cover
Contact Name
LPPM UNAN
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+6282241418157
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
https://tscners.ejournal.unan.ac.id/index.php/1/about/editorialTeam
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 25032453     DOI : https://doi.org/10.35720/
Core Subject :
Focus and Scope The journal includes various fields of nursings sciences such as: Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PARTISIPASI LANSIA DALAM MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19 I Adianta; Ni Mahayati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7 No 2 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/ms9m3315

Abstract

Latar belakang: Kurangnya pengetahuan lansia terhadap vaksinasi COVID-19 dapat menimbulkan berbagai macam spekulasi, sehingga dapat menurunkan angka kunjungan vaksinasi dan mengakibatkan sistem imun tubuh menurun. Partisipasi mempunyai peranan penting dalam keberhasilan vaksinasi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan partisipasi lansia dalam mengikuti vaksinasi COVID19 di Wilayah Kerja Puskesmas Petang 1.   Metode: Penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan Cross-sectional melibatkan 96 lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Petang I yang dilaksanakan dari bulan September hingga Oktober 2021. Data tingkat pengetahuan dengan partisipasi lansia dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Variabel penelitian dianalisa dengan uji statistik Spearman rho.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan berpengetahuan cukup 52 (54,2%) berpengetahuan kurang 2 (2,1%). Sudah mengikuti vaksinasi Dosis 1 atau Dosis 2 63 (65,6%), belum mengikuti vaksinasi 33 (34,4%). Berdasarkan uji Spearman-rho menunjukkan arah positif dengan kekuatan 0,069, nilai signifikan p-value > 0,503 yang berarti Ha ditolak.   Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Partisipasi Lansia Dalam Mengikuti Vaksinasi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Petang 1. 
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19 Rudi Kurniawan; Adi Nurapandi; Irpan Rahman
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7 No 1 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/9wajnk49

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian Covid-19 semakin meningkat sejak Desember 2019 sampai dengan sekarang. Penderita banyak yang mengalami kesembuhan, namun juga kematian. Hal ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena dampak yang ditimbulkan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat secara fisik, sosial, ekonomi dan politik. Pemerintah sedang mengusahakan vaksin sebagai upaya memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat yang sehat agar tidak terkena Covid-19. Masyarakat belum tentu semuanya bisa menerima kebijakan pemberian vaksin tersebut, oleh karenanya perlu digali terlebih dahulu bagaimana persepsi mereka terhadap vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Masyarakat Ciamis terhadap vaksinasi covid-19.  Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif (mixed methode) dengan pengambilan data secara potong lintang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga di dapatkan jumlah sample keseluruhan berjumlah 152 responden. Luaran wajib yang menjadi target yaitu artikel yang accepted pada jurnal terakreditasi SINTA 1-6 atan prosiding  seminar internasional pada tahun 2021. Luaran Tambahan yang ditargetkan adalah HAKI pada tahun 2021. TKT yang diusulkan pada penelitian ini level 3.  Hasil: hasil menunjukan bahwa informasi persepsi Masyarakat tentang Vaksin Covid 19 berdasarkan kuesioner persepsi pernyataan dari 30 responden 7 diantaranya mengatakan bermanfaat (23,3%). Pada tabel 3 tentang persepsi masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 (97,4%) mengatakan setuju terhadap vaksin Covid-19.  Kesimpulan: Keraguan yang sering muncul di masyarakat disebabkan karena kurangnya informasi. Untuk menangani keraguan vaksin COVID-19 yang sering muncul mengharuskan adanya kolaborasi antara pemerintah, pembuat kebijakan kesehatan, dan sumber media, melalui penyebaran pesan yang tepat waktu dan jelas melalui saluran advokasi terpercaya dalam keamanan dan kemanjuran vaksin COVID-19. 
PENGARUH TERAPI DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP EFEKTIVITAS SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD TOTO KABILA BONE BOLANGO Haslinda Damansyah; Pipin Yunus; Susanti Monoarfa; Firli Friyani Ahmad
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/1h4rtx42

