cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
berkala.saintek@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BERKALA SAINSTEK
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Berkala SAINSTEK (BST) merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian di bidang sains dan teknologi. Secara khusus BST diperuntukan bagi penulis internal mahasiswa Universitas Jember bidang fisika, matematika, biologi, kimia, teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro dan sistem informasi. Namun BST juga menerima artikel dari penulis eksternal sepanjang memenuhi kriteria dan dalam lingkup bidang sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2014)" : 12 Documents clear
Perancangan Simulasi Unjuk Kerja Motor Induksi Tiga Fase Dengan Sumber Satu Fase Menggunakan Boost Buck Converter Regulator Dan InverterTiga Fase Pulse Width Modulation (PWM) Menggunakan Software Matlab Islamy, Alexander Aqui; Hardianto, Triwahju; Prasetyono, Suprihadi
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling banyak digunakan dalam dunia industri karena mempunyai beberapa kelebihan yaitu perawatan yang sederhana, memiliki struktur yang kokoh, harga yang relatif terjangkau dan mudah didapat dipasaran. Pengoprasian motor induksi tiga fase dengan sumber satu fase menjadi pilihan yang sangat baik untuk keaadaan dimana sumber tiga fase tidak tersedia. Tegangan nominal pada sumber satu fase adalah 220 volt, jika menggunakan motor induksi tiga fase dengan tegangan nominal 380 volt maka dibutuhkan boost buck konverter untuk menaikkan tegangan dari sumber satu fase dan control PI untuk mengontrol tegangan dalam merespon perubahan beban pada motor induksi. Proses konversi tiga fase menggunanakan inverter pulse width modulation. Simulasi unjuk kerja pada motor induksi dalam penelitian ini menggunakan matlab R2010b dengan spesifikasi motor 5 HP, 380 volt 50 Hz 1500 rpm. Hasil simulasi diperoleh nilai faktor daya saat terhubung dengan sumber satu fase saat tanpa beban 0,0925 dan saat beban nominal 0,8259. Hasil dari efisiensi rata – rata sebesar 89,64% pada saat motor terhubung dengan sumber satu fase lebih besar dari saat motor terhubung dengan sumber tiga fase yaitu 89,22%. Kata kunci : motor induksi, boost buck konverter, PI controller, inverter pulse width modulation.
SISTEM PENGENDALI LAJU TETESAN INFUS MENGGUNAKAN PARAMETER DENYUT JANTUNG Ridlo, Akhmad Rosid; Supeno, Bambang; Hadi, Widyono
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia medis, dehidrasi merupakan penyebab utama kematian. Diare merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan dehidrasi. Penanganan yang pertama harus dilakukan adalah dengan pemberian cairan infus secara berkala dan harus selalu diawasi oleh petugas medis. Kesalahan dalam pengawasan dapat berakibat fatal terhadap pasien. Dibutuhkan sebuah alat yang dapat memperkecil kesalahan dalam pengawasan terhadap infus pasien. Penelitian tentang “Sistem Pengendali Laju Tetesan Infus Pada Pasien Diare” diharapkan dapat membuat sistem pengendali laju tetes infus menjadi otomatis berdasarkan denyut jantung pasien diare itu sendiri. Denyut jantung diukur menggunakan sensor fotodioda  dan led infrared. Sensor denyut jantung ini diletakkan pada jari tangan pasien. Hasil pengukuran sensor kemudian diolah oleh mikrokontroler dan digunakan sebagai acuan untuk mengendalikan laju tetesan infus menggunakan motor servo. Untuk mengetahui nilai kebenaran laju tetesan infus digunakan sensor fotodioda dan led infrared yang diletakkan di tabung selang infus. Sensor ini mendeteksi laju tetesan pada tabung infus dan ditampilkan pada LCD. Dari perancangan alat yang sudah dijelaskan di atas, didapat hasil bahwa rata-rata eror persen sistem mencapai 9,6 %. Nilai tersebut merupakan hasil dari perbandingan laju tetesan infus pada alat dengan laju tetesan infus yang diharapkan. Kata Kunci: Dehidrasi, Denyut jantung, Diare, Laju, Tetesan Infus .
