cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI KEANEKARAGAMAN MAHLUK HIDUP UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 MENGANTI GRESIK RIZQI FITRIA, AIDA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI KEANEKARAGAMAN MAHLUK HIDUP UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 MENGANTI GRESIK Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada hasil observasi yang dilakukan dengan metode wawancara kepada guru mata pelajaran IPA kelas VII di SMP Negeri 2 Menganti Gresik di temukan permasalahan pembelajaran pada mata pelajaran IPA materi keanekaragaman mahluk hidup diman siswa memiliki nilai renda dari hasil belajar, kesalahan metode dalam pembelajaran, tidak adanya media yang membantu guru dalam proses pembelajaran. Pada mata pelajaran IPA ini memiliki karakteristik materi yang abstrak, luas serta memiliki penjelasan yang komplex maka dari itu peneliti membuat media CAI model tutorial untuk memudahkan siswa menerima informasi secara mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meneliti yang disesuikan dengan keadaan yang sebenarnya, khususnya pada CAI mata pelajaran IPA materi keanekaragaman Mahluk hidup. Sesuai penjelasan dan gambaran kondisi real di atas maka dapat di simpulkan bahwa media komputer pembelajaran interktif ini (CAI) berpotensi dikembangkan di SMP Negeri 2 Menganti Gresik untuk mengatasi masalah belajar siswa kelas VII khususnya pada mata pelajaran IPA materi keanekaragaman Mahluk Hidup. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media pembelajaran yang layak dan efektif. Model pengembangan yang dikembangakan yaitu model pengembangan R&D dari Borg and Gall dalam buku sugiyono. Subjek penelitian yang di gunakan berjumlah 34 siswa dari kelas VII A yang memiliki karakteristik kelas yang Heterogen. Teknik yang digunakan dalam pengembangan ini adalah teknik analisis data berupa wawancara, dokumentasi, angket dan tes. Metode pengumpulan data yang digunkan untuk menguji keefektifitasan dan realibilitas dalam media ini yaitu menggunakan metode wawancara serta angket kepada ahli materi, ahli media,ahli pembelajaran serta siswa dari kelas VII A yang berjumlah 34 siswa menjawab “Ya” maka dinyatakan baik, namun masih ada beberapa indikator yang memerlukan perbaikan demi kesempurnaan media pembelajaran interaktif (CAI) ini sehingga media ini layak dan efisien dalam proses pembelajaran. Berdasarkan perhitungan rumusan uji-t, deperoleh data yang dapat disimpulkan dari tabel taraf signifikan 5 % dalam(Sugiyono, 2010) ) maka db= 34-1= 33, kemudian diperoleh t tabel = 0,339. Jadi thitung lebih besar dari t tabel yaitu 277> 0,339. Sehingga peneliti dapat menyimpulkan data hasil belajar siswa dengan menggunakan media Komputer Pembelajaran (CAI) mata pelajaran IPA materi keanekaragaman Mahluk Hidup untuk siswa kelas VII mengalami peningkatan sehingga media komputer pembelajaran (CAI) tersebut bisa dinyatakan efektif dan efisien dalam pembelajaran. Kata Kunci : Media Komputer Pembelajaran, IPA, Keanekaragaman Mahluk Hidup, SMP Kelas VII   ABSTRACT Developing of Media Computer Assisted Instruction (CAI) On Science lesson Sub theme Variety of Organism for Seventh Grade at SMP N 2 Menganti Gresik The background of this research is based on the results of observations conducted by interview to science teacherof seventh grade in SMP N 2 Menganti Gresik wasfound problems learning in science lesson material variety of organism.thestudents have low grade of the result learning, the error methods in learning, didn’t have media that help teachers in the learning process. In science lesson had characteristics abstract, spacious material, and hadcomplex explanation. therefore researcher make CAI mediamodels tutorial to help students receive information more easily and don’t need long time to observethatexactlywith the real situation, specially on CAI science lesson sub themevariety of organism. From the explanation and description of the real conditions above .it can be concluded that this interactively learning computer media (CAI) had the potential to be developed in SMP Negeri 2 Menganti Gresik to overcome the problem of seventh grade, especially in science lesson sub themeVariety of Organism. This development aims to resultanlearning media that feasible and effective. Model of development which is developed the model of R & D from Borg and Gall in Sugiono’s book. The subjects of research are used amounted to 34 students of seventh grade. which had Heterogeneouscharacteristics classes. The technique was used in this research was data analysis techniques such as interviews, documentation, questionnaire and test. Data collection methods that used to examine the effectiveness and reliability of this mediaused interviews and questionnaires to subject matter experts, media experts, learning experts as well as students of Seventh Grade who amounted 34 students answered "Yes" then declared good, but there were still some indicators that needed to improvement for the perfection of interactive learning media (CAI) that the media was feasible and efficient in the learning process. Based on the calculation formula t-test, got data that can concluded from the table in significant level of 5% (Sugiyono, 2010)), the db = 34-1 = 33, then obtained t table = 0.339. So greater than t table is 277> 0,339. So the researchercan deduce the data of student learning outcomes by using media Computer Learning (CAI) science lessonsub theme variety of organism of seventh grade.The students have got increased so that the computer media instructional (CAI) can be declared effective and efficient in learning. Top of Form           Keywords: Media Computer Education, Science, Variety of Organism, Junior High Schoolof Seventh Grade  
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASISSTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA LITOSFER KELAS X SMA ISLAM SIDOARJO Erlianti, Herlina
