cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
hafizhihusinsungkar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : -     EISSN : 30473071     DOI : https://doi.org/10.68352/islam
Core Subject :
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan is an open access peer reviewed journal on religious studies and religious studies published by the Maryam Sejahtera Foundation in South Kalimantan. It features articles by lecturers educational staff education observers and others. Published semiannually in June and December online the journal publishes research findings related to religious and religious issues.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PERAN UMAT ISLAM DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN DI MASYARAKAT BANJAR Clarisha Fitria; Noor Sa’diah; Amalia Safitri
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.213

Abstract

Artikel ini membahas peran umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya di masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Umat Islam di Banjar memiliki kontribusi signifikan dalam gerakan kemerdekaan melalui organisasi-organisasi, tokoh-tokoh penting, dan peristiwa-peristiwa kunci. Melalui analisis sejarah, pergerakan, dan dampak yang ditinggalkan, artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kontribusi umat Islam di Banjar tidak hanya terlihat dalam aspek fisik, tetapi juga dalam pendidikan, diplomasi, dan penggalangan solidaritas. Dengan demikian, artikel ini menyoroti pentingnya peran umat Islam dalam membentuk sejarah perjuangan kemerdekaan di Indonesia.
PANDANGAN ISLAM TERHADAP KEBUDAYAAN BEAYUN MAULID YANG ADA DI KALIMANTAN SELATAN Dheya Hafifah; Karin Khairi; Zahra Fitriah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.214

Abstract

Baayun maulid adalah tradisi yang ada di Kalimantan Selatan,khususnya Masyarakat banjar yang dilakukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.Tradisi ini biasanya diadakan dengan berbagai kegiatan seperti ziarah kubur,doa Bersama dan hiburan rakyat.Pada intinya, baayun maulid bukan hanya soal ritual agama, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial antarwarga.Biasanya, acara ini juga melibatkan prosesi unik seperti arak-arakan music dan tarian yang membawa suasana kebersamaan dan kegembiraan.Melalui kegiatan ini,Masyarakat banjar tidak hanya menunjukkan kecintaan mereka terhadap Rasulullah,tetapi juga menjaga tradisi budaya yang sudah ada sejak lama.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN AIR LAHAN BASAH UNTUK AIR WUDHU DENGAN SISTEM FILTRASI PADA LAHAN GAMBUT : PERSPEKTIF LINGKUNGAN DAN HUKUM ISLAM Desy Nur Raya; Selbi Amanda; Syifa Fahrina
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.215

Abstract

Wudu water, an essential part of Islamic worship, must come from a pure and clean source. In Indonesia's peatland areas, clean water is often scarce due to the murky nature of peat water, low pH, and high dissolved content. This study aims to optimize the use of peat water as a source of wudu water through a filtration method. A literature review approach is used, covering peatland characteristics, water management techniques, and sustainability principles. The proposed filtration method utilizes zeolite and activated sand media with varying thickness to improve peat water quality. Results indicate that the filtration method effectively reduces turbidity, Fe, and Mn content, and increases pH, meeting the clean water quality standards set by Permenkes No. 32 of 2017. This study suggests that peat water filtration could be a sustainable solution for meeting the need for wudu water in peatland areas.
STATE OF MUSLIM IN FOREIGN COUNTRIES: NON-MUSLIM VIEW TO MUSLIM IN THEIR COUNTRIES Yasir Abdillah; Muhammad Rizky Ikhsan; Muhammad Rafly Ramadhan Hakim
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.217

Abstract

Life as a Muslim in a country where the majority of people aren’t Muslim often time face various challenges, starting from social life, culture, or religion. This research aims to analyse many challenges that Muslim face in a non-Muslim country, like religion discrimination, lack of praying facilities, and difficulties in doing religious practices freely. This study uses qualitative methods by conducting interviews with informants in America and Europe. This research shows that there is a significant gap due to stereotypes towards Islam. Apart than that, challenges like finding halal foods, availability place to pray in the public, and demands for adaptation to local culture are the issues that they often face. However, diaspora Muslim community shows their adaptability skills through a strong community connection.
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI MORAL DAN AGAMA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN Adia Safrina; Nor Azizah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.218

Abstract

Abstrak Perkembangan nilai-nilai moral dan agama adalah kemampuan anak untuk bersikap dan bertingah laku. Islam telah mengajarkan nilai-nilai positif yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menyebabkan perlunya pengembangan pembelajaran terkait nilai-nilai moral dan agama. Artikel ini membahas tentang pengembangan nilai moral dan agama pada anak usia dini melalui metode bermain. Metode bermain dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak karena dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menarik. Artikel ini juga membahas tentang strategi pengembangan nilai moral dan agama melalui metode bermain, serta contoh kegiatan bermain yang dapat diterapkan dalam pendidikan anak usia dini.
PENANAMAN SIKAP TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Daris Septiawan; Muhammad Abdurrahman; Muhammad Akmal
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.219