Pengendalian Tegangan Inverter 3 Fasa Menggunakan Space Vector Pulse Width Modulation (SVPWM) Pada Beban Fluktuatif Rahman, Faisyal; Saleh, Azmi; Setiawan, Dedy Kurnia
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sumber-sumber energi terbarukan yang menghasilkan sumber tegangan DC berkembang dengan pesat, namun perangkat AC lebih banyak digunakan dalam masyarakat sehingga diperlukan inverter untuk mengubah tegangan DC menjadi AC. Ada beberapa teknik pensaklaran yang digunakan dalam inverter. Pada tugas akhir ini akan dirancang dan diaplikasikan sebuah inverter 3 fasa dengan teknik pensaklaran Space Vector Pulse Width Modulation ( SVPWM ) pada beban fluktuatif yaitu fluktuatif seimbang, tidak seimbang dan fluktuasi waktu. Berdasarkan pada pengujian terhadap alat yang dibuat diberi bukti bahwa semakin besar fluktuasi beban yang digunakan maka penurunan tegangan pada inverter juga semakin besar hal ini terlihat pada hasil tegangan keluaran inverter 3 fasa yang turun dari 219 V hingga 205 V namun tingkat keefektifan inverter 3 fasa dengan metode SVPWM memiliki respon yang baik terhadap beban fluktuatif . Kata Kunci: beban fluktuatif, energi terbarukan, inverter 3 fasa, SVPWM.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN ALAT UKUR KEKERUHAN AIR MENGGUNAKAN METODE NEFELOMETRIK PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR DENGAN MULTI MEDIA CARD (MMC) SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN (STUDI KASUS DI PDAM JEMBER) Rachmansyah, Fajri; Utomo, Satrio Budi; Sumardi, Sumardi
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air keruh merupakan salah satu ciri air yang tidak bersih dan tidak sehat.Dari survei yang telah dilakukan di IPA Tegal Besar milik PDAM Jember, dalam memonitoring tingkat kekeruhan yang terjadi operator masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan memperkirakan nilai kekeruhan secara visual (kasat mata) dan mencatat hasil pengamatannya secara manual.Metode Nefelometrik merupakan suatu metode pengukuran kekeruhan air dengan cara melewatkan sumber cahaya pada air sehingga intensitas cahaya yang dipantulkan oleh bahan-bahan penyebab kekeruhan dapat diketahui.Semakin tinggi intensitas cahaya yang dihamburkan maka tingkat kekeruhanya semakin tinggi.Dengan penggunaan led sebagai sumber cahaya dan fotodioda sebagai detektor cahaya dipadukan dengan pemrosesan menggunakan mikrokontroler Atmega 32, maka tegangan dari sensor fotodioda yang berupa data analog dapat diolah menjadi data digital menggunakan fasilitas ADC (Analog to Digital Converter) dan dapat ditampilkan di lcd.Penambahan data logger juga digunakan menggunakan media penyimpanan sd card sehingga operator tidak perlu lagi mencatat data secara manual.Alat ini mampu mendeteksi kekeruhan hingga 20 NTU.Dengan error persen rata-rata sebesar 7,56 %. Kata Kunci: ATMega32,data logger, kekeruhan air,nefelometrik.
TRANSFORMASI GEN SOSUT1 PADA TANAMAN TEBU MENGGUNAKAN AGROBACTERIUM TUMEFACIENS STRAIN GV 3101 DAN PANGKAL TUNAS TEBU IN VITRO Edia, Edia F.D; Sugiharto, Bambang; Utarti, Esti
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gen SoSUT1 merupakan gen pengkode protein sucrose transporter yang memfasilitasi proses transpotasi sukrosa dari jaringan fotosintetik (source) ke jaringan pengguna (sink) pada tanaman tebu. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan tanaman tebu transforman melalui transformasi genetik menggunakan vektor Agrobacterium tumefaciens yang membawa gen SoSUT1. Eksplan pangkal tunas tebu in vitro diinfeksi dengan A. tumefaciens yang membawa konstruk pAct-SoSUT1 dan dilakukan seleksi pada media MS dengan penambahan antibiotik hygromycin.. Tanaman putatif transforman yang telah berhasil melewati proses seleksi dan diaklimatisasi, dilakukan isolasi DNA genom kemudian dianalisis PCR. Hasil analisis PCR dengan pasangan primer 1F/1R hpt II menunjukkan bahwa dari 24 tanaman tebu putatif transforman, didapatkan 15 tanaman tebu positif mengandung gen SoSUT1. Efektifitas rata-rata transformasi gen SoSUT1 menggunakan eksplan pangkal tunas tebu in vitro sebesar 6,8%. Kata Kunci: Agrobacterium tumefaciens, SoSUT1, sukrosa.
