cover
Contact Name
Muhammad Farkhan
Contact Email
farkhan@uinjkt.ac.id
Phone
+6285881159046
Journal Mail Official
alturats@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Buletin Al-Turas
ISSN : 08531692     EISSN : 25795848     DOI : https://dx.doi.org/10.15408/bat
JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, cultures, and religions. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines by using Bahasa Indonesia, English, and Arabic.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 600 Documents
Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniuora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Suprayogi, Mukmin
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.7541

Abstract

This research is about tracing alumni by taking the research subjects of the alumni of Study Program of IPI FAH UIN Jakarta in the year 2008-2011. The objectives to be achieved in this study are universities in which the title takes the object of research in the FAH Library. The objectives to be achieved in this research are: (1) To find out the profile of graduates of the IPI, Program 2008 - 2011 in getting their jobs, (2) To find out the curriculum implementation carried out by the IPI in the learning process, (3) To get input or suggestions given by alumni for the development of IPI in the future. The method used to conduct this research is descriptive with a quantitative approach. The population in this study were IPI alumni, while data collection techniques were carried out through questionnaires to 49 respondents. The results obtained from this study indicate that (1) most of them have received work in accordance with the library science qualification in less than three months, even among them get a job before the thesis examination session, (2 ) Most of them assessed that the curriculum carried out by IPI was in accordance with their needs in the field of employment, (3) The alumni wanted computer-based courses to be offered to students.---Penelitian ini tentang penelusuran alumni dengan mengambil subjek penelitian para alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008-2011. Tujuan penelitian ini adalah perguruan tinggi sebagaimana tersebut dalam judul adalah: (1) Untuk mengetahui profil lulusan Prodi IPI tersebut dalam mendapatkan pekerjaannya, (2) Untuk mengetahui penerapan kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI dalam proses belajarnya, (3) Untuk mendapatkan masukan yang diberikan oleh para alumni untuk pengembangan Prodi IPI mendatang. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni Prodi IPI, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar lulusan Prodi IPI telah memperoleh pekerjaa sesuai dengan kualifikasi pendidikan ilmu perpustakaan dalam tempo kurang daripada tiga sebulan, bahkan diantaranya mendapat pekerjaan sebelum sidang ujian skripsi, (2) Sebagian besar alumni Prodi IPI menilai kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI telah sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan kerja, (3) Para alumni menghendaki mata kuliah berbasis komputer ditawarkan kepada peserta didik, baik dalam bentuk proses belajar formal kuliah, atau pun non-formal.
Medan Makna Jihad dalam Perspektif Bahasa Arab dan Islam nurhuda, zamzam
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7589

Abstract

All this time, jihad has been a popular term in Islam. It is used to motivate people in growing religious spirit related to psychosocial dimension. However, people define jihad in various meanings. Therefore, this study is aimed at identifying the various meanings of jihad based on numerous Arabic and Islamic contexts. Moreover, qualitative approach and descriptive analysis method are applied in this study. Several steps to conduct this study are classifying the data, analyzing the data, processing the data, concluding and writing the report. The primary source in this study is the word jihad and other related words in the perspective of morphology and semantics. Meanwhile, the secondary data in this study include journals, books, and academic studies on Arabic semantic and an analysis of its meaning.  There are some results found in this study. First, jihad is addressed personally, relating to worship to God. Second, jihad is defined as offensive and defensive, relating to dakwah. Third, jihad is captured simply in life and its modernity, relating to tasawwuf. Finally, jihad is describedas an action to avoid syirik, relating to akidah. ---Selama ini kata jihad sangat begitu populer di dunia Islam, dikatakan populer karena kata jihad tidak jarang dijadikan motivasi untuk menumbuhkan semangat keagamaan yang terkait dengan dimensi psikososial. Kata jihad muncul dalam ragam yang memiliki banyak makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna-makna yang berhubungan dengan kata jihad dalam berbagaimacam konteks bahasa Arab dan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Metode tersebut berupaya menjawab permasalahan yang sedang dibahas dalam penelitian bahasa. Selanjutnya, langkah-langkah yang dilakukan adalah dimulai dengan klasifikasi data, analisis data, pengelolaan data dan terakhir membuat kesimpulan serta laporan hasil penelitian. Sumber utama dalam penelitian ini adalah kata jihad dan kata-kata yang memilki persamaan secara morfologis dan semantis degan kata jihad. Sedangkan sumber sekunder dalam penelitian ini adalah jurnal-jurnal, buku-buku, atau karya-karya ilmiah  yang berhubungan dengan semantik bahasa Arab dan medan makna. Kesimpulan dalam penelitian ini mencakup beberapa yang berhubungan dengan kata jihad. Pertama, kata jihad bermakna jihad kepada diri sendiri ketika satu kolokasi dengan kata ibadah. Kedua, kata jihad berarti opensif dan defensif ketika satu kolokasi dengan kata dakwah. Ketiga, kata jihad bermakna sederhana dalam kehidupan dunia dan modrnitas ketika satu kolokasi dengan kata tasawwuf. Keempat, kata jihad bermakna menjauh dari perbuatan syirik ketika satu kolokasi dengan akidah. DOI :10.15408/bat.v24i1.7589
Al Shiraa’ Al ‘Aniif fii Riwayat Ismii Ahmar Arika, Merdu
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7591

