cover
Contact Name
Fathiah Alatas
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS" : 19 Documents clear
DISCOVERY LEARNING DISERTAI PERTANYAAN DIVERGEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Azizah Nur Halimah; harlita harlita; Sri Dwiastuti
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.12762

Abstract

IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING MODELS WITH DIVERGENT QUESTIONS TO IMPROVE STUDENTS’ ARGUMENTATION SKILLS ON THE BODY DEFENSE SYSTEM MATERIALAbstractThis study aims to apply the discovery learning model with divergent questions to improve students' argumentation skills on the material of the body's defense system. The subjects of the study were students of class XI MIA 3 Gondangrejo Public High School consisting of 36 students. This research is a Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques were carried out through oral argumentation observation sheets, written argumentation evaluation question sheets, interviews, and documentation. A validity test was done by the triangulation method. Data analysis techniques were using interactive model analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research procedure is a continuous spiral model. The results of the application of discovery learning models accompanied by divergent questions show that oral argumentation skills in Cycle I are 26.67% reaching level 1 and 73.33% reaching level 3, increasing to Cycle II ie 16.67% reaching level 1, 8.33% reaching level 2, 62.50% reaching level 3 and 12.50% reaching level 4. Students' written argumentation skills in Cycle I was 16.6% reaching level 1, 22.7% reaching level 2, and 60.5% reaching level 3, increased to Cycle II, namely 7.78% reaching level 1, 6.67% reaching level 2 and 85.56% reaching level 3. Based on the results of the study, it was concluded that through the application of discovery learning models accompanied by divergent questions can improve argumentation skills students on body defense system material. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan model discovery learning disertai pertanyaan divergen untuk meningkatkan keterampilan argumentasi siswa pada materi sistem pertahanan tubuh. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri Gondangrejo yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi argumentasi lisan, lembar soal evaluasi argumentasi tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan metode triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif yaitu reduksi data, penyajian  data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkesinambungan. Hasil penerapan model discovery learning disertai pertanyaan divergen menunjukkan keterampilan argumentasi lisan pada Siklus I yaitu 26,67% tergolong level 1 dan 73,33% tergolong level 3, mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 16,67% tergolong level 1, 8,33% tergolong level 2, 62,50% tergolong level 3 dan 12,50% tergolong level 4. Keterampilan argumentasi tertulis siswa pada Siklus I yaitu 16,6%  tergolong level 1, 22,7% tergolong level 2, dan 60,5% tergolong level 3, mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 7,78% tergolong level 1, 6,67% tergolong level 2 dan 85,56% tergolong level 3. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui penerapan model discovery learning disertai pertanyaan divergen dapat meningkatkan keterampilan argumentasi siswa pada materi sistem pertahanan tubuh. 
PANDANGAN GURU FISIKA TERHADAP PENERAPAN BUDAYA JAWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Endah Kartika; Jumadi Jumadi; Zul Hidayatullah
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.14050

Abstract

TEACHER’S VIEW ON THE IMPLEMENTATION OF JAVANESE CULTURE  IN PHYSICS LEARNINGAbstractThis research is qualitative research to discover the views of physics teachers on the application of Javanese culture in learning physics. Ten respondents were selected using purposive sampling, namely physics teachers who have taught more than one year, assuming that they have enough experience in teaching physics in the classroom. Data collection was carried out using interview techniques with the help of interview guides. The results showed that most respondents felt interested in implementing Javanese culture in learning physics. Culture in the form of works and activities (rituals) can be used to explain some physical concepts such as sound waves, force, effort and energy, light, the equilibrium of rigid bodies, and rotational dynamics. The data obtained show that the type of culture in the form of values is considered more effective to strengthen positive character if implemented in the physics learning process. AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui pandangan guru fisika terhadap penerapan budaya Jawa dalam pembelajaran fisika. Responden sebanyak 10 orang dipilih menggunakan purposive sampling, yakni guru fisika yang telah mengajar lebih dari 1 tahun dengan asumsi telah memiliki pengalaman yang cukup dalam mengajar fisika di kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dengan bantuan berupa panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar  responden  merasa tertarik untuk menerapkan budaya Jawa dalam pembelajaran fisika. Budaya dalam bentuk karya dan aktivitas (ritual) dapat digunakan untuk menerangkan beberapa konsep fisika seperti gelombang bunyi, gaya, usaha dan energi, cahaya, kesetimbangan benda tegar dan dinamika rotasi. Selain itu, diperoleh data bahwa jenis budaya dalam bentuk nilai-nilai dianggap lebih efektif untuk menguatkan karakter positif apabila diimplementasikan dalam proses pembelajaran fisika.  
PEMETAAN PENGETAHUAN ETNOSAINS GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BATANGHARI Syahrial, Syahrial; Asrial, Asrial; chan, Faizal; Septiasari, Retno; Kurniawan, Dwi Agus
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.10421

