cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PEMANFAATAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA KELAS IX IPA SMA N 1 LAMONGAN Nur Nisa, Lathifatu
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Lamongan melalui pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas empat tahap yaitu:perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2. Sedangkan objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran matematika dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Instrumen berupa soal tes, angket, dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan empat kali pertemuan dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan langkah-langkah meliputi: grouping, planning, investigation, organizing, presenting, evaluating, dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pada siklus I diperoleh persentase aspek kemampuan memberikan penjelasan yang sederhana adalah 66,24% dengan kualifikasi sedang, persentase aspek memberikan penjelasan lanjut adalah 97,41% dengan kualifikasi sangat tinggi, aspek keterampilan mengatur strategi dan taktik mencapai 96,26% dengan kualifikasi sangat tinggi, aspek keterampilan menyimpulkan atau mengevaluasi mencapai 36,50% dengan kualifikasi sangat rendah. Jadi, kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 2 adalah 74,10% dengan kualifikasi sedang. Kemudian pada siklus II diperoleh persentase aspek kemampuan memberikan penjelasan yang sederhana adalah 94,83% dengan kualifikasi sangat tinggi, persentase aspek memberikan penjelasan lanjut adalah 97,13% dengan kualifikasi sangat tinggi, aspek keterampilan mengatur strategi dan taktik mencapai 96,70% dengan kualifikasi sangat tinggi, aspek keterampilan menyimpulkan atau mengevaluasi mencapai 72,55% dengan kualifikasi sedang. Sehingga kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 2 meningkat menjadi sebesar 90,30% dengan kualifikasi sangat tinggi.
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) MATA PELAJARAN BIOLOGI MATERI VIRUS UNTUK SISWA KELAS X DI SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA PRATIWI, RIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biologi mengkaji kehidupan dari berbagai sisi, mulai dari sel hingga organisme atau makhluk hidup. Salah satu organisme yang dikaji dalam Biologi adalah virus. Pembelajaran materi virus bertujuan agar siswa memahami ciri-ciri virus (struktur dan replikasinya) serta peranan virus di dalam kehidupan. Berdasarkan hasil observasi, hasil belajar materi virus siswa kelas X di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya rata-rata di bawah KKM (75). Pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media CAI materi virus dan untuk mengetahui efektivitas media CAI materi virus dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya. Model dan prosedur pengembangan yang digunakan yaitu R & D Borg dan Gall. Dalam pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap, yaitu review dengan ahli materi dan ahli media, evaluasi dengan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan dengan kelompok besar, dan untuk mengetahui hasil belajar pengembang melakukan eksperimen semu. Pengumpulan data menggunakan metode angket, kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus deskriptif presentase. Sedangkan data eksperimen semu dihitung menggunakan rumus uji t dua sampel bebas. Hasil uji validasi dengan dua ahli materi yaitu 90,75% dan uji validasi dengan dua ahli media yaitu 96,6%. Hasil uji coba perorangan yaitu 97,21%, uji coba kelompok kecil yaitu 90,16%, dan uji coba kelompok besar yaitu 91,72%. Hasil uji t menghasilkan data 1,67 < 3,53 maka hasil tersebut menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Pengembangan, Media CAI, Mata Pelajaran Biologi, Materi Virus, Borg dan Gall.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SD NEGERI TAMBAK SAWAH SIDOARJO WIDODO, SUJUD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Tambak Sawah pada mata pelajaran IPA materi pokok Bumi dan Alam Semesta (Sumber Daya Alam). Model pembelajaran CTL pada intinya digunakan untuk mengaitkan materi-materi disekolah dengan masalah kontekstual dikehidupan sehari-hari, sehingga materi lebih mudah dipahami siswa. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian eksperimen, dengan subjek penelitian dua kelompok yaitu kelompok kontrol dengan menggunakan model ceramah dan kelompok eksperimen dengan pembelajaran CTL. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode tes dan observasi. Untuk menguji hasil penelitian dilakukan teknik analisis data menggunakan uji t, yaitu dengan membandingkan hasil tes antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisis dan penyajian data menunjukkan bahwa kelompok eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran CTL berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hasil uji t antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan hasil signifikasi dengan nilai t hitung 3,21 yang mana setelah dikonsultasikan dengan t tabel (df 48) 1,677, nilai t hitungnya lebih besar dari nilai t tabel sehingga Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas V materi pokok Bumi dan Alam Semesta.Kata Kunci: Penerapan, Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning, IPAAbstract The