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data awal di SMA Islam Sidoarjo mata pelajaran Geografi materi pokok hubungan manusia dengan lingkungan akibat dinamika litosfer merupakan salah satu materi yang menjenuhkan sebab siswa cenderung kurang memahami dan kurang antusias karena media pembelajaran yang diberikan kurang menarik perhatian. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan media untuk memotivasi siswa dalam memahami materi. Berdasarkan masalah tersebut, pengembang memberikan solusi dengan mengembangkan media CAI (Computer Assisted Instruction) pada mata pelajaran Geografi materi hubungan manusia dengan lingkungan akibat dinamika litosfer. Model pengembangan yang digunakan yaitu dari Research and Development (R & D), dikarenakan model ini memberikan urutan proses yang diikuti dengan revisi sehingga kelayakan produk dapat teruji dengan baik, model yang tergolong sederhana dan sistematis sehingga mudah untuk diterapkan dalam penelitian pengembangan bahan ajar berbasis komputer. Data hasil uji validitas ahli materi I memperoleh persentase 86,6% (sangat baik), ahli materi II 80% (baik), ahli media I 92,5% (sangat baik), ahli media II 88,8 (sangat baik). Hasil uji coba perseorangan 88,2% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 92,3% (sangat baik), uji coba kelompok besar 85% (sangat baik). Hasil yang diperoleh dari uji normalitas pre test kelas eksperimen dan kontrol ialah 0,26 dimana data nilai dapat dikatakan normal, sedangkan hasil dari post test kelas eksperimen dan kontrol ialah 8,1 dimana data berdistribusi normal. Uji homogenitas kelas eksperimen dan kontrol dari nilai UAS mendapatkan 0,719 dimana kedua kelas memiliki varian yang homogen, uji homogenitas kelas kontrol dan eksperimen dari hasil pre test mendapatkan varian homogen, dan uji homogen dari data post test kedua kelas mendapatkan varian yang homogen. Kata Kunci : Pengembangan media CAI, dinamika litosfer, mata pelajaran Geografi Based on preliminary data at SMA Islam Sidoarjo Geography subject matter of the human relationship with the environment as a result of the dynamics of the lithosphere is one material that saturate because students tend to be less understanding and less enthusiasm for learning is given less media attention. Under these conditions, the media needed to motivate the students to understand the material. Based on those problems, developers provide solutions by developing media CAI (Computer Assisted Instruction) in Geography subject matter of human relationships with the environment as a result of the dynamics of the lithosphere. The development model used is from the Research and Development (R & D), because this model provides a sequence of processes followed by revisions to the feasibility of the product can be tested, the model is quite simple and systematic so easy to implement in the research development of teaching materials based computer. Data validity test results matter experts I earn a percentage of 86.6% (excellent), a material II 80% (good), media expert I 92.5% (excellent), media expert II 88.8 (excellent). The results of trials of individuals 88.2% (excellent), piloting a small group 92.3% (excellent), a large group trial 85% (excellent). The results of the normality test pre test experimental and control class is 0.26 where data values can be considered normal, while the results of the post test experimental group and the control is 8.1 where the normal distribution of data. Class homogeneity test experimental and control of UAS gain value 0.719 where both classes have the variants are homogeneous, homogeneity test grade control and experimental results of the pre-test to get a variant homogeneous, and homogeneous test post-test data from both classes get a homogeneous variant. Keywords: CAI media development, the dynamics of the lithosphere, Geography
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MATERI CONDITIONAL SENTENCE UNTUK SISWA KELAS XI SMK NEGERI 10 SURABAYA APRILIA, ITA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MATERI CONDITIONAL SENTENCE UNTUK SISWA KELAS XI SMK NEGERI 10 SURABAYA ABSTRAK Pada era globalisasi, perkembangan teknologi sangat pesat terutama di bidang informasi dan komunikasi, termasuk SMKN 10 Surabaya. Materi pelajaran disampaikan secara lisan berdasarkan buku siswa yang digunakan untuk menarik minat siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil observasi di sekolah menunjukkan bahwa 30 dari 35 siswa yang tidak lulus KKM dikarenakan sulitnya memahami materi conditional sentence. Nilai KKM yang telah ditetapkan pada SMKN 10 Surabaya yakni 75 sehingga ditarik rumusan masalah bahwa “diperlukan pengembangan media Computer Assisted Instruction (CAI) pada mata pelajaran Bahasa Inggris materi conditional sentence untuk siswa kelas XI-APK3 di SMKN 10”. Langkah-langkah pengembangan menggunakan model Research and Development (R&D) dari model Sugiyono. Subjek uji coba meliputi ahli materi, ahli media, dan siswa kelas XI-APK3. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tertutup dan pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan analisis perhitungan, yaitu modifikasi dari rumus analisis deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil uji coba seluruh subjek, pengembangan media Computer Assisted Instruction (CAI) memperoleh nilai 94,23% (sangat baik) dan materi yang disajikan didalam media memperoleh nilai 85% (sangat baik). Kajian produk yang dihasilkan pada BAB V menunjukkan bahwa pengembangan media Computer Assisted Instruction (CAI) sudah layak dan efektif dimanfaatkan guru sebagai sarana atau alat untuk menyampaikan materi di dalam kelas. Kata Kunci : Media, Media Computer Assisted Instruction (CAI) DEVELOPMENT OF COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION MEDIA ON CONDITIONAL SENTENCE OF ENGLISH SUBJECT FOR THE STUDENTS OF XI SMKN 10 SURABAYA ABSTRACT In the globalization era, technology development grows fast, especially for the communacation and information technology include SMKN 10 Surabaya. The