cover
Contact Name
Muhammad Farkhan
Contact Email
farkhan@uinjkt.ac.id
Phone
+6285881159046
Journal Mail Official
alturats@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Buletin Al-Turas
ISSN : 08531692     EISSN : 25795848     DOI : https://dx.doi.org/10.15408/bat
JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, cultures, and religions. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines by using Bahasa Indonesia, English, and Arabic.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 600 Documents
bahasa arab 10 arab, arab
Buletin Al-Turas Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v2i4.6877

Abstract

dalam file scan
bahasa arab 11 arab, arab
Buletin Al-Turas Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v2i4.6878

Abstract

dalam file scan
Perang dan Percintaan dalam Sajak-Sajak Clarence Michael James Dennis Susandi, Deny Gunawan
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7005

Abstract

Abstract This research focuses on analyzing Clarence Michael James Dennis's character and works that illustrate the atmosphere of natural beauty and romance in Australia when during and after the war. In this paper also explained that the development of literary works in the UK affect the development of literary works in Australia. The works sampled in this study are the works of C.J Dennis made before World War 1, until after World War 1 was completed. The values of humanity, the atmosphere of war, and romance became the cirikhas of C. Dennis's poems. The study concludes that C. J Dennis is a world writer thanks to his synchronized work and is relevant to the issues that can be absorbed by the world community, as well as explaining how the first world war from the standpoint of the army world.---Penelitian ini berfokus pada analisis tokoh dan karya Clarence Michael James Dennis yang menggambarkan suasana keindahan alam dan percintaan di Australia ketika saat dan setelah perang. Pada paper ini juga dijelaskan bahwa perkembangan karya sastra di Inggris mempengaruhi perkembangan karya sastra di Australia. Karya-karya yang dijadikan sample pada penelitian ini adalah karya-karya C.J Dennis yang dibuat sebelum perang dunia 1, hingga setelah perang dunia 1 selesai. Nilai-nilai kemanusiaan, suasana perang, dan percintaan menjadi cirikhas dari sajak-sajak C.J Dennis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa C.J Dennis merupakan sastrawan dunia berkat karya-karyanya yang sinkron dan relevan dengan isu yang dapat diserap oleh masyarakat dunia, serta menjelaskan tentang bagaimana perang dunia pertama dari sudut pandang dunia tentara.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7005
Adverbs In Expressions of Disagreement: a Corpus Study Mutiara, Rika
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7017

Abstract

This study examined the occurrences of expressions of disagreement in the textbook and corpora namely Corpus of Contemporary American English (COCA) and British National Corpus (BNC). Besides, this study scrutinized the concordance lines in which disagreement occur to obtain other language functions that were usually used together in expressions of disagreement. It also studied the used of adverbs in expressions of disagreement. They were categorized based on semantic categories develop by Biber, et al. (1999). Some expressions of disagreement given in the textbook were not found in BNC. The findings from the corpora showed that the speakers tend to give opinions and reasons in stating disagreement. They, moreover, showed direct respect to the interlocutors in order to manage the relationship. These language functions were not found in the expressions of disagreement in the textbook. The adverbs that belonged to the categories of degree and stance were more salient than any other categories. The adverbs intensified the level of disagreement and represent speakers’ certainty. Furthermore, the adverbs indicate speakers’ attitude toward the issues of disagreement. It seemed that adverbs played a role in stating disagreement. However, no expressions of disagreement in the textbook contained adverbs.---Penelitian ini bertujuan untuk mengecek kemunculan ungkapan yang digunakan untuk menyatakan tidak setuju di buku teks dan korpus. Korpus tersebut adalah Corpus of Contemporary American English (COCA) dan British National Corpus (BNC). Selain itu, penelitian ini mengkaji ungkapan lain yang biasanya muncul ketika menyatakan tidak setuju dengan menganalisa baris konkordansi. Lebih dalam lagi, penelitian ini menganalisa adverbial yang muncul dalam ungkapan menyatakan tidak setuju. Adverbia dikategorikan berdasarkan klasifikasi yang dikembangkan oleh Biber, dkk (1999). Beberapa ungkapan yang muncul di buku teks tidak ditemukan di BNC. Penutur cenderung memberikan pendapat dan alasan  ketika menyatakan tidak setuju. Mereka juga menunjukan sikap hormat kepada lawan bicaranya untuk menjaga hubungan. Hali seperti ini tidak ditemui di ungkapan menyatakan tidak setuju yang terdapat di buku teks. Adverbia yang berfungsi untuk menunjukan kadar dan kepastian dalam ungkapan tidak setuju merupakan fitur penting. Selain itu, adverbia yang merefleksikan sikap penutur juga menjadi fitur yang menonjol dalam menyatakan tidak setuju. Hal ini menunjukan bahwa adverbia memiliki peranan tersendiri ketika penutur menyatakan tidak setuju. Namun, semua ungkapan menyatakan tidak setuju di buku teks tidak memuat adverbia.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7017
Penggunaan Bahasa “Syirik Dalam Hukum Seperti Syirik dalam Ibadah” Materi Dakwah Abu Sulaiman Aman Abdurrahman Suparno, Darsita
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7070