SKRINING BAKTERI SELULOLITIK ASAL VERMICOMPOSTING TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Azizah, Siti Nur; Muzakhar, Kahar; Arimurti, Sattya
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dihasilkan dalam jumlah melimpah selama pemanenan, sehingga harus didekomposisi dalam waktu singkat. Melalui vermicomposting, TKKS dikonversi menjadi kompos yang berlangsung selama 2-3 bulan, sehingga untuk mempercepat proses dekomposisi, penelitian ini perlu dilakukan. Lima puluh satu isolat bakteri selulolitik berhasil diisolasi dari vermicomposting limbah TKKS. Hasil uji pada media CMC (Carboxymethyl Cellulose) plate, empat isolat memiliki aktivitas selulolitik tertinggi, yaitu isolat 20, 40a, 40b dan 49 dengan indeks aktivitas sebesar 11,90; 10,97; 11,29, dan 11,24. Selama hidrolisis menggunakan substrat CMC dan TKKS, isolat 20 mampu memproduksi gula reduksi tertinggi yaitu sebesar 12,27 μg/mL dan 49,31 μg/mL, sedangkan isolat 40a, 40b, dan 49 sebesar 3,48 μg/mL, 6,28 μg/mL dan 3,10 μg/mL di substrat CMC dan sebesar 24,83 μg/mL, 11,21 μg/mL dan 8,25 μg/mL di substrat TKKS. Keempat isolat bakteri termasuk bakteri Gram negatif dengan bentuk sel batang. Kata Kunci: bakteri selulolitik, gula reduksi, vermicomposting TKKS.
STRUKTUR ANATOMI DAUN LENGKENG (DIMOCARPUS LONGAN LOUR.) KULTIVAR LOKAL, ITOH, PINGPONG DAN DIAMOND RIVER Aini, Nurul; Setyati, Dwi; Umiyah, Umiyah
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lengkeng (Dimocarpus longan Lour.) merupakan salah satu tanaman asli dari Asia Tenggara yang termasuk dalam famili Sapindaceae. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui struktur anatomi daun lengkeng dan perbedaan antar ke empat kultivar tersebut. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode parafin (Suntoro, 1983) untuk preparat anatomi di Fakultas Biologi, UGM dan metode Johansen (1940) dilakukan untuk pembuatan preparat paradermal stomata di jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Jember. Hasil menunjukkan bahwa struktur anatomi daun lengkeng terdapat perbedaan dalam hal ketebalannya. Nilai ketebalan daun tertinggi pada kultivar Pingpong dengan mesofil paling tebal diantara ketiga kultivar tersebut yaitu 174,04 μm, dan jaringan palisade yaitu 71,69 μm, epidermis atas yaitu 12,52 μm, kutikula yaitu 5,53 μm, serta mempunyai lengan trikoma paling panjang dengan nilai rata-rata 17,82 μm, Kultivar pingpong juga mempunyai nilai densitas stomata tertinggi di antara ketiga kultivar lainnya yaitu 20,38 mm2, tetapi mempunyai panjang stomata terendah yaitu 21,42 μm. Kata Kunci: Anatomi lengkeng, Dimocarpus longan,, densitas stomata.