students’s materials are learned by oral and based on student’s books that are used for making the students interested to the in class. The result of the observation at school shows that 30 of 35 students are fail to pass the standart score of KKM because of the difficulties of students understanding of conditional sentences. The score of KKM in SMKN 10 Surabaya is 75. So, we can conclude that is needed Computer Assisted Instruction of media development of SMKN 10 Surabaya for conditional sentences for the student of XI-APK3. The steps of this media uses Research and Development (R&D) model from Sugiyono’s model. The subject test of the trial are the materials master, media master, and the students of XI-APK3. The collecting data instruments use closed questioner and pre-test post-test. The data analytical technique is using calculating analytic, which is the modify of descriptive anlytic pattern. The data collected from the whole subject test result indicates that the development of using Computer Assisted Instruction (CAI) gets 94,23% (very good) and the materials provided within the media get 85% (very good). The results of product discussion on chapter V indicates that the development of Computer Assisted Instruction (CAI) has already been suitable and effective for the there teacher to be applied as a tool to convey the lesson during the class. Keywords: Media, Computer Assisted Instruction (CAI) Media
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADAMATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI MATERI“PEMBUATAN KARAKTER ANIMASI 3 DIMENSI” UNTUK MENINGKATKAN HASILBELAJARSISWA KELAS XI JURUSAN MULTIMEDIA SMK MAHARDIKA SURABAYA Budi Yanti, Wisnu
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pada siswa kelas XI SMK Mahardika Surabaya dilatarbelakangi oleh adanya kurangnya pemahaman terhadap mata pelajaran Animasi 3 Dimensi materi pokok Pembuatan Karakter Animasi 3 Dimensi yang berakibat pada rendahnya nilai praktek siswa dari standar kelulusan yang ditetapkan sekolah yaitu 80. Hal ini dapat dilihat dari hasil perolehan nilai siswa yang menyebutkan bahwa dari 28 siswa kelas Multimedia 2, hanya 4 orang yang memperoleh nilai di atas standar kelulusan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media Computer Assisted Instruction (CAI) mata pelajaran Animasi 3 Dimensi materi pokok Pembuatan Karakter Animasi 3 Dimensi untuk siswa kelas XI SMK Mahardika Surabaya yang layak dan efektif untuk solusi dari permasalahan belajar tersebut. Model pengembangan yang digunakan adalah model DDDE (Decide, Design, Develop and Evaluate) oleh Iver dan Baron. Pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap yaitu review dengan ahli materi dan ahli media, uji coba evaluasi dengan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba pemakaian yaitu dengan kelompok besar. Teknik analisis data menggunakan teknik perhitungan PSA (Presentase Setiap Aspek) untuk menghitung data hasil wawancara ahli media dan materi serta angket untuk siswa dan rumus uji t untuk menghitung data test. Hasil perhitungan data validasi kedua ahli materi menunjukkan presentase sebesar 76,78% yang termasuk dalam kategori Baik., dan data hasil validasi kedua ahli media sebesar 88,19% yang termasuk dalam kategori baik sekali. Untuk data perolehan uji t nilai pretest dan postest yang dilakukan terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol, dari data pretest diketahui bahwa besar thitung = 0,19 < ttabel = 2,00488 yang dapat disimpulkan bahwa antara kelas eksperimen dan kontrol memiliki kemampuan awal yang tidak jauh berbeda. Sedangkan data nilai postest besar thitung = 5,21 > ttabel = 2,00488 yang dapat diartikan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa media yang diujicobakan efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Pengembangan, CAI, Animasi 3 Dimensi, Pembuatan Karakter Animasi. Abstract Research on class XI student of SMK Mahardika Surabaya motivated by the lack of understanding of the subject matter subject Animation 3D Character Animation 3 Dimensional Creation which resulted in low grades of students practice standards set school graduation of 80. It can be seen from the results of the acquisition value student who says that of 28 graders Multimedia 2, only 4 people scoring above the passing standard student. Therefore, the development of media Computer Assisted Instruction (CAI) subjects 3D Animation subject matter Animation 3D Character Creation for class XI student of SMK Mahardika Surabaya appropriate and effective for the solution of problems of learning. The model used is a model development DDDE (Decide, Design, Develop and Evaluate) by Iver and Baron. Implementation of the trials conducted several stages of review by subject matter experts and media specialists, pilot evaluation trials with individual, small group trial, ie user trials with a large group. Analysis using PSA calculation technique (Percentage Every Aspect) to compute the media expert interview data and content and questionnaire for students and t test formula for calculating the test data. The result of the calculation of validation data both subject matter experts show a percentage of 76.78% is included in the category of Good, and data from a second validation media expert at 88.19% which is included in either category yet. For data acquisition t test the value pretest and post-test conducted on the experimental class and control class, from the data pretest known that big thitung = 0.19 < ttable = 2.00488 which it can be concluded that the experimental class and has the ability to control the start which is not far different. While data postest great value thitung = 5.21> ttable = 2.00488 which may mean that the experimental class and control class there is a significant difference and so can be said that the media which have been tested effectively improve student learning outcomes. Keywords: Development, CAI, 3D Animation, Animation Character Creation.
