cover
Contact Name
Harmaini
Contact Email
harmaini2306@gmail.com
Phone
+6282367037849
Journal Mail Official
harmaini2306@gmail.com
Editorial Address
Jln. Blang Bintang Lama Km. 8,5 Lampoh Keude, Kec. Kuta Baro, Aceh Besar
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Meuseuraya
Published by Universitas Abulyatama
ISSN : -     EISSN : 31237096     DOI : 10.69548/meuseuraya
Core Subject :
Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed scientific journal focusing on community service and community engagement across disciplines. The journal publishes applied, participatory, and solution-oriented community engagement activities, including community empowerment, education, health, social development, local potential development, appropriate technology, cultural development, economic empowerment, environmental sustainability, and quality-of-life improvement. The journal particularly encourages community-based initiatives and innovations relevant to Indonesia, Southeast Asia, and wider international contexts.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Sosialisasi dalam Upaya Meningkatkan Minat Membaca Siswa Melalui Media Budaya Bercerita di Sanggar Belajar Klang Lama Kuala Lumpur Malaysia Tuti Marjan Fuadi; Syarifah Farissi Hamama; Siti Dahlia; Dede Rahwati
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Juni-November
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanggar Belajar (SB) Klang Lama di Kuala Lumpur merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang menyediakan layanan belajar bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak terfasilitasi pendidikan formal. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki minat baca yang rendah dan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang menarik serta sesuai dengan karakteristik usia mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan minat membaca siswa melalui penerapan media budaya bercerita sebagai strategi literasi yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak. Metode yang digunakan meliputi pendampingan proses belajar mengajar, implementasi media budaya bercerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, observasi aktivitas siswa, serta interaksi langsung di kelas. Kegiatan dilakukan di SB Klang Lama dengan jumlah peserta sebanyak 42 siswa usia 5–13 tahun, dengan jadwal pembelajaran reguler Senin–Jumat pukul 08.00–16.00. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan budaya bercerita, khususnya melalui pemilihan cerita rakyat seperti Air Mata Ibu Malin, mampu menarik perhatian siswa, meningkatkan antusiasme mereka dalam menyimak cerita, serta mendorong mereka untuk membaca cerita hingga selesai. Siswa terlihat lebih aktif, fokus, dan menunjukkan peningkatan minat terhadap aktivitas membaca. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan ruang dan kondisi kelas yang berdekatan, pelaksanaan program tetap berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap motivasi literasi siswa. Dengan demikian, budaya bercerita dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran efektif untuk memperkuat minat baca anak PMI di Malaysia.
Peran Kader Desa dalam Deteksi Dini Kanker Payudara Yuni Rahmayanti; Shella Widya Gani
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Desember-Mei
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat dan keterlambatan diagnosis menyebabkan sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran kader desa dalam deteksi dini kanker payudara melalui pelatihan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan dilaksanakan di Desa Lampasi Engking, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar dengan melibatkan 25 kader desa. Metode meliputi penyuluhan, pelatihan praktik SADARI, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata skor 56,4 menjadi 84,2 dan peningkatan keterampilan praktik SADARI dari 40% menjadi 88% kategori baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa kader desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker payudara. Diperlukan keberlanjutan program dan dukungan lintas sektor agar upaya promotif dan preventif ini berjalan optimal.
Penguatan Motivasi dan Literasi Numerasi Siswa melalui Pembelajaran Matematika Lintas Bidang pada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia Mik Salmina; Lili Kasmini; Ully Muzakir; Regina Rahmi; Irwandi Irwandi
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Desember-Mei
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan literasi numerasi siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan sanggar belajar melalui pendekatan pembelajaran lintas bidang. Rendahnya motivasi belajar matematika masih menjadi tantangan utama karena matematika sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran abstrak dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 1–3 Oktober 2025 di SIKL dan enam sanggar belajar, yaitu Sentul, Sungai Mulia, Sungai Buloh, Wira Darma, Pandan Jaya, dan Ampang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, sesi motivasi belajar, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta integrasi matematika dengan bidang komputer, IPA, bahasa Inggris, dan pendidikan jasmani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran serta respons positif dari guru terhadap pendekatan lintas bidang yang diterapkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang humanis dan interdisipliner dapat meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman numerasi siswa Indonesia di luar negeri. 
Edukasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) Dengan Media Gambar Bagi Anak Usia Sekolah Dasar di Sanggar Belajar Kulim Malaysia Tuti Marjan Fuadi; Analyn Poetri; Farah Auliana; Rizza Pramesti
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Desember-Mei
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan non formal yang membantu proses pembelajaran paket A bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, salah satunya Sanggar Belajar (SB) Kulim dibawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Pengabdian ini bertujuan melakukan edukasi kesehatan reproduksi (KESPRO) bagi anak usia sekolah dasar di SB Kulim Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memberikan edukasi kesehatan tentang reproduksi, cara menjaga kebersihan organ reproduksi dan memahami fungsi serta cara kerja organ reproduksi laki-laki maupun perempuan. Adapun lokasi SB Kulim adalah di Kampung Sungai Limau Lot 286 Kedah Darul Aman, Malaysia. Adapun proses pengabdian dilakukan dengan memberikan edukasi kepada siswa yang berjumlah 20 siswa dengan spesifikasi 14 laki-laki dan 6 perempuan. Hasil edukasi KESPRO dengan media gambar bagi anak sekolah dasar di SB Kulim berjalan lancar, siswa mendapatkan mengetahui tentang organ reproduksi. 
Kuliah Umum Praktik Kemahiran Hukum Perdata Siti Rahmah; Rahmat Rahmat; Cut Megawati; Mahdi Nur; Mutia Balqis
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Desember-Mei
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Umum Praktik Kemahiran Hukum Perdata bertujuan memperkuat wawasan praktis mahasiswa mengenai penyelesaian sengketa perdata di pengadilan. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Abulyatama. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa adalah masih terbatasnya pemahaman mengenai tahapan beracara, mulai dari pendaftaran gugatan, mediasi, pembuktian, hingga pelaksanaan putusan hakim. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab dengan narasumber yang berasal dari hakim Pengadilan Negeri, serta dan simulasi persidangan. Evaluasi pascakegiatan mencakup kesesuaian materi, kejelasan penyampaian narasumber, kebermanfaatan kegiatan, interaksi dan diskusi, serta pemahaman yang dirasakan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan rerata keseluruhan 4,84 dengan kategori sangat baik; nilai tertinggi terdapat pada kejelasan penyampaian narasumber dan kebermanfaatan kegiatan, masing-masing 4,9. Hasil tersebut menunjukkan respons positif peserta, tetapi tidak dapat ditafsirkan sebagai bukti objektif peningkatan kemampuan karena evaluasi hanya dilakukan setelah kegiatan. Kegiatan ini memberikan ruang pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi perkuliahan dengan gambaran praktik peradilan perdata.
Penyuluhan Manfaat ASI Eksklusif sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dan Menyusui di Gampong Lampasi Engking Yuni Rahmayanti; Shella Widya Gani; Cut Nyak Dian
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Desember-Mei
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan dan memberikan manfaat kesehatan besar, baik bagi bayi maupun ibu. Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Aceh masih berada di bawah rata-rata nasional, dan rendahnya pengetahuan ibu sering menjadi faktor penghambat utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui tentang manfaat ASI eksklusif melalui penyuluhan kesehatan di Kantor Gampong Lampasi Engking. Kegiatan melibatkan 30 peserta (20 ibu menyusui, 10 ibu hamil) yang hadir bersamaan dengan jadwal pemeriksaan rutin Posyandu, dibantu oleh kader kesehatan setempat. Metode kegiatan meliputi ceramah, tanya jawab, dan pengisian kuesioner pengetahuan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta: kategori baik meningkat dari 33,3% (10 orang) menjadi 46,7% (14 orang), kategori cukup meningkat dari 26,7% (8 orang) menjadi 40,0% (12 orang), dan kategori kurang menurun dari 40,0% (12 orang) menjadi 13,3% (4 orang). Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan yang melibatkan kader efektif meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya ASI eksklusif, sehingga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program kesehatan ibu dan anak di tingkat gampong.

Page 2 of 2 | Total Record : 16