cover
Contact Name
EVENDI
Contact Email
sinergijournal91@gmail.com
Phone
+6282257371001
Journal Mail Official
sinergijournal91@gmail.com
Editorial Address
Jalan Hasanudin No 48B Celep Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Synergy: Journal of Communication and Media (SJCM)
ISSN : -     EISSN : 31239579     DOI : https://doi.org/10.68111/sjcm
Core Subject :
Synergy: Journal of Communication and Media (SJCM) publishes selected articles based on research and literature studies relevant to the fields of communication and media. SJCM is published 2 (two) times a year, in January-June and July-December. The journal covers topics including mass communication, political communication, marketing communication, organizational communication, intercultural communication, public relations, journalism, broadcasting, digital media, social media, and film studies.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
News Construction of the Kanjuruhan Tragedy by Sindonews.com (Critical Discourse Analysis) M. Riza Azizi; Santuso Santuso
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi pemberitaan tragedi Kanjuruhan oleh Sindonews.com. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap ideologi yang dibangun oleh media massa tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif kritis. Data berupa data lingual yang bersumber dari lima berita yang diterbitkan Sindonews.com pada November 2022. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan metode analisis tiga dimensi dari analisis wacana kritis Norman Fairclough, yaitu analisis tekstual, praktik kewacanaan, dan praktik sosial budaya. Hasil analisis dimensi teks menunjukkan bahwa dua berita menonjolkan dukungan kepada korban dengan mengkritik aparat keamanan, sementara tiga berita membela kepolisian dan mengkritik PSSI yang dinilai kurang kredibel. Analisis praktik kewacanaan mengungkap strategi penyajian berita yang tampak netral dan berimbang, menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami, serta memahami pola pikir pembaca yang cenderung menilai informasi dari permukaan. Analisis praktik sosial budaya menunjukkan bahwa pemberitaan tersebut dipengaruhi oleh situasi saling tuding pasca-tragedi, keterlibatan lembaga seperti Bareskrim dan PSSI, serta kecenderungan konsumtif masyarakat terhadap informasi. Variasi fokus pemberitaan digunakan Sindonews.com untuk memberi sudut pandang komprehensif dan menempatkan tanggung jawab pada berbagai pihak.
The Impact of Social Media Engagement, Advertising Manipulation, and Digital Literacy on Student Consumerism on TikTok Shop Rizka Marianna
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak social media engagement, manipulasi iklan, dan literasi digital terhadap konsumerisme mahasiswa di platform TikTok Shop. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei terhadap 320 mahasiswa di empat perguruan tinggi Surabaya (Unitomo, Untag, Unesa, Unair) yang dipilih melalui tabel sampel Isaac dan Michael dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS 26 untuk menguji pengaruh ketiga variabel independen terhadap perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap konsumerisme mahasiswa, dengan manipulasi iklan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini mengungkap bahwa meskipun literasi digital tinggi, mahasiswa tetap rentan terhadap praktik pemasaran manipulatif di TikTok Shop. Implikasi penelitian menyoroti pentingnya pendidikan literasi media kritis dan regulasi iklan digital untuk mengurangi dampak negatif konsumerisme berlebihan di kalangan generasi muda.
Parental Communication Strategies to Foster Self-Confidence in Early Childhood Nurul Saniah
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.15

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak usia dini. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak dengan memberi dukungan terhadap anak, menyayangi, menjadi pendengar yang baik, menjadikan anak yang mandiri dan menciptkan keluarga yang harmonis. Komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi juga melibatkan sikap dan pola interaksi yang mampu membentuk pandangan anak terhadap dirinya sendiri.  Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi komunikasi yang diterapkan orang tua kepada anak usia dini dalam meningkatkan kepercayaan diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua yang memiliki anak usia 5 tahun. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif adalah memberikan dukungan, pemberian pujian kepada anak, mendengarkan anak, memberikan kasih sayang, serta memberikan kesempatan untuk anak mengekspresikan pendapat dan perasaannya. Dengan demikian  strategi komunikasi yang baik kepada anak dalam menumbuhkan rasa percaya diri akan menjadi bekal anak dalam perkembangan sosial, emosional anak di masa mendatang.
Framing Analysis of the Sexual Harassment Case of Pradikta Wicaksono Hanafi Hanafi; Merry Fridha Tri Palupi; Herlina Kusumaningrum
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.40