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ANIMASI 2 DIMENSI MATERI PEMBUATAN OBJEK PADA APLIKASI ANIMASI 2 DIMENSI UNTUK SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK PGRI 2 SIDOARJO DEVITASARI, ISWAHYUNI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan media CAI materi Pembuatan Objek Pada Aplikasi Animasi 2 Dimensi pada mata pelajaran Teknik Animassi 2 Dimensi yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model Research and Development (R&D) Borg and Gall yang diacu oleh Sugiyono. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan tes. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media CAI tutorial pada ahli materi I dan II didapatkan katagori sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Uji coba perorangan 86,67% termasuk dalam katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil 95,83% termasuk dalam katagori sangat baik, sedangkan uji coba lapangan 81,58% termasuk dalam katagori sangat baik. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan media CAI, pengembang menggunakan uji t dengan taraf signifkan 5% d.f.= 30-1 = 29, maka di peroleh t tabel = 1,699 sedangkan t hitung 5,322. Sehingga t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 5,322>1,699. Dengan demikian perbedaan pretest dan posttest terserbut dinyatakan mengalami perbedaan yang signifikan dengan didasarkan pada t tabel. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas XI Multimedia I di SMK PGRI 2 Sidoarjo mengalami peningkatan setelah diterapkannya media CAI materi Teknik Pembuatan Objek Pada Adobe Flash pada mata pelajaran Teknik Animasi 2 Dimensi dan media CAI terserbut dinyatakan efektif dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, Media, CAI, Teknik Animasi 2 Dimensi Abstract This developmental research aims to produce media of CAI on the material of Creating Objects in 2D Animation Apps in 2D Animation Techniques subject, with the expectation to improve students’ learning outcomes. The development model used in this study was Research and Development (R&D) model by Borg and Gall referenced by Sugiyono. In collecting the data, the researcher used interview, questionnaires, and tests. Based on the data analysis, the due diligence of CAI in tutorial of the material experts I and II shows excellent results. Furthermore, excellent results are also obtained from media experts I and II. In the individual test, 86.67% belongs to the excellent category. In the small group test, 95.83% is included in the excellent category, while in the field test, 81.58% belongs to the excellent category. Moreover, in detecting the effectiveness of CAI, the developer used t-test with the significance level of 5% and the df=30-1=29, so the t-table obtained was 1.699, while the t-count was 5.322. Therefore, the t-count is greater than the t-table, i.e. 5.322>1.699. Accordingly, there is significant difference between pretest and posttest based on the t-table. It can be concluded that the learning outcomes of the students in class XI Multimedia I in SMK PGRI 2 Sidoarjo increase after the implementation of CAI on the material of Object Creation Techniques on Adobe Flash in 2D Animation Techniques subject. From the results obtained, CAI can be considered effective to be used in the learning system. Keywords: CAI, Development, Media, 2D Animation Techniques.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PPKN MATERI POKOK SISTEM PERADILAN INDONESIA DI KELAS X SMK NEGERI 2 KOTA MOJOKERTO Aminatu Zahriyah, Siti
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyampaian materi pelajaran PPKn pada kelas X di SMK Negeri 2 Kota Mojokerto masih menggunakan metode pembelajaran konvensional yakni metode ceramah dengan menggunakan buku teks dan LKS. Metode konvensional tersebut tidak memberikan peningkatan hasil belajar maupun pemahaman siswa. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan suatu perubahan metode pembelajaran yang dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar dan pemahaman siswa. Metode role playing dengan menggunakan media video diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar dan pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode pembelajaran rile playing dengan menggunakan media video serta untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian True Eksperimen jenis Control Group Pretest Posttest dengan subjek penelitian kelas eksperimen (X DKV1) dan kelas control (X RPL1). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Mojokerto. Pada kelas eksperimen diterapkan metode pembelajaran role playing dengan menggunakan media video. Sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah dengan menggunakan buku teks dan LKS. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel bebas yakni penerapan metode pembelajaran role playing dengan menggunakan media video dan variabel terikat yaitu hasil belajar mata pelajaran PPKn materi pokok sistem peradilan Indonesia siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Mojokerto. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi sistematis dan tes. Data yang diperoleh dari tes yaitu nilai pretest dan posttest yang digunakan untuk mengetahui normalitas dan homogenitas sampel. Apabila data yang dianalisis normal maka menggunakan uji t dan apabila sebaliknya maka menggunakan uji Chi Kuadrat Dua Subjek. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pada kelas eksperimen setelah diberi perlakuan. Hasil analisis data yang diketahui dari hasil observasi di kelas eksperimen dalam proses penerapan metode pembelajaran role playing dengan menggunakan media video diperoleh nilai rata-rata 94,7% untuk guru dan diperoleh nilai rata-rata 94,7% untuk siswa. Dapat disimpulkan bahwa proses penerapan metode pembelajaran role playing dengan menggunakan media video termasuk dalam kriteria baik sekali. Untuk hasil analisis data tes dengan menggunakan uji Chi Kuadrat Dua Subjek diperoleh hasil X2hitung 16,67 > X2tabel 3,841. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan menerapkan metode pembelajaran role playing dengan menggunakan media video terdapat peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan buku teks dan LKS pada proses pembelajaran PPKn materi pokok system peradilan Indonesia siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Mojokerto. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Role Playing, Media Video, Hasil Belajar, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Abstract Subject matter submission of the Civic and Pancasila Education on X grade SMKN 2 Mojokerto City still using conventional learning method that is lecture method using text book and LKS. The conventional learning method didn’t leave enhancement of student learning outcomes and student understanding. To overcome that problem it takes a change of learning method that can be helpful for enhancement of learning outcomes and student understanding. With role playing method using video media expected can helpful for enhancement of learning outcomes and student understanding. This research using True Experiment type Control Group Pre-test Post-testdesign with the research subject is experiment class (X DKV1) and control class (X RPL1). This research was conducted in SMKN 2 Mojokerto City. The experiment class applied role playing learning method using video media. While the control class still using lecture method with text book and LKS. Variables used in this research is the independent variable which is the application of the role playing learning method using video media and the dependent variable is the student learning outcomes on civic and Pancasila education with the subject matter Indonesian judicial system in X grade of SMKN 2 Mojokerto City. Data collection methods using systematic observation techniques and tests. The data obtained from the tests isvalue pretest and posttest are used to determine the normality and homogeneity of the sample. If the data were analyzed using the t test are normal, and if otherwise then using Chi Square Two subject. It is doneto know difference in the experimental class after being treated. The results of the analysis of known data from the observation in the experimental class in process of implementing the role playing learning method using video media obtained the average value of 94.7% for teachers and obtained the average value of 94.7% for students. It could be concluded that the process of implementing role playing learning method using video media included in the criteria very well. For the results of the test data analysis using Chi Square Two Subject obtained X2hitung 16,67 > X2tabel 3,841. These results showed an increase in student learning outcomes significantly after being given treatment. The conclusion of this researchshowed that the treatment by applying role playing learning method using video there are improving student learning outcomes significantly than using lecture method with textbooks and worksheets in the learning process of Civic and Pancasila Education with the Indonesian judicial system subject matter in X grade of SMKN 2 Mojokerto City.   Keywords: Role Playing Learning Method, Video Media, Learning Outcome, Civic and Pancasila Education.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK TENTANG PEMBUATAN OBYEK PADA APLIKASI ANIMASI MATA PELAJARAN ANIMASI 2D UNTUK SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 LAMONGAN ikhyaudin, muhammad
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   Modul elektronik adalah bahan ajar mandiri yang disusun secara sistematis kedalam pembelajaran terkecil untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu yang disajikan dalam bentuk elektronik yang bersifat Self Instruction, Self Contained, Stand Alone, Adaptif, dan User Friendly yang memuat satu materi pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui terdapat kesulitan siswa memahami materi yang terjadi dalam proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Animasi 2 Dimensi materi pokok pembuatan obyek pada aplikasi 2 dimensi. Tujuan pengembangan modul elektronik adalah untuk memperoleh deskripsi tentang pengembangan modul elektronik tentang pembuatan obyek pada aplikasi animasi mata pelajaran animasi 2D untuk siswa kelas XI SMK Negeri  Lamongan dan pengaruh penggunaan modul elektronik animasi 2 Dimensi terhadap hasil belajar siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Lamongan pada materi pokok pembuatan obyek pada aplikasi animasi mata pelajaran animasi 2 Dimensi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development atau R&D (Sugiyono, 2010:408). Pemilihan model tersebut dikarenakan terdapat langkah-langkah khusus yang lebih mendetail dan sistematis serta lebih sesuai dengan karakteristik media yang akan dikembangkan oleh peneliti dan hasil akhir dari pengembangan ini adalah menghasilkan suatu produk. Teknik pengumpulan data dari ahli materi dan ahli ahli media menggunakan teknik wawancara, sedangkan untuk siswa menggunakan agket dan tes. Hasil wawancara kepada ahli materi dan ahli media sebagai acuan untuk merivisi produk yang dikembangkan. Sedangkan hasil tes untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan modul elektronik. Berdasarkan hasil tahapan uji coba kelompok besar, yakni uji coba pada siswa kelas XI Multimedia diperoleh data t hitung lebih besar daripada t tabel yaitu (17,59>2,032). Maka dapat disimpulkan bahwa media modul elektronik pada mata pelajaran animasi 2 Dimensi materi pokok pembuatan obyek pada aplikasi animasi efektif karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Lamongan.   