cover
Contact Name
Surjani Wonorahardjo
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jct.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang, No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya
ISSN : 25496565     EISSN : 25496573     DOI : 10.17966
Core Subject : Science,
JC-T (Journal Cis-Trans) : jurnal kimia dan terapannya is published by Universitas Negeri Malang, Faculty of Mathematics and Science, Chemistry Department.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Optimasi Fermentasi Keratinase oleh Bacillus sp. MD24 dengan Pendekatan Response Surface Methodology Lina Shobrina; Eli Hendrik Sanjaya; Mieke Alvionita; Suharti Suharti
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p001

Abstract

Bulu ayam merupakan limbah yang dapat di daur ulang karena mengandung protein bernilai tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk mikroorganisme. Namun, protein pada bulu ayam termasuk jenis protein keratin yang sulit dicerna oleh enzim protease umum karena adanya ikatan disulfida. Enzim protease spesifik yang dapat mendegradasi keratin pada bulu ayam adalah keratinase. Pada penelitian pendahuluan, telah berhasil mengisolasi bakteri penghasil keratinase Bacillus sp. MD24, diukur dengan pendekatan One Factor at A time (OFAT) melalui teknik solid state fermentation (SSF) menggunakan bulu ayam sebagai satu-satunya sumber karbon dan nitrogen, menghasilkan aktivitas keratinase sebasar 17 U/mL pada pH 8 dan 16 U/mL pada suhu 37oC yang diuji dengan substrat kasein. Namun, produksinya sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan mikroskopis dari bakteri, sehingga untuk memperoleh nilai aktivitas enzim keratinase yang maksimal diperlukan optimasi fermentasi keratinase. Pada penelitian ini, dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu (1) Skrining Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fermentasi Keratinase melalui Pendekatan One Factor at A time (OFAT), (2) Penentuan Faktor-Faktor yang Berpengaruh Signifikan dengan pendekatan Plackett-Burman Design (PBD), dan (3) Penentuan Nilai Optimum Faktor-Faktor yang Berpengaruh Signifikan menggunakan pendekatan Central Composite Design-Response Surface Methodology (CCD-RSM). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai optimum dari faktor-faktor signifikan yang mempengaruhi fermentasi keratinase oleh Bacillus sp. MD24 menggunakan pendekatan tiga tahapan yaitu OFAT, PBD, dan CCD-RSM sehingga berdampak pada nilai aktivitas keratinase yang optimal. Hasil OFAT skrining tiga faktor yang mempengaruhi fermentasi keratinase oleh Bacillus sp. MD24 diperoleh nilai faktor dengan aktivitas keratinase tertinggi pada kondisi fermentasi yaitu suhu 37oC, pH 8, dan jumlah inokulum 1% (%v/v). PBD memberikan hasil dari ketiga faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap fermentasi keratinase yaitu suhu dan pH, serta melalui pendekatan CCD-RSM diperoleh nilai optimum pada suhu 37,21oC dan pH 7,99, dengan nilai aktivitas keratinase prediksi sebesar 1848,35 ± 7,39 U/mL mendekati respon yang diamati secara aktual sebesar 1826,15 ± 8,92 U/mL.
Reduction of Rhodamin B Levels in Water using Fe3O4/SiO2/MnO2 Faisal Yusuf Priambodo; Irma Kartika Kusumaningrum; Anugrah Ricky Wijaya; Ameliana Surya Kartika
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p023

Abstract

Rhodamine B is a carcinogenic water pollutant found in textile waste. Methods for reducing rhodamine B levels in water are needed to reduce the potential for environmental damage. This research examines methods for reducing rhodamine B levels in water via adsorption and photocatalytic degradation using a reusable magnetic adsorbent, Fe3O4/SiO2/MnO2, so that the released adsorbate is a simple compound with low pollution potential. The stages of this research include stages (1) synthesis of Fe3O4 (2) synthesis of Fe3O4/SiO2 composite (3) synthesis of Fe3O4/SiO2/MnO2 and its characterization (4) performance test of parts of the composite, namely Fe3O4, Fe3O4/SiO2, and commercial MnO2 (5) test the performance of Fe3O4/SiO2/MnO2 as a reducer of rhodamine B dye levels in water. The characterization results show that the Fe3O4/SiO2/MnO2 composite has been successfully synthesized. The XRD diffractogram shows typical MnO2 peaks at 24.31°, 41.53°, 60.23°, and 67.73°, which correspond to COD card Nos. 00-151-4109 and 00-151-4101. FTIR characterization shows a peak at 630 cm-1, indicating an Mn-O vibration. SEM-EDX results show that the composite consists of Fe, Si, Mn, and O. Under optimal conditions, the Fe3O4/SiO2/MnO2 adsorbent reduces rhodamine B levels by 91%.
Pemanfaatan Tanah Liat Alam Bondowoso Sebagai Bleaching Earth Dalam Pemurnian Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil) Ela Fransiska Sari; Ken Urbaningrum; Nafi Maulana Yusuf; Ubed Sonai Fahruddin Arrozi
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p032

