cover
Contact Name
LPPM UNAN
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+6282241418157
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
https://tscs1kep.ejournal.unan.ac.id/index.php/1/about/editorialTeam
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 27750345     DOI : https://doi.org/10.35720/
Core Subject :
Focus and Scope The journal includes various fields of nursings sciences such as: Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing.
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
PERAN MOTIVASI PERLINDUNGAN TERHADAP PRILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES ACEH PROGRAM STUDI KEBIDANAN DI ACEH UTARA Elizar; Hendrika Wijaya Kartini Putri; Nurmila; Jasmiati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: kanker payudara mempengaruhi wanita pada setiap usia setelah pubertas, dengan prevalensi yang meningkat seiring bertambahnya usia dan salah satu penyebab kematian tertinggi. Pemeriksaan payudara sendiri adalah screening awal yang dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran motivasi perlindungan terhadap prilaku pemeriksaan payudara sendiri.   Metode: Penelitian ini adalah jenis penelitian observasional yang menggunakan pendekatan studi prevalensi dan melakukan rancangan cross-sectional secara bersamaan selama periode tertentu. Penelitian ini dilakukan di Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara, yang emiliki populasi 119 mahasiswa aktif tahun akademik 2023/2024. Sebagian besar sampel, yaitu 92 siswa, dipilih secara purposive dengan tingkat kemaknaan 95%. Variabel penelitian fokus pada variabel motivasi perlindungan.   Hasil: Dari hasil uji chi-square pada analisis bivariat diketahui variable persepsi remaja tentang keparahan, efikasi diri, biaya, motivasi perlindungan, dukungan emosional, informasional dan penilaian berhubungan secara signifikan (nilai p-value <0.05) dengan prilaku pemeriksaan payudara sendiri dan uji regresi logistic yang dilakukan diperoleh hasil hanya variable persepsi biaya dan dukungan emosional yang berhubungan secara simultan dengan prilaku pemeriksaan sendiri pada remaja dimana nilai p-value <0.05.   Kesimpulan: Persepsi remaja tentang keparahan, efikasi diri, biaya, motivasi perlindungan, dukungan emosional, informasional dan penilaian berhubungan dengan prilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dilakukan remaja 
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, LAMA MENDERITA SAKIT DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN 5 PILAR PENATALAKSANAAN DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KABUPATEN KBU RAYA KALIMANTAN BARAT Hartono; Suryo Ediyono
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, dengan komplikasi akut dan kronis yang serius. Manajemen DM dikenal melalui lima pilar penatalaksanaan yang meliputi pendidikan, perencanaan makanan, aktivitas fisik, minum obat teratur, dan pemeriksaan gula darah secara teratur. Namun, tingkat pengetahuan tentang lima pilar ini di antara penderita DM bisa bervariasi, dari data wawancara pada 10 orang penderit DM 9 diantara masih belum mampu menerapkan 5 pilar penatalaksanaan DM dengan baik dengan alasan belum paham, atau tidak mengerti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, lama menderita sakit, dan pengetahuan tentang lima pilar penatalaksanaan DM pada populasi penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian.Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, lama menderita sakit, dengan pengetahuan tentang lima pilar penatalaksanaan diabetes melitus pada populasi penderita diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian.   Metode : Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita DM tipe 2 yang berobat di wilayah kerja puskesmas Sungai Durian yang berjumlah 112 responden , dengan menggunakan uji chi square.   