Kata kunci : Pengembangan modul elektronik, multimedia, SMKN 1 Lamongan Abstract   Electronic module is independent teaching material which is structured systematically into smallest learning to reach the goal of certain learning which is served in electronic form which has the quality of friendly that accommodate one learning material. Based on observation and interview, it is known that student have problem to understand lesson’s material specifically in 2 Dimension Animation lesson subject matter making object in animation application in 2D animation. The purpose of the development of electronic module are to obtain the description about the development of electronic module about making object in animation application in subject animation for second grade students of SMKN 1 Lamongan and the influence of using 2D animation electronic module toward learning result second grade student of multimedia in SMKN 1 Lamongan. For main material making object in animation application in 2D animation subject. This research use Research and Development Method or R&D (Sugiyono, 2010:408). This model has been used because there are special steps which is more detail and systematic, it is also more suitable with characteristics from media which is will be developed by researcher and the final output from this this development is delivering a product. The data collecting technique from the material and media expert was best conducting interview, while from the students was by giving questionnaire and test. The result of the interview from the expert are used to revise the product which is developed whereas the result of the test are to know how student’s learning result after using electronic module. Based on the result of large group sample to second grade students of multimedia, it found that t data count is bigger than t table which is (17, 59>2,032). So it can be concluded that electronic module media in 2D animation subject of main material making object in animation application is effective because it can increasing the second grade multimedia students of SMKN 1 Lamongan learning result.   Keywords: electronic modules development, multimedia, SMKN 1 Lamongan.    
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADAMATA KULIAH SISTEM PERTAHANAN NEGARA UNTUK MAHASISWA S1 DISEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI ANGKATAN LAUT SURABAYA SEPTI PRATIWI, NINIE
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi di kelas dan wawancara dengan dosen mata kuliah Sistem Pertahanana Negara di STTAL Surabaya ditemukan masalah belajar yaitu kurang efektif karena dosen hanya menggunakan PPT saja dalam proses pembelajaran, belum trdapat buku pegangan yang dijadikan acuan. Hal ini mengakibatkan banyak mahasiswa yang merasa kesulitan pada saat mengerjakan tugas yang diberikan sehingga nilai hasil belajar siswa 50% mendapat nilai dibawah rata-rata.Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan bahan ajar sistem pertahanan negara yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, And Evaluation) oleh Mollenda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan bahan ajar pada ahli materi I dan II didapatkan katagori sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Uji coba perorangan 85% termasuk dalam katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil 85% termasuk dalam katagori sangat baik, sedangkan uji coba lapangan 87% termasuk dalam katagori sangat baik. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan buku ajar, pengembang menggunakan 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil data perolehan uji t nilai dari pretest kedua kelas memperoleh t hitung = 1,28< t tabel = 2,064 Sedangkan hasil uji t nilai dari posttest kedua kelas memperoleh t hitung 11,28< t tabel = 2,064 Dengan demikian perbedaan pretest dan posttest terserbut dinyatakan mengalami perbedaan yang signifikan dengan didasarkan pada t tabel. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa S1 STTAL Surabaya mengalami peningkatan setelah diterapkannya Bahan Ajar mata kuliah Sistem Pertahanan Negara dan Buku Ajar terserbut dinyatakan efektif dalam pembelajaran. Kata kunci : Pengembangan, Bahan ajar, Sistem Pertahanan Negara Abstract Based on observations in the classroom and interviews with the lecturer the national defense system State in Surabaya STTAL found learning problems are less effective for lecturers only use PPT alone in the learning process, there not handbook as a reference. This resulted in many students who find it difficult at the moment about the task so that the value of student learning outcomes 50% scored below average. Purpose of this development research is to produce teaching materials national defense system is expected to improve student results. The development model used is a model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) by Mollenda. Data collection methods used are questionnaires and tests. Based on the analysis, the results of due diligence on the matter experts teaching materials I and II obtained very good category. Media expert I and II obtained excellent results. Individual testing 85% included in the category of a very good, small group trial 85% included in the category of very good, while 87% field trials included in the category very well. As for knowing the effectiveness of textbooks, the developer uses two classes, namely the control class and experimental class. Results of t test result data values ??from the second pretest grade received t = 1.28 <t table = 2.064 While the t-test, the value of the second posttest grade received 11.28 t <t table = 2.064 Thus differences in pretest and posttest mentioned declared experiencing a significant difference to be based on t table. It can be concluded that the results of student learning S1 STTAL Surabaya increased after the implementation of the courses Subjects National Defense System and Textbook mentioned declared effective learning. Keywords: Development, teaching materials, the national defense system