Abstract

The research is titled 'Violent Conflict in the novel' ismi ahmar 'by orhan parmuk. This study focuses on two core issues of violent conflict and lafaz-lafaz factors that show violent conflict. The analytical technique used is the method of analysis description that is used to analyze the data by describing or describing the data that has been collected as it is without intending to make conclusions that apply to the public or generation. The results obtained from research that is, the factors of conflict first factor biyulujiyah, that is the way someone do violence to his opponent or the way he melakukakn killing on his opponent. The second factor wastiqah, namely the murder that occurred between close friends, family and friends. Third factor ijtimaiyah, namely the relationship with social as in school and workplace so that happened violence. The fourth factor ijtimaiyah kharijiah, namely violence that occurred in the outside community such as the inclusion of the attack from the outside so that there was violence and murder.---Penelitian ini berjudul ‘Konflik kekerasan dalam novel “ismi ahmar” karya orhan parmuk. Penelitian ini fokus pada dua permasalahan inti yaitu factor-faktor konflik kekerasan dan lafaz-lafaz yang menunjukkan konflik kekerasan. Adapun teknik analisa yang digunakan adalah metode deskripsi analisis yaitu digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generasi. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian  yaitu, factor-faktor konflikpertama factor biyulujiyah, yaitu cara seseorang melakukan kekerasan kepada lawannya atau cara dia melakukakn pembunuhan pada lawannya. Kedua factor wastiqah, yaitu pembunuhan yang terjadi antara teman dekat, keluargakerabat dan teman. Ketiga factor ijtimaiyah, yaitu hubungan dengan social seperti di sekolah dan tempat kerja sehingga terjadilah kekerasan. Keempat factor ijtimaiyah kharijiah, yaitu kekerasan yang terjadi di masyarakat luar seperti masuknyapeperangan dari luar sehingga terjadilah kekerasan dan pembunuhan.DOI : 10.15408/bat.v24i1.7591
Kadar Kualitas Skripsi Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab 2010-2012 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asdari, Adang
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.7985