Hasil : tingkat pendidikan responden sebagian besar pada kategori pendidikan menengah SMA dan SMP masing sebesar 32,14 % sedangkan responden yang berpendidikan perguruan tinggi sebanyak 6,25%. Lama menderita sakit mayoritas responden adalah < 4 tahun. Untuk Tingkat pengetahuan responden tentang 5 pilar penatalaksaan DM sebagian besar termasuk kategori cukup yaitu 59,8%. Dari hasil uji chi square diketahui tidak terdapat hubungan yang significant antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan dengan p Value 0.055 sedangkan lama menderita DM memiliki hubungan yang significan dengan tingkat pengetahuan tentang 5 pilar penatalaksanaan DM dengan nilai P value 0.008   Kesimpulan: Tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan tentang 5 pilar penetalaksanaan DM, karena cara seseorang memperoleh pengetahuan di pengaruhi oleh beberpa faktor antar lain: motivasi, kecendrungan belajar dan faktor lingkungan sosial. Lama menderita sakit memiliki hubungan yang significant dengan tingkat pengetahuan karena mereka telah menghabiskan lebih banyak waktu dan pengalaman untuk mempelajari dan mengelola kondisi mereka. Selain itu, pasien yang menderita DM untuk jangka waktu yang lebih lama juga mungkin telah mengalami lebih banyak interaksi dengan tenaga medis, termasuk mendapatkan pelatihan dan instruksi yang diperlukan untuk menangani kondisi mereka 
Hubungan Pemberdayaan Keluarga Dengan Perkembangan Gross Motor Anak Cerebral Palsy Linda Harumi; Prasaja; Festy Mahanani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang : Cerebral palsy adalah sebuah kelompok gangguan perkembangan yang bersifat kronis yang melibatkan gerakan dan postur tubuh. yang berdampak pada perkembangan motorik dan kemampuan tubuh anak. menyebabkan keterlambatan pada hampir seluruh aspek perkembangan anak yaitu, motorik (masalah yang paling dominan pada anak CP), sensorik, kognitif, persepsi, bahasa, komunikasi dan perilaku yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Saat ini penanganan CP masih jarang dilakukan keluarga karena masih rendahnya tingkat keberdayaan keluarga dalam penanganan CP. Pada penelitian ini dilakukan pemberdayaan keluarga melalui pemberian modul Gross Motor Stimulation.   Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pre and post test design dan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk membandingkan hasil keberdayaan keluarga sebelum dan setelah mendapatkan Modul dilakukan dengan uji statistik wilcoxon, sementara hubungan pemberdayaan keluarga dengan perkembangan gross motor anak CP, dilakukan uji statistik spearman-rank. Sampel dalam penelitian ini yaitu keluarga yang memiliki anak dengan kondisi CP dan berdomisili di Sukoharjo. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Keberdayaan keluarga CP dan GMFM.   Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian intervensi berupa pemberdayaan keluarga melalui pemberian modul Gross Motor Stimulation terhadap keberdayaan keluarga, dan terdapat hubungan keberdayaan dengan Gross Motor anak dengan nilai korelasi sangat rendah dan secara statistik tidak signifikan. 
FOOT ORTHOSIS KUSTOM PADA GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA KEAMANAN Muhammad Syaifuddin; Hisyam Syafi’ie
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Gangguan muskuloskeletal (MSDs) adalah cedera yang memengaruhi pergerakan sistem muskuloskeletal tubuh manusia. Pekerja supermarket rentan mengalami MSDs karena tugas mereka menangani material secara manual. (Syafiq Darul Ridzuan & Joan Bernard, 2022). WRMSDs adalah kontributor terbesar terhadap beban penyakit akibat kerja dan sebagian besar terkait dengan faktor ergonomi yang ditemukan di tempat kerja (Akodu & Ashalejo, 2019). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa kondisi muskuloskeletal adalah penyebab paling umum dari kecacatan dan keterbatasan yang terkait dengan kehidupan sehari-hari dan pekerjaan yang menghasilkan pendapatan. Gangguan muskuloskeletal (MSDs) selanjutnya diklasifikasikan sebagai gangguan spesifik atau nonspesifik. Gangguan muskuloskeletal spesifik memiliki ciri klinis yang jelas, sedangkan gangguan muskuloskeletal non-spesifik muncul dengan nyeri tanpa bukti gangguan yang jelasspesifik (Krishnan et al., 2021).   Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest– posttest; partisipan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. perubahan skor nyeri dengan Nordic Body Map sebelum intervensi (dasar) dan setelah intervensi Kostum Foot Orthosis selama 4 minggu dan evaluasi dilakukan setiap 2 minggu.   Hasil: Keluhan nyeri muskuloskeletal sebelum dilakukan tindakan sebesar 64,07 sedangkan setelah dilakukan tindakan sebesar 50,67. Terlihat bahwa nilai rata-rata keluhan nyeri muskuloskeletal menunjukkan adanya penurunan nyeri sebesar 13,40 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dimana keluhan yang paling berat terdapat pada ekstremitas bawah.   Kesimpulan: Penggunaan Foot Orthosis Custom berpengaruh pada pengurangan rasa nyeri pada Penyakit Muskuloskeletal. 