Abstract

Kasus pelecehan dan kekerasan seksual terus meningkat setiap tahun, namun laki-laki sebagai korban masih “tidak terlihat” karena stigma yang menganggap mereka selalu kuat. Media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat mengenai isu ini. Penelitian ini menganalisis framing kasus pelecehan seksual Pradikta Wicaksono pada Tribunnews.com dan Konde.co selama Januari 2023. Dengan menggunakan teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann serta analisis framing Pan dan Kosicki, penelitian ini membandingkan cara kedua media membangun realitas tentang korban laki-laki. Hasilnya, Tribunnews.com menonjolkan personalisasi korban dan orientasi klik, sementara Konde.co menekankan kritik terhadap normalisasi pelecehan seksual di industri musik dan memberikan dukungan kepada korban. Penelitian ini merekomendasikan perlunya eksplorasi lebih lanjut mengenai kasus pelecehan seksual pada laki-laki, peningkatan sensitivitas media, serta pengembangan kebijakan dan lembaga yang menangani korban laki-laki.
The Effect of Instagram Credibility and Content on Followers' Trust Level (A Study on @TIGADEWAADVENTUREINDONESIA) Fitri Khusnul Khotimah; Choirul Umam
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kredibilitas dan konten instagram terhadap tingkat kepercayaan followers (studi pada @Tigadewaadventureindonesia). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teori media dependency theory. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner menggunakan sampel 400 responden. Adapun analisis dtaa dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, kredibilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan followers dengan koefisien regresi 0,158. Sementara itu, konten memberikan pengaruh yang lebih besar dengan koefisien regresi 0,482. Secara simultan, kedua variabel tersebut menunjukkan pengaruh signifikan terhadap tingkat kepercayaan followers, dengan nilai F sebesar 688,173 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,776. Hal ini menunjukkan bahwa 77,6% variasi dalam kepercayaan followers dapat dijelaskan oleh variabel kredibilitas dan konten. Hasil ini menegaskan bahwa penyampaian konten yang kredibel dan menarik merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan serta keterikatan audiens terhadap akun media sosial.
K-Popers and the Culture of Flexing: An Analysis of Hedonism Using Thorstein Veblen's Theory Siti Nur Hanifah Saerozi; Nur Irvan Rizqi
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 2 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v2i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana hedonisme, teori conspicuous consumption Thorstein Veblen, teori identitas sosial, serta konsep konsumsi simbolik Baudrillard bekerja secara simultan dalam membentuk pola konsumsi penggemar K-pop. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui studi literatur sistematis dan observasi fenomenologis terhadap interaksi digital pada Twitter/X, TikTok, dan Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi fans K-pop didorong oleh motivasi afektif berupa pencarian kesenangan, kedekatan parasosial, dan euforia visual yang berasal dari aktivitas seperti unboxing, pengumpulan photocard, hingga partisipasi dalam konser. Namun, konsumsi tersebut berkembang menjadi tindakan demonstratif ketika dipublikasikan secara performatif di media sosial untuk memperoleh pengakuan, validasi, dan prestise. Temuan juga mengindikasikan adanya stratifikasi sosial dalam fandom, di mana objek konsumsi premium menjadi kapital simbolik yang menentukan posisi dan kredibilitas individu dalam komunitas. Dengan demikian, budaya flexing dalam fandom K-pop dapat dipahami sebagai fenomena multidimensi yang menggabungkan aspek psikologis, sosial, ekonomi, dan simbolik, serta memperlihatkan bagaimana identitas generasi muda dibentuk dan dinegosiasi melalui praktik konsumsi digital kontemporer.
Media as an Arena of Power: Ideology, Discourse, and the Construction of Social Reality Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Dimas Prasetya; Ryan Marina; Moh. Syaifuddin
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 2 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v2i1.135

