cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
allemaniaupi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia jl. Dr. Setiabudhi no. 229 - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Allemania Jurnal Bahasa dan Sastra Jerman
ISSN : 20887582     EISSN : 30635381     DOI : https://doi.org/10.17509/allemania
FOCUS This journal focuses on the publication of articles related to the following topics: innovative methodologies in German language teaching, curriculum development, applied linguistic research, psycholinguistics, language acquisition, evaluation and assessment, the use of technology in education, professional development for educators, and the analysis of German culture and literature. SCOPE Allemania specializes in topics related to German language education and aims to communicate original research and current issues in the field. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. Specifically, the journal will deal with topics including, but not limited to: innovative methodologies in German language teaching, curriculum development, applied linguistic research, psycholinguistics, language acquisition, evaluation and assessment, the use of technology in education, professional development for educators, and the analysis of German culture and literature.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011" : 10 Documents clear
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN MATA PELAJARAN BAHASA ASING DI SMA Mahfuddin, Azis
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 telah berjalan lima tahun. Mata pelajaran bahasa asing (Jerman, Arab, Prancis dan Jepang) dalam kurikulum tersebut merupakan mata pelajaran pilihan yang tujuannya mengacu pada kebermaknaan dari bahasa asing tersebut (khususnya dalam konteks kehidupan global sekarang ini). Persoalan pokok yang dihadapi dewasa ini adalah bagaimana agar bahasa asing menjadi pengetahuan yang bermakna bagi peserta didik. Pada era global ini, bahasa asing sudah mendapat tempat bagi para peminatnya, karena alur komunikasi, pengetahuan, dan teknologi sangat membutuhkan penguasaan dan kemampuan bahasa tersebut. Namun sejauh mana pembelajaran bahasa asing tersebut sudah memberi makna pada kebutuhan peserta didik dalam kiprahnya, perlu ada evaluasi dan pengkajian ulang mengenai hal ihwal pengajaran bahasa asing.
PENGAJARAN BAHASA ASING DAN USIA PEMBELAJAR Permatawati, Irma
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengajaran bahasa, khusunya bahasa asing, seorang pengajar tidak hanya cukup berbekal pengetahuan bahasa yang baik saja, namun perlu juga memperhatikan karakteristik dari pembelajar bahasa. Anak-anak, remaja, dan dewasa merupakan kelompok pembelajar yang berbeda berdasarkan usia. Masing-masing kelompok usia memiliki keunggulan dan kelemahan dalam konteks pembelajaran bahasa. Hal ini penting untuk diketahui dan diperhatikan oleh seorang pengajar agar ia mampu memilih pendekatan mengajar serta bahan ajar yang tepat guna keberhasilan pengajaran
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN MELALUI DISKUSI KELOMPOK Setiawan, Setiawan
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the teaching and learning process, the speaking skill of German language is still difficult to master. The fact shows that most learners still rarely use German language either in the classroom situation or in the real life. From the research conducted by Nurhani (2007) it is found that one alternative method of learning which can increase university students’ participation is the interactive method. One of the main features of this method is the group division which divided a group into large and small group. In this group the interaction between students can be increase. Based on that explanation, this research will developed a certain learning model which can increase the German speaking skill of university students. Few important results from this research are as follow: (1) the model is new to the German Department of UPI, (2) after implementing it three times, both lecturers and students are familiar with the situation developed and the discussion become more attractive and conducive in increasing the students skill especially in speaking, (3) the themes provided are still lack of variation and the lecturer roles as the facilitator of the discussion still needed to be developed, (4) this method can increase the students participation in the teaching and learning process, (5) it is recognized that lecturer have to develop a certain strategy in delivering the model of learning in speaking through the discussion technique, (6) by using Einstieg (introduction), the students are not only capable in knowing the coverage of the theme, but they also can identify the vocabulary and also the terms related to the theme. This will make the discussion more dynamic, (7) lecturer at least has to consider three aspects in group division: first the student’s competency, it means that all students with high learning achievement are spread into all group. Second, the time in making the groups. Third the class setting, (8) in the class discussion phase, lecturer must to be able to manage the class situation so that the discussion is not monopolize by few students.
“STATIONENLERNEN” SEBAGAI SALAH SATU INOVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN Permana, Pepen
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi dalam pembelajaran dapat berdampak pada perbaikan, meningkatkan kualitas pembelajaran serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran. Dewasa ini banyak metode-metode pembelajaran inovatif yang ditawarkan, salah satunya adalah ‘Stationenlernen’, yakni sebuah metode belajar, di mana siswa belajar secara mandiri dengan bantuan bahan-bahan yang telah disiapkan dan disusun dalam beberapa stasiun (Stationen). ‘Stationenlernen’ menawarkan sebuah proses pembelajaran terbuka, mandiri, dan interaktif.