Abstract

Fokus utama dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pengetahuan etnosains guru sekolah dasar, (2) untuk mengetahui bagaimana cara guru dalam mengimplementasikan pengetahuan etnosains serta (3) kendala apa yang guru hadapi dalam mengimplementasikan pengetahuan etnosains di sekolah dasar di Kabupaten Batanghari. Penelitian ini menggunakan metode survei. Berdasarkan penelitian ini, hasil data angket, terlihat bahwa pengetahuan etnosains guru sekolah dasar di Kabupaten Batanghari dalam kategori rendah yaitu 11%, kategori cukup yaitu 61%, dan kategori tinggi yaitu 28%. Hal ini menyatakan bahwa pengetahuan etnosains guru sekolah dasar di Kabupaten Batanghari masuk dalam kategori cukup. Hal ini menyatakan bahwa pengetahuan etnosains guru sekolah dasar di Kabupaten Batanghari masuk dalam kategori cukup. Berdasarkan data wawancara, terlihat bahwa pengimplementasian pengetahuan etnosains guru sekolah dasar di Kabupaten Batanghari belum maksimal. Terdapat berbagai macam kendala yang di hadapi oleh guru yang utama yaitu tidak ada tuntutan dari kurikulum untuk mengaitkan pembelajaran IPA dengan pengetahuan etnosains dan kendala yang lain. Data dokumentasi berupa RPP belum terlihat bahwa guru mengimplementasikan pengetahuan etnosains dalam pembelajaran IPA.
PENGARUH LITERASI SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DASAR BIOLOGI Juhji Juhji; Mansur Mansur
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.13048

Abstract

THE EFFECT OF SCIENTIFIC LITERACY AND CRITICAL THINKING SKILLS ON MASTERING BASIC BIOLOGICAL CONCEPTS AbstractThe efforts to develop scientific literacy and critical thinking skills are indispensable in addressing technological advances in the 4.0 era, even though the effort is still low. This research aims to determine the effect of scientific literacy on mastering basic concepts of biology, determine the effect of critical thinking skills on mastering basic concepts of biology, and determine the effect of scientific literacy and critical thinking skills together on mastering basic concepts of biology. The ex post facto method was used as a research method with a sample number of 182 students in Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Multiple regression techniques are used as data analysis.  The results showed a significant effect between scientific literacy on mastering basic concepts of biology, critical thinking skills on mastering basic concepts of biology, as well as scientific literacy and critical thinking skills together on mastering basic concepts of biology.  AbstrakUpaya pengembangan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan dalam menyongsong kemajuan teknologi di era 4.0 meskipun upaya tersebut masih rendah. Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi sains terhadap penguasaan konsep dasar biologi, mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kritis terhadap penguasaan konsep dasar biologi, dan mengetahui pengaruh literasi sains dan keterampilan berpikir kritis secara bersama-sama terhadap penguasaan konsep dasar biologi. Metode ex post facto dijadikan sebagai metode penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 182 mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Analisa data menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara literasi sains dengan penguasaan konsep dasar biologi, keterampilan berpikir kritis dengan penguasaan konsep dasar biologi, serta literasi sains dan keterampilan berpikir kritis secara bersama-sama dengan penguasaan konsep dasar biologi. 
PERBANDINGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN NUMBERED HEADS TOGETHER BERBASIS STUDENT CREATED CASE STUDIES Dwi Ayu Lestari; Joko Ariyanto; Harlita Harlita
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.12291