Abstract

As a scientific work, thesis is not just a formalities requirement that automatically can lead students to finish their education in bachelor level. It must be argued in munaqasyah (thesis examination) that examined by some examiners not only as the test but also as moral and academic responsibilities. It can be as the academical standard or level of the quality of the scholarly works that the students need to fulfil. This study aims the first is  to describe the quality of thesis has been made by the students in the Department of Arabic Language and Literature in 2010-2012, second to reveal what factors caused the high or low quality of the thesis, third what steps should be taken so that quality of the thesis can increase time by time; and the last is whether there are elements of plagiarism in it, and the percentage of the level of plagiarism in it? To answer the above question, the researcher uses a qualitative research by collecting from the thesis existed by case study Approach.---Sebagai sebuah karya ilmiah, skripsi bukanlah sekedar merupakan syarat formalitas yang scara otomatis dapat mengantar mahasiswa ke jenjang kesarjanaan yang didamba-dambakan. Skripsi harus dipertahankan di depan sidang munaqasyah (sidang ujian skripsi), sebagai ujian peresmian pengujian kadar kualitas karya ilmiah yang dituis mahasiswa. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas keilmiahan skripsi yang dibuat mahasiswa jurusan/prodi bahasa dan sastra Arab tahun 2010-2012, dan secara khusus untuk mengungkapkan factor-faktor apa yang menyebabkan tinggi atau rendahnya kualitas skripsi, langkah-langkah apa yang harus ditempuh agar skripsi mahasiswa berkualitas, dan apakah ada unsur plagiat di dalamnya, serta sejauh mana tingkat plagiatisme tersebut? Untuk menjawab pertanyaan di atas, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif meskipun data-data dikumpulkan secara kuantitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan studi kasus (case-studies).
Constructed Islamic Identities in Veiled Woman Represented in Ayat-Ayat Cinta Film (2008) Sari, Sulhizah Wulan
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8053

Abstract

This study discusses the construction of Islamic identities in the figure of veiled woman in Ayat-Ayat Cinta film. The method in this research applies textual analysis method and cultural studies approach in analyzing the film scenes and dialogues based on the theories proposed by Castells on identity formation, Asma Barlas’s feminist hermeneutics of al-Qur’an, gender, and patriarchy. This film shows that Islamic identities as represented by veiled woman is related to the values of man’s power, patriarchal ideology, and social construction. The results of this research proves that the main character as in veiled women is tried side by side with the ideology of patriarchy in struggling for her freedom, justice, and equality with men, so that the veiled woman represents current Islamic values that are harmonious, dynamic, and modern (Pluralist Islam). This study is important to understand variants Islam through Islamic dress, religious practice, and the interpretation of al-Qur’an verse that exist in Indonesia as religious discourse in cultural studies.---Studi ini membahas konstruksi identitas Islam dalam sosok perempuan berjilbab pada film Ayat-Ayat Cinta. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual dan pendekatan kajian budaya dalam menganalisis adegan film dan dialog berdasarkan konsep yang dikemukakan oleh Castells tentang pembentukan identitas, konsep hermeneutik feminis Asma Barlas tentang al-Qur’an, konsep gender, dan patriarki. Dalam film ini menunjukkan bahwa identitas Islam yang diwakili oleh wanita berjilbab terkait dengan nilai-nilai kekuatan laki-laki, ideologi patriarkal, dan konstruksi sosial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tokoh utama perempuan berjilbab berdampingan dengan ideologi patriarki dalam memperjuangkan kebebasan, keadilan, dan kesetaraannya dengan laki-laki, sehingga perempuan berjilbab mewakili nilai-nilai Islam saat ini, yang harmonis, dinamis, dan modern (Pluralist Islam). Penelitian ini penting untuk memahami variasi Islam melalui busana Islami, praktik keagamaan, dan interpretasi ayat al-Qur’an yang ada di Indonesia sebagai wacana keagamaan dalam kajian budaya.
Hegemoni Oposisi Biner Dalam Konten Forum Diskusi E-Learning Ruisah, Ruisah
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8563

Abstract

The research aims to asses the existence of hegemony on the online lecture or E-Learning which is learning done in electronic internet media both formally and informally. E-Learning that requires the level of learning interaction in discussion forum format, indicating the existance of hegemony related to binary opposition between two discussion participants. The study applies a decriptive method of binary opposition and hegemony that occurs in the process of E-learning discussion on particular course as the data in the study.Hegemony according to Gramsci is a dominant view of life and way of thinking, in which a concept of reality is disseminated in society both institutional and individual. The dominations are the main points of this research.---Penelitian ini bertujuan mengkaji adanya hegemoni dalam perkuliahan online atau E-learning, yaitu  pembelajaran yang dilakukan di media elektronik internet baik secara formal maupun informal. E-learning yang mengharuskan terjadinya kadar interaksi pembelajaran antara mahasiswa dan dosen dan memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dalam format forum diskusi, menunjukkan adanya hegemoni terkait oposisi biner antara dua pelaku diskusi. Penelitian ini menerapkan metode deskritif tentang oposisi biner dan hegemoni yang terjadi pada proses diskusi e-learning pada kursus tertentu sebagai data dalam penelitian. Hegemoni menurut Gramsci adalah sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan. Dominasi-dominasi tersebutlah yang menjadi fokus dalam penelitian ini.
Audio-Visual Translation Techniques: Subtitling and Dubbing of Movie Soundtrack in Frozen: Let it Go Supardi, Moh; Putri, Dea Amanda
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8621