Abstract

The aims of this research are to find out the types of language used and language choice in term of Indonesian-Arabic, language style, and to identify some causal factors of language choice in the discourse of Abu Sulaiman Aman Abdurrahman's dakwah. This research uses Norman Fairclough’s critical discourse analysis model The object of this research is the Indonesia-Arabic contained in the text of his da'wah. The research method is the match method followed by basic and advanced techniques. The basic technique is the basic technique of Determining Elements (PUP). This technique is used to classify Arabic vocabulary as a foreign language in the text. The advanced technique refers the equalizing appeal technique. The result of this research shows that the form of foreign language usage in this text is Arabic. There are three sentence’s pattern in the text, such as: imperative, exclamatory and declarative. The purpose of using imperative sentence pattern is likely to show request, attitude and principle; additionally, the aim of using exclamatory is to express strong emotions. On the other hand, declarative sentence is used to convey information or make statements and ask the audience would like to change the way of thinking from common law to Islamic law. The style of language and the use of sentences in the text of da'wah is oriented to the concept of Islamic shari'ah according to Aman viewpoint. There are several factors that cause language choice, namely: (1) the background of the subject, (2) the background of the place, (3) the need for synonyms, (4)   the speaker's bilingualism. ---Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pemakaian bahasa Indonesa-Arab, pola, dan faktor penyebab pemakaian bahasa itu pada wacana dakwah Abu Sulaiman Aman Abdurrahman. Objek penelitian ini adalah bahasa Indonesia-Arab yang terdapat pada naskah dakwahnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode padan dengan diikuti teknik dasar dan lanjutan. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik dasar Pilah Unsur Penentu. Teknik ini digunakan untuk mengklasifikasikan kosakata bahasa Arab sebagai bahasa asing pada naskah dakwah tersebut. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik hubung banding menyamakan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa bentuk pemakaian bahasa asing yang terdapat pada isi dakwah ini adalah bahasa Arab. Bahasa Arab digunakan untuk menyatakan konsep hukum Islam. Pola pemakaian kalimat yaitu kalimat ajakan, seruan dan pernyataan. Pola ajakan digunakan untuk menunjukkan sikap dan pendiriannya, kalimat seruan digunakan agar khalayak mau melakukan apa yang diserukan, selanjutnya, kalimat pernyataan dipakai untuk merubah cara berpikir dari hukum umum ke hukum Islam. Pemakaian pola kalimat dan gaya  bahasa  pada naskah dakwah itu berorientasi pada konsep syari’at Islam menurut cara pandang Aman. Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan pemilihan bahasa yang dilakukan oleh Aman antara lain, (1) latar belakang pokok bahasan, (2) latar belakang tempat, (3) kebutuhan sinonim, (4) adanya kedwibahasaan penutur.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7070
Translation Strategies to Deal With Indonesia Censorship Regulation on Movie Suriadi, M. Agus
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7132