PENGEMBANGAN MEDIA "BANK-MAMED" BERBASIS KOMPUTER SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN - UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TEGUH SATRIAWAN, ROMA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan ketat terjadi pada setiap lembaga pendidikan guna meningkatkan standar dan kualitas untuk menjadi lembaga yang unggul dibidangnya. Cara yang sedang populer dan ramai digunakan di era masa kini untuk meningkatkan standar dan kualitas pendidikan yakni mengembangkan sumber belajar berbasis komputer. Berdasarkan studi awal di prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, peneliti menemukan masih banyak mahasiswa tidak mendapatkan hasil memuaskan dalam mencari dan memperoleh materi ataupun referensi yang dibutuhkan. Meski di lingkungan belajar mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya sudah dilengkapi dengan adanya jaringan internet. Hal ini disebabkan kurang optimalnya pengelolaan sumber belajar yang tersedia. Selama ini mahasiswa dalam memperoleh materi hanya mengandalkan penjelasan dosen ketika jam mata kuliah berlangsung. Selain itu masalah kerap sekali terjadi perubahan jam perkuliahan yang tidak menentu bahkan sampai mengakibatkan kekosongan pada jam perkuliahan. Hal tersebut mengakibatkan mahasiswa tidak memperoleh materi yang harusnya diterima dari dosen pada saat kuliah berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan sumber belajar yang ada dengan mengembangkan media “Bank-Mamed” berbasis komputer sebagai sumber belajar yang layak digunakan bagi mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan – Unesa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall, instrument pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara serta jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi media “Bank-Mamed” pada ahli media I dan ahli media II mendapatkan persentase 72,73% (baik). Sedangkan dari hasil uji lapangan utama mendapatkan persentase 85% (sangat Baik) dan pada uji coba operasional mendapatkan persentase 91% (sangat baik). Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli media dan hasil uji coba oleh mahasiswa maka dapat disimpulkan bahwa media “Bank-Mamed” yang dikembangkan sebagai sumber belajar sudah layak digunakan bagi mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan-Unesa. Kata Kunci: Pengembangan, Media Berbasis Komputer, Sumber Belajar, Teknologi Pendidikan Competition happened on each institutions in order to raise the standards and quality for review as excellent institute. The is popular used in this era to improve the quality of education is developing a computer-based learning resources. Based on preliminary studies in Educational Technology Department of Surabaya State University, the researchers found many students do not get satisfactory results in their search for obtain required references. Although Educational Technology Department of Surabaya State University is equipped with the Internet network. This is due to management of learning resources available less optimal. During this time students in obtaining materials rely only lecturers explanation at class. Lecturers often changes class hours and even cancel the class. It makes in students not to obtain any materials that should be received from the lecturer during the class. This research aims to optimize the existing learning resources by developing media " Bank - Mamed " a computer-based learning resources are worth used for college students of Educational Technology Department Surabaya State University. The method used is Research and Development ( R & D ) by Borg and Gall, data collection instrument used was a questionnaire and interviews as well as the types of data were obtained on qualitative and quantitative data. The validation results of media " Bank - Mamed " by media expert I and II is 72.73 % ( excellent ) . While the results of the field test is 85 % ( very Good ) and in operational trials is 91 % (excellent ) . Based on the results of the validation by experts and the media trial results by the students , it can be inferred that the media " Bank - Mamed" that developed as a learning resource is already worthy to use for college students of Educational Technology Department Surabaya State University. Keywords: Development, Computer Based Media, Bank Mamed, Learning Resource, Educational Technology