Abstract

This article is aimed at finding out the technique of subtitle and dubbing translation in OST Frozen: Let it Go. The article analyzes the lyrics of the song as the corpus. The data are analyzed qualitatively by using the subtitle translation techniques. The data collection is conducted through reading source language and target language, selecting and comparing the translation techniques done by the translator/dubber, marking, classifying and analyzing them based on the theories of translation technique proposed by Molina and Albir. The result shows that subtitle techniques done by the translator consist of eleven techniques. Based on the analysis of translation process translated from the lyrics into the subtitled version, the translator seems to use most of the technique. While the dubber only uses nine techniques in translating the lyrics into the dubbed version. In general, the translator’s technique applied in the subtitled version is mostly literal translation; While the dubbed version’s most common techniques are modulation and reduction.---Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang teknik penerjemahan subtitle dan dubbing dalam OST Frozen: Let It Go sebagai korpusnya. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik terjemahan subtitle. Pengumpulan data dilakukan melalui proses membaca bahasa sumber dan bahasa target, memilih dan membandingkan teknik penerjemahan yang dilakukan oleh penerjemah / dubber, menandai, mengklasifikasi dan menganalisisnya berdasarkan teknik penerjemahan yang diajukan oleh Molina dan Albir. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik subtitle yang dilakukan oleh penerjemah terdiri dari sebelas teknik. Berdasarkan analisis proses terjemahan yang diterjemahkan dari lirik ke dalam versi subtitle, penerjemah tampaknya menggunakan sebagian besar teknik. Sedangkan dubber hanya menggunakan sembilan teknik dalam menerjemahkan lirik ke dalam versi yang dijuluki. Secara umum, teknik penerjemah yang diterapkan dalam versi subtitle sebagian besar adalah terjemahan harfiah; Sementara teknik yang paling umum dijuluki versi adalah modulasi dan reduksi.
Pemakaian Pribahasa dan Kata Mutiara dalam Retorika Dakwah Para Da’i di Indonesia : Kajian Stalistika dalam Sastra Arab-Indonesia Wardhani, Yani'ah
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8667