purpose of this research is to know learning Contextual Teaching and Learning Model impact on outcomes learning in class V of SDN Tambak Sawah on the subjects of science subject matter of the earth and the. CTL model in essence used to materials link in the school with life of the problem daily, so the material more easily to understood by student. This researced are experiment, with the subject of research two groups, are the groups of control by used the direct learning model and the group of experiments with CTL model. The method to data collection researched is test and observation. To test the results of the research was done technique analysis data using t test, that is by comparing test results between the control groups and experiment groups. The results of the analysis of the data shows that the experiment by applying CTL model influential of the outcomes learning . t test between the experiment and the control group show results significance in with the tcount 3,21 which after reviewed by ttable ( df 48 ) 1,677 , value tcount greater than the ttable so Contextual Teaching and Learning model impact on outcomes learning of students in subjects science grade V subject matter the earth and the universe. Keywoard :application, contextual teaching and learning, science
PENGEMBANGAN MODUL PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI POKOK KERAGAMAN SOSIAL BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 DRIYOREJO Eka Fatmawati, Devi
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengembangkan modul mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi pokok keragaman sosial budaya yang layak, bertujuan (2) untuk mengetahui keefektifan modul dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi pokok keragaman sosial budaya kelas VIII di SMPN 1 Driyorejo. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Dalam pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap, yaitu: review dengan ahli materi, ahli media, uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur, angket dan tes. Hasil uji coba kepada dua ahli materi menunjukkan kualifikasi sangat baik dan uji coba kepada dua ahli media menunjukkan kualifikasi sangat baik. Hasil uji coba perseorangan menunjukkan kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok kecil menunjukkan kualifikasi sangat baik, dan uji coba kelompok besar menunjukkan kualifikasi baik. Hasil pre-test dan post-test adalah 5,641 > 1,697. Modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan karena skor post-test lebih besar dari skor pre-test dengan perhitungan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 5,641 > 1,697, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi pokok keragaman sosial budaya layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: pengembangan, modul, ADDIEAbstractThe purpose of this research are (1) to develop the Social Science subject module on the subject of appropriate socio-cultural diversity, aiming (2) to know the effectiveness of the module in improving the learning outcomes in the subject of Social Sciences of the subject matter of the socio-cultural diversity of class VIII in SMPN 1 Driyorejo. The development model used is ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). In the implementation of the experiment conducted several stages, namely: reviewed by material experts, media experts, individual trials, small group trials and large group trials. Data collection techniques used were structured interviews, questionnaires and tests. Test results to two material experts excellent qualification and trials on two media experts excellent qualification. Individual test results excellent show qualification, small group trials excellent more qualification, and large group trials good qualifications. The result of pre-test and post-test is 5,641> 1,697. Module can improve student learning results significantly because post-test score is bigger than pre-test score with tcount is bigger than ttable that is 5,641> 1,697, so it can be concluded that module development in Social Science subject matter of socio-cultural diversity and effective use in learning.Keywords: development, module, ADDIE
PENGEMBANGAN MEDIA CAI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA BANGUN PRISMA DAN LIMAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP HANG TUAH 1 SURABAYA YUNITA, NORMA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) MATERI EKOSISTEM PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH 02 LAMONGAN Nur Aliyah Dwi Rahmawati, Laili
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 3 (2017): Volume 8 Nomer 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media CAI (ComputerAssisted Instruction). Variabel dalam penelitian ada 2 yaitu kelayakan media CAI dan Keefektifan Media CAI untuk meningkatkan hasil belajarsiswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada dua yaitu wawancara, Angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji t. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan media CAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP Muhammadiyah 02 lamongan pada materi Ekosistem mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kata Kunci: Pengembangan, Media CAI (Computer Assisted Instruction).
