cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015" : 11 Documents clear
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH FRIEDRICH MERGEL DALAM NOVELLE DIE JUDENBUCHE KARYA ANNETE VON DRí–STE HULSHOFF Haryati, Isti
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.13 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6622

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan kepribadian tokohFriedrich Mergel sebagai dampak lingkungan dalam NovelleDie Judenbuche karya Annetevon Drí¶ste Hulshoff.Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakanpendekatan psikologis. hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kepribadianFriedrich dipengaruhi oleh tiga hal yaitu seleksi alam, praktik budaya berupa kontrolsosial, dansejarah seseorang atas penguatan (reinforcement) yang diterima. Perkembangankepribadian Friedrich terbagi dalam beberapa fase kehidupan Friedrich, yakni pada masakecil Friedrich, saat kematian ayahnya, saat Friedrich diadopsi Simon Semmler, ketikaterlibat atas kematian Brandis, saat pembunuhan terhadap Aaron, serta saat Friedrichkembali dan bunuh diri. Dalam keenam fase tersebut, ketiga faktor yangmembentukkepribadian seseorang, yakni seleksi alam, praktik budaya berupa kontrol sosial, danpenguatan (reinforcement) pada diri Friedrich, saling memberikan pengaruh dan berkaitansatu sama lain.Kata kunci: perkembangan kepribadian, psikologisastra, Novelle Die Judenbuche
DIASPORA DAN HIBRIDITAS DALAM ROMAN SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS DAN DALAM NOVEL KEBERANGKATAN KARYA NH. DINI Sugiarti, Yati
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.346 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6628

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap dan mendeskripsikan identitas diaspora dan hibriditas tokoh utama dalam kedua karya amatan. Sumber data penelitian adalah roman Salah Asuhan karya Abdoel Moeis dan Keberangkatan karya Nh. Dini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca objek amatandengan tahapan survei, terpilah dan terpilih. Analisis data dilakukan dengan memilah kategorisasi mana yang termasuk ke dalam diaspora dan mana yang termasuk ke dalam hibriditas. Setelah memilah kategorinya, data tersebut dipaparkan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (l) bentuk hibriditas tokoh Hanafi dalam roman Salah Asuhan karya Abdoel Moeis dan tokoh Elisabet Frissart dalam novel Keberangkatan karya Nh. Dini meliputi: a)  hibriditas bahasa, b) hibriditas sistem kemasyarakatan, c) hibriditas gaya hidup, dan d) hibriditas mata pencaharian (2) Diaspora yang menyangkut tokoh Hanafi bukanlah dalam pengertian yang sebenarnya. Dia tidak pernah terusir "secara fisik" dari tanah leluhurnya. Sementara itu, Elisabet Frissart adalah diasporian murni. Baik secara "fisik" maupun secara "mental" dia terusir dan tercerabut dari tanah asalnya dan dari tanah tempat dia lahir. Kata kunci: diaspora, hibriditas
DINAMISASI KARAKTER PEREMPUAN JAWA MODERN DALAM IKLAN -, Mulyana
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.265 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6623

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menginterpretasikan bentuk proposisional wacana iklan dan dinamisasi citra perempuan Jawa modern dalam media iklan di media massa. Citra perempuan Jawa modern yang dimaksud adalah gambaran dan harapan sosok dan kemampuan seorang perempuan Jawa modern yang diidamkan. Hanya saja, citra itu terbatas pada iklan di media massa. Ini berarti hasil pencitraan dengan sendirinya bersifat relatif. Data diambil dari media massa cetak dan elektronik. Pengambilan data dilakukan di wilayah Yogyakarta, selama kurun waktu 6 bulan, dengan pengambilan sampel secara insidental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk proposisional iklan bersifat persuasif dan berisi: proposisonal deklaratif, proposisional interogatif, proposisional imperative, dan proposisional eksklamatif. Sementara itu pencitraan perempuan Jawa modern tergambar dalam lima citra: pandai mengatur rumah, pandai berbelanja, pandai menjaga kecantikan, pandai menjaga penampilan, dan pandai mengurus keluarga. Kata kunci: citra perempuan, wacana iklan, proposisional wacana
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA BERBASIS LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI -, Haryadi; Musfiroh, Tadkiroatun; Endaswara, Suwardi
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.085 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6621