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara toleransi, kerukunan, dan keberagaman agama dalam konteks sosial. Dialog antaragama dan kerja sama sosial diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat dan merupakan unsur penting dalam membangun toleransi dan keharmonisan antar keberagaman agama dalam masyarakat. Peran masyarakat dalam membangun nilai-nilai toleransi dan kebebasan beragama juga penting. Penelitian menunjukkan bahwa toleransi dan keharmonisan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengurangi konflik dan memperkuat solidaritas sosial.
PERAN PENTING AGAMA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING PADA REMAJA Ummi Hafizatunnisa
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.220

Abstract

Peranan agama dalam bimbingan dan konseling remaja sangatlah penting terutama dalam konteks pembentukan karakter dan moral. Tinjauan ini menjelaskan bagaimana bimbingan dan konseling berbasis agama dapat menjadi cara yang efektif untuk membantu remaja menghadapi berbagai tantangan moral dan etika di zaman modern. Pada tahap perkembangan yang kompleks ini, remaja seringkali terpapar pengaruh negatif dari lingkungannya, termasuk media sosial dan budaya sekuler, yang dapat membingungkan. membantu mereka mengambil keputusan sesuai dengan nilai-nilai agama. Bimbingan dan konseling agama berfungsi sebagai pedoman untuk memperoleh nilai-nilai etika Islam, membantu remaja mengatasi konflik moral dan berkomitmen pada prinsip-prinsip agama. Melalui pendekatan holistik, kerjasama antara konselor, orang tua dan umat beragama sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan akhlak yang baik. Jadi, peran orientasi dan konseling berbasis agama membantu remaja tidak hanya memahami dirinya sendiri, tetapi juga berinteraksi secara positif dengan masyarakat.
PENERAPAN METODE KONSELING ISLAM TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN PERILAKU BERESIKO REMAJA EVA; TITANIA FEBRIANTI; DHEA AMALIA DINI
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.221

Abstract

Islamic This article is motivated by a lack of awareness of the quality of mental health in teenagers, where this can trigger the emergence of risky behaviour in teenagers. Risky behaviour itself can give rise to negative things that we usually know as juvenile delinquency, which in fact should be avoided in teenagers. According to WHO, there are 10 risk behaviours in adolescents, including alcohol consumption, dietary behaviour, drugs, personal hygiene, stress, physical activity, sexual behaviour, smoking, violence, self-protection. The purpose of writing this article is to solve the problem of juvenile delinquency through Islamic counseling. In adolescence, they tend to want show their presence and not infrequently they want to get recognition or want to be considered for their existence in the midst of society by doing various kinds of different things, both positive things and negative things which are usually called juvenile delinquency. Juvenile delinquency is serious problems that must be addressed immediately for safety the nation's next generations. Islamic counseling is one effort that can be used to overcome problems delinquency in adolescents, where Islamic counseling aims to help a person realize himself as a human being completely in order to achieve happiness in life in this world and in the afterlife in accordance with Islamic law. Therefore, it is expected in the future with this Islamic counseling guidance method, delinquency will occur teenagers can be overcome and not only that but can also form a better person according to religious norms and forming quality teenagers who are religious.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK USIA DINI Adiba Az Zahra; Nur Syifa Azkia; Nur Mahda Rezeki
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.222

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya pendidikan Islam bagi kaum muda dalam mengembangkan karakteristik Islam. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari beberapa buku dan jurnal akademik yang relevan. Pendidikan agama Islam sangat penting untuk mengembangkan pengetahuan tentang Allah, cinta kepada Nabi, standar moral, dan petunjuk Al-Qur'an dalam kehidupan anak-anak, menurut penemuan penelitian. Pandangan tulus dapat ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini melalui cerita, musik, dan kegiatan praktis. Selain itu, pendidikan ini meletakkan dasar untuk menangani dampak negatif dari kerusakan lingkungan dan globalisasi. Dengan memberikan pengajaran yang memperkuat dan relevan, pendidikan agama Islam dapat membantu generasi muda menjadi orang dewasa yang mandiri dan beretika yang sadar akan kewajiban agama mereka dalam kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI NILAI AL-QUR’AN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Muthi’ah Azizah; Rezka
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.223

Abstract

This article discusses the crucial roles of parents and teachers in shaping Islamic character in children, as well as the benefits and positive impacts of implementing Quranic values in daily life, particularly for early childhood. Research shows that the family environment serves as the initial foundation in character formation, with parents as the primary role models. Meanwhile, teachers play a specific role in formal education, not only as instructors of knowledge but also as exemplars and facilitators in students' character development. Collaboration between the roles of parents and teachers is vital in realizing a generation with strong Islamic character. The application of Quranic values in early childhood brings various positive benefits, including the formation of good character, enhancement of spiritual and emotional intelligence, stimulation of cognitive development, and improvement of social skills and discipline. This article highlights the importance of a holistic approach to Islamic character education, involving both family and school environments.