PENGEMBANGAN MODUL MATA PELAJARAN PRODUKTIF III MATERI DASAR PEMBUATAN ANIMASI 2 DIMENSI DENGAN MACROMEDIA FLASH UNTUK SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK SUNAN AMPEL MENGANTI, GRESIK APRILIANA, ATIKA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 3 (2017): Volume 8 Nomer 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut (1) mengembangkan media modul pembelajaran sesuai kebutuhan (2) menguji kelayakan dari media yang dikembangkan (3) menguji keefektivitasan media yang dikembangkan.   Model dan prosedur pengembangan yang digunakan yaitu model R&D Borg and Gall (1983:775) yang digunakan untuk meghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, angket, dan tes. Kemudian dilakukan analisis data teknik perhitungan angket dengan rumus presentase (rumus P). Dilakukan uji validitas dengan rumus korelasi point biserial, dan uji reliabilitas dengan rumus Spearman Brown. Sedangkan data uji efektivitas menggunakan desain one group pre-test post-test dihitung menggunakan rumus uji t untuk nilai pre-test dan post-test.   Berdasarkan hasil reviewer dari dua ahli materi didapat presentase aspek (1) 100% sangat baik dan aspek (2) 50% (kurang). Sedangkan untuk dua ahli media diperoleh hasil aspek (1) 100% sangat baik dan aspek (2) 50% (kurang). Kemudian pada hasil uji coba perorangan diperoleh hasil dengan presentase aspek (1) 100% (sangat baik) dan aspek (2) 66% (baik), uji coba kelompok kecil diperoleh hasil dengan presentase aspek (1) 100% (sangat baik), aspek (2) 83% (sangat baik) dan aspek (3) 66% (baik), uji coba kelompok besar diperoleh hasil dengan presentase aspek (1) 100% (sangat baik) dan aspek (2) 84% (sangat baik). Efektifitas modul pembelajaran yang dikembangkan dihitung dengan menggunakan uji t dengan pre-test dan post-test. Dari hasil tes yang telah dilakukan terbukti rata-rata post test 75,67 lebih besar dari rata-rata pre test yaitu 58,33. Hasil perhitungan uji t diperoleh data 6,61 > 2,145 sehingga thitung > ttabel . Berdasarkan hasil pengembangan dan uji kelayakan serta uji efektivitas yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan modul dapat memberikan perubahan signifikan dalam kegiatan belajar-mengajar siswa di kelas sehingga modul yang dikembangkan memang dibutuhkan oleh siswa dan guru sehingga dapat memecahkan masalah belajar pada siswa kelas XI Multimedia SMK Sunan Ampel, Menganti, Gresik.   Kata Kunci : Pengembangan, Media Modul, Dasar Pembuatan Animasi 2 Dimensi Dengan Macromedia Flash.
PENGEMBANGAN MODUL CETAK PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF MULTIMEDIA MATERI GAMBAR PERSPEKTIF PADA KELAS X MULTIMEDIA DI SMKS MUHAMMADIYAH 3 DOLOPO DWI NURIA P, YUSNIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 3 (2017): Volume 8 Nomer 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada siswa kelas X Multimedia SMKS Muhammadiyah 3 Dolopo dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan belajar dalam penguasaan konsep materi pada mata pelajaran Produktif Multimedia materi gambar perspektif. Selain itu dalam proses pembelajaran di kelas bahan/sumberbelajar yang tersedia masih kurang.  Sedangkan materi gambar perspektif membutuhkan pemahaman visual karena merupakan materi dasar dalam pembuatan karya grafis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan modul cetak layak dan (2) mengetahui modul cetak yang dikembangkan efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data menggunakan beberapa instrument yaitu wawancara, angket dan tes. Jenis data yang diperoleh berupa data kualitatif yang diperoleh dari wawancara ahli materi dan ahli media, serta data kuantitatif diperoleh dari angket dan tes siswa kelas X Multimedia SMKS Muhammadiyah 3 Dolopo. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hasil persentase ahli materi 94% (sangat baik) dan ahli media 95% (sangat baik). Hasil persentase angket ujicoba perorangan didapatkan 86,67% (sangat baik), ujicoba kelompok kecil 90% (sangat baik)., dan ujicoba lapangan 90,9% (sangat baik). Dengan hasil tersebut, media modul cetak ini layak digunakan. Selain itu dengan hasil perhitungan perbandingan antara pretest dan posttest adalah thitung lebih besar dari ttabel yaitu 4,747   >   1,714. Hal ini menunjukkan bahwa modul cetak mata pelajaran produktif multimedia materi gambar perspektif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.            Kata kunci : Pengembangan, Media Modul Cetak, Gambar Perspektif.