Abstract

Latar belakang: Asma merupakan penyakit kronis saluran napas yang ditandai dengan inflamasi dan hiperreaktivitas bronkus, menyebabkan gejala seperti sesak napas, batuk, dan penurunan saturasi oksigen. Menurut WHO, pada tahun 2022 terdapat 235 juta penderita asma, dengan 68% pasien yang dirawat di rumah sakit memiliki saturasi oksigen di bawah 95%. Di RSUD Toto Kabila Bone Bolango, data menunjukkan bahwa 17 dari 31 pasien asma mengalami saturasi oksigen rendah (85-95%). Terapi deep breathing exercise (DBE) merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat meningkatkan ventilasi paru dan saturasi oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas DBE dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma. Tujuan Penelitian Mengetahui pengaruh terapi deep breathing exercise terhadap efektivitas saturasi oksigen pada pasien asma di instalasi gawat darurat RSUD Toto Kabila Bone Bolango. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Sampel terdiri dari 15 pasien asma dewasa yang dipilih secara purposif. Intervensi DBE diberikan sebanyak 5 kali sehari selama 5 menit. Saturasi oksigen diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan pulse oximetry. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan saturasi oksigen setelah intervensi DBE. Sebelum intervensi, 93,3% pasien memiliki saturasi oksigen rendah (90-94%) dan 6,7% sangat rendah (85-89%). Setelah intervensi, 100% pasien mencapai saturasi oksigen normal (95-100%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05) mengindikasikan bahwa DBE berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen. Kesimpulan:  Terapi deep breathing exercise efektif meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi pendamping untuk meningkatkan kualitas pernapasan pasien asma di instalasi gawat darura
PENGARUH TERAPI BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK NURHANDAYANI TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Andi Akifa Sudirman; Lenny Ali; Djafar Y. Larote
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/rkmpvw75

Abstract

Latar belakang:  Perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah merupakan aspek penting yang memengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi, mengenal emosi, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Terapi bermain peran menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangan sosial emosional anak melalui aktivitas bermain yang menyenangkan dan edukatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain peran terhadap perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah di TK Nurhandayani Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 41 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi perkembangan sosial emosional yang dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi, sebanyak 11 anak (26,8%) berada pada kategori suspek, dan setelah terapi, jumlah anak dalam kategori suspek menurun menjadi 4 anak (9,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,003 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi bermain peran terhadap perkembangan sosial emosional anak prasekolah Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi bermain peran efektif dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah
PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK BOWLLING BALLON TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DYSPNEA DIRUANGAN IGD RSUD. PROF. DR. HI. ALOEI SABOEKOTA GORONTALO Pipin Yunus; Widitha Indah Prasitika Kadjim
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/cpbchh39

Abstract

Latar belakang: Respirasi merupakan proses pertukaran gas dalam paru. Oksigen berdifusi kedalam darah dan pada saat yang sama karbon dioksida dikeluarkan dari darah. Udara dialirkan melalui unit pertukaran gas melalui jalan napas. Dyspnea atau sering disebut sebagai sesak napas adalah sebuah sensasi subjektif dari pernapasan yang tidak normal seperti sensasi bernapas dengan intesitas yang berbeda-beda. Gejala umum dyspnea mempengaruhi manifestasi penyakit pernapasan, jantung, neuromuscular, psikogenik, sistemik, atau kombinasi dari semuanya. Dalam penatalaksaan pada pasein yang mengalami gangguan sistem pernapasan dengan gejala sesak napas (Dyspnea) melibatkan terapi non farmakalogi juga mengendalikan beberapa terapi non farmakologi salah satunya adalah teknik bowling ballon. Teknik blowing ballon berguna untuk mencegah terjadinya sesak napas dan kelemahan oksigen yang masuk ke dalam tubuh menyediakan energy untuk sel dan otot dengan mengeluarkan karbondioksida. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperimen semu dengan one grop pre post test desain. Penelitian ini dilaksanakan diruangan IGD RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Populasi pada penelitian adalah pasien yang mengalami dyspnea. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 13 responden Saturasi oksigen sebelum dilakukan intervensi Teknik Bowlling Ballon  memiliki nilai rata-rata 1,23 yang berarti tingkat saturasinya mengalami penurunan yang disebabkan sesak napas. Berdasarkan hasil penelitian dari 13 respondent Saturasi oksigen sesudah dilakukan intervensi Teknik Bowlling Ballon  memiliki nilai rata-rata 1,92 yang berarti tingkat saturasinya mengalami peningkatan Kesimpulan: Hasil analisis paired t-test antara nilai sebelum dan sesudah dilakukan Pemberian Teknik Bowlling Ballon memiliki p-value = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh Teknik Blowing Ballon Terhadap peningkatan Saturasi oksigen Pada Pasien Dypsnea diruangan IGD Di RSUD Prof. Dr. Hi. Aloei Saboe Kota Gorontalo
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI DI DESA MONGOLATOKECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Rosmin Ilham; Hamna Vonny Lasanuddin; Asni Ayuba; Ervina Biki
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/a4sa1q39