Abstract

Da’wa that done by Da’i in Indonesia can not be detached from the efectivity of rethorical use. By shape the form of narration, choosing the nuances of the exact word meaning, also choosing the linguistic and interested word, will help da’i to get the interesting programmatic, so that can made and influence audiences to listen. The research method of this writing is descriptive qualitative analyziz. The data that used is a form of rethoric in the programmatic of oral da’wa of all da’i in Jakarta, West Java, and central Java. The research sources are the programmatic of oral da’wa that located in the published book and also recording. The collective data method are; reading, and repeatedly listening into the da’wa subject of da’i. Analyziz data technic are; understanding and interpretation. The result of this research is that in generally, the da’i used the literature linguistic style in delivering the subject of da’wa in shaping the proverb (amsal) and hikmah, whether came from Arabic or Indonesia. The linguistic that used by da’i, came from Al-Qur’an, Al-Hadist, wise word and from qaol Ulama dan Hukama.  The style of rethorical that used by KH.Zaenuddin MZ is to change belief, and in this term the da’i can change the attitude of audience. In a rethorical that used by Aa Gym is to inform, because many educational information that been accepted by aim to explain the things that has not known before. Meanwhile, the rethorical of UJE (Jefry alBukhory) has the unique style from other, because supported by his good voice while chanting the verse of Al-qur’an. Also, the rethorical style that used by Ahmad al Habsyi and Wijayanto that has similarity from the subject point, that used the beautiful style of locution by amtsal and hikmah---Dakwah yang dilakukan oleh para da’i di Indonesia tidak dapat terlepas dari efektifitas pemanfaatan retorika. Dengan menata bentuk-bentuk tuturan, memilih nuansa makna kata yang tepat serta memilih gaya bahasa dan kata mutiara  yang menarik akan lebih sempurna  bagi penutur untuk mendapatkan wacana yang menarik sehingga mampu mempengaruhi pendengar.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif analisis. Data yang digunakan berupa bentuk retorika dalam wacana dakwah lisan para da’i di  DKI, Jawa Barat, dan Jawa tengah. Sumber data penelitian  berupa wacana dakwah lisan yang terdapat dalam buku-buku yang telah diterbitkan dan rekaman. Teknik pengumpulan data, meliputi: membaca dan mendengarkan secara berulang-ulang materi  dakwah para da’i. Teknik analisis data, meliputi: pemahaman,dan  interpretasi. Hasil temuan, bahwa secara umum para dai menggunakan gaya bahasa sastra  dalam menyampaikan materi dakwahnya dalam bentuk peribahasa (amsal) dan kata mutiara (hikmah) baik berasal dari bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Gaya bahasa yang digunakan oleh para dai mayoritas bersumber dari Al Qur’an, Al-Hadist, kata-kata bijak dari qaol Ulama dan Hukama.  Bentuk retorika yang sering digunakan oleh KH. Zaenuddin MZ adalah to change belief, dan dalam hal ini penceramah mampu mengubah sikap.  Sedangkan bentuk retorika yang digunakan oleh Aa Gym adalah to inform (pendidikan) karena banyak informasi pendidikan  yang diterima dengan bertujuan untuk menjelaskan hal- hal yang belum diketahui sebelumnya.  Retorika UJE memiliki gaya khas dari yang lainnya, karena didukung  suaranya yang merdu menjadi pengikat hati ketika melantunkan cinta Allah dan Rasulnya. Demikian juga bentuk retorika yang digunakan oleh Ahmad  al Habsyi dan ustadz Wijayanto ada kesamaan dari sisi materi, yaitu menggunakan style gaya bahasanya yang indah dengan amtsal dan Hikmah
Metode Penerjemahan Dalam Penerjemahan Bahasa Mandarin Ke Bahasa Indonesia Pada Buku Ajar Bahasa Tionghoa Tingkat Sma/Ma Kelas X Sunaryo, Gustini Wijayanti
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8680

Abstract

Translation is one of communication, therefore, the translator must be able to find the equivalence between the text translated with the translation. A translator other than claimed to be able to solve problems in translation, is also required to theory, methods, techniques and translation strategies. Based on the observation, there are still many translations in the exercise instruction and vocabulary in the high school Mandarin / MA textbook published by Depdikbud which misrepresents the purpose of the source language (Mandarin) to the target language (Indonesian). Failure of translation will result in the textbook is not communicative because the meaning or message conveyed is not understood by teachers and students, so the textbook is less able to help and motivate teachers and students in the learning process. The results show that the method used by many translators is the method of free translation, the rest using the method of literal translation and word by word that causes the translation to be unequal and less acceptable.---Terjemahan merupakan salah satu bentuk komunikasi, oleh karena itu, penerjemah harus mampu mencari kesepadanan antara teks yang diterjemahkan dengan terjemahannya. Seorang penerjemah selain dituntut  untuk dapat memecahkan permasalahan dalam penerjemahan,  juga dituntut untuk menguasai  teori dan metode serta teknik dan strategi penerjemahan. Berdasarkan pengamatan peneliti, masih banyak terjemahan dalam instruksi latihan ,  kosakata bahkan penjelasan dalam  buku ajar bahasa Mandarin SMA/MA terbitan  Depdikbud yang menyimpang atau salah menyampaikan maksud dari bahasa sumber (bahasa Mandarin) ke bahasa sasaran (bahasa Indonesia). Kegagalan terjemahan akan mengakibatkan buku ajar tersebut tidak komunikatif karena makna atau pesan yang disampaikan tidak dipahami baik oleh guru maupun siswa, sehingga buku ajar tersebut kurang dapat membantu dan memotivasi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.  Hasil penelitian menunjukkan metode yang banyak digunakan oleh penerjemah adalah metode penerjemahan bebas, selebihnya menggunakan metode penerjemahan harfiah dan kata per kata yang menyebabkan terjemahan menjadi tidak sepadan dan kurang berterima
Al morfem fi al-lughah al-arabiyyah wa al-lughah al-Indunisiyyah Adriana, Iswah
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8681