PEMANFAATAN TEKS SASTRA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Iman Santoso; Ahmad Marzuki; Isti Haryati
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Jerman di SMA selama ini menghadapi kendala pada rendahnyaminat dan motivasi peserta didik untuk mempelajarinya. Hal ini disebabkan, antaralain karena posisi bahasa Jerman di sekolah yang kurang strategis jika dibandingkandengan bahasa Inggris dan persepsi dari peserta didik yang menganggap bahasa Jermansulit dan tidak menarik untuk dipelajari. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangantersendiri bagi pengajar bahasa Jerman di SMA untuk dapat menyelenggarakan prosesbelajar mengajar yang menarik dan kreatif agar salah satu sumber belajar yang selamaini jarang digali dan dimanfaatkan oleh pengajar bahasa Jerman adalah teks sastraberbahasa Jerman. Teks sastra merupakan salah bentuk teks yang sangat dimungkinkanuntuk diolah sebagai materi ajar untuk memperdalam penguasaan aspek kebahasaandan sekaligus mengembangkan keterampilan berbahasa Jerman peserta didik di SMA.Penggunaan teks sastra akan memberikan warna yang berbeda dari pembelajaranbahasa Jerman yang konvensional. Pada artikel ini dipaparkan penerapan Gedicht danMärchen dalam pembelajaran bahasa Jerman.
(Book Report) Pädagogische Kompetenz, Identität, und Professionalität Amir Amir
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku yang terdiri dari 5 (lima) bab dan dikemas dalam276 halaman ini ditulis oleh Monika Rapold berdasarkanhasil kajian teoretik dan empirik dengan ukuran kertas20,8 x 15 x 1,6 cm serta ISBN-10: 3834001341. Buku iniditerbitkan dalam bahasa Jerman oleh penerbit SchneiderVerlag Hohengehren Berlin tahun 2009. Rapold sendirimengajar di Universitas Bamberg dalam bidang AllgemeinePädagogik setelah dia menyelesaikan promosinya tahun2000 di universitas tersebut.
PERKEMBANGAN RAGAM UJARAN (SPRECHWEISE) ANAK USIA DINI BERDASARKAN PARA PEMBERI CONTOH BAHASA Lucky Herliawan Yanuar Amalputra
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyajikan rumusan-rumusan teoretis untuk menjernihkan istilahperkembangan ragam ujaran anak usia dini berdasarkan para pemberi contoh bahasayang berada di sekitarnya. Selanjutnya dibentangkan penerapan uraian tersebut untukmengkaji variabel di atas. Di samping itu, simpulan dan saran juga disajikan untukmelengkapi tulisan ini.
ANALISIS KONTRASTIF TATA BAHASA ANTARA BAHASA JERMAN DAN BAHASA INGGRIS SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN Putrasulung Baginda
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menjabarkan secara kontrastif perbedaan tata bahasa antara bahasaJerman dengan bahasa Inggris dengan tujuan memberikan informasi bagi partisipanproses pembelajaran bahasa Jerman yang telah menguasai bahasa Inggris. Penelaahandilakukan terhadap aspek tata bahasa karena kontribusi tata bahasa yang besarterhadap sikap berbahasa yang benar. Tulisan ini juga menggambarkan pembelajaranbahasa Inggris dan bahasa Jerman yang menjadi dua variabel tulisan ini. Tulisanini menawarkan informasi yang bisa menguatkan pemahaman berbagai pihak yangberkepentingan berlandaskan perbedaan yang ada antara kedua bahasa.
ZEIGFELD ODER DEIKTISCHES FELD BEIM SPRACHLICHEN HANDELN Sri Megawati
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Die linguistische Pragmatik merupakan ilmu yang mengkaji bahasa dalam suatupraktek tindakan (Handlungspraxis). Objek kajian ilmu ini yaitu Text dan Diskurs .Dalam kajian Text dan Diskurs, Deixis memegang peranan penting karena membangunkesatuan Text dan Diskurs tersebut, sehingga antara pembicara/penulis dan pendengar/pembaca dapat memaknai maksud yang tersurat.
PENGAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN KONSEP “BINNENDIFFERENZIERUNG” Hafdarani Hafdarani
Allemania Vol 1, No 1 (2011): Allemania - Juni 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengajaran keterampilan membaca biasanya mahasiswa atau pembelajar dalam satu kelas mengerjakan tugas-tugas yang sama. Tetapi tugas-tugas tersebut diselesaikan dalam waktu yang berbeda, karena perbedaan kemampuan membaca , tipe pembelajar atau tipe intelegensi mahasiswa. Oleh sebab itu hasil belajar keterampilan membaca mereka juga berbeda. Dari observasi awal pada Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman diketahui bahwa kemampuan rata-rata mahasiwa dalam membaca teks bahasa Jerman masih relatif rendah, yaitu 6,1 dalam skala 10. Berdasarkan masalah tersebut dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk melihat penerapan konsep Binnendifferenzierung dalam pengembangan keterampilan membaca teks bahasa Jerman. .Binnendifferenzierung adalah suatu konsep pengajaran yang diterapkan dalam proses belajar dengan pemberian tugas yang berbeda yang disesuaikan dengan kondisi pembelajar yang berbeda pula. Subyek penelitian adalah 31 mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman yang mengontrak mata kuliah Arbeit mit Lesetexten (Bekerja dengan Teks bacaan). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, diskusi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Binnendifferenzierung dapat efektif diterapkan dalam pengajaran keterampilan membaca dengan berbagai variasi. Mahasiswa merespons penerapan konsep tersebut dengan sangat positif. Hal itu dapat dilihat dari catatan lapangan; peningkatan hasil tes pada siklus pertama yaitu menjadi 6,4 dan pada siklus kedua 7,7; serta hasil angket.

Page 1 of 1 | Total Record : 10