Abstract

Latar belakang: Pada lanjut usia terjadi kemunduran sel-sel karena penuaan yang dapat berakibat pada kelemahan organ, kemunduran fisik, timbulnya waktu tertentu berbagai macam penyakit seperti penyakit degenerative seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi (Hanifah, 2022). Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus-menerus lebih dari suatu periode. Pengobatan alternatif lainnya yang salah satunya adalah terapi herbal atau nonfarmakalogi walau penggunaannya lama, tapi efek sampingnya relatif kecil jika digunakan secara tepat, sehingga menjadi pilihan masyarakat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Salah satu obat tradisional yang dapat digunakan untuk pengobatan nonfarmakologi dalam menurunkan tekanan darah yaitu bawang putih (allium sativum linn) mempunyai sejumlah khasiat yang bermanfaat bagi tubuh salah satunya untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one grop pre post test desain. Penelitian ini dilaksanakan di desa mongolato dan waktu penelitian dilakukan pada bulan januari 2025. Populasi pada penelitian adalah lansia yang mengalami hipertensi yang berjumlah 20 orang. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan total sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Tekanan darah tinggi pada lansia sebelum diberikan seduhan bawaang putih terbanyak yaitu hipertensi derajat II sebanyak 12 orang dan yang terendah hipertensi derajat I sebanyak 8 orang. Tekanan darah tinggi pada lansia sesudah diberikan seduhan bawang putih terbanyak yaitu hipertensi derajat I sebayak 17 orang dan yang terendah hipertensi derajat II sebanyak 3 orang. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah tinggi di Desa Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo  
PENGARUH PEMBERIAN JELLY DAUN KEMANGI UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI DESA PAYUNGAKECAMATAN BATUDAA Rona Febriona; Inne Ariane Gobel; Andi Nuraina Sudirman; Shinta Aswin Rahman
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/jygna533

Abstract

Latar belakang: Lansia (≥60 tahun) rentan mengalami penurunan fungsi tubuh dan penyakit jantung akibat kolesterol tinggi. Penanganan dilakukan dengan obat dan gaya hidup sehat, termasuk konsumsi daun kemangi yang membantu menurunkan kolesterol. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimen dengan one grop pre post test desain. Penelitian ini dilaksanakan di desa payunga kecamatan batudaa dan penelitian ini dilakukan pada bulan februari 2025. Populasi pada penelitian adalah semua lansia di desa payunga yang berjumlah 100 lansia dengan jumlah sempel sebesar 20 lansia. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Kadar kolesterol sebelum pemberian jelly daun kemangi pada lansia di Desa Payunga Kecamatan Batudaa sebanding antara kategori ambang batas sebanyak 10 lansia (50%) dan kategori tinggi sebanyak 10 lansia (50%). Kadar kolesterol sesudah pemberian jelly daun kemangi pada lansia di Desa Payunga Kecamatan Batudaa mayoritas dikategorikan ambang batas sebanyak 11 responden (55%). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian jelly daun kemangi untuk menurunkan kadar kolesterol pada lansia di Desa Payunga Kecamatan Batudaa dengan p-value 0.000
PENGARUH TERAPI PERASAN JERUK NIPIS DAN MADU TERHADAP PENDERITA HIPERKOLESTROLEMIA PADA IBU RUMAHTANGGA DI DESA TUNAS JAYA Andi Nuraina Sudirman; Inne Ariane Gobel; Puput Kristian Bolilio
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/cra17f78