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI POKOK MEMAHAMI KETENTUAN SHALAT JAMAK QASHAR PADA SISWA KELAS VII DI SMP SHAFTA SURABAYA Chordalia, Zachrotul
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 3 (2017): Volume 8 Nomer 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah belajar yag dihadapi oleh siswa SMP Shafta Surabaya dalam mata pelajaran pendidikan agama islam dengan mengembangkan media modul  pembelajaran. Media modul merupakan media yang dapat digunakan dalam proses belajar mandiri. Kelebihan pada media modul yaitu memiliki lembar evaluasi siswa berupa soal-soal latihan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam memahami pelajaran khususnya mata pelajaran pendidikan agama islam. Mengingat materi shalat jamak qashar adalah materi yang sangat ditekankkan untuk siswa memahami lebih lanjut. Untuk itulah media modul diperlukan untuk solusi dari permasalahan belajar. Selama ini pembelajaran hanya menggunakan buku teks dan LKS saja dengan jumlah yang minim, tidak memungkinkan siswa bisa melakukan belajar mandiri. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research and Development (R&D) dengan jenis data yang digunakan dalam pengembangan ini yaitu data kualitati dan data kuantitatif, yang didapat berdasarkan hasil wawancara kepada ahli media pembelajaran, ahli materi dan ahli media. Angket diberikan untuk uji coba perorangan dan kelompok kecil, teknik pengumpulan data yang digunakan untuk wawancara adalah teknik perhitungan  rumus PSA (Perhitugan Setiap Aspek) untuk wawancara, teknik uji-t dan tes. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah : wawancara, tes, dokumentasi. Dari semua riview semua ahli desain pembelajaran mendapat presentase nilai sebanyak 85% dengan kategori sangat baik. Riview ahli materi mendapat presentase nilai sebanyak 86% dengan kategori sangat baik. Riview ahli media mendapat presentase nilai sebanyak 85% dengan kategori sangat baik. Data yang didapat pada uji coba perorangan sebanyak 3 siswa, mendapat presentase sebanyak 83% dengan kesimpulan media layak untuk dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran, sedangkan data yang didapat dari kelompok kecil sebanyak 6 siswa, mendapat  presentase sebanyak 75% dengan kesimpulan modul yang dikembangkan layak untuk dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui efektifan media modul pendidikan agama islam shalat jamak qashar pengembang menggunakan uji-t dengan d.b = N1 + N2 – 2 = 20 + 20 – 2 = 38. Jadi  lebih besar dari  yaitu : (1,207 >2,000), dengan demikian ditolak dan  diterima. Terbukti bahwa pengembangan modul cetak pada mata pelajara pendidikan agama islam bagi siswa SMP Shafta Surabaya efektif untuk diterapkan. Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Pendidikan Agama Islam, Shalat Jamak Qashar.
PENGEMBANGAN MEDIA CAI SIMULASI PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF TKJ KOMPETENSI DASAR INSTALASI SISTEM OPERASI UNTUK SISWA KELAS X TKJ SMKN 1 KALITENGAH PRASTIAWAN, ZOSI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 8, No 3 (2017): Volume 8 Nomer 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media CAI Simulasi pada kompetensi dasar instalasi sistem operasi pada siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kalitengah untuk mengatasi masalah belajar siswa sehingga siswa dapat meningkatkan hasil belajar. Pengembangan media CAI Simulasi ini mengunakan model R&D, di dalam model pengembangan tersebut  terdapat tahapan operasional dalam mengembangkan media. Pengembangan ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran yang layak, efektif dan untuk memfasilitasi belajar siswa. Tahapan pelaksanaan yakni review dengan para ahli materi, media dan pembelajaran, kemudian di uji cobakan kepada siswa dalam bentuk perorangan, dan kelompok kecil. Pengumpulan data menggunakan metode angket, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik perhitungan PSA (Prosentase Setiap Aspek) dan PSP (Prosentase Setiap Program). Sedangkan data eksperimen di hitung menggunakan rumus pre-test dan post-test. Hasil review kepada ahli materi dengan skor 98,8% dan review pada ahli media dengan skor 73,6%. Kemudian pada hasil uji coba perorangan yaitu 87,5% lalu pada kelompok kecil yaitu 96,2%. Hasil data diperoleh menunjukan media layak dipergunakan. Hasil tes diperoleh data 4,64 > 1.69 dapat disimpulkan t0 lebih besar dari t0.05. Dari hasil tersebut maka dapat diintreprestasikan bahwa media CAI Simulasi pada mata pelajaran produktif TKJ kompetensi dasar instalasi sistem operasi efektif dipergunakan pada siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kalitengah. Media CAI dapat dikatakan layak dan efektif karena berdasarkan kategori yang ditunjukan pada uji coba yang dilakukan. Media CAI yang dikembangkan perlunya instruksi dalam penggunaannya untuk memudahkan siswa menggunakannya. Melihat karakteristik media CAI dikembangkan media CAI hanya dapat dipergunakan dalam kegiatan belajar kelas X TKJ kompetensi dasar melakukan instalasi sistem operasi. Kata Kunci : Pengembangan, Media CAI (Computer Asisted Instruction), simulasi, CAI Simulasi, teknik jaringan komputer, instalasi sistem operasi.