cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
hafizhihusinsungkar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : -     EISSN : 30473071     DOI : https://doi.org/10.68352/islam
Core Subject :
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan is an open access peer reviewed journal on religious studies and religious studies published by the Maryam Sejahtera Foundation in South Kalimantan. It features articles by lecturers educational staff education observers and others. Published semiannually in June and December online the journal publishes research findings related to religious and religious issues.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PENCIPTAAN MANUSIA DARI PERSPEKTIF ANATOMI DAN AJARAN AL-QUR’AN Aisya Fadila Rahmi; Fathimah Azzahra; Nazwa Karimah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.224

Abstract

Human creation is an interesting topic to review from various perspectives, both scientific and religious. In the context of anatomy, human formation begins with the fertilization process, where sperm meets ovum and produces a zygote which then develops through various stages such as morula, blastula, gastrula, until it reaches a complex fetus. This process includes the development of tissues, organs, and systems that are coordinated with each other to form a complete human individual. From the perspective of the teachings of the Qur'an, human creation is explained symbolically in several verses, such as in Surah Al-Mu'minun (23:12-14) which describes the stages of human development in the mother's womb. The Qur'an reveals how humans are created from soil, nuthfah (a drop of water), then turns into alaqah (a clot of blood), mudghah (a lump of flesh), until the formation of bones and flesh that wrap it. This explanation is in line with the anatomical stages of embryonic development, although with different terminology. By combining understanding from these two perspectives, this article is expected to add insight into human creation in a holistic view. This article also invites readers to reflect on God's greatness in the creation of humans which is full of miracles and order.
POLITISASI AGAMA DALAM PEMILU Aldi Saputra; Dinda khairatun Nisa; Nabila Fauziah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.228

Abstract

Pancasila as a state ideology shows that Indonesia is not a secular country even though it cannot also be called a religious state. Every individual and group has the fundamental right to voice their views on political views, freedom of opinion is one of the pillars of democracy. One of the concerns when the politicization of religion is used excessively is the bad image of religion if the elected leader's behavior and policies conflict with the religious issues raised during the campaign alone. The prohibition on the politicization of religion is when using religious teachings for pragmatic, practical political purposes, resulting in manipulation and exploitation of religion.
TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT TENTANG HAL TABU DI BANJAR M. Rifky Apriza; Muhammad Zaini; Rangga Aswa Ardana
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.229

Abstract

Tabu merupakan mitos yang masih di percayai dan dipraktekkan oleh masyarakat. Meskipun saat ini dunia sudah lebih modern akibat arus globalisasi. Kepercayaan terhadap tabu sudah dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan tabu dalam kehidupan masyarakat Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field Research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer yang diperoleh merupakan hasil dari wawancara dan dokumentasi. Penulis juga melakukan studi kepustakaan untuk memperkaya literasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa bentuk tabu yang masih dipercaya di Banjar beragam. Tabu terhadap benda - benda yang sifatnya keras dan tajam, seperti larangan membeli paku, jarum, besi atau benda - benda keras dan garam pada malam hari, tidak boleh keluar dan mandi malam hari, tidak boleh makan di waktu senja, tidak boleh terinjak darah ikan, tidak boleh masuk rumah lewat samping. Kepercayaan terhadap tabu disebabkan oleh dua faktor utama yaitu faktor internal seperti keluarga, pendidikan dan pemahaman agama dan faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan budaya masyarakat yang turun temurun dari nenek moyang. Kepercayaan masyarakat terhadap tabu memberi pengaruh terhadap pengalaman keagamaan yang masyarakat rasakan yang mana mereka lebih aman, nyaman dan tentram ketika mengikuti atau tidak melanggar tabu.
UPAYA MENINGKATKAN NILAI-NILAI AGAMA DAN MORAL DI PAUD DENGAN METODE BERCERITA TENTANG KISAH NABI DAN RASUL Gina Sapitri; Intan Amelia Sari
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.230

Abstract

This classroom action research aims to improve the understanding and application of religious and moral values ​​in early childhood in PAUD through the method of telling stories of the Prophets and Apostles. This research was conducted in two cycles, with each cycle involving planning, implementation, observation and reflection. The results of the study showed a significant increase in children's understanding of religious concepts, as well as an increase in behavior that reflects religious and moral values ​​such as honesty, compassion, empathy, and tolerance. This study concludes that the method of telling stories of the Prophets and Apostles is an effective approach in shaping the character of children at an early age in PAUD.
PENGEMBANGAN NILAI NILAI AGAMA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA Sapnah; Siti Zahra Damayanti
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.232

Abstract

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga, khususnya peran orang tua, memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengembangan nilai-nilai agama pada anak usia dini. Proses internalisasi nilai-nilai agama dilakukan melalui aktivitas sehari-hari seperti doa bersama, cerita religius, dan keteladanan orang tua, yang terbukti efektif dalam membentuk moralitas dan etika anak. Interaksi emosional antara anak dan orang tua juga menjadi elemen penting dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap nilai-nilai religius. Penelitian ini menekankan perlunya sinergi antara pendidikan agama formal dan informal serta pentingnya lingkungan keluarga yang harmonis dan religius dalam mendukung pembentukan karakter religius anak sejak usia dini.
MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN ISLAM YANG MENYENANGKAN UNTUK ANAK USIA DINI Chairunisa Nur Aulia; Lidya; Auliya Nur Padila
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.233