Abstract

Latar belakang: Hiperkolestrolemia merupakan kondisi yang ditandai dengan meningkatnya kadar lemak darah, salah satunya dengan meningkatnya nilai kolestreol yang melebihi batas normal, dimana kadar kolesterol total yang normal dalam plasma orang dewasa adalah sebesar 120-200 mg/dl (Setianingrum, Lidia, Riwu, & Hapsoro, 2024). Tatalaksana hiperkolestrolemia saat ini dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah dapat menggunakan obat, yang biasanya banyak digunakan dan diberikan pada penderita hiperkolestrolemia yaitu simvastatin. Namun, obat ini tentu memiliki efek samping, maka dari itu untuk menurunkan efek samoling yang dapat dialamu oleh penderita hiperkolestrolemia telah dikembangkan metode non farmakologis yang sudah terbukti dan efektif menurunkan kadar kolesterol yang tinggi (P. Utami, Mayangsari, & Ferlania, 2024). Air perasan jeruk nipis dapat dikombinasikan dengan madu, dimana madu tidak memiliki kandungan lemak jenuh yang tidak menambah kadar kolesterol LDL di dalam tubuh dan mempunyai komposisi utama ditambah dengan beberapa makronutrien dan mikronutrien lainnya. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen dengan one grop pre post test desain. Penelitian ini dilaksanakan di Tunas Jaya, Kecamatan Bonepantai dan penelitian ini dilakukan pada bulan februari 2025. Populasi pada penelitian adalah semua penderita hiperkolestrolemia yang berjumlah 28 orang dengan jumlah sempel sebesar 21 orang. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Kadar kolesterol sebelum pemberian terapi perasan jeruk nipis dan madu mayoritas tinggi sebanyak 14 responden (66.7%) pada ibu rumah tangga penderita hiperkolesterolemia di Desa Tunas Jaya. Kadar kolesterol sesudah pemberian terapi perasan jeruk nipis dan madu mayoritas ambang batas sebanyak 14 responden (66.7%) pada ibu rumah tangga penderita hiperkolesterolemia di Desa Tunas Jaya. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi perasan jeruk nipis dan madu terhadap penderita hiperkolesterolemia pada ibu rumah tangga di Desa Tunas Jaya dengan p-value 0.000
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN GEJALA INSOMNIA PADA SISWA DI SMP NEGERI 04 KOTA BARAT KOTA GORONALO Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman; Moh. Taufik Saleh
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/rqa4n614

Abstract

Latar belakang:  Insomnia merupakan gangguan tidur yang umum terjadi pada remaja dan dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun psikologis. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap munculnya gejala insomnia adalah penggunaan media sosial, khususnya aplikasi TikTok yang populer di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial TikTok dengan gejala insomnia pada siswa di SMP Negeri 04 Kota Barat Kota Gorontalo. Metode:  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 87 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan TikTok dan skala KSPBJ-IRS untuk mengukur gejala insomnia. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dengan gejala insomnia pada siswa (nilai p = 0,007, p < 0,05). Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan TikTok, maka semakin tinggi pula tingkat gejala insomnia yang dialami siswa
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK NEGERI PEMBINA LIMBOTO Andi Akifa Sudirman; Lenny Ali; Moh. Novriyanto R. Maaruf
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/5b4gzx20

Abstract

Latar belakang:  Toilet training merupakan proses penting dalam tahap perkembangan anak usia prasekolah yang menandai pencapaian kemandirian dalam mengontrol buang air kecil dan besar. keberhasilan toilet training dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Negeri Pembina Limboto Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, Penelitian melibatkan 35 responden yang dipilih secara purposive sampling. Dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari aspek pola asuh orang tua (otoriter, demokratis, permisif) dan tingkat keberhasilan toilet training anak. Hasil:  menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training, dengan nilai p-vallue= 0.003 < = 0.05 maka H0 di tolak dan Ha diterima karena adanya hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di TK negeri pembina limboto Kesimpulan:  bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan toilet training anak usia prasekolah.

Page 8 of 15 | Total Record : 144