PENGARUH EDUKASI PERMESURI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENCEGAH PRURITUS VULVAE Cut Indri Hudayami; Jumiati Riskiyani Dwi Nandia
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang; Statistik Indonesia menunjukkan 63 juta dari 69,4 juta remaja memiliki perilaku kebersihan buruk dikarenakan mereka tidak merawat alat kelaminnya saat menstruasi, terdapat 30% dari perilaku yang tidak higienis disebabkan oleh area yang tidak bersih dan tidak sehat, sedangkan 70% sisanya disebabkan oleh penggunaan pembalut yang tidak tepat saat menstruasi dan kurangnya kebersihan saat menstruasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Permesuri Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Dalam Mencegah Pruritus Vulvae di Smp Muhammadiyah Sokaraja.   Metode; Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif pre-experiment dengan one group pretest dan post-test design dengan responden siswi putri kelas 7 dan 8, dengan populasi sebanyak 60 siswi putri dan sampel 50 siswi. Teknik sampling yang digunakan purpossive sampling, yang dilakukan pada 14 Mei - 21 Mei 2024 di Smp Muhammadiyah Sokaraja   Hasil; Penelitian ini nenunjukan bahwa 48 (96%) siswi memiliki pengetahuan baik dan 46 (92%) siswi memiliki sikap yang baik, membuktikan ada pengaruh edukasi permesuri terhadap pengetahuan dengan p value: 0,000 dan ada pengaruh edukasi permesuri terhadap sikap dengan p value: 0,000.   Kesimpulan; Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh edukasi permesuri terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mencegah pruritus vulvae di Smp Muhammadiyah Sokaraja 
PENGARUH KONSUMSI SUPLEMEN OMEGA 3 TERHADAP KADAR KOLESTEROLTOTAL PADA PENGUNJUNG DEWASA PERTENGAHAN DI POSBINDU DESA CIJATI KECAMATAN CIMANGGU KABUPATEN CILACAP Sugeng Widiyanto; Diyah Yulistika Handayani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Kolesterol adalah komponen penting dalam tubuh sebagai prekursor molekuler vitamin D, hormon steroid, dan hormon seks, yang diproduksi 80% oleh tubuh dan 20% dari asupan makanan. Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan aterosklerosis. Upaya untuk menurunkan kolesterol dapat dilakukan dengan memanfaatkan asam lemak omega-3, seperti EPA, DHA, dan ALA, yang berperan dalam meningkatkan sistem sirkulasi dan mencegah penyempitan dan pembekuan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi omega 3 terhadap kadar kolesterol total pada dewasa madya di Posbindu Desa Cijati, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.   Metode: Penelitian kuasi eksperimen kuantitatif dengan desain pretest-posttest dengan kelompok kontrol ini dilakukan selama 30 hari di Posbindu Desa Cijati, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Sampel berjumlah 36 orang berusia 40-60 tahun yang dipilih secara purposive sampling, dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 18 orang. Analisis data menggunakan Independent T-test dan Paired Simple T-test.   Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata kadar kolesterol yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,049). Selain itu, terdapat perbedaan kadar kolesterol yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok control (0,049) dan intervensi (0,041).   Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rerata kadar kolesterol yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol yang signifikan setelah suplementasi Omega-3, yang mengindikasikan keefektifan suplemen ini dalam menurunkan kadar kolesterol pada kelompok intervensi. 
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI SDN 1 RANCAMAYA KECAMATAN CILONGOK Hylda Desti Silviana; Devita Elsanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Konsentrasi merupakan suatu aspek yang penting dalam bidang pendidikan agar dalam suatu proses pembelajaran akan mencapai pada indikator keberhasilan. Semakin tinggi konsentrasi siswa maka semakin cepat menangkap materi, semakin rendah konsentrasi belajar siswa maka akan semakin sulit dalam menerima materi, maka dari itu diperlukan treatment untuk meningkatkan fungsi kognitif dengan menggunakan metode senam otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap konsentrasi belajar siswa di SDN 1 Rancamaya Kecamatan Cilongok.   Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre eksperimental one group pre testpost test design dengan jumlah responden 31 kelas 5 SDN 1 Rancamaya Kecamatan Cilongok dengan teknik total sampling. Gambaran konsentrasi diukur pada saat sebelum dan sesudah di berikan terapi intervensi senam otak. Analisis bivariat menggunakan uji paired T test.   Hasil: Hasil skor pretest menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi belajar siswa setelah diberikan senam otak sebesar 32,42. Sedangkan hasil posttest menunjukkan rata-rata konsentrasi belajar siswa setelah dilakukan senam otak sebesar 37,42. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara senam otak terhadap konsentrasi belajar siswa di SDN 1 Rancamaya Kecamatan Cilongok dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar < 0,001. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian implikasi yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi di instansi pendidikan mengenai pentingnya dilaksanakannya senam otak. 