Abstract

Salah satu produk olahan kelapa sawit adalah minyak goreng yang peranannya sangat penting terutama dalam kebutuhan sehari-hari. Minyak goreng dihasilkan dari pemurnian minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil, CPO), terutama pemurnian dari zat warna yang terkandung di dalamnya. Warna kuning hingga kemerahan pada CPO dihasilkan oleh kandungan karotenoid yang cukup tinggi. Sehingga kandungan zat warna ini perlu direduksi sehingga dapat memenuhi standar minyak goreng yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah penggunaan bleaching earth. Bondowoso, sebagai salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur memiliki potensi alam yang cukup tinggi, salah satunya adalah pasir yang mengandung mineral potensial sebagai bleaching earth. Dalam penelitian ini pasir yang dihasilkan dari Bondowoso diolah dengan berbagai metode aktivasi dan diuji kemampuannya sebagai bleaching earth dalam pemurnian CPO. Metode aktivasi yang digunakan ditemukan mempengaruhi kemampuannya dalam memurnikan CPO dari zat warna yang terkandung. Persentase intensitas penurunan warna terbaik ditunjukkan oleh metode aktivasi pada sampel 3, yaitu dengan metode aktivasi asam dengan H2SO4 dilanjutkan dengan proses hidrotermal dalam suasana basa, netralisasi, dan pengeringan.  Sampel 3 hasil aktivasi mampu menurunkan intensitas warna pada CPO sebesar 86,3%.
Pemanfaatan Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Baku Alternatif Pembuatan Tisu Ramah Lingkungan Rama Al Azmi Zega Zega; Hazilah Fakhraini; Zona Octarya; Fahira Purnama Sari
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p016

Abstract

Perkembangan industri kertas dan tisu di Indonesia meningkatkan penggunaan kayu sebagai bahan baku yang berdampak pada kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan. Pemanfaatan limbah kulit pisang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 12, 13, dan 15 melalui pengelolaan limbah berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) sebagai bahan baku alternatif pembuatan tisu menggunakan metode organosolv berbantuan microwave dengan konsentrasi pelarut 10% dan waktu pemasakan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan kadar pulp sebesar 75,45% pada kondisi optimum. Tisu yang dihasilkan memiliki permukaan bersih, lembut, tidak berlubang, tidak mudah luntur, daya hancur 60 detik, dan daya serap 30 mm. Limbah kulit pisang kepok berpotensi digunakan sebagai pengganti kayu dalam pembuatan tisu dengan kualitas daya serap dan daya hancur yang baik.
In Silico Study of Alkaloid Compounds from Lycopodium clavatum as Anti-Alzheimer Agents Cleolansya Afiza Chinta Arnessya; I Gusti Made Sanjaya
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v9i12025p046

Abstract

Alzheimer's disease is a neurodegenerative condition that causes cognitive deficits and accounts for 60-80% of dementia cases. Several therapeutic strategies target this disease; one of them, cholinesterase inhibition, works through inhibition of the enzymes acetylcholinesterase (AChE) and butyrylcholinesterase (BChE), for example rivastigmine. As a dual AChE/BChE inhibitor, rivastigmine causes gastrointestinal side effects, making natural compounds - particularly alkaloids - attractive alternative drug candidates. This study aimed to determine the potential of alkaloid compounds from Lycopodium clavatum as anti-Alzheimer agents in silico through a Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR) approach and molecular docking. Of the 20 alkaloid compounds obtained from the literature, all satisfied Lipinski's five rules, while 11 compounds passed selection based on LD50 category III values. The best QSAR model (Model 5) used the SA (surface area) descriptor with pKi against AChE as the dependent variable, yielding a coefficient of determination (R²) of 0.620 and a leave-one-out cross-validated Q² of 0.212, indicating that further validation with additional descriptors or a larger compound set is warranted. Molecular docking results identified acetylfawcettiine as the best candidate, with a binding energy of -11.70 kcal/mol and an inhibition constant of 2.66 µM against AChE, superior to rivastigmine (-6.98 kcal/mol; 7.59 µM).

Page 1 of 1 | Total Record : 5