PEMANFAATAN MEDIA CAI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI MATERI POKOK PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA DI KELAS VIII SMP/MTS SINTIA ANGGRAENI, MEGA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2016): Volume 7 Nomer 3 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di MTs Darul Ulum peneliti menemukan permasalahan yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah, serta guru menggunakan gambar untuk menjelaskan alur peredaran darah pada manusia yang membuat siswa hanya membayangkan. Hal yang sama juga peneliti temukan di MTs Nurus Syafi’i, MTs Hasanuddin. Berdasarkan permasalahan tersebut maka di perlukan Pemanfaatan media Cai tentang sistem peredaran darah pada Manusia di kelas VIII SMP/MTs. Pemanfaatan bertujuan untuk membantu siswa mempelajari materi sistem peredaran darah dan membantu guru untuk memberikan variasi mengajar guna meningkatkan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data pada pemanfaatan ini menggunkan observasi dan tes. Metode observasi dilakukan pada guru dalam memanfaatkan media CAI. Pada MTs Hasanuddin dengan N=44-1 = 43 taraf signifikan 5% maka diperoleh rtabel 0,293, karena rhitung lebih besar dari rtabel (0,81>0,29). Pada MTs Darul ulum dengan N=36-1 = 35 taraf signifikan 5% maka diperoleh rtabel 0,334, karena rhitung lebih besar dari rtabel (0,761>0,334). Pada MTs Nurus syafi’i telah diketahui hasilnya dengan N=31-1 = 30 taraf signifikan 5% maka diperoleh rtabel 0,361, karena rhitung lebih besar dari rtabel (0,85>0,361), maka data yang dianalisis menunjukkan adanya persamaan atau kesepakatan antara observer I dengan observer II. Metode tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji t di MTs Hasanuddin pada kelas VIII G dengan taraf signifikan 5% N= 36 – 1 = 35 sehingga diperoleh ttabel = 2,03 dan thitung 3,75. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar dari ttabel (3,75> 2,03). Pada Kelas VIII I taraf signifikan 5%, N = 36-1 = 35 sehingga diperoleh ttabel =2,03 dan thitung =2,51. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar ttabel (2,51> 2,03). Melalui hasil perhitungan uji t di MTs Nurus Syafii Kelas VIII A (kelompok eksperimen) dengan taraf signifikan 5% N= 31-1 = 30 sehingga diperoleh ttabel = 2,04 dan thitung 2,84. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar dari ttabel (2,84> 2,04). Pada kelas VIII B (kelompok kontrol) dengan taraf signifikan 5%, N = 30-1 = 29 sehingga diperoleh ttabel =2,04 dan thitung =2,6. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar ttabel (2,6> 2,04). Melalui hasil perhitungan uji t di MTs Hasanuddin Kelas VIII A (kelompok eksperimen) taraf signifikan 5% N= 43-1 = 42 sehingga diperoleh ttabel = 2,01 dan thitung 2,73. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar dari ttabel (2,73> 2,01). Kelas VIII B (kelompok kontrol) taraf signifikan 5%, N = 43-1 = 42 sehingga diperoleh ttabel =2,01 dan thitung =2,31. Dari data tersebut diketahui bahwa thitung lebih besar ttabel (2,31> 2,01). Karena rhitung lebih besar dari rtabel maka dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa guru sudah cukup baik dalam memanfaatkan media Cai di kelas dan berdasarkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan memanfaatkan media CAI yang berjudul sistem peredaran darah pada manusia di kelas VIII SMP/ MTs dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci : Pemanfaatan, Media, CAI , Sistem peredaran darah pada manusia. Abstract Based on observations in MTs Darul Ulum researchers found that is the problem study results students to the matter circulatory system, and teachers using picture to explain the blood circulation in humans make students only imagine. The same researchers found in MTs Nurus Syafi’i , Mts Hasanuddin. Based on these problems but need to use the media CAI about circulatory system in humans in class eight grade junior hugh school / mts . The use of aims to help students studies matter the circulatory system and help the teacher to give variety teaching to improve learning outcomes students Data collection method on utilization this both observation and tests .The observation performed on teachers in the media CAI use. On MTs Hasanuddin with N = 44-1 = 43 standard significant 5 % and obtained rtabel 0,293, because rhitung larger than rtabel ( 0,81 > 0,29 ). On MTs Darul Ulum with N = 36-1 = 35 standard significant 5 % and obtained rtabel 0,334 , because rhitung larger than rtabel ( 0,761 > 0,334 ). A method of test used to known the result student learning. Based on the calculation of test t on MTs Hasanuddin on class VIII-G a significant level of 5% N = 36-1 = 35 to obtain ttabel = 2,03 and thitung 3.75.From the data is known that thitung larger than ttabel ( 3,75 2,03 ). On class VIII-I significant level of 5 percent , n = 36-1 = 35 so obtained ttabel = 2,03 and thitung = 2,51. From the data is known that thitung larger ttabel ( 2,51 > 2,03 ). Through the calculation on test t on MTs Nurus Syafi’i class VIII a ( group experiment ) with standard significant 5 % N = 31-1 = 30 and obtained ttabel = 2,04 and thitung 2,84. From the data is known that thitung larger than ttabel ( 2,84 > 2,04 ). On class VIII-B ( the control group ) with standard significant % 5, n = 30-1 = 29 and obtained ttabel = 2,04 and thitung = 2,6. From the data is known that thitung larger ttabel ( 2,6 > 2,04 ). Through the calculation on t-test on MTs Hasanudin class VIII-A ( group experiment) with standard significant 5 % N= 43-1 = 42 and obtained ttabel = 2.01 and thitung 2,73. From the data is known that thitung larger than ttabel ( 2,73 > 2,01 ) . Class VIII B ( the control group ) standard significant 5% , N = 43-1 = 42 and obtained ttabel = 2,01 and thitung = 2,31.From the data is known that thitung larger than ttabel ( 2,31> 2,01 ). Because thitung larger than rtabel it can be concluded increased study results students . Can be concluded that teachers have would be good enough in use media cai in classes and based on the results of student learning increased by using media CAI titled the circulatory system on human beings in class VIII junior high school / MTs can improve learning outcomes students Keywords: Utilization, Media, CAI, Blood circulation in humans.