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH, JASMINE DAN JAHE TERHADAP INSOMNIA PADA LANSIA DI POSBINDU DESA GUNUNGJAYA KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Hori Purnomo Aji; Yektiningtyastuti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Insomnia meliputi kesulitan untuk tertidur pada awal periode tidur, terbangun pada malam hari, berjuang untuk kembali tidur, dan bangun terlalu dini atau tidak dapat kembali tidur. Oleh karena itu, lansia berisiko mengalami insomnia. Penatalaksanaan nonfarmakologis menggunakan serai, melati, dan jahe yang mengandung geraniol, linalool, zingiberene, dan zingiberol dapat memberikan efek relaksasi. Tujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi serai, melati, dan jahe terhadap insomnia pada lansia.   Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah lansia di Posbindu Desa Gunungjaya, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang sebanyak 60 orang dengan 50 peserta lansia yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Jakarta-Insomnia Rating Scale (KSPBJIRS). Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aromaterapi serai, melati, dan jahe memiliki pengaruh yang signifikan terhadap insomnia pada lansia (p=0,000). Selain itu, terdapat perbedaan kadar kolesterol yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi (p=0,048).   Kesimpulan: Pengobatan nonfarmakologis menggunakan aromaterapi serai, melati, dan jahe dapat menurunkan insomnia pada lansia 
PERBANDINGAN EFEK PADA TUBUH ANTARA ROKOK HERBAL DENGAN ROKOK KONVENSINAL DI WILAYAH MERTOYUDAN Florentina Kusyanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Perilaku Masyarakat dalam merokok sangat bervariasi,selain itu mkebiasaan merokok bisa dilihat dari sudut pandang yang negative maupun yang positif. Merokok bila dilihat dari segi medis tidak baik karena pengaruh bahan kimia yang terkandung dalam rokok Misalnya(nikotin,Karbonmonoksida,tar) yang mampu memaju kerja syaraf sehingga membuat lebih semangat.Seorang perokok aktif sudah menghabiskan 100 batang rokok, sebagai perokok pasif orang yang tinggal disekitar rumahnya, maka zat nikotin yang sudah terserat dalam tubuh bisa menembus darah otak yang bisa menyebabkan otak terstimulasi ayau terangsang untuk mengeluarkan suatu hormon nikmat dalam tubuh.tujuaan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efek antara rokok herbal dengan rokok konvensional.   Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif ,populasi yang digunakan pada penelitian adalah bapak,ibu,dan remaja sudah merokok lebih 1 tahun dan pernah memakai rokok herbal serta rokok konvensional,umur 20-50 tahun,tehnik yang digunakan dengan total sampling sebanyak 18 responden.   Hasil: Karakteristik umur paling banyak berumur > 51 tahun sebesar 56,6%,Pekerjaan paling banyak karyawan swasta sebesar 55,5%,Pendidikan sama-sama antara Pendidikan menegah dan tinggi sebesar 50%,untuk lamanya memakai rokok paling banyak lama > 10 sebesar 44,4%,sedangan untuk factor mengaruhi orang beralih dari rokok konvensional atau rokok biasa ke rokok herbal adalah karena keinginan untuk sembuh dari penykait dan ingin sehat,pengaruh yang ditimbulkan saat pertama memakai ada yang pusing dan muntahmuntah,untuk rokok herbal tidak menyebabkan kecanduan   Kesimpulan: Bahwa ada perbedaan pengaruh pada tubuh antara rokok herbal dan rokok konvesional atau rokok biasa 
MODIFICATIONS OF PUBLIC EXERCISE AGAINST UTERINE INVOLUTION ON A POST PARTUM MOTHER Doa Yupita Wulansari; Mahanani Mulyaningrum; Anggita Septyani Permatasari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang; Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan pada tahun 2019, angka kematian ibu sangat tinggi, setiap harinya kurang lebih 810 perempuan meninggal karena sebab-sebab yang dapat dicegah terkait kehamilan dan persalinan. Penyebab kematian ibu terbanyak adalah perdarahan postpartum, dimana 14 juta ibu atau 11,4% di seluruh dunia. Di negara berkembang, angka kejadian perdarahan postpartum adalah 60% dari 100 ribu ibu. kematian setiap tahunnya dan disebabkan oleh manajemen persalinan yang buruk terutama pada kala 3 yang dapat menyebabkan kehilangan banyak darah (Ramadhan, 2019).   Tujuan; Menganalisis pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri ibu post partum di Desa Ketro Karangrayung.   Metodologi; Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan Desain pra eksperimen dengan pendekatan pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 ibu post partum dari bulan Juni-Juli 2024 sampel yang digunakan total sampling, dengan uji Wilcoxon.   Hasil; Perbedaan rerata TFU sebelum dan sesudah senam nifas 8,92 dengan hasil data Uji komparatif menggunakan Wilcoxon dengan bantuan komputerisasi didapatkan hasil dengan nilai p-value sebesar (0.000) < ɑ (0,05). Dari hasil tersebut dapat di artikan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada Pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri pada ibu post partum di Desa Ketro Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Kesimpulan; Kesimpulan ada pengaruh senam nifas terhadap involusi uteri ibu post partum di Desa Ketro Karangrayung. 

Page 6 of 15 | Total Record : 141