Abstract

This study aims to begin an examination into how the censor regulation effect to movie subtitle which were being showed in Indonesia. To reach that, it using qualitative method in particular translations strategy has been existed. It found that various data hardly to deal with the regulation mostly classified into slang expression that effect to the vulgarity and offensive. It happened because the translator hard to find out the equivalence effect by facing the constrain of the time, space, and also scene. The strategies were used to deal with the regulation done by soften strategy the TL by doing paraphrase, modulation, and emphasize related to pragmatic context. The regulation has been ruling in order protect the audiences have been giving them the comfortless to enjoy the movie without worry about reflecting a state of moral or cultural decline to Indonesian people who have multicultural and ethnic. So, the bad word that relating to offensive language must not be found in the outsider movies with Indonesia subtitle.---Penelitian ini bertujuan untuk memulai pemeriksaan terhadap bagaimana efek regulasi sensor terhadap subtitle film yang sedang ditampilkan di Indonesia. Untuk mencapai itu, menggunakan metode kualitatif dalam strategi penerjemahan tertentu telah ada. Ditemukan bahwa berbagai data sulit untuk berurusan dengan peraturan yang sebagian besar diklasifikasikan ke dalam bahasa gaul yang berpengaruh pada vulgar dan ofensif. Itu terjadi karena penerjemah sulit untuk mengetahui efek kesetaraan dengan menghadapi batasan waktu, ruang, dan juga pemandangan. Strategi tersebut digunakan untuk menangani regulasi yang dilakukan dengan melunakkan strategi TL dengan melakukan parafrasa, modulasi, dan menekankan terkait dengan konteks pragmatis. Peraturan tersebut telah berkuasa untuk melindungi penonton yang telah memberi mereka kenyamanan untuk menikmati film tanpa khawatir mencerminkan keadaan penolakan moral atau budaya terhadap orang Indonesia yang memiliki multikultural dan etnis. Jadi, kata-kata buruk yang berhubungan dengan bahasa kasar tidak boleh ditemukan di film-film luar dengan subtitle Indonesia.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7132
Klitik Klausa Pasif Bahasa Manggarai Dialek Barat Buha Aritonang Aritonang, Buha
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7191

Abstract

Clitics is one of the language systems retained in the Western dialect of Manggarai. The clitics in that language is a bound form that phonologically has no stress and its form can not be regarded as a bound morpheme. To analyze it is used clitics theory. The purpose of this study is to describe the type of clitics, the proclitics form, and its manifestation in the passive clause of Western dialect of Manggarai language. The research method used is descriptive-qualitative method. The results of this study indicate that (1) the type of clitics in the Manggarai language of the Western dialect is classified into a prestigious prestigious proclitics, pronominal genetic encryption, and the pronominal enclosure of the subject; (2) the proximal pronounced pronominal form de= alomorfed with d= and belongs to the prestigious pronominal possessive. The form of de proclitics follows the / h / consonant, whereas d= follows the vowel form; proximal pronominal to the proper noun in the form of di=; the name of pronoun is de =, and the name of office (social status) is de =; and (3) the pronominal and genetic encryption of pronominal subjects can be manifested in the construction of the Western Manggarai dialect's passive clause.---Klitik merupakan salah satu sistem bahasa yang terdapat dalam bahasa Manggarai dialek Barat. Klitik dalam bahasa itu merupakan bentuk terikat yang secara fonologis tidak memiliki tekanan sendiri dan bentuknya tidak dapat dianggap sebagai  morfem terikat. Untuk menganalisinya digunakan teori morfologi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis klitik, bentuk proklitik, dan perwujudannya dalam klausa pasif bahasa Manggarai dialek Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis klitik dalam bahasa Manggarai dialek Barat diklasifikasikan menjadi proklitik pronominal posesif, enklitik pronominal genetif, dan enklitik pronominal subjek; (2) bentuk proklitik pronominal posesif de= beralomorf dengan d= dan tergolong sebagai proklitik pronominal posesif. Bentuk proklitik de= mengikuti bentuk berawalan konsonan /h/, sedangkan d= mengikuti bentuk vokal; proklitik pronominal posesif untuk nama diri insan berupa di=; nama diri bukan insan berupa de=, dan nama jabatan (status sosial) berupa de=; dan (3) enklitik pronominal genetif dan enklitik pronominal subjek dapat diwujudkan dalam kontruksi klausa pasif bahasa Manggarai dialek Barat. DOI :  10.15408/bat.v24i1.7191
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang Hayati, Nurul; Sawitri, Diaz Mawar
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7313

