28 Surabaya Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidak jelasan bahan atau materi yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Sama halnya pada Mata pelajaran IPA di kelas VIII SMPN 28 Surabaya khususnya pada materi cahaya dan optik belum maksimal, selain belum maksimalnya hasil belajar siswa juga banyak yang tidak memenuhi standar KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimum) yaitu sekitar 22 siswadari total 35 siswa. Hal ini dikarenakan dalam menjelaskan materi tersebut guru hanya menggunakan media poster sebagai media untuk menyampaikan materi alat optik. Sedangkan siswa membutuhkan media yang bisa menampilkan prinsip kerja alat optik secara nyata. Terdapat dua rumusan masalah dari penelitian ini yaitu, dipelukan uji kelayakan, dan diperlukan uji efektifitas CAI media pada materi pokok cahaya dan alat optik bagi siswa kelas VIII SMPN 28 Surabaya. Selain rumusan masalah terdapat pula tujuan penelitian yaitu menghasilkan produk CAI, megetahui kelayakan CAI media dan juga mengetahui kelayakan CAI media. Spesifikasi produk yang dikembangkan adalah CAI media yang dikemas dalam bentuk CD( compact disk ) dan disertai juga buku panduan dan RPP yang digunakan dalam penerapan media. Berdasarkan hasil validasi desain dari ahli media dikatakan baik melalui hasil perhitungan untuk setiap aspeknya yaitu hasil PSA(Perhitungan setiap aspek) dari aspek daya tarik adalah 81,5 (Sangat baik dan tidak perlu direvisi) dan aspek ketepatan desain adalah 70(baik dan perlu direvisi). Hasil validasi dari kedua ahli materi dikatakan sangat baik melalui perhitungan setiap aspeknya yaitu PSA pengertian yang menyeluruh 87,5 ( sangat baik dan tidak perlu direvisi), PSA isi pesan 80(sangat baik dan perlu direvisi), PSA keakuratan isi 80. Data hasil uji coba perorangan yang terdiri dari 3 orang dilihat dari aspek daya tarik 87,48 (Sangat baik dan tidak perlu direvisi), aspek comprhention 96,5 (Sangat baik dan tidak perlu direvisi), aspek standart technis 93,2 (Sangat baik dan tidak perlu direvisi). Hasil uji coba kelompok kecil terdiri dari 10 orang siswa mengahasilkan aspek daya tarik 92,57 (sangat baik dan tidak perlu direvisi), comperhention 93 (sangat baik dan tidak perlu direvisi), standart technis 90,6(sangat baik dan tidak perlu direvisi). Hasil uji coba kelompok besar yang terdiri dari 20 siswa adalah aspek daya tarik 95,57 (sangat baik dan tidak perlu direvisi), comperhention 95 (sangat baik dan tidak perlu direvisi), standart technis 96 (sangat baik dan tidak perlu direvisi). Berdasarkan perolehan nilai siswa dari penggunaan CAI media dengan taraf signifikasi 5% nilai db= 35-1= 34, maka diperoleh diperoleh t tabel = 0,681. Jadi thitung lebih besar dari t tabel yaitu 13.045 > 0,681 Sehingga peneliti dapat menyimpulkan data hasil belajar siswa dengan menggunakan media Komputer Pembelajaran (CAI) mata pelajaran IPA materi cahaya dan alat optik untuk siswa kelas VIII mengalami peningkatan sehingga media komputer pembelajaran (CAI) tersebut bisa dinyatakan efektif dalam pembelajaran. Kata Kunci :Media Computer Assisted Instructions, Cahaya dan alat optik                                   ABSTRACT Development of CAI (Computer Assisted Instructions) Material Light and Optical Science Subjects Class VIII SMPN 28 Surabaya In the process of teaching and learning the presence of media has an important role. It Because at these activities when we found unclear material or material delivered can be helped by presenting the media as intermediary. Hassle material that will be presented to students can be simplified with the help of media. Media can represent what is less capable teachers say through words or certain sentence. The same thing is found in science subjects in class VIII SMPN 28 Surabaya, especially on light and optical. the material is not maximized, it proved by a lot of student who did not reach the standart of note or KKM (Minimum Criteria exhaustiveness). about 22 students of a total of 35 students did not reach the KKM. This is because in explaining the material teacher only using poster as a medium to deliver optical material to student, While students need a media that can display the working principle of optical devices significantly. There are two formulation of the problem of this research that required, that needed the test of feasibility and test of effectiveness the CAI media. The test is required in the subject matter of light and optical devices for class VIII SMPN 28 Surabaya. Research goal is to produce CAI media, to know feasibility of CAI media and also learned effectiveness of CAI media. Specifications of developed product is a CAI media which packaged in a CD (compact disk) and also with guide books and lesson plans (RPP) which used in the application of media. Based on the results of the design validation through media experts, the results of calculations for each aspect ie PSA results (Calculation every aspect) from the aspect of the appeal is 81.5 (Very good and does not need to be revised) and aspects of design accuracy was 70 (good and do need to be revised). The results of the validation of both subject matter experts said to be very good by calculating every aspect ie PSA thorough understanding of 87.5 (very good and does not need to be revised), PSA message content of 80 (very good and does need to be revised), PSA accuracy of the contents of 80 , Data from individual testing consisting of 3 people from the aspect of the appeal of 87.48 (Very good and does not need to be revised), the aspect comprhention 96.5 (Very good and does not need to be revised), standards, technical aspects of 93.2 (Very good and does not need to be revised). The results of trials small groups of 10 students aimlessly aspect of the appeal of 92.57 (very good and does not need to be revised), comperhention 93 (very good and does not need to be revised), the standard technis 90.6 (excellent and not needs to be revised). The test result large group consisting of 20 students is an aspect of the appeal of 95.57 (very good and does not need to be revised), comperhention 95 (very good and does not need to be revised), the standard technis 96% (very good and does not need to be revised ). Based on the acquisition value of the use of CAI media students with significance level of 5% value db = 35-1 = 34, then obtained obtained ttable = 0.681. So thitung bigger than ttable is 13 045> 0.681 Thus, researchers can deduce the data of student learning outcomes by using media Computer Learning (CAI) science subjects matter of light and optical devices for eighth grade students increased. so that the computer media instructional (CAI) can be declared as an effective learning. Keywords: Media Computer Assisted Instructions, light and optical equipment