Abstract

COMPARISON OF STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS WITH PROBLEM-BASED LEARNING AND NUMBERED HEADS TOGETHER BASED ON STUDENT-CREATED CASE STUDIES MODELSAbstractThe study's purpose was to determine the differences in students' critical thinking skills between the problem-based learning and numbered heads together based on student-created case studies model on biology subjects in class X of SMA 2 Karanganyar in the academic year 2018/2019. This research is a quasi-experiment, and the research design used a posttest only with non-equivalent groups. The sampling technique is cluster sampling. Samples were 72 students, namely X IPA 3 as an experimental class 1 and X IPA 1 as an experimental class 2. Data collection techniques were using essay tests, observation sheets, and documentation. The data analysis used was an independent t-test. The calculation of the difference in the average posttest of the two groups for critical thinking skills showed a calculated value of 2,243 and the table value of 1.994 with a significance (α = 0,05). The calculation results show that tcount > ttable, which means there is a significant difference in the students' critical thinking skills in the class between the problem-based learning model and numbered heads together based on the student-created case studies model. AbstrakTujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa antara model pembelajaran problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only with non-equivalent group. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling. Sampel yang diambil berjumlah 72 siswa yaitu X IPA 3 sebagai kelas eksperimen 1 dan X IPA 1 sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji independent t-test. Hasil perhitungan perbedaan rata-rata posttest kedua kelompok untuk keterampilan berpikir kritis menunjukkan nilai hitung sebesar 2,243 dan nilai ttabel sebesar 1.994 dengan signifikansi (α=0,05). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga terdapat perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa yang diajarkan menggunakan model problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies. 
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MOODLE PADA MATERI HIDROKARBON Jimmi Copriady; Siti Nurjannah Iswandari; Asmadi M Noer; Sri Wilda Albeta
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11503

Abstract

DEVELOPMENT OF E-MODUL BASED ON MOODLE IN HYDROCARBON TOPICAbstractThis study aims to develop e-module with Moodle applications on hydrocarbon materials. This e-module with Moodle application has several advantages, namely learning is more exciting, and learning remotely can be done where educators can still control learning, assessment and giving badges to students who succeed in being the best. This Moodle-based e-module also has discussion forums, quizzes and CBT-based exercises, and there is a feedback page and has an access-right restriction security feature where unregistered users cannot open the e-module. This research method is development research (Research and Development, R & D) with the ADDIE model development model with the instrument of data collection is the validation sheet and questionnaire of respondents. The data analysis technique is by calculating the percentage score of the validation assessment and user response. The results showed that the Moodle-based e-module developed fulfilled very valid criteria from aspects of visual communication, learning design, content, and ease of use with a score of 90.23% in terms of material and 95.67% in terms of media. The results of the test responses of students and teachers each scored 91.67% and 93.45%.. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-modul dengan aplikasi Moodle pada materi hidrokarbon. E-modul dengan aplikasi Moodle ini memiliki beberapa kelebihan yakni pembelajaran lebih menarik dan dapat dilakukan dengan jarak jauh dimana pendidik masih dapat mengontrol kegiatan pembelajaran, penilaian dan memberikan lencana bagi peserta didik yang berhasil menjadi yang terbaik, terdapat forum diskusi, kuis dan latihan berbasis CBT serta terdapat laman feedback dan memiliki fitur keamanan pembatasan hak akses dimana pengguna yang tidak terdaftar tidak dapat membuka e-modul. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan model ADDIE. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan kuisioner responden. Teknik analisis data yaitu dengan cara menghitung skor persentase penilaian validasi dan respon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis Moodle yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dari aspek komunikasi visual, desain pembelajaran, isi, dan kemudahan penggunaan dengan skor 90,23% dari segi materi dan 95,67% dari segi media. Hasil uji respon peserta didik dan guru masing-masing memperoleh skor 91,67% dan 93,45%. 
WEB MODUL IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN THINKING SKILL Agnesi Sekarsari Putri; Nurfina Aznam
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11034