Abstract

Media pembelajaran berbasis lingkungan dan teknologi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Permasalahannya adalah bagaimana mengembang-kan media berbasis lingkungan dan teknologi yang tepat untuk pembelajaran bahasa Indonesia dan Jawa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) multy years yang dilakukan tiga tahun berturut-turut. Tahun pertama telah dihasilkan 2 storyboard media pembelajaran bahasa berbasis lingkungan dan 2 storyboard media pembelajaran bahasa berbasis teknologi. Penelitian tahun ke-2 telah menghasilkan 4 media, yakni media kartu kata, media menyimak dengan adobe mediaí€ash, solikata, dan media menulis. Hasil uji-coba media yang dihasilkan menunjukkan hitungan: rerata 3,67 untuk media kartu kata (kategori baik), rerata 4,00 media diskusi adobe mediaí€ash (kategori baik), rerata 3,7 untuk media solikata (kategori baik), dan rerata 3,65 untuk media berbahasa Jawa (kategori baik). Kelebihan media ini terletak pada inovasi dan fleksibiltas sasaran (SMP dan SMA), kemudahan evaluasi. Kekurangan media terdapat pada durasi. Seiring dengan selesainya produk dan uji coba, beberapa media disosialisasikan dalam bentuk artikel melalui majalah/jurnal penelitian. Tahap ketiga akan dilakukan desiminasi produk. Selanjutnya, media yang telah dihasilkan akan diajukan untuk mendapatkan HaKi. Kata kunci : media, bahasa, lingkungan
PENINGKATKAN KARAKTER DENGAN METODE COOPERATIFLEARNING PADA PEMBELAJARAN MICROTEACHING MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA PRANCIS FBS UNY Sumiyati, Siti; Armini, Alice; Tobing, Roswita Lumban
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.586 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6627

Abstract

Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan karakter mahasiswa mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis melalui pembelajaran Microteaching. Peningkatan karakter difokuskan pada dua aspek yaitu rasa tanggung jawab dan kerjasama. Penelitian ini merupakan penelitian tidakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dari tanggal 5 Mei 2014 sampai dengan 23 Mei 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran microteaching dengan penerapan metode cooperative learning dapat meningkatkan karakter mahasiswa. Peningkatan nilai rasa tanggung jawab dari pratindakan ke Siklus I dan Siklus II berturut-turut 4,2% dan 18,7%; sedangkan peningkatan nilai kerjasama pada Siklus I dan II adalah 44% dan 58,6%. Mahasiswa yang mencapai target keberhasilan penelitian sebesar 96%. Dengan demikian, penerapan metode cooperative learning dapat meningkatkan nilai karakter mahasiswa semester VI Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis yang sedang menempuh mata kuliah Microteaching, Kata kunci: karakter, metode cooperative learning, tanggung jawab, kerjasama.
STRATEGI PENERJEMAHAN NAMA DIRI DALAM AMERICAN INDIAN MYTHOLOGY Nugroho, Andy Bayu
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.163 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penerjemahan yang digunakan oleh mahasiswa dalam kasus penerjemahan nama diri yang terdapat dalam American Indian Mythology, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa tersebut menggunakan strategi dimaksud. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengetahuan mahasiswa dalam hal penelitian penerjemahan yang berbasis pada proses. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang mendeskripsikan fenomena dalam proses penerjemahan nama diri oleh mahasiswa. Sumber data berupa buku American Indian Mythology yang ditulis oleh Evelyn Wolfson dan diterbitkan oleh by Enslow Publisher, serta terjemahannya yang dikerjakan oleh para mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastar Inggris Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta. Sumber data kedua berupa informasi dari para penerjemah yang didapatkan melalui wawancara untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam pengambilan keputusan untuk menggunakan strategi tertentu. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penerjemah menggunakan beberapa strategi, yaitu copy (91 data), rendetion (43), addition (5), deletion (4), conventionality (3), transposition (1), dancombination of copy, addition dan rendition (1). Copy menjadi teknik yang paling banyak dipilih diikuti dengan rendition. Pertimbangan makna menjadi salah satu faktor penentu pemilihan strategi, antara lain makna semantik, semiotik, dan simbolik. Kata kunci: Strategi Penerjemahan, Nama Diri, Proses Penerjemahan, Penelitian Berbasis Proses
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAMENYIMAK DAN PASCAMENYIMAK DALAM PRAKTIK MENYIMAK KULIAH MAHASISWA PBSI FBS UNY -, Nurhidayah
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.366 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kualitatif pelaksanaan kegiatan pembelajaran keterampilan menyimak kuliah mahasiswa PBSI FBS UNY dengan pemaksimalan penerapan kegiatan pramenyimak (pre listening) dan pascamenyimak (post listening). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester I program studi PBSI FBS UNY yaitu kelas A dan G. Tempat penelitian ini adalah seluruh wilayah FBS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi pertisipan (participant observer). Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen inti dengan bantuan instrumen lain berupa catatan lapangan dan wawancara tidak terstruktur. Kredibilitas data dalam penelitian ini dicapai dengan trianggulasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kegiatan pramenyimak (prelistening) yang dilakukan sebelum menyimak kuliah adalah: (1) diskusi, (2) membuat pertanyaan tentang topik (quest ion), dan (3) membaca sekilas (skimming) bacaan yang terkait dengan topik. Adapun kegiatan pascamenyimak (postlistening) yang dilakukan oleh mahasiswa adalah (1) menulis esai singkat (short written texts), (2) membuat ringkasan materi, (3) analisis kebahasaan (language work), (4) menggunakan kosakata tertentu yang baru dipahami untuk mengungkapkan gagasan (vocabulary work), (5) berdiskusi tentang materi yang sudah dipahami melalui kegiatan menyimak kuliah (group sharing), dan (6) membaca bacaan yang relefan dengan materi (reading). Pelaksanaan kegiatan pramenyimak (prelistening) dan (postlistening) baik berdasarkan kuantitas maupun kualitasnya belum maksimal. Pelaksanaan kegiatan pascamenyimak (postlistening) dapat terlaksana secara efektif jika dikemas dalam sebuah rangkaian tugas. Jika tidak demikian, pelaksanaan hanya dilakukan oleh mahasiswa tertentu yang berminat dan mahasiswa lain bertindak semaunya sendiri. Kata Kunci: menyimak komprehensi, kegiatan pramenyimak (pre-listening), kegiatan pascamenyimak (post-listening)
ANALISIS WACANA KRITIS: REPRODUKSI GAYA HIDUP DALAM IKLAN TELEVISI Rani, Abdul
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6619