Abstract

This article is intended to investigate the users’ information seeking behaviour in Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang, based on Seven Pillars model. Data are collected by using questionnaire and observation. The result shows that based on Seven Pillars model, the information seeking behaviour of Perpusip Kabupaten Tangerang’s users is high. It can be seen by the indicator  mean score that gain 3,0 in Identify, Scope, Plan, Gather, Evaluate, Manage, and Present. Generally, the users’ information seeking behaviour in Perpusip Kabupaten Tangerang correspond with the indicators of Seven Pillars information literacy model. However, there are several indicators are needed to be increased, such as in Gather, Evaluate, and Present. In these indicators, many users still chose “sometimes” in answering the questions.---Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang berdasarkan model Seven Pillars. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi pemustaka di Perpusip Kabupaten Tangerang berdasarkan model Seven Pillars tergolong tinggi. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata indikator yang mencapai 3,03, baik dari indikator Mengidentifikasi (Indentify), Cakupan (Scope), Rencana (Plan), Mengumpulkan (Gather), Evaluasi (Evaluate), Mengelola (Manage), dan Menyajikan (Present). Secara umum perilaku pencarian informasi pemustaka di Perpusip Kabupaten Tangerang sudah sesuai dengan indikator-indikator yang ada pada model literasi informasi Seven Pillars. Namun, di sisi lain masih ada beberapa indikator yang perlu mereka tingkatkan, diantaranya yaitu pada indikator Gather, Evaluate dan Present. Pada indikator-indikator tersebut masih banyak pemustaka yang menjawab kadang-kadang pada beberapa pernyataan yang disampaikan. DOI : 10.15408/bat.v24i1.7313
Arsip Sejarah Ormas Islam: Studi Kasus Penyelamatan Arsip Nadhlatul Ulama Dan Muhammadiyah Lolytasari, Lolytasari; Istiqoriyah, Lilik
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7362

Abstract

This article discusses the archives saving of the Islamic organizations in Indonesia as part of the historical development of Islamic syiar in Indonesia, which also shows the important role of Muslims for the progress of the nation. The purpose of this research is to know the saving effort of the archives conducted by two of the largest Islamic social organizations in Indonesia, namely NU and Muhammadiyah. The research uses qualitative approach with case study method. The results show that NU has begun rescue archives by submitting a static archive since 2014, although internal efforts have been made since 1983, while Muhammadiyah has done so since 2012. Structurally, both have specialized agencies whose task is related to this mission; Lakpesdam NU and the Library and Information Council of Muhammadiyah.The  Islamic organization archives are also managed by competent human resources in the field supported by activist and intellectual leaders. Thus, it can be concluded that this Islamic mass organization has shown serious concern in saving Islamic archives through development of policy, plan and program procedure of archives.---Artikel ini membahas tentang penyelamatan rekam jejak organisasi Islam di Indonesia sebagai bagian bukti dari sejarah perkembangan syiar Islam di Indonesia, yang juga menunjukkan peran penting umat Islam bagi kemajuan bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penyelamatan arsip yang tercipta di dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, yakni NU dan Muhammadiyah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU telah memulai penyelamatan arsip dengan menyerahkan arsip statis sejak 2014, meskipun upaya internal telah dilakukan sejak 1983, sementara Muhammadiyah telah melakukannya sejak 2012. Secara struktural ke duanya memiliki lembaga khusus yang salah satu tugasnya berkaitan dengan misi ini, masing-masing adalah Lakpesdam NU dan Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah. Kearsipan ormas Islam ini juga dikelolah oleh SDM yang berkompeten di bidangnya dengan didukung oleh tokoh-tokoh aktivis dan intelektual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ormas Islam ini telah menunjukkan perhatian serius dalam penyelamatan arsip keislaman melalui pengembangan kebijakan, rencana dan prosedur program kearsipan.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7362
Karakter Tokoh dalam Cerpen Langit tak Lagi Biru dan Masa Depan Kesunyian Karya Radhar Panca Dahana Imam Safi’i Syafi'i, Imam
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7442