Abstract

This article focuses on the comparison of morpheme in Arabic and Indonesian language by contractive approach. This research discusses the description of morpheme in both the arabic and Indonesian language; analyzes the similarities and differences between morphemes in arabic and Indonesian Language; and also prediction of problem arises in learning Arabic language especially in learning morpheme based on the similarities and differences on those languages. As an example,  based on its existence in speech, there is al- khali morpheme in arabic language such as …….(tulisan arab) contains dhamir (tulisan arab), while in Indonesian morpheme,  the morpheme is not found here. This case will cause students get difficulties in learning Arabic language---Penelitian dalam artikel ini memfokuskan pada perbandingan morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia dengan pendekatan analisis kontrastif. Penelitian ini membahas tentang deskripsi dari morfem baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia, mencari sisi persamaan dan perbedaan antara morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia, serta prediksi masalah yang muncul dalam pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam pembelajaran morfem dengan berdasarkan pada persamaan dan perbedaan morfem dalam dua bahasa tersebut. Sebagai contoh, berdasarkan keberadaannya dalam tuturan, dalam bahasa Arab ada jenis morfem al-khali (morfem kosong) seperti lafazh ضَرَبَ yang di dalamnya menyimpan dhamir هُوَ , sedangkan dalam bahasa Indonesia morfem tersebut tidak ditemukan. Hal ini akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa Arab..

Filter by Year

1995 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol. 31 No. 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol 30, No 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 1 (2024): Buletin Al-Turas Vol 29, No 2 (2023): Buletin Al-Turas Vol 29, No 1 (2023): Buletin Al-Turas Vol 28, No 2 (2022): Buletin Al-Turas Vol 28, No 1 (2022): Buletin Al-Turas Vol 27, No 2 (2021): Buletin Al-Turas Vol 27, No 1 (2021): Buletin Al-Turas Vol 26, No 2 (2020): Buletin Al-Turas Vol 26, No 1 (2020): Buletin Al-Turas Vol 25, No 2 (2019): Buletin Al-Turas Vol 25, No 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 25 No. 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol 23, No 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol. 23 No. 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol 23, No 1 (2017): Buletin Al-Turas Vol 22, No 2 (2016): Buletin Al-Turas Vol 22, No 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol. 22 No. 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol 21, No 2 (2015): Buletin Al-Turas Vol 21, No 1 (2015): Buletin Al-Turas Vol 20, No 2 (2014): Buletin Al-Turas Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas Vol 19, No 2 (2013): Buletin Al-Turas Vol 19, No 1 (2013): Buletin Al-Turas Vol 18, No 2 (2012): Buletin Al-Turas Vol 17, No 1 (2011): Buletin Al-Turas Vol 16, No 3 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 2 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 1 (2010): Buletin Al-Turas Vol 15, No 3 (2009): Buletin Al-Turas Vol 15, No 1 (2009): Buletin Al-Turas Vol 14, No 2 (2008): BULETIN AL-TURAS Vol 14, No 1 (2008): Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas Vol 13, No 1 (2007): Buletin Al-Turas Vol 12, No 3 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 2 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 1 (2006): Buletin Al-Turas Vol 11, No 3 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 2 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 1 (2005): Buletin Al-Turas Vol 10, No 3 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 2 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 1 (2004): Buletin Al-Turas Vol 9, No 2 (2003): Buletin Al-Turas Vol 9, No 1 (2003): BULETIN AL-TURAS Vol 8, No 1 (2002): Buletin Al-Turas Vol 7, No 2 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 6, No 1 (2000): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 2 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 1 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 4, No 1 (1998): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 3 (1996): Buletin Al-Turas Vol 2, No 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 1 (1996): Buletin Al-Turas Vol 1, No 2 (1995): Buletin Al-Turas Vol 1, No 1 (1995): Buletin Al-Turas More Issue