KARAKTERISASI PARSIAL FAKTOR IMUNOMODULATOR KELENJAR SALIVA Aedes aegypti (DIPTERA: CULICIDAE) SEBAGAI KANDIDAT Transmission Blocking Vaccine (TBV) DEMAM BERDARAH DENGUE Wathon, Syubbanul; Senjarini, Kartika; Widajati, Sri Mumpuni Wahyu; Oktarianti, Rike
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh infeksi virus dengue yang dibawa Aedes aegypti (Ae. aegypti) sebagai vektor primernya. Pengendalian vektor pada penyakit DBD masih belum maksimal. Selain itu vaksin yang belisensi untuk penyakit DBD masih belum dilaporkan. Melalui pengembangan TBV salah satunya dengan memanfaatkan komponen saliva vektor. aliva vektor memiliki potensi dalam meningkatkan transmisi patogen ke tubuh inang, maka perlu adanya karakterisasi molekul dalam saliva nyamuk termasuk faktor imunomodulator. Karakterisasi faktor imunomodulator saliva Ae. aegypti dilakukan melalui uji reaksi silang antara protein kelenjar saliva Ae. aegypti dengan beberapa plasma darah manusia. Hasil penelitian menunjukkan adanya protein spesifik yang dikenali antibodi dalam plasma darah orang endemik dengan berat molekul ~ 37 kDa. Hal ini megindikasikan bahwa di dalam tubuh penduduk endemik telah mengembangkan antibodi anti-saliva Ae. aegypti yang diduga berperan penting dalam resistensi terhadap infeksi virus dengue. Kata Kunci: Ae. aegypti, DBD, faktor imunomodulator, kelenjar saliva, TBV
IDENTIFIKASI KUALITATIF BAHAN ANALGESIK PADA JAMU MENGGUNAKAN PROTOTYPE TES STRIP Dirgantara, Vici Saka; Zulfikar, Zulfikar; Andarini, Novita
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan analgesik pada jamu merupakan salah satu pelanggaran prosedur pembuatan jamu sehingga diperlukan metode analisis untuk mengetahui keberadaan bahan analgesik secara dini. Peneliti sebelumnya telah membuat tes strip untuk pengujian parasetamol, aspirin, dan asam mefenamat menggunakan reagen mandelin, asam nitrat pekat, ferri klorida, dan metil merah yang diimmobilisasi ke dalam membran selulosa bakterial-Al2O3. Studi lebih lanjut dilakukan pemanfaatan prototype untuk identifikasi bahan analgesik pada jamu setelah dilakukan uji interferensi analit, daya beda, waktu respon, dan uji real sampel pada jamu anti nyeri. Hasil menunjukkan bahwa prototype memiliki limit deteksi yang cukup baik pada kisaran 0,125 – 5 mg/ml untuk parasetamol dalam air dengan waktu respon yang cepat pada kisaran 56 – 266 detik, 0,125 – 1 mg/ml untuk aspirin dalam air dengan waktu respon yang cepat pada kisaran 26 – 36 detik, dan 0,125 – 0,25 mg/ml untuk asam mefenamat dalam kloroform dengan waktu respon sedang pada kisaran 90 – 435 detik. Prototype mampu membedakan keberadaan analit secara spesifik melalui warna pada tiap series strip. Uji real sampel menunjukkan keberadaan parasetamol pada jamu J1 dan asam mefenamat pada jamu J2. Kata Kunci: Analgesik, Jamu, Prototype, Tes strip
PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN ANIONIK SODIUM DODESIL SULFAT TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN SELULOSA ASETAT Buana, Eka Surya; Indarti, Dwi; Asnawati, Asnawati
BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan tentang pengaruh penambahan surfaktan anionik sodium dodesil sulfat terhadap: sifat fisik membran selulosa asetat (densitas, derajat swelling), sifat kimia membran selulosa asetat (IR, sudut kontak), kinerja membran selulosa asetat (koefisien permeabilitas dan koefisien rejeksi dekstran). Selulosa asetat (CA) dimodifikasi dengan menambahkan SDS (sodium dodecl sulphate) yang befungsi sebagai agen pembentuk pori dan meningkatkan sifat hidrofilisitas membran. Preparasi membran selulosa asetat dilakukan dengan metode inversi fasa. Modifikasi membran selulosa asetat dilakukan melalui dua tahap, meliputi: Preparasi membran selulosa asetat dengan menambahkan SDS ke dalam larutan polimer membran dan karakterisasi membran selulosa asetat. Hasil penelitian ini menunjukkan membran hasil modifikasi dengan komposisi 2% SDS, 16% CA mempunyai pori yang lebih rapat. Hasil pengukuran kerapatan, derajat swelling, Uji FTIR, sudut kontak fluks dan rejeksinya berturut-turut sebagai berikut: 0,3916 gr/cm3, 4, 96 %, hasil uji IR menunjukkan adanya interaksi ikatan van der waals antara CH3-CH3 dan ikatan hidrogen antara OH-SO4,, 62o(sedikit hidrofilik), 7,6191 (L/m2.jam) dan 65,02 %. Kata Kunci: Selulosa Asetat, SDS, Sudut Kontak, Inversi Fasa

Page 1 of 2 | Total Record : 12