Abstract

AbstractThis study aims to identify and describe the character of characters contained in the short story Future of Silence and No Longer Sky Blue by Radhar Panca Dahana. This research is qualitative approach by applying psychoanalytic study. Various character behaviors are identified in terms of id, ego, and super ego. The results showed that psychologically the character of the characters in the short story is an idealistic figure. The character is described as a character always defeated and dikalhkan in life. Mesikipun overwritten with various persolan that heavily he remains firm to face it. The results of this study can be used as a medium of appreciation of work among students and students.---AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan mengenai karakter tokoh yang terdapat dalam cerpen Masa Depan Kesunyian dan Langit tak Lagi Biru karya Radhar Panca Dahana. Penelitian ini berpendekatan kualitatif dengan menerapkan kajian psikoanalitik. Bergai perilaku tokoh diidentifikasi dari segi id, ego, dan super ego. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa secara psikologi karakter tokoh dalam cerpen tersebut adalah sosok yang yang idealis. Sang tokoh digambarkan sebagai tokoh selalu kalah dan dikalahkan dalam kehidupan. Mesikipun ditimpa dengan berbagai persolan yang bergitu berat ia tetap tegar menghadapinya.  Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai media apresiasi karya pada kalangan mahasiswa dan pelajar.DOI :10.15408/bat.v24i1.7442

Filter by Year

1995 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol. 31 No. 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol 30, No 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 1 (2024): Buletin Al-Turas Vol 29, No 2 (2023): Buletin Al-Turas Vol 29, No 1 (2023): Buletin Al-Turas Vol 28, No 2 (2022): Buletin Al-Turas Vol 28, No 1 (2022): Buletin Al-Turas Vol 27, No 2 (2021): Buletin Al-Turas Vol 27, No 1 (2021): Buletin Al-Turas Vol 26, No 2 (2020): Buletin Al-Turas Vol 26, No 1 (2020): Buletin Al-Turas Vol 25, No 2 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 25 No. 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol 25, No 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol 24, No 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol 23, No 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol. 23 No. 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol 23, No 1 (2017): Buletin Al-Turas Vol 22, No 2 (2016): Buletin Al-Turas Vol. 22 No. 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol 22, No 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol 21, No 2 (2015): Buletin Al-Turas Vol 21, No 1 (2015): Buletin Al-Turas Vol 20, No 2 (2014): Buletin Al-Turas Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas Vol 19, No 2 (2013): Buletin Al-Turas Vol 19, No 1 (2013): Buletin Al-Turas Vol 18, No 2 (2012): Buletin Al-Turas Vol 17, No 1 (2011): Buletin Al-Turas Vol 16, No 3 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 2 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 1 (2010): Buletin Al-Turas Vol 15, No 3 (2009): Buletin Al-Turas Vol 15, No 1 (2009): Buletin Al-Turas Vol 14, No 2 (2008): BULETIN AL-TURAS Vol 14, No 1 (2008): Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas Vol 13, No 1 (2007): Buletin Al-Turas Vol 12, No 3 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 2 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 1 (2006): Buletin Al-Turas Vol 11, No 3 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 2 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 1 (2005): Buletin Al-Turas Vol 10, No 3 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 2 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 1 (2004): Buletin Al-Turas Vol 9, No 2 (2003): Buletin Al-Turas Vol 9, No 1 (2003): BULETIN AL-TURAS Vol 8, No 1 (2002): Buletin Al-Turas Vol 7, No 2 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 6, No 1 (2000): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 2 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 1 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 4, No 1 (1998): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 3 (1996): Buletin Al-Turas Vol 2, No 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 1 (1996): Buletin Al-Turas Vol 1, No 2 (1995): Buletin Al-Turas Vol 1, No 1 (1995): Buletin Al-Turas More Issue