Abstract

Pendidikan agama Islam pada anak usia dini sangat penting dalam membangun karakter dan membangun landasan keimanan yang kuat. Namun tantangan terbesarnya adalah mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan sehingga memotivasi anak untuk . Artikel ini mengeksplorasi berbagai pendekatan dan metode yang dapat digunakan anak-anak untuk menikmati pembelajaran Islam. Pendekatan ini mencakup penggunaan teknik permainan interaktif, cerita-cerita Islami yang menginspirasi, kegiatan artistik dan kreatif yang merangsang imajinasi, serta lagu-lagu Islami dan nasyid yang mudah diingat. Selain itu, lingkungan belajar yang mendukung dan mendukung serta penggunaan media pendidikan digital yang sesuai dengan usia menjadi elemen penting dalam pembelajaran. Dengan menggabungkan berbagai strategi tersebut, tujuannya adalah untuk membantu anak-anak belajar sesuai perkembangannya sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan panduan praktis dan wawasan tentang bagaimana menciptakan pembelajaran Islam yang menarik, efektif dan relevan bagi anak-anak, yang dapat menjadi landasan kokoh bagi perkembangan spiritual dan moral mereka di masa depan.
THE IMPORTANT ROLE OF GUIDANCE AND COUNSELING IN ISLAM AND LIFE Hifna
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.234

Abstract

School counselor or school / madrasah counselor is someone who is responsible for providing guidance and counseling atschool / madrasah consciously on the development ofpersonality and the ability of students both physically andspiritually so that students are able to live independently andfulfill various developmental tasks as God's creatures besides individual and social, moral, religious and cultured creatures. Counseling is an effort to help individuals through a process ofpersonal interaction between counselors and counselees so thatcounselees are able to understand themselves and theirenvironment, are able to make decisions and determine goalsbased on the values they believe so that counselees feel happyand effective behavior. Counseling Guidance is in a keyposition in an educational institution, namely a schoolinstitution as an advanced support or backward quality ofeducation. The role of guidance and counseling in improvingthe quality of education is not only limited to academicguidance but also personal, social, intellectual and value-giving guidance.
PENTINGNYA MENGENALKAN DAN MENGAJARKAN AGAMA ISLAM SEJAK ANAK USIA DINI Argi prambudi; Dina anisa zahra; Sa’adah; Siti Aisyah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.235

Abstract

Tuntutan pembelajaran yang semakin kompleks menyebabkan semakin berkurangnya aktivitas yang berkaitan dengan nilai agama Islam pada anak usia dini. Sedangkan, pendidikan nilai agama Islam pada anak usia dini merupakan pondasi yang sangat penting sebagai peletakkan dasar keagamaan supaya menjadi pribadi yang taat beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai agama Islam pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari karya tulis ilmiah dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai agama Islam dapat ditanamkan melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Oleh karena itu sebagai seorang guru maupun orang tua harus berupaya memiliki kepribadian baik yang dapat dijadikan contoh sebagai sifat teladan bagi anak. Guru dan orangtua sebaiknya selalu meningkatkan wawasan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan yang berkaitan dengan pengembangan nilai agama Islam anak usia dini.
METODE PENGEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI Ruliani; Istikomah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.236

Abstract

Pendidikan agama dan pendidikan akhlak memegang peranan penting dalam pembentukan karakter anak usia dini dan menjadi landasan bagi perkembangan kepribadian dan perilakunya di masa depan. Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendiskusikan berbagai cara efektif untuk mengembangkan nilai-nilai agama dan moral pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian literatur yang mengumpulkan berbagai teori dan praktik pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode experiential learning, keteladanan, pembiasaan, pendekatan role-playing dan storytelling merupakan cara yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai agama dan moral pada anak. Dengan menggunakan cara-cara tersebut, anak dapat menginternalisasikan nilai-nilai positif dengan lebih alami dan nyaman. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi para pendidik dan orang tua dalam membangun landasan moral dan spiritual anak sejak dini.
STUDI ANATOMI ISLAMIYAH: MENGUAK TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH DALAM STRUKTUR TUBUH MANUSIA Regiannoor Farhat
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.237

Abstract

Abstract. The human body, with its complex structure and functions, stands as a tangible proof of Allah's greatness. From the complexity of cellular mechanisms to the harmony of organ systems, every aspect of human anatomy reflects the perfection of creation as mentioned in the Quran. This article examines the relationship between Islamic teachings and the science of biology, as well as how the study of human anatomy can deepen our understanding of the signs of Allah's greatness. By integrating scientific knowledge and spiritual insights, this study emphasizes the human body as evidence of divine wisdom that encourages reflection and strengthens faith.