Abstract

Iklan televisi tidak hanya menstimulus masyarakat untuk mengonsumsi produkyang diiklankan, tetapi juga mengonstruksi kesadaran tentang gaya hidup yang saat iniberkembang. Makna simbolik suatu produk menjadi simbol kelas masyarakat atas. Iklantelevisi telah memanfaatkan semua ini. Simbol sosial digunakan dalam iklan televisi yangmelambangkan kelas sosial. Iklan televisi dibuat untuk mengomunikasikan produk kepadamasyarakat luas. Agar komunikasi itu efektif dan dapat memengaruhi masyarakat calonkonsumen, maka pada iklan sering digunakan simbol yang dapat diterjemahkan sendirisebagai sesuatu yang berkesan lebih baik. Sebaliknya, komunikasi yang bermuatan simbolsimbolitu ditangkap dan dimaknai sendiri pula oleh masyarakat calon konsumen sebagaikonsekuensi logis dalam interaksi simbolik. Selanjutnya, akan terjadi proses pemaknaandari berbagai pihak sebagai subjek dalam interaksi simbolik. Pada akhirnya denganberinteraksi dengan faktor-faktor pendukung yang lain, terbentuklah gaya hidup yangsesuai kehendak para kapitalis. Oleh karena itu, produk yang diiklankan mereka sangatpantas dikonsumsi oleh masyarakat seperti masyarakat Indonesia ini yang mendambakankehidupan modern.Kata Kunci : Iklan, Wacana
ANALISIS WACANA IKLAN PERAWATAN KULIT WAJAH PADA MAJALAH FEMME ACTUELLE (Pendekatan Mikrostruktural dan Makrostruktural) Rahayu, Siti Perdi
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek-aspek kohesi dan koherensi yang terdapat dalam iklan perawatan kulit wajah Crème Bienfaisante, NIVEA Q10, Idéalia Life Serum, dan IXXI Pearlixime pada majalah Femme Actuelle. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutan SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), serta teknik catat dan diakhiri dengan klasifikasi. Untuk menganalisis data digunakan metode agih dan metode padan. Hasil penelitian menunujukan bahwa Penggunaan aspek kohesi dalam wacana iklan Perawatan Kulit Wajah (Crème Bienfaisante, NIVEA Q10, Idéalia Life Serum, dan IXXI Pearlixime) adalah sebagai berikut: elipsis sebanyak 36 (35,65 %), konjungsi/perangkai 32 (31,69 %), repetisi 12 (11,89), referensi 6 (5,94 %), kolokasi 7 (6,93%), substitusi 4 (3,96%), sinonim dan hiponimi masing-masing 2 (1,98 %). Jenis kohesi elipsis adalah yang paling banyak digunakan. Elipsis ini berfungsi menimbulkan rasa penasaran atau ingin tahu dari pembaca terhadap hal-hal yang tidak diungkapkan dalam teks. Aspek koherensi meliputi hubungan makna: penambahan 9 (30%), kewaktuan 7 (23,34%), penjelas 5 (16,67%), tempat 3 (10%), kepemilikan dan persyaratan masing-masing 2 (6,67%), tujuan dan perbandingan masing-masing 1 (3,34%). Semua wacana iklan perawatan kulit wajah memberikan informasi yang khusus dan terperinci tentang produk, menampilkan foto produk dan model, disertai dengan ilustrasi yang jelas tentang pesan produk. Pada umumnya, perawatan kulit wajah bertujuan untuk membuat kulit wajah wanita tidak kelihatan tua, mencegah timbulnya atau menghilangkan keriput. Di samping itu, kulit wajah wanita diharapkan harus selalu kelihatan segar, ceria, tidak kusam, dan tidak kelihatan capai. Perawatan kulit wajah ini juga harus dilakukan setiap hari, dengan krim pagi dan krim malam. serta serum yang bisa digunakan setiap saat Kata kunci: Wacana, Iklan, Kohesi, Referen, Substitusi, Elipsis, Konjungsi, Kolokasi, Koherensi
PERKEMBANGAN KERANGKA KERJA TEORI DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA Supriyanti, Nury
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6625