Abstract

This article conceptualizes media as an arena of power in which ideology, discourse, and communication practices shape the construction of social reality across both conventional and digital environments. Using a qualitative descriptive-analytical approach through a systematic literature review, the study develops a conceptual framework based on thematic classification, source triangulation, and synthesis of key debates in communication, sociology, and critical media studies. The findings reveal that media operate as a symbolic field where competing actors struggle to define reality, while legitimacy and authority determine which meanings are accepted as natural and unquestionable. Ideology is reproduced through language, representation, and everyday narratives that normalize unequal relations and generate social consent. In digital contexts, power is increasingly exercised through platform infrastructures, algorithmic visibility, moderation systems, and attention-based economies that regulate what can be seen, said, and considered acceptable, thereby producing subtle forms of social control. Although spaces of resistance exist through alternative discourses, digital activism, and citizen-generated content, these are often constrained or commodified within platform logics. The study concludes that media should be understood as socio-technical institutions embedded in power structures and contributes an integrated conceptual framework that links media power, ideology, and discourse as relational processes shaping social reality in contemporary algorithmic environments.
Patterns of Digital Interaction Through TikTok Reposting and Its Relationship with the Emotional State of Generation Z Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi; Rabiatul Adawiyah
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 2 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v2i1.159

Abstract

The development of social media in the digital era has transformed patterns of social interaction, especially among Generation Z who have grown up with digital technology. TikTok, as a short-video-based platform, functions not only as an entertainment medium but also as a space for emotional expression and symbolic communication. One emerging form of interaction is reposting activity, which refers to resharing content perceived as relevant to users’ personal emotional conditions. This study aims to analyze digital interaction patterns through TikTok reposting and their relationship with Generation Z’s emotional conditions. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, observation, and documentation involving five Generation Z informants who are active TikTok users. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation to ensure data validity. The findings reveal that reposting is not merely a content-sharing activity but carries deeper psychological meaning. It functions as indirect self-expression, emotional regulation, and a form of social validation seeking within digital spaces. Reposted content reflects users’ emotional states such as sadness, anxiety, psychological pressure, as well as positive emotions. This activity generates psychological effects including emotional relief, social connectedness, and emotional fluctuations influenced by responses received from other users in social media environments.
Analysis of Organizational Communication Based on Stephen P. Robbins’ Perspective at the IPNU IPPNU PAC in Gedangan Angelia Salvana Sagita
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 2 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v2i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi organisasi pada PAC IPNU-IPPNU Gedangan berdasarkan perspektif Stephen P. Robbins yang meliputi proses komunikasi, arah komunikasi, media komunikasi, dan umpan balik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan Wakil Ketua Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) serta observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berlangsung secara terstruktur melalui alur koordinasi yang jelas, menerapkan komunikasi dua arah melalui rapat tatap muka dan media WhatsApp, serta didukung mekanisme umpan balik berupa diskusi dan klarifikasi. Meskipun masih terdapat potensi hambatan berupa penyaringan informasi dan perbedaan persepsi, komunikasi organisasi secara umum telah berjalan efektif dalam mendukung koordinasi dan pelaksanaan program kerja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi PAC IPNU-IPPNU Gedangan dalam memperkuat sistem komunikasi organisasi serta memperkaya penerapan teori komunikasi organisasi Stephen P. Robbins pada organisasi kepemudaan berbasis kaderisasi.
Organizational Communication in Karang Taruna to Improve Youth Motivation in Karang Bangkal Village Majidatul Ilma
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 2 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v2i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi organisasi yang diterapkan Karang Taruna Desa Karang Bangkal dalam meningkatkan motivasi pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Lokasi penelitian berada di Desa Karang Bangkal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan dilaksanakan pada bulan April 2026. Informan penelitian terdiri atas Ketua Karang Taruna dan beberapa anggota yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi organisasi disebabkan oleh pola komunikasi formal yang cenderung satu arah sehingga anggota merasa sungkan menyampaikan pendapat dan memiliki tingkat partisipasi yang rendah. Perubahan gaya komunikasi pemimpin menjadi lebih terbuka, partisipatif, dan demokratis mampu meningkatkan keberanian anggota dalam menyampaikan ide, memperkuat sense of belonging, serta meningkatkan keterlibatan dalam kegiatan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi yang efektif berperan penting dalam membangun motivasi pemuda dan memperkuat partisipasi anggota dalam mendukung pelaksanaan program Karang Taruna serta pembangunan masyarakat desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10