Abstract

SCIENCE WEB MODULE BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE THINKING SKILLAbstractThe science web module is a systematically structured teaching material to achieve electronic learning objectives using website applications in which writing, animation, video, and navigation are exciting, interactive, active, and motivating learning that can facilitate students' thinking skills. Guided inquiry is a model that trains students to be actively involved in investigations with questions raised by teachers to direct students to find concepts. Guided inquiry-based web modules are used to improve students' thinking skills measured through written tests. This study uses a pretest-posttest control group design. Based on the results of the analysis using the Kruskal Wallis test, there are differences in the experimental class using the science web module based on guided inquiry and the control class using the science teaching materials commonly used by teachers. The results showed an increase in higher thinking skills in the experimental class than in the control class, resulting in the high effect size category so that the experimental class increased the thinking skills more effectively than the control class. AbstrakWeb modul IPA merupakan bahan ajar yang disusun sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran berbentuk elektronik menggunakan aplikasi website yang didalamnya terdapat tulisan, animasi, video, serta navigasi yang menjadi pembelajaran yang menarik, interaktif, aktif, dan memotivasi belajar yang dapat memfasilitasi thinking skill peserta didik. Inkuiri terbimbing merupakan model yang melatih peserta didik terlibat aktif dalam penyelidikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru untuk mengarahkan peserta didik menemukan konsep. Web modul berbasos inkuiri terbimbing digunakan untuk meningkatkan thinking skill peserta didik. Penelitian ini menggunakan pretest posttest control group design. Thinking skill diukur melalui tes tertulis. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Kruskal Wallis terdapat perbedaan kelas eksperimen yang menggunakan web modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar IPA yang biasa digunakan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan thinking skill yang lebih tinggi pada kelas eksperimen daripada kelas kontrol, dengan hasil effect size kategori tinggi, sehingga kelas eksperimen meningkatkan thinking skill yang lebih efektif daripada kelas kontrol. 
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS PADA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH PENGETAHUAN Galih Rinekso Yuwono; Widha Sunarno; Nonoh Siti Aminah
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11659

Abstract

THE EFFECT OF ANALYTICAL THINKING SKILLS ON PROBLEM-BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS’ LEARNING OUTCOME OF THE KNOWLEDGE DOMAIN AbstractThis research aims to discover the influence of analytical thinking skill on problem-based learning towards students' learning outcomes of the knowledge domain. This research was conducted in SMP 1 Jaten in the academic year of 2018/2019. The research method used in this research was quasi-experimental. The researcher used simple random sampling to take a sample of this research. The sample of this research was 64 students of SMPN 1 Jaten. The researcher collected the data using objective tests in the form of 18 multiple choice questions to get data of the knowledge domain and 12 questions to get data of analytical thinking skills. The data analysis technique used by the researcher was a parametric test using the ANOVA test. Based on the data analysis, it was got that the sig value was 0.539. If the sig value was > 0.05, it could be concluded that H0 was accepted. It means that the students analytical thinking skill does not influence significantly towards students learning outcomes of the knowledge domain. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir analitis peserta didik pada pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar pada ranah pengetahuan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Jaten pada tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 64 peserta didik. Pengambilan data dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 18 butir soal untuk mendapatkan data hasil belajar  ranah pengetahuan dan 12 butir soal untuk mendapatkan data kemampuan berpikir analitis. Analisis data yang digunakan yaitu uji parametrik dengan menggunakan uji anava. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai sig sebesar 0,539. Nilai sig yang diperoleh > 0,05 maka disimpulkan H0 diterima yang menunjukkan kemampuan berpikir analitis peserta didik tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah pengetahuan. 
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS PADA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH PENGETAHUAN Yuwono, Galih Rinekso
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11659

Abstract

THE EFFECT OF ANALYTICAL THINKING SKILLS ON PROBLEM-BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS’ LEARNING OUTCOME OF THE KNOWLEDGE DOMAIN AbstractThis research aims to discover the influence of analytical thinking skill on problem-based learning towards students' learning outcomes of the knowledge domain. This research was conducted in SMP 1 Jaten in the academic year of 2018/2019. The research method used in this research was quasi-experimental. The researcher used simple random sampling to take a sample of this research. The sample of this research was 64 students of SMPN 1 Jaten. The researcher collected the data using objective tests in the form of 18 multiple choice questions to get data of the knowledge domain and 12 questions to get data of analytical thinking skills. The data analysis technique used by the researcher was a parametric test using the ANOVA test. Based on the data analysis, it was got that the sig value was 0.539. If the sig value was > 0.05, it could be concluded that H0 was accepted. It means that the students analytical thinking skill does not influence significantly towards students learning outcomes of the knowledge domain. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir analitis peserta didik pada pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar pada ranah pengetahuan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Jaten pada tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 64 peserta didik. Pengambilan data dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 18 butir soal untuk mendapatkan data hasil belajar  ranah pengetahuan dan 12 butir soal untuk mendapatkan data kemampuan berpikir analitis. Analisis data yang digunakan yaitu uji parametrik dengan menggunakan uji anava. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai sig sebesar 0,539. Nilai sig yang diperoleh > 0,05 maka disimpulkan H0 diterima yang menunjukkan kemampuan berpikir analitis peserta didik tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah pengetahuan. 

Page 2 of 2 | Total Record : 19