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya kerangka kerja teori pembelajaran bahasa dan perkembangannya dari masa ke masa. Kerangka kerja ini diperlukan untuk memberikan arah dalam mempelajari penyelenggaraan pendidikan atau pengajaran bahasa terutama bahasa Inggris. Kerangka kerja pembelajaran bahasa yang disajikan dan dibahas pada tulisan ini dikembangkan oleh Spolsky (1978) Stern (1983), Campbell (1980), Mackey (2003), Ingram (2003), Streven (2003) dan Suwarsih Madya (2013). Kata Kunci: kerangka kerja teori, pembelajaran bahasa

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 33 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2025) Vol. 33 No. 1: DIKSI (MARCH 2025) Vol. 32 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2024) Vol. 32 No. 1: DIKSI (MARCH 2024) Vol. 31 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2023) Vol. 31 No. 1: DIKSI (MARCH 2023) Vol 30, No 2: DIKSI SEPTEMBER 2022 Vol. 30 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2022 Vol. 30 No. 1: DIKSI MARET 2022 Vol. 29 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2021 Vol. 29 No. 1: DIKSI MARET 2021 Vol. 28 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2020 Vol. 28 No. 1: DIKSI MARET 2020 Vol. 27 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2019 Vol. 27 No. 1: DIKSI MARET 2019 Vol. 26 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2018 Vol. 26 No. 1: DIKSI MARET 2018 Vol. 25 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2017 Vol. 25 No. 1: DIKSI MARET 2017 Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016 Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015 Vol. 2 No. 22: DIKSI SEPTEMBER 2014 Vol. 17 No. 1: DIKSI JANUARI 2010 Vol. 16 No. 2: DIKSI JULI 2009 Vol. 16 No. 1: DIKSI JANUARI 2009 Vol. 15 No. 2: DIKSI JULI 2008 Vol. 15 No. 1: DIKSI JANUARI 2008 Vol. 14 No. 2: DIKSI JULI 2007 Vol. 14 No. 1: DIKSI JANUARI 2007 Vol. 13 No. 2: DIKSI JULI 2006 Vol. 13 No. 1: DIKSI JANUARI 2006 Vol. 12 No. 2: DIKSI JULI 2005 Vol. 12 No. 1: DIKSI JANUARI 2005 Vol. 11 No. 2: DIKSI JULI 2004 Vol. 12 No. 2: DIKSI JULI 2003 Vol. 10 No. 2: DIKSI JULI 2003 Vol. 8 No. 19: DIKSI JULI 2001 Vol. 7 No. 18: DIKSI OKTOBER 2000 Vol. 16 No. 6: DIKSI 1999 Vol. 15 No. 5: DIKSI 1998 Vol. 13 No. 5: DIKSI MEI 1997 Vol. 13 No. 5: DIKSI 1997 Vol. 10 No. 4: DIKSI MEI 1996 Vol. 9 No. 4: DIKSI 1996 Vol. 5 No. 2: DIKSI APRIL 1994 Vol. 2 No. 1: DIKSI MEI 1993 No. 1: DIKSI JANUARI 1993 More Issue